cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Jl. Batikan UH III/1043 Kota Yogyakarta 55167
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
SOSIOHUMANIORA: Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial dan Humaniora
ISSN : 2443180X     EISSN : 25794728     DOI : https://doi.org/10.30738
SOSIOHUMANIORA berisi artikel tentang gagasan konsep, teori, kajian dan hasil penelitian dari berbagai bidang yang berkaitan dengan sosial, budaya dan pendidikan dari para peneliti, praktisi serta hasil karya tugas akhir mahasiswa yang memenuhi persyaratan.
Arjuna Subject : -
Articles 289 Documents
MANAJEMEN LABORATORIUM SENI, BUDAYA, DAN FILM DALAM MEWUJUDKAN SEKOLAH BERBASIS BUDAYA Nur Rohmah Handayani
SOSIOHUMANIORA: Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 5 No 1 (2019)
Publisher : LP2M Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (168.207 KB) | DOI: 10.30738/sosio.v5i1.4046

Abstract

Tujuan penelitian ini meliputi: (1) Mengetahui manajemen laboratorium seni budaya dan film dalam mewujudkan sekolah berbasis budaya di SMA Negeri 2 Wates Kulon Progo yang meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan pengawasan; (2) Mengetahui faktor-faktor yang mendukung dan menghambat manajemen laboratorium seni budaya dan film di SMA Negeri 2 Wates Kulon Progo; dan (3) Mengetahui wujud budaya dengan penerapan manajemen laboratorium seni budaya dan film di SMA Negeri 2 Wates Kulon Progo. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Penelitian dilaksanakan di SMA Negeri 2 Wates Kulon Progo. Informan penelitian meliputi kepala sekolah, kepala laboratorium, guru, komite sekolah, orang tua siswa dan siswa SMA Negeri 2 Wates. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini meliputi observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif yang meliputi pengumpulan data reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Manajemen laboratorium seni budaya dan film dari aspek perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan maupun pengawasan dalam mewujudkan sekolah berbasis budaya di SMA Negeri 2 Wates Kulon Progo sudah cukup optimal. (2) Faktor-faktor yang mendukung manajemen laboratorium seni budaya dan film di SMA Negeri 2 Wates meliputi: ketersediaan sarana prasarana, ketersediaan tenaga pendidik dan kependidikan, dan ketersediaan dana yang memadai. Faktor-faktor penghambat meliputi: belum tersedianya tenaga laboran. (3) Wujud budaya dengan penerapan manajemen laboratorium seni budaya dan film di SMA Negeri 2 Wates Kulon Progo adalah adanya peningkatan pelestarian seni dan budaya melalui manajemen laboratorium seni budaya dan film di SMA Negeri 2 Wates.Kata kunci: manajemen laboratorium, sekolah berbasis budaya
NILAI PERILAKU YANG BENAR DALAM BUKU TEKS BAHASA INGGRIS KELAS X SMA Jelita Farni Napitupulu
SOSIOHUMANIORA: Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 5 No 1 (2019)
Publisher : LP2M Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (276.564 KB) | DOI: 10.30738/sosio.v5i1.4056

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi tetang nilai humanistik perilaku yang benar yang ditinjau dari monolog, dialog, dan latihan dalam buu teks pelajaran bahasa Inggris SMA. Buku yang digunakan adalah buku teks bahasa Inggris SMA kelas X penerbit Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode analisis isi.Data dikumpulkan melalui tahapan pembacaan buku teks secara seksama, mengidentifikasi, pengkodean, dan pengklasifikasian. Prosedur analisis data yang digunakan adalah analisis isi oleh Philip Marying. Analisis dan interpretasi data menunjukkan bahwa: 1) nilai perilaku yang benar yang mendominasi ditinjau dari teks latihan adalah nilai kemampuan beretika dengan indikator pola aturan. 2) Nilai perilaku yang benar yang mendominasi ditinjau dari teks dialog adalah nilai kemampuan sosial dengan indikator hubungan baik. 3)Nilai perilaku yang benar yang mendominasi ditinjau dari teks monolog adalah nilai dalam kemampuan beretika dengan indikator ketekunan.Hasil temuan mengarah pada rekomendasi untuk menjadikan penelitian ini sebagai model pengembangan kajian dalam buku teks pelajaran berbasis nilai-nilai humanistik sehingga dapat melakukan penelitian lebih lanjut dengan objek kajian yang lain dalam buku teks. Hal ini juga direkomendasikan kepada para pendidik dan siswa untuk menggali nilai-nilai humanistik dalam buku teks yang relevan agar berimplikasi pada pengembangan pendidikan karakter. Kata Kunci: Buku Teks Pelajaran Bahasa Inggris, Nilai Humanistik, Nilai Perilaku Benar
PENGEMBANGAN MANAJEMEN BUDAYA BERPRESTASI DAN KOMPETISI UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PENDIDIKAN Bherrio Dwi Saputra
SOSIOHUMANIORA: Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 5 No 2 (2019)
Publisher : LP2M Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (232.79 KB) | DOI: 10.30738/sosio.v5i2.5332

