cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota palopo,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Equilibrium: Jurnal Ilmiah Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi
ISSN : 20887485     EISSN : 26849313     DOI : https://doi.org/10.35906/equili
Core Subject : Economy,
Jurnal Equlibrium merupakan jurnal ilmiah terbit enam bulan sekali yang memuat hasil-hasil penelitian baik teoritis maupun terapan dari bidang ilmu ekonomi, manajemen dan akuntansi serta disiplin ilmu lainnya yang relevan dengan bidang ilmu ekonomi.
Arjuna Subject : -
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol 12, No 1 (2023)" : 12 Documents clear
IMPLEMENTASI PRINSIP GREEN GROWTH PADA AKTIVITAS PENGUMPUL GAMBIR DI KABUPATEN LIMA PULUH KOTA (STUDI KASUS: KECAMATAN PANGKALAN KOTO BARU DAN KECAMATAN KAPUR IX) Alif Nur Rahmad; Maryanti Maryanti; Febriandi Prima Putra
Equilibrium : Jurnal Ilmiah Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi Vol 12, No 1 (2023)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/equili.v12i1.1446

Abstract

AbstrakSektor pertanian yang dipandang sebagai strategi mewujudkan green growth yaitu pertanian gambir. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui analisis aktivitas dalam mewujudkan green growth pada proses pengumpul gambir dan mengetahui implementasi kebijakan pengumpul gambir dalam mewujudkan green growth di Kabupaten Lima Puluh Kota. Hasil dari penelitian ini bahwa kondisi dalam mewujudkan green growth dari penilaian tiga indikator sudah terwujud yaitu pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, pertumbuhan inklusif dan adil, dan pengurangan emisi gas rumah kaca. Sedangkan penilaian dari dua indikator belum terwujud yaitu ketahanan sosial, ekonomi dan lingkungan, dan ekosistem penyedia jasa yang sehat dan produktif. Pemerintah harus melakukan pembinaan kepada pengumpul gambir untuk mengatasi permasalahan tentang pengeringan gambir dengan proses pembakaran manual dengan kayu bakar dari hutan maka diganti dengan pembakaran dengan sawit yang busuk, pelepah daun sawit yang kering serta ranting kayu yang tidak terpakai untuk proses pengeringan gambir dan diharapkan adanya kerjasama dari semua pihak yang terlibat dalam usaha gambir di Kabupaten Lima Puluh Kota untuk mewujudkan green growth dengan cara tetap terus menjaga lingkungan dan ekosistem untuk generasi masa datang.Kata Kunci: Green Growth, Pengumpul Gambir, Kabupaten Lima Puluh KotaAbstractThe agricultural sector which is seen as a strategy for realizing green growth is gambier farming. The purpose of this study was to determine the activity analysis in realizing green growth in the gambier collection process and to determine the implementation of gambier collection policies in realizing green growth in Lima Puluh Kota district. The results of this study show that there are quantitative analysis results and qualitative results on conditions in realizing green growth from the assessment of three indicators that have been realized, namely sustainable economic growth, inclusive and fair growth, and reduction of greenhouse gas emissions. While the assessment of two indicators has not materialized, namely social, economic and environmental resilience, and a healthy and productive service provider ecosystem. The government should provide guidance to gambir collectors to overcome problems regarding drying gambir with a manual burning process with firewood from the forest, then it is replaced by burning with rotten palm oil, dry palm fronds and unused wooden branches for the gambir drying process and it is hoped that there will be cooperation from all parties involved in the gambir business in Lima Puluh Kota district to realize green growth by continuing to protect the environment and ecosystem for future generations.Keywords: Green Growth, Gambier Collector, Lima Puluh Kota District
ANALISIS KINERJA BOPO DAN NPL TERHADAP ROA PADA PT BPR KARAWANG JABAR (PERSERODA) JAWA BARAT wangsit Supeno; Aam Aminudin
Equilibrium : Jurnal Ilmiah Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi Vol 12, No 1 (2023)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/equili.v12i1.1402

