cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
AGREGAT
ISSN : 25412884     EISSN : 25410318     DOI : -
Core Subject : Engineering,
AGREGAT is a journal of Department of Civil Engineering, University of Muhammadiyah Surabaya. The journal will be published in every May and November yearly. The journal consists of result of research, literature review, and case reports created as realization of Tridharma college.
Arjuna Subject : -
Articles 14 Documents
Search results for , issue "Vol 8 No 1 (2023)" : 14 Documents clear
Modifikasi Struktur Atas Bangunan Apartemen 32 Lantai dengan Sistem Ganda di Kota Surabaya Lukman Hakim
AGREGAT Vol 8 No 1 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/ag.v8i1.15793

Abstract

AbstractThe 32-storey apartment building located in Surabaya in this final project is an apartment which originally had 28 floors (+93.60m) and was later modified by adding 4 floors to make it 32 floors (+104.80m). The building structure planning uses building planning regulations, namely SNI Structural Concrete 2847:2013, SNI Loading 1727:2013 and SNI Earthquake 1726:2012, while the structural modeling uses the ETABS version 18.1.1 program.Structural analysis carried out on the modeling has met the requirements according to the regulations in the SNI including Mass Participation, Dual System, Determination of Interstorey Deviation, P-Delta Effects, Horizontal Structure Irregularities, and Vertical Structure Irregularities.Structural elements that are reviewed in the design of the superstructure of the building are floor slabs, beams, columns, and shear walls. Floor slab reinforcement type S12.a with a thickness of 120 in the x direction (support D10-200, field D10-200, shrinkage D8-200), while in the y direction (support D10-100, pitch D10-100, shrinkage D8-200). In beam type G45.60.a, the size of 450 x 600 mm is the support reinforcement (top 6D19, waist 2D10, bottom 3D19, shear 2D13-100), while the field reinforcement (top 3D19, waist 2D10, bottom 3D19, shear 2D13-150). For column type K50.120.a, the size of 500 x 1200 mm is 24D25 longitudinal reinforcement with 1.96% reinforcement ratio, transverse reinforcement (support 10D13-100, pitch 4D13-150). While the shear walls for column reinforcement (longitudinal 22D25, transverse 7D13-100 & 3D13-100), for body reinforcement (longitudinal 2D22-150, transverse 2D22-200, confinement 4D13-100).Keywords: Surabaya Apartment, Structural Analysis, Dual System, SRPMK, Shear WallAbstrakBangunan apartemen 32 lantai yang terletak di Kota Surabaya pada tugas akhir ini, merupakan apartemen yang semula memiliki 28 lantai (+93.60m) kemudian dimodifikasi dengan menambahkan 4 lantai sehingga menjadi 32 lantai (+104,80m). Perencanaan struktur bangunan menggunakan peraturan-peraturan perencanaan gedung yaitu SNI Beton Struktural 2847:2013, SNI Pembebanan 1727:2013 dan SNI Gempa 1726:2012, sedangkan permodelan struktur menggunakan program bantu ETABS versi 18.1.1.Analisa struktur yang dilakukan pada permodelan sudah  memenuhi syarat sesuai peraturan-peraturan di SNI meliputi Partisipasi Massa, Sistem Ganda, Penentuan Simpangan Antarlantai, Pengaruh P-Delta, Ketidakberaturan Struktur Horisontal, dan Ketidakberaturan Struktur Vertikal.Elemen struktur yang ditinjau pada desain struktur atas bangunan yaitu pelat lantai, balok, kolom, dan dinding geser. Penulangan pelat lantai tipe S12.a dengan tebal 120 pada arah x (tumpuan D10-200, lapangan D10-200, susut D8-200), sedangkan arah y (tumpuan D10-100, lapangan D10-100, susut D8-200). Pada balok tipe G45.60.a ukuran 450 x 600 mm tulangan tumpuan (atas 6D19, pinggang 2D10, bawah 3D19, geser 2D13-100), sedangkan tulangan lapangan (atas 3D19, pinggang 2D10, bawah 3D19, geser 2D13-150). Untuk kolom tipe K50.120.a ukuran 500 x 1200 mm tulangan longitudinal 24D25 dengan rasio tulangan 1.96%, tulangan transversal (tumpuan 10D13-100, lapangan 4D13-150). Sedangkan dinding geser pada tulangan kolom (longitudinal 22D25, transversal 7D13-100 & 3D13-100), untuk tulangan badan (longitudinal 2D22-150, transversal 2D22-200, confinement 4D13-100).Kata kunci: Apartemen Surabaya, Analisa Struktur, Sistem Ganda, SRPMK, Dinding Geser
Evaluasi Kinerja Layanan Jalan Tol Surabaya-Gempol Berdasarkan Persepsi Pengguna Achmad Dzulfiqar Alfiansyah; Aulia Dewi Fatikasari; Primasari Cahya Wardhani; Hendi Bowoputro
AGREGAT Vol 8 No 1 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/ag.v8i1.17772

