cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. melawi,
Kalimantan barat
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi (Penjaskesrek)
ISSN : 22528148     EISSN : 25794604     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 7, No 2 (2020)" : 5 Documents clear
AKTIVITAS OUTBOND TERHADAP PENURUNAN TINGKAT KENAKALAAN SISWA SMA DAN SMK DI KECAMATAN ELLA HILIR Eko Rudiansyah; Rindah Permatasari
Jurnal Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi (Penjaskesrek) Vol 7, No 2 (2020)
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/jpjkr.v7i2.284

Abstract

The ultimate goal of this is outbound activities as a way to reduce the delinquency level of SMA and SMK students in Ella Hilir District. This research uses a mixed method that combines two research methods at once, qualitative and quantitative in a research activity. The results of interviews with counseling guidance teachers and homeroom teachers at SMAS PGRI Ella Hilir and SMK Negeri 1 Ella Hilir explained that in general or all students decreased aggressive behavior. The results of the researchers' observations showed that the proportion of the initial conditions showed that from the total number of students who had a high level of delinquency, 54.09% of PGRI Ella Hilir High School students were classified as high and 64.04% of Ella Hilir State Vocational School students were classified as very high, while the final conditions of PGRI Ella Hilir High School students 18 42% are classified as very low and students of SMK Negeri Ella Hilir 19.30% are classified as very low. The results of the statement analysis showed that there was a decrease in the level of delinquency of SMA and SMK students in the Ella Hilir sub-district. The decrease is indicated by the significant value of the Wilcoxon Sign Rank Test results which is smaller than the significant level (α), namely 0.000 0.05.Keywords: Outbond, decline, delinquencyAbstrakTujuan akhir dari penulisan ini adalah aktivitas outbond sebagai salah satu cara untuk menurunkan tingkat kenakalaan siswa SMA dan SMK di Kecamatan Ella Hilir. Penelitian ini menggunakan mix methods yang mengkombinasikan antara dua metode penelitian sekaligus, kualitatif dan kuantitatif dalam suatu kegiatan penelitian.Hasil wawancara dengan guru bimbingan konseling dan guru wali kelas SMAS PGRI Ella Hilir dan SMK Negeri 1 Ella Hilir menjelaskan bahwa secara umum atau kebanyakan siswa perilaku agresif menurun. Hasil data observasi peneliti menunjukan persentase kondisi awal menunjukan dari jumlah keseluruhan siswa yang memiliki yaitu tingkat kenakalan siswa SMAS PGRI Ella Hilir 54,09% tergolong tinggi dan siswa SMK Negeri Ella Hilir 64,04% tergolong sangat tinggi, sedangakaan kondisi akhir siswa SMAS PGRI Ella Hilir 18,42% tergolong sangat rendah dan siswa SMK Negeri Ella Hilir 19.30% tergolong sangat rendah. Hasil analisis menyatakan bahwa terdapat penurunan tingkat kenakalan siswa SMA dan SMK di kecamatan Ella Hilir. Penurunan ditunjukkan oleh nilai signifikan hasil Wilcoxon Sign Rank Test lebih kecil dibanding taraf signifikan (α) yaitu 0,0000,05Kata Kunci: Outbond, Penurunan, Kenakalaan
MENINGKATKAN KETERAMPILAN PASSING DALAM PERMAINAN BOLA VOLI MELALUI PEMBELAJARAN KOOPERATIF PADA SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR NEGERI 17 BIRAPATI Daniel Daniel; Eko Rudiansyah; Indria Susilawati
Jurnal Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi (Penjaskesrek) Vol 7, No 2 (2020)
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/jpjkr.v7i2.285