Abstract

AbstrakDi tengah persaingan dalam industri Bank Perkreditan Rakyat (BPR) yang semakin ketat, setiap manajemen BPR harus dapat menggunakan dan mengelola aset yang dimilikinya secara efektif dan efisien, sehingga BPR mampu meningkatkan kinerja keuangannya dalam hal mendapatkan laba yang optimal. Dalam penelitian ini memiliki tujuan untuk dapat mengetahui sejauhmana perkembangan kinerja keuangan BPR yang berkaitan dalam pengelolaan kegiatan usaha untuk melakukan efisiensi Biaya Operasional Pendapatan Operasional (BOPO), dengan menekan terjadinya kredit yang bermasalah (NonPerforming Loan) sebagai faktor penentu Return On Asset (ROA). Objek perusahaan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pada PT BPR Karawang Jabar (Perseroda), sebuah Bank Perkreditan Rakyat milik Pemerintah Daerah di Jawa Barat. BPR ini dipilih menjadi objek penelitian sebab dalam operasionalnya selama tahun 2019, 2020, 2021 sekalipun terdampak pandemi namun masih tetap mengalami pertumbuhan dalam jumlah aset dan mampu melakukan efisiensi BOPO dengan menurunkan rasio Non Performing Loan (NPL), sehingga BPR mampu meningkatkan ROA yang cukup signifikan pada tahun 2020 dan 2021 dibandingkan dengan tahun 2019. Penelitian yang dilakukan ini mendapatkan hasil kesimpulan bahwa semakin efisien rasio BOPO yang diikuti dengan pengendalian risiko dan penanganan kredit bermasalah yang tepat sehingga rasio NPL semakin menurun dari tahun ke tahun, maka dapat memberikan kontribusi positif bagi peningkatan BPR dalam memperoleh Return On Asset (ROA) yang sehat.    Kata Kunci: Biaya Operasional Pendapatan Operasional, Non Performing Loan, Return On Asset  Abstract In the midst of increasingly fierce competition in the Rural Bank (BPR) industry, every BPR management must be able to use and manage its assets effectively and efficiently, so that BPR is able to improve its financial performance in terms of getting optimal profits. In this study, it aims to be able to find out the extent of the development of BPR's financial performance related to the management of business activities to carry out operational cost efficiency of Operating Income (BOPO), by suppressing the occurrence of non-performing loans as a determining factor for Return On Asset (ROA). The object of the company used in this study is PT BPR Karawang Jabar (Perseroda),  a rural bank owned by the Regional Government in West Java. This BPR was chosen as the object of research because in its operations during 2019, 2020, 2021 even though it was affected by the pandemic but still experienced growth in the number of assets and was able to carry out BOPO efficiency by reducing the Non Performing Loan (NPL) ratio, so that BPR was able to increase ROA significantly in 2020 and 2021 compared to 2019. This research concluded that the more efficient the BOPO ratio followed by risk control and proper handling of non-performing loans so that the NPL ratio decreases from year to year, it can make a positive contribution to the increase in BPR in obtaining a healthy Return On Asset (ROA). Keywords: Operating Expenses Operating Income, Non Performing Loan, Return On Asset
DIGITALISASI PERBANKAN SYARIAH : PENGGUNAAN BSI MOBILE DI ERA GENERASI MILENIAL DI KOTA YOGYAKARTA Muzdalipah Musda Muzdalipah; Mahmudi Mahmudi
Equilibrium : Jurnal Ilmiah Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi Vol 12, No 1 (2023)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/equili.v12i1.1241

