cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Filsafat
ISSN : 08531870     EISSN : 25286811     DOI : -
Jurnal Filsafat is a scientific journal that first published in 1990, as a forum for scientific communication, development of thinking and research in philosophy. Jurnal Filsafat is published twice a year, in February and August with p-ISSN: 0853-1870, and e-ISSN: 2528-6811 The Editorial Team of Jurnal Filsafat accepts manuscript in the field of philosophy which has never been published in other media. Editorial Team has the right to edit the manuscript as far as not changing the substance of its contents.
Arjuna Subject : -
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 24, No 2 (2014)" : 8 Documents clear
METODOLOGI KEILMUAN PANCASILA: OPERASIONALISASI DAN INTEGRASI KEILMUAN PANCASILA DALAM UPAYA PEMBANGUNAN KARAKTER BANGSA Arqom Kuswanjono
Jurnal Filsafat "WISDOM" Vol 24, No 2 (2014)
Publisher : Fakultas Filsafat, Universitas Gadjah Mada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jf.79656

Abstract

Pancasila seharusnya diperkenalkan sebagai sebuah produk budaya dengan pendekatan filosofis, bukan sebagai produk politik. Bagaimana hal tersebut dilakukan? Untuk menjawabnya, perlu bagi kita untuk memperhatikan secara serius metodologi apa yang dihadirkan. Metodologi adalah sebuah upaya seseorang (saintis, calon saintis/mahasiswa) untuk mencari “jalan” atau cara yang tepat melalui aktivitas-aktivitas ilmiah dan riset. Analoginya adalah kita bisa memiliki sebuah cara atau pendekatan, yaitu ketika memiliki pertimbangan tepat dan benar dalam memahami Pancasila, khususnya yang berkaitan dengan nilai yang bersumber dari Pancasila (baik nilai dasar dan nilai praktis). Operasionalisasi dan integrasi ilmu pengetahuan memerlukan upaya pengamatan yang luas terhadap gejala-gejala pengalaman manusia, khususnya dalam performa aksi-aksi yang beragam baik dalam kapasitas sebagai individu maupun warga bangsa. Melalui penciptaan integrasi ilmu pengetahuan dengan nilai Pancasila, upaya-upaya pembangunan karakter bangsa dengan sendirinya akan terealisasi.
GAGASAN EVOLUSI MAKHLUK HIDUP: SEBUAH TINJAUAN RINGKAS DAN REFLEKSI Jimmy Jeniarto
Jurnal Filsafat "WISDOM" Vol 24, No 2 (2014)
Publisher : Fakultas Filsafat, Universitas Gadjah Mada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jf.79657

Abstract

Artikel ini membahas, secara garis besar, lintasan sejarah dinamika narasi evolusi makhluk hidup. Berbagai opini tentang evolusi serta berbagai perkembangan sains dan teknologi yang memiliki implikasi bagi pemikiran evolusionistis diuraikan secara kronologis untuk mendapatkan gambaran yang komprehensif. Artikel ini juga melakukan refleksi terhadap kedudukan evolusi, sebagai opini, di dalam usaha manusia menjelaskan fenomena dan realitas. Evolusi makhluk hidup merupakan bagian dari evolusi alam secara keseluruhan. Alam tidak statis, demikian juga makhluk hidup. Perkembangan di bidang sains serta berbagai penemuan fosil-fosil sisa makhluk hidup telah semakin mengukuhkan pandangan evolusionistis terkait makhluk hidup. Evolusi makhluk hidup semakin dianggap bukan lagi hanya sebagai suatu pemikiran subyektif, melainkan merupakan suatu fakta obyektif. Evolusi makhluk hidup, sebagai fakta, memang terjadi. Evolusi, sebagai sebuah ide, merupakan salah satu hasil dari kerja akal manusia dalam rangka menjelaskan fenomena dan realita yang ditemui.
PERUBAHAN IKLIM DALAM SOROTAN FILSAFAT PROSES Joko Siswanto
Jurnal Filsafat "WISDOM" Vol 24, No 2 (2014)
Publisher : Fakultas Filsafat, Universitas Gadjah Mada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jf.79658

Abstract

Salah satu dampak dari global warming (pemanasan global) adalah terjadinya “perubahan iklim” (climate change) yang memberi pengaruh yang begitu buruk bagi kehidupan. Indonesia, karena posisi geografis yang terletak di ekuator, akan menerima dampak perubahan iklim. Dalam artikel ini masalah perubahan iklim ini akan ditilik dari perspektif kefilsafatan khususnya dari perspektif Filsafat Proses. Alam dunia, termasuk lingkungan, merupakan sebuah jaringan atau keterjalinan satuan-satuan aktual yang saling mempengaruhi dan meresapi. Ada hubungan internal dan bukan hanya hubungan eksternal antara satuan aktual yang satu dengan satuan-satuan yang lain. Realitas adalah suatu jaringan atau keterjalinan macam-macam hubungan, suatu medan gerak aktivitas yang saling mempengaruhi. Perubahan iklim, dalam konsepsi filsafat proses, dapat dipandang dalam dua arah, yakni sebagai suatu chaos (kacau-balau) dan sebagai catastrophe (bencana besar). Secara intrinsik keduanya dapat mengacaukan diri sendiri, baik sebagai satu satuan aktual atau kumpulan yang serupa
DIMENSI ETIS DALAM PERTANDINGAN SEPAKBOLA Muhamad Tamamul Iman
Jurnal Filsafat "WISDOM" Vol 24, No 2 (2014)
Publisher : Fakultas Filsafat, Universitas Gadjah Mada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jf.79659

