cover
Contact Name
Shohibul Arifin
Contact Email
tadarus@um-surabaya.ac.id
Phone
+628563036373
Journal Mail Official
tadarus@um-surabaya.ac.id
Editorial Address
TADARUS : Islamic Education Journal Universitas Muhammadiyah Surabaya Jalan Sutorejo No.59, Surabaya, East Java 60113 Telephone: (031) 3811966 Fax: (031) 3813096 Email : tadarus@um-surabaya.ac.id
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Tadarus: Jurnal Pendidikan Islam
ISSN : 20899076     EISSN : 25490036     DOI : 10.30651/Tadarus
Core Subject : Education, Social,
TADARUS is a Islamic education journal published by UMSurabaya Publishing, Muhammadiyah Surabaya University. This journal focuses on the publication of research results and scientific articles on Islamic education from a multidisciplinary perspective, create innovative concepts, theories, paradigms and methodologies in Islamic education.
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 12 No 2 (2023)" : 10 Documents clear
MENINGKATKAN EMPATI GUNA MENAGGULANGI PERILAKU BULLYING DI PESANTREN TINGKAT SMP Rozak, Syah
TADARUS Vol 12 No 2 (2023)
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam - Fakultas Agama Islam ( FAI )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Setiap orang membutuhkan orang lain dalam hidupnya, seperti keluarga, teman, dan rekan kerja, yang dapat saling membantu ketika seseorang menghadapi situasi sulit dalam hidupnya. Empati adalah istilah psikologis yang berarti dimana satu orang dapat merasakan apa yang orang lain rasakan. Di era globalisasi atau yang biasa disebut dengan era modern ini menjadikan merosotnya tingkat empati bagi individu, khususnya para remaja. Pada perkembangan zaman yang pesat ini menjadikan tingginya egoisme pada tiap remaja sehingga kepedulian orang lain semakin berkurang. Kenyataan hari ini adalah bahwa kepedulian terhadap manusia lain berkurang dan lebih disibukkan dengan kepentingan terhadap diri sendiri. Hal inilah yang menyebabkan timbulnya masalah sosial yang sering kita temui saat ini. Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan sikap empati guna meminimalisir perilaku bullying pada santri. Teknik analisa yang digunakan adalah teknik analisis kualitatif oleh Miles dan Huberman, yaitu teknik analisis interaktif secara berkala. Hasil dari siklus I diperoleh skor empati 64 sedangkan siklus II diperoleh skor empati 82. Kemampuan empati perlu diasah setiap orang agar dirinya dapat menyesuaikan diri dengan lingkungan sekitarnya.
Kerjasama Sekolah Pendidikan Islam SMA IT Nurul Fikri Depok dengan Lembaga Lain di Bidang Siber Aziz, Hamdan Abdul
TADARUS Vol 12 No 2 (2023)
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam - Fakultas Agama Islam ( FAI )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan merupakkan indicator utama dalam menilai apakah sumber daya manusia pada suatu bangsa dapat dinilai berkualitas. Sekolah pendidikan islam merupakan salahsatu tempat yang memiki fasilitas terbaik bagi sumber daya manusia untuk meningkatkan kualitasnya. Meskipun sekolah pendidikan islam ini adalah salah satu sarana bagi Sumber daya manusia dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikannya, namun tidak sedikit sekolah pendidikan islam memiliki sarana, fasilitas dikarenakan terbatasnya alat pendukung, tenaga pendidik, dan meteri pendidikan. Salah satunya yang masih kurang adalah pendidikan terkait siber. Karenta tidak ada alat pendukung inilah, Sekolah pendidikan islam harus bekerjasama dengan pendidikan lain dalam bidang siber. Dengan demikian perlu dianalisa tujuan, manfaat, bentuk serta implementasi antara Sekolah pendidikan Islam dengan Lembaga lain dalam bidang siber.