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui: (1) pengembangan, (2) hambatan, dan (3) solusi yang dilakukan dalam mengatasi pengembangan manajemen budaya berprestasi dan kompetisi. Jenis penelitian menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan studi dokumen. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) pengembangan manajemen budaya berprestasi dan kompetisi untuk meningkatkan kualitas pendidikan dalam kriteria sangat baik. Kualitas pembelajaran dapat dilihat dari meningkatnya budaya keagamaan, budaya kerja, budaya kesopanan dan budaya bersih yang dilakukan di sekolah. Budaya keagamaan dilakukan melalui budaya salam, sholat berjamaah, baca tulis al Quran. (2) Hambatan penerapan manajemen budaya berprestasi dan kompetisi adalah siswa kurang disiplin, kurang menjaga lingkungan sekolah agar tetap bersih, masih ada juga siswa yang keluar sekolah sebelum jam pelajaran, dan ada sebagian siswa yang tidak melaksanakan sholat berjamaah, proses pemberian sanksi masih kurang tegas, dan lemahnya pengawasan. (3) Soluasi yang dilakukan adalah meningkatkan kedisiplinan untuk menaati peraturan dan tata tertib di sekolah, memberikan contoh kepada siswa untuk disiplin terhadap tata tertib yang telah dibuat, dan emberikan pujian dan sanjungan dengan menggunakan pernyataan yang bersifat membangun dan memotivasi.Kata kunci: pengembangan, manajemen budaya berprestasi dan kompetisi, kualitas pendidikan
PENERAPAN FUNGSI MANAJEMEN BERBASIS KINERJA PADA SEKRETARIAT DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH (DPRD) KABUPATEN BIAK NUMFOR Djamil Hasim
SOSIOHUMANIORA: Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 5 No 2 (2019)
Publisher : LP2M Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (31.288 KB) | DOI: 10.30738/sosio.v5i2.4826

Abstract

Manajemen sangat dibutuhkan dalam mengelola organisasi, penerapan manajemen yang baik akan meningkatkan daya guna dan hail guna semua potensi yang dimiliki kantor/instansi tersebut sehingga bisa mencapai tujuan secara maksimal Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kuantitatif. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan teknik pengumpulan data berupa wawancara dan observasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Dari indikator  yang digunakan dalam penelitian ini,maka dari hasil kesimpulan keseluruhan  sebaran responden yang dimuat pada tabel maka kategori tersebut termasuk pada kategori standar baik ( 76 % - 100 % ) rata-rata.
PELAKSANAAN PROGRAM SOSIALISASI KONSERVASI PESUT MAHAKAM OLEH WWF INDONESIA DI KECAMATAN PENYINGGAHAN Rizki Tegar Sembada
SOSIOHUMANIORA: Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 5 No 2 (2019)
Publisher : LP2M Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (246.759 KB) | DOI: 10.30738/sosio.v5i2.4380

Abstract

AbstractPesut mahakam is a typical endemic animal of East Kalimantan that experienced a decline in population due to the ecosystem environment is threatened. WWF Indonesia as a branch of the international environmental organization is intrigued and wants to save the endangered animals by conducting a conservation awareness program of Pesut Mahakam in the core habitat of this animal, there is a core location that is allegedly become the habitat of mahakam dolphins ie Sub-District Penyinggahan in West Kutai Regency. This research aims to convey information about the conservation of Pesut Mahakam and the future step in terms of practices to encourage participation and active participation of the community in carrying out the conservation program. This research uses qualitative method and analytical technique used is qualitative interactive. The results of this study explain the result of conservation conducted by WWF Indonesia that is the creation of Kampung Hijau, a pilot village in maintaining and building a beautiful and healthy environment and as a role model is expected to restore the environment cashew habitat where the Pesut Mahakam live. Keyword : Pesut Mahakam, WWF of Indonesia, conservation socialization
MANAJEMEN PENDIDIKAN BAHASA INDONESIA DALAM IKUT MENUMBUHKAN KARAKTER BANGSA Heru Nurananto
SOSIOHUMANIORA: Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 5 No 2 (2019)
Publisher : LP2M Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (181.066 KB) | DOI: 10.30738/sosio.v5i2.5333

