cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
,
INDONESIA
JURNAL INTEGRASI
ISSN : -     EISSN : 25489828     DOI : -
Core Subject : Education,
Terbit dua kali setahun pada bulan April dan Oktober: mulai Volume 10, Nomor 1, April 2018. Berisi tulisan yang diangkat dari hasil penelitian di bidang Teknologi Terapan. e-ISSN: 2548-9828
Arjuna Subject : -
Articles 360 Documents
Rancang Bangun dan Analisis Aplikasi Augmented Reality pada Produk Furniture Evaliata Br Sembiring; Sapriadi Sapriadi; Yoel C. Brahmana
JURNAL INTEGRASI Vol 8 No 1 (2016): Jurnal Integrasi - April 2016
Publisher : Politeknik Negeri Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sebuah produk dapat diperkenalkan melalui teknologi baru seperti smartphone dengan harapan dapat diminati oleh calon pembeli karena teknologi ini hampir semua kalangan menggunakannya. Salah satu teknologi baru yang mendukung fasilitas smartphone adalah Augmented Reality (AR). Melalui teknologi ini, objek dapat dilacak melalui marker menggunakan beberapa metode seperti single marker, multimarker dan 3D Object Recognition. Beberapa permasalahan yang diselesaikan dalam penelitian ini adalah membangun aplikasi berbasis AR dan dapat dijalankan melalui smartphone android serta menganalisis hasil aplikasi AR berdasarkan beberapa metode pendeteksian marker. Metode pembuatan aplikasi menggunakan metode Luther Sutopo dengan enam langkah pengerjaan yaitu membuat konsep, merancang, mengumpulkan material, implementasi, pengujian dan evaluasi serta distribusi untuk dijalankan pada Android. Penerapan teknologi AR untuk pelacakan marker menggunakan tiga metode: single marker , multi marker dan 3D Object Recognition. Kemudian menganalisis ketiga metode tersebut berdasarkan parameter bentuk dan pola marker, jarak kamera dengan marker dan intensitas cahaya pada saat tracking. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1)Aplikasi dapat dijalankan pada smartphone berbasis Android dalam format *.apk; (2)Aplikasi memiliki ketergantugan terhadap sistem, tools, dan hardware; (3)Aplikasi cocok digunakan sebagai media promosi berdasarkan hasil pengujian terhadap responden mencapai 80%; (4)Menggunakan single marker lebih sederhana, namun semakin banyak objek maka semakin membutuhkan banyak waktu untuk melihat produk furniture yang disedikan karena harus di-scan satu-per-satu, sedangkan menggunakan multi marker, cukup sekali scaning langsung memperlihatkan hasilnya sekaligus, namun objek kelihatan lebih kecil; Kondisi terbaik untuk menampilkan objek 3D pada metode 3D object recognition adalah pada intensitas cahaya terang, dan semakin jauh jarak kamera dengan marker maka objek yang ditampilkan akan semakin kecil. Tidak semua miniatur yang digunakan dapat dijadikan marker pada 3D object recognition karena bentuk dan pola sulit dikenali.
Analisis Sifat Mekanis Komposit Barium Hexaferrit dengan Penguat Silika Ari wibowo
JURNAL INTEGRASI Vol 8 No 1 (2016): Jurnal Integrasi - April 2016
Publisher : Politeknik Negeri Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

barium hexaferrite banyak digunakan sebagai bahan magnet. Semakin tinggi kekuatan mekanis bahan tersebut maka akan semakin baik dalam penggunaannya. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan komposisi penguat silika dan suhu sintering pada komposit dengan matrik barium hexaferrit terhadap sifat mekanis. Bahan barium heksaferrit yang sudah ada di ball mill sehingga ukuran serbuknya menjadi ≤ 74µm. Serbuk barium hexaferrite yang didapat kemudian dicampur silika dengan komposisi 0%, 1%, 2%, 3%, 4%. Hasil campuran tersebut kemudian dicetak dengan tekanan 23 Mpa sesuai bentuk uji spesimen bending dan impak. Hasil cetakan tersebut selanjutnya disintering pada suhu 1000oC 1100oC dan 1200oC selama 3 jam dengan lingkungan udara. Komposit yang sudah dibuat kemudian diuji dengan uji densitas, uji bending, uji impak, uji struktur mikro. Sifat mekanis terbaik didapat pada komposisi SiO2 1 wt.% dan suhu sinter 1100oC.