Abstract

Penelitian ini menggunakan metodologi hermeneutik filosofis yang bertujuan untuk menginventarisasi berbagai informasi dalam pertandingan sepakbola dan menjelaskan relevansi dan pengaruhnya bagi moralitas manusia. Data pustaka digunakan sebagai bahan pokok dan pengamatan peneliti terhadap fenomena dan aktivitas dalam berbagai pertandingan sepakbola di stadion maupun di televisi digunakan sebagai bahan pendukung. Hasil penelitian ini adalah: 1) deskripsi secara reflektif tentang hakikat pertandingan sepakbola bahwa pertandingan sepakbola memiliki banyak aktivitas yang bernilai etis seperti nilai kejujuran, sportivitas, kerjasama, profesionalisme dan tanggung jawab yang dapat mempengaruhi sikap dan moralitas manusia; 2) deskripsi tentang kesesuaian antara unsur-unsur utilitarianisme dengan pertandingan sepakbola seperti kebahagiaan umum, pertanggungjawaban moral, prinsip sikap baik dan fair play sebagai tujuan; 3) deskripsi tentang pesan moral yang terkandung dalam pertandingan sepakbola sebagai miniatur kehidupan yang terangkum dalam kode etik fair play hingga kemudian berelevansi dan berpengaruh pada diri manusia baik bagi diri pribadi pemain maupun masyarakat yang lebih luas.
MITOS: EKPLORASI DEFINISI DAN FUNGSINYA DALAM KEBUDAYAAN Sartini Sartini
Jurnal Filsafat "WISDOM" Vol 24, No 2 (2014)
Publisher : Fakultas Filsafat, Universitas Gadjah Mada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jf.79660

Abstract

Artikel ini mengkaji tentang mitos dengan mengungkap definisi-definisinya, teori-teori yang menjelaskannya, dan mengidentifikasi peran dan fungsi mitos tersebut dalam kebudayaan. Kajian ini merupakan kajian kepustakaan, dengan mempelajari data yang diperoleh dari buku teks, hasil-hasil penelitian, jurnaljurnal, dan sumber pustaka lainnya. Kemudian data-data tersebut dianalisa dengan cara: penafsiran, koherensi dan holistik, deskripsi, dan analisis-sintesis. Hasil kajian menunjukkan bahwa: pertama, mitos secara umum bermakna cerita-cerita yang berkembang di masyarakat, dan dipercaya mempunyai keterkaitan dengan kekuatan spiritual dari masa lampau, serta memiliki fungsi langsung bagi kehidupan manusia. Kedua, disebabkan fungsinya, mitos memiliki peran dalam terbentuknya sebuah kebudayaan. Mitos dapat membatasi sikap dan kebiasaan manusia karena di dalamnya terkandung kepercayaankepercayaan yang membuat sekelompok orang akan melakukan atau tidak melakukan sesuatu dalam mengekspresikan kebudayaannya. Kebanyakan dari mitos tersebut dipercaya memiliki kaitan dengan persoalan hubungan manusia dengan alam (lingkungan sekitar)
TINJAUAN FILOSOFIS TERHADAP TRADISI NU: SEBUAH UPAYA EKSPLORASI FILSAFAT NUSANTARA Syarif Hidayatullah
Jurnal Filsafat "WISDOM" Vol 24, No 2 (2014)
Publisher : Fakultas Filsafat, Universitas Gadjah Mada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jf.79661

Abstract

Artikel ini merupakan penelitian Filsafat Nusantara, berupa kajian-kajian filosofis tentang kearifan lokal yang digali dari tradisi masyarakat NU atau yang populer dengan sebutan nahdliyin, yaitu pengikut Nahdlatul Ulama (NU), organisasi masyarakat dan keagamaan yang didirikan oleh KH. Hasyim Asyari pada 1926, baik secara organisasional (jam'iyah) maupun komunal (jamaah). Rumusan masalah dalam kajian adalah: pertama, bagaimana bentuk-bentuk kearifan lokal yang terkandung dalam tradisi NU?, dan, kedua, bagaimana analisis filosofis terhadap tradisi NU tersebut? Dari kajian yang dilakukan terungkap ada beberapa tradisi yang dilakukan warga NU, antara lain: mengikuti paham Ahlus-sunnah wal-Jamaah (Aswaja), berpedoman pada mazhab muktabarah, bertarekat, ziarah kubur, tahlilan, dan tawassul. Tradisi-tradisi tersebut dilakukan warga NU sebagai bentuk kearifan lokal yang mereka miliki dalam membangun relasi harmonis dengan tradisi lokal yang telah berkembang sebelumnya di Indonesia.
INDEKS SUBJEK JURNAL FILSAFAT Volume 24, Tahun 2014 Editor Jurnal Filsafat
Jurnal Filsafat "WISDOM" Vol 24, No 2 (2014)
Publisher : Fakultas Filsafat, Universitas Gadjah Mada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jf.79662

