cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. gowa,
Sulawesi selatan
INDONESIA
MaPan : Jurnal Matematika dan Pembelajaran
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 249 Documents
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR MATEMATIKA KELAS VII SMP BERDASARKAN MODEL PEMBELAJARAN KOLB-KNISLEY BERBANTUAN GEOGEBRA SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN HIGHER-ORDER THINKING SKILL DAN APRESIASI SISWA TERHADAP MATEMATIKA Fitriani Nur
MaPan : Jurnal Matematika dan Pembelajaran Vol 5 No 1 (2017): June
Publisher : Department of Mathematics Education Faculty of Tarbiyah and Teacher Training Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (179.829 KB) | DOI: 10.24252/mapan.2017v5n1a7

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan bahan ajar matematika kelas VIII SMP berdasarkan model pembelajaran Kolb-Knisley berbantuan geogebra untuk meningkatkan higher-order thinking skill dan apresiasi siswa kelas VIII SMP dengan menggunakan bahan ajar matematika berdasarkan model pembelajaran Kolb-Knisley. Hasil penelitian dan pengembangan menunjukkan bahwa bahan ajar Kolb-Knisley yang dihasilkan dapat dijadikan sebagai salah satu media pembelajaran, berdasarkan penilaian dari validator diketahui bahwa secara keseluruhan bahwa bahan ajar ini tergolong dalam kategori sangat baik dengan persentase sebesar 88,33%, berdasarkan uji coba kelompok kecil higher order thinking skill siswa setelah menggunakan bahan ajar Kolb-Knisley meningkat dengan persentase ketuntasan sebesar 100%, beradasarkan uji coba kelompok kecil dapat diketahui bahwa rata-rata apresiasi siswa terhadap matematika sebelum menggunakan produk yang dikembangkan sebesar 73,66 dan berada pada kategori sedang. Sedangkan apresiasi siswa terhadap matematika setelah menggunakan produk yang dikembangkan sebesar 103,60 dan berada pada kategori sangat tinggi. Berdasarkan hasil angket respon siswa terhadap bahan ajar Kolb-Knisley diperoleh persentase sebesar 95%. Secara keseluruhan, bahan ajar Kolb-Knisley yang telah dikembangkan oleh pengembang diketahui sangat baik.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Prestasi Belajar Mahasiswa Jurusan Pendidikan Matematika Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Alauddin Makassar St. Hasmiah Mustamin Mustamin; Sri Sulasteri
MaPan : Jurnal Matematika dan Pembelajaran Vol 1 No 1 (2013): June
Publisher : Department of Mathematics Education Faculty of Tarbiyah and Teacher Training Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (524.131 KB)

Abstract

Prestasibelajaryangdicapaimahasiswapada hakekatnya merupakanpencerminandari usaha belajar. Padaumumnya semakinbaikusaha belajarmaka semakinbaik pula prestasi yangdicapai.Tentunya halinitidakterlepasdarifaktor-faktoryangmempengaruhinya antaralainminat,motivasi,tingkatpendidikanorangtua,tingkatpendapatanorangtua, dan  lain sebagainya.  Penelitian  ini  membahas  tentang  faktor  pengaruh yaitu  minat, motivasi,tingkatpendidikanorangtua,tingkat pendapatanorangtua,danjumlahanak tanggunganorangtua terhadapprestasibelajarmahasiswaJurusanPendidikanMatematika FakultasTarbiyahdanKeguruan UIN AlauddinMakassar.Populasidalam penelitianini adalahseluruhmahasiswa angkatan2010UIN AlauddinMakassaryang berjumlah98 orang. Adapunteknik sampling yang digunakanadalahsampel jenuhatausampel populasi. Teknik pengumpulandatadilakukandenganmenggunakanwawancara,kuesioner, dan dokumentasi.Teknikanalisisdata menggunakananalisisstatistikdeskriptif dananalisis statistikinferensial.Berdasarkanhasilanalisisstatistikdeskriptifdiperolehdata   bahwa mahasiswaJurusanPendidikanMatematika Angkatan2010 FakultasTarbiyahdan KeguruanUINAlauddinMakassarmemiliki(1) minat belajar  sebesar76,53%  termasuk dalamkategoritinggi; (2)motivasi belajar sebesar 53,06%termasukdalamkategoritinggi; (3)tingkatpendidikanorangtua43,88%   bependidikanSMU,termasukdalamkategori sedang;(4)tingkatpendapatanorangtuasebesar 50%  mempunyaipenghasilanlebih dari Rp1.000.000,-perbulan,termasukdalamkategoritinggi;dan(5)orangtuamahasiswa yangmempunyaitanggungan3-4 oranganaksebanyak 44,90%,termasuk dalamkategori sedang.Adapunprestasibelajar  mahasiswaJurusanPendidikanMatematikaAngkatan 2010FakultasTarbiyahdanKeguruanUINAlauddinMakassartergolongdalamkategori sangatmemuaskan,yaitusebanyak67,35%mahasiswamempunyaiIndeksPrestasiantara2,76sampai3,50.Hasilanalisisstatistik inferensialmenyimpulkanbahwa minat(X1),motivasibelajar (X2),tingkat pendidikanorangtua(X3),tingkat pendapatanorangtua(X4),danjumlah anaktanggungan  orang  tua  (X5)  secara  bersama-sama  berpengaruh  terhadap  prestasi belajarmahasiswa(Y)yangditunjukkanolehnilaiFhitung    sebesar11,275lebihbesardari nilaiFtabelsebesar2,30.Pola pengaruhantara keenamvariabelinidinyatakanoleh persamaanregresiganda: Y= 1,233 + 0,011 X1 + 0,0014 X2 + 0,004 X3 + 0,005 X4 + 0,005 X4 + 0,002 X5.  
ANALISIS KESULITAN ANAK TUNAGRAHITA DALAM MENYELESAIKAN SOAL OPERASI PENJUMLAHAN DI SEKOLAH LUAR BIASA (SLB) HARAPAN IBU METRO Shinta Saputri; Eka Fitria Ningsih; Santi Widyawati
MaPan : Jurnal Matematika dan Pembelajaran Vol 5 No 2 (2017): December
Publisher : Department of Mathematics Education Faculty of Tarbiyah and Teacher Training Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (358.023 KB) | DOI: 10.24252/mapan.v5n2a3

