cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
p3m@stiem.ac.id
Editorial Address
Ruang P3M STIE Muhammadiyah Palopo, Jl. Jendral Sudirman Km3 Binturu
Location
Kota palopo,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Akuntansi STIE Muhammadiyah Palopo
ISSN : 23391502     EISSN : 27231070     DOI : https://doi.org/10.35906/jurakun
Core Subject : Economy,
Jurnal Akuntansi merupakan jurnal ilmiah enam bulanan yang memuat hasil-hasil penelitian bidang ilmu ekonomi akuntansi serta disiplin ilmu lainnya yang relevan dengan bidang ilmu eknomi dalam arti luas.
Arjuna Subject : -
Articles 132 Documents
PENGARUH LABA, ARUS KAS, LEVERAGE DAN FIRM GROWTH TERHADAP KONDISI FINANCIAL DISTRESS PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA TAHUN 2018-2020 Tiara Rahmawati; Erma Setiawati
Jurnal Akuntansi Vol 8, No 2 (2022)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/jurakun.v8i2.1024

Abstract

ABSTRAK Financial distress ialah ketika  kondisi penurunan keuangan dan kerugian menimpa perusahaan, sehingga tidak mungkin untuk bersaing kembali dengan perusahaan lain. Perusahaan diharuskan berinovasi agar dapat bersaing, jika tidak maka perusahaan akan bangkrut. Bisnis yang mengalami kesulitan keuangan sering kali ditandai dengan kualitas produk yang buruk, pembayaran rekening bank yang terlambat, dan laba operasionali yang negatife selamai beberapai tahun berturut-turut.i Tujuan dilakukannya penelitiani inii adalahi untuki mengetahuii pengaruhi laba, arus kas, i leveragei dani firmi growthi terhadapi financiali distressi perusahaani manufaktur yangi terdaftari di Bursai Efeki Indonesiai periode 2018-2020. Penggunaan data sekunder dan pendekatan kuantitatif fipilih oleh peneliti dalam penelitian ini. Datanya yaitu laporani keuangani perusahaan periode 2018-2020. Perusahaan sampell yangl termasuk dalaml penelitianl ditentukani dengan purposivel samplingldanl diambil 225 sampel. Hasill penelitianl mendapatkan hanya variabell labal yang berpengaruhl terhadapl financiall distress. l. Sementara variabell arus kas, leveragel danl firm growth tidakl mempengaruhi fiancial distress, penelitian berikutnya dapat menambahkan variabel prediktif lain yang mungkin dapat mempengaruhi financiall ldistress. lKata kuncil: Laba, arus kas,l leverage,l firm growth, financiall distressl ABSTRACTttFinanciall distressl isl when al company experiences al financial decline and suffers losses, making it impossible to compete with other companies. Companies must innovate in order to compete, otherwise the company will go bankrupt. Businesses experiencing financial difficulties are often characterized by poor product quality, late bank account payments, and negative operating profit for two consecutive years. The purpose of thisl studyl was tol determinel thel effectl ofl income, cashflow, leverage andl firm growth onl the financial distress ofl manufacturingl companiesl listedl onl thel Indonesial Stockl Exchangel forl thel 2018-2020 periodt. Thisl study usesl a quantitative approach, using secondary data in the form of company financiall statements. Thel sample companies included inl thel studyl were determined by purposivel samplingl withl certain criteria and 225 samples were taken. The resultsl showedl only thel profit variablel hadl an effectl onl financial distress. While cash flow, leverage, and firm growth variables do not affect financial distress, further research can add other predictive variables that can affect financiall distress.L... Keyword: Profit,l Cash Flow,l Leverage,l Firm growth, Financiall distressl
ANALISIS PERNYATAAN STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN (PSAK) NO.69 TERHADAP ASET BIOLOGIS PADA PT. HARTA MULIA KABUPATEN BLITAR Hartini Prawesti Prasetyaning; Azizati Putri Arsita; Dwi Anggarani; Untung Wahyudi; Syamsul Bahri
Jurnal Akuntansi Vol 9, No 1 (2023)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/jurakun.v9i1.1297

