cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Belantara
Published by Universitas Mataram
ISSN : 26147238     EISSN : 26143453     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Belantara (JBL) is a National Scientific Journal for academics, practitioners, and Bureaucracy in encouraging equitable management of natural resources and sustainable. Jurnal Belantara is a periodic journal published twice a year by the Forestry Studies Program of Mataram University with a focus on forestry and the environment.
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 1 No 1 (2018)" : 6 Documents clear
KINERJA PEMBANGUNAN KESATUAN PENGELOLAAN HUTAN LINDUNG SUNGAI WAIN DAN DAS MANGGAR DI PROVINSI KALIMANTAN TIMUR Andi Chairil Ichsan
Jurnal Belantara Vol 1 No 1 (2018)
Publisher : Forestry Study Program University Of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (429.416 KB) | DOI: 10.29303/jbl.v1i1.12

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menilai kinerja KPHL Sungai Wain dan DAS manggar (SWDM) dalam menjalankan pengelolaan hutan di tingkat tapak dengan menggunakan kriteria dan indikator dari Forest Watch Indonesia versi 1.0. Hasilnya menunjukkan bahwa rata-rata keseluruhan kriteria yang dinilai berada pada rentang cukup, yang berarti KPHL SWDM cukup baik dalam menjalankan  fungsinya sebagai unit pengelola hutan di tingkat tapak. Namun demikian, pasca penerapan UU 23 tahun 2014, kelembagaan pengelolaan HLSWDM mengalami ketidak pastian akibat kurangnya koordinasi antar pihak dalam menindak lanjuti perubahan kebijakan tersebut. Dengan demikian, dibutuhkan sebuah pendekatan yang berorientasi pada empat dimensi utama, yaitu; kondisi lingkungan eksternal, motivasi kelembagaan, serta kapasitas dan kinerja kelembagaan yang dijalankan.
ANALISIS PERTUMBUHAN TANAMAN KAYU PUTIH (Melaleuca Cajuputi Sub Sp. Cajuputi) PADA KAWASAN HUTAN LINDUNG DUSUN MALIMBU DAN DUSUN BADUNG RESORT MALIMBU KPHL RINJANI BARAT Ida Bagus Wedhana; Muhamad Husni Idris; Rato Firdaus Silamon
Jurnal Belantara Vol 1 No 1 (2018)
Publisher : Forestry Study Program University Of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (456.9 KB) | DOI: 10.29303/jbl.v1i1.13

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah  untuk mengetahui faktor karakteristik lahan yang mempengaruhi perbedaan pertumbuhan Kayu Putih di Malimbu dan Badung dan menentukan Kelas kesesuaian lahan Kayu Putih di Malimbu dan Badung. Penelitian ini dilakukan di kawasan hutan lindung Dusun Malimbu dan Badung Resort Malimbu KPHL Rinjani Barat. Parameter yang diukur adalah pertumbuhan Kayu Putih meliputi diameter, tinggi dan volume, serta faktor lingkungan meliputi ketinggian tempat, suhu udara, dan sifat fisika tanah (tekstur tanah, kadar air tanah, kedalaman efektif, bulk density, porositas tanah dan suhu tanah). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ׃ 1). Rata-rata diameter, tinggi, volume dan jumlah tanaman Kayu Putih umur 22 bulan di Badung sebesar 3,33 cm, 3,29 m, 2355,83 cm3 dan 32 tanaman/plot, sedangkan di Malimbu sebesar 1,43 cm, 1,87 m, 241,85 cm3 dan 22 tanaman/plot; 2). Faktor yang berpengaruh nyata pada taraf toleransi 95% (α = 0,05) terhadap diameter Kayu Putih adalah fraksi pasir, suhu tanah, kedalaman efektif dan ketinggian tempat, sedangkan terhadap tinggi Kayu Putih adalah fraksi pasir, bulk density dan kedalaman efektif; 3). Kesesuaian lahan aktual Kayu Putih di Malimbu tergolong Kelas N1r dengan faktor pembatas media perakaran (drainase tanah), sedangkan di Badung tergolong Kelas S3w dan S3wr dengan faktor pembatas ketersediaan air (bulan kering) dan media perakaran (drainase tanah).
TINGKAT ESKALASI KONFLIK SUMBER DAYA HUTAN DI DESA REMPEK,KABUPATEN LOMBOK UTARA Fitria Mariatun; Sitti Latifah; Budhy Setiawan
Jurnal Belantara Vol 1 No 1 (2018)
Publisher : Forestry Study Program University Of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (203.882 KB) | DOI: 10.29303/jbl.v1i1.14

