cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota sorong,
Papua barat
INDONESIA
Jurnal Karkasa
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 84 Documents
EVALUASI EXISTING SALURAN DRAINASE JALAN KILANG KELURAHAN SAWAGUMU KOTA SORONG Niglar Niglar; Muh. Akhsan Samaila; Epafroditus Tuwanakotta
Jurnal Karkasa Vol 4 No 2 (2018): Jurnal Karkasa - Desember 2018
Publisher : LPPM Politeknik Saint Paul Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32531/jkar.v4i2.239

Abstract

Infrastruktur drainase diperlukan untuk mengendalikan kelebihan air permukaan berupa air hujan, air limbah domestik maupun air limbah industri. Sistem drainase sendiri sendiri terdiri dari empat macam, yaitu system drainase primer, sistem drainase sekunder, sistem drainase tersier dan sistem drainase kuarter. Sistem drainase ini memiliki peran dan fungsinya masing-masing, sudah seharusnya bahwa fungsi drainase ini tidak dialihfungsikan. Terjadinya genangan air atau banjir di Kota Sorong merupakan salah satu permasalahan penting yang harus diatasi. Terutama banyaknya saluran drainase yang tidak berfungsi dengan baik dan penumpukan sampah pada saluran drainase, olah sebab itu maka tujuan dari penelitian ini ialah Menentukan dimensi saluran yang mampu mengalirkan debit aliran air maksimum. Tahapan perhitungan meliputi perhitungan intensitas hujan, perhitungan debit banjir rencana kemudian dibandingkan dengan perhitungan kapasitas saluran sekarang. Perhitungan dimensi saluran berdasarkan debit hujan rencana pada PUH 5, 5 tahun dan tata guna lahan sesuai dengan RTRUK Kelurahan Sawagumu. Berdasarkan hasil perhitungan antara debit rencana dengan perhitungan debit saluran sekarang, didapatkan bahwa saluran yang terjadi genangan ada 2 saluran karena sudah tidak mampu menampung debit air yang ada pada saat curah hujan tinggi. Dapat ditarik kesimpulan diperlukan pelebaran dan perubahan bentuk saluran.
KINERJA CAMPURAN ASPAL PORUS BERBAGAI GRADASI PADA ASPAL PENETRASI 60/70 Oktavianus Klau Bria; Imam Trianggoro Saputro; Muh. Akhsan Samaila; Jhoni Mangi
Jurnal Karkasa Vol 4 No 2 (2018): Jurnal Karkasa - Desember 2018
Publisher : LPPM Politeknik Saint Paul Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32531/jkar.v4i2.240

Abstract

Aspal Porus merupakan struktur dengan lapisan perkerasan yang memiliki rongga-ronga yang cukup antara 10-30% kadar rongga dalam campuran sehingga memungkinkan air tidak tergenang di permukaan jalan, meredam suara, mengurangi percikan air dan meningkatkan skid resisten sehingga meningkatkan keselamatan dalam berkendaraan. Permasalahan perkerasan aspal porus (open grade) secara umum terletak pada nilai struktural perkerasan seperti nilai stabilitas yang masih rendah dibandingkan dengan perkerasan gradasi rapat (dense grade). Penelitian ini secara umum bertujuan untuk mengetahui kinerja aspal porus dengan mengabil parameter dari stabilitas, flow, Marshal Question, Porositas dan Permeablitas dengan membandingkan tiga gradasi yang berbeda. Antara lain gradasi Austalia, gradasi Jepang dan gradasi New Zealand menggunkan aspal Penetrasi 60/70 Ex. ESSO dan material lokal aggregat kasar dan halus pada Quary baingkete kabupaten Sorong, Papua Barat. Hasil uji kinerja memenuhi parameter spesifikasi AAPA 2002 diperlihatkan oleh gradasi Jepang dengan Stabilitas 750 kg, Marshall Question 200 kg/mm, Porositas 15% dan Permeabilitas 0,19 cm/dt. Sedangkan gradasi Austalia dan New Zealand dibawah spesifikasi Marshal Question yaitu 140 dan 175 dapat dikatakan gradasi tersebut agak kaku dalam menerima beban, yang disyaratkan harus >200 kg/mm.
PENGARUH PERTUMBUHAN KENDARAAN TERHADAP KINERJA RUAS JALAN SUNGAI KAMUNDAN KOTA SORONG Johanes Eudes Ola
Jurnal Karkasa Vol 6 No 2 (2020): Jurnal Karkasa - Desember 2020
Publisher : LPPM Politeknik Saint Paul Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32531/jkar.v6i2.247

