cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Bioedukatika
ISSN : 23386630     EISSN : 25415646     DOI : 10.26555
Core Subject : Education,
"JURNAL BIOEDUKATIKA" focuses on the publication of the results of scientific research related to the field of Biology Education. The article published on the internal and external academic community UAD especially in Biology Education. "JURNAL BIOEDUKATIKA" publishes scholarly articles in biology education scope covering: biology curriculum, teaching biology, instructional media, and evaluation. Published article published is the article the results of research, studies or critical and comprehensive scientific study on important issues and current job descriptions included in the journal.
Arjuna Subject : -
Articles 16 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 2 (2014)" : 16 Documents clear
Peningkatan Prestasi Belajar Mahasiswa Semester VII pada Mata Kuliah Teknologi Fermentasi melalui Implementasi Metode Eksperimen Prastowo, Indro; Susilo, Muhammad Joko; Febrianti, Novi; Aprilia, Nani; Irawati, Hani; Hanafi, Yahya
JURNAL BIOEDUKATIKA Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (388.943 KB) | DOI: 10.26555/bioedukatika.v2i2.4123

Abstract

Mata kuliah Teknologi Fermentasi merupakan salah satu mata kuliah pilihan pada Program Studi Pendidikan biologi Universitas Ahmad Dahlan yang bertujuan untuk memberikan ketrampilan kepada mahasiswa agar mampu memanfaatkan mikrobia untuk menghasilkan berbagai produk fermentasi. Selama ini pembelajaran pada mata kuliah Teknologi Fermentasi dilakukan dengan metode ceramah Penggunaan metode ceramah membuat mahasiswa pasif dan hasil belajarnya rendah. Untuk meningkatkan hasil belajar mahasiswa dilakukanlah kegiatan Lesson Study.Aktivitas Lesson Study dibagi menjadi 3 aktivitas utama yaitu : plan, do, dan see, semua aktivitas dilakukan secara berkolaborasi antar dosen di program studi pendidikan biologi. Implementasi kegiatan Lesson Study (LS) melibatkan 1 orang dosen model dan 8 dosen sebagai observer serta 62 mahasiswa semester 7. Pada kegiatan pembelajaran mata kuliah Teknologi Fermentasi digunakan berbagai macam metode pembelajaranya yaitu: diskusi, presentasi, dan eksperimen dengan tujuan untuk meningkatkan hasil belajar mahasiswa.Kegiatan Lesson Study dilaksanakan selama empat siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan Implementasi Lesson Study hasil belajar mahasiswa pada mata kuliah Teknologi Fermentasi secara keseluruhan meningkat. Agar Lesson Study dapat berjalan dengan lancar perlu komitmen yang kuat dari seluruh dosen yang terlibat dalam kegiatan Lesson Study baik dosen model maupun para observer.
Evaluasi Aktivitas Antioksidan Daun Sirsak (Annona muricata L.) pada Sistem Respirasi Mencit (Mus musculus) Terpapar Asap Anti Nyamuk Bakar Sebagai Bahan Ajar Biologi SMA Kelas XI Yunianto, Irfan; Yanti, Freni Rizky; Wulaningrum, Febtika
JURNAL BIOEDUKATIKA Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (683.418 KB) | DOI: 10.26555/bioedukatika.v2i2.4124

Abstract

Tanaman sirsak (Annona muricata L.) secara tradisional diketahui membawa banyak manfaat bagi kesehatan. Kandungan fitokimia yang tinggi menyebabkan sirsak sering digunakan untuk mengobati penyakit batu empedu, sembelit, asam urat bahkan kanker. Daun sirsak mengandung berbagai senyawa aktif yang memiliki aktivitas antioksidan. Penelitian dilakukan untuk mengetahui aktivitas antioksidan ekstrak etanol daun sirsak pada histopatologi organ trakea dan pulmo mencit terpapar asap anti nyamuk bakar sebagai bahan ajar biologi SMA kelas XI.Penelitian menggunakan 30 ekor mencit jantan berumur 12 minggu yang dibagi secara acak dalam 4 kelompok yaitu K (kontrol, tanpa perlakuan), P1, P2, dan P3 (terpapar asap anti nyamuk bakar dan diberi perlakuan ekstrak etanol daun sirsak dengan dosis masing-masing P1=100 mg/kg BB; P2=200 mg/kg BB; P3=400 mg/kg BB). Perlakuan diberikan selama 30 hari. Pada hari ke-31 mencit dibedah dan diambil organ trakea dan pulmo untuk dilakukan pembuatan preparat histologi. Kerusakan sel trakea dan pulmo dianalisis untuk mengetahui efek perlakuan dibandingkan dengan kontrol.Hasil penelitian menunjukkan ekstrak etanol daun sirsak dapat meminimalisir kerusakan sel trakea dan pulmo akibat paparan asap anti nyamuk bakar. Dosis yang paling efektif adalah 400 mg/kg BB (kelompok P3). Penelitian ini juga menunjukkan potensi materi pembelajaran biologi untuk kelas XI berupa pengetahuan, ketrampilan dan sikap bagi para peserta didik.
Telaah Potensi Materi Ajar Biologi SMP Berbasis pada Potensi Lokal di Bantaran Sungai Winongo Kabupaten Bantul Susilo, Muhammad Joko
JURNAL BIOEDUKATIKA Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (522.26 KB) | DOI: 10.26555/bioedukatika.v2i2.4120