Abstract

Abstrak : To improve the learning process of education, especially volleyball learning in fourth grade students at 17 Birapati State Elementary School, so that students can perform basic passing techniques well in volleyball games. The implementation of this study used Classroom Action Research (CAR) in two cycles, if it did not get good results. The steps consist of four stages, planning, action, observation and reflection. If these steps have been carried out and get results under the KKM (Minimum Completion Criteria) then it will be continued at the next cycle stage, and vice versa, if it has got good results, it is not necessary to proceed to the next cycle stage.This researcher got the following results: Cycle I Total 790.73 Average 60.82 and percentage completeness of students 30.8%. The second cycle amounted to 1,099.95, an average of 84.61 and the percentage of completeness of students was 100%. There was an increase between cycle I and cycle II in the amount of 309.22 on average 23.79 and the percentage of student completeness was 69.2%. So this study was declared successful.Keywords: Cooperative Learning Passing SkillsAbstrak :Untuk memperbaiki proses belajar penjaskes terutama pembelajaran bola voli pada siswa kelas IV Sekolah Dasar Negeri 17 Birapati, Supaya siswa bisa melakukan teknik dasar passing dengan baik dalam permainan bola voli.Pelaksanaan penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) sebanyak dua siklus, apabila belum mendapatkan hasil yang baik. Langkah-langkahnya terdiri atas empat tahap, perencanaan, tindakan, pengamatan dan refleksi. Apabila tahap-tahap ini telah dilaksanakan dan mendapatkan hasil dibawah KKM (Kriteria Ketuntasan Minimal) maka akan dilanjutkan ketahap siklus selanjutnya, dan begitu juga sebaliknya, apabila sudah mendapatkan hasil yang baik, maka tidak perlu melanjutkan ke tahap siklus berikutnya. Peneliti ini mendapatkan hasil sebagai berikut : Siklus I Jumlah 790,73 Rata-rata 60,82 dan persetase ketuntasan siswa 30,8 %. Siklus II Jumlah 1,099,95 Rata-rata 84,61 dan persentase ketuntasan siswa 100 %.Terjadi peningkatan antara siklus I dan siklus II pada jumlah sebesar 309,22 rata-rata 23,79 dan persetase ketuntasan siswa 69,2 %. Maka penelitian ini dinyatakan berhasil.Kata kunci: Pembelajaran Kooperatif Ketrampilan Passing
PENERAPAN PEMBELAJARAN KREATIF UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PERMAINAN BOLA VOLI PADA SISWA KELAS VII SMP BELIAN PERMAI Yohanes Bulu; Eko Rudiansyah; Khairil Akbar
Jurnal Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi (Penjaskesrek) Vol 7, No 2 (2020)
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/jpjkr.v7i2.286

Abstract

Abstract: The purpose of this study is to improve learning learning outcomes in volleyball games with creative learning VII grade students of Belian Permai Nanga junior high school. This study uses classroom action research (Clasroom action research) using the action cycle. In this action research, using the models described are: Planning, Action (Action), Observation (Observation) and Reflection (Reflection). The results of the research findings are: student learning outcomes increase, because in the first cycle the average value of students is 55.60 while in the second cycle the average value of students is 80.18 has reached the criteria set. Based on the results of the study it can be concluded that through creative learning can improve volleyball learning basic passing techniques for Belian VII grade VII students in Nanga Pinoh. In this study, it can be suggested, the education teacher is expected to be able to plan and develop creativity and be more innovative in the learning process in an effort to improve the competence of students, especially in choosing learning methods.Keywords: Creative Learning, Volleyball, Learning OutcomesAbstrak: Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk meningkatkan hasil belajar pada permainan bola voli dengan pembelajaran kreatif siswa kelas VII SMP Belian Permai Nanga pinoh. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas (Clasroom action research) dengan menggunakan siklus tindakan. Pada penelitian tindakan ini, menggunakan model yang dijelaskan yaitu: Rencana (Planning), Tindakan (Action), Pengamatan (Observation) dan Refleksi (Reflection). Hasil temuan penelitian adalah : hasil belajar siswa meningkat, karena pada siklus I nilai rata – rata siswa adalah 55,60 sedangkan pada siklus II nilai rata-rata siswa adalah 80,18 telah tercapai kriteria yang telah ditetapkan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa melalui pembelajaran kreatif dapat meningkatkan pembelajaran bola voli teknik dasar passing pada siswa kelas VII Belian permai Nanga Pinoh. Dalam penelitian ini, dapat disarankan, guru penjaskes diharapkan dapat merencanakan dan mengembangkan kreativitas dan lebih inovatif pada proses pembelajaran dalam upaya meningkatkan kompetensi siswa terutama dalam memilih metode pembelajaran.Kata Kunci : Pembelajaran Kreatif, Bola Voli, Hasil Belajar
PENGARUH PERMAINAN PIKA TERHADAP KREATIVITAS SISWA KELAS V SD NEGERI 08 NUSA KENYIKAP PADA PEMBELAJARAN PENJASKESREK Bayu Sopian; Indria Susilawati; Nur Moh Kusuma Atmaja
Jurnal Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi (Penjaskesrek) Vol 7, No 2 (2020)
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/jpjkr.v7i2.282