Abstract

ABSTRAKIndonesia merupakan sumber negara yang mempunyai aset-aset yang berlimpah baik itu dalam bidang pertanian dan yang lainnya. salah satu perusahaan yang bergerak di bidang pengelolaan kopi adalah PT Harta Mulia yang berlokasi di Dusun Karanganyar, Desa Modangan Kabupaten Blitar. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui penerapan PSAK 69 terhadap aset biologis tanaman kopi pada PT. Harta Mulia. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa meskipun PT. Harta Mulia Kabupaten Blitar belum mengadopsi PSAK 69 sebagai standar, namun secara garis besar perusahaan telah menerapkan PSAK 69. Dalam pengakuannya aset biologis diakui sebagai aset tidak lancar dan akunnya dibedakan menjadi tanaman belum menghasilkan dan tanaman menghasilkan. PT. Harta mulia juga mengakui adanya penyusutan aset biologis pada tanaman menghasilkan, hal tersebut tidak sesuai dengan PSAK 69. Dalam pengukuran aset biologis PT. Harta Mulia mengukur berdasarkan harga perolehan karenapertimbangan nilai perolehan lebih terukur sehingga informasi yang disajikan lebih andal.Kata kunci: Penerapan, PSAK 69, Aset Biologis.ABSTRACTIndonesia is a source of state that has abundant assets, both in agriculture and others. one of the companies engaged in coffee management is PT Harta Mulia which is located in Karanganyar Hamlet, Modangan Village, Blitar Regency. The purpose of this study was to determine the application of PSAK 69 to the biological assets of coffee plants at PT. Noble Treasure. This research method uses a qualitative method with a descriptive approach. Based on the results of the analysis and discussion, it can be concluded that although PT. Harta Mulia Blitar Regency has not adopted PSAK 69 as a standard, but in general the company has implemented PSAK 69. In its recognition, biological assets are recognized as non-current assets and the accounts are divided into immature plantations and mature plantations. PT. Harta Mulia also admits that there is a depreciation of biological assets in mature plantations, this is not in accordance with PSAK 69. In measuring biological assets of PT. Harta Mulia measures based on cost because the consideration of acquisition value is more measurable so that the information presented is more reliable.Kata kunci: Application, PSAK 69, Biological Assets.
ANALISIS PENGARUH FRAUD TRIANGLE TERHADAP LAPORAN KEUANGAN (Studi Kasus Perusahaan Properti di Bursa Efek Indonesia Tahun 2018-2020) Dwi Anggarani; Pradita Wahyu Delfiana; Khojanah Hasan; Wiwin Purnomowati
Jurnal Akuntansi Vol 9, No 1 (2023)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/jurakun.v9i1.1298

Abstract

ABSTRAKDalam perusahaan, seorang manajemen termotivasi berbuat tindakan kecurangan (fraud) dengan cara memberikan informasi tentang kondisi keuangan tidak sesuai dengan yang sebenarnya sehingga akan menguntungkan perusahaan itu sendiri. Kasus-kasus manipulasi laporan keuangan disebabkan karena adanya keinginan perusahaan terhadap nilai saham agar tetap memikat para investor. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh financial stability, personal financial need, external pressure, financial targets, ineffective monitoring, dan auditor terhadap laporan keuangan perusahaan properti. jenis penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menganalisis data-data sekunder yang ada di Bursa Efek Indonesia (BEI). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel financial stability, personal financial need, external pressure, dinancial targets berpengaruh terhadap kecurangan laporan keuangan. Sedangkan ineffective monitoring dan auditor switch tidak berpengaruh terhadap kecurangan laporan keuangan. Secara simultan, variabel independen memiliki pengaruh sebesar 58,6% terhadap kecurangan laporan keuangan.Kata kunci: fraud triangle, laporan keuangan, Bursa Efek IndonesiaABSTRACTIn a company, a management is motivated to commit fraud by providing information about financial conditions that are not in accordance with the truth so that it will benefit the company itself. Cases of manipulation of financial statements are caused by the company's desire for share value to continue to attract investors. This study aims to determine the effect of financial stability, personal financial need, external pressure, financial targets, ineffective monitoring, and auditors on the financial statements of property companies. This type of research uses a quantitative approach by analyzing secondary data on the Indonesia Stock Exchange (IDX). The results of this study indicate that the variables financial stability, personal financial need, external pressure, financial targets have an effect on fraudulent financial statements. Meanwhile, ineffective monitoring and auditor switching have no effect on fraudulent financial statements. Simultaneously, the independent variable has an influence of 58.6% on fraudulent financial statements.Keywords: fraud triangle, financial reports, Indonesia Stock Exchange
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPATUHAN WAJIB PAJAK KENDARAAN BERMOTOR DI KANTOR BERSAMA SAMSAT KOTA MALANG (STUDI KASUS KENDARAAN RODA DUA) Untung Wahyudi; Erma Dwi Cahyaningsih; Sodik Sodik; Hartini Prasetyaning Prawestri
Jurnal Akuntansi Vol 9, No 1 (2023)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/jurakun.v9i1.1299