Abstract

Kebutuhan akan materi pembelajaran yang berbasis pada potensi lokal belum banyak ditemukan dalam referensi/buku pegangan guru. Materi ajar yang kontekstual sangat diharapkan dalam pengembangan standar isi pada Kurikulum 2013. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui potensimateri ajar biologi yang ditemukan di bantaran sungai winongo Kabupaten Bantul, (2) mengetahui kesesuaian temuan-temuan materi berbasis potensi lokal dengan kebutuhan materi ajar biologi SMP yang memenuhi prinsip-prinsip relevansi, adequacy, dan konsistensi, dan (3) mengetahui kualitas prototipe/desain suplemen materi ajar yang dikembangkan dengan isi/bahan materi ajar berbasis potensi lokal untuk 3 Kompetensi Dasar versi Kurikulum 2013 di jenjang SMP. Penelitian ini didesain dengan fragmen/penggalan dari penelitian pengembangan dengan langkah analisis kebutuhan dilakukan melalui penelitian eksplorasi di bantaran Sungai Winongo Kabupaten Bantul, selanjutnya dilakukan penelaahan mendalam tentang materi ajar yang ditemukan dari penelitian eksplorasi, dan dilanjutnya dengan mengembangkan prototipe suplemen materi ajar biologi SMP. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan secara diskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan potensi materi ajar yang ditemukan di bantaran Sungai Winongo cocok untuk materi pencermaran tanah dan air. Selanjutnya, hasil analisis mendalam ditemukan materi ajar yang ditemukan sudah memenuhi kriteria materi ajar yang mencakup pengetahuan, sikap, dan ketrampilan juga memenuhi prinsip pengembangan materi yaitu relevansi, adequacy, dan konsistensi. Hasil pengujian kualitas suplemen materi ajar menunjukkan bahwa buku suplemen materi ajar dinyatakan layak dengan kategori baik.
Pengaruh Penambahan Air Lindi terhadap Laju Dekomposisi Sampah Daun yang dikomposkan dalam Vessel Hanafi, Yahya; Ocatvia, Bernadetta
JURNAL BIOEDUKATIKA Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (474.19 KB) | DOI: 10.26555/bioedukatika.v2i2.4125

Abstract

Sampah merupakan barang atau segala sesuatu yang dianggap sudah tidak berguna, tidak dipakai, tidak disenangi dan tidak dapat dipergunakan (tidak fungsional lagi). Sampah daun merupakan sampah organik terbanyak di lingkungan kampus Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Pengomposan secara alami berlangsung cukup lama, dengan penambahan aktivator dapat mempercepat proses pengomposan. Alternatif aktivator yang dapat digunakan yaitu air lindi dari hasil proses pengomposan sampah daun di rumah Kompos UNY. Melalui penelitian ini akan diungkap kemampuan mikroorganisme di dalam air lindi untuk mempercepat laju dekomposisi sampah daun dan mengetahui dinamika densitas bakteri-fungi.Bahan utama penelitian yaitu sampah daun kelengkeng (Euphoria longana), daun ketepeng (Cassia tora L.), dan air lindi dari pengomposan di rumah kompos UNY. Penelitian ini memakai 6 taraf perlakuan air lindi, yaitu perlakuan A = kontrol (tanpa air lindi) ; B = 2,2 liter ; C = 3,2 liter ; D = 4,2 liter ; E = 5,2 liter ; F = 6,2 liter, jumlah volume sampah daun 8 kg setiap perlakuan. Penelitian dilakukan dengan skala kecil dalam vessel (ember) berukuran 8 liter selama 70 hari di rumah kompos UNY. Laju dekomposisi sampah daun ditentukan dari besarnya penurunan rasio C/N pada akhir pengomposan.Penambahan air lindi sebesar 5,2 liter dalam 8 kg sampah daun paling optimum menurunkan rasio C/N sebesar 43,18% dengan lama waktu pengomposan selama 70 hari. Dinamika densitas bakteri- fungi berkaitan dengan penurunan rasio C/N, kadar Karbon (C), kadar Bahan Organik (BO), kadar air, bobot kompos dan peningkatan kadar Nitrogen (N), kadar Phospor (P), kadar Kalium (K), dan pH kompos.
Pengembangan Instrumen Evaluasi Pembelajaran Microteaching Berbasis Perspekti Keterampilan Dasar Mengajar Aprilia, Nani; Susilo, Muhammad Joko
JURNAL BIOEDUKATIKA Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (521.406 KB) | DOI: 10.26555/bioedukatika.v2i2.4121