PENERAPAN EKSTRAKURIKULER HIZBUL WATHAN DI MADRASAH DALAM MEMBENTUK KARAKTER KEPEMIMPINAN SISWA Katni, Katni; Purnomo, Heru; Abidin, Nurul
TADARUS Vol 12 No 2 (2023)
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam - Fakultas Agama Islam ( FAI )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini  adalah mengungkap pembentukan karakter kepemimpinan anak pada di madrasah melalui aktivitas ekstra kurikuler Hizbul Wathan. Pertama, mendiskripsikan penerapan kepanduan Hizbul Wathan dalam membentuk karakter kepemimpinan anak tingkat pendidikan dasar. Kedua, hasil  penerapan tersebut dalam membentuk karakter kepemimpinan anak tingkat pendidikan dasar. Ketiga, faktor pendukung dan penghambat penerapan kepanduan Hizbul Wathan dalam pembentukan karakter kepemimpinan anak tingkat pendidikan dasar. Jenis penelitian ini merupakan field research dengan pendekatan diskriptif kualitatif. Hasil penelitian pertama, penerapan kepanduan Hizbul Wathan  menggunakan pendekatan joyfull learning dan outdor learning.  Pembentukan karakter kepemimpinan anak menggunakan tiga tahap yaitu leadership knowing, leadership feeling, dan leadership action.. Hasil pembentukan karakter kepemimpinan  anak tersebut sangat efektif dapat mengembangkan karakter kepemimpinan demokratis, amanah, colaboratif, pelopor, creatif, komunikatif, peduli sosial. Faktor pendukung  yaitu: 1) onsistensi penanaman karakter kepemimpinan di kelas dan diluar kelas; 2) kebijakan kepala sekolah yang mendukung penuh program ekstrakurikuler HW; 3) guru yang secara konsisten mendampingi, mengajar dan melibatkan secara aktif siswa 4) Dukungan orang tua terhadap kegiatan ekstra HW . Sedangkan faktor faktor penghambatnya yaitu a) tempat latihan yang masih perlu ditingkatkan kenyamanannya ; b) SDM guru pembina HW yang belum di upgrading kapabilitasnya secara berkelanjutan ; c) siswa yang masih belum mandiri, sehingga membutuhkan pendampingan lebih ekstra.
Pengaruh Penerapan Poin Pelanggaran Terhadap Kedisiplinan Siswa Dalam Pembelajaran Di Madrasah Tsanawiyah Muhammadiyah 20 Menongo Lamongan Zahrotul Wardah, Astarika
TADARUS Vol 12 No 2 (2023)
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam - Fakultas Agama Islam ( FAI )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini bagaimana pengaruh penerapan poin pelanggaran terhadap kedisiplinan siswa dalam pembelajaran di MTs Muhammadiyah 20 Menongo Lamongan. Pada peneltian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif. Metode ini digunakan untuk mengetahui apakah ada hubungan atau pengaruh antara dua variabel dengan menggunakan rumus statistik untuk memperoleh data mengenai poin pelanggaran terhadap kedisiplinan siswa yang hasilnya diperoleh dari penyebaran angket. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan rumus Chi Kuadrat. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa tidak ada pengaruh penerapan poin pelanggaran terhadap kedisiplinan siswa dalam pembelajaran di MTs Muhammadiyah 20 Menongo Lamongan. Hal ini dibuktikan dari hasil analisis data. Berdasarkan hasil penelitian ternyata hasil Chi Kuadrat hitung lebih kecil dari hasil Chi Kuadrat tabel baik pada taraf signifikan 1% maupun pada taraf signifikan 5%. Dimana nilai Chi Kuadrat hitung adalah 1,608 sedangkan hasil Chi Kuadrat tabel, pada taraf signifikan 1% adalah 9,210 dan pada taraf signifikan 5% adalah 5,991. Dengan demikian bahwa hasil Chi Kuadrat hitung 1,608 lebih kecil dari hasil Chi Kuadrat tabel pada taraf signifikan 1% adalah 9,210 maupun 5% adalah 5,991.
