cover
Contact Name
Aulia Qisthi
Contact Email
auliaqisthi@ui.ac.id
Phone
+6285860672438
Journal Mail Official
syntaxliterateofficial@gmail.com
Editorial Address
Greenland Sedang Residence E6 Sumber Cirebon, West Java, Indonesia
Location
Kota cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia
ISSN : 25410849     EISSN : 25410849     DOI : -
Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia is a peer-reviewed scientific journal that publishes original research and critical studies in various fields of science, including education, social sciences, humanities, economics, and engineering. The journal aims to provide a platform for researchers, academics, and practitioners to disseminate their findings and insights for the advancement of knowledge and practice in Indonesia and beyond.
Articles 6,215 Documents
Gangguan Perkembangan Bicara dan Bahasa Pada Anak Usia 36 – 48 Bulan di Puskesmas Oebobo Kota Kupang Tahun 2019 Loriana L Manalor; Matje M. Huru; Ummi K.S. Saleh; Melinda R. Wariyaka
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (276.04 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i5.7086

Abstract

Latar belakang Anak merupakan sumber daya manusia yang penting sebagai penerus bangsa. Anak usia 0-5 tahun yang disebut balita merupakan masa pertumbuhan dasar yang akan mempengaruhi dan menentukan perkembangan anak selanjutnya. Masa kritis terjadi pada anak usia 1-3 tahun dimana diperlukan stimulasi yang berguna agar potensi berkembang sehingga perlu mendapat perhatian. Kecerdasan anak sangat dipengaruhi oleh stimulasi yang diterimanya dalam tahun-tahun awal kehidupannya, terutama dua tahun pertama yang sering kita sebut dengan the golden years. Stimulasi yang tepat, baik jenis maupun frekuensinya, akan melatih panca indera anak dan akan mempengaruhi kecerdasannya. Melalui stimulasi ini juga dapat menjalin komunikasi efektif. Tugas orangtua dan pendidik untuk mempertahankan sifat-sifat yang menjadi dasar kecerdasan anak agar bertahan sampai tumbuh dewasa, dengan memberikan faktor lingkungan dan stimulasi yang baik untuk merangsang dan mengoptimalkan fungsi otak dan kecerdasan anak. Metode penelitian penelitian kualitatif adalah penelitian yang bersifat deskriptif dengan menggunakan metode wawancara mendalam (in depth Interview) & dokumentasi di Puskesmas Oebobo Kota Kupang pada Bulan Mei - Agustus 2019. Hasil penelitian Perkembangan bahasa dan bicara khususnya pada anak dengan gangguan keterlambatan bicara (speech delay), deteksi dini sangat dibutuhkan untuk mengetahui perkembangan yang terjadi pada awal masa tumbuh kembang seorang anak, karena bahasa menjadi faktor utama dalam tumbuh kembang anak yang dapat mempengaruhi banyak aspek tumbuh kembang lainnya, seperti, aspek kognitif, afektif dan psikomotorik. Dengan bahasa seorang anak mampu untuk berkomunikasi, menyampaikan isi pikiran, perasaan, ekspresi dan interaksi dengan orang-orang dan lingkungan yang ada disekitarnya. Dengan deteksi sedini mungkin, akan dapat mengetahui lebih awal dalam pemberian stimulasi yang sesuai dengan masalah yang dialami seorang anak. Stimulasi merupakan salah satu bentuk program intervensi yang di berikan kepada anak, khususnya anak dengan masalah keterlambatan bahasa dan bicara (speech delay) dengan dibantu oleh ahli seperti dokter, terapis dan intervensi yang di berikan oleh orang tua, sebagai contoh pola asuh yang sangat mempengaruhi perkembangan tumbuh kembang seorang anak. Perkembangan bicara yang terlambat biasanya disertai dengan perkembangan sensorik motorik, perseptual motoric yang terlambat pula. Karena bicara dan berbahasa berhubungan erat dengan system motoric, yang diatur oleh system syaraf pusat. Pada usia dini anak yang mengalami gangguan keterlambatan bicara harus dengan cepat diberikan intervensi berupa kegiatan terapi sebagai usaha preventif dalam masa tumbuh kembangnya. Diagnosis keterlambatan bicara dan berbahasa tidak mudah ditegakkan, karena berhubungan dengan fungsi otak, kegiatan motoric mulut, lidah, kerongkongan, pernafasan, pita suara dan tonus otot. (Etty Indriati, 2011).
Uji Efek Antiinflamasi Ekstrak Etanol Mitragyna (Mitragyna Speciosa) Pada Mencit (Mus Musculus) Dengan Metode Induksi Xylene Pada Telinga Mencit Wilman Rante Marampa; Sjarif Ismail; Masyhudi Amir
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (86.546 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i6.7279

