cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Faktor Exacta
ISSN : 1979276X     EISSN : 2502339X     DOI : -
Faktor Exacta is a peer review journal in the field of informatics. This journal was published in March (March, June, September, December) by Institute for Research and Community Service, University of Indraprasta PGRI, Indonesia. All newspapers will be read blind. Accepted papers will be available online (free access) and print version.
Arjuna Subject : -
Articles 523 Documents
PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI REKAM MEDIS DENGAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN FAST (FRAMEWORK FOR THE APPLICATION OF SYSTEM TECHNIQUES) UNTUK MENDUKUNG EVALUASI PELAYANAN RUMAH SAKIT UMUM DI TANGERANG ADHI SUSANO; YULIANINGSIH YULIANINGSIH; ZA’IMATUN NISWATI
Faktor Exacta Vol 6, No 4 (2013)
Publisher : LPPM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (360.442 KB) | DOI: 10.30998/faktorexacta.v6i4.243

Abstract

Evaluasi pelayanan kesehatan merupakan suatu proses untuk menentukan nilai atau jumlah keberhasilan dari pelaksanaan suatu kegiatan serta merupakan persyaratan dasar untuk mengendalikan dan mempertahankan mutu pelayanan. Salah satu yang mempengaruhi mutu pelayanan kesehatan adalah kompetensi tehnik terkait dengan ketrampilan, kemampuan dan penampilan pemberi pelayanan. Penelitian ini sangat menekankan pada tujuan sistem pelayanan rekam medis yaitu menyediakan informasi guna memudahkan pengelolaan dalam pelayanan kepada pasien dan memudahkan pengambilan keputusan manajerial (perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan, penilaian dan pengendalian), selanjutnya dalam penelitian ini dapat menemukan solusi perbaikan untuk meningkatkan mutu pelayanan Rumah Sakit yaitudengan menghasilkan sistem informasi rekam medis melalui pendekatan FAST (Framework for the Application of System Technique) yang dapat digunakan untuk mendukung evaluasi pelayanan Rumah Sakit Umum di Tangerang. Penelitian akan dilaksanakan di beberapa Rumah Sakit di wilayah Tangerang. Untuk mencapai target tersebut dilakukan konsultasi dan interview dengan berbagai pakar teknologi informasi dan para akademisi yang menguasai bidang teknologi informasi. Mutu pelayanan dapat dinilai dengan melihat kecepatan, ketepatan, kelengkapan dan kejelasan informasi pelayanan yang diberikan. Sistem informasi rekam medis yang digunakan saat ini belum berjalan dengan baik karena petugas yang mengelola bagian rekam medis terbatas dengan tugas yang komplek, sehingga untuk mengevaluasi pelayanan kesehatan dengan kegiatan pengumpulan, pengolahan dan pelaporan data masih sulit dilaksanakan akibatnya Sistem informasi rekam medis yang digunakan belum dapat menghasilkan laporan yang dibutuhkan oleh pihak manajemen secara rutin. Berdasarkan hasil analisis ditentukan 1 buah Rumah Sakit Umum di Tangerang yang membutuhkan rancangan system informasi Rekam Medis, yaitu RS Islam Asshobirin. Hal ini nantinya diharapkan dapat membantu meningkatkan mutu pelayanan di Rumah Sakit tersebut,agar dapat memuaskan pengguna dan agar dapat bersaing baik ditingkat nasional maupun internasional. Kata kunci: sistem informasi rekam medis, FAST (Framework for the Application of System Technique), teknologi informasi.
PENGADAAN MATERIAL PROYEK KONSTRUKSI MENGGUNAKAN TEKNIK PEMESANAN EOQ DAN PPB Muhamad Haikal
Faktor Exacta Vol 10, No 3 (2017)
Publisher : LPPM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (285.042 KB) | DOI: 10.30998/faktorexacta.v10i3.1312