Abstract

AbstrakPerbankan syariah terus menerus mengembangkan inovasi baru dan digitalisasi produk agar dapat memberikan pelayanan terbaik bagi nasabah dan masyarakat Indonesia secara keseluruhan. Salah satu inovasi baru itu disebut BSI Mobile yang akan menjadi aplikasi perbankan yang sangat lengkap dan dapat memenuhi kebutuhan nasabah. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis factor-faktor apa saja yang mempengaruhi kepuasan nasabah dalam menggunakan layanan aplikasi BSI mobile di kalangan generasi milenial. Peneltian ini bersifat kuantitatif. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling dengan kriteria tertentu. Data diperoleh dari kuesioner berbentuk google form sebanyak 122 responden. Penelitian ini menggunakan data analisis regresi berganda. Temuan penelitian menunjukkan variabel kemudahan, kepercayaan, keamanan, kemanfaatan, dan fitur produk syariah berpengaruh signifikan terhadap kepuasan nasabah. Hal ini dibuktikan dari hasil uji regresi bahwa nilai koefisien lebih kecil dari pada 0,05. Implikasi dalam penelitian ini memberikan informasi bagi bank untuk mengembangkan kemampuan layanan mobile banking, serta menempatkan kemudahan penggunaan dan kandalan pelanggan secara tepat dan dengan demikian menarik minat penggunaan mobile banking sebagai media untuk melakukan transaksi perbankan syariah khususnya dikalangan generasi milenial.Kata kunci : Perbankan syariah, Digitalisasi, Mobile banking AbstractThe purpose of this study is to analyze the factors that influence customer satisfaction in using BSI mobile application services among the millennial generation. This research is quantitative. The sample used in this study used purposive sampling with certain criteria. Data obtained from a questionnaire in the form of google form as many as 122 respondents. This study uses multiple regression analysis data. The research findings show that the variables of convenience, trust, security, usefulness, and features of Islamic products have a significant effect on customer satisfaction. This is evidenced from the results of the regression test that the coefficient value is less than 0.05. The implication of this research is to provide information for banks to develop mobile banking service capabilities, as well as place the ease of use and customer reliability appropriately and thereby attract interest in using mobile banking as a medium for conducting Islamic banking transactions, especially among the millennial generationKeywords: Shariah banking, Digitization, Mobile banking
ANALISIS PENGARUH CITRA DESTINASI TERHADAP MINAT KUNJUNGAN ULANG WISATAWAN MUDA KE THE LODGE MARIBAYA, BANDUNG Julita Julita; Derizal Derizal; Budy Suyanto; Arafah Willy; Rahmat Ingkadijaya; Himawan Brahmantyo; S. Pantja DJati
Equilibrium : Jurnal Ilmiah Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi Vol 12, No 1 (2023)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/equili.v12i1.1400

Abstract

AbstrakMeningkatnya kunjungan wisatawan merupakan salah satu tingkat keberhasilan suatu daerah/negara karena akan mampu meningkatkan pendapatan daerah/Negara. Wisatawan muda lebih banyak berkunjung ke suatu daerah dan diharapkan adanya kunjungan ulang ke objek wisata. Penelitian ini menganalisis pengaruh citra destinasi terhadap minat kunjungan ulang wisatawan muda ke The Lodge Maribaya. Citra destinasi dilihat dari dua aspek yaitu cognitive image dan affective image. Metode yang digunakan adalah  pendekatan Partial Least Square (PLS)  yang memanfaatkan PLS-SEM atau Structural Equation Modelling untuk mengukur dan menganalisis hubungan antar variabel. Dari 12 indikator yang digunakan diperoleh 60 responden minimal yang digunakan dan diambil 126 responden untuk mengurangi kesalahan terjadi. Teknik pengambilan sampel adalah teknik non-probability sampling dengan convenience sampling dengan kriteria wisatawan muda yang pernah berkunjung ke The Lodge Maribaya.  Hasil menunjukkan bahwa sebesar 73,8% variabel citra destinasi signifikan mempengaruhi minat kunjungan ulang wisatawan muda ke The Lodge Maribaya. Cognitive image maupun affective image pada citra destinasi The Lodge Maribaya signifikan berpengaruh terhadap minat kunjungan ulang wisatawan muda yang ditandai dari nilai t-hitung lebih besar dari t tabel.Kata Kunci: citra destinasi, cognitive image, affective image, minat kunjungan ulang AbstractIncreasing tourist visits is one of the success rates of a region/country because it will be able to increase regional/country income. Young tourists visit an area more and it is hoped that there will be repeat visits to tourist objects. This study analyzes the effect of destination image on the interest of young tourists to revisit The Lodge Maribaya. Destination image is seen from two aspects, namely cognitive image and affective image. The method used is the Partial Least Square (PLS) approach which utilizes PLS-SEM or Structural Equation Modeling to measure and analyze the relationships between variables. The number of respondents is 126 respondents based on non-probability sampling technique with convenience sampling. The results show that 73.8% of the destination image variable significantly influences the interest of youth travelers to revisit The Lodge Maribaya. Cognitive image and affective image on the destination image of The Lodge Maribaya has a significant effect on the interest of young tourists to revisit as indicated by the t-count value which is greater than t table.Kata Kunci: citra destinasi, cognitive image, affective image, minat kunjungan ulang
ELECTRONIC WORD OF MOUTH ANTESEDEN DAN KONSEKUENSI DALAM PENINGKATAN INTENTION TO STAY: SEBUAH INVESTIGASI EMPIRIS Sukrisno Sukrisno; Wenefrida Ardhian Ayu Hardiani; Enik Rahayu; Pranoto Pranoto
Equilibrium : Jurnal Ilmiah Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi Vol 12, No 1 (2023)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/equili.v12i1.1314

