cover
Contact Name
Solikin
Contact Email
solikin@binainsani.ac.id
Phone
+6221-82436886
Journal Mail Official
bi_ict@binainsani.ac.id
Editorial Address
Jl.Siliwangi No.6 Rawa Panjang Bekasi Timur 17114 Jawa Barat - Indonesia
Location
Kab. bekasi,
Jawa barat
INDONESIA
Bina Insani ICT Journal
ISSN : -     EISSN : 25279777     DOI : -
Core Subject : Science,
Bina Insani ICT Journal (BIICT) merupakan jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Universitas Bina Insani. Jurnal ini berisi tentang karya ilmiah hasil penelitian yang bertemakan: Algoritma, Augmented and Virtual Reality, Bahasa Komputasi, Computer Graphics, Game Teknologi, Mobile Computing, Operating Systems, Pengolahan Citra, Robotika, Sistem Pakar, Soft Computing, Software Engineering, Software Process and Life Cycle, Software Testing and Quality Assurance, System Software, User Experience (UX), User Interface (UI). Media komunikasi ilmiah diterbitkan dua kali setahun (semester genap terbit Juni dan semester ganjil terbit Desember). P-ISSN: 2355-3421 pertama kali terbit Maret 2014 dan E-ISSN: 2527-9777 pertama kali terbit secara online sejak Juni 2016.
Arjuna Subject : -
Articles 180 Documents
Peran Sistem Komunikasi Internal Organisasi dalam Mengimplementasikan Knowledge Management serta Pengaruhnya terhadap Kepuasan Kerja Karyawan PT Wijaya Karya Tbk Sudrajat Nasution
Bahasa Indonesia Vol 2 No 1 (2015): Bina Insani ICT Journal (Maret 2015)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Bina Insani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (738.906 KB)

Abstract

Abstract: The objec t of this study focuses on the internal communication organizations systemof PT Wijaya Karya Tbk in implementing knowledge management and its influence on employeejob satisfaction. This research aims to quantify the influence (1) internal communication systemstoward the satisfaction of employees, (2) the influence of internal communication system inimplementing knowledge management and (3) the relationship between the internalcommunication system of mediation against satisfaction of employees through the Causal Stepto measure estimated average value and the Product of Cofficient to relationship significance. Inthis case, the intervining variable implement the knowledge management. Regresion test resultindicate (1) variable X 0,859 against influential Y, (2) variable X, 0.772 against influential M and(3) the influence of the variable X against Y be lower with variable M, down to 0,446 as well asthe variable M 0,534 against influential Y. Based on the Sobel Test and Bootsrapping, theimplementation knowledge management is the perfect intervining variable. Keyword : Internal communication system, knowledge management, Job Satisfaction Abstrak: Obyek kajian penelitian ini berfokus pada Sistem komunikasi internal organisasi PTWijaya Karya Tbk dalam mengimplementasikan knowledge management serta pengaruhnyaterhadap kepuasan kerja karyawan. Penelitian ini bertujuan mengukur besaran pengaruh (1)sistem komunikasi internal (variabel X) terhadap kepuasan kerja karyawan (variabel Y), (2)pengaruh sistem komunikasi internal dalam mengimplementasikan knowledge management(variabel M) serta (3) hubungan mediasi antara sistem komunikasi internal terhadap kepuasan kerja karyawan melalui implementasi knowledge management. Analisis data menggunakanmetode Kausal Step untuk mengukur estimasi nilai rata-rata variabel terikat berdasarkan nilaivariabel bebas dan Product of coeffesient untuk signifikasi hubungan yang dalam hal ini adalahvariabel intervining implementasi knowledge management . Hasil uji regresi menunjukan (1)Variabel X berpengaruh 0,859 terhadap Y, (2) Variabel X berpengaruh 0.772 terhadap M dan (3)pengaruh variabel X terhadap Y menjadi lebih rendah dengan memasukan variabel M, menjadi0,446 serta variabel M berpengaruh 0,534 terhadap Y. Berdasarkan uji Sobel Test danBootstrapping, implementasi knowledge management merupakan variabel intervining sempurna. Kata kunci : Sistem Komunikasi internal, Knowledge Management dan Kepuasan Kerja
Media Pembelajaran Berbasis Video Animasi Pada Mata Kuliah Logika Dan Algoritma 1 Rita Wahyuni Arifin
Bahasa Indonesia Vol 4 No 1 (2017): Bina Insani ICT Journal (Juni 2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Bina Insani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (720.491 KB)

