cover
Contact Name
Ratna Mutu Manikam
Contact Email
ratna_mutumanikam@mercubuana.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
fifo.journal@mercubuana.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Ilmiah FIFO
ISSN : 20854315     EISSN : 25028332     DOI : -
Core Subject : Science,
Jurnal Ilmiah FIFO UMB diterbitkan oleh program studi Sistem Informasi Fakultas Ilmu KOmputer merupakan hasil penelitian, penelitian konseptual dan ilmu terapan, yang mencakup dan berfokus pada bidang Rekayasa Perangkat Lunak, E-Business, E-Government, Mobile Computing, Data mining, data warehouse, Temu Kembali Informasi. Makalah yang diterbitkan telah dilakukan proses review dan diterbitkan 2 (dua) kali dalam 1 (satu) tahun pada bulan MEI dan NOVEMBER.
Arjuna Subject : -
Articles 223 Documents
PERBANDINGAN ALGORITMA K-MEANS DAN K-MEDOIDS DALAM KLASTERISASI PRODUK ASURANSI PERUSAHAAN NASIONAL Frenda Farahdinna; Irfan Nurdiansyah; Apriati Suryani; Arief Wibowo
Jurnal Ilmiah FIFO Vol 11, No 2 (2019)
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/fifo.2019.v11i2.010

Abstract

Asuransi mempunyai peran penting dalam rangka mengalihkan resiko, baik resiko bisnis maupun non bisnis. Asuransi merupakan suatu lembaga ekonomi yang bertujuan mengurangi resiko, dengan menggabungkan sejumlah unit-unit yang mempunyai resiko sama atau hampir sama dalam jumlah memadai, agar probabilitas dapat disalurkan kepada unit yang mengalami resiko. Dalam asuransi terdapat istilah premi, dimana premi tersebut berada pada hak dari pemilik asuransi dalam pembayaran premi tersebut. Perusahaan asuransi nasional yang menjadi obyek penelitian ini menyediakan berbagai produk asuransi yang memiliki beberapa variabel seperti nilai premi, jumlah nasabah dan tahun rilis dari produk. Diperlukan suatu teknik yang dapat mengelompokan produk-produk asuransi dengan tujuan mempermudah perusahaan dalam melihat produk-produk unggulan dan memilih produk yang sesuai dengan kebutuhan nasabah. Tujuan penelitian ini yaitu melakukan analisis dan pengolahan data dengan membandingkan metode K-Means dan K-Medoids dalam klasterisasi produk asuransi perusahaan nasional. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, jika dibandingkan metode K-Means dengan K-Medoids maka metode K-Means lebih optimal dilihat dari nilai Davies Boldin Index (DBI) terendah 0,018 dengan k=5, tahun rilis 2004, premi Rp. 7.500.000 dan jumlah nasabah sebanyak 392 nasabah.
Analisa Perbandingan Pengembangan Bahan Ajar Bahasa Arab Berbasis Multimedia dengan Adobe Flash dan Electron JS. Muhammad Arif Budiyanto; Abdi Wahab
Jurnal Ilmiah FIFO Vol 12, No 1 (2020)
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (480.645 KB)

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi saat ini sangat cepat sekali. Bidang pendidikan adalah salah satu yang terkena dampak dari perkembangan TIK ini. Bahan ajar- bahan ajar berbasis multimedia mulai dikembangkan di lingkungan pendidikan. Pengembangan bahan ajar berbasis multimedia yang ada saat ini cenderung menggunakan alat atau perangkat lunak yang sudah lama digunakan. Dengan berkembangnya berbagai macam teknologi pembuatan aplikasi, salah satunya perkambangan di dunia website yang sangat cepat perkembangannya, memungkinkan dengan salah satu alat yang seharusnya digunakan di web dapat digunakan di desktop dan sebagai bahan ajar berbasis multimedia. Pada penelitian ini akan dilakukan perbandingan dalam hal pengembangan untuk dua buah alat yang dapat digunakan untuk membuat bahan ajar berbasis multimedia. Alat atau perangkat lunak yang akan dijadikan objek penelitian adalah Adobe Flash dan juga Electron JS. Parameter-parameter yang akan digunakan untuk melakukan perbandingan sudah ditentukan, terutama untuk proses pengembangan. Dari hasil yang didapatkan berdasarkan analisa perbandingan kedua alat tersebut, terdapat kelebihan dan kekurangn dari kedua alat tersebut. Satu hal yang pasti untuk Electron JS, lisensi yang open source membuat biaya pengembangan bahan ajar berbasis multimedia menjadi lebih murah dan lebih kaya variasi untuk proses yang bisa dilakukan.
Sistem Pendukung Keputusan Kinerja Karyawan Tenaga Kependidikan Terbaik Dengan Metode Simple Additive Weighting (SAW) Dan Metode Kano Studi Kasus Universitas Mercu Buana Namin Namin; Jan Everhard
Jurnal Ilmiah FIFO Vol 12, No 1 (2020)
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (242.837 KB) | DOI: 10.22441/fifo.2020.v12i1.003

