cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
AKSIOLOGIYA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : 25284967     EISSN : 2548219X     DOI : -
Core Subject : Social,
Aksiologiya merupakan jurnal pengabdian kepada masyarakat yang menjadi wadah ilmiah untuk pengabdian. Artikel merupakan hasil dari IbM, IbW, IbPE, IbIKK, atau pengabdian lainnya yang berasal dari non dikti.
Arjuna Subject : -
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol 5 No 2 (2021): Mei" : 15 Documents clear
Pendampingan Perencanaan Keuangan dan Investasi Saham untuk Organisasi Taruna-Taruni sinarwati, Ni Kadek; Trisna Herawati, Nyoman
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 2 (2021): Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v5i2.5103

Abstract

Pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan kemandirian finansial taruna-taruni di Desa Antiga Kelod yang dilakukan dengan memberikan pelatihan dan pendampingan perencanaan keuangan dan investasi saham sehingga mereka menjadi generasi muda yang mandiri secara finansial. Taruna-taruni di Desa Antiga Kelod, merupakan komunitas  generasi muda yang mapan secara finansial, namun mereka berperilaku konsumtif/overspending sehingga mereka tidak mandiri secara finansial dan menjadi beban finansial keluarga. Metode pelaksanaan terdiri dari empat  tahap yaitu perencanaan, implementasi, monitoring dan evaluasi. Data yang dikumpulkan absensi peserta, daftar nilai peserta, dokumen perencanaan keuangan dan pembuatan akun investasi saham, dengan menggunakan metode dokumentasi, wawancara, test dan wawancara mendalam. Evaluasi dilaksanakan melalui dua aspek yakni aspek proses dengan indikator kehadiran dan partisipasi aktif peserta selama kegiatan dan aspek produk dengan indikator pemahaman materi dan kemampuan membuat kertas kerja perencanaan keuangan dan akun investasi saham. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa taruna-taruni di Desa Antiga Kelod mendapat manfaat dari kegiatan pelatihan dan pendampingan karena setelah kegiatan, mereka mampu menyusun kertas kerja perencanaan keuangan dan melakukan investasi saham, sehingga dampak kegiatan adalah  generasi muda yang mandiri dan tidak menjadi beban finansial keluarga. Saran ditujukan kepada orang tua taruna-taruni agar berperan mendampingi putra-putrinya dalam memanfaatkan penghasilan dan konsisten dalam mengimplementasikan hasil kegiatan pengabdian masyarakat.Kata Kunci: investasi; pelatihan; pendampingan; saham. Financial Planning and Stock Investment Assistance for Youth OrganizationABSTRACT This community service aims to increase the financial independence of young people in the village of Antiga Kelod by providing training and mentoring in financial planning and stock investment so that they become a financially independent young generation. The young people in the Antiga Kelod Village, were a financially established young generation community, but they were behaving consumptively/overspending, so they were not financially independent and become a financial burden on their family. The implementation method consists of four stages, namely planning, implementation, monitoring and evaluation. Data collected attendance participants, list of participant values, financial planning documents and the creation of a stock investment account, with the method of documentation, interviews, tests and in-depth interviews. Evaluation was carried out through two aspects namely the process aspect with indicators of attendance and active participation of participants during the activity and the product aspect with indicators of understanding material and the ability to make financial planning working paper and create a stock investment account. The results of the activity showed that young people in the Antiga Kelod Village got benefit from training and mentoring activities because after the activity, they were able to prepare financial planning work papers and make stock investments, so that the impact of the activity was to produce independent young people and not become a financial burden on their family. Suggestions were addressed to parents of the young people to play a role in assisting their children in utilizing income and consistent in implementing the result of service society activities.Keywords: investation; training; monitoring; stock.
Peningkatan Produktivitas Pupuk Kompos Bioaktivator dengan Bahan Baku Limbah Organik Rumah Tangga Uliyandari, Mellyta; Candrawati, Emilia; Latipah, Nurlia
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 2 (2021): Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v5i2.5555