Abstract

ABSTRAK Sejalan dengan peningkatan aktifitas ekonomi penduduk di kota Sorong, pertumbuhan kendaraan pun meningkat setiap tahun. Kondisi ini berdampak pada menurunnya tingkat pelayanan jalan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh peningkatan jumlah kendaraan terhadap kinerja ruas jalan Sungai Kamundan kota Sorong. Dengan metode deskriptif - kualitatif, hasil analisis menunjukkan bahwa peningkatan jumlah kendaraan berpengaruh pada peningkatan volume lalu lintas dan derajat kejenuhan, yang berdampak pada menurunnya tingkat pelayanan jalan (level of service). Pada tahun 2018 volume lalu lintas 825 smp/jam, derajat kejenuhan = 0,41 dengan LOS = C, dan pada tahun 2024 Level of Service jalan Sungai Kamundan berada pada posisi D dimana pada level ini sudah terjadi kemacetan.
PEMODELAN PERTUMBUHAN KENDARAAN DI KOTA SORONG Johanes Eudes Ola
Jurnal Karkasa Vol 7 No 1 (2021): Jurnal Karkasa - Juli 2021
Publisher : LPPM Politeknik Saint Paul Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32531/jkar.v7i1.248

Abstract

Peningkatan penggunaan kendaraan bermotor telah menyebabkan kemacetan, memberikan kontribusi untuk kepadatan pembangunan, mengurangi penggunaan kendaraan umum, meningkatnya pemakaian bahan bakar minyak dan dengan sendirinya polusi udara dari emisi gas buang menjadi hal yang tidak dapat terelakkan lagi. Penelitian ini bertujuan untuk membangun model statistik pertumbuhan kendaraan bermotor berdasarkan analisis regresi atas faktor-faktor yang berpengaruh secara signifikan terhadap jumlah kendaraan bermotor. Model dibangun berdasarkan data di kota Sorong dalam kurun waktu 2014-2018. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa jumlah penduduk dan PDRB per Kapita secara signifikan berpengaruh terhadap pertumbuhan kendaraan di kota Sorong. Selain itu, model pertumbuhan kendaraan bermotor di kota Sorong yang dibangun untuk Kendaraan Roda Dua Y = 3356,651 + 0,002 X1 + 0,001 X2, dimana Y = Jumlah Kendaraan Roda Dua, X1 = Jumlah Penduduk dan X2 = PDRB Per Kapita. Untuk Kendaraan Roda Empat Y = 478,965 + 0,001 X1 + 0,001 X2 dimana Y = Jumlah Kendaraan Roda Empat, X1 = Jumlah Penduduk dan X2 = PDRB Per Kapita
PENGARUH VARIASI JARAK ANTAR STRIP CFRP TERHADAP KEKUATAN GESER BALOK BETON BERTULANG Epafroditus Tuwanakotta
Jurnal Karkasa Vol 6 No 2 (2020): Jurnal Karkasa - Desember 2020
Publisher : LPPM Politeknik Saint Paul Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32531/jkar.v6i2.297

Abstract

Salah satu upaya untuk meningkatkan kemampuan suatu struktur beton bertulang dalam memikul beban-beban adalah dengan meningkatkan kuat geser struktur tersebut. Peningkatan kuat geser yang dimaksud yakni dengan cara memberikan perkuatan menggunakan CFRP pada daerah geser balok beton bertulang. Dilakukannya externally CFRP pada daerah geser balok akan membantu tulangan geser dalam menahan beban geser. Dalam pemasangan CFRP pada balok, jarak antar strip CFRP sangat berpengaruh, sehingga hal ini perlu diperhitungan dalam perencanaan perkuatan geser balok menggunakan strip CFRP. Besarnya pengaruh jarak CFRP terhadap kuat geser yang dihasilkan sebesar 98,5 %. variable yang meyebabkan meningkatnya kuat geser beton adalah variable jumlah strip (n). semakin banyak jumlah strip yang digunakan, maka semakin besar pula kuat geser yang dihasilkan.
ANALISIS PRODUKTIFITAS KERJA DENGAN TIME STUDY METHOD Arman Jayady; M Heri Zulfiar; Yusuf Ekoprasetyo
Jurnal Karkasa Vol 7 No 1 (2021): Jurnal Karkasa - Juli 2021
Publisher : LPPM Politeknik Saint Paul Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32531/jkar.v7i1.300