Abstract

Abstract                                                                                                       Selection of the best performance education staff employees in tertiary institutions whose results are beneficial for advancing academic and institutional quality improvement. The selection of employees performing the best performance at Mercu Buana University is conducted every academic year. In the assessment process still uses the Excel application so it is less effective and accurate. Based on this in this study built a decision support system that is used for the selection process for selecting the best employee performance. Processing these values requires a Decission Support System (DSS) application to help process these values and make ranking and weighting so that leaders are faster and easier in making the best employee performance selection decisions. Decision support system that is used by the Simple Additive Weighting (SAW) and Kano method. absolute optimal requirements for orientation of the process of developing academic and institutional quality activities. The Decission Support System (DSS) application is expected to be able to assist the Information Technology (IT) division in selecting the best employee performance education staff that truly meets the required criteria and solving problems in selecting the best employee performance.Keywords: The selection of the best educational staff employee performance using the SAW and Kano methods Abstrak Pemilihan karyawan tenaga kependidikan kinerja terbaik di perguruan tinggi yang hasilnya bermanfaat bagi kemajuan peningkatan kualitas akademik dan kelembagaan. Pemilihan karyawan tenaga kependidkan kinerja terbaik di Universitas Mercu Buana dilakukan setiap tahunn akademik. Dalam proses penilaian masih menggunakan aplikasi excel sehingga kurang efektif dan akurat. Berdasarkan hal tersebut pada penelitian ini dibangun sistem pendukung keputusan yang digunakan untuk proses seleksi pemilihan kinerja karyawan tenaga kependidikan terbaik. Pengolahan nilai-nilai tersebut diperlukan sebuah aplikasi Decission Support System (DSS)  untuk membantu mengolah nilai tersebut dan melakukan perankingan dan bobot sehingga pimpinan lebih cepat dan mudah dalam pengambilan keputusan seleksi kinerja karyawan tenaga kependidikan terbaik. Sistem pendukung keputusan yang digunakan dengan  metode Simple Additive Weighting (SAW) dan Kano., Metode SAW ini digunakan untuk menentukan nilai kriteria, yang kemudian dilakukan proses bobot dan perangkingan untuk menentukan alternatif terbaik dan metode Kano untuk menentukan nilai secara individu untuk kepuasan karyawan dan menciptakan syarat mutlak yang optimal untuk orientasi proses  aktivitas pengembangan kualitas akademik dan kelembagaan. Aplikasi Decission Support System (DSS) diharapkan dapat membantu divisi Information Technology ( IT ) dalam memilih karyawan tenaga kependidikan kinerja karyawan terbaik yang benar-benar sesuai dengan kriteria yang dibutuhkan dan memecahkan masalah  dalam seleksi kinerja karyawan terbaikKata kunci: Pemilihan  kinerja karyawan tenaga  kependidikan terbaik dengan  metode  SAW dan Kano
Penerapan Content-Boosted Collaborative Filtering untuk Meningkatkan Kemampuan Sistem Rekomendasi Penyedia Jasa Acara Pernikahan Rahman Indra Kesuma; Amirul Iqbal
Jurnal Ilmiah FIFO Vol 12, No 1 (2020)
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (641.284 KB) | DOI: 10.22441/fifo.2020.v12i1.009

