cover
Contact Name
Trio Ardhian
Contact Email
-
Phone
0247-387841
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Jalan Batikan No. 2, Tempel Wirogunan, Daerah Istimewa Yogyakarta
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
SCIENCE TECH: Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan dan Teknologi
ISSN : 24606286     EISSN : 25793624     DOI : 10.30738/science tech.v2i1.396
Jurnal SCIENCE TECH adalah jurnal yang diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa (UST) Yogyakarta. Jurnal ini diharapkan sebagai media bagi dosen, peneliti, praktisi, mahasiswa dan masyarakat luas yang memiliki perhatian terhadap bidang dan perkembangan ilnu pengetahuan dan teknologi. Jurnal SCIENCE TECH terbit dua kali setahun yaitu Januari dan Agustus, setiap terbit 8 artikel.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 5 No 2 (2019): Agustus" : 6 Documents clear
PENENTUAN KOMPONEN KRITIS UNTUK MENGOPTIMALKAN KEANDALAN MESIN CETAK Ag Eko Susetyo; Eko Nurhardianto
Science Tech: Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vol 5 No 2 (2019): Agustus
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (452.743 KB) | DOI: 10.30738/jst.v5i2.5802

Abstract

Equipment maintenance activities are very important in the operation of a system or equipment in the industry. With the maintenance strategy and methods that can affect the occurrence of damage resulting in equipment can operate in the long term. The methods used are Reliability Centered Maintenance (RCM) data required are working hours data, corrective time data, Supply Delay Time (SDT) and Administrative Delay Time (ADT) data, and prevetive maintenance data. To determine whether the data obtained suadah match, then used the exponential distribution, from the form of the data then it can be found treatment. From the exponential distribution will get the value of cumulative function, machine reliability, Maen Time Batwen Failure (MTBF), Mean Time Battery Maintenance (MTBM), machine readiness time (availability) for each machine. There are two critical components: laker / bearing and felt print. From the data processing obtained reliability of printing machine unit 1 99.9%, machine unit 2 92.52%, unit 3 91.85% machine. for that we need preventive maintenance. In addition to the reliability also obtained MTBM as a schedule of preventive maintenance on mesn print unit 1 66.105, unit 2 93.037 machine, machine unit 3 106,893 hours once.Keywords: Reliability, RCM, Preventive Maintenance
PEMANFAATAN LAMINASI BAMBU PETUNG UNTUK BAHAN BANGUNAN Agus Priyanto; Iskandar Yasin
Science Tech: Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vol 5 No 2 (2019): Agustus
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (675.011 KB) | DOI: 10.30738/jst.v5i2.5803

Abstract

Bambu adalah salah satu tanaman yang cepat tumbuh. Jika untuk kayu dengan kelas awet yang tinggi membutuhkan waktu dari penanaman bibit hingga siap dipanen adalh 30 – 40 tahun dan itupun setelah ditebang maka harus ditanam bibit lagi maka bambu cukup memakan waktu hingga 4 – 5 tahun untuk siap dipanen dan tiap tahun bisa ditebang terus tanpa perlu menanam lagi. Dengan pemanfaatan teknologi laminasi maka bulah-bilah bambu dapat dimanfaatkan untuk dijadikan balok dengan berbagai ukuran dan berbagai bentuk. Laminasi dapat membuat kekuatan bambu Petung jauh lebih tinggi dibanding balok kayu solid.Pengujian dilakukan dengan uji fisik dan mekanik serta uji blok geser laminasi bambu Petung. Pada pengujian sifat fisik dan mekanik berdasarkan pada peraturan ISO 1975. Pengujian sifat fisik bambu Petung meliputi uji kerapatan kayu dan uji kadar air. Pengujian sifat mekanik bambu Petung meliputi uji kuat tekan sejajar serat, uji kuat tekan tegak lurus serat, uji kuat tarik, uji kuat geser dan uji kuat lentur. Pengujian blok geser laminasi bambu Petung untuk mengetahui kuat laminasinya mepunyai variasi perekat labur 30 MDGL, 40 MDGL dan 50 MDGL dengan masing-masing 3 ulangan pengujian geser.Kerapatan bambu Petung diperoleh rata-rata sebesar 0,63 t/m3 dan kadar air rata-rata bambu Petung sebesar 12,83 %. Kuat tekan sejajar serat rata-rata sebesar 26,85 MPa dan kuat tekan tegak lurus serat rata-rata sebesar 9,62 MPa. Kuat tarik bambu Petung rata-rata sebesar 226,39 MPa dan kuat geser rata-rata bambu Petung sebesar 7,88 MPa. Pada pengujian kuat lentur bambu Petung rata-rata sebesar 95,08 MPa. Pengujian blok geser laminasi bambu Petung untuk 30/MDGL diperoleh rata-rata sebesar 1,105 kg/mm2. Pada blok geser 40/MDGL diperoleh kuat geser rata-rata sebesar 1,133 kg/mm2. Untuk blok geser laminasi 50/MDGL diperoleh kuat geser rata-rata sebesar 1,427 kg/mm2.
PEMANFAATAN LIMBAH BAMBU PETUNG UNTUK DAKTILITAS BETON Iskandar Yasin; Agus Priyanto
Science Tech: Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vol 5 No 2 (2019): Agustus
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (293.999 KB) | DOI: 10.30738/jst.v5i2.5804