Abstract

Latar Belakang: Daun sapat (Mitragyna speciosa) diketahui mengandung zat aktif flavanoid, dan alkaloid, serta memiliki efek antiinflamasi dengan metode edema kaki yang diinduksi karagenan pada tikus. Namun, efek antiinflamasi ekstrak etanol daun Mitragyna speciosa (MS) dengan metode induksi xylene pada telinga mencit belum pernah dilaporkan. Tujuan: Mengetahui efek antiinflamasi ekstrak Mitragyna speciosa dengan metode induksi xylenepada telinga mencit Metode: Mencit jantan dibagi ke dalam 5 kelompok (n=5): kontrol negatif (CMC 0,5%), kontrol positif (natrium diklofenak 0,013 mg/gr BB), dosis I (ekstrak MS 0,5 mg/gr BB), dosis II (ekstrak MS 1 mg/gr BB), dosis III (ekstrak MS 2 mg/gr BB) diberikan secara oral sebelum induksi xylene pada telinga mencit. Ketebalan telinga diukur dengan digimatic calliper pada menit ke-30,60,90, dan 120 setelah diinduksi xylene. Efek antiinflamasi dinyatakan dengan nilai AUC (Area Under Curve) edema dan disajikan dalam mean ± SD. Uji statistik dengan ANOVA berbeda bermakna jika p<0,05 Hasil: Nilai AUC edema masing-masing kelompok yaitu kontrol negatif (77±11,6), kontrol positif (31,72 ± 6,67), dosis I (46,37 ± 10,04), dosis II (32,33± 11,24), dan dosis III (26,69 ± 6,57). Uji ANOVA (p=0,01), dosis I, dosis II, dan dosis III berbeda bermakna (p<0,05) dengan kontrol negatif Kesimpulan: Ekstrak MS mempunyai efek anti-inflamasi pada telinga mencit yang diinduksi xylene
Teachers' Perceptions of The Material In The Existing English Textbook For Nursing Assistant Students Ardi Subagiyo; Slamet Setiawan; Oikurema Purwati
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (245.409 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i4.6801

Abstract

The use of appropriate material is important in the English teaching and learning process. However, the existing textbooks sometimes may not fulfill the need of teachers and students. In particular, the English textbooks for SMK students are still general for all skill competencies. They do not fulfill the students’ needs relating to their skill competencies. The main aim of this study is to investigate the teacher’s perception of the English textbook. It focusses on the material on existing English textbook that is used by nursing assistant students, its relevance with students’ need, and the English textbook for nursing assistant student should be, from the teachers’ perspective. This study used a qualitative approach consisting of data collection in form of a questionnaire and interviews. 15 teachers are selected to be the participant in this study based on specific criteria. The result confirmed that the using textbook in classroom activities is very important to assist students’ in gaining learning objectives. However. It should be complemented with other resources to match with student’s need. Some suggestion was added to the English textbook should be.
Efektivitas dan Keamanan Penggunaan Aztreonam pada Pasien dengan Cystic Fibrosis : Sebuah Kajian Sistematik Sahrul Riadi; Fauna Herawati
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (467.57 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i5.6961