Abstract

Selama ini, evaluasi pembelajaran mata kuliah pegajaran mikro (microteaching) hanya terbatas pada penialaian secara formalitas yang kurang memberikan informasi mendalam mengenai keterlaksan akan dan capain tujuan pembelajaran mata kuliah pegajaran mikro (microteaching). Sehingga perlu adanya inovasi dalam pembelajaran mengingat mata kuliah ini merupakan tahap awal untuk mengasah kompetensi calon guru sebelum diterjunkan pada PPL. Salah satu inovasi penting yang perlu dikembangkan dalam mata kuliah pengajaran mikro (microteaching) adalah pengembangan instrumen evaluasi berbasis keterampilan dasar mengajar. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan instrumen penilaian pembelajaran mata kuliah pengajaran mikro (microteaching) berbasis keterampilan dasar mengajar.Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan. Langkah pengembangan dilakukan sebanyak empat kali yaitu: pendahuluan, pengembangan, uji lapangan dan diseminasi. Langkah pendahuluan di maksud untuk mandapat data awal baik dari pustaka maupun lapangan, kemudian pengembangan dimana pada tahap ini akan mengembangkan desain instrumen yang selanjutnya akan dilakukan ujicoba dengan melalui tahapan preliminary field test sehingga produk ini berupa instrumen evaluasi program pembelajaran mata kuliah pengajaran mikro (microteaching).Hasil penelitian, melalui analisis data kebutuhan diperoleh bahwa 1) belum adanya penilaian untuk mata kuliah pengajaran mikro (microteaching) yang menekankan penilaian secara jelas terhadap keterampilan dasar mengajar (KDM) untuk calon praktikan PPL di FKIP UAD. 2) masukan para ahli, kisi-kisi perlu diperbaiki, lebih di integrasi pada proses pembelajaran (pembukaan, inti dan penutup) dan memasukan unsur pendekatan pada kurikulum 2013 yaitu saintifik approach. 3) data ujicoba butir (empirik) dianalisis menggunakan product moment, diperoleh ada beberapa item/ pernyataan lebih kecil dari koefisien korelasi tabel untuk tara signifikasi 5%, Namun setelah revisi, semua item pernyataan valid. 4) Sedangkan untuk hasil analisis reliabilitas dengan menggunakan Alfa Cronbach diperoleh nilai hitung koefisien reliabiltas 0,715 yang tergolong reliabilitas tinggi. 5) untuk kualitas penggunaan/ keefektifan instrumen diperoleh dari 10 penilai 6 penilai menyatakan baik dengan persentase 60%, dan 4 orang menyatakan kurang dengan persentase 50%.
Persepsi Guru dan Siswa SD di Yogyakarta terhadap Program Conservation Scout Sari, Wahyu Wida
JURNAL BIOEDUKATIKA Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (614.299 KB) | DOI: 10.26555/bioedukatika.v2i2.4126

Abstract

Penanaman karakter cinta lingkungan dan pemahaman akan pentingnya konservasi perlu dilakukan sejak dini. Program conservation scout atau pandu konservasi menawarkan edukasi dan empowering siswa SD mengenai konservasi. Kegiatan ini bertempat di Pusat Studi Lingkungan, Universitas Sanata Dharma dan melibatkan 38 SD di Yogyakarta. Peserta conservation scout terdiri dari 32 guru dan 70 siswa SD.Penelitian ini bertujuan untuk melihat respon sekolah, persepsi guru, persepsi siswa, dan keberhasilan sekolah dalam mendukung program conservation scout. Metode yang digunakan adalah action reseach, survey, dan diskriptif kualitatif. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner dengan hasil validasi sangat baik.Sekolah memberikan respon sangat positif (84%) terhadap program conservation scout, dari 38 sekolah yang diundang, ada 32 sekolah yang mengikuti program ini. Guru memberikan persepsi negatif (2,50), bukan pada esensi program melainkan pada teknik pelaksanaan program. Siswa memberikan persepsi positif (3,51) dan 36 dari 70 siswa berhasil melakukan peer tutoring dan kampanye mengenai konservasi. Ada 53, 12 % SD yang siswanya menjadi duta konservasi lingkungan.
Peningkatan Keaktifan dan Prestasi Belajar Mahasiswa Pendidikan Biologi UAD Melalui Model Belajar Kelompok dan Media Pembelajaran Imitasi Persilangan pada Mata Kuliah Genetika Widyaningrum, Trianik; Nurusman, Arief Abdillah
JURNAL BIOEDUKATIKA Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (462.451 KB) | DOI: 10.26555/bioedukatika.v2i2.4122