Abstract

Abstrak:Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kesulitan belajar yang dihadapi siswa tunagrahita dalam menyelesaikan operasi penjumlahan. Penelitian dilakukan di SMA Harapan Ibu (SLB) pada semester genap tahun ajaran 2016/2017. Subjek penelitian terdiri dari 3 siswa tunagrahita kelas III SLB Harapan Ibu Metro yang hanya mengalami kesulitan belajar matematika (diskalkulia). Metode penelitian ini adalah metode kualitatif, pendekatan dalam penelitian menggunakan pendekatan deskriptif. Teknik pemilihan subjek penelitian ini adalah purposive sampling. Analisis data yang mengacu pada pendapat Miles dan Huberman adalah reduksi data, pemaparan data, analisis data, dan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesulitan yang dihadapi siswa tunagrahita sebagai berikut: (1) perhitungan, (2) kesulitan menunjukkan angka, dan (3) penggunaan proses yang keliru dalam penjumlahan.Abstract:The purpose of this study is to describe the learning difficulties faced by mental retardation students in solving the problem of addition operation. The research was conducted at Harapan Ibu Metro Special School (SLB) in the even semester of the academic year 2016/2017. Research subjects consisted of 3 mental retardation students class III SDLB Harapan Ibu Metro who only experienced difficulty learning mathematics (diskalkulia). This research method is qualitative method, approach in research use approach descriptive. The technique of choosing the subject of this research is purposive sampling. Data analysis that refers to Miles and Huberman's opinion such as data reduction, data exposure, data analysis, and conclusion. The results showed that the difficulties faced by students tunagrahita as follows: (1) calculation, (2) difficulty showing numbers, dan (3) the use of erroreous processes in the summing. 
Faktor-Faktor Psikologis yang Mempengaruhi Kesadaran Metakognisi dan Kaitannya dengan Prestasi Belajar Matematika Sitti Inayah Masrura
MaPan : Jurnal Matematika dan Pembelajaran Vol 1 No 1 (2013): June
Publisher : Department of Mathematics Education Faculty of Tarbiyah and Teacher Training Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (452.048 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap pegaruh faktor-faktor psikologis (intelegensi, motivasi  berprestasi  dan  kecemasan  belajar)  terhadap  kesadaran  metakognisi  dan kaitannya terhadap prestasi belajar matematika siswa Kelas X SMA Negeri 2 Majene. Jenis Penelitian  ini  adalah  expost-facto  yang  bersifat  kausalitas.  Teknik  pengambilan  sampel dengan  menggunakan  proportionate stratified  random  sampling.   Data di  peroleh  dari 122 responden dengan menggunakan instrumen: tes intelegensi, angket motivasi berprestasi, angket kecemasan belajar, angket kesadaran metakognisi dan tes prestasi belajar matematika. Data dianalisis dengan statisik deskriptif dan analisis jalur. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa: (1) Siswa Kelas X SMA Negeri 2 Majene memiliki; Kecerdasan (IQ) dengan kategori rata-rata, Motivasi berprestasi dengan kategori tinggi, kecemasan belajar matematika dengan kategori tinggi, kesadaran metakognisi dengan kategori sedang, dan prestasi belajar matematika dengan kategori sedang; (2) Faktor-faktor psikologis yang berpengaruh langsung    secara signifikan terhadap kesadaran metakognisi    dan berpengaruh langsung maupun tidak langsung terhadap prestasi belajar matematika adalah motivasi berprestasi;  (3)Faktor-faktor  psikologis  yang  berpengaruh  tidak  signifikan terhadap kesadaran metakognisi dan tidak pula berpengaruh secara signifikan baik secara langsung maupun tidak langsung terhadap prestasi belajar matematika adalah intelegensi dan kecemasan belajar matematika;(4) Sumbangan efektif motivasi berprestasi secara langsung terhadap prestasi belajar matematika yaitu 11,5%; (5)Sumbangan efektif motivasi berprestasi secara tidak langsung terhadap prestasi belajar matematika melalui kesadaran metakognisi yaitu 10,1%.
KEEFEKTIFAN MODEL KOLB-KNISLEY DITINJAU DARI PRESTASI BELAJAR, KEMAMPUAN PENALARAN, DAN SELF-ESTEEM SISWA Andi Kusumayanti; Dhoriva Wutsqa
MaPan : Jurnal Matematika dan Pembelajaran Vol 4 No 1 (2016): June
Publisher : Department of Mathematics Education Faculty of Tarbiyah and Teacher Training Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (168.738 KB) | DOI: 10.24252/mapan.2016v4n1a3