Abstract

Abstrak: Kesuksesan seorang tenaga pendidik dalam mengembangkan materi pembelajarandapat dilihat dari hasil belajar mahasiswa pada tiap semester. Perkembangan teknologi informasimenjadi motor penggerak untuk mengembangkan bahan ajar menjadi lebih interaktif. Hal inisejalan dengan Permendiknas nomor 41 tahun 2007 mengenai proses pembelajaran, dimanaseorang pendidik diharapkan dapat mengembangkan bahan pembelajaran sebagai salah satusumber belajar. Permasalahan yang muncul adalah tenaga pendidik masih belum bisamengembangkan materi pembelajaran berbasis teknologi informasi dengan maksimal.Kecenderungan banyak tenaga pendidik masih menggunakan konsep “student centered learning”dalam memberikan materi ajar kepada mahasiswa, akibatnya mahasiswa menjadi jenuh, tidaktertarik dalam mengikuti materi perkuliahan karena materi perkuliahan disajikan dengan monoton.Dalam penelitian ini penulis membuat story line lalu membuat video animasi dengan softwareVideoscribe. Hasil dari penelitian ini materi logika dan algoritma menjadi lebih menarik karenadisajikan dalam format video, sehingga mahasiswa dapat memutar ulang materi dan menjadipaham mengenai materi logika dan algoritma 1 pada tiap pertemuan. Kata kunci: Pengembangan, Media pembelajaran, Video Animasi, Videoscribe Abstract: The success of an educator in developing learning materials can be seen from theresults of student learning in each semester. The development of information technology becomesthe driving force to develop teaching materials become more interactive. This is in line withPermendiknas number 41 of 2007 regarding the learning process, where an educator is expectedto develop learning materials as one source of learning. Problems that arise is educators still cannot develop learning materials based on information technology with the maximum. The tendencyof many educators still use the concept of "student centered learning" in providing teachingmaterials to students, consequently the students become saturated, not interested in following thecourse materials because the lecture material presented with monotonous. In this study the authorsdevelop multimedia-based learning materials that is by making a storyline and create animatedvideo-based material with videoscribe software. The results of this study of materials logic andalgorithm become more interesting because presented in video format, so that students can playback the material and become understand about the material logic and algorithm 1 at eachmeeting. Keywords: Development, Instructional Media, Animation Video, Videoscribe
Sistem Informasi Manajemen Perpustakaan Dengan Barcode Di GKI Gunung Sahari Jakarta Esfimal Malau; Agus Salim; Budi Santoso; Rino Ramadan
Bahasa Indonesia Vol 5 No 1 (2018): Bina Insani ICT Journal (Juni 2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Bina Insani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (324.204 KB)

Abstract

Abstrak: Gereja Kristen Indonesia Gunung Sahari (GKI Gunung Sahari) memiliki koleksi buku yang sangat banyak. Buku-buku tersebut seringkali dipinjam oleh jemaat ataupun oleh masyarakat umum untuk berbagai kegiatan dan keperluan. Saat ini pencatatan mengenai peminjaman masih dilakukan secara manual dan belum ada aplikasi yang dipergunakan untuk memantau siapa yang meminjam dan kapan dikembalikannya buku yang dipinjam tersebut. Hal ini menimbulkan masalah ketika buku yang dipinjam tersebut hendak dipergunakan untuk suatu acara atau dipinjam kembali oleh jemaat atau pembaca yang lainnya. Dan tanpa adanya manajemen buku, juga memperbesar kemungkinan hilangnya koleksi pustaka yang dimiliki oleh GKI Gunung Sahari Jakarta. Penelitian ini merancang dan membangun sistem informasi perpustakaan untuk menjawab permasalahan diatas. Penelitian ini menggunakan metode Waterfall dan metode perancangan UML dengan aplikasi program VB.NET. Perancangan sistem informasi ini menyediakan solusi terhadap permasalahan dan peningkatan minat menbaca di lingkungan GKI Gunung Sahari Jakarta. Dari hasil penelitian diharapkan dapat menyelesaikan permasalahan-permasalahan yang berkaitan dengan pengolahan manajemen perpustakaan. Keywords: Perpustakaan, Sistem Informasi, Waterfall, .NET, UML Abstract: Indonesia Christian Church Gunung Sahari(GKI Gunung Sahari) library has a collection of books very much. The books were often borrowed by the church or by the general public for various activities and purposes. Currently recording on lending is still done manually and there are no applications that are used to monitor who is borrowed and when the return books borrowed. This poses a problem when books borrowed was to be used for an event or borrowed back by the church or other readers. And there is no management of books, also increases the possibility of the loss of library collections owned by GKI Gunung Sahari Jakarta. This research design and build the library information system to address the above problems. This study uses Waterfall and UML design method with applications VB program (VB.NET). The design of this information system provides a solution to the problems and an increased interest in environmental menbaca GKI Gunung Sahari Jakarta. From the research results are expected to solve the problems relating to the processing of library management. Keywords :Library, Information System, Waterfall, .NET, UML
Uji Sensitivitas Metode Simple Additive Weighting Dan Weighted Product Dalam Menentukan Laptop Fata Nidaul Khasanah; Didik Setiyadi
Bahasa Indonesia Vol 6 No 2 (2019): Bina Insani ICT Journal (Desember 2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Bina Insani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (595.356 KB)

