Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia
Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia is a peer-reviewed scientific journal that publishes original research and critical studies in various fields of science, including education, social sciences, humanities, economics, and engineering. The journal aims to provide a platform for researchers, academics, and practitioners to disseminate their findings and insights for the advancement of knowledge and practice in Indonesia and beyond.
Articles
6,215 Documents
Analisis Faktor Ketertinggalan Daerah di Indonesia
Yusda Aripin Salman
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (263.616 KB)
|
DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i5.7151
Indonesia sebagai salah satu negara berkembang juga mengalami kesenjangan wilayah akibat dari proses pembangunan. Meskipun tren jumlah Kabupaten Daerah Tertinggal yang di tetapkan pemerintah terus menurun hingga saat ini pada RPJMN 2020-2024 terdapat 62 Kabupaten Daerah Tertinggal. Penelitian tentang daerah tertinggal selama ini hanya dibatasi wilayah kabupaten atau regional, sektor tertentu, dan masih menggunakan peraturan terdahulu. Berdasarkan kondisi tersebut penelitian ini bertujuan untuk mengetahui variabel yang signifikan mempengaruhi ketertinggalan daerah di Indonesia dan mengelompokan variabel yang saling berkorelasi dengan ruanglingkup nasional. Analisis yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan bantuan perangkat lunak SPSS berupa analisis faktor. Hasil penelitian memperlihatkan Terdapat tujuh variabel yang mempengaruhi ketertinggalan daerah di Indonesia, namun hanya ada dua faktor yang terbentuk dengan pemilihan eigenvalue >1. Faktor pertama diberi nama Faktor Sosial dan Infrastruktur yang meliputi variabel Persentase Penduduk Pengguna Internet, Persentase Penduduk Yang Bekerja Di Sektor Non-Pertanian, Persentase Wanita Usia 15-49 Tahun Yang Melahirkan Dalam 2 Tahun Terakhir Dengan Penolong Persalinan Tenaga Medis, Persentase Rumah Tangga Pengguna Air Bersih, Persentase Desa Dengan Jenis Permukaan Jalan Utama Terluas Aspal/Beton, dan Persentase Balita Diberi Imunisasi. Faktor kedua diberi nama Faktor Kemandirian daerah yang terdiri dari PAD Per-Kapita dan PDRB Per-Kapita. PDRB per-Kapita dari Faktor Kemandirian Derah menjadi variabel yang paling menonjol mempengaruhi ketertinggalan daerah di Indonesia, sedangkan dari sisi Faktor Sosial dan Infrastruktur variabel Persentase Desa Dengan Jenis Permukaan Jalan Utama Terluas Aspal/Beton
Pendekatan Diagnostik Wanita Muda Korelasi Migrain dengan Lesi Iskemik dan Gambaran Eeg Epileptic Form
Fitriani Tri Rahayu
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (344.994 KB)
|
DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i6.7378
Pendahuluan: Migrain merupakan nyeri kepala primer tersering dan berhubungan dengan stroke iskemik, lesi otak, kejang epilepsi dan risikonya meningkat pada wanita muda <45 tahun. Disini, kami menyajikan kasus migrain pada wanita muda tanpa aura dengan lesi iskemik dan gambaran EEG epilepticform pada wanita muda. Laporan Kasus: Wanita berusia 27 tahun dengan keluhan nyeri kepala kronis progresif, unilateral dan kadang bilateral, dari dahi, menjalar ke area mata serta oksipital dengan nilai VAS 9 dan tidak diikuti aura. Namun, dalam episode kali ini, rasa sakitnya menjadi sangat parah. Didapatkan adanya riwayat trauma kepala. Pemeriksaan menggunakan EEG dan MRI menunjukkan adanya gelombang III abnormal PLED (Periodic Lateralized Epileptiform Discarge) di parietotemporooksipital kiri dan infark lakunar akut ditemukan di ganglia basalis kanan dan kiri. Pemberian Depakote ER 2x250 mg menunjukkan perbaikan klinis. Diskusi: Migrain dan lesi iskemik sering dijumpai pada wanita muda <45 Tahun dengan mekanisme terkait hiperagregabilitas trombosit dan penurunan aliran darah otak. Peningkatan rangsangan seluler neokortikal adalah mekanisme utama untuk migrain dan kejang epilepsi. Nyeri kepala epilepsi iktal adalah nyeri kepala tunggal tanpa menunjukkan “gambaran spesifikâ€, onset detik – hari, EEG iktal epilepticform dan membaik setelah pemberian OAE (Obat Anti Epilepsi).