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keefektifan (MPMK-K) Model Pembelajaran Matematika Kolb-Knisley ditinjau dari prestasi belajar, kemampuan penalaran matematis, dan self-esteem siswa;pembelajaran yang lebih efektif antara MPMK-K dengan pembelajaran konvensional ditinjau dari prestasi belajar, kemampuan penalaran matematis, dan self-esteem siswa. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan desain kelompok pretest-posttest. Penelitian ini menggunakan satu kelompok eksperimen (MPMK-K) dan satu kelompok kontrol (pembelajaran konvensional).Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Muhammadiyah 4 Yogyakartasebanyak 4 kelas. Sampel penelitian sebanyakdua kelas VIII yang dipilih secara acak.Data hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan one sample t-test untuk mengetahui keefektifan MPMK-K dan konvensional. Setelah itu dilanjut dengan Multivariate Analysis of Variance (MANOVA)untuk mengetahui perbedaan keefektifan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Untuk membandingkan MPMK-Kdengan pembelajaran konvensional digunakan uji univariat  independent sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: MPMK-K dan pembelajaran konvensional efektif terhadap pembelajaran matematika ditinjau dari prestasi belajar, kemampuan penalaran matematis, dan self-esteem siswa; MPMK-K lebih efektif dari pembelajaran konvensional ditinjau dari prestasi belajar, kemampuan penalaran matematis, dan self-esteem siswa.
MINIMALISASI KESULITAN SISWA DALAM PENYELESAIAN MASALAH MATEMATIKA DENGAN PENERAPAN POLA LATIHAN TERBIMBING KELAS XII IPA1 SMA NEGERI 1 ANGGERAJA, KECAMATAN ANGGERAJA, KABUPATEN ENREKANG Akwal W; Thamrin Tayeb; Ridwan Idris
MaPan : Jurnal Matematika dan Pembelajaran Vol 4 No 2 (2016): December
Publisher : Department of Mathematics Education Faculty of Tarbiyah and Teacher Training Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (130.266 KB) | DOI: 10.24252/mapan.2016v4n2a6