Abstract

Suatu perusahaan sering kali mengalami masalah dalam perencanaan pengadaan materal diantaranya adalah persediaan yang terlalu banyak atau bahkan terjadi sebaliknya material tidak ada sama sekali ketika pekerjaan akan dimulai. Untuk menghindari kerugian dari masalah tersebut perlu dibuat suatu pemecahan. Persediaan material yang terlalu banyak berarti lebih banyak modal yang tertanam di dalam persediaan, disamping resiko lain yang mungkin timbul akibat dari lamanya penyimpanan material di gudang. Pada pekerjaan proyek yang hanya berjalan selama periode tertentu, besar kemungkinan banyak material yang hanya dipakai pada jangka waktu tertentu saja, sehingga pada proyek berikutnya banyak material yang tidak dapat digunakan lagi.Berdasarkan hal tersebut, maka diperlukan suatu system perencanaan pengadaan material yang baik dan terstruktur, dengan menggunakan metode Material Requirement Plan (MRP) yang perencanaannya diawali dengan melakukan perhitungan jumlah kebutuhan untuk kebutuhan setiap proyek yang akan berlangsung. Dengan mengunakan menggunakan metode Material Requirement Plan (MRP), kita bisa secara langsung mengetahui material proyek yang dibutuhkan  sehingga kita tidak perlu membuka jadwal pelaksanaan pekerjaan dan melihat Bill Of Quantity lagi, tetapi cukup dengan menggunakan  MRP, maka kita bisa langsung tahu material mana yang mesti di pesan terlebih dahulu berdasarkan pemakaian di lapangan.
PERANCANGAN SIKLUS PRODUKTIVITAS SEBAGAI STRATEGI PENINGKATAN KINERJA DAN DAYA SAING PT X (Studi Pada Perusahaan Manufaktur Packaging) Endang Suhendar
Faktor Exacta Vol 3, No 3 (2010): Faktor Exacta
Publisher : LPPM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (284.921 KB) | DOI: 10.30998/faktorexacta.v3i3.27

Abstract

P.T. X is a plastic packaging company are always trying to maintain customer and able to compete with rival firms in order to be able to maintain Suistainabillity. One indicator that the company is able to retain customers and to be able to maintain Suistainabillity is productivity level. Productivity cycle which introduced by David J Sumanth expected able to improve the productivity P.T X. Productivity to be measured, analysed, planned and improved are the parsial productivity of labour, material productivity, productivity of energy and capital productivity. Products that are considered to give the greatest konribusi contribution in productivity are Noodle, Shampoo, Oilpack and Saucepack. Through the sequential steps in the implementation cycle obtained productivity targets to increase the productivity of labor productivity is expected to reach 49.52, to reach the productivity of materials 1.36, to achieve energy productivity of the last to 261.90 and the productivity of capital is expected to reach 113.44. With this value the company expected a company can improve its performance and competitiveness. Keywords : Productivity, Productivity Cycle, Performance, Competitivenes, Sumanth
SISTEM INFORMASI PELAYANAN JASA PERBAIKAN PERALATAN ELEKTRONIK CV SUMBER TEKNIK COOL ANDI PRASTOMO
Faktor Exacta Vol 7, No 4 (2014)
Publisher : LPPM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (692.46 KB) | DOI: 10.30998/faktorexacta.v7i4.286

Abstract

Perangkat elektronik merupakan alat untuk membantu keperluan kehidupan sehari-hari. Berbagai perusahaan memproduksi dan menjual peralatan elektronik dan adapula perusahaan yang menyediakan jasa perbaikan peralatan elektronik. Banyak bengkel kecil, menengah, hingga perusahaan yang menyediakan jasa perbaikan peralatan elektronik. perusahaan yang menyediakan jasa perbaikan perlatan elektronik seperti kulkas, AC, dispenser dan lain-lain masih sangat jarang ada yang memanfaatkan media komputer untuk mengelola sistem informasi seputar perbaikan peralatan elektronik untuk meningkatkan pelayanan jasa diperusahaan tersebut. Berdasarkan identifikasi penelitian diatas maka penulis membatasi permasalahan yang akan dibahas dalam penelitian ini yaitu penerapan sistem informasi pelayanan jasa perbaikan peralatan elektronik di perusahaan khususnya CV. Sumber Teknik Cool berbasis website dengan menggunakan metode penelitian kualitatif dengan jenis penelitian grounded (grounded research). Kata kunci: Jasa Perbaikan, Elektronik, Metode Kualitatif, Grounded Research.
Perancangan Sistem Pendukung Keputusan Instruktur Terbaik Berdasarkan Kinerja Dengan Metode Analytical Hierarchy Process (Ahp) Intan Mutia; Luh Putu Widya Adnyani
Faktor Exacta Vol 11, No 1 (2018)
Publisher : LPPM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1048.299 KB) | DOI: 10.30998/faktorexacta.v11i1.1140