Abstract

ABSTRAKPeran serta aktif dari masyarakat sebagai wajib pajak (wp) dalam bentuk membayar iuran pajak dapat membantu kelancaran aktivitas pembangunan. Salah satu sumber penghasilan pajak daerah yaitu Pajak Kendaraan Bermotor (PKB). Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) merupakan salah satu penerimaan pajak yang mempengaruhi tingginya pendapatan daerah. Oleh karena itu, perlu adanya optimalisasi dari penerimaan PKB melalui berbagai upaya yang mampu meningkatkan jumlah pendapatan dari sektor ini, salah satunya adalah dengan cara meningkatkan kepatuhan Wajib Pajak Kendaraan. Penelitian ini merupakan jenis penelitian dengan menggunakan metode kuantitatif deskrptif. Jumlah sampel yaitu 100 responden yang terdaftar di kantor bersama Samsat Kota Malang. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner dengan skala likert. Teknikanalisis data menggunakan metode analisis faktor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepatuhan wajin pajak kendaraan bermotor di kantor bersama Samsat Kota Malang dipengaruhi oleh empat faktor yaitu pengetahuan program perpajakan, kedisiplinan wajib pajak, sanksi perpajakan, pelayanan perpajakan serta kompetensi dan prosedur perpajakan.Kata Kunci: Kepatuhan, analisis faktor, pajak kendaraan bermotorABSTRACTThe active participation of the community as taxpayers (wp) in the form of paying tax contributions can help smooth development activities. One source of local tax income is Motor Vehicle Tax (PKB). Motor Vehicle Tax (PKB) is one of the tax revenues that affects the high regional income. Therefore, it is necessary to optimize the PKB revenue through various efforts that can increase the amount of income from this sector, one of which is by increasing the compliance of Vehicle Taxpayers. This research is a type of research using descriptive quantitative methods. The number of samples is 100 respondents who are registered in the office with Samsat Malang City. Data was collected using a questionnaire with a Likert scale. The data analysis technique used factor analysis method. The results showed that the compliance of motorized vehicle tax payers in the Malang City Samsat joint office was influenced by four factors, namely knowledge of taxation programs, taxpayer discipline, tax sanctions, tax services and tax competencies and procedures.Keywords: Compliance, factor analysis, motor vehicle tax
ANALISIS DAMPAK SEBELUM DAN DI SAAT PANDEMI COVID-19 TERHADAP HARGA SAHAM DAN LABA PERUSAHAAN SUB SEKTOR TRANSPORTASI YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA Maulidina Azzahra; Yohani Yohani; Khoirul Fatah
Jurnal Akuntansi Vol 9, No 1 (2023)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/jurakun.v9i1.1273

