cover
Contact Name
Didik Supriyanto
Contact Email
didiksupriyanto21@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalmodeling@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. mojokerto,
Jawa timur
INDONESIA
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI
ISSN : 24423661     EISSN : 2477667X     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 1,344 Documents
Penerapan Politik dalam Kehidupan Bernegara dalam Perspektif Hukum Islam Abdul Halim
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol 9 No 3 (2022): September
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36835/modeling.v9i3.1591

Abstract

Politik dan kehidupan bernegara berdasarkan hukum Islam penuh dengan perubahan dan memiliki banyak nilai di luar pengalaman sehari-hari orang awam. Undang-undang ini menawarkan banyak ruang untuk kreativitas dan inovasi. Untuk ini kita harus menggunakan lima rukun hukum Islam: maqashid fiqh, fiqh realitas, fiqh komparatif, fiqh prioritas dan fiqh perubahan. Prinsip-prinsip ini bekerja sama untuk menciptakan landasan yang kuat bagi Islam politik.
Epistemologi Tafsir Esoterik al-Ghazali dalam Kitab Ihya 'Ulum al-Din Akhmad Rijali Elmi
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol 9 No 2 (2022): Juni
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36835/modeling.v9i2.1595

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk melakukan eksplorasi terkait dengan latar epistemologis tafsir al-Ghazali. Selain dikenal sebagai filsuf Muslim utama sebagaimana Ibn Sinā, Ibnu Rusyd, al-Ghazali juga memaparkan pandangan-pandangan esoteric filosofisnya dalam kumpulan risalah tafsir kitab Ihya ‘Ulum al-Din. Melalui artikel ini, penulis menjelaskan seperangkat epistemologi tafsir yang digunakan oleh al-Ghazali, yang dapat dijadikan sebagai tawaran epistemologis untuk menjembatani beberapa persoalan tafsir isyari, khususnya dalam validitas metode penyampaiannya. Selain metode tafsir, terdapat hal-hal unik lainnya yang terdapat dalam artikel ini, seperti: mukasyafah sebagai fondasi utama tafsir sebagaimana berlaku secara umum dalam tafsir isyari, sumber-sumber tafsir (mashadir al-tafasir) dan Gaya pemaparan tafsir (uslub al-tafsir) yang al-Ghazali gunakan. Selanjutnya, untuk melengkapi tulisan ini, penulis juga memaparkan pandangan al-Ghazali tentang ontologi al-Quran sebagai basis epistemologi tafsirnya.
Manajemen Kurikulum Berbasis Entrepreneurship dan Tauhid di Taman Kanak-kanak (TK) Khalifah Gianto Gianto; Sunanik Sunanik
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol 9 No 2 (2022): Juni
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36835/modeling.v9i2.1596

