cover
Contact Name
Misbah
Contact Email
misbah_pfis@ulm.ac.id
Phone
+628975586104
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Brigjen H. Hasan Basry Street, Mail Box 87 Building of Physics Education Study Program, Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Lambung Mangkurat, Banjarmasin 70123
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika
ISSN : 25499955     EISSN : 25499963     DOI : http://dx.doi.org/10.20527
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika publishes articles from research in the field of physics education, which have not been published elsewhere. This Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika is periodically published by the Physics Education Study Program, Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Lambung Mangkurat in collaboration with Physical Society of Indonesia (PSI) published three times a year in February, June, and October. Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika publishes articles about the results of research in the field of physics education including: Learning models , Learning methods, Learning media , Assessment, Teaching materials Curriculum
Arjuna Subject : -
Articles 307 Documents
Modul Fisika Berbasis Augmented Reality Sebagai Alternatif Sumber Belajar Siswa P Purwandari; Andista Candra Yusro; Adi Purwito
Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 5, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jipf.v5i1.2874

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul pembelajaran terintegrasi Augmented Reality sebagai sumber belajar siswa kelas X SMK Cendekia Madiun. Penelitian ini menggunakan metode ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Produk yang dikembangkan adalah modul yang terintegrasi Augmented Reality pada pokok bahasan Getaran dan Gelombang. Modul pembelajaran terintegrasi Augmented Reality ini telah melalui tahap uji validasi dengan melibatkan 5 validator dengan rata-rata persentase capaian sebesar 77,7% menurut ahli materi dengan kategori layak, 72,5% menurut ahli media pembelajaran. Hasil uji coba kelas kecil oleh 6 siswa dilaksanakan di SMK Ma’arif Dolopo menunjukkan respon siswa terhadap modul yang dikembangkan dengan persentase sebesar 78,67% dengan kategori baik dan hasil uji coba kelas terbatas di SMK Cendekia Madiun terhadap 20 siswa menunjukkan respon siswa dengan persentase sebesar 71,60 % dengan kategori baik. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa modul pembelajaran terintegrasi Augmented Reality ini memenuhi persyaratan dengan kualitas baik dan layak digunakan sebagai modul penunjang dalam pembelajaran. This study aims to develop an integrated learning module of Augmented Reality as a learning resource for grade X students of SMK Cendekia Madiun. This study uses the ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation) method. The product being developed is a module integrated with Augmented Reality on the subject of Vibrations and Waves. This Augmented Reality integrated learning module has gone through the validation test stage with an average percentage of achievement of 77.7% according to material experts with the feasible category, 72.5% according to instructional media experts. The small class trial results by six students showed an achievement percentage of 51%, and the results of a limited class trial with 20 students showed an achievement percentage of 31%. From the results of this study, this Augmented Reality integrated learning module meets the requirements with good quality and is suitable for use as a supporting module in learning. 
Pengembangan Bahan Ajar Model Quantum Teaching pada Materi Fluida Statis untuk Melatih Keterampilan Proses Sains Siswa Taufik Ramadhan; Muhammad Arifuddin; Mastuang Mastuang
Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 4, No 3 (2020): OKTOBER 2020
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jipf.v4i3.2058

Abstract

Tujuan penelitian ini ialah menghasilkan produk pengembangan bahan ajar model quantum teaching pada materi fluida statis untuk melatih keterampilan proses sains siswa. Subjek untuk penelitian ini merupakan siswa kelas XI MIPA 2 di SMAN 12 Banjarmasin sebanyak 25 siswa. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan menggunakan model pengembangan ADDIE. Pengumpulan data penelitian dilakukan dengan teknik observasi dan tes. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa 1) Hasil validasi bahan ajar memperoleh nilai rata-rata dalam kategori valid; 2) Kepraktisan bahan ajar berdasarkan keterlaksanaan rencana pelaksanaan pembelajaran memperoleh kategori sangat praktis; 3) Efefektivitas bahan ajar berdasarkan tes hasil belajar memperoleh kategori sedang; dan 4) Pencapaian keterampilan proses sains berkategori sangat baik. Simpulan dari penelitian ini bahwa bahan ajar model quantum teaching  pada materi fluida statis layak digunakan untuk melatih keterampilan proses sains siswa.This research aims to produce a product, namely the quantum teaching model of teaching materials on static fluid material to train students' science process skills. The subjects for this research were 25 students of class XI MIPA 2 at SMAN 12 Banjarmasin. This research is development research using the ADDIE development model. Research data collection was carried out by observation and test techniques. The study results indicate that 1) The results of the validation of teaching materials obtain an average value in the valid category 2). The material's practicality based on the feasibility of the lesson plan implementation gets a very practical category 3). The effectiveness of teaching materials based on the learning result test obtained the medium category 4). The achievement of science process skills was categorized as very good. This research concludes that the quantum teaching model teaching materials on static fluid material are suitable for training students' science process skills.
Pengembangan Perangkat Pembelajaran Berbasis Proyek untuk Meningkatkan Keterampilan Proses Sains Peserta Didik Erdian Dwiyanti; Dadan Rosana
Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 4, No 2 (2020): JUNI 2020
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jipf.v4i2.2099