Abstract

Jalan Tol Surabaya-Gempol, salah satu ruas jalan tol yang memiliki peran penting dalam menunjang kegiatan perekonomian di Jawa Timur. Peran penting tersebut perlu diimbangi dengan penyediaan pelayanan yang baik terhadap pengguna jalan tol. Pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM) perlu melibatkan penilaian pengguna jalan tol agar pemenuhan SPM tidak hanya dari segi teknis melainkan juga dapat memenuhi ekspektasi pengguna jalan tol. Penelitian ini digunakan untuk mengetahui kinerja layanan Jalan Tol Surabaya-Gempol berdasarkan persepsi pengguna jalan tol terhadap indikator yang telah ditetapkan pada SPM jalan tol. Dalam penelitian ini menggunakan metode Importance Performance Analysis (IPA). Berdasarkan hasil analisis metode IPA, kinerja pelayanan jalan tol Surabaya-Gempol berdasarkan persepsi pengguna jalan tol menunjukkan tingkat kepuasan rata-rata sebesar 3,01 dan tingkat kepentingan rata-rata sebesar 3,29. Selanjutnya, berdasarkan pemetaan kuadran pada matriks IPA didapatkan indikator-indikator yang masuk dalam prioritas peningkatan pelayanan. Peningkatan pelayanan pada indikator yang masuk dalam prioritas diharapkan dapat menigkatkan Jalan Tol Surabaya-Gempol berdasarkan persepsi pengguna jalan tol.
Rasio Kuat Geser Antar Muka Pada Tanah Lempung Berpasir-Geotekstil (Studi Tanah Lempung Berpasir Pelaihari) Muhammad Fitriansyah; Dyah Pradhitya Hardiani
AGREGAT Vol 8 No 1 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/ag.v8i1.18497

Abstract

Kuat geser permukaan serta gesek antar muka pada tanah lempung berpasir dengan menggunakan perkuatan geotekstil dengan tipe (HRX250) dan nonwoven (TS600). Metode yang dilakukan dengan cara eksprimen skala laboratorium di Laboratorium Mekanika Tanah. Tujuan penelitian ini untuk menguji nilai kuat geser (f) dan nilai sudut gesek antar muka (δ) tanah lempung berpasir pelaihari menggunakan bahan geotekstil sebagai perkuatan dengan 3 model pembebanan dalam kondisi terendam dan tidak terendam air. Terdapat nilai rasio (δ/f) dan nilai sudut gesek antar muka (δ) pada tanah lempung berpasir yang berbeda-beda karena pengaruh dari permukaan geotekstil yang digunakan. Nilai rasio (δ/f) yang paling besar didapatkan dari menggunakan geotekstil woven kondisi terendam sebesar 1.080 dan nonwoven dalam kondisi terendam sebesar 1.090
Analisis Kebutuhan Sumur Resapan Dalam Rangka Konservasi Air di Wilayah Perumahan Perumnas Made Kabupaten Lamongan NURUL JANNAH ASID
AGREGAT Vol 8 No 1 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/ag.v8i1.18403

