cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. gowa,
Sulawesi selatan
INDONESIA
MaPan : Jurnal Matematika dan Pembelajaran
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 249 Documents
Keefektifan Model Kooperatif Tipe Tai dengan Pendekatan Realistik dalam Pembelajaran Sistem Persamaan Linear Dua Variabel di Kelas VIII SMP Negeri 4 Sinjai Utara Andi Dian Angriani
MaPan : Jurnal Matematika dan Pembelajaran Vol 1 No 1 (2013): June
Publisher : Department of Mathematics Education Faculty of Tarbiyah and Teacher Training Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (246.543 KB)

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian eksperimen yang melibatkan dua kelas, yaitu satu kelas eksperimen dan satu kelas kontrol. Kelas eksperimen diajar dengan pembelajaran kooperatif  tipe  TAI  dengan  pendekatan  realistik  dan  kelas  kontrol  diajar  dengan pengajaran langsung dengan pendekatan pemecahan masalah. Unit eksperimen penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 4 Sinjai yang terdiri dari dua kelas yang dipilih secara acak. Kelas VIII1   sebagai kelas eksperimen dan kelas kelas VIII2   sebagai kelas kontrol. Data diperoleh dengan menggunakan tes hasil belajar, lembar observasi aktivitas siswa, dan angket respons siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) pada kelas yang diajar dengan pembelajaran kooperatif tipe TAI dengan pendekatan realistik, 100% siswa mencapai KKM dengan nilai rata-rata 81,68 dari nilai ideal 100 dengan standar deviasi 9,519, sedangkan pada kelas yang diajar dengan pengajaran langsung dengan pendekatan pemecahan masalah, 90,91% siswa mencapai KKM dengan nilai rata-rata 74,32 dari nilai ideal  100  dengan  standar  deviasi  10,144,  (2)  pada  pembelajaran  kooperatif  tipe  TAI dengan pendekatan realistik, maupun pada pengajaran langsung dengan pendekatan pemecahan masalah, siswa aktif dalam pembelajaran dan siswa merespons positif terhadap pembelajaran, (3) terjadi peningkatan hasil belajar matematika setelah diajar pembelajaran kooperatif tipe TAI dengan pendekatan realistik maupun pengajaran langsung dengan pendekatan pemecahan masalah, (4) pembelajaran kooperatif tipe TAI dengan pendekatan realistik  lebih  efektif  daripada  pengajaran  langsung  dengan  pendekatan  pemecahan masalah.
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN MATEMATIKA DENGAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN KONTEKSTUAL Munawarah Munawarah
MaPan : Jurnal Matematika dan Pembelajaran Vol 5 No 2 (2017): December
Publisher : Department of Mathematics Education Faculty of Tarbiyah and Teacher Training Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (224.283 KB) | DOI: 10.24252/mapan.v5n2a2

