Al-Ta'dib: Jurnal Kajian Ilmu Kependidikan
Al-Tadib: Jurnal Kajian Ilmu Kependidikan is a forum publishing original articles related to research-based education or Islamic education. It is published by Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri Kendari (Faculty of Education and Teaching, IAIN Kendari). This journal is for professionals, academics, researchers, and scholars whose empirical work focuses on curriculum, teaching methodology, learning activity, teaching media, learning approaches, learning achievement, character education, evaluation in education and the relationship between Islam and education. Authors are welcomed to submit their manuscripts for publication. Al-Tadib: Jurnal Kajian Ilmu Kependidikan publishes articles on education in any area of study twice a year, every June and December. This journal charges no fees for publication.
Articles
13 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 6 No. 2 (2013)"
:
13 Documents
clear
SIGNIFIKANSI STRATEGI PEMBELAJARAN PENDIDIKAN LINGKUNGAN DALAM MEMBENTUK PRILAKU SISWA BERWAWASAN LINGKUNGAN
Kadir, Abdul
Al-TA'DIB: Jurnal Kajian Ilmu Kependidikan Vol. 6 No. 2 (2013)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31332/atdb.v6i2.301
Damage to the environment and natural resources, because of the additional population is notcontrolled, the knowledge and skills necessary having direct applications in everyday life,become a pattern of acts and mindset for handling specific problems faced by the nation.Education of demography and Environment (PKLH) is one response to the problem. PKLH’slearning, especially at the unit level education can be achieved through two approaches,namely the monolithic approach and integrative approach. PKLH learning strategies asprocedures used by educators /teachers in the learning process as a means to achieve thePKLH learning objectives. PKLH‘s Learning strategies has significance to changes studentbehavior who conception about demography and enviroment . The use of learning strategiesPKLH, educators /teachers need to incorporate some learning strategies that allow theongoing of clarification and internalization of values about demography and theenvironment in students.Keywords; PKLH, Strategic Learning, Significance, and Insight Student Population and theEnvironment.
QAWA’ID AL-TAFSIR HUBUNGANNYA DENGAN BAHASA ARAB (Kaidah-Kaidah Dasar yang Harus Dikuasai Dalam Pembelajaran Tafsir)
Nur, Jabal
Al-TA'DIB: Jurnal Kajian Ilmu Kependidikan Vol. 6 No. 2 (2013)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31332/atdb.v6i2.302
Qawaid al-Tafsir merupakan salah alat bantu untuk memahamimakna firman Allah swt. Menurut Imam al-Zarwaniy dikutip oleh Al-Zarqaniy mengatakan bahwa bagi seorang mufassir yang tidakmemenuhi syarat-syarat seorang mufassir (memahami ( قواعد التفسيرproduk tafsirnya dikategorikan kepada produk tafsir terendah, bahkanbelum bisa disebut tafsir.Qawaid al-tafsir sangat berkaitan erat dengan beberapakaidah bahasa Arab yang dapat membantu penafsiran al-Quran. Olehsebab itu penguasaan terhadap kaidah-kaidah kebahasaan itu harusdikuasai, sehingga penafsiran al-Quran mendekati makna yang akuratdan dapat dipertanggungjawabkan.Kata Kunci: Qawaid al-tafsir, bahasa Arab.
PEMEROLEHAN PRAGMATIK PADA ANAK USIA 3 TAHUN (Studi Pada Asysyifa Ibrahim Warga Kendari Barat)
Wahab, Laode Abdul
Al-TA'DIB: Jurnal Kajian Ilmu Kependidikan Vol. 6 No. 2 (2013)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31332/atdb.v6i2.303
Penelitian mengenai pemerolehan pragmatik pada anak usia tigatahun menarik. Penelitian ini telah dilakukan pada nara sumberAssyifa Ibrahim dipanggil Syifa seorang anak perempuan usia tigatahun tinggal di Kendari Barat pada tanggal 27 Mei 2013 denganteknik rekam, simak, dan catat. Nara sumber sehari-harinyamenggunakan bahasa Indonesia untuk berinteraksi dengan keluargadan teman sepermainannya. Hasil penyimakan, pencatatan dantranskrip perekaman dijadikan data dialog. Data yang tersediamenunjukan bahwa pada setiap konteks dialog terdapat pelanggaranterhadap maksim-maksim dengan frekuensi tertentu. Sebagianjawaban nara sumber bersifat lugas dan sangat informatif atau sudahmematuhi maksim kuantitas, kualitas, relevansi, dan cara.Pelanggaran maksim lebih disebabkan tidak memadainyapengetahuan nara sumber.Kata Kunci: Pemerolehan Pragmatik, Anak 3 Tahun, Syifa, KendariBarat