Abstract

Pertanian yang ramah lingkungan masih menjadi prioritas bagi pemerintah daerah dalam pembangunan berkelanjutan karena diharapkan dapat meningkatkan dan mempertahankan produktivitas tinggi dalam bidang pertanian. Pengabdian ini dilakukan dengan tujuan untuk mewujudkan pertanian ramah lingkungan dengan memanfaatkan limbah organik rumah tangga sebagai bahan baku pembuatan kompos dengan Biokativator. Sasaran kegiatan dalam pengabdian ini adalah Kelompok Wanita Tani (KWT) Nila 4A, KWT Nila 6E dan KWT Lahan Hijau di RT.4 RW.01 Kelurahan Sumber Jaya Kecamatan  Kampung  Melayu Kota Bengkulu dengan jumlah  sasaran sebanyak 45 orang. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini terdiri dari 4 tahapan yaitu, tahap observasi, tahap penyuluhan, tahap monitoring, dan tahap evaluasi. Hasilnya adalah pupuk kompos yang dihasilkan cukup bagus, tidak ada ulat atau belatung, serta tidak terlalu bau., pupuk kompos dengan karakteristik demikian sangat cocok untuk diaplikasikan pada pertanian. Selain pupuk daun, dari kegiatan ini juga dihasilkan pupuk cair organik yang merupakan sisa cairan dari  proses pembuatan pupuk kompos dengan bioaktivator. Setelah kegiatan ini KWT Nila 4A, KWT Nila 6E dan KWT Lahan Hijau di RT.4 RW.01 Kelurahan Sumber Jaya  Kecamatan  Kampung  Melayu Kota Bengkulu diharapkan dapat  membuat kompos bioaktivator dengan kualitas bagus dan berdaya jual tinggi.Kata Kunci: bioaktivator; limbah organik rumah tangga; pupuk kompos. Increasing the Productivity of Bioactivator Compost with Organic Household Waste Raw MaterialsABSTRACTEnvironmentally friendly agriculture is still a priority for local governments in sustainable development because it is expected to increase and maintain high productivity in agriculture. This service was carried out with the aim of realizing environmentally friendly agriculture by utilizing household organic waste as raw material for composting with biocativators. The targets of this service are the Women Farmers Group (KWT) Nila 4A, KWT Nila 6E and KWT Green Land in RT.4 RW.01 Kelurahan Sumber Jaya Sub-district Kampung Melayu Bengkulu City with a total target of 45 people. The method used in this service consists of 4 stages, namely, the observation stage, the counseling stage, the monitoring stage, and the evaluation stage. The result is that the compost produced is quite good, there are no caterpillars or maggots, and does not smell too much. Compost with these characteristics is very suitable for application in agriculture. Apart from foliar fertilizers, this activity also produces organic liquid fertilizer, which is the residual liquid from the compost-making process using a bioactivator. After this activity, KWT Nila 4A, KWT Nila 6E and KWT Green Land at RT.4 RW.01 Kelurahan Sumber Jaya Sub-district Kampung Melayu City Bengkulu City are expected to be able to make bioactivator compost with good quality and high selling power.Keywords: bioactivator; household organic waste; compost. 
Sosialisasi dan Edukasi Digital Marketing pada Komunitas BGBJ di Bantar Gebang Menghadapi Era 4.0 Pinariya, Janette Maria; Forceila, Diandra; Ivana, Lystia; Yunia, Anita
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 2 (2021): Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v5i2.6148

