Jurnal Ekonomi dan Bisnis
Jurnal Ekonomi dan Bisnis is a fully refereed (double blind peer review), open-access online journal for academics, researchers, graduate students, early-career researchers, and undergraduate students, published by Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Kristen Satya Wacana, Indonesia. Jurnal Ekonomi dan Bisnis is a periodical publication (two times a year, in April and Oktober) from the Faculty of Economics and Business Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga with the main objective to disseminate scientific articles in the fields of economics, business and accounting.
Articles
9 Documents
Search results for
, issue
"Vol 22 No 1 (2019)"
:
9 Documents
clear
Desentralisasi fiskal dan probabilitas terjadinya korupsi: Sebuah bukti empiris dari Indonesia
Evi Maria;
Abdul Halim;
Eko Suwardi;
Setiyono Miharjo
Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol 22 No 1 (2019)
Publisher : Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Kristen Satya Wacana
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (398.125 KB)
|
DOI: 10.24914/jeb.v22i1.2036
Tujuan riset ini adalah untuk menguji pengaruh desentralisasi fiskal terhadap probabilitas terjadinya korupsi di pemerintah daerah. Riset ini menggunakan data panel, yaitu data korupsi yang telah berkekuatan hukum tetap (inkracht) dari Mahkamah Agung untuk kasus korupsi yang terjadi pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah tahun anggaran 2010-2013. Unit analisis riset ini adalah pemerintah daerah provinsi. Total sampel riset ini sebanyak 132 pemerintah daerah. Variabel desentralisasi fiskal diukur menggunakan data jumlah dana perimbangan yang diberikan pemerintah pusat kepada pemerintah provinsi. Data dianalisis menggunakan analisis regresi logistik. Hasil riset menemukan bahwa desentralisasi fiskal berpengaruh positif terhadap probabilitas terjadinya korupsi. Ini berarti semakin besar dana perimbangan yang diberikan pemerintah pusat kepada daerah, maka semakin tinggi probabilitas terjadinya korupsi di pemerintah daerah. Temuan ini juga kokoh dalam analisis tambahan dengan menambahkan variabel kontrol, yaitu belanja pegawai, populasi penduduk dan wilayah. Desentralisasi fiskal berpengaruh positif terhadap probabilitas terjadinya korupsi di pemerintah daerah, sedangkan belanja pegawai, populasi penduduk dan wilayah tidak berpengaruh pada korupsi. Pelaksanaan desentralisasi fiskal terbukti membuka kesempatan terjadinya korupsi di pemerintah daerah. Oleh sebab itu, sistem pengendalian internal yang baik diperlukan untuk mengawasi pelaksanaan desentralisasi di pemerintah daerah agar kesempatan untuk melakukan korupsi dapat diperkecil.
Penilaian kinerja perusahaan berbasis penciptaan nilai untuk strategi keuangan dan keputusan investasi
Elizabeth Lucky Maretha;
Yulita Eka Selvina;
Eny Trimeningrum
Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol 22 No 1 (2019)
Publisher : Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Kristen Satya Wacana
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (408.155 KB)
|
DOI: 10.24914/jeb.v22i1.2050
Penilaian kinerja menjadi sangat penting untuk perusahaan yang telah terbuka karena perusahaan tersebut harus senantiasa mampu melakukan penciptaan nilai. Penilaian kinerja internal dilakukan untuk membantu menentukan strategi yang sesuai dengan keadaan perusahaan. Penilaian kinerja eksternal bertujuan untuk pengambilan keputusan investasi bagi investor. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan 30 perusahaan consumer goods dan dilakukan analisis dari tahun 2011 hingga 2015. Hasil dari penelitian ini dari sisi penilaian kinerja internal adalah 8 perusahaan masuk dalam kuadran A financial strategy matrix, 14 perusahaan masuk dalam kuadran B financial strategy matrix, 2 perusahaan masuk dalam kuadran C financial strategy matrix, 6 perusahan masuk dalam kuadran D financial strategy matrix. Hasil dari penilaian kinerja eksternal adalah 8 perusahaan masuk dalam kuadran excellent value managers, 11 perusahaan masuk dalam kuadran expectation builders, 11 perusahaan masuk dalam kuadran traditionalist, tidak ada yang masuk dalam kuadran asset loaded value managers. Kinerja internal dan eksternal yang baik dari sampel 30 perusahaan, hanya 4 perusahaan yang memiliki kinerja baik, yaitu ADES, HMSP, UNVR, dan MLBI. Implikasi penelitian ini adalah kinerja internal dan eksternal melihat pada EPS (Earning Per Share). EPS di kinerja internal digunakan saat menentukan SGR (Sustainable Growth Rate) atau pertumbuhan sesungguhnya yang harus dicapai perusahaan dari financial strategy matrix. EPS di kinerja eksternal digunakan untuk menentukan current performance. Secara keseluruhan, kinerja internal dan eksternal membentuk penciptaan nilai untuk pemegang saham dalam bentuk laba yang siap dibagikan kepada pemegang saham.
Apakah konvergensi International Financial Reporting Standards meningkatkan relevansi nilai informasi akuntansi?