Abstract

Abstrak: Perkembangan teknologi saat ini menjadikan penggunaan laptop sudah menjadi kebutuhan mendasar yang harus dimiliki untuk membantu dalam menyelesaikan suatu pekerjaan sebagai pengganti personal computer. Hal tersebut mengakibatkan semakin banyak bermunculan berbagai jenis merk laptop yang saling bersaing untuk dapat memenuhi kebutuhan konsumen saat ini dengan berbagai jenis spesifikasi yang dimilikinya. Namun, tidak setiap konsumen memahami tentang spesifikasi dari laptop yang disesuaikan dengan kebutuhan dan anggaran yang ditentukan. Oleh karena itu diperlukan suatu metode yang dapat membantu konsumen dalam menentukan laptop yang akan dibeli disesuaikan dengan kebutuhan dan anggaran. Penelitian ini mengusulkan sebuah pendekatan sistem pendukung keputusan dalam menentukan laptop menggunakan metode Simple Additive Weighting (SAW) dan Weighted Product (WP) dilanjutkan dengan melakukan uji sensitivitas dari hasil keputusan yang dihasilkan oleh kedua metode tersebut. Dari hasil penelitian menggunakan metode SAW nilai preferensi tertinggi 17,8 untuk alternatif delapan (A8), dengan urutan alternatif yang memiliki nilai preferensi dari tinggi ke rendah yaitu A8, A7, A4, A6, A2, A3, A1, A5. Sedangkan hasil dari metode WP diperoleh 0,157 untuk alternatif delapan (A8), dengan urutan alternatif yang memiliki nilai preferensi dari tinggi ke rendah yaitu A8, A7, A4, A6, A2, A3, A1, A5. Dan untuk hasil uji sensitivitas menunjukkan metode Simple Additive Weighting dan Weighted Product menunjukkan bahwa metode SAW memiliki total perubahan sebesar 7,23% dan metode WP sebesar 0,30%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa metode Simple Additive Weighting dianggap relevan dalam menyelesaikan permasalahan dalam menentukan laptop. Kata kunci: Simple Additive Weighting, Pemilihan Laptop, Sistem Pendukung Keputusan, Uji Sensitivitas, Weighted Product Abstract: The development of technology today makes the use of laptops has become a fundamental necessity that must be owned to help in completing a job as a substitute for personal computer. This results in a growing number of different types of laptops that compete with each other to meet the needs of today's customers with various types of specifications. However, not every consumer understands about the specifications of the laptop tailored to the needs and budgets specified. Therefore it is necessary a method that can help the consumer in determining the laptop to be purchased tailored to the needs and budgets. This research proposed an approach to decision support system in determining the laptop using Simple Additive Weighting (SAW) and Weighted Product (WP) methods followed by conducting sensitivity test of the results of the resulting decision by both methods. From the research results using the SAW method the highest preference value 17.8 for an alternate eight (A8), in an alternate order that has a preference value from high to low namely A8, A7, A4, A6, A2, A3, A1, A5. Whereas the results of the WP method obtained 0.157 for an alternate eight (A8), in an alternate order that has a preference value from high to low namely A8, A7, A4, A6, A2, A3, A1, A5. And for sensitivity test results shows Simple Additive Weighting and Weighted Product method indicating that the SAW method has a total change of 7.23% and WP method of 0.30%. Thus, it can be concluded that the Simple Additive Weighting method is considered relevant in resolving problems in determining the laptop. Keywords: Simple Additive Weighting, Laptop Selection, Decision Support System, Sensitivity Test, Weighted Product
PERMASALAHAN, PENANGANAN MASALAH DAN PERAWATAN JARINGAN KOMPUTER CLIENT-SERVER PADA KEJURUAN OPERATOR KOMPUTER DI PPKD JAKARTA TIMUR Henri Septanto
Bahasa Indonesia Vol 1 No 2 (2014): Bina Insani ICT Journal (Agustus 2014)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Bina Insani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (216.088 KB)