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan perangkat pembelajaran berbasis proyek untuk, (1) mengetahui tingkat kelayakan, (2) mengetahui efektivitas perangkat pembelajaran berbasis proyek, dan (3) mengetahui tingkat penguasaan keterampilan proses sains dan tingkat penguasaan materi peserta didik pada materi suhu dan kalor dengan menggunakan perangkat pembelajaran berbasis proyek. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan hasil modifikasi model pengembangan Borg & Gall. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) prosedur pengembangan model perangkat pembelajaran berbasis proyek mengadopsi dan memodifikasi model R & D (Borg & Gall) memperoleh nilai A dengan kategori sangat baik; (2) Efektivitas perangkat pembelajaran berbasis proyek dari guru dan observer pada aspek validitas, realibilitas, objektivitas, kepraktisan, sistematis dan Bahasa pada kategori cukup baik, dan (3) ketercapaian keterampilan proses sains peserta didik pada kelas eksperirmen mencapai 86.07% sedangkan pada kelas kontrol hanya 63.48%, Adapun penguasaan materi ditinjau dari persentase peserta didik di kelas eksperimen yang mencapai KKM sebesar 96.87% sedangkan peserta didik di kelas kontrol 6.25%. This study aims to develop project-based learning tools, (1) to determine the feasibility of the products developed; (2) determine the effectiveness of the project-based learning, and (3) determine the level of mastery of science process skills and the level of mastery of the material students in the material and the temperature of the heat by using project-based learning. This research is the development of a modified model of the development of Borg & Gall. Research activities consist of three phases: development limited, testing and expanded trials. The results show that: (1) the procedure of model development project-based learning tools adopt and modify the model of R & D (Borg & Gall) obtaining an A in the category of very good; (2) The effectiveness of project-based learning teacher and observer to the aspect of validity, reliability, objectivity, practicality, and systematic language category is average categories, and (3) The achievement of students' science process skills in the experiment reached 86.07% while in the control class it was only 63.48%. The mastery of the material based on the proportion of students in the experimental class who achieved KKM was 96.87%, while students in the control class were 6.25%. 
Studi Literatur Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Adobe Flash Professional CS6 Pada Pembelajaran Fisika di Indonesia Novita Amelia Sari; Yulianto Yulianto; Hadma Yuliani
Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 5, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jipf.v5i1.2791

Abstract

Penelitian ini bertujuan membahas mengenai perkembangan kelayakan media pembelajaran yang menggunakan Adobe Flash Professional CS6 selama 4 tahun terakhir dalam pembelajaran Fisika SMP dan SMA. Penulisan artikel menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode pengumpulan data studi literatur jurnal nasional terhadap media pembelajaran fisika yang dikelompokkan berdasarkan materi fisika SMP dan SMA selama rentang waktu 4 tahun terakhir. Teknik analisis data menggunakan analisi isi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Adobe Flash sebagai pengembangan bahan ajar telah banyak digunakan dalam pembelajaran Fisika. Beberapa bahan ajar yang banyak memanfaatkan Adobe Flash Professional CS6 diantaranya multimedia interaktif, media interaktif berbasis android dan mobile pocket dan sebagainya. Dengan rata-rata kelayakan media yang dikembangkan berada dalam kategori valid dan sangat valid, rata-rata berada pada rentang 77% - 97%. Dengan adanya studi literatur ini peneliti dapat mengomparasi penggunaan Adobe Flash CS6 sebagai media pembelajaran.The research is to discuss the development of learning media's feasibility using Adobe Flash Professional CS6 for the last four years in junior high and high school physics learning. Writing articles uses a qualitative approach with data collection methods of literature studies based on national journals on physics learning media grouped based on junior high school and high school physics material during the last four years. The data analysis technique used content analysis. The results showed that Adobe Flash's use as a teaching material development had been widely used in learning physics. Some of the teaching materials that use Adobe Flash Professional CS6 a lot include interactive multimedia, interactive media based on Android and mobile pockets, etc. With the average feasibility of the media being developed in the valid and very valid category, the average is 77% - 97%. With this literature study, the developer can compare Adobe Flash CS6 as a learning medium. 
Advantages and Disadvantages of Applying the NHT Type Cooperative Learning Model Physics Learning in School Hadma Yuliani; Normilawati Normilawati; Tiya Andani; Maryam Aulia
Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 5, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jipf.v5i1.2822