Abstract

Perumnas Made kabupaten Lamongan di kenal sebagai salah satu daerah yang sering dilanda banjir ketika musim penghujan datang dan kekeringan ketika musim kemarau datang. Dengan perkembangan yang sangat pesat, yang meliputi jumlah penduduk dan ekonomi dari wilayah urban metropolitan Gerbang kertosusila. Salah satu faktor yang mendatangkan bencana alam di area yang mereka tempati adalah yang akan kurangnya kesadaran mengenai menjaga lingkungan sekitar. Karena itu sangat penting melaksanakan konservasi air dalam rangka menjaga kelestarian lingkunan terutama air bersih. Tujuan penelitian ini adalah menentukan jumlah dan titik sumur resapan yang di perlukan di wilayah perumnas Made. Metode penelitian kuantitatif dengan pengumpulan data hujan selama periode 10 tahun terakhir dan survey dengan alat ukur dan GPS. Berdasarkan data dari survei tersebut kemudian akan dianalisa dengan menggunakan metode analisa faktor. Kemudian hasil dari perhitungan tersebut dapat di tentukan kebutuhan sumur resapan di Perumahan Perumas Made yang diperoleh sumur dengan diameter 1,2 m dengan kedalaman 1,5 m, lalu didapatkan hasil debit banjir rencana terbesar yang terjadi pada kala ulang 10 tahun yaitudengan debit 1,442  dan debit air limbah rumah tangga sebesar 0,939  pada periode kala ulang 10 tahun. Kata Kunci: Perumnas Made, Konservasi Air, Sumur Resapan.
ANALISIS DAYA DUKUNG ULTIMIT FONDASI DANGKAL DENGAN KONDISI TANAH BERBUTIR HALUS PADA PROYEK PEMBANGUNAN GUDANG DI BEKASI Asyraf Ibrahim; Isnaniati Isnaniati; Himatul Farichah
AGREGAT Vol 8 No 1 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/ag.v8i1.17928

Abstract

Fondasi pada sebuah konstruksi bangunan merupakan hal yang sering dijadikan permasalahan pada pengerjaan sebuah konstruksi suatu bangunan. Jika fondasi tidak dapat menahan suatu konstruksi bangunan, maka fondasi akan runtuh, dan menyebabkan penurunan pada konstruksi bangunan. Pada penelitian ini lokasi penelitian terletak di Cibitung, Bekasi, Jawa Barat yang dimana kondisi tanah adalah tanah berbutir halus. Daya dukung ultimit merupakan batas maksimum kekuatan tanah yang tidak boleh dilampaui beban luar yang bekerja di atas tanah tersebut agar tidak terjadi keruntuhan geser tanahnya. Adanya beberapa parameter tanah yang mempengaruhi besarnya daya dukung ultimit fondasi dangkal (qult) diantaranya yaitu lebar atau diameter fondasi (B),  kedalaman fondasi dari permukaan tanah (Df), dan beban tanah di atas dasar fondasi (q) dimana ”q” dipengaruhi oleh letak muka air tanah (MAT). Penelitian ini bertujuan untuk menghitung besarnya nilai daya dukung ultimit (qult) dari variasi bentuk penampang, variasi lebar atau diameter fondasi (B), variasi kedalaman fondasi (Df), dan variasi muka air tanah dengan perhitungan menggunakan data SPT. Sebelum data SPT digunakan terlebih dahulu tanah berbutir halus di bawah MAT dengan nilai SPT > 15 harus dikoreksi terhadap MAT dan tegangan overburden. Dari hasil perhitungan kemudian dianalisa hasil  daya dukung ultimit (qult)  antar variasi parameter untuk fondasi bentuk persegi dan lingkaran. Hasil penelitian diperoleh qult bentuk penampang fondasi persegi dan lingkaran, pada MAT tepat di dasar fondasi sebesar 1074,046 kN/m2 untuk fondasi persegi, dan 1068,266 kN/m2 untuk fondasi lingkaran; pada MAT di bawah dasar fondasi sebesar 1040,57 kN/m2 untuk fondasi persegi, dan 1034,8  kN/m2 untuk fondasi lingkaran. Dari hasil perhitungan tampak daya dukung ultimit (qult)  dengan MAT di bawah dasar fondasi  diperoleh qult paling kecil, hal ini dikarenakan untuk mendapatkan nilai berat tanah di atas dasar fondasi (q) digunakan berat volume rata-rata (γavg).
Pengaruh Penambahan Limbah Karet Ban Luar Terhadap Karakteristik Marshall Pada Asphalt Treated Base (ATB) Adiman Fariyadin; Adryan Fitrayudha
AGREGAT Vol 8 No 1 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/ag.v8i1.18594