Abstract

Tujuan  utama penelitian  ini, yaitu untuk mengetahui tingkat eskalasi konflik di Desa Rempek saat ini dan mengidentifikasi faktor-faktor penyebab menurunya eskalasi konflik di Desa Rempek. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu deskriptif kualitatif dengan menetapkan key informan yang berasal dari: (1) masyarakat Desa Rempek, (2) Pemerintah Desa Rempek, (3) Pihak KPHL Rinjani Barat, (4) Tim 9 dan (5) LSM Samanta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa di Desa Rempek terdapat 4 jenis konflik yaitu konflik antara (1) BPN Provinsi NTB dengan Dinas Kehutanan Provinsi NTB, Dinas Pertanian, Perkebunan, Kehutanan, Kelautan dan Perikanan Kabupaten Lombok Utara, KPHL Rinjani Barat, (2) Dinas Kehutanan Provinsi NTB, Dinas Pertanian, Perkebunan, Kehutanan, Kelautan dan Perikanan Kabupaten Lombok Utara, KPHL Rinjani Barat dengan masyarakat Desa Rempek, (3) Dinas Kehutanan Provinsi NTB, Dinas Pertanian, Perkebunan, Kehutanan, Kelautan dan Perikanan Kabupaten Lombok Utara, KPHL Rinjani Barat dengan Pengusaha kayu lokal (pemilik sawmill) dan (4) Masyarakat Desa Rempek dengan Pengusaha kayu lokal. Penelitian ini berfokus pada konflik antara Pemerintah Daerah dengan mayarakat. Dimana, berdasarkan hasil analisis diketahui bahwa eskalsi konflik di Desa Rempek mengalami penurunan dari eskalasi tinggi menjadi eskalasi sedang yang disebabkan oleh beberapa faktor yaitu: a). Faktor sosial dimana masyarakat akan mendapatkan legalitas secara hukum dalam mengelola kawasan hutan melalui program kemitraan Kehutanan, b). Faktor ekonomi dimana pendapatan masyarakat akan meningkat karena masyarakat berpeluang untuk memanfaatkan hasil hutan kayu secara legal, c). Faktor kehadiran fasilitator dimana masyarakat mendapatkan informasi dan pemahaman melalui fasilitator yaitu Tim 9 dan LSM Samanta yang melakukan sosialisasi secara intensif.
KEANEKARAGAMAN SPESIES DAN KONTRIBUSI HUTAN MANGROVE TERHADAP PENDAPATAN MASYARAKAT DI DESA EYAT MAYANG KECAMATAN LEMBAR KABUPATEN LOMBOK BARAT Muhamad Husni Idris; Markum Markum; Sofian Sofian
Jurnal Belantara Vol 1 No 1 (2018)
Publisher : Forestry Study Program University Of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (253.625 KB) | DOI: 10.29303/jbl.v1i1.5

Abstract

Desa Eyat Mayang khususnya Dusun Eyat Mayang Selatan Kecamatan Lembar merupakan salah satu wilayah yang memiliki potensi mangrove. Hal ini tentunya dapat memberikan peluang bagi masyarakat untuk dapat meningkatkan perekonomiannya, dengan cara memaksimalkan fungsi ekologi mangrove tersebut.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ragam spesies mangrove, serta ragam kegiatan masyarakat Desa Eyat Mayang Kecamatan Lembar untuk mendukung kelestarian Hutan Mangrove. Berdasarkan informasi pola pemanfaatan Mangrove maka dilakukan pengkajian pendapatan rumah tangga serta kontribusi pendapatan dari aktivitas di hutan mangrove masyarakat di Desa Eyat Mayang. Kecamatan Lembar Penentuan daerah penelitian dilakukan secara purposive sampling dengan dasar pertimbangan bahwa lokasi tersebut merupakan desa dan terdapat masyarakat petani mangrove. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi di lapangan dan wawancara langsung pada responden yang kemudian dianalisa secara desktiptif. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat 10 ragam spesies mangrove yaitu Rhizopora Stylosa, Rhizopora Apiculata, Rhizopora  Mucronata, Lumnitzera Racemosa, Soneretia Alba, Xylocarpus Moluccensis, Xylocarpus Granatum, Bruguiera Gymnorrhiza, Sonneratia Caseolaris (Buah Pidada), Avicennia Marina (Api-api).  Ragam kegiatan masyarakat dapat digambarkan sebagai berikut pemanfaatan atau penangkapan biota laut di dalam dan di luar hutan mangrove, pembibitan dan penanaman mangrove, perlindungan dan pengamanan, dengan total pendapatan rumah tangga masyarakat dari luar hutan mangrove diperoleh total rata – rata sebesar Rp. 32.997.058,82/tahun/Keluarga, dan pendapatan dari dalam mangrove adalah sebesar Rp. 7.833.529,41/tahun/Keluarga. Berdasarkan hal tersebut diperoleh kontribusi pendapatan dari mangrove adalah sebesar 19.19%.
PENGARUH KOMPOSISI MEDIA TANAM DAN PEMBERIAN DOSIS PUPUK PGPR (Plant Growth Promoting Rhizobacteria) TERHADAP PERTUMBUHAN SEMAI KETIMUNAN (Gyrinops versteegii) CABUTAN Ansari Firmasnyah; Dr. Markum Markum; Indriyatno Indriyatno
Jurnal Belantara Vol 1 No 1 (2018)
Publisher : Forestry Study Program University Of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (122.223 KB) | DOI: 10.29303/jbl.v1i1.10