Abstract

Pada masyarakat luas, bambu selalu digunakan untuk membuat berbagai sarana maupun prasarana. Sifat bamboo yang mampu tumbuh dimana-mana dan harganya yang sangat murah maka bahan ini menjadi primadona masyarakat. Dalam pengolaan bamboo maka dihasilkan serpihan-serpihan yang tidak berfungsi lagi sehingga oleh masyarakat hannya dibuang atau untuk kayu bakar. Jika sampah-sampah sisa pengolahan bamboo ini dicamput dengan campuran adukan beton maka diharapkan dapat memperkuat daktilitas beton.Pengujian dilakukan dengan uji fisik dan mekanik dan uji blok geser laminasi bambu petung. Pada pengujian sifat fisik dan mekanik berdasarkan pada peraturan ISO 1975. Pengujian sifat fisik bambu petung meliputi uji kuat tekan sejajar serat, uji kuat tekan tegak lurus serat, uji kuat tarik, uji kuat geser dan uji kuat lentur. Pengujian kuat tekan beton untuk mengetahui kekuatan daktilitas beton mempuyai variasi campuran serpihan bambu 0,25 , 0,50 dan 0,75 dengan masing-masing 9 ulangan pengujian tekan.Kerapatan bambu petung diperoleh rata-rata sebesar 0,63 t/m³ dan kadar air rata-rata bambu petung sebesar 12,83 %. Kuat tekan sejajar serat rata-rata sebesar 26,85 MPa dan kuat tekan tegak lurus serat rata-rata sebesar 9,62 MPa. Kuat Tarik bambu petung rata-rata sebesar 226,39 MPa dan kuat geser rata-rata bambu petung sebesar 7,88 MPa. Pada pengujian kuat lentur bambu petung rata-rata sebesar 95,08 MPa. Pengjian kuat tekan beton untuk 25/CAMP/BTN diperoleh kuat tekan rata-rata sebesar 19,18 MPa. Pada campuran 50/CAMP/BTN diperoleh kuat tekan beton rata-rata sebesar 22,36 MPa. Untuk campuran 75/CAMP/BTNdiperoleh kuat tekan beton rata-rata sebesar 17,91 MPa.
KLASTERISASI CALON MAHASISWA BARU MENGGUNAKAN ALGORITMA K-MEANS Adi Sucipto
Science Tech: Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vol 5 No 2 (2019): Agustus
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (302.046 KB) | DOI: 10.30738/jst.v5i2.5829

Abstract

Teknologi Informasi berkembang dengan pesat dan penggunaannya juga semakin luas. Pengolahan data hingga pengambilan keputusan dapat dilakukan dengan bantuan perangkat Teknologi Informasi. Demikian juga dengan pengambilan keputusan untuk penerimaan mahasiswa baru. Sistem seleksi penerimaan mahasiswa baru di STMM menggunakan 2 (dua) jenis ujian yaitu CBT (Computer Based Test) dan wawancara yang dilaksanakan pada hari yang sama. Seleksi dengan menggabungkan 2 (dua) nilai tersebut dengan prosentase tertentu, sehingga didapatkan rangking calon mahasiswa baru. Berdasar pada permasalahan tersebut penulis pada kesempatan ini akan membuat klasterisasi data calon mahasiswa baru tersebut berdasar nilai CBT dan wawancara menggunakan algoritma K-Means. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pola pengelompokan nilai CBT dan wawancara calon mahasiswa baru STMM Yogyakarta. Hasilnya Ada empat klaster, klaster pertama dengan anggota sebanyak 1059 data calon mahasiswa, terdapat 132 yang lolos seleksi atau 22,147% dari total lulus. Kemudian pada klaster kedua, dari 424 anggota terdapat 12 yang lolos seleksi atau sekitar 2% dari total lulus. Kemudian pada klaster ketiga, dari 659 anggota terdapat 447 yang lolos seleksi atau 75% dari total lulus . Dan pada klaster keempat, dari 547 anggota hanya 5 yang lolos seleksi atau 0,8% dari total lulus.
POTENSI PENCEMARAN AIR LINDI TERHADAP AIRTANAH DAN TEKNIK PENGOLAHAN AIR LINDI DI TPA BANYUROTO KABUPATEN KULON PROGO Rezky Adipratama Thomas; Dian Hudawan Santoso
Science Tech: Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vol 5 No 2 (2019): Agustus
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (362.096 KB) | DOI: 10.30738/jst.v5i2.5354