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model konseptual baru berdasarkan peran E-WOM (Electronic Word Of Mouth) sebagai variabel mediasi. Kritik akademik dilakukan sebagai upaya meningkatkan pertemuan antara Green environment dan media sosial untuk meningkatkan tingkat hunian hotel bagi generasi milenial. Metodologi studi struktural yang digunakan dalam penelitian ini dengan mengambil sampel sebanyak 160 pengunjung hotel di Kota Semarang dan telah meluangkan waktunya secara individual. Dengan sukarela memberikan wawancara dan mengisi kuesioner dalam proses pengumpulan data model diuji dan dihipotesiskan menggunakan Amos 25 dan dari sekitar 160 sampel dianalisis lebih lanjut. Hasil hipotesis penelitian yang diajukan dalam penelitian ini diterima dan terdapat dua strategi untuk meningkatkan intention to stay. Penelitian ini juga memberikan implikasi praktis dan teoritis.Kata Kunci: Media Sosial, Persepsi, E-WOM, Intention to StayAbstractThis study aims to develop a new conceptual model based on the role of E-WOM (Electronic Word Of Mouth) as mediating variables. Academic criticism is carried out as an effort to increase the meeting between Green environmental and social media to increase the hotel occupancy rate for the millennial generation. The structural study methodology used in this study by adopting a sample of 160 hotel visitors in Semarang City and they have given their time individually. Volunteered to provide interviews and fill out questionnaires in the data collection process the model was tested and hypothesized using Amos 25 and from about 160 samples were further analyzed. The results of the research hypothesis proposed in this study were accepted and there were two strategies for increasing intention to stay. This research also provides practical and theoretical implication.Keywords: Social Media, Perceptions, E-WOM, Intention To Stay
KESESUAIAN KARAKTERISTIK PEMERINTAH DAERAH DAN OPINI AUDIT DENGAN PENGUNGKAPAN LAPORAN KEUANGAN Anggi Nadila Putri; Pancawati Hardiningsih
Equilibrium : Jurnal Ilmiah Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi Vol 12, No 1 (2023)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/equili.v12i1.1396

Abstract

AbstrakLaporan keuangan merupakan suatu hal yang penting sebagai bentuk pertanggungjawaban untuk mengambil keputusan bagi pihak eksternal. Laporan keuangan yang diaudit mengikuti standar akuntansi pemerintahan yang berlaku. Tujuan penelitian ini untuk megetahui pengaruh jumlah penduduk, total aset, PAD dan opini audit terhadap tingkat pengungkapan laporan keuangan pemerintah daerah provinsi di Indonesia. Metode penelitian adalah kuantitatif dan teknik pengumpulan data menggunakan data sekunder. Data penelitian berupa laporan keuangan pemerintah daerah provinsi yang diperoleh dari BPK. Data penelitian berupa laporan keuangan pemerintah daerah provinsi diperoleh dari BPK. Penelitian ini menggunakan sampel berupa laporan keuangan pemerintah provinsi pada tahun anggaran 2018 sampai 2021. Pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling. Pengujian pada penelitian ini berupa analisis statistik deskriptif, uji asumsi klasik dan uji hipotesis. Hasil penelitian adalah Jumlah pendudukber pengaruh positif terhadap pengungkapan laporan keuangan pemerintah daerah maka H1 diterima. Total aset dan Pendapatan asli daerah tidak memiliki pengaruh terhadap tingkat pengungkapan laporan keuangan pemerintah daerah maka H2 & H3ditolak. Opini audit berpengaruh negatif terhadap tingkat pengungkapan laporan keuangan pemerintah daerah, maka dari itu H4 ditolak. Semakin tinggi pendapatan asli daerah yang diperoleh maka tidak akan meningkatkan pengungkapan laporan keuangan, hal itu dikarenakan pemerintah belum efektif dan efisien dalam kekayaan daerah itu sendiri.Kata Kunci: Jumlah Penduduk, Total Aset, PAD, Opini Audit, Laporan Keuangan Pemerintah DaerahAbstractFinancial reports are an important matter as a form of accountability for making decisions for external parties. The audited financial statements follow the applicable government accounting standards. The purpose of this study was to determine the effect of population, total assets, PAD and audit opinion on the level of disclosure of provincial government financial reports in Indonesia. The research method is quantitative and data collection techniques use secondary data. The research data is in the form of provincial government financial reports obtained from the BPK. Research data in the form of provincial government financial reports were obtained from BPK. This study used a sample in the form of provincial government financial reports for the 2018 to 2021 fiscal year. Sampling used a purposive sampling method. Tests in this study were in the form of descriptive statistical analysis, classical assumption tests and hypothesis testing. The result of the study is that the number of residents has a positive influence on the disclosure of local government financial reports, so H1 is accepted. Total assets and local revenue have no effect on the level of disclosure of local government financial reports, so H2 & H3 are rejected. Audit opinion has a negative effect on the level of disclosure of local government financial statements, therefore H4 is rejected. The higher the regional original income obtained, it will not increase the disclosure of financial statements, this is because the government has not been effective and efficient in the regional wealth itself.Keywords: Total Population, Total Assets, PAD, Audit Opinion, Local Government Financial Statements
PERILAKU BRAND SWITCHING KONSUMEN YANG BERLANGGANAN DISNEY PLUS HOTSTAR DI KOTA PADANG Geza Scortionda; Dessy Kurnia Sari; Eri Besra
Equilibrium : Jurnal Ilmiah Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi Vol 12, No 1 (2023)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/equili.v12i1.1358