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilakukan di SMA Negeri 1 Anggeraja yang bertujuan untuk meminimalkan kesulitan siswa dalam menyelesaikan masalah matematika dengan menerapkan pola latihan terbimbing. Subjek penelitian ini adalah siswa Kelas XII IPA1 SMA Negeri 1 Anggeraja pada Tahun Pelajaran 2015/2016 yang berjumlah 24 orang. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa setelah diberikan tindakan pada Siklus I, diperoleh skor rata-rata kemampuan menyelesaikan masalah matematika sebesar 70,00 dari skor ideal 100 dan berada pada kategori sedang, selanjutnya pada Siklus II, diperoleh skor rata-rata kemampuan menyelesaikan masalah matematika sebesar 76,875 dari skor ideal 100 dan berada pada kategori tinggi, hal ini berarti rata-rata tingkat penguasaan siswa dalam menyelesaikan masalah matematika dengan menerapkan pola latihan terbimbing berada pada kategori tinggi berarti bahwa tingkat ketuntasan siswa mengalami peningkatan sebagai akibat dari minimalnya kesulitan belajar, dan sikap siswa terhadap pembelajaran yang dilakukan meningkat, yang dapat dilihat dari hasil respon siswa terhadap situasi yang diberikan dari Siklus I ke Siklus II. Dari hasil penelitian ini, secara umum dapat disimpulkan bahwa kesulitan siswa dalam menyelesaikan masalah matematika siswa Kelas XII IPA1 SMA Negeri 1 Anggeraja setelah dilakukan pembelajaran dengan pola latihan terbimbing dapat diminimalkan.
KOMPARASI KEEFEKTIFAN PEMBELAJARAN MATEMATIKA MENGGUNAKAN MODEL KOOPERATIF TIPE TALKING STICK DENGAN TIPE MAKE A MATCH PADA SISWA KELAS VII SMP LPP UMI MAKASSAR A. Sriyanti
MaPan : Jurnal Matematika dan Pembelajaran Vol 3 No 1 (2015): June
Publisher : Department of Mathematics Education Faculty of Tarbiyah and Teacher Training Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (269.191 KB) | DOI: 10.24252/mapan.2015v3n1a3

Abstract

Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen yang bertujuan untuk: mengetahui perbandingan keefektifan antara Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Talking Stick dan Model Kooperatif Tipe Make a Match pada materi Segiempat. Perbandingan keefektifan yang dimaksud dilihat dari (1) aktivitas siswa, (2) respons siswa, dan (3) hasil belajar siswa.  Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII SMP LPP UMI Makassar dan sampel terdiri dari dua kelas yakni kelas eksperimen I diajarkan menggunakan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Talking Stick  dan kelas eksperimen II diajarkan menggunakan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Make a Match dipilih menggunakan teknik Purposive  sampling. Data yang dikumpulkan terdiri atas hasil belajar siswa, data aktivitas siswa dalam pembelajaran, dan data respons siswa terhadap perangkat dan pembelajaran. Hasil uji hipotesis pada taraf siginifikan  dengan uji-t menunjukan bahwa Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Talking Stick lebih efektif daripada Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Make a Match dengan materi pokok Segiempat dikelas VII SMP LPP UMI Makassar.
ANALISIS KESALAHAN PESERTA DIDIK DALAM MENJAWAB SOAL PROGRAM LINEAR KELAS XII IPA MAN 1 MAKASSAR Wildana Wildana; St. Hasmiah Mustamin; Fitriani Nur
MaPan : Jurnal Matematika dan Pembelajaran Vol 4 No 1 (2016): June
Publisher : Department of Mathematics Education Faculty of Tarbiyah and Teacher Training Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/mapan.2016v4n1a6

Abstract

Penelitian ini membahas tentang kesalahan peserta didik dalam menjawab soal program linear kelas XII IPA MAN 1 Makassar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahi jenis kesalahan apa yang dilakukan peserta didik dalam menjawab soal program linear, dan ingin mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya kesalahan yang dilakukan peserta didik dalam menyelesaikan soal program linear. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif yang dianalisis dengan menggunakan teknik pendekatan deskriptif. Subjek dalam penelitian ini sebanyak 16 peserta didik. Subjek yang terpilih dalam wawancara adalah 7 peserta didik yang ditentukan dari tes diagnostiknya. Peserta didik yang terpilih sebagai subjek penelitian merupakan peserta didik yang memiliki kesalahan yang bervariatif dan lebih terkait pada pemahaman konsep, kesalahan prinsip dan kecerobohan dalam pengoperasian yang menarik untuk diteliti. Data dikumpulkan dengan menggunakan metode tes dan wawancara. Metode analisis yang digunnakan adalah analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesalahan yang dialami peserta didik dalam menjawab soal program linear kelas XII IPA MAN 1 Makassar yakni peserta didik belum terlalu memahamami kosep program linear, kesalahan prinsip dan juga sering melakukan keerobohan dalam penyelesaiannya. Faktor penyebab terjadinya hal tersebut berdasarkan hasil penelitian ini yaitu  berasal dari faktor intern yakni minat, motivasi, dan bakat peserta didik, dan dari foktor eksterm yaitu keadaan peserta didik yang tegang pada saat proses pembelajaran dan tempat duduk peserta didik.
THE DESCRIPTION OF MATHEMATICAL PROBLEM SOLVING ON SPLDV MATERIAL BASED ON STUDENT’S PERSONALITIES Muhammad Zainal Abidin; Ilham Minggi; Muh. Jufri
MaPan : Jurnal Matematika dan Pembelajaran Vol 2 No 1 (2014): June
Publisher : Department of Mathematics Education Faculty of Tarbiyah and Teacher Training Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (154.629 KB) | DOI: 10.24252/mapan.2014v2n1a4