Abstract

AbstractThe changes in lifestyle of the global society in the era of digital world development have made the smartphone technology penetration to rise continually. This condition can increase business opportunities, especially e-commerce activities that utilize technology and the internet in terms of promotions and transactions. The efficiency and effectiveness is an interesting focus that is discussed in this issue. For example, in services or products searching for a wedding where many customers still feel difficult and need a long time to find the desired things. The existence of a recommendation system also has not been able to help, especially for users who are newly registered to the system. This is because most of them will provide recommendations based on a history of user activity. Therefore, this study applies the content-boosted collaborative filtering (CBCF) method to improve the ability of the recommendation system in providing recommendations for weddings, especially for a new user. The obtained results are then compared with two commonly used methods, content-based recommendations (CB) and collaborative filtering (CF). Based on the experimental results, it can be concluded that CBCF can maintain the quality of good recommendations for long registered users with an accuracy of 84% and also can provide recommendations for new users with an accuracy of 54% which is cannot be solved by CB or CF methods.Key Word: digital businesses, wedding vendors/organizers, recommendation system, content-boosted collaborative filtering  AbstrakPerubahan pola kehidupan masyarakat global pada era perkembangan dunia digital membuat penetrasi dari teknologi telepon pintar terus menaik. Kondisi ini dapat meningkatkan kesempatan bisnis khususnya kegiatan jual beli yang memanfaatkan teknologi dan internet dalam hal promosi dan transaksi. Efisiensi dan efektifitas proses menjadi fokus yang terus menarik dibahas dalam hal ini. Sebagai contoh, pada pencarian layanan atau produk untuk pernikahan yang mana banyak pelanggan masih merasakan kesulitan dan membutuhkan waktu yang lama untuk mencari sesuatu yang diinginkannya. Keberadaan sistem rekomendasi juga belum bisa membantu terlebih bagi pengguna yang baru terdaftar pada sistem. Hal ini dikarenakan kebanyakan sistem akan memberikan rekomendasi berdasarkan rekam jejak aktifitas pengguna. Maka itu, pada penelitian ini diusulkan penerapan metode content-boosted collaborative filtering (CBCF) untuk meningkatkan kemampuan sistem rekomendasi dalam pemberian rekomendasi untuk acara pernikahan, khususnya pada pengguna baru. Hasil yang diperoleh selanjutnya dibandingkan dengan dua metode yang umum digunakan yaitu content based recommendation (CB) dan collaborative filtering (CF). Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh, dapat disimpulkan bahwa CBCF dapat mempertahankan kualitas pemberian rekomendasi yang baik untuk pengguna lama dengan akurasi sebesar 84% serta mampu memberikan rekomendasi untuk pengguna baru dengan akurasi 54% yang mana kondisi ini tidak bisa diselesaikan oleh metode CB ataupun CF.Kata Kunci: bisnis digital, penyedia jasa acara pernikahan, sistem rekomendasi, content-boosted collaborative filtering 
Analisis Keamanan Transaksi E-Commerce Menggunakan Intrusion Detection System (IDS) Berbasis Snort Tri Lestari; Imam Riadi; Rusydi Umar
Jurnal Ilmiah FIFO Vol 12, No 1 (2020)
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/fifo.2020.v12i1.004

