cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Berkala Arkeologi
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science,
We are a journal on archaeology published by Balai Arkeologi Yogyakarta every May and November each year. This journal seek to promote and shares research results and ideas on archaeology to the public. We covers original research results, ideas, theories, or other scientific works from the discipline of Archaeology mainly in the Indonesian Archipelago and Southeast Asia. Interest from other disciplines (such as history, anthropology, architecture, geology, etc.) must be related to archaeological subject to be covered in this journal. Our first edition was published on March 1980.
Arjuna Subject : -
Articles 756 Documents
EKSPLORATIF-DESKRIPTIF-EKSPLANATIF DALAM KAJIAN ARKEOLOGI INDONESIA Bugie M.H. Kusumohartono
Berkala Arkeologi Vol 8 No 2 (1987)
Publisher : Balai Arkeologi Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2738.305 KB) | DOI: 10.30883/jba.v8i2.489

Abstract

Tulisan ini lahir karena terdorong oleh karya tulis Drs. Mundardjito dalam Pertemuan Ilmiah Arkeologi (PIA) IV 1986, yang berjudul Metode lnduktif-Deduktif dalam Penelitian Arkeologi di lndonesia. Dalam makalah tersebut disimpulkan bahwa terdapat kecenderungan berpikir induktif dalam penelitian arkeologi Indonesia selama ini dan tercermin pada makalah-makalah PIA (l, II, lll). Sehubungan dengan itu Drs. Mundardjito menyodorkan gagasan-gagasan berupa upaya menerapkan penalaran induktif-deduktif dalam penelitian arkeologi untuk pada akhimya dapat secara efektif dan efisien menghasilkan berbagai teori dalam disiplin arkeologi di Indonesia.
PRASASTI TAMBELINGAN III Sukarto Karto Atmodjo
Berkala Arkeologi Vol 8 No 2 (1987)
Publisher : Balai Arkeologi Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2532.33 KB) | DOI: 10.30883/jba.v8i2.490

Abstract

Prasasti Tambelingan disimpan di Pura Batur desa Gobleg (Kabupaten Buleleng) dan merupakan prasasti tembaga. Transkripsi (alih-aksara) pertama dikerjakan oleh P.V. van Stein Callenfels dan dimuat dalam Epigraphia Balica I (VBG, deel LXVI, 1926, hlm. 7-13) tanpa pencatatan ukuran prasasti (afmetingen niet opgeteekend) . Oleh Van Stein Callenfels prasasti itu dibedakan menjadi tiga kelompok.
SANGHIANG TARAJE, TINGGALAN TRADISI MEGALITIK DI GUNUNG TAMPOMAS Lucas Partanda Koestoro
Berkala Arkeologi Vol 8 No 2 (1987)
Publisher : Balai Arkeologi Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2965.721 KB) | DOI: 10.30883/jba.v8i2.491

Abstract

Ketika kekacauan melanda Pakwan Pajajaran akibat adanya gempuran pasukan Banten yang sedang mengibarkan panji-panji Islam, Prabu Siliwangi sebagai penguasa Sunda kala itu segera mendatangi salah satu vasalnya yakni Sumedang Larang. Empat orang patihnya, di antaranya Sayang Hawu atau lebih dikenal dengan sebutan Embah Jayaperkosa, diperintahkan untuk menyerahkan sebuah pusaka kraton berupa mahkota emas kepada Prabu Geusan Ulun, penguasa Sumedang Larang. Kejadian yang dapat diartikan sebagai penyerahan tahta kerajaan Sunda itu diikuti dengan keberangkatan Prabu Siliwangi menuju puncak gunung Tampomas .
SISA RANGKA MANUSIA DARI SITUS GUNUNG WINGKO Koeshardjono
Berkala Arkeologi Vol 8 No 2 (1987)
Publisher : Balai Arkeologi Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2830.818 KB) | DOI: 10.30883/jba.v8i2.492