Abstract

Abstract. Instructor by large Indonesian dictionary means the person in charge to teach something and provide training and guidance.  The performance assessment Instructors can boost the quality of teaching and increase the motivation and professionalism of the instructors in performing the tasks. Chief Instructor establish criteria or requirements to determine the best fit instructor performanceThe criteria include: Presence / attendance, discipline of rules, responsibility and productivity, social interaction, motivation in self-development, responsiveness and initiative, communication, teamwork, friendly and polite, cleanliness and tidiness of class. Determination of the instructor's performance is done by using Analytical Hierarchy Process (AHP) method which then processed with Criterium Decision Plus (CDP) software. The results showed that Teacher C was chosen as the best structure among the three other teachers, with a score of 0.351.Keywords: Analytical Hierarchy Process, Instructor, Performance, System Decision
MODEL PENDUGA INDEKS PRESTASI KUMULATIF MAHASISWA TEKNIK INFORMATIKA BERDASARKAN PENDEKATAN STATISTIK: STUDI KASUS DATA MINING PADA SISTEM INFORMASI UNIVERSITAS INDRAPRASTA PGRI Achmad Sarwandianto
Faktor Exacta Vol 4, No 4 (2011)
Publisher : LPPM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (768.569 KB) | DOI: 10.30998/faktorexacta.v4i4.172

Abstract

Informatics Engineering Student UNINDRA have diverse backgrounds, both from the initial educational background, ability to use computers, diversity values IPS, GPA, years of study and working parents. With the statistical approach and data mining UNINDRA information system is expected to predict the value of student grade point average based on the parameters of the right gender, school background, study groups in college, student status, home school, home province of school, parents work and semester grade point 1 to semester 8. The research method used in this study is a survey method, with sample student UNINDRA informatics engineering graduates. While the data used are primary data obtained from a database or data mining, information systems UNINDRA. After the data is made, then the data were analyzed with statistical approach with the aid of application SPSS 17.0. and Microsoft Office Excel. The results showed than 14 variables or data source, only 3 data supporting the prediction of cumulative GPA informatics engineering students, namely the 2nd semester GPA, semester GPA semester grade 4 and 5. Keywords: Grade Point Average, GPA Semester and Technical Information
PENGUKURAN KINERJA DENGAN BALANCED SCORECAD UNTUK MENINGKATKAN DAYA SAING PT. ABC DANIEL SEMBIRING; ANDRI ANDRI
Faktor Exacta Vol 8, No 4 (2015)
Publisher : LPPM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (451.788 KB) | DOI: 10.30998/faktorexacta.v8i4.502

Abstract

This research is intended to measure and analyze the company’s performance by four Balanced Scorecard perspectives, identifying and measuring the achievement of performance targets in each perspective. This study also measure and evaluate the implementation of the Balanced Scorecard that have done since 2004 using a questionnaire based on the Malcolm Baldrige Criteria. The results of performance measurement in the 5 years from 2010 to September 2014 shows that the average value of learning and growth perspective for workforce training 0,56%, labor productivity Rp.1,679.02 billion per person, labor turnover 3,59% and attendance rate of labor 2,11% . While the average value for the internal business process perspective with the benchmark yield production are 98.82%, 111.38% for total productivity, the value products are Rp 1,137 billion, 98.64% for product quality and 54.55% for employee suggestions. The average value of the customer's perspective to the benchmark market share are 11.69%, 36.02% for customer retention, 64.87% for customer acquisition, 9:20% for customer complaints and On Time Delivery are 92.09%. For financial perspective results the average value of ROE are 15.72%, ATO 1:50 times, ROA 4:47%, current ratio 106.85%, quick ratio 59.66%, and Net Profit Margin Ratio is 1.91%. Keywords: Balanced Scorecard, SWOT, Performance Objective
TEKNOLOGI INFORMASI DALAM MENENTUKAN TRAYEK ANGKUTAN KOTA BERBASIS ANDROID (STUDI KASUS : TRAYEK KOTA BEKASI) ACHMAD SARWANDIANTO
Faktor Exacta Vol 9, No 2 (2016)
Publisher : LPPM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (699.179 KB) | DOI: 10.30998/faktorexacta.v9i2.797