Abstract

AbstractThe digital age is a sign of the progress of the internet that has made everything easy and fast. Tix Id is one of the many e-commerce applications that have developed in the digital age. This application requires that consumers are satisfied with promotions and services. Even though the Tix Id application already provides the best service, there are still some customers who feel unsatisfied using the application, a problem that often occurs is that there is often a one-sided ticket booking cancellation by Tix Id, the transaction process has been successfully carried out, besides that the consumer is also harmed by Tix's complaints My ID-consumer refunds remain reduced, and there are also often errors that contain seats not available. One way to optimize this application in the transaction process, namely by improving the information infrastructure, before improving the technology infrastructure, security analysis will be done first by using the intrusion detection system (IDS) [1], and this IDS is the process of finding active solutions suspicious on a system or network so that it can be identified the cause that occurs in the Tix Id application transaction process. The results obtained from this study are errors that often occur in Tix Id applications can not be identified whether it is an attack or not, but this research has resulted in the design of the need to optimize network security in Tix Id applications.Keywords: Security, Transactions, Tix Id, Intrusion Detection System (IDS), SnortAbstrakEra digital merupakan tanda kemajuan internet yang menyebabkan semua menjadi mudah dan cepat. Tix Id adalah salah satu dari sekian banyak aplikasi e-commerce yang berkembang di era digital. Aplikasi ini berusaha agar konsumen merasa puas dengan promosi dan pelayanan. Meskipun aplikasi Tix Id sudah berusaha memberikan pelayanan terbaik namun masih ada beberapa konsumen yang merasa kurang puas menggunakan aplikasi tersebut, masalah yang sering terjadi adalah sering terjadi pembatalan pemesanan tiket sepihak oleh Tix Id padahal proses transaksi sudah berhasil dilakukan, selain itu konsumen juga merasa dirugikan ketika pihak Tix Id me-refund konsumen namun saldo konsumen tetap berkurang, dan juga sering terjadi error yang berisi pesan kursi tidak tersedia. Salah satu cara untuk mengoptimasi aplikasi tersebut kususnya dalam proses transaksi, yaitu dengan memperbaiki infrastruktur teknologi informasi, sebelum diperbaiki infrastruktur teknologinya, akan dilakukan terlebih dahulu analisis keamanan dengan menggunakan metode intrusion detection system (IDS) [1], dimana IDS ini merupakan proses untuk mendeteksi aktivias mencurigakan pada sebuah sistem atau jaringan sehingga dapat diketahui penyebab kesalahan yang terjadi pada proses transaksi aplikasi Tix Id. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah kesalahan yang sering terjadi pada aplikasi Tix Id belum dapat teridentifikasi apakah merupakan serangan atau bukan, namun penelitian ini telah menghasilkan rancangan kebutuhan untuk mengoptimalisasi keamanan jaringan pada aplikasi Tix Id.Kata Kunci: Keamanan, Transaksi, Tix Id, Intrusion Detection System (IDS), Snort
Analisa Forensik Whatsapp Messanger Pada Smartphone Android Nenny Anggraini; Siti Ummi Masruroh; Hapsari Tiaraningtias
Jurnal Ilmiah FIFO Vol 12, No 1 (2020)
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/fifo.2020.v12i1.008