KONSEP PENDIDIKAN ANAK DALAM PERSPEKTIF AL-GHAZALI (Implikasinya dalam Pendidikan Agama Islam)
Janna, Sitti Riadil
Al-TA'DIB: Jurnal Kajian Ilmu Kependidikan Vol. 6 No. 2 (2013)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31332/atdb.v6i2.304
Pendidikan anak merupakan sesuatu yang urgen untuk diperhatikan.Karena anak terlahir dengan memiliki potensi yang perlu untuk ditumbuhkembangkan.Selain itu anak merupakan bagian terpenting dari seluruh prosespertumbuhan manusia. Berkualitas atau tidaknya ia dimasa dewasa sangatdipengaruhi oleh proses pengasuhan dan pendidikan yang diterima di masakanak-kanaknya. Oleh karena itu pendidikan anak berarti perencanaanperadaban dan kemajuan bangsa. Sehingga tanpa pendidikan anaksesungguhnya tidak akan pernah ada peradaban dan kemajuan bangsa.Al-Ghazali memiliki konsep pendidikan anak yang holistik yaitumencakup aspek spiritual, moral, sosial, kognitif dan fisik. Tujuanpendidikannya pun tidak terbatas pada taqorrub ila Allah tapi jugapengembangan potensi jasmani dan rohani. Hal itu karena Al-Ghazalimemandang anak sebagai pribadi yang dilahirkan dengan potensi-potensinyadan mempunyai kecenderungan fitrah ke arah baik dan buruk sehingga sangatmemerlukan pendidikan. Adapun materi pendidikan anak yang ditetapkan Al-Ghazali adalah berdasarkan aspek-aspek pendidikan yang dirumuskannya.Sedangkan metode pendidikan yang ditetapkannya adalah bervariasi dantentunya hal itu disesuaikan dengan periodisasi anak.Adapun implikasinya terhadap Pendidikan Agama Islam adalahhendaknya pendidikan selalu disesuaikan dengan tahap-tahap perkembanganpeserta didik seperti perkembangan kognitif dan moralnya. Karena pendidikanmerupakan proses sinergis antara pendidik, peserta didik, metode dan materidalam mencapai tujuan pendidikan Islam.Kata Kunci : Pendidikan Anak, Pendidikan Agama Islam
ETOS BELAJAR DALAM KITAB TA’LIIM AL-MUTA’ALLIM THAARIQ AL-TA’ALLUM KARYA IMAM AL-ZARNUJI
Sodiman, Sodiman
Al-TA'DIB: Jurnal Kajian Ilmu Kependidikan Vol. 6 No. 2 (2013)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31332/atdb.v6i2.305
Kitab Ta’liim al-Muta’allim Thariiq al-Ta’allum karyaImam Al-Zarnuji sangat populer di pesantren-pesantren(tradisional). Sedangkan di madrasah luar pesantren, apalagi disekolah-sekolah negeri, kitab tersebut tidak pernah dikenal; danbaru sebagian kecil mulai mengenalnya setelah diterjemahkan kedalam bahasa Indonesia.Banyak pihak yang menduga bahwa kitab Ta’liim al-Muta’allim Thariiq al-Ta’allum sebagai kitab yang mendasariterjadinya pengkultusan terhadap guru (kiyai) di berbagaipondok pesantren di Indonesia, dianggap kitab yang penuhkontroversi, berisi “teori sadis” kepada pencari ilmu, tidakmasuk akal, dan membuat peserta didik pasif dan tidak kritis.Meskipun demikian, kenyataannya kitab tersebut masih saja terusdibaca dan bahkan di beberapa pesantren menjadi kitab wajib.Tulisan ini mencoba menggali nilai-nilai etos belajar yangterkandung dalam kitab Ta’liim al-Muta’allim Thariiq al-Ta’allum karya Al-Zarnuji tersebut. Penulis memahami bahwanilai-nilai etos belajar yang terdapat dalam kitab ini harus digalidan “dikeluarkan” dari nilai lokalitasnya agar diketahui nilaiuniversalitasnya yang aktual.Kata kunci: Al-Zarnuji, Kitab Ta’liim Al-Muta’allim, dan etosbelajar.
FENOMENA BULLYING DALAM PENDIDIKAN
Masdin, Masdin
Al-TA'DIB: Jurnal Kajian Ilmu Kependidikan Vol. 6 No. 2 (2013)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31332/atdb.v6i2.306
Bullying merupakan perilaku yang tidak diinginkan,agresif dikalangan anak-anak usia sekolah yangmelibatkan ketidakseimbangan kekuasaan antarapembully dan korbannya, perilaku selalu diulang.Bullying, ketika seseorang atau sekelompok orangberulang kali mencoba untuk menyakiti seseorang yanglemah, seperti memukul, menendang, atau denganmenggunakan nama panggilan yang kurang baik,mengejek, menghina serta menggoda atau dengancemoohan seksual, menyebarkan rumor atau mencobauntuk membuat orang lain menolak seseorang. Bullyingsebagai "tindakan negatif secara fisik atau lisan yangmenunjukkan sikap permusuhan.Kara Kunci: Bullying, kekuasaan dan permusuhan.