Abstract

Penelitian ini dilatar-belakangi bahwa TK Khalifah termasuk sekolah Franchise jadi tidak seperti sekolah TK umumnya. Jika ingin membuka TK Khalifah maka harus mempunyai dana karena kurikulum didapat dari pusat. TK Khalifah Balikpapan adalah cabang ke 28 se-Indonesia, banyak orangtua yang memilih TK Khalifah karena menginginkan anak-anaknya menjadi pengusaha muslim yang sejati seperti Rasulullah. Manajemen Kurikulum berbasis Entrepreneurship dan tauhid di TK Khalifah berjalan dengan baik terlihat dari adanya perencaaan, pelaksanaan dan evaluasinya berjalan dengan baik, terlihat setiap tahun muridnya bertambah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Manajemen kurikulum berbasis Entrepreneurship dan tauhid di TK Khalifah di Balikpapan. Jenis penelitian ini adalah deskriptif. Pendekatan penelitian mengunakan pendekatan kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini ada 2 yaitu data primer dan data sekunder. Sumber data yang utama dalam penelitian ini adalah guru, siswa, dan kepala sekolah. Adapun teknik pengumpulan data dalam penelitian ini mengunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Data yang terkumpul melalui tiga teknik tersebut kemudian diperiksa keabsahannya dengan pengecekan kreadibilitas. Pelaksanaan kreadibilitas data mengunakan teknik trigulasi. Teknik analisis data yang digunakan mengunakan model Miles dan Huberman dengan tahapan pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data dan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian, bahwa manajemen kurikulum berbasis Entrepreneurship dan tauhid di TK Khalifah di Balikpapan dimulai dari 1) Perencanaan kurikulum berbasis entrepreneurship dan Tauhid di TK Khalifah Balipapan meliputi Prota, Prosem, RPPM dan RPPH. Kurikulum yang dipakai di TK Khalifah adalah gabungan antara kurikulum pusat dan kurikulum diknas. 2) Kurikulum berbasis entrepreneurship dan Tauhid di TK Khalifah Balipapan pada tahap Pelaksanaan kegiatan pembelajaran disesuaikan dengan RPPM dan RPPH mulai dari kegiatan pendahuluan, kegiatan inti dan penutup. Dalam pelaksanaannya dilakukan pengembangan kurikulum sesuai materi yang akan disampaikan serta sesuai dengan keadaan lingkungan sekolah. 3) Kurikulum berbasis entrepreneurship dan Tauhid di TK Khalifah Balipapan pada tahap evaluasi pembelajaran kepala sekolah melaksanakan supervisi berupa monitoring terhadap pelaksanaan proses pembelajaran dilakukan pada setiap kegiatan belajar mengajar berlangsung. Dalam proses pelaksanaan evaluasi guru memberikan nilai kepada siswa secara murni tanpa adanya penambahan dan dilaporkan kepada orang tua siswa berupa raport dan buku penghubung harian.
Menerapkan Nilai Moderasi Melalui Ajaran Agama untuk Mengembangkan Sikap dan Potensi Masyarakat Desa Kuala Beringin Zuhri Fadli Ritonga; Dhiauddin Tanjung; Julreda Banu Br Sitorus; Elsa Valen Yunita; Nurul Hidayah Apriyanti Ritonga
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol 10 No 1 (2023): Maret
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36835/modeling.v10i1.1258

Abstract

Religious moderation plays a very important role in social life to control human life and guide it to be good in the world. The purpose of this study is to achieve knowledge and outline of spiritual moderation and religious harmony in Kuala Beringin Village. This research method is in the form of field observations which are carried out directly through a word forum in Kuala Beringin Village and also a seminar conducted by KKN Group 144, North Labuhanbatu Regency. The results showed that religious moderation in the Kuala Beringin Village area has developed, this can be seen from the people who are still surviving by living their daily lives as usual. Viewed from the perspective of harmony between religious people, the people of Kuala Beringin Village strongly support harmony where mutual respect and respect for differences. Through KKN Activities we can realize a dignified society with work programs, especially in rural Kuala Beringin. The community tells the existing problems and then finds a way out with the participation of KKN participants, cooperation is established to achieve this success. As for the expected goals and targets of the work program. The people in Kuala Beringin village are arguably pluralism because they include many tribes, cultures, and religions. There are Javanese, Malay and Batak tribes that occupy the Kuala Beringin Village area. With the existence of religious pluralism in Kuala Beringin village, it makes values such as religious values, and cultures that can certainly form religious moderation such as, establishing religious teachings in interacting in the community so as to realize harmony between communities.
Interaksi Mahasiswa KKN UINSU Kelompok 38 terhadap Masyarakat dalam Mengembangkan Pendidikan Karakter Qur’ani di Desa Paku Kecamatan Galang Tri Indah Kesuma Wati; Erika Rahma Siregar
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol 10 No 1 (2023): Maret
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36835/modeling.v10i1.1259

Abstract

The socialization relationship between KKN 38 uinsu students and residents in strengthening the relationship between KKN 38 students and the residents of the village of Paku, sub-district of Galang and in order to advance the quality of Qur'anic character education in the New Normal Period, because in the pandemic era yesterday the teaching and learning system experienced problems in the distribution of knowledge . So with the existence of a socialization relationship, KKN 38 students want to increase the quality of Qur'anic character learning through activities that involve the community and children in increasing the quality of Qur'anic character learning in Paku Village, Galang District.
Peran Penting Orang Tua dan Lingkungan Sosial terhadap Kenakalan Remaja di Dusun Xix, Desa Sampali Atika Rahayu; Fitri Armanda; Khaila Afsari; Liza Nur Fadillah; Thania Hermayanti Damanik
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol 10 No 1 (2023): Maret
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36835/modeling.v10i1.1261