Abstract

AbstrakKonsumen yang berlangganan TV kabel MNC Vision (Indovision) ini jumlahnya mengalami penurunan secara terus menerus selama 5 tahun terakhir ini. Hal ini disebabkan oleh biaya berlangganan aplikasi Disney Plus Hotstar yang lebih terjangkau, akses menonton film yang mudah, dan aplikasi Disney Plus Hotstar ini memiliki kualitas tontonan film yang HQ dan HD. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kualitas produk, harga, promosi, dan variety seeking terhadap perilaku Brand Switching melalui kepuasan konsumen sebagai variabel mediasi MNC Vision ke Disney Plus Hotstar. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 175 orang. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Structural Equation Model (SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas produk dan harga tidak berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap kepuasan konsumen serta juga tidak berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap Brand Switching MNC Vision ke Disney Plus Hotstar. Sedangkan untuk promosi, variety seeking, dan kepuasan konsumen baik pada pengaruh secara langsung maupun tidak langsung semuanya berpengaruh positif dan signifikan terhadap Brand Switching MNC Vision ke Disney Plus Hotstar. Kesimpulannya adalah mayoritas konsumen berpindah berlangganan ke Disney Plus Hotstar dikarenakan 18 saluran TV berbayar yang dikelola oleh Disney dan Fox ini secara resmi telah dihapus di seluruh TV kabel berlangganan di Hongkong dan Asia Tenggara sejak 1 Oktober 2021. Selain itu, konsumen suka bernostalgia dengan film dan serial TV terkenal produksi Disney sewaktu mereka masih kecil dan konsumen yang telah berpindah berlangganan ke aplikasi Disney Plus Hotstar ini tidak setuju dengan pernyataan bahwa biaya berlangganan menonton film di aplikasi Disney Plus Hotstar ini dibilang “murah”.    Kata Kunci: Brand Switching, Kualitas Produk, Harga, Kepuasan Konsumen   AbstractThe number of Consumers who subscribe MNC Vision (Indovision) has decreased continuously over the last 5 years.  This is due to more affordable subscription fee for Disney Plus Hotstar, easy access to watching a lot of movies, and Disney Plus Hotstar has HD and HQ Quality for the application. This study aims to determine the effect of product quality, price, promotion, and variety seeking on Brand Switching behavior through Customer Satisfaction as a mediating variable for MNC Vision to Disney Plus Hotstar. The number of samples on this study are 175 respondents who had switched subscriptions from MNC Vision to Disney Plus Hotstar.  The data analysis method used the Structural Equation Model (SEM) which is processed using Smart PLS. Product quality and price have no positive and insignificant effect on Customer Satisfaction and also have no positive and insignificant effect on Brand Switching Pay TV Cable MNC Vision to Disney Plus Hotstar. As for promotion, variety seeking, and customer satisfaction both of directly and indirectly, all have an positive and significant effects on Brand Switching Pay TV Cable MNC Vision to Disney Plus Hotstar application. The conclusion for this research are most of consumers do brand switching to Disney Plus Hotstar because 18 TV Channels on Pay TV that managed by Disney and Fox had been officially removed from all subscription Pay TV in Hong Kong and Southeast Asia   since October 1st, 2021. In additional, consumers love to feeling nostalgic about famous TV Series and Movies produced by Disney when they were as little kid and consumers doesn’t like with the statement that Disney Plus Hotstar subscription fee got called “cheap”.      Keywords:  Brand Switching, Product Quality, Price, Customer Satisfaction
PERAN MODERASI PARTISIPASI MASYARAKAT PADA HUBUNGAN KOMPETENSI PENGELOLA, SISTEM PENGENDALIAN INTERNAL DAN PEMANFAATAN TEKNOLOGI INFORMASI TERHADAP AKUNTABILITAS PENGELOLAAN DANA DESA Mohammad Ridwan; R. Ery W. A. Santosa; Sulistyo Suharto; Anindya P. R. Z. Putri
Equilibrium : Jurnal Ilmiah Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi Vol 12, No 1 (2023)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/equili.v12i1.1429

