cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
ECEIJ (Early Childhood Education Indonesian Journal)
ISSN : -     EISSN : 26138972     DOI : -
Core Subject : Education,
Early Childhood Education Indonesian Journal (ECEIO adalah jurnal berkala ilmiah yang diterbitkan oleh Prodi PG-PAUD Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Palu.Jurnal ini menerima tulisan ilmiah berupa laporan penelitian (Original article research paper) dengan focus dan scope bidang Pendidikan Anak Usia Dini.
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 1: Januari 2018" : 6 Documents clear
PERANAN GURU DALAM MENERAPKAN NILAI-NILAI BUDI PEKERTI PADA ANAK USIA DINI DI KELOMPOK B2 PAUD Abdul Salam
ECEIJ (Early Childhood Education Indonesian Journal) Vol. 1 No. 1: Januari 2018
Publisher : ECEIJ (Early Childhood Education Indonesian Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31934/eceij.v1i1.152

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: 1) peranan guru dalam menerapkan nilai-nilai budi pekerti pada anak usia dini di Kelompok B 2) factor penghambat dan pendukung dalam peranan guru dalam menerapkan nilai-nilai budi pekerti pada anak usia dini di Kelompok B PAUD. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif analitik. Subjek sasaran dalam penelitian ini pengelola/kepala sekolah PAUD dan pendidik Kelompok B2 PAUD.Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif analitik terdiri dari pemeriksaan akan kelengkapan jawaban, dari observasi, wawancara, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa: 1) secara garis besar peranan guru dalam menerapkan nilai-nilai budi pekerti sudah dilakukan 100% di Kelompok PAUD, mulai dari perencanaan, pelaksanaan hingga evaluasi dilakukan dengan baik. Perencanaan yang dibuat mengacup adapa duan nilai-nilai budi pekerti dan silabus pada kurikulum. Perencanaan dimulai dari pembuatan perencanaan semester, RKM, dan RKH serta setting lingkungan sekolah dengan nuansa yang kental akan nilai-nilai budi pekerti. Pelaksanaan dilakukan dengan metode dan teknik pembelajaran yang bervariatif, keterlibatan orang tua, strategi pengembangan budi pekerti dan diaplikasikan dalam KBM .Sementara evaluasi dalam peranan guru dalam menerapkan nilai-nilai budi pekerti dilakukan dengan penilaian, tidak ada penilaian secara khusus tetapi bergabung dalam segala bidang. 2) factor pendukung dalam peranan guru dalam menerapkan nilai- nilai budi pekerti di kelompok PAUD meliputi: a) adanya workshop bagi pendidik dala mengembangkan nilai- nilai budi pekerti, b) adanya papan pembiasaan dan  papan nasehat tentang nilai budi pekerti bagi peserta didik dan pendidik, c) adanya sarana dan prasarana pembelajaran yang memadai. 
UPAYA GURU DALAM MENERAPKAN NILAI-NILAI KARAKTER PADA ANAK KELOMPOK A PAUD Eni Darma Susanti
ECEIJ (Early Childhood Education Indonesian Journal) Vol. 1 No. 1: Januari 2018
Publisher : ECEIJ (Early Childhood Education Indonesian Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31934/eceij.v1i1.153