Abstract

The problem in this study is the importance of the role of parents and the social environment on juvenile delinquency in Sampali Village, precisely in XIX Hamlet, Sampali Village, Percut Sei Tuan District. This research is presented using descriptive qualitative research, namely observations to explore, interview or photograph how the problem situation of the community there will be studied thoroughly and in depth. This research was conducted in XIX Hamlet, Sampali Village, with resource persons consisting of several communities in XIX Hamlet to help collect information and data for this research. From the results of observations in Hamlet XIX, Sampali Village, Percut Sei Tuan District, it is known that there are several cases committed by local teenagers, namely drugs, brawls, and motorcycle gangs. After a deeper review, the researchers found out the reason why the teenager in Hamlet XIX, Sampali Village, Percut Sei Tuan District, did juvenile delinquency, namely because the teenager had a family that did not provide love and attention, a poor social environment, and weak self-control. Therefore, the role of parents is needed, such as building good relationships, instilling faith in the heart so that it becomes a stronghold in oneself so that it is not easy to fall into actions that are not commendable. If various solutions and coaching are carried out, it is hoped that the possibility of juvenile delinquency will decrease and be resolved. From the discussion on efforts to overcome juvenile delinquency, it should be emphasized that all efforts to control juvenile delinquency must be aimed at achieving a stable, harmonious, and mature adolescent personality. Adolescents are expected to become adults with strong personalities, physically and mentally healthy, firm in belief (faith) as a society, nation, and homeland.
Revitalisasi Pengembangan Moderasi Beragama Serta Urgensinya dalam Meningkatkan Minat Beragama di Kelurahan Sayur Matinggi, Kecamatan Batang Onang, Kabupaten Padang Lawas Triase Triase; Agus Prianto Siregar; Gery Syahputra Harahap; Pipi Darsina Siregar; Zakiah Nur Harahap
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol 10 No 1 (2023): Maret
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36835/modeling.v10i1.1262

Abstract

Revitalization is an effort made to regrow something that has been extinguished or dim that previously existed. While religious moderation is about how to view, behave, and practice religious teachings properly without coercion, intimidation, and violence. The era that continues to experience development and progress in various aspects coupled with increasingly sophisticated technological advances, makes all related information more easily accessible anywhere and anytime, consciously or not, gradually creating a shift in values ​​towards the culture and traditions of the nation, especially religious people. The country of Indonesia, which is known as a country with diverse cultures, customs, ethnicities, races and languages, has a good image in the eyes of the world, which is related to manners and manners. This is all delivered by the understanding of the people who are able to be moderate in carrying out social and religious life. This research is presented to provide information regarding the importance of revitalizing religious moderation in people's lives where later this can lead to increased public interest in religion, especially in Sayur Matinggi Village, Batang Onang District, Padang Lawas Regency. This study uses a qualitative method with a descriptive approach, where the research data is obtained from observations, interviews and also documentation. While the data that has been obtained is analyzed by reducing, presenting the data and then drawing conclusions
Implementasi Moderasi Beragama dalam Bingkai Toleransi di Desa Denai Sarang Burung Kabupaten Deli Serdang Zulham Zulham; Nurhaida Nadila; Nuri Luthfia; Wali Wardi; Wildan Hamdani Nasution
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol 10 No 1 (2023): Maret
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36835/modeling.v10i1.1263

Abstract

Penelitian ini menghasilkan, Bentuk pola interaksi sosial di Desa Denai Sarang Burung Kecamatan Pantai Labu,salah satu contohnya yaitu, kerjasama. Dalam hal hubungan sosial, masyarakat desa Denai Sarang Burung tidak terhalang oleh latar belakang agama yang mereka imani. mereka berinteraksi secara moderat. Dengan adanya Moderasiberagama di desa Denai Sarang Burung membentuk nilai seperti nilai agama, dan kebudayaan yang tentunya bisa membentuk moderasi beragama seperti, menerapkan ajaran-ajaran agama dalam berinteraksi di masyarakat sehingga menciptakan keharmonisan antar anggota masyarakat. Yang setiap agama mengajarkan pentingnya menjaga kerukunan antar anggota masyarakat. Kemudian juga berdasarkan hasil pengamatan di lapangan, terdapat tiga aktivitas yang dilakukan oleh warga desa Denai Sarang Burung yakni kegiatan agama, kegiatan desa dan kegiatan kegiatan lainnya. Keharmonisan antar umat beragama di desa Denai Sarang Burung terbentuk karena adanya saling toleransi serta saling menghormati.
Implementasi Kegiatan KKN Kelompok 68 UINSU dalam Memberantas Buta Aksara Al-Qur’an di Desa Sugiharjo Kabupaten Deli Serdang Syahrul Khan Zalukhu; Fatkhur Rohman; Wasih Latuh Rahmi; Anggi Syafitri
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol 10 No 1 (2023): Maret
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36835/modeling.v10i1.1264

