cover
Contact Name
Didik Supriyanto
Contact Email
didiksupriyanto21@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalmodeling@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. mojokerto,
Jawa timur
INDONESIA
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI
ISSN : 24423661     EISSN : 2477667X     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 1,344 Documents
Pengembangan Lembar Kerja Anak Berbasis Pendekatan Saintifik Bermuatan Moderasi Beragama untuk Raudhatul Athfal Bahtiar, Edi; Mashlahah, Any Umy
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol. 12 No. 4 (2025): Desember
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v12i4.3090

Abstract

This study aims to develop a Child Worksheet (LKA) based on a scientific approach that contains values of religious moderation for Raudhatul Athfal (RA). The urgency of this study stems from the need to strengthen character education from an early age in a multicultural society, as well as the limited availability of early childhood education teaching materials that are able to integrate cognitive, affective, and social aspects in a balanced manner. The research used the Education Design Research (EDR) method with stages of analysis and exploration, design and construction, as well as evaluation and reflection. The research subjects involved teachers and RA children in Jekulo District, Kudus Regency. Data collection techniques included literature studies, interviews, observations, and documentation. The results showed that the developed LKA met the criteria of didactic, constructive, and technical feasibility; was attractive to children; and was effective in supporting the understanding of learning concepts and the internalization of religious moderation values. The systematic integration of the scientific approach with indicators of religious moderation proved to help teachers create active, meaningful, and character-building learning. The novelty of this study lies in the development of an integrative-operational Islamic Early Childhood Education (PAUD) Child Worksheet (LKA) design model, which directly links the stages of the scientific approach (observing, questioning, trying, reasoning, and communicating) with indicators of religious moderation that have been simplified in accordance with the developmental characteristics of early childhood. Unlike previous studies that tended to place character values or religious moderation as normative or thematic content, this study offers an activity-based implementative framework that can be directly used by RA teachers in their daily teaching practices. Thus, the novelty of this research lies not only in the content of values, but also in the pedagogical mechanisms and instructional design of LKA that have been empirically tested in RA units. This research contributes to the development of character-based early childhood education teaching materials and provides practical implications for RA educators.
Peran Moderasi Beragama sebagai Penangkal Hoax dan Disinformasi Keagamaan di Era Digital Widiana, Siti Wahyu; Yumna, Shendya Lukyana; Fatimah, Sinta; Amaliyah, Zulvika; El Syam, Robingun Suyud
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol. 12 No. 4 (2025): Desember
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v12i4.3092

Abstract

Di era digital arus informasi tidak di saring sehingga muncul penyebaran hoak dan dosonformasi, termasuk dalam informasi konteks keagamaan. Artikel ini mengkaji konsep peran moderasi beragma sebagai penangkal hoax dan Disinformasi keagamaan di era digital  melalui perlawanan terhadap berita hoax dan literasi terhadap informasi yang bertujuan untuk meninkatkan pemahaman, analisis, sikap kritis. Penelitian ini menggunakan pendekatan Kualititatif berbasis studi pustaka dengan sumber utama jurnal jurnal terdahulu buku dan ayat alquran mengenai peran moderasi beragama hasil kajian ini menjadikan moderasi agama sebagai pilar utama dalam menyangkal penyebaran informasi yang salah dan keliru sehingga menimpulkan pemikiran yang kritis dan membiasakan literasi. Abstract In the digital era, the flow of information is unfiltered, leading to the spread of hoaxes and disinformation, including information in a religious context. This article examines the concept of religious moderation as a counter to hoaxes and religious disinformation in the digital era through countering hoax news and information literacy, aimed at improving understanding, analysis, and critical thinking. This research uses a qualitative approach based on literature review, with primary sources being previous journals, books, and Quranic verses regarding the role of religious moderation. The results of this study establish religious moderation as a key pillar in refuting the spread of false and erroneous information, thus fostering critical thinking and fostering literacy.
Analisis Bibliometrik tentang Dampak Doa Ketenangan pada Pemulihan Kecanduan: Pendekatan Tinjauan Sistematis Alisyahbana, Issac Briyan
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol. 12 No. 4 (2025): Desember
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v12i4.3093