Abstract

Abstrak:Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan perangkat pembelajaran dengan pendekatan kontekstual pada pokok bahasan segitiga yang meliputi buku siswa, lembar kegiatan siswa, dan rencana pelaksanaan pembelajaran. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VII2 SMP Negeri 26 Makassar dengan jumlah mahasiswa sebanyak 36 orang. Prosedur pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah model Thiagarajan atau model 4-D (Define, Design, Develop, dan Dessiminate) yang meliputi 4 tahap, yaitu tahap pembatasan, tahap perancangan, tahap pengembangan, dan tahap penyebaran. Perangkat pembelajaran dengan pendekatan kontekstual yang telah dikembangkan telah divalidasi dan mengalami revisi berulang-ulang sehingga didapatkan hasil yang maksimal dan layak untuk digunakan. Hasil dari ujicoba terbatas perangkat pembelajaran dengan pendekatan kontekstual bersifat efektif dan praktis, yaitu (1) skor rata-rata yang diperoleh siswa pada tes haasil belajar adalah 71,97 dari skor ideal 100 dengan standar deviasi 14,78, di mana 29 dari 36 siswa atau 80,56 % memenuhi ketuntasan individu yang menunjukkan bahwa ketuntasan klasikal tercapai.; (2) dengan menggunakan perangkat pembelajaran dengan pendekatan kontekstual siswa jadi lebih aktif dalam proses pembelajaran; (3) pada umumya siswa memberikan respon yang positif terhadap perangkat pembelajaran yang digunakan; (4) guru dapat membimbing kelompok bekerja dan belajar; dan (5) tingkat kemampuan guru dalam mengelola proses pembelajaran dengan pendekatan kontekstual termasuk dalam kategori tinggi, artinya penampilan guru dapat dipertahankan.Abstract:This study was developmental research with limited trial which aimed at developing an intruction package using the contextual teaching and learning approach in the topic of Triangle covering Student Book, Student Worksheets, and Lesson Plan. The research subjects were 36 Grade VII2 students of SMP Negeri 26 Makassar. The development procedure employed the Thiagarajan model or 4-D model which covered 4 phases, namely, define, design, develop, and disseminate. The instructional package produced using the contextual teaching and learning approach had been validated and redised therefore  the package was considered to be feasible to be implemented. The results of the limited trial showed that the package was both effective and practical. It could be seen in the results of data analyses, that is, (1) the average score the students reached in the test of learning achievement was 71,97 of an ideal score 100 with standard deviation 14,78. It was found that 29 of 36 (80,56%) students achieved the individual mastery learning level was achieved; (2) the implementation of the package could encourage the students to be more active during the lesson; (3) in general, the students provided positive responses toward the package; (4) the teacher could guide the student groups in working and learning; and (5) the level of the teacher ability to manage an intruction using the contextual teaching and learning approach was categorized as high, which meant that the teacher performance could be maintained.
PENGARUH PENGGUNAAN MODEL RECIPROCAL TEACHING TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS VIII MTSN BALANG-BALANG KECAMATAN BONTOMARANNU KABUPATEN GOWA Reski Awaliah; Ridwan Idris
MaPan : Jurnal Matematika dan Pembelajaran Vol 3 No 1 (2015): June
Publisher : Department of Mathematics Education Faculty of Tarbiyah and Teacher Training Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (433.692 KB) | DOI: 10.24252/mapan.2015v3n1a6

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar matematika sebelum menggunakan Model Reciprocal Teaching pada siswa kelas VIII MTsN Balang-Balang, hasil belajar matematika setelah menggunakan Model Reciprocal Teaching pada siswa kelas VIII MTsN Balang-Balang, apakah terdapat pengaruh penggunaan Model Reciprocal Teaching terhadap hasil belajar matematika pada siswa kelas VIII MTsN Balang-Balang Kecamatan Bontomarannu Kabupaten Gowa. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan jenis penelitian Quasi Experimental Design. Hasil penelitian menunjukkan penggunaan Model Reciprocal Teaching memberikan pengaruh positif dalam meningkatakan hasil belajar matematika siswa kelas VIII MTsN Balang-Balang Kecamatan Bontorannu Kabupaten Gowa. Berdasarkan hasil analisis data menggunakan statistik deskriptif untuk hasil pretest kelas kontrol dan pretest kelas eksperimen siswa kelas VIII MTsN Balang-Balang sebelum diajarkan dengan menggunakan Model Reciprocal Teaching masing-masing diperoleh nilai rata-rata 37,5 (rendah) dan 41,72 (sedang). Untuk hasil posttest kelas kontrol dan posttest kelas eksperimen siswa kelas VIII MTsN Balang-Balang setelah diajarkan dengan menggunakan Model Reciprocal Teaching masing-masing diperoleh nilai rata-rata 79,84 (tinggi) dan 90,47 (sangat tinggi). Hasil analisis statistik inferensial pengaruh penggunaan Model Reciprocal Teaching terhadap hasil belajar matematika pada siswa kelas VIII MTsN Balang-Balang Kecamatan Bontomarannu Kabupaten Gowa menunjukkan bahwa nilai Sign = 0,000. Dalam hal ini Sign < α (0,05) maka H0 ditolak. Dengan ditolaknya H0 maka H1 diterima. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penggunaan Model Reciprocal Teaching memberikan pengaruh positif dalam meningkatakan hasil belajar matematika siswa kelas VIII MTsN Balang-Balang Kecamatan Bontorannu Kabupaten Gowa.
KORELASI PEMBERIAN TUGAS MANDIRI KEPADA MAHASISWA JURUSAN PENDIDIKAN MATEMATIKA DENGAN KEBERADAAN PERPUSTAKAAN KAMPUS PADA FAKULTAS TARBIYAH DAN KEGURUAN UIN ALAUDDIN MAKASSAR Thamrin Tayeb
MaPan : Jurnal Matematika dan Pembelajaran Vol 4 No 1 (2016): June
Publisher : Department of Mathematics Education Faculty of Tarbiyah and Teacher Training Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/mapan.2016v4n1a9