Kadek Ari Rahayu;
Doddy Setiawan
Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol 22 No 1 (2019)
Publisher : Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Kristen Satya Wacana
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (413.171 KB)
|
DOI: 10.24914/jeb.v22i1.2101
Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji kualitas informasi akuntansi pada saat konvergensi IFRS di Indonesia. Proksi relevansi nilai digunakan untuk mengukur kualitas informasi akuntansi, dengan kondisi informasi akuntansi yang berkualitas tinggi adalah informasi dengan tingkat relevansi nilai yang tinggi. Model penelitian yang digunakan yakni, Price Model (PM) dan Return Model (RM). Populasi penelitian ini adalah industri perbankan di Indonesia dan sampel yang digunakan sebanyak 26 perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) sebelum tahun 2008. Peneliti membagi empat periode penelitian yaitu tahun yang dipilih untuk periode PSAK Industri (2008-2009), proses konvergensi IFRS (2010-2011), hasil tahap pertama konvergensi IFRS (2012-2013), dan hasil tahap kedua konvergensi IFRS (2015-2016). Pengujian hipotesis dilakukan dengan menggunakan analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan relevansi nilai informasi akuntansi pada saat konvergensi IFRS di Indonesia. Analisis tambahan dilakukan untuk menguji sensitivitas hasil pengujian hipotesis yaitu pengujian menurut ukuran perusahaan (Besar vs Kecil). Ditemukan hasil bahwa ukuran perusahaan besar atau kecil tetap berhasil membuktikan konvergensi IFRS yang dilakukan secara bertahap dapat meningkatkan nilai relevansi informasi akuntansi.
Analisis Efisiensi Anggaran Tuberkulosis dari Negara Berbeban Tinggi Penyakit Tuberkulosis
Estro Dariatno Sihaloho;
Adiatma Y. M. Siregar
Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol 22 No 1 (2019)
Publisher : Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Kristen Satya Wacana
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (712.743 KB)
|
DOI: 10.24914/jeb.v22i1.2112
Tuberculosis remains a major global health problem and ranks as the second leading cause of death from infectious disease worldwide. Countries devote their budgets to overcome the tuberculosis problem. An efficient use of these budgets will arguably reduce the number of tuberculosis cases and eventually give a positive impact to the economy. This paper aims it aims to estimate the technical efficiency scores of tuberculosis funds on high-burden countries by using Data Envelopment Analysis (DEA) method. Further, this study analyzes other environmental factors that are crucial to increase the efficiency scores by using Tobit method. DEA shows that some countries exhibit high efficiency scores while others exhibit low efficiency scores. It also informs how countries use funds to maximize their results. Meanwhile, the Tobit estimation shows that taxing cigarettes and committing budgets to control tobaccos have positive marginal effects on technical efficiency scores.
Evaluasi kebijakan pro masyarakat miskin (studi kasus program raskin di Kabupaten Manokwari)
Yuyun Puji Rahayu;
Danny E. Waimbo;
Marco Kabiay
Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol 22 No 1 (2019)
Publisher : Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Kristen Satya Wacana
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (741.104 KB)
|
DOI: 10.24914/jeb.v22i1.2125
The government has sought to stabilize the lives of the poor by implementing programs directly perceived by the poor, one of which is the subsidized rice program for poor households (Raskin). There is a need to do an evaluation of how the Raskin community responds to the implementation of the Raskin program, whether the rules (mechanisms) in Raskin distribution are accurate, and what constraints are faced in the implementation of Raskin Program in Manokwari Timur Village. The research method is descriptive percentage by taking as many as 88 Raskin recipients (RTS-PM) as sample. The results showed that the satisfaction of Raskin recipients was included as standard, the effectiveness of the Raskin Program (Accuracy of the rules) included in the poor category, and the biggest Raskin program obstacle in Manokwari Timur Village was the absence of socialization of the Raskin program. The distribution of Raskin is sometimes inaccurate in terms of target, time, quantity and price.
Digital-related economy sectors and regional economy disruption
Achmad Nurdany;
Anggari Marya Kresnowati
Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol 22 No 1 (2019)
Publisher : Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Kristen Satya Wacana
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (557.472 KB)
|
DOI: 10.24914/jeb.v22i1.2187
Penelitian tentang ekonomi regional dan faktor-faktornya telah banyak diteliti oleh para peneliti dengan baik, namun demikian relatif sedikit yang meneliti tentang sektor ekonomi digital yang mempengaruhi ekonomi regional. Oleh karena itu, tujuan dari riset ini adalah untuk menyelidiki dampak ekonomi regional yang disebabkan oleh sektor ekonomi digital; menganalisis efek berganda dari sektor-sektor ini terhadap output, pendapatan, dan lapangan kerja; dan untuk menghitung dampak ekonomi dari investasi tambahan di sektor ekonomi digital. Studi ini berfokus pada wilayah Provinsi Jawa Timur, Indonesia. Metoda penelitian yang digunakan pada riset ini adalah analisis input-output (menggunakan matrik agregasi 13 x 13), analisis ini mampu menggambarkan transaksi barang dan jasa dalam waktu tertentu. Penelitian ini menggunakan data dari Badan Pusat Statistik, yaitu berupa data Tabel Input-Output Provinsi Jawa Timur tahun 2015 yang mencakup 110 sektor ekonomi, dan kemudian dikelompokkan menjadi sektor terkait digital dan sektor yang tidak terkait dengan digital. Hasilnya menunjukkan bahwa sektor ekonomi digital memiliki keterkaitan ke belakang dan ke depan dengan sektor lain di kawasan yang diteliti. Temuan lebih lanjut menunjukkan bahwa sektor manufaktur digital memiliki efek pengganda tertinggi pada output, pendapatan, dan lapangan kerja. Sementara investasi pada sektor ekonomi digital, berdasarkan akan membuat disrupsi yang lebih baik pada perekonomian Jawa Timur. Pemerintah daerah harus menekankan untuk menarik lebih banyak investasi di sektor ekonomi digital.
