cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota palopo,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Equilibrium: Jurnal Ilmiah Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi
ISSN : 20887485     EISSN : 26849313     DOI : https://doi.org/10.35906/equili
Core Subject : Economy,
Jurnal Equlibrium merupakan jurnal ilmiah terbit enam bulan sekali yang memuat hasil-hasil penelitian baik teoritis maupun terapan dari bidang ilmu ekonomi, manajemen dan akuntansi serta disiplin ilmu lainnya yang relevan dengan bidang ilmu ekonomi.
Arjuna Subject : -
Articles 17 Documents
Search results for , issue "Vol 14, No 2 (2025): September" : 17 Documents clear
PENGARUH WORK-LIFE BALANCE DAN JOB SATISFACTION TERHADAP TURNOVER INTENTION Faqih, Muhammad; Syadza, Tiara Aulia Asy; Kartono, Kartono
Equilibrium : Jurnal Ilmiah Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi Vol 14, No 2 (2025): September
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/equili.v14i2.2399

Abstract

ABSTRAKTingginya angka turnover intention menjadi tantangan serius bagi perusahaan dalam mempertahankan sumber daya manusia yang kompeten. Fenomena ini terlihat jelas di CV. XYZ, perusahaan manufaktur kemasan di Cirebon, yang mencatat tren peningkatan jumlah karyawan keluar dari tahun ke tahun, dengan puncaknya pada tahun 2024. Berdasarkan pengamatan awal, work-life balance yang kurang dan tingkat job satisfaction yang rendah diduga menjadi faktor utama yang mendorong niat karyawan untuk keluar dari perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh work-life balance dan job satisfaction terhadap turnover intention.  Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik sampling jenuh terhadap seluruh populasi karyawan CV. XYZ sebanyak 70 orang. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan diolah menggunakan software IBM SPSS 25. Temuan pada penelitian ini work-life balance berpengaruh signifikan terhadap turnover intention. Begitupun dengan job satisfaction berpengaruh signifikan terhadap turnover intention. Dan work-life balance dan job satisfaction secara simultan berpengaruh signifikan terhadap turnover intention. Temuan ini menekankan pentingnya perusahaan untuk menciptakan lingkungan kerja yang mendukung work-life balance dan meningkatkan job satisfaction guna menekan tingkat turnover intention. Studi ini hanya menggunakan dua variabel independen (work-life balance dan job satisfaction) dan satu variabel dependen (turnover intention). ABSTRACTThe high turnover intention rate poses a serious challenge for companies in retaining competent human resources. This phenomenon is clearly evident at CV. XYZ, a packaging manufacturing company in Cirebon, which has recorded a trend of increasing employee turnover year after year, peaking in 2024. Based on initial observations, poor work-life balance and low job satisfaction are suspected to be the main factors driving employees' intention to leave the company. This study aims to analyze the influence of work-life balance and job satisfaction on turnover intention. The method used is a quantitative approach with a saturated sampling technique applied to the entire population of CV. XYZ employees, totaling 70 individuals. Data was collected through questionnaires and analyzed using IBM SPSS 25 software. The findings of this study indicate that work-life balance significantly influences turnover intention. Similarly, job satisfaction significantly influences turnover intention. Additionally, work-life balance and job satisfaction simultaneously significantly influence turnover intention. These findings emphasize the importance of companies creating a work environment that supports work-life balance and enhances job satisfaction to reduce turnover intention. This study only used two independent variables (work-life balance and job satisfaction) and one dependent variable (turnover intention).
PENGARUH PROFITABILITAS DAN KINERJA LINGKUNGAN TERHADAP NILAI PERUSAHAAN: STUDI PADA PERUSAHAAN SUB SEKTOR FOOD AND BEVERAGE Azahra, Raudhatul; Sulistyowati, Erna
Equilibrium : Jurnal Ilmiah Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi Vol 14, No 2 (2025): September
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/equili.v14i2.2553