Abstract

Persyaratan dasar dari suatu konstruksi jalan adalah menyiapkan lapisan permukaan yang rata dan kuat untuk menjamin keamanan yang tinggi untuk waktu yang lama serta pemeliharaan yang sekecil-kecilnya dalam berbagai cuaca. Limbah menjadi salah satu permasalahan serius yang di hadapi bangsa saat ini. Mulai dari limbah industri sampai limbah rumahan. Dengan adanya penambahan limbah karet ban luar sangat berpengaruh nyata terhadap sifat campuran ATB seperti Stability, Marshall Quontient, Flow dan Air Voids. Untuk campuran ATB dengan bahan aditif karet ban luar  di dapat kadar karet optimum (KKO) 3,85 %, dengan menghasilkan kualitas campuran: Nilai Marshall Stability = 1507,7 kg, Nilai Marshall Quotient = 5,21 kN/mm, Nilai Marshall Air Voids = 4,86 %, Nilai Bitumen film thickness = 8,95 mm.
Penelitian Bagas Aryaseta
AGREGAT Vol 8 No 1 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/ag.v8i1.15682

Abstract

Penelitian Bagas
EFFECT OF THE USE OF MEDICAL MASK WASTE AS AN INGREDIENT IN LASTON AC-BC MIXTURE TO THE VALUE OF STABILITY bobby damara
AGREGAT Vol 8 No 1 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/ag.v8i1.18053

Abstract

The construction of  highway construction is experiencing  a very rapid development  , especially in  Indonesia and  it is undeniable  that highways  are a  vital  sector of economic development in developed countries,  Realizing the importance of toll roads for logistics delivery, the government continued to speed up its construction starting in 2015(Afriyanto, Indriyati and Hardini, 2019). Until 2018, the toll road that has been built along 782 Km. Development continues to date, the government targets the construction of toll roads in 2019 along 1,070 Km. Total toll road construction later, during the reign of President Jokowi reached 1,852 Km (Ariswa, Andriani and Irawan, 2020)The COVID-19 pandemic is  a very disturbing outbreak for  Indonesian  citizens and  for the  world since the  beginning of the emergence of covid-19 in our country  is required to adapt  by implementing 3M (social distancing, wearing masks, and washing hands)(Wang et al., 2022),  the use of masks has become mandatory  in this  pandemic  masses and due to overload  the use of masks, especially 3 ply medical   masks made of water-absorbing materials such as cotton on the final layer  then the middle layer as a filter is made of materials such as non-woven polypropylene and  the outer layer is made of waterproof materials such as  polyester, in accordance with WHO advice  the use of masks is required as an effort to break the  chain of  the covid-19 virus so that  it does not spread widely but  As a result of the use of  masks with a high amount  ,   of course, there is an effect on the environment that masks  cannot be decomposed   properly by  the soil because physically the masks  have Plastic-like characters   are plastic that takes  a long time to decompose with soil(Dong et al., 2021).Seeing the   problem of medical mask  waste p there is this new normal era,  we are required to always innovate in  order  to  adapt to  the Covid-19 pandemic, in line with the leadership of  President Jokowidodo who carries  the  advancement of infrastructure in  Indonesia, especially in the   highway sector,  this study aims to utilize medical mask  waste as a hot asphalt  mixture material (Asphalt Hotmix)  by using  the experimental method of  using  waste masks with a composition of 5%, 7% and 10% as a  substitute for  asphalt which is reviewed on  asphalt stability
PENGGUNAAN SODA ASH UNTUK PENINGKATAN KUALITAS AIR GAMBUT PADA BETON Syahrial Efendy
AGREGAT Vol 8 No 1 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/ag.v8i1.18547