Abstract

TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi) berkembang sangat pesat, melebihi perkembangan teknologiyang lainnya. Sesuai perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi maka berkembang pula TeknologiJaringan Komputer dan hal tersebut dimanfaatkan dalam menunjang kegiatan organisasi ataupun pekerjaansehari-hari. Kejuruan Operator Komputer di Pusat Pelatihan Kerja Daerah Jakarta Timur adalah salah satu pihakyang memanfaatkan Teknologi Jaringan Komputer tersebut. Jaringan Komputer yang diimplementasikan dikejuruan ini adalah jaringan komputer type client-server. Pemilihan implementasi type jaringan komputer clientserver tersebut oleh kejuruan operator komputer bukan hanya karena type jaringan tersebut lebih aman tetapijuga sebagai cara untuk menggambarkan situasi kerja yang sesungguhnya kepada para peserta pelatihan dikejuruan operator komputer, dengan demikian mereka terbiasa mengoperasikan komputer yang terhubungdengan jaringan komputer type client-server.Implementasi type jaringan komputer client-server tentu saja mempunyai resiko karena tingkat kesulitandalam instalasi dan perawatannya pun lebih dari sekedar jaringan biasa seperti jaringan peer to peer. Untuk itudiperlukan SDM yang mampu dan mahir untuk melakukan instalasi dan perawatan jaringan komputer tersebutkarena jika tidak ada SDM yang berkompeten untuk menangani segala resiko permasalahan jaringan komputeryang akan timbul maka type jaringan komputer client-server justru hanya akan menambah permasalahan danmengganggu kegiatan pelatihan pada kejuruan Operator Komputer di PPKD Jakarta Timur.Kata kunci: TIK, Jaringan Komputer, Client-Server
Clustering Data Eskspor Buah-Buahan Berdasarkan Negera Tujuan Menggunakan Algoritma K-Means Haviz Atma Negara; Achmad Rizaldi Putra; Ultach Enri
Bahasa Indonesia Vol 8 No 1 (2021): Bina Insani ICT Journal (Juni) 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Bina Insani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (317.249 KB) | DOI: 10.51211/biict.v8i1.1506