Penggunaan Tembaga (Cu) sebagai Katalis pada Saluran Gas Buang Gasoline Engine dan Pengaruhnya terhadap Emisi Gas Buang yang dihasilkan Muhammad Hasan Albana; Septi Cristian Saragih
JURNAL INTEGRASI Vol 8 No 1 (2016): Jurnal Integrasi - April 2016
Publisher : Politeknik Negeri Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu faktor penghasil emisi gas buang pada gasoline engine adalah proses pembakaran campuran bahan bakar dan udara yang tidak sempurna. Karbon monoksida (CO), hidrokarbon (HC) dan Karbondioksida (CO2) adalah be- berapa emisi gas buang yang dihasilkan dan sangat berbahaya bagi manusia dan menyebabkan pemanasan global, sehingga emisi gas buang tersebut harus diminimalisir. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan tem- baga (Cu) sebagai katalis pada saluran gas buang gasoline engine dan pengaruhnya terhadap emisi gas buang yang dihasilkan. Tembaga yang digunakan berbentuk plat dengan tebal 0.01 mm dan berat 80 gram. Penelitian dilakukan secara eksperimen pada putaran mesin 3000 rpm hingga 7000 rpm. Penggunaan katalis tembaga pada saluran gas buang pada penelitian ini berhasil menurunkan emisi CO dan HC sebesar 1,31% dan 582 ppm, sedangkan untuk emisi CO2 mengalami kenaikan sebesar 0,47%.
Kinerja Mesin Pengupas Serabut Kelapa Politeknik Negeri Batam ditinjau dari Persepsi Pengguna Nurul Laili Arifin; Muhammad Hasan Albana; Jumadi Jumadi
JURNAL INTEGRASI Vol 8 No 1 (2016): Jurnal Integrasi - April 2016
Publisher : Politeknik Negeri Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mesin pengupas serabut kelapa dibuat dengan tujuan untuk memudahkan pekerjaan manusia dalam mengupas serabut kelapa. Disebabkan tujuan utama dari dibuatnya mesin pengupas serabut ini adalah untuk dimanfaatkan oleh masyarakat maka persepsi dari pengguna perlu diteliti dalam hal kinerja dari mesin pengupas serabut kelapa tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan menganalisis data kuesioner yang diberikan pada responden. Sebelum mengisi kuesioner, responden mengoperasikan mesin pengupas serabut kelapa terlebih dahulu kemudian memberikan penilaian terhadap kinerja mesin tersebut. Berdasarkan hasil interpretasi dalam pengukuran skala likert diketahui bahwa persepsi responden yang terdiri dari unsur dosen, laboran dan mahasiswa Jurusan Teknik Mesin Politeknik Negeri Batam batam terhadap kinerja dari mesin pengupas serabut kelapa tersebut adalah negatif dengan skor interpretasi 58% yang termasuk dalam katagori cukup.