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan nilai-nilai karakter di PAUD, factor penghambat serta pendukung dalam penerapan nilai-nilai karakter di PAUD, dan cara mengatasi dari factor penghambat pada penerapan nilai-nilai karakter di PAUD. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah kepala sekolah, guru dan peserta didik di PAUD. Data dikumpulkan melalui metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan model analisis interaktif. Data-data hasil penelitian diuji kembali keabsahannya dengan menggunakan perpanjangan keikut sertaan, ketekunan pengamatan, dan trianggulasi. Hasil penelitian ini menunjukkan 1) Penerapan nilai-nilai karakter di PAUD dilakukan melalui proses: a) Perencanaan dengan memasukkan kedelapan belas nilai-nilai karakter kedalam muatan kurikulum  sekolah, RKM dan RKH, b) Pelaksanaan pembelajaran yang mencakup dalam kegiatan pembelajaran, kegiatan terprogram, kegiatan rutin, pembiasaan, spontan, keteladanan, dan c) Penilaian dengan  menggunakan  observasi, catatan anecdotal, portopolio dan penilaian periodik. 2) Faktor pendukungpenerapan nilai-nilai karakternya yaitu: pendidikan karakter merupakan muatan yang ada dalam kurikulum, adamotivasi intrinsic sekolah, sarana dan prasarana yang memadai. Faktor penghambat yaitu dibutuhkan waktu, kesabaran serta ketelatenan dalam penerapan nilai-nilai karakter, pendanaan terkait pelaksanaan pendidikan karakter, minimnya monitouring dari pusat kurikulum dan factor lingkungan dari pesera didik. 3) Cara mengatasi dari factor penghambat  penerapan  pendidikan  karakter, PAUD yaitu dengan mengadakan komunikasi dan sharing dengan guru-guru lain serta orang tua dalam mengatasi  permasalahan  anak, mencari pendanaan dalam bentuk pengajuan proposal, dan pendidik terus belajar dari berbagai sumber dan selalu terbuka akan informasi-informasi. 
MENINGKATKAN KREATIFITAS BELAJAR ANAK MELALUI METODE BERMAIN BALOK DI TK Fitriani Ayuningtias
ECEIJ (Early Childhood Education Indonesian Journal) Vol. 1 No. 1: Januari 2018
Publisher : ECEIJ (Early Childhood Education Indonesian Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31934/eceij.v1i1.154

Abstract

Permasalahan penelitian ini adalah apakah kreatifitas belajar anak dapat ditingkatkan melalui metode bermain balok di TK.  Berdasarkan hal tersebut maka tujuan penelitian yang akan dicapai dalam penelitian ini adalah mendeskripsikan bahwa metode bermain balok  dapat meningkatkan kreatifitas belajar anak. Subyek penelitian adalah anak kelompok B TK. Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus, yaitu siklus I dan Siklus II, dengan masing-masing tahapan, yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi.Teknik pengumpulan data yang dipakai adalah observasi yang berupa lembar pengamatan, dokumentasi, hasil karya. Metode analisis data yang digunakan analisis deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Penelitian Tindakan Kelas dilaksanakan secara kolaboratif dengan teman sejawat, peneliti di sini bertindaksebagai observer. Berdasarkan hasil pembahasan yang telah diuraikan sebelumnya dapat disimpulkan bahwa bermain balok  dapat meningkatkan kreatifitas belajar anak kelompok B di TK 
MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOGNITIF ANAK MELALUI MEDIA PUZZLE PADA KELOMPOK B TK TUNAS HARAPAN Husnul Khatimah
ECEIJ (Early Childhood Education Indonesian Journal) Vol. 1 No. 1: Januari 2018
Publisher : ECEIJ (Early Childhood Education Indonesian Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31934/eceij.v1i1.155

Abstract

Permasalahan yang mendasar pada penelitian ini adalah apakah kemampuan kognitif anak dapat ditingkatkan melalui media Puzzle kelompok B di TK Tunas Harapan Lompio Kecamatan Sirenja.Berdasarkan hal tersebut maka tujuan penelitian yang akan dicapai dalam penelitian ini adalah mendeskripsikan bahwa media Puzzle dapat meningkatkan kemampuan kognitif pada anak. Subyek penelitian adalah anak kelompok B TK yang berjumlah Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus, yaitu siklus I dan Siklus II, dengan masing-masing tahapan, yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi.Teknik pengumpulan data yang dipakai adalah observasi yang berupa lembar pengamatan, dokumentasi, hasil karya.Metode analisis data yang digunakan analisis deskriptif dengan pendekatan kualitatif.Penelitian Tindakan Kelas dilaksanakan secara kolaboratif dengan teman sejawat, peneliti di sini bertindaksebagai observer. Berdasarkan hasil pembahasan yang telah diuraikan sebelumnya dapat disimpulkan bahwa media Puzzle dapat meningkatkan kemampuan kognitif anak kelompok B di TK pada semester ganjil tahun pelajaran 2016/2017. Hal ini dapat dilihat pada kenaikan frekuensi dan persentase yang terjadipada kondisi awal dari 15 anak berada pada kategori belum berkembang yaitu 80 % atau 12 anak,  pada siklus I meningkat jadi 7atau (47%) berada kategori mulai berkembang dan pada siklus II meningkat lagi menjadi 13 anak (87 %)., Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kemampuan kognitif anak dapat ditingkatkan melalui media Puzzle pada anak kelompok B TK. 
MENINGKATKAN KEMAMPUAN BAHASA MELALUI METODE BERCERITA PADA ANAK USIA DINI DI TK Nurmiati Nurmiati
ECEIJ (Early Childhood Education Indonesian Journal) Vol. 1 No. 1: Januari 2018
Publisher : ECEIJ (Early Childhood Education Indonesian Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31934/eceij.v1i1.156