Abstract

Abstrak: Ekspor merupakan kegiatan ekonomi dalam memasarkan dan jual barang, baik industry, pangan, serta kebutuhan lainnya kepada negara lainnya yang memiliki kurs atau nilai mata uang asing yang lebih besar, tujuannya ialah untuk mencari keuntungan yang sebesar-besarnya. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan data mining dengan metode k-means clustering data ekspor buah-buahan menurut negara tujuannya yang merupakan salah satu komoditas pangan. Penelitian ini menggunakan data pada tahun 2012 sampai 2019 yang diambil melalui situs https://www.bps.go.id. Data diolah dengan mengklasterkan data ekspor kedalam 3 kelompok yaitu tinggi, sedang dan rendah. Didapatkan hasil Centroid data untuk cluster tingkat ekspor tinggi sebesar 2054519.3, centroid data untuk cluster tingkat ekspor sedang sebesar 489020.3, centroid data untuk cluster tingkat ekspor rendah sebesar 20.2. Sehingga diperoleh hasil cluster negara tujuan ekspor yaitu 2 negara cluster tingkat ekspor tinggi yakni negara Tiongkok & Malaysia, 2 negara cluster tingkat ekspor rendah yakni Vietnam & Thailand, dan 6 negara cluster tingkat ekspor rendah yakni Hongkong, Singapura, Nigeria, India, Jepang, Uni Emirat Arab. Informasi pengklasteran data ekspor buah-buahan ini dapat menjadi saran serta masukan bagi pemerintah maupun perusahaan-perusahaan swasta maupun negeri dalam menentukan strategi ekspor buah-buahan dimasa depan. Kata kunci: buah-buahan, data mining, ekspor, k-means, rapid miner. Abstract: Export is an economic activity in marketing and selling goods, both industrial, food, and other needs to other countries that have a higher exchange rate or foreign currency value, the aim is to seek the maximum profit. This study discusses the application of data mining using the k-means clustering method on fruit export data based on destination countries. This study uses export data from one of Indonesia's food commodities, namely fruits based on the main destination countries in 2012 to 2019 which was taken through the https://www.bps.go.id site. The data is processed by clustering the export data into 3 groups, namely high, medium and low. The data centroid for the high export level cluster is 2054519.3, the data centroid for the medium export level cluster is 489020.3, the data centroid for the low export level cluster is 20.2. So that an assessment is obtained based on the fruit export index with 2 cluster countries with high export levels, namely China & Malaysia, 2 cluster countries with low export levels, namely Vietnam & Thailand, and 6 cluster countries with low export levels, namely Hong Kong, Singapore, Nigeria, India, Japan, United Arab Emirates. This information on clustering fruit export data can be a suggestion and input for the government and private and state companies in determining fruit export strategies in the future. Keywords: fruits, data mining, exports, k-means, rapid miner.
Ekonomi Kreatif dan Inovatif Berbasis TIK ala Gojek dan Grabbike Henri Septanto
Bahasa Indonesia Vol 3 No 1 (2016): Bina Insani ICT Journal (Juni 2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Bina Insani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (162.685 KB)

Abstract

Abstrak: Kemajuan Teknologi Informasi dan Komunikasi membawa dampak positif dalam berbagai bidang. Salah satu dampak positif tersebut adalah bidang ekonomi kreatif. Mereka yang kreatif akan selalu melihat peluang bisnis dibalik kemajuan Teknologi Informasi dan Komunikasi. Gojek dan Grabbike adalah 2 buah bisnis berbasis TIK yang kreatif. Kedua perusahaan tersebut melihat peluang bisnis yang luar biasa dari kemajuan Teknologi Informasi dan Komunikasi, walaupun keduanya bukan perusahaan transportasi namun dengan sistem kemitraan kedua perusahaan tersebut dalam waktu singkat mampu bermitra dengan ribuan orang pemilik motor yang membutuhkan pekerjaan. Sistem kemitraan yang ditawarkan oleh kedua perusahaan ini adalah sistem bagi hasil yang saling menguntungkan. Kedua perusahaan tersebut hanya mengambil sedikit persentase dari penghasilan para pengemudi motor, bahkan kedua perusahaan tersebut masih memberikan beberapa fasilitas tambahan seperti bonus dan asuransi kepada para mitranya. Kehadiran Gojek dan Grabbike sangat membantu ribuan orang di kota-kota besar Indonesia yang kesulitan mencari pekerjaan atau kesulitan mencari tambahan penghasilan. Melalui bisnis ini tidak hanya pengendara yang diuntungkan, para penumpang pun diuntungkan dengan adanya bisnis ini, karena para penumpang tidak perlu lagi takut ditipu dengan tarif tinggi, karena biaya yang harus dibayarkan sesuai dengan perhitungan aplikasi yang disediakan oleh Gojek dan Grabbike. Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi yang kreatif dan menguntungkan berbagai pihak seperti inilah yang diharapkan semakin berkembang dan terus berinovasi sehingga membantu dan membawa pengaruh positif kepada masyarakat.Kata kunci: ekonomi, gojek, grabbike, kreatif, inovatifAbstract: Advances in Information and Communication Technology had a positive impact in various fields. One positive impact is the area of the creative economy. Those who are creative will always see a business opportunity behind the progress of Information and Communication Technology. Gojek and Grabbike are 2 pieces of creative ICT-based businesses. Both companies see tremendous business opportunities of advancement of Information and Communication Technology, although they are not a transport company but with a system of partnership both companies in a short time was able to partner with thousands of motorcycle owners who need work. The system of partnership offered by these two companies is a system for mutually beneficial results. Both companies are only taking a small percentage of the earnings of the motor driver, even the two companies still provide some additional facilities such as bonuses and insurance services to its partners. Gojek presence and Grabbike very helping thousands of people in major cities of Indonesia are having trouble finding a job or having trouble finding additional income. Through this business is not just motorists who benefited, the passengers also benefit from this business, because passengers no longer need to fear being cheated by the high rates, because the cost to be paid in accordance with the calculations provided by the application and Grabbike Gojek. Utilization of Information and Communication Technology creative and benefit all parties as this is expected to continue growing and innovating so that help and bring a positive influence to the society.Keywords: economic, creative, innovative, ICT, Gojek, Grabbike
Efektivitas Penerapan Sistem Kehadiran Guru Dengan Menggunakan Fingerprint Terhadap Tingkat Kedisiplinan Dwi Ismawati; Lia Mazia
Bahasa Indonesia Vol 3 No 2 (2016): Bina Insani ICT Journal (Desember 2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Bina Insani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (296.945 KB)