Abstract

Abstract: This study aims to determine the effect and differences in the results of student creativity before and after using the game PIKA (Rubber Pipe) in fifth grade students of SD Negeri 08 Nusa Kenyikap. The research method used is the experimental method using one group pretest postest design, the population in this study using a saturated sample consisting of 20 class V students. Test instruments are validity and reliability, in data analysis includes the analysis requirements test, (1) testing data normality , (2) T-Test, (3) Regression Test, (4) N-Gain Test. The results showed that there was an effect of the PIKA (Rubber Pipe) game on students' creativity in physical education learning, namely if the sig value 0.05 then the regression was linear, the data obtained was a sig value of 0.000 0.05, the data was linear, and there were also differences with data before treatment 34,963 and after treatment 798. conclusions using the PIKA Game (Rubber Pipe) on student creativity in physical education learning and can influence and optimize the creativity of physical education learning students.Keywords: Pika Game (rubber pipe) Student CreativityAbstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh dan perbedaan hasil kreativitas siswa sebelum dan sesudah menggunakan permainan PIKA (Pipa Karet) pada siswa kelas V SD Negeri 08 Nusa Kenyikap. Metode Penelitian yang digunakan yaitu metode eksperimen dengan menggunakan design one group pretest postest, populasi dalam penelitian ini menggunakan sampel jenuh terdiri 20 orang siswa kelas V. Uji instrumen yaitu Validitas dan Reabilitas, dalam analisis data meliputi Uji persaratan Analisis, (1) Menguji Normalitas Data, (2) Uji T-Tes, (3) Uji Regresi, (4) Uji N-Gain. Hasil penelitian menunjukan terdapat pengaruh permainan PIKA (Pipa Karet) terhadap kreativitas siswa pada pembelajaran penjaskes, yaitu jika nilai sig 0,05 maka regresi adalah linier, data yang diperoleh nilai sig 0.000 0,05 maka data linier, dan terdapat juga perbedaan dengan data sebelum perlakuan 34.963 dan setelah perlakuan 798. kesimpulan dengan menggunakan Permainan PIKA (Pipa Karet) terhadap kreativitas siswa dalam pembelajaran penjaskes dan dapat mempengaruhi serta mengoptimalkan kreativitas pembelajaran penjaskes siswa.Kata Kunci: Permainan Pika (pipa karet) Kreativitas Siswa
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF JIGSAW UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI PADA SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR Bandi Usman; Khairil Akbar; Kurnia Dyah Anggorowati
Jurnal Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi (Penjaskesrek) Vol 7, No 2 (2020)
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/jpjkr.v7i2.283

Abstract

Abstrak: This study aims to increase student learning motivation in the field of physical education, sports and health. The learning model used is the application of the learning model through cooperative jigsaw to increase learning motivation in the field of physical education, sports and healthfor fifth grade students. Classroom action research (PTK) is carriedout using data collection techniques, namely motivation tests and questionnaires. The results of this study showed that in cycle 1, the average value of student learning motivation was 73% in the motivated category but not yet complete. Then in cycle II obtained a percentage of learning motivation of 90% categorized as motivated according to the success criteria and seen from the point of view of the maximum completeness criteria (KKM) students are said to be complete. The percentage of increasing learning motivation from cycle I to cycle II was 17%. The jigsaw cooperative learning model can increase student motivation, especially in sports and health physical education subjects.Keywords: learning Model, motivation to learn physical education sports and health.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar siswa pada bidang studi Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan. Model pembelajaran yang digunakan adalah penerapan model pembelajaran melalui kooperatif Jigsaw untuk meningkatkan motivasi belajar pada bidang studi Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan pada siswa kelas V, dilakukan penelitian tindakan kelas (PTK) dengan teknik pengumpulan data yakni tes dan angket motivasi. Hasil penelitian ini diperoleh siklus I nilai rata-rata motivasi belajar siswa presentase sebesar 73% kategori termotivasi tetapi belum tuntas. Kemudian pada siklus II diperoleh presentase motivasi belajar sebesar 90% dikategorikan termotivasi sesuai kriteria keberhasilan dan dilihat dari sudut pandang kriteria ketuntasan maksimal (KKM) siswa sudah dikatakan tuntas. Presentase peningkatan motivasi belajar siklus I ke siklus II yaitu 17%. Model pembelajaran kooperatif jigsaw dapat meningkatkan motivasi belajar siswa, terutama pada mata pelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan.Kata Kunci: Model Pembelajaran, Motivasi Belajar Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan

Page 1 of 1 | Total Record : 5