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran tentang pemberian tugas mandiri kepada mahasiswa sehingga mereka terdorong ke perpustakaan kampus, untuk mendapatkan gambaran tentang korelasi pemberian tugas mandiri terhadap keberadaan perpustakaan kampus. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa Fakultas Tarbiyah dan Keguruan dan pengambilan sampel dilakukan dengan acak menggunakan teknik sampling stratified proportional dengan perbandingan kuantitas tugas persemester yang berbeda. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan statistika inferensial yang didahului dengan statistika deskriptif. Hasil penelitian menunjukan bahwa presentase hasil analisis deskriptif dapat diketahui kategori hasil penelitian pervariabel, variabel pemberian tugas-tugas memperlihatkan hasil pada kategori baik dengan jumlah presentase sebesar 36% (18 responden). Variabel intensitas kunjungan memperlihatkan hasil pada kategori baik dengan persentase sebesar 40% (20 responden). Hasil analisis regresi dapat ditunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan antara system pemberian tugas-tugas dengan intensitas kunjungan dengan t-hitung (5,336) lebih besar dari t-tabel (1,6772). Hasil uji hipotesis pada pemberian tugas-tugas dalam meningkatkan intensitas kunjungan perpustakaan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan memberikan konstribusi yang cukup besar yaitu berdasarkan hasil perhitungan analisis koefisien determinasi adalah sebesar 36%, sedangkan selebihnya 64% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.
PENINGKATAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIKA MELALUI PEMBELAJARAN DENGAN PENDEKATAN PROBLEM POSING PADA SISWA KELAS X6 MAN PINRANG Sitti Zuhaerah Thalhah
MaPan : Jurnal Matematika dan Pembelajaran Vol 2 No 1 (2014): June
Publisher : Department of Mathematics Education Faculty of Tarbiyah and Teacher Training Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (192.322 KB) | DOI: 10.24252/mapan.2014v2n1a7

Abstract

>Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan komunikasi matematika siswa melalui pendekatan problem posing. Hasil yang diperoleh setelah diberikan tindakan yaitu: Pada siklus I, diperoleh skor rata-rata kemampuan komunikasi matematika adalah sebesar 52,50 dengan standar deviasi 16,01 dari skor ideal 100 dan berada pada kategori rendah. Pada siklus II, diperoleh skor rata-rata kemampuan komunikasi matematika adalah sebesar 65,52 dengan standar deviasi 15,52 dari skor ideal 100 dan berada pada kategori tinggi. Hal ini menandakan adanya peningkatan kemampuan komunikasi matematika berdasarkan rata-rata dari siklus I ke Siklus II, Jumlah siswa yang tuntas secara klasikal pada Siklus I sebanyak 12 orang (27,27%) dan pada siklus II meningkat menjadi 27 orang (61,36%), dan Sikap siswa terhadap pembelajaran yang dilakukan semakin meningkat, yang dapat dilihat dari hasil respon siswa terhadap situasi yang diberikan dari siklus I ke siklus II. Dari hasil penelitian ini, secara umum dapat disimpulkan bahwa terjadi peningkatan kemampuan komunikasi matematika siswa kelas X6 MAN Pinrang setelah dilakukan pembelajaran dengan Pendekatan Problem Posing.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN ARIAS (ASSURANCE, RELEVANCE, INTEREST, ASSESMENT, SATISFACTION) TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA PESERTA DIDIK KELAS VII SMPN 1 SUNGGUMINASA KAB. GOWA Anugrah Lestari; Nursalam Nursalam; Mardhiah Mardhiah
MaPan : Jurnal Matematika dan Pembelajaran Vol 5 No 1 (2017): June
Publisher : Department of Mathematics Education Faculty of Tarbiyah and Teacher Training Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (281.148 KB) | DOI: 10.24252/mapan.2017v5n1a8