Abstract

This study analyses the advantages and disadvantages of cooperative learning type Numbered Head Together (NHT). The method in this research is a literature study based on previous research. The analysis technique used in this research is descriptive qualitative obtained from books and journals. Based on literature from 26 articles in scientific journals, it was found that the advantages of this type of NHT cooperative learning model are to make students more active, make students more interested in learning, think critically and responsibly and can improve student learning outcomes. While the obstacle in this learning model is the lack of time management) so that not all students can present the results of the discussions obtained during the learning process
Pengembangan Bahan Ajar Fisika Berbasis Multimodel Pada Topik Teori Kinetik Gas Sri Fautin; Abdul Salam M; Dewi Dewantara
Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 4, No 3 (2020): OKTOBER 2020
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jipf.v4i3.2057

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya hasil belajar sehingga memerlukan adanya upaya guru dengan cara mengadakan variasi dalam proses pembelajaran untuk meningkatkan kualitas belajar siswa. Tujuan umum penelitian ini adalah mendeskripsikan kelayakan bahan ajar fisika berbasis multimodel pada topik teori kinetik gas. Adapun tujuan khususnya adalah mendeskripsikan validitas, kepraktisan dan efektivitas bahan ajar. Jenis penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan dengan model ADDIE. Subjek uji coba adalah peserta didik kelas XI MIPA 3 SMA Negeri 6 Banjarmasin 1 tahun ajaran 2019/2020 yang berjumlah 27 orang. Data penelitian diperoleh melalui lembar validasi, lembar pengamatan keterlaksanaan RPP, dan lembar pengamatan tes hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) validitas bahan ajar berkategori sangat baik, yakni validitas RPP memperoleh rerata skor 3,61; validitas LKPD memperoleh rerata skor 3,51; validitas materi ajar memperoleh rerata skor 3,28; dan validitas THB memperoleh rerata skor 3,72; 2) kepraktisan bahan ajar berkategori sangat baik dengan rerata keterlaksanaan RPP pertemuan 1 sebesar 3,61; pertemuan 2 sebesar 3,68; dan pertemuan 3 sebesar 3,84; 3) efektivitas bahan ajar memenuhi kriteria efektif dengan N-gain 0,69 berkategori sedang. Diperoleh simpulan bahwa bahan ajar fisika berbasis multimodel pada topik teori kinetik gas layak digunakan dalam proses pembelajaran karena memenuhi kategori untuk dinyatakan valid, praktis, dan efektif. Hasil penelitian ini digunakan sebagai masukan bagi guru dan calon guru untuk memilih bahan ajar fisika yang berbasis multimodel pada topik teori kinetik gas.This research is motivated by the low learning outcomes that require teachers' efforts by holding variations in the learning process to improve the quality of students in learning. This research's general objective is to describe the feasibility of multimodel-based physics teaching materials on the topic of kinetic gas theory. The specific purpose of this study is to describe the validity, practicality and effectiveness of teaching materials. This type of research is research and development with ADDIE models. The research data were obtained through validation sheets and observation sheets to implement lesson plans and observation sheets for learning outcome tests. The results showed that: 1) the validity of categorized teaching materials was very good, namely the validity of the lesson plan obtained an average score of 3.61; the validity of student's worksheet obtained an average score of 3.51; the validity of teaching materials obtained an average score of 3.28; and learning achievement test validity obtained an average score of 3.72; 2) the practicality of teaching materials is categorized very well with an average implementation of RPP 1 meeting of 3.61; The 2nd meeting amounted to 3.68, and meeting 3 at 3.84; and 3) the effectiveness of teaching materials meets the effective criteria with an N-gain of 0.69 in the medium category. It was concluded that multimodel-based physics teaching materials on the topic of a kinetic gas theory are feasible in the learning process because they meet the declared valid, practical, and effective categories. This study's results are used as input for teachers and prospective teachers to select multimodel-based physics teaching materials on the topic of gas kinetic theory. 
Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Melalui Penerapan Model Discovery Learning Kelas VIII-A SMPN 2 Piani Ahmad Apriyadi; R Ati Sukmawati
Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 4, No 2 (2020): JUNI 2020
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jipf.v4i2.2110

