cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
ECEIJ (Early Childhood Education Indonesian Journal)
ISSN : -     EISSN : 26138972     DOI : -
Core Subject : Education,
Early Childhood Education Indonesian Journal (ECEIO adalah jurnal berkala ilmiah yang diterbitkan oleh Prodi PG-PAUD Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Palu.Jurnal ini menerima tulisan ilmiah berupa laporan penelitian (Original article research paper) dengan focus dan scope bidang Pendidikan Anak Usia Dini.
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 6 No. 1: Januari 2023" : 5 Documents clear
Kompetensi Profesional Guru Paud Dalam Peningkatkan Kualitas Belajar Anak Usia Dini Di Kelompok Bermain Tunas Bangsa Handramifa Danar Paluja; Asri Hente; Fitriani Ayuningtiyas
ECEIJ (Early Childhood Education Indonesian Journal) Vol. 6 No. 1: Januari 2023
Publisher : ECEIJ (Early Childhood Education Indonesian Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah dalam penelitian ini adalah apakah Guru harus mampu menguasaikeilmuan tentang anak, mengelola program belajar mengajar, dan menggunakan mediapembelajaran/teknologi untuk meningkatkan kompetensi profesional. Berdasarkan haltersebut maka tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kompetensi profesional guruPAUD dalam peningkatan kualitas belajar anak usia dini di KB Tunas Bangsa Desa LoliPesua Kab. Donggala. Penelitian ini termasuk dalam jenis kualitatif, Teknik pengumpulandata penelitian ini menggunakan beberapa metode yaitu metode observasi, metodewawancara dan metode dokumentasi.Berdasarkan hasil penelitian mengenai kompetensi profesional guru PAUD dalampeningkatan kualitas belajar anak usia dini di KB Tunas Bangsa Desa Loli Pesua Kab.Donggala dapat diketahui bahwa menguasai materi, struktur, dan pola pikir keilmuan matapelajaran yang di ampuh di lakukan dengan cara mengamati peserta didik dalam menguasaiaspek-aspek penting dari suatu pelajaran dan meningkatkan minat serta perhatian pesertadidik terhadap pelajaran. Penguasaan standar kompetensi dan kompetensi dasar bidangpengembangan yang di ampuh, setiap guru sudah cukup baik dalam melakukan evaluasisetelah selesai proses pembelajaran. Peran guru juga sangat penting dalam penigkatankualitas belajar anak usia dini karena guru tidak hanya mengajar didalam kelas tetapi haruskreatif dan inovatif dalam segala hal. Selain itu media pembelajaran juga berperan pentingdalam pembelajaran. Faktor pendukung adalah buku penunjang pembelajaran, APE indoormaupun outdoor yang lengkap, peran guru, peran orang tua, suasana dan kondisilingkungan sekolah. dan faktor penghambat adalah orang tua anak yang selalu menjagaanak – anaknya dari pagi hingga pulang sekolah yang menyebabkan guru tidak leluasadalam mengajar, serta tidak ada kemandirian dari anak karena dijaga, serta guru yangbelum terlalu paham mengenai media pembelajaran yang berbasis IT.
Penerapan Metode Bermain Peran untuk Meningkatkan Kemampuan Bahasa Anak Kelompok B di TK Bustanul Athfal III Poso Siti Hijrah Mohi; Husen Tolleng; Abdul Salam
ECEIJ (Early Childhood Education Indonesian Journal) Vol. 6 No. 1: Januari 2023
Publisher : ECEIJ (Early Childhood Education Indonesian Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31934/eceij.v6i1.8126

Abstract

Setiap anak dalam hidupnya akan selalu mengalami perkembangan sesuai dengan usianya. Keberhasilan anak dalam mencapai tugas perkembangan didukung oleh beberapa factor internal dan eksternal.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh lingkungan fisik pada perkembangan anak di PAUD. Hasil penelitian menunjukan bahwa factor lingkungan keluarga hampir seluruhnya mempengaruhi perkembangan anak di PAUD. Lingkungan fisik mempunyai peran penting masah tumbuh kembang terutama pada golden age (0-6 tahun), karena paling sering di tangkap langsung oleh panca indra anak. Selaing lingkungan rumah, lingkungan fisik yang memiliki intensitas interaksi yang tinggi dengan anak adalah lingkugan sekolah oleh karena itu linkungan sekolah harus menyediakan fasilitas yang sesuai dengan kebutuhan tumbuh kembang dan karakter istik anak .tujuan dari penelitian ini adalah mengidengtifikasi kriteria lingkungan ramah pada anak sekolah TK. Metode yang di gunakan adalah metode komparasi literatur mengenai kriteria ramah anak pada sekolah PAUD. Dari penelitian ini diketahui bahwa kriteria lingkungan ramah anak pada sekolah PAUD meliputi tiga hal yaitu keamanan, kenyamanan, dan stimulasi pada elemen ruang luar dan ruang dalam sebuah perkembangan anak usia dini adalah masa – masa kiris yang menjadi pondasi anak untuk kehidupannya dimasa yang akan datang. Sebagian dari potensi kecerdasan manusiaberkembang dengan pesat pada usia dini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) lingkungan bermain alami (2) Bangunan dengan Green Design (3) Program-Program Pendukung Green School. Dimana Guru, khususnya di PAUD dapat lebih fleksibel dalam menilai perkembangan anak, terutama dalam kebiasaan yang mendalam diharapkan kegiatan ini menjadi budaya bagi anak-anak kelak dimanapun mereka berada. Melalui gerakan sederhana seperti belajar menghemat listik, membuang sampah pada tempatnya dan melakukan daur ulang sampah, perlahan namun pasti generasi berkelanjutan akan berkembang.
Meningkatkan Sosial Emosional Anak Melalui Metode Bermain Peran Di PAUD Kelompok B TK Plamboyan Sosom Abdul Salam; Syamsidar; Meri; Zakiah Magfiratul Amik
ECEIJ (Early Childhood Education Indonesian Journal) Vol. 6 No. 1: Januari 2023
Publisher : ECEIJ (Early Childhood Education Indonesian Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31934/eceij.v6i1.8131