Abstract

Abstract Internet technology and smartphones are increasingly rapidly followed by the rise of social media users, especially instant messaging that can be accessed using a smartphone, especially Android. One of the problems of social media is cyber crime that utilizes social media. Based on data from Instant Checkmate in 2014, 30,000 websites were hacked, and 12 casualties fell within a fraction of the crime from fraud to sex crimes, and it occurs in cyber crime involving social media, including instant media WhatsApp messenger. So it takes the forensic digital process to look for evidence of the crime, because basically there is no crime that does not leave a trace. This study was conducted to find the forensic evidence on the WhatsApp messenger application accessed on Android smartphones. WhatsApp messenger was chosen because it used to reach 1.5 billion users from over 2.7 billion users of social media worldwide. In this study, the simulation method used in the study to run 15 scenarios, including the return of the deleted files, the search for forensic evidence such as name and account number, a list of names and contact numbers, group chat, and text messages, pictures, video, and document files on personal chat, then text messages, pictures, videos, document files, voice notes, and location in group chat. The results of this study indicate that almost all forensic evidence traces in the WhatsApp messenger application are found, but the URL media can not be opened because it is encrypted by WhatsApp. Keyword: Digital Forensic, Forensic Evidence, Smartphone, WhatsApp Messenger.  Abstrak Perkembangan teknologi internet dan smartphone yang semakin pesat diikuti pula oleh meningkatnya pengguna media social pada instant messager yang diakses menggunakan smartphone khususnya Android. salah satu permasalahan yang tidak luput dari media sosial adalah tindak kejahatan dunia maya yang memanfaatkan media sosial. Berdasarkan data dari Instant Checkmate pada tahun 2014 sebanyak 30.000 website diretas, dan 12 korban perdetik berjatuhan dari berbagai aspek kejahatan dari penipuan hingga kejahatan seks, dan hal tersebut terjadi dalam praktek kejahatan internet (cyber crime) melibatkan media sosial, termasuk media instant messanger WhatsApp. Sehingga diperlukannya proses digital forensik untuk mencari bukti-bukti kejahatan tersebut, karena pada dasarnya tidak ada kejahatan yang tidak meninggalkan jejak. Penelitian ini dilakukan untuk menemukan bukti-bukti forensik tersebut pada aplikasi WhatsApp messanger yang diakses pada smartphone Android. WhatsApp messanger dipilih karena digunakan mencapai 1,5 tiliyun user dari lebih dari 2,7 triliyun pengguna media sosial seluruh dunia. Pada penelitian ini, metode simulasi digunakan dalam penelitian dengan menjalankan 15 skenario, diantaranya adalah pengembalian file yang dihapus, pencarian bukti forensik berupa nama dan nomor akun, daftar nama dan nomor kontak, group chat, kemudian pesan teks, gambar, video, dan file dokumen pada personal chat, kemudian pesan teks,  gambar, video, file dokumen, voice note, dan location pada group chat. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa hampir semua jejak bukti forensik pada aplikasi WhatsApp messanger berhasil ditemukan, namun media URL tidak dapat dibuka karena terenkripsi oleh WhatsApp.Keyword: Bukti Forensik, Digital Forensik, Smartphone, WhatsApp Messanger.
Implementasi System Captive Portal Dengan Otentikasi RADIUS Fandi Ali Mustika; Febryo Ponco Sulistyo; Chairul Anhar Tanof
Jurnal Ilmiah FIFO Vol 12, No 1 (2020)
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (783.122 KB) | DOI: 10.22441/fifo.2020.v12i1.005

Abstract

Abstract The rapid development of Internet networks in offices, industries, homes, and universities, transforming the conventional system into modern, especially with the Internet. Therefore, it is very important to use a good authentication method to avoid unauthorized user access. Wireless network without authentication can harm users in their activities using Internet access. One of the most effective ways for secure wireless network authentication with Captive portals with Radius authentication method. Captive portals are web pages that control Hyper Text Transfer Protocol (HTTP) browser access to the Internet. The user who is in authentication is their MAC address. Radius is a service that authenticates and authorizes users to network and network infrastructure. This paper will discuss how to use RADIUS authentication with captive portals to manage user authentication on wireless networks. Built-in security mechanism in Wifi 802.11.x equipment to control who can associate to an Access Point (AP). The use of captive portal so that the AP works without configuration settings, so it does not burden the work of the AP itself.Keywords: Captive Portal, Radius, Authentication, Wireless Network Abstrak Perkembangan jaringan internet yang semakin pesat di kantor, industri, rumah, dan universitas, mengubah sistem konvensional menjadi modern, terutama dengan adanya internet. Oleh karena itu, sangat penting untuk menggunakan metode otentikasi yang baik untuk menghindari akses pengguna yang tidak sah. Wireless network tanpa otentikasi dapat membahayakan pengguna dalam aktivitas mereka dalam menggunakan akses internet. Salah satu cara yang paling efektif untuk otentikasi wireless network yang aman dengan Captive Portal dengan metode otentikasi Radius. Captive portal adalah halaman web yang mengkontrol Hyper Text Transfer Protocol (HTTP) akses browser ke internet. Pengguna yang di otentikasi adalah MAC address mereka. Radius adalah layanan yang mengotentikasi dan mengotorisasi pengguna ke jaringan dan infrastruktur jaringan. Mekanisme keamanan built-in di peralatan Wifi 802.11.x untuk mengontrol siapa saja yang dapat berasosiasi ke Access Point (AP). Penggunaan captive portal agar AP bekerja tanpa seting konfigurasi, sehingga tidak membebani kerja dari AP itu sendiri.Kata Kunci: Captive Portal, Radius, Otentikasi, Wireless Network
Aplikasi Sistem Informasi Penilaian Kinerja Karyawan Menggunakan Metode Profile Matching Berbasis Web Mohamad Natsir; Yunita Sartika; Alamsyah .
Jurnal Ilmiah FIFO Vol 12, No 1 (2020)
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/fifo.2020.v12i1.006