Abstract

Abstrak: Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui adanya pengaruh efektivitas penerapansistem fingerprint yang digunakan untuk menyimpan data kehadiran guru di lingkungan SDN 06Pagi Lenteng Agung terhadap tingkat kedisiplinan. Metode yang digunakan dalam penelitian iniadalah metode kuantitatif dengan pendekatan metode TAM (Technology Acceptance Model)yang diterapkan pada 16 sampel. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner. Hasil penelitianini adalah variabel persepsi kegunaan (X1) diperoleh thitung sebesar 5,100 dengan nilaisignifikasi 0,000, karena nilai signifikasi jauh lebih kecil dari 0,05 maka H0 ditolak dan menerimaH1. Hal ini menunjukan bahwa variabel persepsi kegunaan (X1) secara statistik berpengaruhsignifikan terhadap variabel dependen sikap disiplin (Y). Berdasarkan hasil uji hipotesis parsial(uji F) diperoleh F hitung = 26,006 dengan nilai signifikansi 0,000. Karena nilai signifikansi lebihkecil dari 0,05 maka H0 ditolak dan menerima H1. Hal ini menunjukan bahwa variabelindependen persepsian kegunaan secara statistik berpengaruh signifikan terhadap variabeldependen (sikap disiplin). diketahui besarnya r2 persepsi kegunaan adalah 6,49% yangdiperoleh dari koefisien korelasi parsial untuk variabel persepsi kegunaan dikuadratkan yaitu(0,806)2 dari penjelasan tersebut menunjukan bahwa variabel kegunaan mesin fingerprintmemberikan pengaruh terhadap sikap disiplin guru SDN 06 Pagi Lenteng Agung. Kata kunci: Disiplin, Efektivitas, fingerprint, Sistem Kehadiran Abstract: This study was conducted to investigate the effect of the effective implementation ofthe fingerprint system used to store data in the presence of a teacher at SDN 06 Pagi LentengAgung on the level of discipline. The method used in this research is quantitative method withmethod approach TAM (Technology Acceptance Model) that is applied to 16 samples. Theinstrument used was a questionnaire. The results of this study are variable perception of theusefulness (X1) obtained thitung of 5.100 with 0.000 significance value, because the value of farless significance than 0.05 then H0 and accept H1. This shows that the variable perception ofthe usefulness (X1) are statistically significant effect on the dependent variable discipline (Y).Based on the partial results of hypothesis testing (test F) obtained Fhitung = 26.006 with asignificance value of 0.000. Because the significance value less than 0.05 then H0 and acceptH1. This shows that the perceived usefulness of the independent variables are statisticallysignificant effect on the dependent variable (discipline). unknown magnitude r2perception of usefulness is 6.49% which is obtained from the partial correlation coefficients for the variablesperception of usefulness squared namely (0,806)2 of these explanations indicate that thevariable uses fingerprint machine to give effect to discipline teachers at SDN 06 Pagi LentengAgung. Keywords: Discipline, Effectiveness, fingerprint, Attendance System
Structured Query Language (SQL) Untuk Purchase Order (PO) Menggunakan SQL Server 2008 Didik Setiyadi; Herlawati Herlawati
Bahasa Indonesia Vol 6 No 1 (2019): Bina Insani ICT Journal (Juni 2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Bina Insani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (789.25 KB)