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran ARIAS terhadap hasil belajar matematika peserta didik kelas VII SMPN 1 Sungguminasa Kab. Gowa. Penelitian ini merupakan jenis penelitian experiment dengan desain penelitian posttest only control design. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial. Berdasarkan hasil analisis dengan menggunakan statistik deskriptif pada kelas eksperimen yakni nilai rata-rata posttest adalah 76,90, sedangkan kelas kontrol nilai rata-rata posttest adalah 65,32 kelompok. Hasil analisis inferensial diperolah ????-ℎ???????????????????? > ????-???????????????????? dimana, ????-ℎ???????????????????? = 3,492 sedangkan ????-???????????????????? = 2,000, maka berdasarkan kriteria pengujian dapat dikatakan bahwa terdapat perbedaan rata-rata hasil belajar matematika peserta didik yang diajar dengan model pembelajaran ARIAS dengaan model pembelajaran konvensional pada kelas VII SMP Negeri 1 Sungguminasa Kab. Gowa.
Peranan Mata Kuliah Statistika dalam Memahami Mata Kuliah Metodologi Penelitian Bagi Mahasiswa Jurusan Pendidikan Matematika Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Alauddin Makassar Ridwan Idris
MaPan : Jurnal Matematika dan Pembelajaran Vol 1 No 1 (2013): June
Publisher : Department of Mathematics Education Faculty of Tarbiyah and Teacher Training Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (288.624 KB)

Abstract

Tulisan ini membahas tentang peranan Mata kuliah Statistika dalam Memahami Mata Kuliah Metodologi Penelitian bagi Mahasiswa Jurusan Pendidikan Matematika Fakultas Tarbiyah  dan  Keguruan  UIN  Alauddin  Makassar.  Desain  penelitian  yang  digunakan adalah penelitian korelasional dengan dua variabel yaitu pembelajaran Statistika dan pembelajaran   Metodologi   Penelitian.   Adapun   populasi   dari  penelitian   ini   adalah mahasiswa  Jurusan  Pendidikan  Matematika Fakultas  Tarbiyah  dan  Keguruan  UIN Alauddin Makassar dan sampel adalah 10% kali besarnya populasi. Instrumen yang digunakan  adalah dokumentasi  dan  wawancara.  Teknik  analisis  data  yaitu  statistik deskriptif dan statistik inferensial. Hasil penelitian didapatkan signifikansi sebesar 0,119>0,05, maka H0 diterima. Jadi dapat disimpulkan bahwa tidak ada korelasi yang signifikan antara pembelajaran statistika dengan metodologi penelitian. Selanjutnya didapatkan nilai t hitung < t tabel (1,604 < 2,042), maka H0  diterima. Jadi dapat disimpulkan bahwa tidak ada pengaruh yang signifikan pembelajaran Statistika bagi mahasiswa dalam memahami Metodologi Penelitian pada Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Alauddin Makassar
MISKONSEPSI SISWA TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA PADA POKOK BAHASAN PERSAMAAN KUADRAT SISWA KELAS X5 SMA NEGERI 11 MAKASSAR Sarlina Sarlina
MaPan : Jurnal Matematika dan Pembelajaran Vol 3 No 2 (2015): December
Publisher : Department of Mathematics Education Faculty of Tarbiyah and Teacher Training Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (346.984 KB) | DOI: 10.24252/mapan.2015v3n2a5

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui penyebab miskonsepsi yang dialami siswa dalam menyelesaikan soal-soal pokok bahasan persamaan kuadrat. Seluruh siswa di kelas X5 SMA Negeri 11 Makassar adalah subjek penelitian.  Metode yang digunakan adalah observasi, tes tertulis dan wawancara. Pada tes tertulis, dilaksanakan oleh 38 siswa kelas X5 SMAN 11 Makassar. Setelah data itu valid dan diketahui letak miskonsepsinya maka dilakukan penelitian lebih lanjut yaitu dengan wawancara hingga dapat diketahui penyebab miskonsepsi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 3siswa terpilih terdapat miskonsepsi pada soal materi persamaan kuadrat dengan persentase miskonsepsi siswa yang berkemampuan tinggi (KT) 17% termasuk kategori rendah, miskonsepsi siswayang berkemampuan sedang (KS) 27% termasuk kategori sedang, dan miskonsepsi siswa yang berkemampuan rendah (KR) 41% termasuk kategori tinggi miskonsepsinya.  Letak miskonsepsi yang dialami siswa dalam menyatakan ulang konsep, mengklasifikasikan objek menurut sifat-sifat tertentu sesuai dengan konsepnya, memberi contoh pada suatu konsep, menggunakan dan memanfaatkan serta memilih prosedur atau operasi tertentu serta mengaplikasikan konsep atau algoritma pada pemecahan masalah. Setelah ditelusuri lebih dalam, yang menjadi penyebab miskonsepsi yaitu jarangnya konsep diajarkan dikelas, rendahnya keinginan siswa untuk belajar konsepdan rumus, kurangnya pemanfatan alat peraga, media pembelajaran dan buku-buku, serta sering berpacu hanya dari satu sumber, yaitu LKS saja.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MELALUI PEMBELAJARAN KOOPERATIF THINK-TALK-WRITE PADA PESERTA DIDIK KELAS VIII1 MTsN MODEL MAKASSAR Andi Dian Angriani; Bernard Bernard; Rahmawati Nur; Nurjawahirah Nurjawahirah
MaPan : Jurnal Matematika dan Pembelajaran Vol 4 No 1 (2016): June
Publisher : Department of Mathematics Education Faculty of Tarbiyah and Teacher Training Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (420.578 KB) | DOI: 10.24252/mapan.2016v4n1a2