Abstract

Situs Gunung Wingko merupakan situs hunian pantai. Situs seperti ini juga ditemukan di luar Jawa, seperti di Gilimanuk (Bali), Gunung Piring (Lombok) dan Melolo (Sumba) (Nitihaminoto , 1982) . Pendukung kebudayaan Gunung Wingko tinggal tidak jauh dari pantai, yaitu di sekitar bukit pasir yang terletak dekat dengan sungai.
Frontmatter JBA Vol. 8 No.2 Berkala Arkeologi
Berkala Arkeologi Vol 8 No 2 (1987)
Publisher : Balai Arkeologi Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (530.113 KB)

Abstract

PEMBUATAN GERABAH TRADISIONAL DI PULAU BAWEAN: TINJAUAN TENTANG ASAL DAN HUBUNGAN SIMBIOTIK DENGAN BEBERAPA DAERAH DI INDONESIA Goenadi Nitihaminoto
Berkala Arkeologi Vol 9 No 1 (1988)
Publisher : Balai Arkeologi Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3052.155 KB) | DOI: 10.30883/jba.v9i1.494

Abstract

Pembuatan gerabah di pulau Bawean merupakan salah satu bentuk budaya tradisional yang masih hidup hingga saat ini. Secara umum dapat diperkirakan bahwa pengaruh hubungan antarsuku dengan daerah-daerah di luar pulau mengakibatkan perubahan teknik pembuatan gerabah di daerah itu. Teknik pembuatan gerabah dapat juga tidak mengalami perubahan, walaupun hubungan dengan daerah lain sudah berlangsung sejak lama dan intensif. Untuk mengungkapkan ada tidaknya perubahan-perubahan itu, perlu diadakan perbandingan teknik pembuatan gerabah dengan daerah-daerah yang sering mengadakan kontak dengan Bawean. Dengan demikian akan dapat diketahui sifat hubungan yang terjalin antara Bawean dengan beberapa daerah tersebut di atas.
PEMUJAAN HARITI DI TROWULAN Edi Triharyantoro
Berkala Arkeologi Vol 9 No 1 (1988)
Publisher : Balai Arkeologi Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2150.64 KB) | DOI: 10.30883/jba.v9i1.495

Abstract

Dalam kesempatan ini akan dibicarakan mengenai pemujaan Hariti di kawasan Trowulan. Pendekatan masalah ini tentu saja didukung dengan data arkeologis berupa arca Hariti koleksi museum Trowulan dan koleksi museum Mojokerto dalam perbandingan. Hal ini menarik untuk dikemukakan karena selama ini karya-karya ilmiah arkeologis tentang pemujaan pantheon dewa masih terbatas pada dewa-dewa yang mempunyai kedudukan tinggi (mayor deities), sedangkan untuk dewa-dewa rendah (minor deities) masih sedikit dibicarakan.
PRASASTI BANU RARA II Sukarto Karto Atmodjo
Berkala Arkeologi Vol 9 No 1 (1988)
Publisher : Balai Arkeologi Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2513.471 KB) | DOI: 10.30883/jba.v9i1.496

Abstract

Pada tanggal 10 sampai dengan 24 Pebruari 1980, bersama-sama dengan beberapa orang teman dari Jakarta dan BaIi, penulis mendapat tugas melakukan penelitian beberapa lembar prasasti yang tersimpan di dalam Pura Pemrajan Rajapurana di Banjar Sangguhan dan sebagian lainnya di dalam Pura di Banjar Clepik, Klungkung (Smarapura). Prasasti ditulis pada beberapa lembar lempengan tembaga (tembagawasa) berukuran panjang 391 mm, lebar 75 mm dan tebal 1 mm. Penelitian pertama pernah dilakukan oleh almarhum Dr. P.V. van Stein Callenfels dalam Epigraphia Balica I (VBG. deel LXVI, 1926, hlm. 60-67).
STUDI PERBANDINGAN NASKAH ISLAMOLOGI TENTANG ORANG-ORANG KERAMAT PADA ZAMAN "KUWALEN" DI JAWA Suwedi Montana
Berkala Arkeologi Vol 9 No 1 (1988)
Publisher : Balai Arkeologi Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4808.694 KB) | DOI: 10.30883/jba.v9i1.497