Abstract

Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengatasi masalah yang sedang berkembang di Bantar Gebang yaitu sebagai salah satu wilayah daerah Bekasi yang dijadikan sebagai tempat pembuangan sampah terakhir kawasan megapolitan Jabodetabek. Bantar Gebang selama ini dikenal sebagai daerah kumuh dengan kondisi perekonomian masyarakat bertaraf rendah (miskin). Sehingga muncul inisiatif anak-anak muda untuk membentuk suatu komunitas usaha kecil dengan memanfaatkan limbah kayu, plastik, dan kertas sebagai bahan dasar pembuatan produk kreatif, yaitu komunitas The Kingdom of BGBJ (Biji-Biji Bantar Gebang). BGBJ dibangun atas bantuan, dukungan, dan dedikasi para pengunjungnya. Komunitas ini menyediakan berbagai pelatihan, pendampingan, bantuan sandang, papan dan pangan untuk masyarakat yang tidak memiliki akses ke sumber daya ini. Dengan adanya kegiatan pemberdayaan ini, diharapkan dapat memberikan alternatif bagi masyarakat untuk memutus siklus kemiskinan serta menciptakan lingkungan yang sehat dan aman. Namun untuk dapat mengembangkan program ini, BGBJ mengakui bahwa sumber daya yang dimilikinya belum paham akan strategi pemasaran. Hal ini dapat dilihat dari kegiatan pemasarannya yang hanya dilakukan sebatas pada komunikasi offline yaitu Word of Mouth (WoM). Dengan permasalahan tersebut, maka dibuatlah suatu program pemberdayaan kepada peserta komunitas BGBJ dan masyarakat tentang pemahaman pemasaran digital (digital marketing) serta kegiatan pendukung lainnya yang bermanfaat. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan pendekatan model community development yang diberikan dalam bentuk sosialisasi dan edukasi serta pelatihan dan pendampingan selama 3 bulan, terhitung dari bulan Juni – Agustus 2020. Hasil menunjukkan bahwa kegiatan pemberdayaan ini dapat diterima secara efektif dan para peserta dinilai sudah siap untuk beradaptasi menghadapi era 4.0. Hal ini dapat diukur berdasarkan survei yang dilakukan sebelum maupun setelah kegiatan pemberdayaan dilakukan. Meskipun demikian, terdapat evaluasi bahwa pengembangan program ini harus dilakukan secara berkelanjutan, dikarenakan masih terdapat sebagian peserta yang memerlukan arahan dan bimbingan lebih lanjut.Kata kunci: BGBJ; digital; media sosial; strategi pemasaran; 4.0.Socialization and Digital Marketing Education to the BGBJ Community in Bantar Gebang Facing Era 4.0 ABSTRACTThe purpose of this activity is to address a growing problem in Bantar Gebang, known as one of the Bekasi areas which is used as the final waste disposal site for the Jabodetabek megapolitan area. Bantar Gebang has been known as a slum area with low economic conditions (poor). So that the initiative of young people emerged to form a small business community by utilizing wood, plastic, and paper waste as basic materials for making creative products, they are The Kingdom of BGBJ (Bantar Gebang Seeds) Community. BGBJ was built on the help, support and dedication of its visitors. This community provides a variety of training, mentoring, clothing, shelter and food assistance for people who do not have access to these resources. With this empowerment, it is hoped that it can provide an alternative for the community to break the cycle of poverty and create a healthy and safe environment. However, to be able to develop this program, BGBJ admits that its resources do not understand the marketing strategy. This can be seen from its marketing activities which are only limited to offline Word of Mouth (WoM) communication. With these problems, an empowerment program was made for BGBJ community participants and the public regarding the understanding of digital marketing (digital marketing) and other useful supporting activities. The method of implementing activities is carried out with a community development model approach which is given in the form of socialization and education as well as training and mentoring for 3 months, starting from June - August 2020. The result showed that the empowerment activity can be accepted effectively, and the participants are considered ready to adapt to the 4.0 era. This can be measured based on a survey conducted before and after the empowerment activity was carried out. However, there is an evaluation that the development of this program must be carried out continuously, because there are still some participants who need further direction and guidance.Keywords: BGBJ; digital; social media; marketing strategy; 4.0.
Peningkatan Kapasitas Paguyuban Sehat Ibu PKK RW 5 Pacarkembang dalam Memberikan Dukungan Sosial kepada Penderita Kanker Sukartini, Tintin; Nihayati, Hanik Endang; Pradipta, Rifky Octavia
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 2 (2021): Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v5i2.6169