Produksi Suara dan Tingkah Laku Lumba-Lumba Jantan Hidung Botol (Tursiops Aduncus) dengan Metode Bioakustik Muhammad Zainuddin Lubis
JURNAL INTEGRASI Vol 8 No 1 (2016): Jurnal Integrasi - April 2016
Publisher : Politeknik Negeri Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Produksi suara merupakan bagian dari metode bioakustik, yaitu menggabungkan biologi dan akustik yang biasanya merujuk pada penelitian mengenai produksi suara, dispersi melalui media elastis, dan penerimaan pada hewan, termasuk manusia. Penelitian ini mengamati tingkah laku lumba-lumba jantan dengan melakukan pendekatan ilmu bioakustik yang melihat karakteristik dari lumba-lumba tersebut. Lumba-lumba jantan (Tursiops aduncus) yang dipelihara di Taman Safari Indonesia, Cisarua Bogor memiliki nilai intensitas terendah sebesar 28,03 dB dan tertinggi adalah sebesar 32,01 dB. Dengan rata-rata parameter yang terukur yaitu salinitas sebesar 30 ‰ dan suhu 23 °C dengan kedalaman kolam 4,5 meter. Range frekuensi suara klik dengan nilai intensitas tertinggi yaitu sebesar 32 dB dengan suara klik sesudah makan pada hari ke 2 yang terdapat pada range frekuensi yaitu 14 - 16 kHz. Range frekuensi suara klik lumba-lumba jantan hidung botol (Tursiop saduncus) di Taman Safari, Cisarua Bogor, Indonesia yaitu pada frekuensi 14,2- 15 kHz.
Pemetaan Situasi dengan Metode Koordinat Kutub di Desa Banyuripan, Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten Farouki Dinda Rassarandi
JURNAL INTEGRASI Vol 8 No 1 (2016): Jurnal Integrasi - April 2016
Publisher : Politeknik Negeri Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peta situasi adalah peta topografi skala besar yang merupakan penyajian dari gambaran permukaan bumi baik detil alam maupun buatan manusia yang digambar pada bidang datar (kertas) dengan sistem proyeksi dan skala tertentu. Peta situasi dapat diperoleh dengan pemetaan teristris, yaitu proses pemetaan yang pengukurannya langsung dilakukan di permukaan bumi dengan peralatan ukur tertentu. Dalam pemetaan terestris, gambaran objek-objek yang berada di permukaan bumi dipresentasikan dalam titik-titik detil. Detil adalah segala obyek yang ada di lapangan, baik yang bersifat alamiah, maupun hasil budaya manusia yang akan dijadikan isi dari peta yang akan dibuat. Penentuan posisi dari titik-titik detil dengan cara diikatkan pada titik kerangka pemetaan yang telah diukur sebelumnya. Pemilihan detil, distribusi dan teknik pengukurannya tergantung dari skala dan tujuan peta itu dibuat. Penentuan posisi dari titik -titik detil diikatkan pada titik-titik kerangka pemetaan terdekat yang telah diukur sebelumnya, atau dari garis ukur yang merupakan sisi dari kerangka peta. Metode penentuan posisi detil yang dilakukan untuk pemetaan situasi di Desa Banyuripan, Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten adalah metode koordinat kutub. Metode ini mengukur posisi tiga dimensi (x, y, z) detil yang ditentukan dengan komponen azimuth (sudut, arah dan beda tinggi dari titik ikat). Karena detil yang diukur banyak, pengukuran dilakukan dengan teknik yang cepat, yang disebut takhimetri. Azimuth/sudut diukur dengan teodolit, jarak diukur secara optis, dan beda tinggi diukur secara trigonometris .
Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Pemasok Bahan Baku Menggunakan Metode Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution Dwi Ely Kurniawan; Pujiyono Pujiyono
JURNAL INTEGRASI Vol 8 No 1 (2016): Jurnal Integrasi - April 2016
Publisher : Politeknik Negeri Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perusahaan manufaktur sering kali menghadapi permasalahan dalam memilih pemasok yang sesuai dengan kebutuhan. Banyaknya pemasok bahan baku baik dalam negeri maupun luar negeri yang sesuai dengan kebutuhan menjadi sangat penting dan berpengaruh terhadap keberlangsungan proses produksi. Salah satu solusi yang tepat dalam mengurangi permasalahan pemilihan pemasok adalah memanfaatkan sistem pendukung keputusan untuk menentukan pemasok yang tepat sesuai dengan kebutuhan dan kriteria perusahaan. Sistem pendukung keputusan dirancang menggunakan bahasa pemograman PHP dan MySQL dengan menerapkan pendekatan keputusan metode Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS). Penentuan kriteria berdasarkan harga, kualitas, ketepatan pengiriman, ketepatan jumlah dan kepedulian pelanggan. Hasil perancangan sistem mampu membantu perusahan dalam proses pemilihan pemasok sehingga keputusan yang diambil lebih cepat efektif dan efisien.