Pengaruh Komunikasi Interpersonal Costumer Service terhadap Kepuasan Pelanggan pada Layanan Jasa Telkomcel PT. Telekomunikasi Indonesia International di Timor Leste
Emiliano Gusmao da Costa e Silva;
Yuliani Rachma Putri
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (219.144 KB)
|
DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i4.4204
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana pengaruh komunikasi interpersonal customer service mempengaruhi kepuasan pelanggan pada layanan jasa PT. Telekomunikasi Indonesia International (Timor Leste) Telkomcel. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan memahami besarnya dampak komunikasi interpersonal pada kepuasan pelanggan Layanan jasa PT. Telekomunikasi Indonesia Internasional (Timor Leste) Telkomcel. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian deskriptif. untuk pengambilan sampel mengunakan jenis metode propability sampling jenis simple random sampling.Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif dan analisis regresi linier sederhana dilakukan untuk menganalisis data. Hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa komunikasi interpersonal berpengaruh baik dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan pada PT. Telekomunikasi Indonesia International (Timor Leste) Telkomcel, demikian temuan studi tersebut, Nilai koefisien determinasi dalam penelitian ini sebesar 63,52% sedangkan sisanya 36,48% dipengaruhi oleh variabel yang tidak diteliti dalam penelitian ini.
Measuring Business Model Innovation Performance of Food and Beverage Industry: A Study of SMEs In Bogor City
Habibullah Habibullah;
Illah Sailah;
Elisa Anggraeni
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (454.75 KB)
|
DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i5.7082
Business model innovation is a business practice tool to develop a business competitive advantage. Extensive research on the business model has resulted in wide definition, conceptualization, and its multi case-based results. But there is still a lack of study in measuring the business models as proof of its performance. This study fills the gap by analyzing the business model innovation performance in special cases of food and beverage small and medium industries (SMIs) in Bogor City and finding room improvement to increase their performance. This study uses practical business model performance analysis with three dimensions acquired by a rigorous approach from the previous study. As a result, this measuring method shows the performance of food and beverage SMIs Bogor City mostly innovative. However, there are some improvements needed to increase the performance in element new capability, new channel, and new revenue model.
Analisis Sikap Konsumen dan Faktor- Faktor yang Mempengaruhi Keputusan Pembelian Produk Melalui Toko Online Zoya Depok
Windy Atmawardani Rachman;
Ari Kharisma;
Amarilys Andaritidya
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (426.292 KB)
|
DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i6.7329
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh sikap konsumen dan faktor yang mempengaruhi keputusan pembelian produk melalui toko online Zoya Depok, yang terdiri dari lima variabel yaitu harga, citra toko, design web, kemudahan pembayaran, keuntungan belanja online, dan variabel faktor yang mempengaruhi, untuk mengetahui sejauh mana variabel-variabel tersebut dalam mempengaruhi keputusan pembelian. Metode analisis yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda dan analisis uji T. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa keputusan pembelian produk melalui toko online Zoya Depok dengan menggunakan analisis uji t secara signifikan dipengaruhi oleh variabel harga, citra toko dan keuntungan belanja online, dilihat dari hasil t hitung lebih besar dari tabel.