Abstract

ABSTRAKFluktuasi nilai perusahaan pada subsektor makanan dan minuman selama beberapa tahun terakhir memunculkan pertanyaan mengenai sejauh mana faktor internal, seperti profitabilitas dan kinerja lingkungan, dapat memengaruhi penilaian investor terhadap perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh profitabilitas dan kinerja lingkungan terhadap nilai perusahaan pada perusahaan makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2022–2024. Nilai perusahaan diukur dengan rasio Tobin’s Q, profitabilitas diproksikan melalui Return on Assets (ROA), dan kinerja lingkungan berdasarkan peringkat PROPER dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi linier berganda menggunakan data sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa profitabilitas berpengaruh positif signifikan terhadap nilai perusahaan, sedangkan kinerja lingkungan berpengaruh negatif tidak signifikan. Temuan ini menunjukkan bahwa investor lebih mempertimbangkan aspek keuangan dibandingkan keberlanjutan lingkungan dalam pengambilan keputusan investasi. Penelitian ini mendukung teori sinyal dan teori legitimasi dalam menjelaskan bagaimana pengungkapan informasi perusahaan memengaruhi respons pasar terhadap nilai perusahaan.ABSTRACTThe fluctuation in firm value within the food and beverage sub-sector over the past few years raises questions about how internal factors, such as profitability and environmental performance, influence investor perceptions. This study aims to analyze the effect of profitability and environmental performance on firm value in food and beverage companies listed on the Indonesia Stock Exchange during the 2022–2024 period. Firm value is measured using the Tobin’s Q ratio, profitability is proxied by Return on Assets (ROA), and environmental performance is assessed based on the PROPER rating issued by the Ministry of Environment and Forestry. This research employs a quantitative approach with multiple linear regression analysis using secondary data. The results indicate that profitability has a significant positive effect on firm value, while environmental performance has a negative but insignificant effect. These findings suggest that investors place greater emphasis on financial performance rather than environmental sustainability when making investment decisions. This study supports signaling theory and legitimacy theory in explaining how corporate information disclosure influences market responses toward firm value.
PERAMALAN EXPECTED CREDIT LOSS (ECL) MENGGUNAKAN MODEL ARIMA: STUDI KASUS PADA BANK BRI DAN BANK BCA Tolla, Suci Dwilianti; Vendy, Vicky
Equilibrium : Jurnal Ilmiah Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi Vol 14, No 2 (2025): September
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/equili.v14i2.2528

Abstract

ABSTRAKImplementasi PSAK 109 menuntut lembaga perbankan untuk menerapkan pendekatan forward-looking dalam pengukuran cadangan kerugian kredit melalui estimasi expected credit loss (ECL). Jika tidak diterapkan, bank berisiko menghadapi ketidakpatuhan regulasi, berkurangnya transparansi, serta menurunnya kepercayaan publik. Penelitian ini bertujuan untuk memperkirakan nilai ECL menggunakan model autoregressive integrated moving average (ARIMA) pada dua bank besar di indonesia, yaitu bank BRI dan bank BCA, selama periode 2004 hingga 2024. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode purposive sampling dan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan yang memuat komponen probability of default (PD), loss given default (LGD), dan exposure at default (EAD). Model ARIMA ditentukan melalui uji stasioneritas ADF (Augmented Dickey-Fuller Test) dan KPSS (Kwiatkowski-Phillips-Schmidt-Shin Test), serta identifikasi parameter menggunakan grafik ACF (Autocorrelation Function) dan PACF (Partial Autocorrelation Function). Pemilihan model terbaik dilakukan berdasarkan nilai AIC (Akaike Information Criterion) dan BIC (Bayesian Information Criterion). Hasil penelitian menunjukkan bahwa baik Bank BRI maupun Bank BCA paling sesuai dimodelkan dengan ARIMA yang mencerminkan kesamaan karakteristik statistik pada data historis ECL kedua bank. Model yang diperoleh mampu memproyeksikan tren ECL dengan cukup akurat untuk periode 2025 hingga 2029. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam penyusunan kebijakan pencadangan kerugian kredit yang lebih adaptif dan berbasis data historis.ABSTRACTThe implementation of PSAK 109 requires banks to adopt a forward-looking approach in measuring credit loss allowances through Expected Credit Loss (ECL) estimation. Without this standard, banks may face regulatory non-compliance, reduced transparency, and declining public trust. This study estimates ECL using the Autoregressive Integrated Moving Average (ARIMA) model for Bank BRI and Bank BCA during 2004–2024. A quantitative approach with purposive sampling was applied, using annual financial statements containing Probability of Default (PD), Loss Given Default (LGD), and Exposure at Default (EAD). Model selection involved stationarity tests with the Augmented Dickey-Fuller (ADF) and Kwiatkowski-Phillips-Schmidt-Shin (KPSS) tests, parameter identification through Autocorrelation Function (ACF) and Partial Autocorrelation Function (PACF), and evaluation based on the Akaike Information Criterion (AIC) and Bayesian Information Criterion (BIC). The results show that both banks are best represented by ARIMA indicating similar statistical patterns in their historical ECL data. These findings are expected to support the development of more adaptive and data-driven credit loss provisioning policies.
SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW (SLR) UNTUK KELESTARIAN PARIWISATA: MENGINTEGRASIKAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA, MODEL MANAJEMEN, DAN TEKNOLOGI BIG DATA Hermawati, Adya; Mas, Nasharuddin; Rahman, Aviv Yuniar
Equilibrium : Jurnal Ilmiah Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi Vol 14, No 2 (2025): September
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/equili.v14i2.2549