Abstract

ABSTRAKTujuan penelitian ini adalah untuk menemukan bukti empiris yang menunjukkan perbedaan antara harga saham dan laba perusahaan sub sektor transportasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada saat sebelum dan di saat terjadinya pandemi Covid-19. Dalam proses penelitian ini terdapat 10 perusahaan sub sektor transportasi yang menjadi sampel penelitian dengan menggunakan teknik pengambilan sampel yaitu purposive sampling. Periode pengamatan yang dilakukan selama triwulan 1, 2 dan 3 tahun 2019 (sebelum terjadi pandemi covid-19) dan triwulan 1, 2 dan 3 tahun 2020 (saat terjadinya pandemi covid-19). Data di penelitian ini adalah menggunakan data sekunder yang bersumber dari https://www.idx.co.id. Teknik analisis pengolahan data mengenakan yaitu Wilcoxon signed rank test dengan bantuan software SPSS versi 27. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan harga saham dan laba perusahaan sub sektor transportasi sebelum dan di saat terjadinya pandemi covid-19 di Indonesia. Hal tersebut diperlihatkan dengan nilai signifikansi 0,002 < 0,05 dan 0,001 < 0,05. Namun dari 10 perusahaan sub sektor transportasi, tidak mengalami perbedaan penurunan secara keseluruhan, yaitu terdapat perusahaan yang mengalami perbedaan yang justru meningkat disaat terjadinya pandemi covid-19.Kata Kunci: Harga Saham, Laba, Perusahaan Sub Sektor Transportasi, Pandemi covid-19ABSTRACTThe purpose of this study was to find empirical evidence that shows the difference between stock prices and profits of transportation sub-sector companies listed on the Indonesia Stock Exchange before and during the Covid-19 pandemic. In this research process, there were 10 transportation sub-sector companies that became research samples using a sampling technique, namely purposive sampling. The observation period was carried out during quarters 1, 2 and 3 of 2019 (before the covid-19 pandemic occurred) and quarters 1, 2 and 3 of 2020 (during the covid-19 pandemic). The data in this study is using secondary data sourced from https://www.idx.co.id. The data processing analysis technique used is the Wilcoxon signed rank test with the help of SPSS software version 27. The results of this study indicate that there are differences in stock prices and profits of transportation sub-sector companies before and during the covid-19 pandemic in Indonesia. This is shown by the significance value of 0.002 <0.05 and 0.001 <0.05. However, of the 10 transportation sub-sector companies, there is no difference in overall decline, namely there are companies that experience differences that actually increase during the covid-19 pandemic.Keywords: Stock Price, Profit, Transportation Sub-Sector Companies, Covid-19 Pandemic
ANALISIS DAMPAK KEPEMILIKAN SAHAM MAYORITAS DAN STRATEGI PERUSAHAAN TERHADAP KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN FARMASI TAHUN 2017-2021 Erika Febia Alviani Putri; Arhan Rachmadan; Agus Munandar; Indah Septiani; Nadia Fitri
Jurnal Akuntansi Vol 9, No 1 (2023)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/jurakun.v9i1.1323

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengidentifikasi dampak dari kepemilikan atas saham mayoritas dan strategi perusahaan terhadap kinerja keuangan perusahaan. Peneliti menggunakan perusahaan farmasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) dari tahun 2017-2021 sebagai populasi dalam penelitian ini. Lima dari sembilan perusahaan farmasi tersebut dijadikan sampel dalam penelitian ini berdasarkan uji dengan metode simple random sampling. Analisis yang digunakan pada penelitian ini adalah jenis analisis regresi berganda dan metodologi uji deskriptif. Penelitian ini menghasilkan sebuah kesimpulan bahwa kinerja keuangan suatu perusahaan tidak dipengaruhi oleh kepemilikan saham mayoritas, tetapi dipengaruhi oleh strategi perusahaan. Kepemilikan saham mayoritas dan strategi perusahaan dengan angka yang negatif menjelaskan adanya hubungan yang bersifat lemah antara keduanya atau berbanding terbalik yang dipengaruhi oleh beberapa faktor, yaitu struktur kepemilikan terkonsentrasi, entrenchment dan input yang digunakan untuk mengukur strategi perusahaan.Kata kunci: Kepemilikan Saham Mayoritas, Strategi Perusahaan, Kinerja Keuangan, Perusahaan Farmasi.ABSTRACTThis research was conducted to identify the impact of majority share ownership and company strategy on the company's financial performance. Researchers used pharmaceutical companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) from 2017-2021 as the population in this study. Five of the nine pharmaceutical companies were sampled in this study based on tests using the simple random sampling method. The analysis used in this study is a type of multiple regression analysis and descriptive test methodology. This study resulted in a conclusion that the financial performance of a company is not influenced by majority share ownership, but is influenced by the company's strategy. The majority share ownership and companies strategy with a negative number explain that there is a weak relationship between the two or is inversely influenced by several factors, namely concentrated ownership structure, entrenchment, and inputs used to measure company strategy.Keywords: Majority Share Ownership, Corporate Strategy, Financial Performance, Pharmaceutical Company
PENGARUH INDEPENDENSI DAN KOMPENSASI DIREKTUR DI PERUSAHAAN KELUARGA TERHADAP MANAJEMEN LABA RIIL Piere Ricardo; Iskandar Itan
Jurnal Akuntansi Vol 9, No 1 (2023)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/jurakun.v9i1.1286