PEMBELAJARAN MULTIMEDIA
Lestari, Ambar Sri
Al-TA'DIB: Jurnal Kajian Ilmu Kependidikan Vol. 6 No. 2 (2013)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31332/atdb.v6i2.307
Multimedia is a combination of text, graphics, animation,sound and video. The combination of multiple mediapreviously done manually, such as slide projector and tape.Today's media mix has been emphasized as a driver ofoverall computer control combined media. Thus the meaningof a multimedia, commonly known today is a combination ofvarious graphics, text, voice, video and animation. Thebusiness case is an entity that is jointly display information,messaging and content.Key Words: Multimedia, Learning.
PAULO FREIRE: BIOGRAFI SOSIAL INTELEKTUAL MODERNISME PENDIDIKAN
Supriyanto, Supriyanto
Al-TA'DIB: Jurnal Kajian Ilmu Kependidikan Vol. 6 No. 2 (2013)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31332/atdb.v6i2.308
Praktik pendidikan selama ini lebih menekankan parapengembangan otak kiri yang cenderung berpikir rigid, terstruktur,terikat oleh aturan formal dan sangat formalistic. Akibatnya semuaproses pendidikan harus dilaksanakan menurut garis lurus yangditentukan oleh pemegang dan penentu kebijakan yang miskinkreatifitas dan inovasi. Lagi-lagi ranah kognitif selalu menjaditumpuhan untuk mengukur tingkat keberhasilan proses pendidikan.Sungguhpun perangkat aturan telah menuntut penyeimbangan ketigaranah (kognitif, afektif dan psikomotorik) bahkan ranah spiritual,namun faktanya jauh dari harapan. Keterbatasan skill kompetensitenaga pendidik selalu menjadi alas an yang tak pernah ada ujungpangkalnya. Potensi kritis dan sikap humanis yang cenderungterdapat pada otak kanan justru nyaris tak tersentuh oleh prosespendidikan. Berpikir kritis, humanis, dan peka terhadap berbagaimasalah social inilah yang ditawarkan oleh Paulo Freire untukdijadikan alternatif pengembangan di dunia pendidikan.Kata Kunci: Pendidikan Yang Membebaskan
STRATA PERILAKU BELAJAR STATISTIK INFERENSIAL MAHASISWA STAIN SULTAN QAIMUDDIN KENDARI
Burhan, Burhan
Al-TA'DIB: Jurnal Kajian Ilmu Kependidikan Vol. 6 No. 2 (2013)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31332/atdb.v6i2.309
Pembelajaran statistik inferensial sering berkesan sangatmembosankan dan menakutkan bagi mahasiswa. Perilaku belajarstatistik inferensial mahasiswa STAIN Sultan Qaimuddin Kendarisangat diperlukan dan perlu dianalisis lebih lanjut.Keperluan analisis lanjut dimaksud melibatkan data 274 orangmahasiswa Jurusan Tarbiyah STAIN Sultan Qaimuddin Kendaritahun 2013 angkatan 2009 dan 2010 digunakan sebagai populasi.Melalui populasi tersebut dipilih sebanyak 53 orang sebagairesonden penelitian, dengan 14 orang (26,42 %) berasal dariangkatan 2009 dan 39 orang (73,58 %) berasal dari angkatan 2010.Variabel yang digunakan adalah perilaku belajar statistik inferensialmahasiswa STAIN Sultan Qaimuddin Kendari, yaitu 1) X1 untukresponden yang berasal dari angkatan 2009 dan X2 untuk respondenyang berasal dari angkatan 2010.Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) analisis statistikinferensial terdapat perbedaan secara signifikan antara perilakubelajar statistik inferensial mahasiswa angkatan 2009 dan perilakubelajar statistik inferensial mahasiswa angkatan 2010, dan 2)Analisis statistik deskriptif perilaku belajar statistik inferensialmahasiswa angkatan 2009 lebih buruk dari perilaku belajar statistikinferensial mahasiswa angkatan 2010.Kata kunci: Analisis Statistik Inferensial, perilaku belajarmahasiswa, strata.
PENDIDIKAN ISLAM MASA PRA ISLAM DI INDONESIA
Wahyuni, Imelda
Al-TA'DIB: Jurnal Kajian Ilmu Kependidikan Vol. 6 No. 2 (2013)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31332/atdb.v6i2.310
Perkembangan pendidikan Islam pada masa pra Islam terkait denganproses masuknya Islam di Indonesia. Penyebaran Islam di Indonesiadiperkenalkan oleh para muballig pedagang yang melakukan kontakdagang dengan penduduk pribumi Nusantara sehingga perdaganganmembantu proses Islamisasi. Pendidikan Islam pada masa awalberlangsung tidak terbatas pada satu tempat dan waktu tertentu, tetapidimana dan kapan saja terjadi kontak antara muballig pedagang denganpenduduk pribumi, maka pada saat itu pula berlangsung pendidikanIslam. Sistem pendidikan pada mulanya berlangsung di lingkungankeluarga, kemudian bertempat di surau atau langgar, mesjid, dan rumahpara bangsawan dan hartawan.Kata kunci: Islam, Pendidikan, Pendidikan Islam, dan Sistempendidikan.