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh media tanam dan dosis pupuk Plant Growth Promoting Rhizobacteria (PGPR) terhadap pertumbuhan semai gaharu, serta mengetahui interaksi antara media tanam dan dosis pupuk PGPR. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimental menggunakan Rancang Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 2 faktorial. Faktor pertama adalah media tanam yang terdiri dari 4 aras yaitu kompos (P0), kompos+cocopeat perbandingan 1:1 (P1), cocopeat (P2), dan kompos+cocopeat dengan perbandingan 1:2 (P3). Faktor kedua adalah tanpa penggunaan pupak PGPR (F0), dosis pupuk 100 ml (F1), dosis pupuk 200 ml (F2), dosis pupuk 300 ml (F3). Dari kombinasi kedua faktor tersebut dihasilkan 16 perlakuan, setiap kombinasi perlakuan terdiri dari 3 ulangan, dimana pada masing-masing ulangan terdapat 4 tanaman, sehingga mengasilkan 192 sampel penelitian. Parameter yang diamati pada penelitian ini adalah persentase hidup, tinggi tanaman, diameter batang tanaman, jumlah daun tanaman dan kekokohan tanaman. Hasil pengamatan diuji menggunakan analisis sidik ragam pada taraf nyata 1%. Dari hasil pengamatan menunjukkan bahwa media tanam dan pupuk PGPR tidak berpengaruh nyata terhadap parameter yang diamati.
PENGARUH MEDIA SIMPAN DAN LAMA PENYIMPANAN TERHADAP VIABILITAS BENIH DAN PERTUMBUHAN SEMAI MAHONI (Swietenia mahagoni (L.) Jacq) Irwan Mahakam Lesmono Aji; Raden Sutriono; Maul Hayati
Jurnal Belantara Vol 1 No 1 (2018)
Publisher : Forestry Study Program University Of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (184.786 KB) | DOI: 10.29303/jbl.v1i1.15

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh media simpan, lama penyimpanan, dan interaksi antara media simpan dan lama penyimpanan terhadap viabilitas dan pertumbuhan semai mahoni. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimental menggunakan rancangan acak lengkap faktorial, dimana faktor pertama adalah media simpan, dan faktor kedua adalah lama penyimpanan. Parameter yang diamati dalam penelitian ini adalah persen kadar air, laju perkecambahan, persentase tumbuh, tinggi tanaman, jumlah daun, diameter batang, dan berat berangkasan kering tanaman. Analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis sidik ragam pada taraf nyata 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media simpan tidak berpengaruh nyata terhadap viabilitas dan pertumbuhan semai mahoni, sementara lama penyimpanan yaitu laju pertumbuhan, jumlah daun, dan berat berangkasan kering berpengaruh nyata terhadap viabilitas dan pertumbuhan semai mahoni. Uji lanjut terhadap parameter yang menunjukkan beda nyata yaitu menggunakan uji Duncan pada taraf nyata 5 %. Pertumbuhan terbaik terjadi pada lama penyimpanan 2 pekan (B1). Sedangkan kombinasi perlakuan antara media simpan dan lama penyimpanan menunjukkan tidak adanya interaksi.

Page 1 of 1 | Total Record : 6