Abstract

ABSTRAK Studi ini menyelidiki manajemen laba riil di perusahaan keluarga dan meneliti lebih lanjut efek moderasi dari independensi komisaris dan kompensasi dewan. Berdasarkan sampel dari perusahaan publik non-keuangan selama 4 tahun (2017-2020) di indonesia, jumlah sampel yang diterima adalah 209 perusahaan. Hasil pada penelitian indonesia kepemilikan keluarga tidak berpengaruh terhadap manajemen laba riil di Indonesia. Selanjutnya, pada penelitian sebelumnya menemukan bukti bahwa komisaris independen dan kompensasi dewan keduanya dapat mengurangi manajemen laba di perusahaan keluarga. Temuan kami menunjukkan bahwa independen komisaris tidak berpengaruh terhadap manajemen laba riil, namun kompensasi dewan dapat memoderasi hubungan antara kepemilikan keluarga dan manajemen laba riil.Kata kunci: Kepemilikan keluarga; manajemen laba riil; independen komisaris; Kompensasi dewan ABSTRACT This study investigated real earnings management in family firms and the moderating effect of commissioner independence and board compensation. Based on the sample of non-financial public companies for 4 years (2017-2020) in Indonesia, the number of samples received is 209 companies. The result of the indonesian research on family ownership have no effect on real earnings management in indonesia. Furthermore, previous studies have found evidence that independent commissioners and board compensation can both reduce profit management in family companies. Our findings shows that independent commissioners have no effect on real earnings management, but board compensation may moderate the relationship between family ownership and real profit management.Keyword: Family firm; real earnings management; commissioner’s  independent; board’s compensation
ANALISIS PERLAKUAN AKUNTANSI AKTIVA TETAP PADA RSUD DR. SAIFUL ANWAR MALANG BERDASARKAN PSAP NOMOR 07 Khojanah Hasan; Aliviatus Zahro; Dwi Anggarani; Endah Puspitosarie
Jurnal Akuntansi Vol 9, No 1 (2023)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/jurakun.v9i1.1296

Abstract

ABSTRAKAkuntansi aktiva tetap diukur dengan Pernyataan Standar Akuntansi Pemerintahan Nomor 07 (PSAP 07) pada perlakuan akuntansi aktiva tetap mengenai pengakuan, pengukuran, penyusutan, pengehentian dan penghapusan, dan penyajian aktiva tetap. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perlakuan akuntansi aktiva tetap pada RSUD Dr. Saiful Anwar Malang untuk Laporan Keuangan yang berakhir tahun 2018 hingga 2020. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuntitatif dengan laporan keuangan sebagai sampelnya. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa pencatatan awal aktiva tetap didasarkan pada harga perolehan, penyusutan aktiva tetap menggunakan metode garis lurus dan tidak diberlakukannya penilaian ulang terhadap aktiva tetap. Aktiva tetap sudah disajikan dengan benar di neraca dan informasi kondisi keuangan diungkapkan dalam Catatan Atas Laporan Keuangan (CaLK). Dalam penyajiannya RSUD Dr. Saiful Anwar Malang sudah sesuai dengan Pernyataan Standar Akuntansi Pemerintah Nomor 07 (PSAP 07).Kata kunci: Perlakuan Akuntansi, Aktiva Tetap, Standar Akuntansi Pemerintahan.ABSTRACTAccounting for fixed assets is measured by Government Accounting Standards Statement No. 07 (PSAP 07) on the accounting treatment of fixed assets regarding the recognition, measurement, depreciation, disposal and write-off, and presentation of fixed assets. This study aims to determine the accounting treatment of fixed assets at RSUD Dr. Saiful Anwar Malang for Financial Statements ending 2018 to 2020. This study uses a quantitative descriptive approach with financial statements as the sample. The results of this study stated that the initial recording of fixed assets was based on the acquisition price, depreciation of fixed assets using the straight-line method and no revaluation of fixed assets was applied. Fixed assets have been properly presented in the balance sheet and information on financial condition is disclosed in the Notes to Financial Statements (CaLK). In his presentation, Dr. Saiful Anwar Malang is in accordance with the Statement of Government Accounting Standards Number 07 (PSAP 07).Kata kunci: Accounting Treatment, Fixed Assets, Government Accounting Standards.
INTERNAL CONTROL TERHADAP TAX AVOIDANCE PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA TAHUN 2017-2021 Surya Chandra Dinata; Rudi Candra
Jurnal Akuntansi Vol 9, No 2 (2023)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/jurakun.v9i2.1583