Abstract

This qualitative study proposed to describe the problem solving systems of two variables linear equations topic (SPLDV) in terms of students’ personality tendency types; sanguine, choleric, melancholy, and phlegmatic. The researcher was the major instrument in the study, guided by supporting instruments such as personality classification test, mathematical problem-solving task and interview guidelines. The subject of the research was the students of XI-Science class, Senior High School 1 Bone-Bone which consist of four objects where one object represented each personality types. At the first stage, the researcher formulated indicators of mathematical problem solving, thinking process indicator, and validated the supporting instrument. The subjects chosen on each personality types were the students with dominant scores based on the personality type classification test included the similarity of mathematics value. The description of mathematical problems solving has been found through the provision of problem-solving test, and confirmed by in-depth interview. The problem-solving process observed by following the problem solving steps proposed by Polya covering: (a) understand the problem, (b) make a plan, (c) carry out the plan, and (d) look back at the completed solution. To obtain valid data, the researcher conducted triangulation time by giving similar tests at different times. The results show that: 1) Sanguine subjects could not follow the problem solving steps proposed by Polya completely, the subjects understood the subject matter without explicitly wrote what was known and what was asked on the questions, they applied elimination method to solve the problem without knowing any other methods, they did not double check their answers, they were rushing to give the answer and tend to make mistakes in counting the negative and positive numbers, 2) choleric subject could not follow the Polya’s problem solving steps completely, the subjects understood the problems without explicitly wrote what was known and asked in the questions, they did not know the name of method used, checked the answers just by re-examined the steps done, and tended to make mistakes in dividing numbers; 3) melancholy and phlegmatic subjects followed Polya’s problem solving steps, understanding the problem by writing explicitly what was known and asked in the questions, planned and solved the problems by using the elimination method followed by substitution, rechecked the answer obtained used substitution method, and tended to have difficulties to change the verbal language into a mathematical sentence.
APLIKASI STRATEGI KOGNITIF UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN SISWA DALAM MEMAHAMI MATERI PEMBELAJARAN LOGARITMA DI KELAS X MATEMATIKA DAN ILMU ALAM (MIA) 5 SMA NEGERI 2 PALOPO Andi Ika Prasasti Abrar; Mitha Utami Amalia
MaPan : Jurnal Matematika dan Pembelajaran Vol 5 No 1 (2017): June
Publisher : Department of Mathematics Education Faculty of Tarbiyah and Teacher Training Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (258.791 KB) | DOI: 10.24252/mapan.2017v5n1a4

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas siswa dalam aplikasi strategi kognitif pada materi logaritma, untuk mengetahui respon siswa terhadap aplikasi strategi kognitif, dan untuk mengetahui  strategi kognitif dalam meningkatkan kemampuan siswa memahami materi pembelajaran logaritma pada kelas X Matematika dan Ilmu Alam (MIA) 5 SMA Negeri 2 Palopo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata hasil belajar matematika kompetensi pengetahuan siswa pada siklus I adalah 2,6142 dari skor ideal 4 dengan predikat B- sedangkan skor rata-rata hasil belajar pada siklus II adalah 3,0697 dari skor ideal 4 dengan predikat B+. Skor rata-rata hasil belajar kompetensi sikap spiritual pada siklus I adalah 2,91 dengan predikat Baik (B) sedangkan pada siklus II meningkat menjadi 3,42 dengan predikat Sangat Baik (SB). Skor rata-rata hasil belajar kompetensi sikap sosial pada siklus I adalah 2,77 dengan predikat Baik (B) sedangkan pada siklus II meningkat menjadi 3,09 dengan predikat Baik (B). Sementara itu rata-rata aktivitas siswa pada siklus I adalah 43 dan pada siklus II meningkat menjadi 46. Selain itu, hasil observasi aktivitas guru dan respon siswa terhadap pengaplikasian strategi kognitif dalam belajar matematika juga mengalami peningkatan. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kemampuan siswa dalam memahami materi pembelajaran logaritma di kelas X Matematika dan Ilmu Alam (MIA) 5 SMA Negeri 2 Palopo mengalami peningkatan melalui pengaplikasian strategi kognitif dalam belajar matematika.

Page 7 of 25 | Total Record : 249