Penerapan Analytical Hirearcy Process pada Sistem Pendukung Keputusan Pengalokasian Anggaran Biaya Sarana dan Prasarana Sekolah Mira Chandra Kirana; Muhammad Ilham Saputra
JURNAL INTEGRASI Vol 8 No 1 (2016): Jurnal Integrasi - April 2016
Publisher : Politeknik Negeri Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu faktor yang penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan adalah sarana dan prasarana di lingkungan sekolah, sehingga pengalokasian anggaran biaya yang tepat dalam membangun sarana dan prasarana sangat perlu dilakukan oleh pihak manajamen sekolah. Namun, tidak jarang masalah timbul akibat kurang tepatnya pengalokasian anggaran biaya dalam membangun sarana dan prasarana. Sehingga membutuhkan sebuah sistem pendukung keputusan yang mampu memberikan solusi dalam menentukan pengalokasian anggaran biaya Metode Analytical Hirearchy Process (AHP) merupakan metode yang tepat untuk memecahkan permasalahan yang kompleks, dengan melalui proses pendekatan sistem dan melakukan perbandingan berpasangan berdasarkan kriteria maupun alternatif yang telah ditentukan. Penelitian ini menggunakan 6(enam) use case dengan 2(dua) aktor yang sesuai dengan kebutuhan fungsional untuk membangun sebuah sistem pendukung keputusan yang menerapkan AHP. Terdapat 4(empat) kriteria dan 3(tiga) alternatif, AHP mampu melakukan perbandingan dan penilaian terhadap kriteria maupun alternatif yang telah ditentukan, sehingga hasil dari penilaian tersebut dapat menentukan prioritas utama dari pengalokasian anggaran biaya sarana dan prasarana.
Green Energy pada Jaringan Seluler Heru Wijanarko
JURNAL INTEGRASI Vol 8 No 1 (2016): Jurnal Integrasi - April 2016
Publisher : Politeknik Negeri Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan energi global meningkat secara signifikan seiring dengan meningkatnya taraf hidup manusia dan pertumbuhan populasi di dunia. Hal tersebut butuh mendapat perhatian dan akan memunculkan banyak permasalahan. Pada sektor jaringan selular atau jaringan telekomunikasi, isu tentang konsumsi energi telah menjadi perhatian. Suplai energi merupakan aspek penting dalam jaringan telekomunikasi dan merupakan pengeluaran yang besar dari pengoperasian jaringan secara keseluruhan, lebih dari 60%. Kesadaran akan penggunaan energi yang efisien pada jaringan seluler menjadi pemicu munculnya teknologi baru untuk merancang green cellular networks. Penghematan energi pada BTS menjadi sebuah tantangan dan peluang bagi peneliti atau operator telekomunikasi untuk ambil bagian. Jurnal ini lebih fokus membahas tentang pengehamatan energi pada base station, dimana terbagi dalam tiga bagian: Meminimalisasi konsumsi energi pada BTS; Energy-aware secara koperatif antar BTS; dan Penggunaan sumber energi terbarukan.