Abstract

Studi ini mengeksplorasi lanskap akademis mengenai peran Doa Ketenangan dalam pemulihan kecanduan menggunakan analisis bibliometrik. Data diekstrak dari Scopus dan dianalisis menggunakan Biblioshiny. Studi ini menyajikan tren penelitian utama, penulis berpengaruh, jurnal terkemuka, dan evolusi tematik di bidang ini. Hasilnya memberikan wawasan tentang perkembangan wacana ilmiah seputar spiritualitas dalam pemulihan kecanduan. Temuan menunjukkan minat yang semakin besar pada persimpangan agama, kesehatan mental, dan pengobatan penyalahgunaan zat. Wawasan ini berkontribusi pada arah penelitian masa depan dan implikasi kebijakan dalam rehabilitasi kecanduan. Studi tentang pemulihan kecanduan menggunakan analisis bibliometrik menawarkan perspektif unik tentang doa ketenangan, menyoroti pentingnya doa ini di bidang spiritualitas dan rehabilitasi. Dengan menganalisis data dari Scopus dan memanfaatkan Biblioshiny, penelitian ini mengungkap tren utama dan penulis berpengaruh di bidang ini. Evolusi tematik yang diidentifikasi dalam studi ini menjelaskan minat yang semakin besar dalam mengintegrasikan agama, kesehatan mental, dan pengobatan penyalahgunaan zat dalam pemulihan kecanduan. Temuan ini tidak hanya berkontribusi pada wacana ilmiah tetapi juga menawarkan wawasan berharga untuk penelitian masa depan dan pengembangan kebijakan dalam rehabilitasi kecanduan.
Internalisasi Nilai Kedisiplinan pada Anak melalui Kisah Nabi Sulaiman As: Tafsir Tarbawi atas QS. Al-Naml/27: 15-31 Muchammad, Achmad
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol. 11 No. 3 (2024): September
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v11i3.3094

Abstract

Kedisiplinan merupakan salah satu nilai karakter fundamental yang perlu ditanamkan sejak usia dini, khususnya pada anak usia Sekolah Dasar atau Madrasah Ibtidaiyah. Namun, proses internalisasi nilai kedisiplinan pada anak sering menghadapi berbagai kendala, baik dari aspek metode maupun pendekatan pembelajaran yang kurang menarik. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji internalisasi nilai kedisiplinan pada anak melalui kisah Nabi Sulaiman As sebagaimana termaktub dalam QS. Al-Naml/27: 15–31 dengan pendekatan tafsir tarbawi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif-deskriptif berbasis studi kepustakaan (library research), dengan sumber utama Al-Qur’an serta didukung oleh kitab-kitab tafsir dan literatur pendidikan Islam. Hasil kajian menunjukkan bahwa kisah Nabi Sulaiman As dan burung Hud-hud mengandung nilai-nilai kedisiplinan yang kuat, antara lain ketertiban, ketepatan waktu, ketegasan dalam menegakkan aturan, tanggung jawab, klarifikasi (tabayyun), serta komitmen dalam menjalankan tugas. Nilai-nilai tersebut terefleksi dalam sikap Nabi Sulaiman As sebagai pemimpin dan respons burung Hud-hud terhadap teguran dan amanah yang diberikan. Kisah Al-Qur’an terbukti memiliki potensi edukatif yang strategis dalam menanamkan nilai kedisiplinan karena bersifat naratif, menarik, dan sarat dengan dimensi spiritual-transendental. Dengan demikian, pendekatan kisah Qur’ani melalui tafsir tarbawi dapat dijadikan alternatif efektif dalam pendidikan karakter anak, khususnya dalam internalisasi nilai kedisiplinan.