Abstract

Currently the work appraisal at the Company is still using a manual system. This makes it difficult for the Human Resources Department (HRD) to perform work assessment calculations more efficiently, because manual calculations take a long time and the HRD section also sometimes has difficulty finding employee data stored manually. In the problems faced by the Company, software development that supports the company's work assessment is done using the Profile Matching method, can help the HRD section oversee employee performance, and help decision makers at the Company based on work assessment. This application includes computerizing employee data, calculating employee work values according to criteria, and displaying work assessment reports. This application uses the PHP programming language and Microsoft SQL Server, as a data storage. Based on the results of tests conducted, 80% of users stated the features in the application were made useful in answering the needs of the company.Keywords: Performance appraisal, Work value calculation, HRD, Profile Matching, Application  Abstrak Saat ini penilaian kerja pada Perusahaan masih menggunakan sistem manual. Hal ini menyulitkan bagian Human Resources Department (HRD) untuk melakukan perhitungan penilaian kerja dengan lebih efisien, karena perhitungan manual memakan waktu lama dan bagian HRD juga terkadang kesulitan mencari data karyawan yang disimpan secara manual. Dalam permasalahan yang dihadapi oleh Perusahaan, maka dilakukan pembuatan perangkat lunak yang mendukung penilaian kerja perusahaan menggunakan metode Profile Matching, dapat membantu bagian HRD mengawasi kinerja karyawan, serta membantu pengambil keputusan pada Perusahaan berdasarkan penilaian kerja. Aplikasi ini meliputi komputerisasi data karyawan, penghitungan nilai kerja karyawan sesuai kriteria,dan menampilkan laporan report penilaian kerja. Aplikasi ini menggunakan bahasa pemrograman PHP dan Microsoft SQL Server, sebagai tempat penyimpanan data. Berdasarkan hasil pengujian yang dilakukan, 80% pengguna menyatakan fitur-fitur dalam aplikasi yang dibuat dinilai berguna dalam menjawab kebutuhan dari perusahaan.Kata kunci: Penilaian kinerja, Perhitungan nilai kerja, HRD, Profile Matching, Aplikasi
Investigasi Pengaruh Step Training pada Metode Single Shot Multibox Detector untuk Marker dalam Teknologi Augmented Reality Vivian Alfionita Sutama; Suryo Adhi Wibowo; Rissa Rahmania
Jurnal Ilmiah FIFO Vol 12, No 1 (2020)
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (825.593 KB) | DOI: 10.22441/fifo.2020.v12i1.001