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengkaji strategi holistik dalam meningkatkan keberlanjutan industri pariwisata di Jawa Timur melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR). Fokus utama terletak pada integrasi Human Resource Development (HRD), manajemen strategis, dan pemanfaatan teknologi big data dalam mendukung daya saing dan keberlanjutan sektor pariwisata, khususnya pada tingkat UKM. Metode SLR digunakan untuk mengidentifikasi dan menganalisis literatur ilmiah yang relevan, kemudian divisualisasikan menggunakan VOSviewer guna memetakan keterkaitan antar konsep kunci. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel orientasi kewirausahaan, kapabilitas pemasaran, dan keberlanjutan pariwisata merupakan komponen utama yang saling berinteraksi dalam pengembangan model konseptual pariwisata berkelanjutan. Melalui pendekatan variable mining dan relationship mining, penelitian ini menghasilkan model berbasis data yang aplikatif sebagai dasar pengambilan kebijakan dan strategi pengembangan pariwisata di masa depan.ABSTRACTThis study aims to examine holistic strategies for improving the sustainability of the tourism industry in East Java through a Systematic Literature Review (SLR) approach. The main focus is on the integration of Human Resource Development (HRD), strategic management, and the use of big data technology to support the competitiveness and sustainability of the tourism sector, particularly at the SME level. The SLR method is used to identify and analyze relevant scientific literature, which is then visualized using VOSviewer to map the relationships between key concepts. The research findings indicate that the variables of entrepreneurial orientation, marketing capabilities, and tourism sustainability are the primary components that interact in the development of a conceptual model for sustainable tourism. Through variable mining and relationship mining approaches, this study produced a data-driven model that is applicable as a basis for policy-making and future tourism development strategies.
PENGARUH UKURAN PERUSAHAAN DAN ACHIEVEMENT TERHADAP PENGUNGKAPAN SUSTAINABILITY REPORT Tasri, Naufan Rahmanda; Sukiswo, Wahyu Helmy Dimayanti
Equilibrium : Jurnal Ilmiah Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi Vol 14, No 2 (2025): September
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/equili.v14i2.2441

Abstract

ABSTRAKTingginya kasus pencemaran lingkungan yang terjadi dikarenakan aktivitas perusahaan membuat masyarakat menuntut adanya pertanggungjawaban dari perusahaan melalui sustainability report. Adapun tujuan dari penelitian ini guna mengetahui pengaruh ukuran perusahaan dan achievement terhadap pengungkapan sustainability report pada perusahaan sektor basic material yang terdaftar di BEI tahun 2021-2023. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan metode penentuan sampel menggunakan metode purposive sampling, sehingga didapatkan 20 perusahaan terpilih dari 103 perusahaan yang diteliti untuk tahun 2021-2023. Temuan ini mengungkapkan bahwasannya ukuran perusahaan maupun achievement berpengaruh terhadap pengungkapan sustainability report.ABSTRACTThe high number of environmental pollution cases that occur due to company activities has made the public demand accountability from companies through sustainability reports. The purpose of this study is to determine the effect of company size and achievement on sustainability report disclosure in basic material sector companies listed on the IDX in 2021-2023. The study used a quantitative approach, with the sample determination method using purposive sampling method, so that 20 companies were selected from 103 companies studied for 2021-2023. The findings reveal that company size and achievement have an effect on sustainability report disclosure.
PENGARUH BRAND ENGAGEMENT, BRAND IMAGE, CUSTOMER TRUST, DAN REPURCHASE INTENTION PADA INDUSTRI PENERBANGAN Kehi, Triyanti De Fatima; Kurniawati, Kurniawati
Equilibrium : Jurnal Ilmiah Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi Vol 14, No 2 (2025): September
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/equili.v14i2.2555