Abstract

Perawatan penderita kanker memiliki perbedaan dengan penyakit lain. Kondisi imunitas yang menurun karena pengobatan kemoterapi, perubahan peran karena tidak dapat bekerja dan penyesuaian kondisi tubuh post kemoterapi menurunkan kesehatan mental dan kualitas hidup secara keseluruhan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sekitar 632 penderita (82,3%) penderita kanker berada dalam kategori skor Quality of Life (QOL) di bawah rata-rata dan kualitas hidup penderita kanker dipengaruhi oleh gejala yang dilaporkan. Tingginya resiko stress yang berkepanjangan dan gangguan mental pada penderita kanker disebabkan salah satunya karena kurangnya dukungan dari masyarakat. Tindakan pencegahan perlu dilakukan untuk meminimalisir stress baik secara fisik dan mental. Selama ini dukungan yang diberikan kepada penderita kanker utamanya masih dari sesama penderita. Dukungan melalui Paguyuban Sehat yang beranggotakan Ibu PKK RW 5 Pacarkembang bagi penderita kanker diberikan melalui tiga aspek. Aspek yang pertama adalah pengetahuan, dimana pada Paguyuban Sehat akan diberikan informasi terkait kanker, perawatan penderita kanker setelah operasi dan saat pengobatan kemoterapi atau radiasi. Aspek kedua adalah sosial, dimana penguatan dukungan diberikan kepada penderita kanker. Aspek yang ketiga adalah spiritual dimana seseorang mencari makna, tujuan, dan koneksi ke kekuatan yang lebih tinggi, dan memungkinkan individu untuk berfungsi secara efektif menuju tujuan hidupnya. Hasil dari pengabdian masyarakat ini adalah dibentuknya kader Paguyuban Sehat yang sadar terhadap resiko kanker payudara dan kanker tiroid. Kader mendapatkan pengetahuan mengenai deteksi dini kanker payudara dan tiroid serta mampu untuk mempraktikan pemeriksaan payudara sendiri dan mengenali tanda-tanda tidak normal pada payudara dan leher.Kata Kunci : kanker; dukungan sosial; kualitas hidup; pemberdayaan Capacity Building for Paguyuban Sehat in PKK RW 5 Pacarkembang in Providing Social Support for Cancer PatientsABSTRACTTreatment of cancer patients is different from other diseases. Decreased immunity due to chemotherapy treatment, changing roles due to inability to work and adjustment to post chemotherapy conditions. decreases mental health and overall quality of life. The results showed that about 632 patients (82.3%) of cancer patients were in the category of Quality of Life (QOL) score below the average and the quality of life of cancer patients was affected by the reported symptoms. The high risk of prolonged stress and mental disorders in cancer patients is due in part to the lack of support from the community. Precautions need to be taken to minimize stress both physically and mentally. So far, the support given to cancer patients mainly comes from fellow sufferers. Support through Paguyuban Sehat for cancer patients is provided in three aspects. The first aspect is knowledge, where the Healthy Paguyuban will be given information related to cancer, treatment of cancer patients after surgery and during chemotherapy or radiation treatment. The second aspect is social, where strengthening support is given to cancer sufferers. The third aspect is spiritual where a person seeks meaning, purpose, and connection to higher powers, and enables the individual to function effectively toward his or her life goals.Keywords: cancer; empowerment; social support; quality of life
Implementasi Pemasaran Dan Pencatatan Penjualan Sederhana Pada UMKM Tanaman Hias Kecamatan Arcamanik Kota Bandung Supriyanto, Dodi; Rakhmadhani, Vania; Taufiqurrohman, Cecep
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 2 (2021): Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v5i2.6315

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan di usaha tanaman hias yang merupakan produk dari jenis usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang terdiri dari 12 (Dua belas) pedagang tanaman hias dengan kepemilikan yang berbeda-beda, dan dengan jarak yang saling berdekatan. Kegiatan ini bertujuan untuk mewujudkan  kegiatan pemasaran yang optimal dan berdaya saing serta pencatatan keuangan yang sederhana dalam membantu menjalankan usahanya. Permasalahan yang dialami oleh pengusaha tanaman hias, diantaranya pemasaran yang belum optimal, bukti transaksi yang belum memadai, terbatasnya modal serta sulitnya akses kepada lembaga keuangan. Metode yang digunakan dalam menyelesaikan permasalahan permasalahan tersebut diawali dengan survei ke lokasi, tahap pelaksanaan memberikan pendampingan dalam pemasaran ke konsumen melalui pelatihan pemasaran yang efektif dan pendampingan dalam pencatatan transaksi yang ada di tempat tanaman hias, tahap terakhir yaitu tahap monitoring dan evaluasi. Kegiatan ini diharapkan dapat membantu pengusaha tanaman hias dalam melaksanakan kegiatan pemasaran kepada konsumen dan pencatatan keuangan yang benar dan sesuai standar akuntansi.Kata kunci: Implementasi Pemasaran; Pencatatan Penjualan Sederhana; UMKM Implementasi Marketing And Simple Sales Recording on UMKM Ornamental Plants Arcamanik Sub-District Bandung ABSTRACTThis community service is carried out in the ornamental plant business which is a product of small and medium micro enterprises (UMKM) consisting of 12 (Twelve) ornamental plant traders with different ownership, and with close proximity to each other. This activity aims to realize optimal and competitive marketing activities as well as simple financial recording in helping to run its business. Problems experienced by ornamental plant entrepreneurs, such as optimal marketing, inadequate transaction evidence, limited capital and difficult access to financial institutions. The method used in solving the problem begins with a surveyto the location, the implementation stage provides a psideline in marketing to consumers through effective marketing training and assistance in recording transactions that are in place of ornamental plants, the last stage of which is the monitoring and evaluation stage. This activity is expected to assist ornamental plant entrepreneurs in carrying out marketing activities to consumers and correct financial recording and in accordance with accounting standards.Keywords: Marketing Implementation; Simple Sales Recording; UMKM

Page 2 of 2 | Total Record : 15