Abstract

Makalah ini secara singkat akan membicarakan masalah orang-orang keramat dengan memperbandingkan 22 naskah yang terdiri atas 2 manuskrip dari abad XVI dan XVIII, 17 naskah milik perorangan atau yayasan, dan 3 naskah Sejarah yang memuat cerita wali di Jawa. Dari perbandingan naskah-naskah itu akan dapat diliput pembicaraan mengenai orang-orang keramat dan zaman "Kuwalen", derajat kebenaran naskah Babad, Hagiologi Jawa, dan jumlah wali menurut berbagai naskah. Seyogyanya pernbicaraan itu akan dapat berkembang lebih luas, tetapi karena terbatasnya jumlah halaman, maka barangkali rencana pembicaraan 4 sub judul itu pun tidak akan tercapai.
Frontmatter JBA Vol. 9 No. 1 1988 Berkala Arkeologi
Berkala Arkeologi Vol 9 No 1 (1988)
Publisher : Balai Arkeologi Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (883.578 KB)

Abstract


Filter by Year

1980 2022


Filter By Issues
All Issue Vol 42 No 2 (2022) Vol 42 No 1 (2022) Vol 41 No 2 (2021) Vol 41 No 1 (2021) Vol 17 No 2 (1997) Vol 40 No 2 (2020) Vol 40 No 1 (2020) Vol 13 No 1 (1993) Vol 39 No 2 (2019) Vol 39 No 1 (2019) Vol 38 No 2 (2018) Vol 38 No 1 (2018) Vol 37 No 2 (2017) Vol 37 No 1 (2017) Vol 36 No 2 (2016) Vol 36 No 1 (2016) Vol 35 No 2 (2015) Vol 35 No 1 (2015) Vol 34 No 2 (2014) Vol 34 No 1 (2014) Vol 33 No 2 (2013) Vol 33 No 1 (2013) Vol 32 No 2 (2012) Vol 32 No 1 (2012) Vol 31 No 2 (2011) Vol 31 No 1 (2011) Vol 30 No 2 (2010) Vol 30 No 1 (2010) Vol 29 No 2 (2009) Vol 29 No 1 (2009) Vol 28 No 2 (2008) Vol 28 No 1 (2008) Vol 27 No 2 (2007) Vol 27 No 1 (2007) Vol 26 No 2 (2006) Vol 26 No 1 (2006) Vol 25 No 1 (2005) Vol 24 No 1 (2004) Vol 23 No 2 (2003) Vol 23 No 1 (2003) Vol 22 No 1 (2002) Vol 21 No 2 (2001) Vol 21 No 1 (2001) Vol 20 No 1 (2000) Vol 19 No 2 (1999) Vol 19 No 1 (1999) Vol 18 No 2 (1998) Vol 18 No 1 (1998): Edisi Khusus Vol 17 No 1 (1997) Vol 16 No 2 (1996) Vol 16 No 1 (1996) Vol 15 No 3 (1995): Edisi Khusus Vol 15 No 2 (1995) Vol 15 No 1 (1995) Vol 14 No 2 (1994): Edisi Khusus Vol 14 No 1 (1994) Vol 13 No 3 (1993): Edisi Khusus Vol 13 No 2 (1993) Vol 12 No 1 (1991) Vol 11 No 1 (1990) Vol 10 No 2 (1989) Vol 10 No 1 (1989) Vol 9 No 2 (1988) Vol 9 No 1 (1988) Vol 8 No 2 (1987) Vol 8 No 1 (1987) Vol 7 No 2 (1986) Vol 7 No 1 (1986) Vol 6 No 2 (1985) Vol 6 No 1 (1985) Vol 5 No 2 (1984) Vol 5 No 1 (1984) Vol 4 No 2 (1983) Vol 4 No 1 (1983) Vol 3 No 1 (1982) Vol 2 No 1 (1981) Vol 1 No 1 (1980) More Issue