Abstract

Pada pengerjaan atap baja ringan di perumahan Green Hilss Malang yang kemungkinan mengalami keterlambatan proyek hingga mencapai 79,8%, keterlambatan itu terjadi karena beberapa faktor yaitu faktor cuaca dan faktor pekerja. Penelitian ini bertujuan agar mengetahui nilai produktivitas pekerja struktur bawah yaitu pondasi borepile pada proyek pembangunan Gedung Student Dormitory Universitas Muhammadiyah Yogyakarta dan mengetahui apa saja faktor-faktor yang dapat menghambat produktivitas pekerja pada proyek pembangunan Gedung Student Dormitory Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. Dalam menentukan nilai produktivitas penelitian ini menggunakan metode time study, sehingga dapat mengasilkan nilai rata-rata produktivitas pekerja untuk tiap pekerjaan struktur pondasi. Pekerjaan penulangan pada diameter 80 cm 3378,83 kg/hari untuk kelompok pekerja 4 orang dan 4045,70 kg/hari untuk kelompok pekerja 5 orang. Pekerjaan penulangan pada diameter 100 cm 4569,00 kg/hari untuk kelompok pekerja 4 orang, dan 5506,40 kg/hari untuk kelompok pekerja 5 orang. Pekerjaan Pengeboran pada diameter 80 cm = 93,30 m/hari untuk kelompok pekerja yang terdiri dari 5 orang. Pekerjaan pengeboran pada diameter 100 cm = 70,02 m/hari untuk kelompok pekerja yang terdiri dari 4 orang , dan 95,24 m/hari untuk kelompok pekerja yang terdiri dari 5 orang. Pekerjaan Pengecoran pada diameter 80 cm = 40,50 m3/hari, kelompok pekerja yang terdiri dari 4 orang, 53,10 m3/hari, kelompok pekerja yang terdiri dari 5 orang. Pekerjaan Pengecoran pada diameter 100 cm 57,70 m3/hari, kelompok pekerja yang terdiri dari 4 orang dan 77,90 m3/OH, kelompok pekerja yang terdiri dari 5 orang.
KUAT TARIK BETON AKIBAT PENAMBAHAN SERAT KULIT KAYU GNETUM GNEMON (MELINJO) yusverison andika; Alfredos Rematobi
Jurnal Karkasa Vol 6 No 2 (2020): Jurnal Karkasa - Desember 2020
Publisher : LPPM Politeknik Saint Paul Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32531/jkar.v6i2.307

Abstract

Beton serat adalah beton yang cara pembuatannya ditambah serat. Tujuan menambahan serat tersebut ialah untuk. meningkatkan kekuatan tarik beton. Serat tersebut bisa organik dan non organik. Serat organik berasal dari kulit kayu atau bahan lainnya yang bersifat alami sedangkan yang non organik berupa serat buatan manusia yang dihasilkan dari proses industri. Serat kulit kayu Gnetum Genemon atau yang lebih dikenal dengan pohon melinjo sering digunakan oleh masyarakat papua menjadi bahan kerajinan tas noken dan kerajinan lainnya karena seratnya yang kuat dan tahan lama. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah serat kulit kayu melinjo dapat meningkatkan kuat tarik beton. Benda uji yang digunakan dalam penelitian ini adalah benda uji berbentuk balok 15 cm x 15 cm x 60 cm . Total benda uji yang digunakan adalah 16 benda uji yang terdiri dari 8 benda uji beton dengan serat dan 8 benda uji beton tanpa serat. Dari hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa pengaruh penambahan serat kulit kayu gnetum genemon secara statistik mempunyai nilai positif mampu meningkatkan kuat Tarik beton dimana kuat tarik beton tanpa serat 19,46 Kg/cm2 dan kuat tarik beton dengan serat 21,44 Kg/cm2. Kata kunci : Gnetum Genemon, Kuat Tarik, Serat, Beton
EVALUASI PEMERIKSAAN BANGUNAN RUMAH SEDERHANA DENGAN MENGGUNAKAN RAPID VISUAL SCREENING DI KELURAHAN SAOKA DISTRIK MALADUMES KOTA SORONG Wennie Mandela; Monce Wanane
Jurnal Karkasa Vol 6 No 2 (2020): Jurnal Karkasa - Desember 2020
Publisher : LPPM Politeknik Saint Paul Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32531/jkar.v6i2.308