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan sosial emosional anak melalui metode bermain peran pada kelompok B di TK Plamboyan Sosom. Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya kemampuan sosial emosional anak yang disebabkan oleh metode pembelajaran yang monoton dan kurangnya keterlibatan anak dalam kegiatan interaktif. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing terdiri dari dua pertemuan. Subjek penelitian adalah 15 anak usia dini. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan verifikasi. Hasil pada siklus I menunjukkan bahwa dari 15 anak, hanya 5 anak (33%) yang mencapai kategori perkembangan sosial emosional “Berkembang Sangat Baik (BSB)”, sehingga belum mencapai indikator keberhasilan. Setelah dilakukan perbaikan pada siklus II, terjadi peningkatan yang signifikan, di mana sebanyak 14 anak (93%) mencapai kategori BSB, menunjukkan keberhasilan penggunaan metode bermain peran dalam meningkatkan aspek sosial emosional anak. Anak menunjukkan peningkatan dalam berinteraksi sosial, mengenali dan mengelola emosi, serta berani mengekspresikan diri melalui peran yang dimainkan. Dengan demikian, metode bermain peran terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan sosial emosional anak usia dini.
Meningkatkan Kedisiplinan Anak Melalui Metode Pembiasaan Di TK PGRI Lampasio Nurhaeda; Syamsidar; Melda Ramadani Putri; Sifa Khairunnisa
ECEIJ (Early Childhood Education Indonesian Journal) Vol. 6 No. 1: Januari 2023
Publisher : ECEIJ (Early Childhood Education Indonesian Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31934/eceij.v6i1.8132

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Penerapan Kedisiplinan Anak Melalui Metode Pembiasaan di TK PGRI Lampasio dengan metode penelitian tindakan kelas (PTK). Berdasarkan hasil analisis data pada pra penelitian, didapat presentase sebesar 41%, sedangkan pada siklus I didapat presentase sebesar 64%. Dari data tersebut dapat disimpulkan bahwa pemberian tindakan pada siklus I memberikan peningkatan pada indikator secara keseluruhan sebesar 23%. Peneliti dan kolaborator membuat kesepakatan dengan menentukan besarnya presentase kenaikan minimal sebesar 40%, karena peningkatan skor dari pra penelitian ke siklus I belum mencapai 40% maka dilanjutkan pada siklus II. Pada siklus II, presentase mencapai 82% dengan perolehan data tersebut terjadi peningkatan yang signifikan dari perilaku disiplin anak pada pra penelitian ke siklus I dan dari siklus I ke siklus II. Berdasarkan data tersebut, maka penelitian ini dapat dikatakan berhasil karena pada siklus II terjadi peningkatan presentase sebesar lebih dari 40% sesuai dengan kesepakatan antara peneliti dan kolaborator. Data tersebut membuat hipotesis tindakan yang menyatakan meningkatkan perilaku disiplin anak melalui metode pembiasaan usia 4-5 tahun di TK PGRI Lampasio dapat diterima.
Program Studi PG-PAUD Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Palu Syamsidar; Muhammad Rizal Masdul; Nurhaeda; Roslina Matanel; Jusmina Liungan
ECEIJ (Early Childhood Education Indonesian Journal) Vol. 6 No. 1: Januari 2023
Publisher : ECEIJ (Early Childhood Education Indonesian Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31934/eceij.v6i1.8133

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mengenal lambang bilangan pada anak kelompok A TK Negeri Meselesek melalui kegiatan bermain kartu angka bergambar. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan secara kolaboratif dan dilaksanakan dalam dua siklus, dengan tahapan perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 13 anak kelompok A. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan mengenal lambang bilangan anak mengalami peningkatan yang signifikan setelah diterapkan kegiatan bermain kartu angka. Pada tahap pratindakan, tidak ada anak yang mencapai kriteria “berkembang sangat baik”. Namun, setelah tindakan pada siklus II, sebanyak 86,86% anak mencapai kriteria tersebut. Media kartu angka bergambar terbukti menarik minat anak, meningkatkan keaktifan, dan menciptakan suasana belajar yang menyenangkan, sehingga berdampak positif terhadap perkembangan kognitif anak, khususnya dalam mengenal lambang bilangan.

Page 1 of 1 | Total Record : 5