Abstract

A B S T R A KIndustri Penerbangan menghadapi banyak pembatasan seperti pengurangan besar-besaran dalam perjalanan udara, peningkatan biaya operasional, harga bahan bakar, dan biaya pemeliharaan. Berdasarkan faktor niat membeli kembali, maka penelitian ini membahas peran Brand Engagement, Brand Image, dan Customer Trust pada maskapai Penerbangan. Penelitian ini menggunakan metode kausal, pengumpulan data melalui kuesioner terhadap 294 pengguna maskapai di Indonesia. Analisis data dilakukan dengan menggunakan SEM AMOS 2024, dengan pengukuran variabel keterlibatan merek, citra merek, kepercayaan pelangan, dan niat membeli kembali. Temuan penelitian menunjukkan bahwa kepercayaan pelanggan mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap niat beli ulang, dengan kepercayaan merek berperan sebagai mediator yang memperkuat hubungan tersebut. Penelitian ini memberikan wawasan berharga untuk memahami kontribusi keterlibatan merek, dalam mempengaruhi niat beli konsumen. Strategi pemasaran dan pengembangan merek direkomendasikan untuk mempertahankan keunggulan kompetitif maskapai penerbangan di Indonesia.A B S T R A C TThis study investigates the effect of work-life balance and job satisfaction on The aviation industry faces many restrictions, such as a significant reduction in air travel, increased operational costs, fuel prices, and maintenance costs. Based on the repurchase intention factor, this study discusses the role of brand engagement, brand image, and customer trust in airlines. This study uses a causal method, collecting data through questionnaires from 294 airline users in Indonesia. Data analysis was conducted using SEM AMOS 2024, measuring variables such as brand engagement, brand image, customer trust, and repurchase intention. The findings reveal that customer trust has a positive and significant influence on repurchase intention, with brand trust acting as a mediator that strengthens this relationship. This study provides valuable insights into understanding the contribution of brand involvement in influencing consumer repurchase intention. Marketing and brand development strategies are recommended to maintain the competitive advantage of airlines in Indonesia.
DAMPAK DIVERSIFIKASI BANK DAN KERUGIAN PINJAMAN TERHADAP KINERJA PERBANKAN DI INDONESIA Dabo, Mia El; Leon, Farah Margaretha
Equilibrium : Jurnal Ilmiah Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi Vol 14, No 2 (2025): September
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/equili.v14i2.2533

Abstract

ABSTRAKKinerja keuangan perbankan di Indonesia dipantau dan dicatat oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). OJK mencatat bahwa pada tahun 2024, beberapa bank besar mengalami perlambatan pertumbuhan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh diversifikasi perbankan dan penyisihan kerugian pinjaman terhadap kinerja bank di Indonesia, yang diukur melalui NIM, ROAE, dan ROAA. Data yang digunakan merupakan data sekunder dari bank konvensional sebesar 130 data observasi dari 26 dikali 5 tahun dengan metode analisis regresi panel menggunakan Eviews 12. Hasil penelitian menunjukkan bahwa diversifikasi aset dan ukuran bank berpengaruh positif signifikan terhadap seluruh indikator kinerja. Funding diversification berpengaruh signifikan negatif terhadap NIM, ROAA dan tidak berpengaruh terhadap ROAE, Liquidity ratio berpengaruh signifikan positif terhadap ROAE, namun tidak berpengaruh terhadap NIM dan ROAA, dan rasio kredit bermasalah (NPL) berpengaruh signifikan positif terhadap ROAA, namun tidak berpengaruh terhadap NIM dan ROAE. Sebaliknya, Income diversification berpengaruh signifikan negatif terhadap ROAE, namun tidak berpengaruh terhadap NIM dan ROAA. Loans diversification berpengaruh signifikan negatif terhadap ROAA, namun tidak berpengaruh terhadap NIM dan ROAE, serta loans ratio menunjukkan pengaruh negatif terhadap kinerja. Selain itu, Capital ratio berpengaruh signifikan negatif terhadap NIM, ROAE, dan berpengaruh signifikan positif terhadap ROAA dan Operating efficiency berpengaruh signifikan negatif ROAA, berpengaruh signifikan positif terhadap NIM, namun tidak berpengaruh terhadap ROAE. ABSTRACTThe financial performance of Indonesian banks is monitored and recorded by the Financial Services Authority (OJK). The OJK noted that several large banks experienced a growth slowdown in 2024.This study aims to analyze the effect of banking diversification and loan loss provisions on bank performance in Indonesia, as measured by NIM, ROAE, and ROAA. The data used are secondary data from conventional banks amounting to 130 observation data from 26 times 5 years with panel regression analysis method using Eviews 12. The results of the study indicate that asset diversification and bank size have a significant positive effect on all performance indicators. Funding diversification has a significant negative effect on NIM, ROAA and has no effect on ROAE, Liquidity ratio has a significant positive effect on ROAE, but has no effect on NIM and ROAA, and non-performing loan ratio (NPL) has a significant positive effect on ROAA, but has no effect on NIM and ROAE. Conversely, Income Diversification has a negative and significant effect on ROAE, but has no effect on NIM and ROAA. Loan diversification has a significant negative effect on ROAA, but has no effect on NIM and ROAE, and the loan ratio shows a negative effect on performance. In addition, the Capital Ratio has a significant negative effect on NIM, ROAE, and a significant positive effect on ROAA and Operational Efficiency has a significant negative effect on ROAA, a significant positive effect on NIM, but has no effect on ROAE.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI NIAT PELANGGAN MENGGUNAKAN MOBILE FOOD APPS DI JAKARTA SELAMA PANDEMI COVID-19 Adiyoso, Yodi
Equilibrium : Jurnal Ilmiah Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi Vol 14, No 2 (2025): September
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/equili.v14i2.2556