Kajian Sintaktis dan Semantis Aposisi dalam Bahasa Indonesia
Tri Mastoyo Jati Kesuma
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (274.134 KB)
|
DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i5.6936
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan aposisi dalam bahasa Indonesia. Data yang digunakan dalam deskripsi diambil dari sumber tertulis, yaitu surat kabar dan fiksi. Deskripsi ini dilakukan dengan menggunakan kerangka sintaksis dan semantik. Hasil penelitian ini adalah (a) aposisi dalam bahasa Indonesia berfungsi sebagai atribut dalam frasa atributif endosentris; (b) dapat berkategori kata, frasa, dan klausa; dan (c) menyatakan peran tertentu bagi satuan bahasa yang mendahuluinya. Kehadiran aposisi dalam suatu konstruksi berfungsi sebagai pembatas bagi satuan bahasa yang mendahuluinya.
Pengungkapan Identitas Pasien Covid-19 Kepada Publik dalam Perspektif Kewenangan Kerahasian Pasien dalam Undang-Undang Nomor 29 Tahun 2004 Tentang Praktik Medis
Armen Sosialisa Sihotang;
Eddy Asnawi;
Bahrun Azmi
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (372.334 KB)
|
DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i5.7117
Melihat kondisi wabah COVID-19 saat ini, terjadi dorongan akan keterbukaan arsip rekam medis secara akurat dan transparan dengan target guna menghentikan rantai penebaran virus, oleh sebab itu rekam medis pasien Covid-19 boleh dibuka apabila hal tersebut menyangkut kepentingan umum, atas dasar perintah undangundang, atas izin pasien yang bersangkutan serta dalam proses penegakkan hukum. Adapun Jenis riset yang dipakai adalah riset hukum normatif dengan pendekatan perUUan dan pendekatan konseptual. Hasil riset ini memperlihatkan bahwa pada dasarnya pasien tak terkecuali pasien positif Covid-19 memperoleh kewenangan guna merahasiakan dan mempunyai kepastian agar tetap merahasiakan penyakitnya serta kondisi medis terkait sebagai bagian dari aspek hukum privat. Pada aspek kesenjangan norma yang terjadi antara UU Nomor 39 Tahun 2009 tentang Kesehatan, UU Nomor 44 Tahun 2009 tentang Rumah Sakit dan UU Nomor 29 Tahun 2004 tentang Praktik Medis dengan UU Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Arsip Publik dalam hal transparansi arsip rekam medis pasien Covid-19, maka dipakai asas hukum yaitu asas Lex Spesialis Derogat Lex Generali. Dengan begitu keberlakuan UU Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Arsip Publik akan dikesampingkan karena regulasi ini merupakan aturan yang umum terkait dengan pengaturan rekam medis pasien.
Studi Literatur: Media Sosial “Tiktok†dan Pembentukan Karakter Remaja
Chontina Siahaan;
Abdiel Putra Laia;
Donal Adrian
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (284.041 KB)
|
DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i4.6864
Tiktok bukti nyata dari media sosial baru yang sangat digemari oleh masyarakat terutama remaja. Tiktok menjadi salah satu wadah para remaja untuk mengeskpresikan diri di depan publik agar dapat dikenal banyak orang atau semata-mata hanya untuk menghibur diri. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui pengaruh media sosial Tiktok terhadap karakter remaja melalui proses berpikir dan perilaku. Hasil penelitian menunjukan bahwa tiktok merupakan bagian dari media sosial yang banyak digunakan oleh kaum remaja dalam mengekspresikan sikap dan perilaku yang bisa dilihat oleh orang lain dengan menggunakan media online. Pada umumnya bahwa media sosial tiktok memberikan dua dampak dari hal yang positif hingga negative. sehingga, perlu perhatian dan kewaspadaan terhadap remaja dalam penggunaan tiktok. Setiap konten yang ditayangkan dan disaksikan oleh remaja harus bisa dimaknai dengan baik agar mampu membentuk karakter yang baik pula.