Abstract

 Pengelolaan Sampah di Indonesia menjadi masalah aktual seiring dengan semakin meningkatnya pertumbuhan penduduk yang berdampak pada semakin banyak jumlah sampah yang dihasilkan. Kabupaten Kulon Progo merupakan pilot project pengelolaan sampah di lokasi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah, menyusul banyaknya masalah sampah yang terjadi di kota Yogyakarta, Sleman, dan Bantul. TPA Banyuroto merupakan TPA yang berada di Desa Banyuroto yang masih menggunakan sistem pengelolaan sampah secara open dumping. Tujuan penelitian ini adalah: (1) Mengetahui tingkat pencemaran air lindi (leachate) terhadap kualitas airtanah di TPA Banyuroto, Desa Banyuroto (2) Merancang arahan pengolahan air lindi di TPA Banyuroto, Desa Banyuroto. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei dan pemetaan, skoring dan pengharkatan metode Le Grand. Metode Le Grand mempunyai 5 parameter fisik, yaitu: (1) Kedalaman muka airtanah (2) Kemiringan muka Airtanah (3) Daya serap diatas muka airtanah (4) Permeabilitas akuifer (5) Jarak horizontal terhadap sumber pencemar. Uji kualitas airtanah, air sungai dan air lindi dilakukan menggunakan alat EC meter dan pH meter. Parameter fisik berupa Warna, Suhu, Bau, Kekeruhan, dan TDS dan kimia berupa pH. Hasil skoring tiap parameter dengan metode Le Grand pada 23 titik sumur sampling, di dapatkan kelas potensi pencemaran kecil (sangat sulit tercemar) dan sangat kecil (tidak mungkin tercemar). Semakin jauh letak sumur dari sumber pencemar maka semakin kecil kemungkinan untuk tercemar. Dari hasil uji kualitas airtanah dan airlindi menunjukkan bahwa kadar BOD dan COD melebihi baku mutu. Untuk arahan pengelolaan pada TPA Banyuroto adalah mendesain Instalasi Pengolahan Air Limbah. Desain kolam lindi yang dibuat  adalah kolam inlet (penampung awal) dan kolam outlet (penampung akhir), kolam anaerob, kolam fakultatif, kolam maturasi dan penambahan eceng gondok untuk menurunkan kadar BOD dan COD. Kata Kunci : Le Grand , Tingkat Pencemaran, Instalasi Pengolahan Air Limbah
KAJIAN KETERKAITAN KEBERADAAN INDUSTRI SEMEN TERHADAP SOSIAL EKONOMI MASYARAKAT Ceni Febi Kurnia Sari
Science Tech: Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vol 5 No 2 (2019): Agustus
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (293.893 KB) | DOI: 10.30738/jst.v5i2.5893

Abstract

Kegiatan penambangan secara umum dapat membawa dampak positif dan negatif pada aspek sosial ekonomi masyarakat setempat, terutama di daerah yang terkena dampak di mana kegiatan penambangan terjadi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jumlah dampak ekonomi dari penambangan batu kapur yang dilakukan oleh perusahaan asing Cina yang berlokasi di desa Maruni, Distrik Manokwari Selatan, Wilayah Manokwari, Papua Barat, pada masyarakat setempat. Juga merupakan subjek yang menarik, dampak sosial dari penambangan batu kapur di daerah tersebut harus diperhatikan, karena masyarakat setempat melakukan kegiatan penambangan sebagai bahan utama untuk semen yang diproduksi oleh perusahaan. Metode penelitian yang digunakan oleh peneliti adalah penelitian survei purposive sampling dengan sampel yang dianggap sebagai perwakilan dari masing-masing desa yang terletak di daerah penambangan batu kapur di desa Maruni - Kabupaten Manokwari Selatan. Hasil penelitian disajikan dalam bentuk deskriptif kualitatif. Variabel terukur meliputi pendapatan lokal sebelum dan sesudah kehadiran perusahaan tambang batu kapur di daerah desa Maruni - Kabupaten Manokwari Selatan, tingkat partisipasi tenaga kerja, analisis dampak ekonomi lokal dan bagaimana masyarakat di daerah desa Maruni - Kabupaten Manokwari Selatan memandang situasi.

Page 1 of 1 | Total Record : 6