Abstract

INDEKS SUBJEKJURNAL FILSAFAT Volume 24, Tahun 2014
[JF] PENGANTAR REDAKSI VOL 24 NO 2 AGUSTUS 2014 Editor Jurnal Filsafat
Jurnal Filsafat "WISDOM" Vol 24, No 2 (2014)
Publisher : Fakultas Filsafat, Universitas Gadjah Mada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jf.79663

Abstract

Page 1 of 1 | Total Record : 8


Filter by Year

2014 2014


Filter By Issues
All Issue Vol 35, No 1-2 (2025): Special Issue 2025: Law and Politics Vol 35, No 2 (2025): (Article in Press) Vol 35, No 1 (2025) Vol 34, No 2 (2024) Vol 34, No 1 (2024) Vol 33, No 2 (2023) Vol 33, No 1 (2023) Vol 32, No 2 (2022) Vol 32, No 1 (2022) Vol 31, No 2 (2021) Vol 31, No 1 (2021) Vol 30, No 2 (2020) Vol 30, No 1 (2020) Vol 29, No 2 (2019) Vol 29, No 1 (2019) Vol 28, No 2 (2018) Vol 28, No 1 (2018) Vol 27, No 2 (2017) Vol 27, No 1 (2017) Vol 26, No 2 (2016) Vol 26, No 1 (2016) Vol 25, No 2 (2015) Vol 25, No 1 (2015) Vol 24, No 2 (2014) Vol 24, No 1 (2014) Vol 23, No 3 (2013) Vol 23, No 2 (2013) Vol 23, No 1 (2013) Vol 22, No 3 (2012) Vol 22, No 2 (2012) Vol 22, No 1 (2012) Vol 21, No 3 (2011) Vol 21, No 2 (2011) Vol 21, No 1 (2011) Vol 20, No 3 (2010) Vol 20, No 2 (2010) Vol 20, No 1 (2010) Vol 19, No 3 (2009) Vol 19, No 2 (2009) Vol 19, No 1 (2009) Vol 18, No 3 (2008) Vol 18, No 2 (2008) Vol 18, No 1 (2008) Vol 17, No 3 (2007) Vol 17, No 2 (2007) Vol 17, No 1 (2007) Vol 16, No 3 (2006) Vol 16, No 2 (2006) Vol 16, No 1 (2006) Vol 14, No 3 (2004) Vol 14, No 2 (2004) Vol 14, No 1 (2004) Vol 13, No 3 (2003) Vol 13, No 2 (2003) Vol 13, No 1 (2003) Vol 10, No 2 (2000) Jurnal Filsafat Seri 30 Oktober 1999 Jurnal Filsafat Seri 29 Juni 1999 Jurnal Filsafat Seri 28 Juli 1997 Jurnal Filsafat Seri 27 Maret 1997 Jurnal Filsafat Edisi Khusus Agustus 1997 Jurnal Filsafat Seri 26 Desember 1996 Jurnal Filsafat Seri 25 Mei 1996 Jurnal Filsafat Seri 24 Februari 1996 Jurnal Filsafat Seri 23 November 1995 Jurnal Filsafat Seri 22 Agustus 1995 Jurnal Filsafat Seri 21 Mei 1995 Jurnal Filsafat Seri 20 Desember 1994 Jurnal Filsafat Seri 19 Agustus 1994 Jurnal Filsafat Seri 18 Mei 1994 Jurnal Filsafat Seri 17 Februari 1994 Jurnal Filsafat Seri 16 November 1993 Jurnal Filsafat Seri 15 Agustus 1993 Jurnal Filsafat Seri 14 Mei 1993 Jurnal Filsafat Seri 13 Februari 1993 Jurnal Filsafat Seri 12 November 1992 Jurnal Filsafat Seri 11 Agustus 1992 Jurnal Filsafat Seri 10 Mei 1992 Jurnal Filsafat Seri 9 Februari 1992 Jurnal Filsafat Seri 8 November 1991 Jurnal Filsafat Seri 7 Agustus 1991 Jurnal Filsafat Seri 6 Mei 1991 Jurnal Filsafat Seri 5 Februari 1991 Jurnal Filsafat Seri 4 November 1990 Jurnal Filsafat Seri 3 1990 Jurnal Filsafat Seri 1 1990 More Issue