Relevansi Pemikiran Abdurrahman Wahid Dalam Buku Islam Kosmpolitan Dengan Pendidikan Islam Di Indonesia Kemal, Thoriq
TADARUS Vol 12 No 2 (2023)
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam - Fakultas Agama Islam ( FAI )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendalami salah satu karya Abdurrahman Wahid yang berjudul Islam Kosmopolitan. Apakah memiliki relevansi dengan pendidikan Islam di Indonesia dalam buku tersebut. Penelitian ini menggunakan metode Library Research, dengan sifat penelitian deskriptif kualitatif. Sumber data primer yaitu Islam Kosmopolitan: Nilai-Nilai Indonesia dan Transformasi Kebudayaan. Metode pengumpulan data adalah dokumentasi dan studi pustaka. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis induktif dan deduktif. Hasil penelitian ini menjukkan bahwa: 1) Dalam buku Islam Kosmopolitan karya Aburrahman Wahid memuat 15 artikel yang memiliki relevansi dengan pendidikan Islam di Indonesia. Corak pemikiran Abdurrahman Wahid dalam buku Islam Kosmopolitan yaitu humanisme, demokratis, pluralisme, keislaman, tradisonal, dan modernis. 2) Pemikiran Abdurrahman Wahid dalam buku Islam Kosmopolitan memiliki relevansi dengan pendidikan Islam di Indonesia seperti corak demokratis. Abdurrahman Wahid menekankan bahwa semua orang harus dipandang sama dan memiliki derajat yang sama walaupun ia memiliki perbedaan etnis, suku, ras dan agama. 3) Kelebihan buku ini adalah artikel yang ditulis dipaparkan secara mendalam dan referentif dan kekurangan buku ini adalah setiap artikel lebih banyak menggunakan pemikiran pribadi dan teori yang mendukung.
Peran Pendidikan Islam Multikultural Terhadap Pembentukan Sikap Tasamuh dan Ta’awun di SMP Muhammadiyah 15 Surabaya Hermawan, Didik
TADARUS Vol 12 No 2 (2023)
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam - Fakultas Agama Islam ( FAI )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan adalah suatu proses pengubahan tingkah laku seseorang ataupun kelompok orang, dalam usaha, mendewasakan manusia melalui upaya pengajaran dan pelatihan. Dalam Undang-Undang Sisdiknas No.20 Tahun 2003 tentang system pendidikan nasional, pendidikan adalah suatu kegiatan yang dilakukan secara sadar dan terencana dalam upaya mewujudkan suasana kegiatan belajar dan pembelajaran sehingga peserta didik secara aktif mengembangkan dirinya dalam memperoleh nilai-nilai spiritual, pengendalian diri, kepribadian dan kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang sangat diperlukan bagi dirinya, masyarakat, bangsa dan Negara. Sedangkan pendidikan agama Islam multikultural adalah model pendidikan yang menekankan pada nilai-nilai moral, seperti kasih sayang, cinta seseorang, tolong-menolong, toleransi, menghargai keberagaman, dan sikapsikap yang menjunjung kemanusiaan. Latar belakang dari diadakannya penelitian ini adalah menjawab rumusan masalah yaitu untuk mengetahui, mendiskripsikan serta menganalisis terkait dengan pembentukan sikap tasamuh dan ta’awun di SMP muhammadiyah 15 Surabaya. Metode penelitian ini, Menggunakan jenis penelitian empiris dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Sedangkan data yang dikumpulkan berupa data primer dan data sekunder yang dilakukan dengan teknik wawancara, dan dokumentasi yang kemudian data tersebut diedit, diperiksa, dan disusun secara cermat serta diatur sedemikian rupa yang kemudian dianalisis. Hasil penelitian ini, Seluruh Informan dari SMP Muhammadiyah 15 Surabaya terkait dengan peran pendidikan islam multikultural dapat membentuk sikap tasamuh toleransi dan ta’awun siswa yang melalui berbagai kegiatan yang dilakukan oleh sekolah