Abstract

A B S T R A KPandemi COVID-19 telah mengubah pola konsumsi masyarakat, meningkatkan ketergantungan pada layanan pengiriman makanan daring (Online Food Delivery/OFD) di Jakarta, seperti GoFood, GrabFood, dan ShopeeFood. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi niat pelanggan untuk menggunakan aplikasi OFD selama pandemi, dengan fokus pada variabel Perceived Usefulness (PU), Perceived Ease of Use (PEOU), Trust (TR), Price-Saving Benefits (PSB), Time-Saving Benefits (TSB), Food Safety Risk Perception (FSRP), Perceived Severity (PS), dan Perceived Vulnerability (PV). Menggunakan pendekatan kuantitatif, data dikumpulkan dari 150 responden pengguna aplikasi OFD di Jakarta melalui kuesioner daring. Analisis data dilakukan dengan metode Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa PU, PSB, dan TSB memiliki pengaruh positif signifikan terhadap niat pelanggan, sedangkan PEOU, TR, FSRP, PS, dan PV tidak menunjukkan pengaruh signifikan. Temuan ini menyoroti pentingnya manfaat praktis dan efisiensi dalam mendorong adopsi OFD selama krisis kesehatan. Penelitian ini memberikan wawasan bagi pelaku bisnis OFD untuk meningkatkan strategi pemasaran dan kualitas layanan, sekaligus berkontribusi pada literatur perilaku konsumen di era pandemi.A B S T R A C TThe COVID-19 pandemic has changed people's consumption patterns, increasing their dependence on online food delivery (OFD) services in Jakarta, such as GoFood, GrabFood, and ShopeeFood. This study aims to analyze the factors influencing customers' intentions to use OFD apps during the pandemic, focusing on the variables Perceived Usefulness (PU), Perceived Ease of Use (PEOU), Trust (TR), Price-Saving Benefits (PSB), Time-Saving Benefits (TSB), Food Safety Risk Perception (FSRP), Perceived Severity (PS), and Perceived Vulnerability (PV). Using a quantitative approach, data was collected from 150 respondents who are users of OFD apps in Jakarta through an online questionnaire. Data analysis was conducted using the Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) method. The results of the study indicate that PU, PSB, and TSB have a significant positive influence on customer intent, while PEOU, TR, FSRP, PS, and PV do not show a significant influence. These findings highlight the importance of practical benefits and efficiency in driving OFD adoption during a health crisis. This study provides insights for OFD business operators to improve marketing strategies and service quality, while contributing to the literature on consumer behavior during the pandemic.
BERTOLAK DARI PENGALAMAN MENUJU KESETIAAN: KEPUASAN PELANGGAN SEBAGAI JEMBATAN PENGHUBUNG FAKTOR PADA INDUSTRI JARINGAN TELEKOMUNIKASI Cuandra, Fendy; Tan, Charles; Putra, Edy Yulianto; Purwianti, Lily; Susanto, Stefhani
Equilibrium : Jurnal Ilmiah Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi Vol 14, No 2 (2025): September
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/equili.v14i2.2467