Abstract

Tujuan Penelitian menganalisis manajemen pendidikan bahasa Indonesia dalam ikut menumbuhkan karakter bangsa di SMP Al-Ma’arif Sewon Bantul, yaitu menganalisis perencanaan, menganalisis pengorganisasian, menganalisis pelaksanaan dan evaluasi pendidikan bahasa Indonesia dalam ikut menumbuhkan karakter bangsa, menganalisis faktor penghambat dan faktor pendukung menerapkan manajemen pendidikan bahasa Indonesia dalam ikut menumbuhkan karakter bangsa dan menganalisis hasil manajemen pendidikan bahasa Indonesia dalam ikut menumbuhkan karakter bangsa. Jenis Penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Analisa data menggunakan teknik kualitatif meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan. Manajemen pendidikan bahasa Indonesia dalam ikut menumbuhkan karakter bangsa meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan evaluasi sudah dilaksanakan secara baik. Faktor pendukung: sarana dan prasarana, dan semua guru mendukung. Faktor penghambat yaitu, sarana dan prasarana: alat media pembelajaran ada yang rusak, siswa kurang motivasi. Hasil manajemen pendidikan bahasa Indonesia dalam ikut menumbuhkan karakter bangsa di SMP Al-Ma’arif Sewon Bantul, ada yang aktif dan ada yang tidak aktif, serta sudah ada perubahan menjadi lebih baik dengan nilai-nilai karakter, anak-anak menjadi bertanggungjawab, jujur, percaya diri, saling menghargaiKata Kunci: Manajemen, Pendidikan Bahasa Indonesia, Karakter Bangsa
Sapaan dalam bahasa Mbojo: Ke Arah Sikap Kesantunan Berbahasa dalam Perspektif Budaya Nusantara sukarismanti risma is
SOSIOHUMANIORA: Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 5 No 2 (2019)
Publisher : LP2M Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (106.607 KB) | DOI: 10.30738/sosio.v5i2.4389

Abstract

Sistem sapaan yang sudah mulai memudar dalam masyarakat Mbojo, dipengaruhi oleh arus globalisasi dan tidak adanya rasa kecintaan masyarakat Mbojo itu sendiri terhadap budayanya. Sehingga, permasalahan utama dalam kajian ini adalah bagaimana penggunaan sistem sapaan penamaan dalam bahasa Mbojo sebagai wujud rasa penghormatan dan keakraban terhadap identitas etnik Mbojo dalam menghadapi kemajemukan peradaban.  Sebagaimana diketahui, di tengah gempuran zaman masyarakat Mbojo tidak mampu mempertahankan budaya sistem sapaan penamaan ini dalam kelangsungannya. Adapun teori yang digunakan untuk membedah fenomena ini adalah linguistik kebudayaan yakni sebuah teori budaya tentang makna linguistik. Temuan yang dimaksudkan dalam kajian ini seperti penamaan bentuk penghormatan dan keakraban pada nama Abubakar disapa Baka menjadi Beko, Aminah disapa Mina menjadi Mene, Abidin disapa Bidi menjadi Bedo. Kata Kunci:Sapaan,Bahasa mbojo, dan nama
Kurikulum Tahfidz Al Qur’an di Madrasah Tsanawiyah Sunan Pandanaran Sleman Yogyakarta Muhammad Nahdhy
SOSIOHUMANIORA: Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 5 No 2 (2019)
Publisher : LP2M Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (245.319 KB) | DOI: 10.30738/sosio.v5i2.5334