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar dan hasil belajar siswa kelas VIII-A SMPN 2 Piani melalui model discovery learning. Penelitian ini merupakan  Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Siklus I terdiri dari dua kali pertemuan, dan siklus II terdiri dari tiga kali pertemuan. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII-A SMPN 2 Piani, yang terdiri dari 9 orang siswa laki-laki dan 11 orang siswa perempuan. Objek penelitan adalah motivasi belajar dan hasil belajar siswa dalam pembelajaran tekanan zat dengan menerapkan model discovery learning. Instrumen penelitian terdiri dari lembar observasi motivasi belajar siswa dan tes hasil belajar. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa motivasi siswa dari siklus I dan siklus II mengalami peningkatan, dari kurang termotivasi menjadi termotivasi. Hasil Belajar siswa kelas VIII-A juga mengalami kenaikan ketuntasan belajar pada siklus I mencapai 65% selanjutnya pada siklus II menjadi 95% (melebihi batas ketuntasan klasikal= 80%). Sehingga model pembelajaran discovery learning dapat dijadikan salah satu cara untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa.This study aims to improve learning motivation and student learning outcomes in class VIII-A at SMPN 2 Piani through a discovery learning model. This study is a classroom tidiness study. Cycles I are two encounters and cycles II are three encounters. The study was done by applying the discovery learning model. Action class consists of twenty pullings of research subjects made up nine male students and eleven female students. The object of research is the motivation to learn and the results of students degrees in the pressure of learning by applying the discovery learning model. The research instrument consisted of learning motivation sheets and learning achievement tests. Based on the research results, it was found that the motivation of students from cycle I and cycle II had increased, from less motivated to be motivated. Learning outcomes of class VIII-A students also experienced an increase in learning completeness in the first cycle reaching 65%; then in the second cycle, it became 95% (exceeding the classical completeness limit = 80%). So the discovery learning model can be a way to increase the motivation and learning result.
Analisis Kebutuhan Pengembangan Media E- Learning Berbasis Telegram Pada Pokok Bahasan Hukum Newton di SMP Yuan Akhmad Al-Furqansyah; Hadma Yuliani; N I Syar
Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 5, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jipf.v5i1.2718

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk 1) mengetahui kendala yang dialami siswa dalam memahami materi fisika pada saat pandemi Covid-19; 2) mengidentifikasi media pembelajaran yang digunakan guru dalam proses pembelajaran di kelas; 3) menganalisis media pembelajaran yang perlu dikembangkan dalam proses pembelajaran fisika; 4) mendeskripsikan analisis kebutuhan pengembangan media e-learning berbasis telegram materi hukum Newton di SMP. Jenis penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan (R&D) dengan menggunakan 3D dibatasi pada tahap define. Metode pengumpulan informasi dan data yang digunakan yaitu memberikan angket online kepada siswa kelas VIII dan IX di SMPN 11 Palangka raya. Teknik analisis yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) terdapat kendala yang dialami siswa dalam memahami materi akibat sistem pembelajaran online yang dilakukan pada saat pandemi Covid-19; 2) media pembelajaran yang digunakan dalam proses pembelajaran meliputi:LMS google classroom dan PDF; 3) Software e-learning perlu dikembangkan dalam pembelajaran fisika khususnya pada materi hukum Newton untuk membantu dalam memahami materi; dan 4) Sebanyak 63,8% siswa yang menggunakan media e-learning menjadikan pembelajaran lebih menyenangkan dan 80,9% siswa menyatakan e-learning berbasis Telegram  membantu  memahami materi fisik This study aims to 1) find out the obstacles experienced by students in understanding physics material during the Covid-19 pandemic; 2) identifying the learning media used by the teacher in the learning process in the classroom; 3) analyzing the learning media that need to be developed in the physics learning process; 4) describe the analysis of the needs for the development of media e-learning based on telegrams, Newton's law material in junior high school. This type of research is research and development (R&D) using 3D limited to the stage define. The method of collecting information and data was giving online questionnaires to students in grades VIII and IX at SMPN 11 Palangka Raya. The analysis technique used is descriptive qualitative. The results showed that 1) students experienced obstacles in understanding the material due to the online learning system during the Covid-19 pandemic. 2) the learning media used in the learning process include LMS, google classroom and PDF. 3)software E-learning needs to be developed in physics learning, especially in Newton's law material, to understand the material. 4) As many as 63.8% of students who use media e-learning make learning more fun, and 80.9% of students state that -e-learning Telegrambasedhelps them understand physics material.
Pembelajaran Fisika Menggunakan Model Discovery Learning Berbasis Edutainment Wahyu Tri Winarti; Hadma Yuliani; Mukhlis Rohmadi; Nurul Septiana
Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 5, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jipf.v5i1.2789