Abstract

Cystic fibrosis (CF) adalah penyakit resesif autosomal yang ditandai dengan sekresi paru yang kental, infeksi saluran napas kronis dan insufisiensi pankreas. Bakteri patogen utama penyebab CF yaitu Pseudomonas aeruginosa (Pa). Aztreonam merupakan antibiotik yang digunakan sebagai terapi pasien CF. Tujuan dari kajian sistematik ini adalah untuk mengetahui efektivitas dan keamanan dari aztreonam pada pasien CF dalam perbaikan fungsi paru. Fungsi paru dinilai dengan mengukur nilai forced expiratory volume in one second (FEV1) pada pasien setelah diberikan intervensi. Perbaikan fungsi paru juga dapat diukur melalui kuesioner cystic fibrosis-yang direvisi (CFQ-R)-skala gejala pernapasan (RSS) dan kepadatan sputum Pa. Proses penelusuran pustaka melalui PUBMED menggunakan kata kunci Aztreonam dan Cystic Fibrosis dengan Boolean operator “AND”. Penelitian yang terpilih sebanyak enam penelitian dengan kriteria berupa RCT, pasien segala usia, pasien CF dan membandingkan aztreonam lysin untuk inhalasi (AZLI) dengan plasebo atau aztreonam lysin untuk inhalasi (AZLI) dengan larutan tobramicin nebulizer (TNS. Dari enam studi yang membandingkan penggunaan aztreonam pada pasien CF, didapatkan empat studi (66,7%) yang menunjukkan kenaikan rerata FEV secara signifikan. Studi terkait juga menilai bahwa pemberian aztreonam dapat menurunkan kepadatan sputum terhadap bakteri patogen Pa dan memperbaiki gejala pernapasan jika ditinjau berdasarkan kenaikan pada skoring CFQ-RSS, pemberian aztreonam dapat ditoleransi dengan baik oleh pasien sehingga dapat dipertimbangkan oleh praktisi untuk dapat digunakan pada terapi CF.
Pemanfaatan Laporan Hasil Analisis (LHA) PPATK dalam Penyidikan Tindak Pidana Pencucian Uang Oleh Penyidik Polri Taufan Setia Prawira
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (365.646 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i5.7142

Abstract

Analisis adalah kegiatan meneliti laporan Transaksi Keuangan mencurigakan dan/atau laporan lainnya serta informasi yang diperoleh PPATK dalam rangka menemukan atau mengidentifikasi indikasi tindak pidana pencucian uang atau tindak pidana lainnya. Hasil analisis adalah penilaian akhir dari Analisis yang dilakukan secara independen, obyektif, dan profesional untuk ditindaklanjuti dengan Pemeriksaan atau disampaikan kepada penyidik. Penyidik Polri adalah salah satu penyidik yang diberi wewenang oleh undang-undang untuk melakukan penyidikan tindak pidana pencucian uang. Laporan Hasil Analisis dari PPATK merupakan informasi intelijen yang bersifat sangat rahasia, sehingga informasi ini tidak dapat dijadikan sebagai alat bukti oleh Penyidik untuk kelengkapan berkas perkara. Permintaan informasi ke PPATK telah diatur dalam Peraturan Kepala PPATK Nomor PER-08/1.02/PPATK/05/2013 tentang Permintaan Informasi ke PPATK. Adapun yang dimaksud dengan informasi dalam peraturan ini adalah keterangan atau data yang meliputi profil atau keadaan diri orang perseorangan atau Korporasi, data keuangan, harta kekayaan, dan/atau keterangan lain yang dimiliki oleh PPATK. Dengan adanya peraturan ini, maka penegak hukum khususnya penyidik Polri dapat memanfaatkan LHA PPATK sebagai informasi pendukung/tambahan dalam proses penyelidikan ataupun penyidikan guna membuat terang suatu peristiwa pidana, menemukan tersangka dan menelusuri aset hasil tindak pidana.
Perbandingan Produktivitas Unit Power Gas Turbin dan Gas Engine pada Perusahaan Migas Ahmad Munandar; Wawan Munandar
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (649.185 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i6.7371