Abstract

 Teknologi informasi pada saat ini merupakan kebutuhan bagi manusia, hal ini dapat dilihat dengan banyak aplikasi penunjang yang dapat membantu manusia dalam menyelesaikan kebutuhannya. Bahkan banyak manusia yang sudah menggantungkan kebutuhan hidupnya hanya dengan teknologi informasi, baik dalam bersosialisasi hingga mengenal ilmu pengetahuan. Penelitian ini tidak lepas tentang pengaruh kuat teknologi informasi yang sudah menjadi kebutuhan manusia, dalam hal ini teknologi informasi dibutuhkan menentukan trayek angkutan kota dengan menggunakan aplikasi yang dapat digunakan dalam teknologi informasi smartphone. Tujuan dari penelitian ini adalah memfasilitasi masyarakat yang ingin berkunjung atau berpergian diwilayah kota bekasi dapat menyediakan informasi tentang data trayek angkutan umum di wilayah tersebut serta menyediakan layanan panggilan untuk telepon taksi. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yakni metode waterfall. Metode tersebut dapat membuat penelitian ini bisa berkembang. Dari hasil penelitian ini diharapkan masyarakat kota Bekasi sudah mempunyai media yang berisi informasi trayek angkot kota Bekasi. Kata kunci: Teknologi informasi, Trayek, Bekasi.
PERANCANGAN STADION SEPAK BOLA DI KOTA DEPOK DENGAN KONSEP STARFRUIT SEBAGAI LAND MARK KAWASAN YOGANA DWI NAMARA; ATIE ERNAWATI
Faktor Exacta Vol 6, No 3 (2013)
Publisher : LPPM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (698.879 KB) | DOI: 10.30998/faktorexacta.v6i3.234

Abstract

The design of a standard integrated national football stadium complete with lodging athletes and sports stadium to support the development of sport in Depok was started from an idea of the development of sports facilities that can be used as Depok community pride, for it is the presence of Depok City Icons are the star fruit concept development in the design of the stadium resembles a typical star fruit Depok both the interior and exterior of the main building and ancillary buildings. It is expected by Starfruit concepts as landmarks in Depok area can be realized so that residents can be proud of Depok and easily recognized by other regions. Keyword: stadium, football, Starfruit, landmark, area.
EFEK PAIRING PADA ISOTOP Sn (N>82) DALAM TEORI BCS MENGGUNAKAN SEMBILAN TINGKAT ENERGI Alpi Mahisha Nugraha
Faktor Exacta Vol 10, No 2 (2017)
Publisher : LPPM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (390.999 KB) | DOI: 10.30998/faktorexacta.v10i2.1290

Abstract

Pembentukan isotop Sn yang kaya dengan neutron menjadi salah satu topik yang menarik di bidang reaksi inti, terutama mengenai kestabilan pada inti berat tersebut. Perhitungan besar energi total dengan menggunakan pendekatan teori BCS dan pemodelan inti berupa lima level energi, hanya dapat menghitung besar energi total dengan efek kolektif berupa efek pairing hingga isotop  atau isotop Sn dengan jumlah neutron 82. Di sisi lain, eksperimen terus berlanjut dan telah melebihi pembentukan  isotop tersebut. Oleh karena itu, diperlukan pemodelan yang dapat menampung neutron lebih banyak, dalam penelitian ini digunakan pemodelan inti berupa sembilan tingkat energi dengan potensial interaksi konstan untuk menjelaskan fenomena pairing hingga . Namun dari segi akurasi diperlukan metode lain agar perbedaan dengan hasil eksperimen menjadi lebih kecil.Kata kunci :  fenomena pairing, isotop Sn, teori BCS, model sembilan tingkat energi.