Abstract

ABSTRAKPerkembangan teknologi di Indonesia memaksakan perusahaan penyedia layanan internet untuk beradaptasi agar tetap kompetitif. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti pengaruh dari faktor-faktor seperti kepercayaan, kualitas layanan, kualitas produk, pengalaman dan citra merek terhadap kesetian pelanggan dan kepuasan pelanggan sebagai mediasi. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang diisi oleh 300 responden pengguna layanan internet di kota batam, dan dianalisis menggunakan metode Structural Equation Modeling (SEM) melalui program SmartPLS 3.0. Secara keseluruhan, studi ini menekan pentingnya kepuasan pelanggan dalam meningkatkan loyalitas pelanggan guna untuk memperkuat strategi dalam persaingan antar perusahaan.ABSTRACTThe development of technology in Indonesia forces internet service provider companies to adapt to remain competitive. This study aims to examine the influence of factors such as trust, service quality, product quality, experience, and brand image on customer loyalty, with customer satisfaction as a mediating variable. Data was collected through a questionnaire filled out by 300 internet service users in Batam City and analyzed using the Structural Equation Modeling (SEM) method through the SmartPLS 3.0 program. Overall, this study emphasizes the importance of customer satisfaction in enhancing customer loyalty to strengthen strategies in the competition among companies.
KEBANGKITAN DAN DOMINASI SMARTPHONE CHINA DI INDONESIA: PERAN MEDIASI BRAND ADDICTION DALAM HUBUNGAN BRAND KNOWLEDGE DAN BRAND LOVE TERHADAP BRAND LOYALTY PASAR SMARTPHONE DI INDONESIA Sitanggang, Moses August Leonardo; Kurniawati, Kurniawati
Equilibrium : Jurnal Ilmiah Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi Vol 14, No 2 (2025): September
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/equili.v14i2.2537

Abstract

ABSTRAKDalam 4 Tahun kebelakang, pasar smartphone didominasi oleh merek terkenal seperti Iphone dan Samsung. Pada tahun 2025, dalam 5 merek teratas pada pasar smartphone 4 diantaranya adalah merek smarphone asal negera china. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran mediasi brand addiction dalam hubungan antara brand knowledge dan brand love terhadap brand loyalty pada pasar smartphone di Indonesia, dengan fokus pada dominasi merek-merek smartphone asal Tiongkok. Data dikumpulkan dari 280 konsumen smartphone dan dianalisis menggunakan metode Structural Equation Modeling (SEM) dengan bantuan AMOS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa brand love berpengaruh positif signifikan terhadap brand addiction, sedangkan brand knowledge tidak berpengaruh signifikan terhadap brand addiction. Selanjutnya, brand addiction terbukti berpengaruh positif terhadap brand loyalty. Implikasinya, perusahaan perlu memperkuat brand love dan brand loyalty melalui pendekatan emosional dan pengalaman merek yang menyenangkan, serta mengelola brand addiction secara etis untuk menjaga keterikatan konsumen tanpa menimbulkan dampak negatif.ABSTRACTIn the past four years, the smartphone market has been dominated by well-known brands like iPhone and Samsung. By 2025, four of the top five brands in the smartphone market will be Chinese. This study aims to analyze the mediating role of brand addiction in the relationship between brands knowledge and brand love for the brand loyalty in the Indonesian smartphone market, focusing on the dominance of Chinese smartphone brands. Data were collected from 280 smartphone consumers and analyzed using the Structural Analysis method. Equation Modeling (SEM) with the help of AMOS. The results of the study show that the brand love has a significant positive effect on brand addiction, while the brand knowledge does not have a significant effect on brand addiction. Next, the brand Addiction has been proven to have a positive effect on brands loyalty. The implication is that companies need to strengthen their brand love and brand loyalty through emotional approaches and enjoyable brand experiences, as well as managing the brand addiction ethically to maintain consumer engagement without causing negative impacts.

Page 1 of 2 | Total Record : 17