Abstract

ABC adalah perusahaan yang bergerak di bidang industri eksplorasi dan produksi minyak dan gas bumi yang sumber energi di perusahaan ini berasal dari 4 unit generator gas turbine berbahan bakar dari gas bumi. PT. XYZ adalah perusahaan yang bergerak di bidang yang sama, tetapi di PT. XYZ menggunakan unit power sistem yang berasal dari 6 unit generator gas engine. Permasalahan yang ada dalam penelitian ini adalah mengenai cadangan bahan bakar gas bumi yang ada di PT. ABC. Jika di PT. ABC masih menggunakan unit power sistem 4 unit generator gas turbine, dan jika tidak ada langkah pengembangan sumber gas buminya, maka PT. ABC berdasarkan cadangan gas bumi yang ada saat ini berkisar 5 juta MSCF hanya akan bertahan 6,5 tahun. Metode pengukuran produktivitas yang digunakan adalah metode Objectives Matrix (OMAX), sehingga langkah-langkah penelitian ini mengacu pada langkah-langkah objektif, yaitu menentukan kriteria/rasio produktivitas PT. ABC dan PT. XYZ. Persentase indeks produktivitas rata-rata PT. ABC dan PT. ABC dari Oktober 2020 sampai September 2021 adalah 82,39% dan 90,31%. Jika PT. ABC menggunakan unit power sistem PT. XYZ, maka persentase indeks produktivitas meningkat 6,47%. Efisiensi pemakaian bahan bakar gas meningkat sebesar 90,91%. Selain itu, dengan semakin kecilnya konsumsi bahan bakar gas, maka dapat memperpanjang usia perusahaan berdasarkan cadangan bahan bakar gas alam yang tersedia, yaitu menjadi 12,4 tahun yang sebelumnya hanya 6,5 tahun.
Determinants Analysis of Post-Delivery Contraception Usage In Previous Caesarean Section Patients at Dr M Djamil Padang Hospital Ichsan Arif; Syahredi Syahredi; Hardisman Hardisman
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (255.216 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i5.6946

Abstract

Family Planning Program is a current primary strategy and key program to reduce maternal mortality. Acceleration to decline in maternal mortality rate can be done by ensuring that every mother can access good quality maternal health services, one of which is family planning services, especially postpartum contraception. The correlation between birth control and the maternal mortality rate was shown in the analysis result between the proportion of maternal deaths aged 15-49 years and the prevalence of birth control in 172 countries, which concludes that the higher the prevalence of birth control in a country, the lower the maternal mortality rate in a country. This study aims to analyse the determinant factor of postpartum contraceptive use in patients with previous caesarean sections in RSUP Dr M. Djamil Padang. This is an analytical study to explain the correlation between variables and test the hypothesis using a cross-sectional design. This study was conducted from March 2020 – to May 2021. This study used a purposive sampling method, and 92 data samples were collected in RSUP Dr M. Djamil Padang. The dependent variable was postpartum contraceptive use in patients with previous caesarean sections in RSUP Dr M. Djamil Padang. The independent variables were maternal age, education level, parity, knowledge, and attitude. There was no significant correlation between maternal age and education level with contraceptive use (p-value>0,05). Contraceptive use in mothers with high-risk parity was 3,114 times higher than non-high-risk parity. Postpartum contraceptive use in a patient with a previous cesarean section was 3,421 times higher in patients with higher knowledge scores than a lower score. Postpartum contraceptive use in patients with previous cesarean section was 2,804 times with higher attitude scores than lower scores.There was no correlation between maternal age and education level with contraceptive use in patients with previous caesarean sections. A correlation was found between parity, mother's knowledge, and attitude with contraceptive use in patients with previous caesarean sections. Knowledge became a dominant factor in contraceptive use in patients with previous caesarean sections.
Dampak Pandemi Covid-19 terhadap Kultur Indonesia Anisa Fathona Putri; Annisa Rahmawati; Salsabilla Adinda Putri; Caressa Eka Lisviona; Tri Wahyu Ningsih
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (133.82 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i5.7127