Abstract

Salah satu program studi di lingkungan Universitas Ahmad Dahlan adalah Program studi Pendidikan Biologi. Pada tahun 2011 Program studi Pendidikan Biologi membuka Kelas baru yang berstandar Internasional dengan mahasiswa yang dibatasi yaitu 25 mahasiswa. Berdasar hasil belajar mahasiswa Pendidikan Biologi semester lima tahun ajaran 2010/2011 pada mata kuliah genetika terlihat cukup memprihatinkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan keaktifan dan prestasi belajar mahasiswa pendidikan biologi UAD khususnya pada kelas berstandar Internasional melalui model belajar kelompok dan media pembelajaran imitasi persilanganPenelitian ini dilakukan di UAD kampus 3 Jl. Prof. Dr. Soepomo Janturan Yogyakarta mulai bulan September 2012 dengan menyesuaikan kalender akademik semester gasal tahun ajaran 2012/2013. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa pendidikan biologi UAD kelas berstandar Internasional semester lima yang berjumlah 25 mahasiswa yang dikelompokan menjadi 5 kelompok dan diberikan pembelajaran dengan model belajar kelompok dengan bantuan media pembelajaran imitasi persilangan, dengan melibatkan 1 dosen pengampu mata kuliah dan 1 dosen pengamat penelitian. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilakukan secara kolaboratif. Teknik Pengumpulan data yang dilakukan yaitu menggabungkan instrumen-instrumen penelitian yaitu data observasi keaktifan mahasiswa dan Hasil Belajar MahasiswaBerdasarkan hasil penelitian tentang perbaikan pembelajaran pada mata kuliah Genetika yang terdiri dari 2 siklus, serta melakukan pengamatan pada kegiatan tersebut, dapat dirumuskan kesimpulan bahwa prestasi belajar mahasiswa sebelum menggunakan variasi model pembelajaran dan media pembelajaran menunjukkan prestasi yang kurang memuaskan. Aktifitas mahasiswa selama proses pembelajaran genetika dengan metode ceramah, tanyajawab, penugasan, model belajar kelompok dan penggunaan media pembelajaran menunjukkan perubahan yang positif.
Efektifitas Pembelajaran Biologi dengan Pendekatan Saintifik Menggunakan Media Wheel Concerned Purwaningsih, Yati Utami
JURNAL BIOEDUKATIKA Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (463.445 KB) | DOI: 10.26555/bioedukatika.v2i2.4127

Abstract

Pembelajaran Biologi bertujuan untuk mengembangkan kemampuan berpikir analitis, induktif, dan deduktif untuk menyelesaikan masalah dalam kehidupan sehari-hari dengan menggunakan konsep dan prinsip biologi. Fakta di atas menunjukkan perubahan konsep pembelajaran menjadi tuntutan. Maka melalui kurikulum 2013 proses pembelajaran diperkuat dengan pendekatan saintifik dan penilaian autentik untuk mencapai kompetensi sikap, pengetahuan dan keterampilan. Mencermati substansi penting kurikulum 2013 dan permalahannya sebagai guru di sekolah piloting, pembelajaran yang dirasa rumit repot menjadi mudah, efektif dan menyenangkan, yaitu menggunakan media Wheel Concerned pada pembelajaran biologi dengan pendekatan saintifik, yang diadopsi dari permainan Rolet (Roulette) dan bersifat game & fun. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan saintifik. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dari penilaian untuk mendapatkan umpan balik dari media yang diterapkan. Analisis data dilakukan dengan menggunakan teknik analisis data deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan penggunaan media Wheel Concerned secara signifikan meningkatkan efektifitas pembelajaran Biologi dengan pendekatan saintifik yang ditunjukkan dari hasil penilaian sikap, unjuk kerja dan produk, berturut-turut: skor rata-rata (4,12) kategori baik, (4,20) kategori baik, (4,40) kategori sangat baik. Selain itu nilai tugas menjadi meningkat melalu penerapan konsep yang diterapkan dari tugas-tugas yang ada di dalam media Wheel Concerned.
Pengaruh Penambahan Air Lindi terhadap Laju Dekomposisi Sampah Daun yang dikomposkan dalam Vessel Yahya Hanafi; Bernadetta Ocatvia
JURNAL BIOEDUKATIKA Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (474.19 KB) | DOI: 10.26555/bioedukatika.v2i2.4125