Abstract

Al-Qur’an merupakan firman Allah yang menjadi landasan hukum teratas dalam Islam sebagai sumber prinsip hidup dalam berakidah, ibadah, etika, moral dan hukum. Pada umumnya, semua masyarakat muslim bisa membaca dan menulis Al-Qur’an karena ini merupakan kewajiban bagi umat Islam. Namun sangat berbeda dengan kenyataan saat ini, menurut data tahun 2022, sebesar 65% masyarakat Indonesia tidak bisa membaca Al-Qur’an. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor penyebab buta aksara Al-Qur’an, faktor pendukung dan penghambat, serta apa saja solusi yang ditawarkan dalam penanganan buta aksara AlQur’an di Desa Sugiharjo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik observasi langsung di Desa Sugiharjo. Berdasarkan penelitian yang telah penulis lakukan, ditemukan ada beberapa faktor yang memengaruhi buta aksara yang terjadi di Desa Sugiharjo. Hasil dari penelitian ini adalah: Faktor penyebab buta aksara Al-Qur’an di Desa Sugiharjo yaitu kurangnya minat dan motivasi, kurangnya dukungan dari keluarga, sekolah, dan masyarakat, serta kurangnya sarana dan prasarana, seperti taman bacaan. Solusi yang diupayakan untuk mengatasi buta aksara Al-Qur’an di Desa Sugiharjo adalah dengan meningkatkan peran dan fungsi lingkungan keluarga, sekolah, masyarakat dan pemerintah dalam memberikan pendidikan Al-Qur’an.
Peran Taman Pendidikan Al - Quran (TPA) dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Al - Quran dan Membangun Akhlakul Karimah bagi Peserta Didik di TPA Syuhada, Dusun Sumber Jaya, Desa Mukti Makmur Kecamatan Simpang Kiri, Kabupaten Subulussalam Septia Sakinah Rizki Utama; Yuli Ekawati; Pratista Andanitya Siregar; Abdi Abdi; Fahrurrozi Hutasoit
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol 10 No 1 (2023): Maret
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36835/modeling.v10i1.1265

Abstract

Islam views value education as the core of education itself. The value in question means morals, namely values derived from the origin of the teachings of Islam which are sourced from the Quran and Hadith. The purpose of value education which is the goal of moral education is to carry out God's commands, not just to receive wealth, power, enjoyment, or global happiness. Therefore, we can understand that value education in the teachings of Islamic beliefs has a crucial role in realizing a complete human being or human being. TPA is an area where students will become future leaders. Children today are potential leaders. At TPA, students are brave, commendable, and honest, study hard, good at reading the Qur'an, and have a high monotheistic spirit. The purpose of this study was to determine the role of the Qur'an education park in improving the ability to read the Qur'an to build morals at the Syuhada TPA Syuhada Dusun Sumber Jaya, Mukti Makmur Village. This research was conducted using a qualitative descriptive approach, the researcher became the instrument. The research uses a qualitative approach because the problems discussed are not related to numbers, but describe, describe and describe the role of the Al-Qur'an educational park in improving the ability to read the Qur'an and build the morals of students at TPA Syuhada di Dusun sumber Jaya, Rw 4, Kampung Mukti Makmur, Kecamatan Simpang Kiri, Kota Subulussalam, Tahun 2014. From the results of this study that the role of the Al Quran Education Park in improving the ability to read the Koran and building akhlakul Karimah for students at the TPA Syuhada Dusun Sumber Jaya, it is very relatively good this can be seen from what will happen to the learning and assessment carried out by the students who show that most of the students have been able to read the Qur'an properly and correctly according to what is needed by the TPA. The TPA also builds akhlakul karimah such as, several times the spectacle related to the good morals of the prophets, friends, or the work of friends out there who are then able to increase faith as well. After that, reading books that are able to support this are provided. In addition, to add knowledge about worship at the Koran Koran so that they can carry out worship according to the guidance that has been taught, the expectations conveyed are able to be imprinted exclusively on the students at the recitation, as a result of which the students are able to live life on a daily basis appropriate day using the guidance that has been taught.

Page 26 of 135 | Total Record : 1344