Abstract

Air gambut sering digunakan sebagai komponen bahan pencampur beton di wilayah Palangka Raya. Air adalah komponen penting dari bahan pencampur beton. Air gambut sebenarnya tidak disarankan untuk digunakan dalam pencampuran beton karena bersifat asam dan bahan organik yang dikandungnya dapat merusak beton. Garam natrium dari asam karbonat, juga dikenal sebagai soda abu atau natrium karbonat Na2CO3, mudah larut dalam air dan menghasilkan larutan alkali atau basa yang kuat. Ph air gambut dapat diubah dengan menambahkan soda abu, yang juga dapat mengurangi konsekuensi negatif dari penggunaan air gambut untuk pencampuran beton. Penelitian ini menggunakan teknik eksperimen untuk menentukan kemanjuran tekan dan porositas beton menggunakan air gambut yang telah ditambahkan soda ash dengan variasi  pH Air 6,5 ;7,5 ;8,5 dan tanpa penambahan soda ash. Berdasarkan hasil penelitian,  penambahan variasi soda ash ke air pH rendah dengan 0,420 g/l diperoleh pH 6,65 ; 0,470 g/l  diperoleh pH 7,52 ; 0,511 g/l diperoleh pH 8,34. Hasil pengujian yang dilakukan kuat tekan dan porositas pada beton tanpa penambahan soda ash terjadi penurunan kuat tekan beton pada usia perendaman 56 hari  sebesar 26 % dan terjadi peningkatan selisih persentase porositas sebesar 0,115 %. Kuat tekan beton dengan penambahan variasi soda ash mengalami peningkatan seiring lamanya umur perendaman. Kuat tekan beton tertinggi diperoleh pada beton dengan pH air 6,5  sebesar 37 MPa di umur perendaman 56 hari. Presentase porositas dengan penambahan variasi soda ash, seiring lamanya perendaman semakin kecil. Variasi terkecil diperoleh pada beton dengan pH air 6,5 dengan selisih persentase 0,027%.
Perilaku Kolom Precast Dan Kolom Cast Insitu Akibat Respons Statis Pada Jembatan Beton Prategang Haryo Koco Buwono
AGREGAT Vol 8 No 1 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/ag.v8i1.16433

Abstract

Meningkatnya angka perkembangan area permukiman warga dan minimnya lahan kosong menjadi faktor permasalahan utama dalam proses pembangunan infrastruktur di wilayah Jakarta. Oleh karena itu di terapkan pelaksanaan beton precast pada struktur beton yang tidak memerlukannya area pengecoran segmen di lokasi pelaksanaan dan tidak perlu menggunakan bekisting yang menggunakan support yang besar namun tetap menjaga kekuatan struktur itu sendiri. Dengan menganalisis perbandingan respon statis akibat seluruh kombinasi pembebanan yang terjadi terhadap kolom cast insitu dan precast berdasarkan (SNI 1725:2016, 2016) untuk menghitung dimensi penampang kolom. Sehingga didapat dimensi kolom sebesar 2.7 m x 3.3 m. Untuk kolom precast dengan metode beton prategang menggunakan 2 buah tendon pada setiap sisi (0.5 m terhadap titik berat sumbu-x, dan 0.6 m terhadap titik berat sumbu-y) dengan gaya prategang yang diberikan sebesar 8072.4 KN. Sehingga didapatkan respon statis pada terbesar pada kombinasi pembebanan ekstrem I (max) dimana kolom cast insitu mengalami respons statis shear = 1378.22 KN, moment = 13493.24 KN.m, tekukan = 3.492 mm. sedangkan pada kolom precast mengalami kenaikan respon statis yaitu shear = 4242.80 KN, moment = 40302.17 KN.m, tekukan = 10.280 mm.

Page 1 of 2 | Total Record : 14