Rancang Bangun Sepeda Air (Waterbike) Sebagai Wahana Rekreasi Air di Kota Batam Hendra Saputra; Mufti Fathonah Muvariz; San Josua Simamora; Oscar Nurrahman; Riza Ahmad Zulkarnain
JURNAL INTEGRASI Vol 8 No 1 (2016): Jurnal Integrasi - April 2016
Publisher : Politeknik Negeri Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sepeda air mirip dengan sepeda yang ada pada umumnya, hanya saja kedua rodanya dilepas dan diganti dengan sistem penggerak propeller yang digerakkan secara manual. Penelitian ini mencoba membuat sebuah rancangan sepeda air yang cocok untuk rekreasi air di Kota Batam. Setelah dirancang, sepeda air dibangun dengan menggunakan peralaatan manufaktur yang mendukunng. Pada proses perancangan, dilakukan perhitungan beban yang mampu ditahan oleh sepeda air serta dilakukan simulasi tegangan dan regangan sepeda menggunakan beberapa jenis material. Uji performa pada sepeda air yang telah dibuat, dilakukan untuk mengetahui kecepatan sepeda air saat digunakan diair. Hasil penelitian menunjukkan sepeda air mampu menahan beban hingga 120 kg berat pengendara hingga pelampung tenggelam seluruhnya. Analisa tegangan dan perubahan bentuk sepeda pada material Alloy Steels, AISI 1080, ST 37 pada variasi beban 60kg dan 70kg menunjukkan bahwa rangka masih mampu menahan beban tersebut. Pada percobaan kecepatan, diketahui rata-rata kecepatan sepeda air sebesar 0.4 m/s.

Page 5 of 36 | Total Record : 360


Filter by Year

2009 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 17 No. 2 (2025): Volume 17, Nomor 2, Oktober 2025 Vol. 17 No. 1 (2025): Jurnal Integrasi - April 2025 Vol. 16 No. 2 (2024): Jurnal Integrasi - Oktober 2024 Vol. 16 No. 1 (2024): Jurnal Integrasi - April 2024 Vol. 15 No. 2 (2023): Jurnal Integrasi - Oktober 2023 Vol 15 No 1 (2023): Jurnal Integrasi - April 2023 Vol. 15 No. 1 (2023): Jurnal Integrasi - April 2023 Vol 14 No 2 (2022): Jurnal Integrasi - Oktober 2022 Vol 14 No 1 (2022): Jurnal Integrasi - April 2022 Vol 13 No 2 (2021): Jurnal Integrasi - Oktober 2021 Vol 13 No 1 (2021): Jurnal Integrasi - April 2021 Vol 12 No 2 (2020): Jurnal Integrasi - Oktober 2020 Vol 12 No 1 (2020): Jurnal Integrasi - April 2020 Vol 11 No 2 (2019): Jurnal Integrasi - Oktober 2019 Vol 11 No 1 (2019): Jurnal Integrasi - April 2019 Vol 10 No 2 (2018): Jurnal Integrasi - Oktober 2018 Vol 10 No 1 (2018): Jurnal Integrasi - April 2018 Vol 9 No 2 (2017): Jurnal Integrasi - Oktober 2017 Vol 9 No 1 (2017): Jurnal Integrasi - April 2017 Vol 8 No 2 (2016): Jurnal Integrasi - Oktober 2016 Vol 8 No 1 (2016): Jurnal Integrasi - April 2016 Vol 7 No 2 (2015): Jurnal Integrasi - Oktober 2015 Vol 7 No 1 (2015): Jurnal Integrasi - April 2015 Vol 6 No 2 (2014): Jurnal Integrasi - Oktober 2014 Vol 6 No 1 (2014): Jurnal Integrasi - April 2014 Vol 5 No 1 (2013): Jurnal Integrasi - April 2013 Vol 4 No 2 (2012): Jurnal Integrasi - Oktober 2012 Vol 4 No 1 (2012): Jurnal Integrasi - April 2012 Vol 3 No 1 (2011): Jurnal Integrasi - April 2011 Vol 2 No 2 (2010): Jurnal Integrasi Edisi Khusus (Seminar Nasional) - Juli 2010 Vol 2 No 1 (2010): Jurnal Integrasi - April 2010 Vol 1 No 1 (2009): Jurnal Integrasi - April 2009 More Issue