Abstract

AbstrakPenelitianBini bertujuan mengujiBpengaruh moderasi partisipasi masyarakat pada hubungan kompetensi pengelolaBdana desa, sistemBpengendalian intern, pemanfaatanBteknologi informasi terhadap akuntabilitas pengelolaan dana desa. Objek penelitian pada kuasa pengguna anggaran dana desa di Kabupaten Rembang dengan metode purposive sampling. Metode penelitian yang digunakan adalah metode analisis data melalui pendekatanBPartial Least Square (PLS), dengan bantuan software, WarpPLS. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kompetensi pengelolaan dana desa, sistem pengendalian intern, pemanfaatan teknologi informasi tidak memiliki berpengaruh terhadap akuntabilitas pengelolaan dana desa. Partisipasi masyarakat memiliki pengaruh signifikan negatif sebagai variabel moderasi antara kompetensi pengelola danaBdesa terhadap akuntabilitas pengelolaan dana desa, partisipasi masyarakat memiliki pengaruh signifikan positif sebagai variabel moderasi antara sistem pengendalian intern, xpemanfaatan teknologi informasi terhadap akuntabilitas pengelolaan dana desa.Kata Kunci: Partisipasi Masyarakat, Akuntabilitas, Dana DesaAbstractThis study examines the influence of village fund management requirements, internal system control, and information technology utilization on the accountability of village fund management with community participation as a moderating variable. The object of research is the power of village fund users in Rembang Regency using a purposive sampling method. The research method used is the method of data analysis through the Partial Least Square, (PLS) approach, with, the help of WarpPLS software. The results of the study show that village fund management competencies, internal control systems, and the use of information technology have no effect on the accountability of village fund management. Community participation has a significant negative effect as a moderating variable of competence of village fund managers on village fund management accountability, community participation has a significant positive effect as a moderating variable of internal control systems, and use of information technology on village fund management accountability.Keywords: Community Participation, Accountability, Village Funds
PENGARUH DESENTRALISASI FISKAL TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DAERAH DI KABUPATEN PROVINSI SUMATERA BARAT TAHUN 2016-2020 Anisa Fitria; Weriantoni Weriantoni; Bintang Rizky Abdullah Majo Saibah; Nur Ari Sufiawan
Equilibrium : Jurnal Ilmiah Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi Vol 12, No 1 (2023)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/equili.v12i1.1385