Abstract

Nowadays, Artificial Intelligence is one of the most developing technology, especially on Augmented Reality (AR). AR is a technology which connected between real world and virtual in a real time that allows user to interact directly and display it in 3D. AR technology has two methods, that are AR based on marker and AR based on markerless. However, AR based on marker need an object detection system which has high performance as an interaction tools between user and the device. Single shot multibox detector (SSD) is an object detection algorithm that has fast learning computation and good performance. This method is affected by some parameters like number of epoch, learning rate, batch size, step training, etc. However, to create a good system it took a long process such as taking dataset, labelling process, then training and testing models to gain the best performance. In this experiment, we analyze SSD method in AR technology using inception architecture as pre-trained Convolutional neural network (CNN), and then do transfer learning to minimize amount training time. The configuration that used is the number of step training. The result of this experiment gets the best accuracy in 70.17%. Then, the best performance is used as an object detection model for marker’s AR technology.Abstrak Saat ini, Artificial intelligence merupakan teknologi yang sedang berkembang pesat. Salah satunya adalah teknologi Augmented Reality (AR). AR adalah teknologi yang menggabungkan dunia nyata dengan virtual secara real-time dengan interaksi pengguna secara langsung dan menampilkannya dalam bentuk 3D. Teknologi AR ini memiliki dua metode yaitu dengan marker dan markerless. Dalam perkembangannya, AR berbasis marker membutuhkan sistem deteksi objek yang memiliki performa tinggi sebagai alat interaksi antara pengguna dengan perangkatnya. Single shot multibox detector (SSD) merupakan algoritma deteksi objek yang memiliki komputasi pembelajaran dan kinerja yang baik. Metode ini dipengaruhi oleh beberapa parameter seperti jumlah lapisan konvolusi, epoch, learning rate, jumlah batch, step training, dll. Namun, dalam mengimplementasikannya diperlukan proses yang cukup panjang seperti, pengambilan dataset, proses pelabelan, proses pelatihan menggunakan metode SSD, dan melakukan pengujian terhadap beberapa model untuk mencari perfomansi paling baik. Dalam percobaan ini, kami melakukan analisis terhadap metode SSD pada teknologi AR menggunakan arsitektur Inception sebagai pre-trained Convolutional neural network (CNN), kemudian dilakukan transfer learning untuk memperkecil jumlah kelas data pelatihan dan waktu pelatihan data. Konfigurasi yang digunakan berupa jumlah step pada pelatihan. Hasil dari penilitian ini menunjukan akurasi terbaik sebesar 70,17%. Kemudian, perfomansi terbaik digunakan sebagai model deteksi objek untuk marker pada teknologi AR.
Optimasi Keamanan Informasi Pendaftaran Event Menggunakan Teknologi Blockchain Iqbal Busthomi; Imam Riadi; Rusydi Umar
Jurnal Ilmiah FIFO Vol 12, No 1 (2020)
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/fifo.2020.v12i1.007

Abstract

Abstract CV. Nyebar is an IT-based start-up that deals with event data management using a web-based application. The Event system provides account registration services as a Member and Organizer. Members of the Event System must first have an account and log-in to be able to register for the event. The process of registering events so far has not been properly secured. The event registration process will send registrant information, but the information sent has not been secured and validated first, so the Event System is still vulnerable to cyber-attacks including the registration data sniffing attack and Distributed Denial of Service (DDoS) attacks. DDoS attacks are carried out by sending messages and packet requests continuously to the business sector, hosting, social sites originating from bot at one time, resulting in overloaded network servers because of the resources (bandwidth, memory, and CPU usage) they have. the network server is used up. Blockchain which has three techniques/mechanisms including the use of hashes and proof-of-work mechanisms which can be an alternative security for event registration information because it can maintain information security, data consistency, and DDoS attacks.Keyword: Web Application, Distributed Denial of Service (DDoS), BlockchainAbstrak CV. Nyebar merupakan start-up berbasis IT yang bergelut dibidang pengelolaan data event menggunakan sebuah aplikasi berbasis web. Sistem Event menyediakan layanan pendaftaran akun sebagai Member dan Organizer. Member dari Sistem Event harus memiliki akun dan log-in terlebih dahulu untuk mendaftar sebuah event. Proses pendaftaran event sejauh ini belum diamankan dengan baik. Proses pendaftaran event akan mengirimkan informasi pendaftar, namun informasi yang dikirimkan belum diamanakan dan divalidasi terlebih dahulu, sehingga Sistem Event masih rentan akan serangan siber diantaranya adalah serangan sniffing data pendaftaran dan serangan Distributed Denial of Service (DDoS). Serangan DDoS dilakukan dengan mengirimkan pesan dan permintaan paket secara terus menerus kepada sektor bisnis, hosting, situs sosial yang berasal dari bot dalam satu waktu, sehingga mengakibatkan server jaringan menjadi overload karena sumber daya (bandwith, memory, dan CPU usage) yang dimiliki server jaringan habis terpakai. Blockchain yang memiliki dua teknik/mekanisme antara lain adalah penggunaan hash dan mekanisme proof-of-work, yang dapat menjadi alternatif pengamanan informasi pemdaftaran event karena dapat menjaga keamanan informasi, kekonsistenan data, dan serangan dari DDoS.Keyword: Aplikasi Web, Distributed Denial of Service (DDoS), Teknologi Blockchain

Page 11 of 23 | Total Record : 223