Community engagement: Implementasi corporate social responsibility pada PT BNI (Persero) Tbk
Magdalena Magdalena;
Eko Ganis Sukoharsono;
Roekhudin Roekhudin
Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol 22 No 1 (2019)
Publisher : Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Kristen Satya Wacana
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (435.555 KB)
|
DOI: 10.24914/jeb.v22i1.2205
This study aims to identify the Corporate Social Responsibility (CSR) disclosure and analyse its implementation in PT BNI Tbk regarding to the Community Engagement as well as its disclosure media. The data were collected through interview with the CSR staffs and direct observation on 3 locations of community groups where the program was implemented. This qualitative research applied content analysis method. The findings show that the community sub category in the sustainability report of PT BNI Tbk meets the GRI standart for the last three years (2015-2017). Furthermore, instead of “doing for the community”, CSR Kampoeng BNI applied “doing with the community” motto in implementing the program in order to encourage the community to be active and dynamic as well as not depends on the support from the government institutions and organizations.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengungkapan CSR PT BNI Tbk dan menganalisis pelaksanaan aktivitas CSR terkait Community Engagement, maupun media pengungkapannya. Penelitian ini dilakukan dengan mewawancarai staf CSR PT BNI Tbk dan observasi langsung ke 3 kelompok masyarakat penerima CSR PT BNI Tbk. Penelitian ini menggunakan metoda kualitatif dengan menerapkan content analysis. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya kesesuaian laporan keberlanjutan PT BNI Tbk sub kategori masyarakat dengan standar GRI selama tiga tahun terakhir (2015-2017). Hasil penelitian selanjutnya menjelaskan CSR Kampoeng BNI melalui pembangunan yang lebih kepada “doing with the community” dibandingkan dengan “doing for the community” agar memacu masyarakat menjadi aktif dan dinamis serta tidak bergantung pada bantuan pemerintah atau organisasi-organisasi sukarela pemberi bantuan.
Financial bootstrapping: external financing dependency alternatives for SMEs
Maria Rio Rita
Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol 22 No 1 (2019)
Publisher : Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Kristen Satya Wacana
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (594.597 KB)
|
DOI: 10.24914/jeb.v22i1.2335
The sensitivity of external financing is the main issue in developing small and medium-sized enterprises (SME) in general. A similar problem is also experienced by several batik small and medium enterprises in Central Java, Indonesia. This research strives to explore the creative alternative strategies done by batik micro, small, and medium enterprises to reduce the dependence on external capital. The samples were chosen based on a purposive sampling method in three Central Java regions, namely Pekalongan Regency, Rembang Regency, and Surakarta Municipality. The data were then analyzed using a quantitative and qualitative descriptive approach. These research findings reveal that there are variations in the bootstrapping financing method; as well as financing profiles of each in the three regions that reveal the dynamics of business funding. Referring to the description of alternative funding patterns carried out by entrepreneurs, the bootstrapping strategy can be grouped into six (6) types based on the available resources. Batik entrepreneurs can overcome their financial problem by applying bootstrapping methods, so that businesses can operate properly.
Analisis pengungkapan modal intelektual: Perbandingan antara universitas di Indonesia dan Malaysia
Ihyaul Ulum;
Malinda Malik;
Hafiez Sofyani
Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol 22 No 1 (2019)
Publisher : Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Kristen Satya Wacana
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (448.602 KB)
|
DOI: 10.24914/jeb.v22i1.2343
This study aims to identify the Intellectual Capital (IC) disclosure practices of Indonesia and Malaysian universities on their official websites. This study used ten websites of best Indonesia and Malaysian universities based on 4ICU (International Colleges and Universities) 2018. The Modal intellectual framework developed by Leitner (2004) was used. The framework consists of 36 items: 10 human capital items, nine structural capital items, dan 17 relational capital items. Mann-Whitney U (non-parametric based) was used to test the hypothesis. The result shows that there was a difference between Indonesia and Malaysian universities about the level of Modal intellectual disclosure on their official websites. Generally, the percentages of IC information disclosed on Indonesia and Malaysian universities’ website is just about 50%, while the rest is undisclosed. This indicates that the awareness of the university’s management toward IC disclosure is still low. Therefore, the government role in improving the practice of IC disclosure through regulatory instruments is recommended.