Abstract

AbstrakOtonomi daerah dan desentralisasi fiskal bukanlah konsep yang baru di Indonesia. Penerapan desentralisasi fiskal harus diiringi dengan kemampua pemerintah daerah dalam mengelola finansial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh desentralisasi fiskal terhadap pertumbuhan ekonomi, menganalisis pengaruh pajak derah terhadap pertumbuhan ekonomi dan menganalisis pengaruh jumlah penduduk terhadap pertumbuhan ekonomi. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder time series sebanyak 5 tahun yaitu dari periode tahun 2016 sampai periode tahun 2020 dengan data cross section sebanyak 12 Kabupaten di Provinsi Sumatera Barat. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi data panel menggunakan fixed effect model. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel desentralisasi fiskal berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi daerah Kabupaten di Provinsi Sumatera Barat, variabel pajak daerah berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi daerah Kabupaten di Provinsi Sumatera Barat, variabel jumlah penduduk berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi daerah Kabupaten di Provinsi Sumatera Barat. Variabel desentralisasi fiskal, pajak daerah dan jumlah penduduk secara simultan berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi daerah Kabupaten di Provinsi Sumatera Barat.Kata Kunci: PDRB, Desentralisasi Fiskal, Pajak Daerah, Jumlah PendudukAbstractRegional autonomy and fiscal decentralization are not new concepts in Indonesia. The implementation of fiscal decentralization must be accompanied by the ability of local governments to manage finances. This study aims to analyze the effect of fiscal decentralization on economic growth, analyze the effect of local taxes on economic growth and analyze the effect of population on economic growth. The type of data used in this research is secondary time series data for 5 years, from the 2016 period to the 2020 period with cross sectional data for 12 regencies in West Sumatra Province. The data analysis method used in this study is panel data regression using the fixed effect model. The results of this study indicate that the fiscal decentralization variable has a positive and insignificant effect on the economic growth of the districts in West Sumatra Province, the local tax variable has a positive and significant effect on the economic growth of the districts in West Sumatra Province, the population variable has a positive and significant effect on economic growth districts in West Sumatra Province. The variables of fiscal decentralization, regional taxes and population simultaneously have a significant effect on the regional economic growth of the districts in West Sumatra Province.Keywords: GRDP, Fiscal Decentralization, Local Taxes, Total Population 
APAKAH TINGKAT MANAJEMEN RISIKO PERUSAHAAN MEMPENGARUHI KINERJA OPERASI BANK? ANALISIS KATEGORI BUKU BANK Yuannisa Aisanafi; Chaerul Djusman Djakman
Equilibrium : Jurnal Ilmiah Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi Vol 12, No 1 (2023)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/equili.v12i1.1436

Abstract

AbstrakSektor perbankan berperan dominan sebagai penghimpun dan penyalur dana masyarakat, khususnya di Indonesia, sehingga kinerjanya menjadi urgensi penting karena dampaknya yang besar terhadap masyarakat dan pembangunan nasional. Studi-studi sebelumnya menemukan adanya hubungan antara manajemen risiko perusahaan dan kinerja. Namun, penelitian-penelitian tersebut masih inkonklusif dan tidak menguji bank berdasarkan kategori buku bank (bank buku 1, 2, 3, dan 4). Penelitian ini melihat praktik manajemen risiko perusahaan yang menyeluruh pada bank-bank yang tercatat di BEI, berdasarkan kategori buku bank (bank buku 1, 2, 3, dan 4), serta dampaknya terhadap kinerja. Penelitian ini menggunakan tiga tahun periode sampel untuk menangkap gambaran besar mengenai praktik manajemen risiko perusahaan. Hasilnya menunjukkan bahwa, untuk kategori bank buku 3 dan 4, praktik manajemen risiko perusahaannya memiliki dampak positif terhadap kinerja. Begitu pula untuk kategori bank buku 1 dan 2. Hal tersebut memberikan gambaran yang sebenarnya dari praktik manajemen risiko untuk setiap kategori buku bank dan dampaknya terhadap kinerja operasi, melihat bahwa sektor perbankan merupakan sektor keuangan yang diregulasi dengan sangat ketat dalam penerapan manajemen risiko.Kata Kunci: manajemen risiko perusahaan, bank, kinerja operasi. AbstractBanking sector plays dominant role in Indonesia, as the performance will give huge impact for people and national development. Prior studies have found the relation between enterprise risk management and performance. However, the results were inconclusive and did not examine the bank category for each tier (tier 1, 2, 3, and 4). This research is intended to see the practice of holistic risk management of listed banks in Indonesia, based on tier category (tier 1, 2, 3, and 4), and its impact on their performances. This research is using three years period to capture the big picture of their risk management practices. The results show that, for banks categorized in tier 3 and 4, their risk management practices have positive impact on performances. There is also an impact for banks categorized in tier 1 and 2. These depict the real picture of risk management practices of listed banks in Indonesia for each tier category of banks and its influences on the operating performance.Keywords: enterprise risk management, banks, operating performance

Page 1 of 2 | Total Record : 12