Abstract

Abstrak: Structured Query Language (SQL) merupakan bahasa pemrograman khusus yang dimanfaatkan dalam pengelolaan data pada Relatinal Database Management System (RDBMS). SQL terdiri dari sintaks sederhana dalam bentuk instruksi-instruksi dalam melakukan manipulasi data, instruksi tersebut sering disebut dengan query. Bahasa query tersebut digunakan untuk mengimplementasikan basis data Purchase Order (PO) dengan menggunakan basis data SQL Server 2008. Langkah awal yang dilakukan sebelum mengimplementasi dengan query ke SQL Server 2008 adalah dengan mengetahui bagaimana bentuk Entity Relationship Diagram (ERD) dari database Purchase Order (PO) beserta struktur dari tabel-tabel yang ada dalam database tersebut. Implementasi awal yang dilakukan adalah dengan membuat (create) database sebagai lokasi untuk menyimpan tabel-tabel yang ada dengan menggunakan sintaks query. Setelah database terbentuk, langkah selanjutnya adalah membuat (create) tabel-tabel yang telah ada, melakukan perekaman data (insert data), membuat relasi (relation) dan langkah terakhir adalah membuat database diagram. Perangkat lunak yang digunakan dalam mengimplementasikan database Purchase Order (PO) menggunakan RDMS SQL Server 2008. Kata Kunci: SQL, Query, Sql Server 2008, Entity Relationship Diagram, Purchase Order. Abstract: Structured Query Language (SQL) is a special programming language that is used in data management in the Relatinal Database Management System (RDBMS). SQL consists of simple syntax in the form of instructions for manipulating data, these instructions are often called queries. The query language is used to implement a Purchase Order (PO) database using SQL Server 2008 database. The first step before implementing a query to SQL Server 2008 is to find out how the Entity Relationship Diagram (ERD) forms from a database Purchase Order (PO ) along with the structure of the tables in the database. The initial implementation is done by creating (create) a database as a location to store existing tables using query syntax. After the database is formed, the next step is to create (create) existing tables, do data recording (insert data), create relations (relations) and the last step is to create a database diagram. Software used in implementing database Purchase Orders (PO) using RDMS SQL Server 2008. Keywords: SQL, Query, Sql Server 2008, Entity Relationship Diagram, Purchase Order.
Analisis Cara Kerja Sistem Infeksi Virus Komputer Petrus Dwi Ananto Pamungkas
Bahasa Indonesia Vol 1 No 1 (2014): Bina Insani ICT Journal (Maret 2014)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Bina Insani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (168.401 KB)

Abstract

Virus komputer disebut sebagai virus karena mempunyai kemiripan dengan perilaku virus yangsesungguhnya di jagad biologi, terutama cara penyebarannya dari satu komputer ke komputer lain. Viruskomputer, harus menumpang pada sebuah program atau dokumen supaya dapat tereksekusi. Jika program ataudokumen ini dijalankan, maka virus sudah “dibukakan jalan” untuk mengeinfeksi program atau dokumen lain. Halini serupa dengan virus dalam jagad biologi yang harus menumpang pada sel makhluk hidup lain gunakelangsungan hidupnya. Dan dalam aksi menumpangnya ini, virus sekaligus juga membuat induk semangnyamenjadi sakit.Setiap virus komputer mempunyai beberapa rutin tertentu untuk menjamin kelangsungan hidupnya.Secara umum, ada tiga rutin yang menjadi komponen dasar pembentuk virus, yaitu rutin pencari, pengganda dananti deteksi. Setiap rutin tersebut mempunyai tugas dan fungsi masing-masing yang saling mendukung satudengan lainnya.Sebuah virus komputer memerlukan daftar nama-nama file yang ada dalam suatu direktori untukmengenali file yang menjadi targetnya.Kemudian dengan kemampuan replikasi (menggandakan diri), baikdengan menimpa di atasnya (overwrite) atau menambahkan (appending) kode programnya ke program induk(host) akan ikut tereksekusi bersamaan dengan eksekusi program induknya. User biasanya tidak menyadariadanya aktivitas virus saat virus menggandakan diri dan hanya menyadari saat virus melakukan aksinya.Kata kunci : virus, virus komputer, program, user

Page 7 of 18 | Total Record : 180