Abstract

Pembelajaran fisika merupakan pembelajaran mengenai  gejala-gejala alam dan berusaha menemukan hubungan antara kenyataan di alam. Perlu adanya model dan metode yang dapat membantu menerangkan gejala alam tersebut dalam proses pembelajaran fisika. Salah satu model yang diharapkan cocok dengan karakteristik pembelajaran fisika yaitu model discovery learning berbasis edutainment. Penelitian ini bertujuan: (1) untuk mendeskripsikan kelebihan dan kekurangan dari model discovery learning berbasis  edutainment; dan (2) untuk mendeskripsikan penerapani model discovery learning berbasis edutainment dalam pembelajaran fisika. Metode pengumpulan data pada penelitian ini adalah studi literatur dan kajian pustaka, data penelitian ini menggunakan jenis data sekunder, kemudian data yang diperoleh tersebut diolah dengan analisis isi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Model discovery learning berbasis edutainment dapat menjadikan peserta didik aktif dalam kegiatan belajar dan menyenangkan. Namun, memerlukan waktu yang cukup lama dalam pembelajarannya dan kurang efektif digunakan dalam kelas besar; dan (2) Pada pembelajaran fisika, model discovery learning berbasis edutainment digunakan untuk memahami materi yang cukup sulit dengan cara yang menyenangkan.Physics learning is learning about natural phenomena and trying to find the relationship between reality in nature. It is necessary to have models and methods to explain these natural phenomena in the physics learning process. One model that is expected to match physics learning characteristics is the discovery learning model based on edutainment. This study aims: (1) To describe the advantages and disadvantages of the discovery learning model based on edutainment models; (2) To describe the application of the discovery learning model based on edutainment models in physics learning. The data collection method in this research is a literature study and literature review. This research data use secondary data, then the data obtained is processed by content analysis. The results showed that: (1) Discovery learning model based on edutainment could make students active in learning activities because it is fun; however, the learning process requires a long time and is less effective when used in a class with a large number of students; and (2) In physics learning, the discovery learning model based on edutainment is used to understand difficult material in a fun way.
Pengembangan Bahan Ajar Suhu dan Kalor Berbasis Multimodel untuk Melatihkan Keterampilan Proses Sains dan Hasil Belajar Agustin Novia Lailis; Muhammad Arifuddin; Abdul Salam M
Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 4, No 3 (2020): OKTOBER 2020
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jipf.v4i3.2059

Abstract

Keterampilan proses sains serta hasil belajar peserta didik dalam kenyatannya kurang dilatih di sekolah. Sehingga mendorong dilakkan pengembangan bahan ajar berbasis multimodel. Tujuan penelitian pengembangan ini adalah mengperoleh bahan ajar suhu dan kalor yang layak digunakan untuk melatihkan keterampilan proses sains peserta didik. Perangkat pembelajaran dikembangkan dengan model pengembangan ADDIE. Subjek uji coba penelitin pada 31 peserta didik kelas XI MIPA 1 SMA PGRI 6 Banjarmasin. Pengumpulan data penelitian dilakukan melalui validasi bahan ajar, observasi keterlaksanaan RPP dan keterampilan proses sains, serta tes hasil belajar. Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif dan kualitatif. Hasil penelitian membuktikan bahwa: (1) validitas RPP, materi ajar, LKPD dan THB berkategori baik; (2) kepraktisan berdasarkan keterlaksaan RPP berkategori praktis; (3) efektivitas berdasarkan hasil belajar berkategori sedang; dan (4) keterampilan proses sains yang berkategori baik. Diperoleh simpulan bahwa bahan ajar suhu dan kalor yang dikembangkan adalah layak digunakan untuk melatihkan keterampiln proses sains peserta didik.Science process skills and learning outcomes of the students are not adequately trained in school, encouraging the development of multimodel-based teaching materials. This development research aims to obtain a suitable temperature and heat teaching material used to train students' science process skills. Learning developed using the development model tools were ADDIE. Research trial subjects were 31 students of Class XI MIPA 1 SMA PGRI 6 Banjarmasin. Research data collection is done through validating teaching materials, observing the implementation of lesson plans and science process skills, and learning achievement tests. The data analysis technique was done descriptively and qualitatively. The results of the study prove that: (1) the validity of lesson plans, teaching materials, student worksheets and good learning outcomes tests; (2) practicality based on the implementation of RPP categorized as practical; (3) effectiveness based on moderate learning outcomes; and (4) good scientific process skills. It was concluded that the temperature and heat teaching material developed was appropriate for training students' scientific process skills.  

Page 6 of 31 | Total Record : 307