Abstract

ABSTRAK Tax avoidance berdampak pada variabel bebas yang diketahui untuk tujuan dari temuan penelitian ini. Variabel bebas yang digunakan dalam penelitian ini meliputi internal control, firm size, profitability, dan family ownership. Sementara itu, variabel terikat yang dijadikan fokus dalam temuan penelitian ini adalah tax avoidance. Variabel moderasi dalam penelitian ini adalah environmental uncertainty. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah perusahaan manufaktur publik di Indonesia. Metode pengumpulan data meliputi purposive sampling. Hasil dari riset ini diolah dengan menggunakan dua program, yaitu SPSS untuk analisis statistik deskriptif dan Eviews untuk menguji akurasi, kesesuaian, dan dampak dari variabel yang ada. Hasil penelitian menunjukkan bahwa firm size, profitability, dan family ownership memiliki pengaruh yang signifikan terhadap tax avoidance. Selain itu, temuan penelitian juga menunjukkan bahwa internal control tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap tax avoidance. Lebih lanjut, penelitian ini mengungkapkan bahwa profitability dan family ownership mempengaruhi tax avoidance secara signifikan, dengan environmental uncertainty sebagai faktor pemoderasi. Namun, internal control dan firm size tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap tax avoidance ketika environmental uncertainty dijadikan faktor pemoderasi.Kata kunci: Tax Avoidance, Internal Control, Firm Size, Profitability, Family Ownership.ABSTRACTTax avoidance impacts the independent variables known for the purpose of this research finding. The independent variables used in this study include internal control, firm size, profitability, and family ownership. Meanwhile, the dependent variable focused on in this research is tax avoidance. The moderating variable in this study is environmental uncertainty. The sample used in this research consists of public manufacturing companies in Indonesia. Data collection method includes purposive sampling. The research findings are processed using two programs, namely SPSS for descriptive statistics and Eviews to test the accuracy, suitability, and impact of the existing variables. The research results indicate that firm size, profitability, and family ownership significantly influence tax avoidance. Furthermore, the research findings also show that internal control does not have a significant influence on tax avoidance. Additionally, the study reveals that profitability and family ownership significantly influence tax avoidance, with environmental uncertainty as the moderating factor. However, internal control and firm size do not have a significant influence on tax avoidance when environmental uncertainty is considered as the moderating factor.Keyword: Tax Avoidance, Internal Control, Firm Size, Profitability, Family Ownership.
STRUKTUR PRAKTIK AKUNTANSI BISNIS TIONGHOA (SEBUAH STUDI ETNOGRAFI) Stesya Orhizha Anandita; Nina Yusnita Yamin; Jurana Jurana; Chalarce Totanan; Rahayu Indriasari; Andi Chairil Furqan
Jurnal Akuntansi Vol 9, No 2 (2023)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/jurakun.v9i2.1599

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menginterpretasikan pola struktur praktik akuntansi dalam perspektif budaya Tionghoa. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan paradigma interpretif dan pendekatan etnografi. Jenis dan sumber data terdiri dari data primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Terdapat tiga informan yang merupakan pelaku usaha beretnis Tionghoa di Kota Palu yang menjadi subjek penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tiga makna akuntansi dalam perspektif Budaya Tionghoa, yaitu: pertama, akuntansi lisan atau daya ingat; kedua, kekeluargaan yang bersifat tertutup dan diwariskan secara turun-temurun; ketiga, artefak dalam praktik Budaya Tionghoa. Artefak tersebut berperan sebagai penunjang usaha mereka, di mana semua usaha dianggap sebagai aset yang akan terus dijalankan turun temurun hingga kepada anak cucu mereka. Oleh karena itu, tiga makna akuntansi dalam perspektif budaya Tionghoa saling terkait satu sama lain dalam mendukung kegiatan akuntansi penjualan.Kata Kunci : Budaya Tionghoa, Daya Ingat, Rasa Kekeluargaan, Artefak.ABSTRACTThis research aims to interpret the patterns of accounting practice structures from the perspective of Chinese culture. The research employs a qualitative approach with an interpretive paradigm and an ethnographic method. The types and sources of data used in this study consist of primary and secondary data. Data collection techniques include observation, interviews, and documentation. There are three informants who are Chinese business owners in Palu City who are the subjects of this study. The research findings reveal three meanings of accounting in the perspective of Chinese culture: firstly, oral accounting or memory retention; secondly, a closed and hereditary familial relationship; thirdly, artifacts in Chinese cultural practices. These artifacts serve as supports for their businesses, where all their endeavors are considered assets that will be continuously passed down through generations, to their descendants. Therefore, these three meanings of accounting in the perspective of Chinese culture are interconnected in supporting sales accounting activities.Keywords: Chinese Culture, Memory, Family Sense, Artifact.

Page 9 of 14 | Total Record : 132