MENINGKATKAN EMPATI GUNA MENAGGULANGI PERILAKU BULLYING DI PESANTREN TINGKAT SMP Rozak, Syah
TADARUS Vol 12 No 2 (2023)
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam - Fakultas Agama Islam ( FAI )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Setiap orang membutuhkan orang lain dalam hidupnya, seperti keluarga, teman, dan rekan kerja, yang dapat saling membantu ketika seseorang menghadapi situasi sulit dalam hidupnya. Empati adalah istilah psikologis yang berarti dimana satu orang dapat merasakan apa yang orang lain rasakan. Di era globalisasi atau yang biasa disebut dengan era modern ini menjadikan merosotnya tingkat empati bagi individu, khususnya para remaja. Pada perkembangan zaman yang pesat ini menjadikan tingginya egoisme pada tiap remaja sehingga kepedulian orang lain semakin berkurang. Kenyataan hari ini adalah bahwa kepedulian terhadap manusia lain berkurang dan lebih disibukkan dengan kepentingan terhadap diri sendiri. Hal inilah yang menyebabkan timbulnya masalah sosial yang sering kita temui saat ini. Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan sikap empati guna meminimalisir perilaku bullying pada santri. Teknik analisa yang digunakan adalah teknik analisis kualitatif oleh Miles dan Huberman, yaitu teknik analisis interaktif secara berkala. Hasil dari siklus I diperoleh skor empati 64 sedangkan siklus II diperoleh skor empati 82. Kemampuan empati perlu diasah setiap orang agar dirinya dapat menyesuaikan diri dengan lingkungan sekitarnya.
Kerjasama Sekolah Pendidikan Islam SMA IT Nurul Fikri Depok dengan Lembaga Lain di Bidang Siber Aziz, Hamdan Abdul
TADARUS Vol 12 No 2 (2023)
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam - Fakultas Agama Islam ( FAI )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan merupakkan indicator utama dalam menilai apakah sumber daya manusia pada suatu bangsa dapat dinilai berkualitas. Sekolah pendidikan islam merupakan salahsatu tempat yang memiki fasilitas terbaik bagi sumber daya manusia untuk meningkatkan kualitasnya. Meskipun sekolah pendidikan islam ini adalah salah satu sarana bagi Sumber daya manusia dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikannya, namun tidak sedikit sekolah pendidikan islam memiliki sarana, fasilitas dikarenakan terbatasnya alat pendukung, tenaga pendidik, dan meteri pendidikan. Salah satunya yang masih kurang adalah pendidikan terkait siber. Karenta tidak ada alat pendukung inilah, Sekolah pendidikan islam harus bekerjasama dengan pendidikan lain dalam bidang siber. Dengan demikian perlu dianalisa tujuan, manfaat, bentuk serta implementasi antara Sekolah pendidikan Islam dengan Lembaga lain dalam bidang siber.