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu mendeskripsikan implementasi kurikulum tahfidz Al Qur’an yang meliputi perencanan, pelaksanaan, penilaian, dan pengawasan, serta mencari tahu faktor pendukung dan faktor penghambat dalam implementasi kurikulum tahfidz Al Qur’an di Madrasah Tsanawiyah Sunan Pandanaran. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan mengambil latar MTs Sunan Pandanaran Sleman Yogyakarta. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan yakni menurut Milles dan Huberman dalam Idrus yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, display data, dan verifikasi atau kesimpulan. Hasil penelitian: implementasi kurikulum tahfidz Al Qur’an di Madrasah Aliyah Sunan Pandanaran yang meliputi perencanaan, pelaksanaan, penilaian, dan pengawasan sudah berjalan baik. Meliputi (1) Perencanaan kurikulum (2) Pelaksanaan tahfidz. (3) Penilaian tahfidz (4) Pengawasan tahfidz (5) Faktor pendukung program tahfidz Lingkungan Pesantren Qur’an, dukungan dari Yayasan dan Madrasah untuk mengalokasikan secara khusus jam pelajaran, sumber daya manusia (SDM) yang memadai, prasarana dan sarana yang cukup representatif, motivasi guru tahfidz kepada siswa-siswi. (6) Faktor penghambat dari program tahfidz di MTs Sunan Pandanaran yaitu: Koordinasi madrasah dan pesantren untuk menemukan “one way” sukses tahfidz, Banyaknya kegiatan siswa  dan madrasah yang sifatnya insidental, Adanya guru tahfidz yang intensitasnya kehadiran rendah, Jadwal liburan sekolah yang terlalu panjang, Motivasi siswa yang masih rendah, ada kegiatan yang kurang jelas.Kata kunci: Implementasi Kurikulum Tahfidz, Menghafal Al Qur’an, Madrasah
PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR MAHASISWA MELALUI PENERAPAN METODE STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISIONS (STAD) Sri Budi yono
SOSIOHUMANIORA: Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 5 No 2 (2019)
Publisher : LP2M Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (285.909 KB) | DOI: 10.30738/sosio.v5i2.5253

Abstract

Proses pembelajaran di dalam dunia pendidikan (mulai dari pendidikan dasar, menengah, hingga perguruan tinggi) perlu ada inovasi dan kreasi pembaharuan yang serius karena pada kenyataannya selama ini masih banyak model pembelajaran yang masih bersifat konvensional, tidak terlihat adanya improvisasi dalam pembelajaran, jauh dari model pembelajaran yang modern sesuai dengan tuntutan zaman dan kondisi lingkungan sekitar di mana mahasiswa atau peserta didik itu berada. Penelitian bertujuan: 1) untuk mendeskripsikan bagaimanakah kondisi pembelajaran mahasiswa semester II sebelum menggunakan metode STAD; 2) untuk mendeskripsikan apakah dengan metode pembnelajaran Student Team Achievement Divisions prestasi belajar mahasiswa semester II Universitas Widya Dharma Klaten pada Tahun Pelajaran 2017/2018 dapat meningkat?   Penelitian ini merupakan penelitian tiondakan kelas yang penerapan metodenya menggunakan STAD (Student Teams Achievement Divisions), divisi prestasi tim mahasiswa. Langkah kerja yang dilakukan terdiri atas lima komponen utama, yaitu: presentasi di kelas; membentuk tim; membuat kuis; membuat skor secara individu; dan pemberian penghargaan. Teknik analisis data dengan mewnggunakan analisis deskriptif yaitu dengan mencari tingkat keaktifan, Mean (M), hasil belajar, dan ketuntasan belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan metode STAD (Student Team Achievment Division) ada peningkatan hasil pembelajaran secara signifikan.
PENANAMAN SIKAP ANAK USIA DINI MELALUI PERMAINAN EDUKATIF Winasis Winasis
SOSIOHUMANIORA: Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 5 No 2 (2019)
Publisher : LP2M Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (268.53 KB) | DOI: 10.30738/sosio.v5i2.5335

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) manajemen penanaman sikap anak usia dini melalui permainan edukatif; (2) kendala dan pendukung manajemen penanaman sikap anak usia dini melalui permainan edukatif; dan (3) hasil manajemen penanaman sikap anak usia dini melalui permainan edukatif. Penelitia ini menggunakan pendekatan kualitatif. Sumber data penelitian ini adalah dari; (1) informan; (2) kegiatan dan aktivitas; dan (3) dokumen. Teknik pengumpulan data dalam penelitia ini adalah; (1) wawancara; (2) observasi; dan (3) studi dokumen. Pengujian keabsahan data atau uji validitas data dalam penelitian ini dilakukan melalui triangulasi. Analisis data dalam penelitian ini adalah reduksi yaitu merangkum untuk memfokuskan hal yang penting. Langkah selnjutnya mendisplay, yaitu menyajikan data. Dan selanjutnya adalah menarik verification atau menarik kesimpulan. Dari analisis data dan pembahasan diperoleh kesimpulan bahwa dengan manajemen penanaman sikap anak usia dini melalui permainan edukatif anak dapat;(1) menerapkan  sikap spiritual yaitu percaya adanya Tuhan melalui ciptaannya, dan sikap rasa syukur kepada Tuhan; (2) menerapkan sikap sosial antara lain sikap ingin tahu, kreatif, percaya diri, disiplin, mandiri, toleransi, tanggungjawab, dan jujur.Kata kunci: manajemen, penanaman sikap, anak usia dini, permainan edukatif

Page 9 of 29 | Total Record : 289