Abstract

Sampah merupakan barang atau segala sesuatu yang dianggap sudah tidak berguna, tidak dipakai, tidak disenangi dan tidak dapat dipergunakan (tidak fungsional lagi). Sampah daun merupakan sampah organik terbanyak di lingkungan kampus Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Pengomposan secara alami berlangsung cukup lama, dengan penambahan aktivator dapat mempercepat proses pengomposan. Alternatif aktivator yang dapat digunakan yaitu air lindi dari hasil proses pengomposan sampah daun di rumah Kompos UNY. Melalui penelitian ini akan diungkap kemampuan mikroorganisme di dalam air lindi untuk mempercepat laju dekomposisi sampah daun dan mengetahui dinamika densitas bakteri-fungi.Bahan utama penelitian yaitu sampah daun kelengkeng (Euphoria longana), daun ketepeng (Cassia tora L.), dan air lindi dari pengomposan di rumah kompos UNY. Penelitian ini memakai 6 taraf perlakuan air lindi, yaitu perlakuan A = kontrol (tanpa air lindi) ; B = 2,2 liter ; C = 3,2 liter ; D = 4,2 liter ; E = 5,2 liter ; F = 6,2 liter, jumlah volume sampah daun 8 kg setiap perlakuan. Penelitian dilakukan dengan skala kecil dalam vessel (ember) berukuran 8 liter selama 70 hari di rumah kompos UNY. Laju dekomposisi sampah daun ditentukan dari besarnya penurunan rasio C/N pada akhir pengomposan.Penambahan air lindi sebesar 5,2 liter dalam 8 kg sampah daun paling optimum menurunkan rasio C/N sebesar 43,18% dengan lama waktu pengomposan selama 70 hari. Dinamika densitas bakteri- fungi berkaitan dengan penurunan rasio C/N, kadar Karbon (C), kadar Bahan Organik (BO), kadar air, bobot kompos dan peningkatan kadar Nitrogen (N), kadar Phospor (P), kadar Kalium (K), dan pH kompos.
Telaah Potensi Materi Ajar Biologi SMP Berbasis pada Potensi Lokal di Bantaran Sungai Winongo Kabupaten Bantul Muhammad Joko Susilo
JURNAL BIOEDUKATIKA Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (522.26 KB) | DOI: 10.26555/bioedukatika.v2i2.4120

Abstract

Kebutuhan akan materi pembelajaran yang berbasis pada potensi lokal belum banyak ditemukan dalam referensi/buku pegangan guru. Materi ajar yang kontekstual sangat diharapkan dalam pengembangan standar isi pada Kurikulum 2013. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui potensimateri ajar biologi yang ditemukan di bantaran sungai winongo Kabupaten Bantul, (2) mengetahui kesesuaian temuan-temuan materi berbasis potensi lokal dengan kebutuhan materi ajar biologi SMP yang memenuhi prinsip-prinsip relevansi, adequacy, dan konsistensi, dan (3) mengetahui kualitas prototipe/desain suplemen materi ajar yang dikembangkan dengan isi/bahan materi ajar berbasis potensi lokal untuk 3 Kompetensi Dasar versi Kurikulum 2013 di jenjang SMP. Penelitian ini didesain dengan fragmen/penggalan dari penelitian pengembangan dengan langkah analisis kebutuhan dilakukan melalui penelitian eksplorasi di bantaran Sungai Winongo Kabupaten Bantul, selanjutnya dilakukan penelaahan mendalam tentang materi ajar yang ditemukan dari penelitian eksplorasi, dan dilanjutnya dengan mengembangkan prototipe suplemen materi ajar biologi SMP. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan secara diskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan potensi materi ajar yang ditemukan di bantaran Sungai Winongo cocok untuk materi pencermaran tanah dan air. Selanjutnya, hasil analisis mendalam ditemukan materi ajar yang ditemukan sudah memenuhi kriteria materi ajar yang mencakup pengetahuan, sikap, dan ketrampilan juga memenuhi prinsip pengembangan materi yaitu relevansi, adequacy, dan konsistensi. Hasil pengujian kualitas suplemen materi ajar menunjukkan bahwa buku suplemen materi ajar dinyatakan layak dengan kategori baik.

Page 1 of 2 | Total Record : 16