PENERAPAN EKSTRAKURIKULER HIZBUL WATHAN DI MADRASAH DALAM MEMBENTUK KARAKTER KEPEMIMPINAN SISWA Katni, Katni; Purnomo, Heru; Abidin, Nurul
TADARUS Vol 12 No 2 (2023)
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam - Fakultas Agama Islam ( FAI )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini  adalah mengungkap pembentukan karakter kepemimpinan anak pada di madrasah melalui aktivitas ekstra kurikuler Hizbul Wathan. Pertama, mendiskripsikan penerapan kepanduan Hizbul Wathan dalam membentuk karakter kepemimpinan anak tingkat pendidikan dasar. Kedua, hasil  penerapan tersebut dalam membentuk karakter kepemimpinan anak tingkat pendidikan dasar. Ketiga, faktor pendukung dan penghambat penerapan kepanduan Hizbul Wathan dalam pembentukan karakter kepemimpinan anak tingkat pendidikan dasar. Jenis penelitian ini merupakan field research dengan pendekatan diskriptif kualitatif. Hasil penelitian pertama, penerapan kepanduan Hizbul Wathan  menggunakan pendekatan joyfull learning dan outdor learning.  Pembentukan karakter kepemimpinan anak menggunakan tiga tahap yaitu leadership knowing, leadership feeling, dan leadership action.. Hasil pembentukan karakter kepemimpinan  anak tersebut sangat efektif dapat mengembangkan karakter kepemimpinan demokratis, amanah, colaboratif, pelopor, creatif, komunikatif, peduli sosial. Faktor pendukung  yaitu: 1) onsistensi penanaman karakter kepemimpinan di kelas dan diluar kelas; 2) kebijakan kepala sekolah yang mendukung penuh program ekstrakurikuler HW; 3) guru yang secara konsisten mendampingi, mengajar dan melibatkan secara aktif siswa 4) Dukungan orang tua terhadap kegiatan ekstra HW . Sedangkan faktor faktor penghambatnya yaitu a) tempat latihan yang masih perlu ditingkatkan kenyamanannya ; b) SDM guru pembina HW yang belum di upgrading kapabilitasnya secara berkelanjutan ; c) siswa yang masih belum mandiri, sehingga membutuhkan pendampingan lebih ekstra.
Pengembangan Kurikulum Pendidikan Agama Islam Dalam Pembentukan Karakter Santri di Lembaga Pendidikan Islam Gresik Sumaidah, Sumaidah; Man Arfa Ladamay, Ode Mohamad
TADARUS Vol 12 No 2 (2023)
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam - Fakultas Agama Islam ( FAI )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Problematika yang dihadapi oleh lembaga pendidikan dewasa ini berkenaan dengan dekadensi moral yang dialami para siswanya. Pada usia remaja, siswa membutuhkan lebih banyak pengetahuan, dan pengalaman untuk membentuk karakter diri. Dalam pelaksanaan pembelajarannya Pendidikan Agama Islam cukup memiliki andil besar bagi pembentukan karakter siswa, utamanya untuk menanamkan nilai-nilai ajaran Islam dalam diri siswa. Namun, dalam pelaksanaannya Pendidikan Agama Islam selama ini nampaknya kurang konsen pada pembentukan karakter siswa. Hal ini dapat dilihat dari fenomena yang kerap terjadi, mengenai kasus kenakalan hingga kriminalitas remaja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana perspektif Novan Ardy Wiyani dalam mengembangkan kurikulum Pendidikan Agama Islam agar dapat membentuk karakter siswa di lembaga pendidikan Islam. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, dengan menggunakan pendekatan isi kepustakaan. Pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini menggunakan telaah dokumentasi, yang berasal dari jurnal, buku, dan karya cetak atau digital lainnya, yang dihimpun dan disajikan dalam bentuk naratif deskriptif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pelajaran PAI lebih kompleks dibanding pelajaran lainnya, karena tidak hanya berada pada dimensi logika, dan kognitif, tetapi juga memasuki dimensi privat, dan sakral. Sehingga perlu dikembangkan menjadi kurikulum yang komprehensif. Novan Ardy Wiyani sendiri dalam bukunya yang berjudul Inovasi Kurikulum Dan Pembelajaran PAI SMA Berbasis Pendidikan Karakter membagi tiga poin penting dalam proses penyelenggaraan mata pelajaran PAI yakni, Perencanaan, Pelaksanaan, dan Penilaian. Sehingga tujuan adanya pembelajaran menjadi jelas, tak sekadar menyampaikan materi, tetapi juga mendidik para siswa dengan membentuk dan mengembangkan potensi/ karakter dalam diri siswa.

Page 1 of 1 | Total Record : 10