Abstract

Pasca kejadian gempa bumi yang melanda kota Sorong tidak sedikit bangunan di kelurahan Saoka mengalami kerusakan. Oleh karena itu, perlu adanya evaluasi kelayakan struktur terhadap bangunan rumah tinggal masyarakat untuk mengantisipasi kerusakan yang mungkin terjadi apabila terjadi gempa berikutnya. Upaya rapid visual screening perlu dilakukan secara menyeluruh, efektif dan efisien dalam rangka mengurangi resiko akibat bencana gempa bumi. Evaluasi pemeriksaan bangunan rumah sederhana dengan menggunakan rapid visual screening di kelurahan Saoka di maksudkan untuk mengamati secara langsung apakah rumah warga telah memenuhi ketentuan-ketentuan untuk rumah tahan gempa. Survei yang di lakukan dengan mengunakan format formulir evaluasi bangunan sederhana (tipikal tembokan), diadopsi dari fema yang telah di modifikasi oleh Iman Styarno (styarno 2012) yang di dalamnya telah disesuaikan dengan kondisi bangunan di Indonesia, dimana sebagai acuan untuk mempertimbangkan kondisi bangunnan yang ada di wilayah kelurahan Saoka. Hasil dari evaluasi rapid visual screening untuk bangunan rumah tinggal pada kelurahan Saoka dapat dikatakan bahwa hampir semua bangunan belum memenuhi persyaratan yang telah ditentukan dalam persyaratan teknis bangunan tahan gempa. Hal ini menunjukan kesadaran akan pentingnya membangun suatu struktur bangunan tahan gempa belum sungguh – sungguh dipahami oleh masyarakat di kelurahan Saoka. Hal bisa menyebabkan tingkat resiko kerusakan dan hilangnya korban jiwa pada saat terjadinya gempa menjadi lebih besar dan hal tersebut perlu penaganan serius dari pihak – pihak yang terkait.
PENGARUH PENEMPATAN SUMBU PENAMPANG MELINTANG KOLOM BAJA TERHADAP KINERJA STRUKTUR BAJA Epafroditus Tuwanakotta
Jurnal Karkasa Vol 7 No 1 (2021): Jurnal Karkasa - Juli 2021
Publisher : LPPM Politeknik Saint Paul Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32531/jkar.v7i1.369

Abstract

Konstruksi bangungan gedung struktur baja terdapat komponen struktur bangunan dimana memiliki tugas menahan beban aksial tekan vertical yang disebut kolom. Kolom menempati posisi penting di dalam sistem struktur bangunan. apabila gaya tekan tersebut bekerja di suatu tempat berjarak e terhadap sumbu memanjang, kolom cenderung melentur seiring dengan timbulnya momen Jarak e dinamakan eksentrisitas gaya terhadap sumbu kolom. Dengan kondisi penampang melintang kolom yang eksentris maka penelitian ini bertujuan ingin mengetahui pengaruh penempatan sumbu penampang melintang kolom baja terhadap Kinerja struktur baja Pengumpulan data dan informasi bangunan gedung yang diteliti, baik data sekunder maupun data primeryang didapat adalah Shop Drawing dan digunakan untuk pemodelan struktur 3D menggunakan software ETABS. Semua elemen utama struktur dimodelkan sesuai shop drawing. Untuk elemen pelengkap struktur dan non-struktur dimodelkan menjadi beban struktur. Hasil ouput dari analisis program ini adalah berupa Displacement, Centers of Mass and Rigidity, dan Modal Participating Mass Ratio guna menghitung simpangan, batas layan, batas ultimate dan partisipasi massa. Hasil analisis kinerja struktur pada simpangan, batas layan, batas ultimate, dan partisipasi massa dapat simpulkan bahwa gedung aman karena memenuhi syarat sesuai ketentuan.
STUDI EKSPERIMANTAL KUAT TEKAN BETON MENGGUNAKAN MATERIAL DARI KALI JODOH Yusverison Andika; Imam Trianggoro Saputro; Oby Bonde
Jurnal Karkasa Vol 7 No 1 (2021): Jurnal Karkasa - Juli 2021
Publisher : LPPM Politeknik Saint Paul Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32531/jkar.v7i1.372

Abstract

Beton merupakan bahan yang secara umum menjadi kebutuhan masyarakat terhadap fasilitas infrastruktur. Penggunaan material lokal dalam pembuatan beton diharapkan dapat membuat harga konstruksi menjadi relatif lebih murah. Penelitian ini hanya pada gradasi, berat jenis, penyerapan, abrasi, dan kuat tekan beton K-250. Metode yang digunakan adalah SNI dimana metode SNI ini terdapat proses pengujian agregat kasar dan agregat halus, tata cara pencampuran beton. Dari hasil penelitian ini didapatkan hasil pengujian gradasi pasir pada zona I, gradasi batu maksimum 20 mm, berat volume pasir 1,795 gr/cm3, berat volume batu 1,569 gr/cm3, berat jenis batu 2,5862 dan penyerapan 1,078 %, berat jenis pasir 2,7489 dan penyerapan 1,010 %, kadar lumpur pasir 4,75%, abrasi 23,93%, kuat tekan beton yang didapat pada umur 28 hari iyalah 296,67 kg/cm2. Disimpulkan bahwa material batu dan pasir yang diambil dari Kali Jodoh, Kabupaten Tambrauw mutunya cukup baik digunakan untuk material beton.