Abstract

Permasalahan penelitian ini adalah apakah kemampuan bahasa anak dapat ditingkatkan melalui metode bercerita di TK.  Berdasarkan hal tersebut maka tujuan penelitian yang akan dicapai dalam penelitian ini adalah mendeskripsikan bahwa metode bercerita dapat meningkatkan kemampuan bahasa  anak. Subyek penelitian adalah anak kelompok B TK Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus, yaitu siklus I dan Siklus II, dengan masing-masing tahapan, yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi.Teknik pengumpulan data yang dipakai adalah observasi yang berupa lembar pengamatan, dokumentasi, hasil karya. Metode analisis data yang digunakan analisis deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Berdasarkan hasil pembahasan yang telah diuraikan sebelumnya dapat disimpulkan bahwa metode bercerita dapat meningkatkan kemampuan bahasa anak kelompok B di TK. Dengan dibuktikan adanya hasil presentase ketuntasan belajar yaitu dari pra tindakan jumlah anak yang sudah berkembang sesuai harapan (BSH) baru berkisar 16,47%  atau 2 anak, meningkat pada siklus I dalam kriteria penilaian berkembang sangat baik (BSB) sudah berkisar 23,53% atau 4 anak, sedangkan pada siklus II juga mengalami peningkatan yang baik yaitu berkisar 41,18% atau 8 anak yang menunjukan kriteria penilaian berkembang sangat baik (BSB), pada kriteria penilaian berkembang sesuai harapan (BSH) terdapat 5 anak atau 31,76%,peneliti menyarankan kepada orang tua siswa untuk lebih memperhatikan anak dengan kasih sayang
MENINGKATKAN KEMAMPUAN KASAR ANAK MALALUI BERMAIN LEMPAR TANGKAP BOLA BESAR KELOMPOK B1 TK Syamsidar Syamsidar
ECEIJ (Early Childhood Education Indonesian Journal) Vol. 1 No. 1: Januari 2018
Publisher : ECEIJ (Early Childhood Education Indonesian Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31934/eceij.v1i1.157

Abstract

Permasalah utama dan mendasar pada penelitian ini adalah bagaimana meningkatkan kemampuan motorik kasar anak melalui bermain lempar tangkap  bola besar kelompok  B1 TK  . Tujuan Penelitian ini adalah untuk menggambarkan atau mendeskripsi meningkatkan kemampuan motorik kasar melalui bermain lempar tangkap bola besar kelompok  B  TK   Analisis data pada penelitian ini analisis data deskriptif kuantitatif dengan rumus P= f/Nx100%Metode pengumpulan  data  dalam penelitian ini adalah observasi dan  dokumentasi. Indikator  keberhasilan pada penelitian ini apabila  mencapai 75%.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada pratindakan hal ini dapat dilihat dari hasil pengamatan yang menunjukkan anak berada criteria belum berkembang mencapai21%. Padasiklus I  dengan kalkulasi Peningkatan kemampuan motorik kasar anak 54%, yaitu pada kategori mulai berkembang. Dan pada  siklus II peningkatan kemampuan motorik kasar anak sebesar 97 % yaitu pada kategori berkembang sesuai harapan. 

Page 1 of 1 | Total Record : 6