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mendeskripsikan penerapan pembelajaran kooperatif Think-Talk-Write (TTW) yang dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika pada peserta didik kelas VIII1 MTsN Model Makassar, (2) Mendeskripsikan peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematika melalui penerapan pembelajaran kooperatif Think-Talk-Write pada peserta didik kelas VIII1 MTsN Model Makassar. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing siklus terdiri dari 4 tahap, yaitu tahap perencanaan (planning), pelaksanaan tindakan (acting), observasi (observing)/evaluasi (evaluating) dan refleksi (reflecting). Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Pembelajaran kooperatif Think-Talk-Write dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika, meliputi: (a) Pada tahap berpikir (think), peserta didik membaca dan mamahami LKPD yang dibagikan secara individu dan diberi kesempatan untuk bertanya jika ada hal yang kurang dipahami. (b) Pada tahap berdiskusi (talk), peserta didik terdiri dari 4 orang, berdiskusi secara berpasangan kemudian dipertukarkan dengan pasangan lain dalam kelompoknya, dan diberikan kesempatan untuk bertanya. (c) Pada tahap menulis (write), setelah berdiskusi menyatukan pendapat, peserta didik menuliskan hasil diskusinya secara individual, (2) Peningkatan kemampuan pemecahan masalah tersebut sebagai berikut: pada siklus I, rata-rata hasil belajar peserta didik 72,85 meningkat menjadi 89,63 pada siklus II. Pada siklus I, terdapat 18 siawa (45%) yang telah mencapai nilai KKM namun ketuntasan belajar secara klasikal belum tercapai. Sedangkan dari hasil tes siklus II, terdapat 33 peserta didik (82,5%) yang telah mencapai nilai KKM dan ketuntasan belajar secara klasikal sudah tercapai.
KORELASI ANTARA PERSEPSI SISWA TENTANG INOVASI GURU DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA DENGAN MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS VIII SMPN 5 PALLANGGA KABUPATEN GOWA Yulianti J; Muljono Damopolii; Ulfiani Rahman
MaPan : Jurnal Matematika dan Pembelajaran Vol 4 No 2 (2016): December
Publisher : Department of Mathematics Education Faculty of Tarbiyah and Teacher Training Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (252.454 KB) | DOI: 10.24252/mapan.2016v4n2a5

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui korelasi antara persepsi siswa tentang inovasi guru dalam pembelajaran  matematika dengan motivasi belajar siswa kelas VIII SMPN 5 Pallangga Kabupaten Gowa. Jenis penelitian ini adalah deskriptif korelasional dengan desain penelitian paradigma sederhana. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket inovasi guru dalam pembelajaran matematika dan angket skala motivasi belajar siswa. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial dengan menggunakan analisis korelasi person. Berdasarkan analisis statistik deskriptif diperoleh gambaran persepsi siswa tentang inovasi guru dalam pembelajaran matematika berada pada kategori sedang dengan persentase sebesar 66%, dan gambaran motivasi belajar siswa berada pada kategori sedang dengan persentase sebesar 66%. Berdasarkan analisis statistik inferensial dengan menggunakan analisis korelasi person menunjukkan bahwa persepsi siswa tentang inovasi guru dalam pembelajaran matematika dengan nilai sig. sebesar 0,003. Kemudian dibandingkan dengan probabilitas 0,01, ternyata nilai Sig. ≤ 0,05 yaitu 0,003 ≤ 0,05, maka hal ini menunjukkan bahwa H0 ditolak sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat korelasi antara inovasi guru dalam pembelajaran matematika dengan motivasi belajar siswa. Berdasarkan angka kolerasinya yaitu 0,291, dalam hal ini korelasi antara persepsi siswa tentang inovasi guru dalam pembelajaran matematika dengan motivasi belajar siswa kelas VIII SMPN 5 Pallangga Kabupaten Gowa berkorelasi positif dengan korelasi yang rendah. 

Page 5 of 25 | Total Record : 249