Pembuatan Gelas Transparan Konduktif FTO (Fluorine-Doped Tin Oxide) Untuk Kit Sel Surya Berbasis Sensitasi Senyawa Organik / Dye Sensitized Solar Cell (Dssc) Teknik Deposisi Semprot dengan Menggunakan Pembakar Bunsen dan Alat Sederhana
Yoga Nugraha;
Rizki Rahmah Fauzia
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (289.259 KB)
|
DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i5.7045
Kegiatan praktikum yang berdasarkan ilmu pengetahuan terkini jarang dilakukan karena terkendala peralatan yang memakan biaya yang mahal, salah satunya teknologi sel surya. Penggunaan kaca konduktif telah menjadi topik yang menarik dalam teknologi terkini. Teknologi ini dapat diimplementasikan pada sel fotovoltaik (solar cell) dan organic light-emitting diodes (OLED), yang sangat dekat dengan kebutuhan kita saat ini untuk menghadapi krisis energi. Penelitian ini bertujuan untuk membangun kegiatan praktikum di laboratorium kimia untuk pembuatan kaca konduktif permukaan berbasis Tin Oxide (FTO) yang didoping Fluor. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode penelitian desain pendidikan dengan menggunakan kerangka dari Model of Educational Reconstruction (MER). Penelitian ini menghasilkan Kaca Transparan Konduktif FTO (Fluorine-doped Tin Oxide) dengan teknik spray deposition / Spray Pyrolysis menggunakan pembakar Bunsen, hasil optimasi beberapa kaca konduktif permukaan dengan ketahanan lembaran sekitar 1 – 10 kΩ. Hasil ini diperoleh dengan menerapkan sepuluh kali pendeposisian SnO2.F pada kaca, tiga kali penyemprotan, dan waktu pemanasan sekitar lima menit pada suhu 250 – 300 °C. Prosedur ini diperoleh dengan menggunakan alat laboratorium sederhana seperti pembakar Bunsen, yang tersedia di laboratorium kimia Dasar untuk menerapkan NOST (Nature of Science and Technology).
Evaluasi Administrasi Klaim BPJS Kesehatan dalam Menurunkan Klaim Pending
Mira Puspaningsih;
Chriswardani Suryawati;
Septo Pawelas Arso
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (259.193 KB)
|
DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i6.7317
Pending klaim artinya tidak terklaim atau tertunda. Klaim yang dipending menyebabkan aliran kas rumah sakit terganggu akibat permasalahan dalam pembayaran klaim. Klaim yang di pending juga dapat menyebabkan kerugian bagi rumah sakit pemerintah yang banyak menerima pasien jaminan kesehatan sehingga mengalami kerugian akibat ketidaksesuaian pembiayaan pelayanan dengan jumlah klaim yang dibayarkan. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk meninjau evaluasi administrasi klaim BPJS kesehatan dalam menurunkan klaim pending. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Fokus penelitian ini pada evaluasi administrasi klaim BPJS kesehatan dalam menurunkan klaim pending. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara mendalam kepada petugas BPJS, dan dokumen melalui studi kepustakaan dari buku dan jurnal ilmiah yang relevan dengan penelitian ini. Setelah memperoleh data, peneliti menganalisis nya menggunakan adopsi dari Miles dan Huberman dengan 3 tahapan yaitu reduksi; penyajian data; dan penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian ini pengaruh terbesar terjadinya pending klaim BPJS Kesehatan di rumah sakit ketetapan kode diagnosa dan ketidaklengkapan resume medis. Beberapa faktor yang menyebabkan pending klaim BPJS Kesehatan di rumah sakit dapat berupa minimya pengetahuan koder, penulisan diagnosa yang sulit dipahami/ kurang lengkap, dan kurangnya kelengkapan rekapitulasi pelayanan yang diberikan Rumah Sakit karena banyaknya pasien BPJS yang harus ditangani. Upaya untuk mengurangi terjadinya pending klaim BPJS Kesehatan sebaiknya antara tenaga kesehatan dan coder harus berjalan baik, dan bagi perawat dan dokter agar lebih teliti dalam penulisan data pasien di dalam berkas rekapitulasi pelayanan, dan tenaga kesehatan lebih banyak berhati-hatilah saat mengisi resume medis.