Abstract

COVID-19 atau Corona Virus Disease tahun 2019 merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh coronavirus jenis baru. Coronavirus (CoV) adalah keluarga besar dari virus yang bisa menyebabkan berbagai gejala ringan hingga berat. Budaya atau disebut juga sebagai kultur, adalah sikap hidup manusia dalam berhubungan secara timbal balik dengan alam, lingkungan hidupnya, yang di dalamnya sudah tercakup segala hasil dari cipta, rasa, karsa, dan karya baik dilihat secara konsep fisik berupa materil maupun psikologis dan spiritual (Ranjabar, 2006). Metode yang digunakan dalam penulisan artikel ini adalah literatur review. Hasil dari studi literatur untuk mengalokasikan referensi yang relevan dengan perumusan masalah yang ada. Adanya pandemi Covid-19 mengakibatkan beberapa kegiatan masyarakat menjadi terhambat, mengalami penurunan dan tidak berjalan secara maksimal seperti sebelum pandemi. Adapun dampak negatif dari adanya pandemi Covid-19 terhadap kehidupan sosial budaya dan keagamaan. Kehidupan sosial budaya dan keagamaan bergantung pada kegiatan yang dilaksanakan oleh agama. Namun, pelaksanaannya saat ini terpaksa dibatasi untuk mengurangi penyebaran virus Covid-19. (Murdiana, 2021).
Analisis Penghematan dalam Penggunaan Energi Listrik Sektor Rumah Tangga Menggunakan Media Motion Graphic Pada Masa Pandemi Covid-19 di Pontianak Irwan Adhi Prasetya; Ismail Yusuf; Herry Sujaini; Redi Ratiandi Yacoub; Purwoharjono Purwoharjono
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (563.463 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i6.7324

Abstract

Dengan merebaknya penyakit menular Corona Virus Disease (COVID-19) pada tahun 2019 maka di berlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Kebijakan ini akan memberikan dampak, salah satunya yaitu penggunaan energi listrik khususnya sektor rumah tangga. Penggunaan energi listrik berkelebihan berdampak kepada kerusakan lingkungan dan tingginya biaya pembayaran listrik setiap bulannya, sehingga diperlukan edukasi perilaku masyarakat dalam menggunakan energi listrik dengan hemat. Salah satu media penyampaian edukasi yang dapat digunakan yaitu Motion Graphic. Motion Graphic mengambil desain grafis yang statis dan memberikan animasi serta gerakan, biasanya tanpa mengikuti narasi tertentu. Menambahkan Audio dan teks yang efektif dapat menyampaikan informasi dan makna pada ilustrasi. Media ini dapat memberikan informasi yang bermanfaat kepada masyarakat tentang edukasi tentang penghematan listrik di sektor rumah tangga. Dilihat dari hasil analisis kelayakan media, memperoleh nilai 98 poin yang menunjukkan bahwa standar kriteria sangat layak, sedangkan hasil analisis kelayakan materi memperoleh nilai 96 poin, menunjukkan bahwa standar kriteria sangat layak. Uji efektivitas produk Motion Graphic penghematan dalam penggunaan listrik rumah tangga berdasarkan skor hasil pretest dan post-test warga. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan rerata pretest dan post-test sebesar 69%, dan rata-rata n-gain sebesar 0,74 yang termasuk dalam kategori tinggi. Berdasarkan hasil penelitian, dapat diambil kesimpulan, media Motion Graphic dinilai berhasil untuk memberikan edukasi untuk menghemat penggunaan energi listrik sektor rumah tangga pada masa pandemi covid-19.
Systematic Review Implementasi Program Tripel Eliminasi HIV Sifilis dan Hepatitis B dari Ibu Ke Anak di Asia Tenggara Ida Royani N; Pujianto Pujianto
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (249.487 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i4.6878

Abstract

Program triple eliminasi penularan infeksi dari ibu ke anak merupakan suatu bentuk pencegahan penularan penyakit HIV, Sifilis, dan Hepatitis B dari ibu ke anak. Pelaksanaan program tripel eliminasi adalah dengan cara melaksanakan pemeriksaan HIV, Sifilis, dan Hepatitis B untuk mengetahui risiko infeksi HIV, Sifilis, dan Hepatitis B pada ibu hamil. Pemeriksaan pada ibu hamil tersebut dilakukan melalui pemeriksaan darah paling sedikit satu kali pada masa kehamilan. Dalam penelitian ini dilakukan metode tinjauan literatur yang diperoleh melalui pencarian pencarian Google dan Web Science (seperti Pubmed, Science Direct, Springer Link dan Mendey dll) berupa jurnal, artikel ilmiah, laporan kasus, dan ulasan tertentu. Tujuan penelitian ini: Untuk melihat gambaran sebelum dan sesudah pelaksanaan program tripel eliminasi di Asia Tenggara sesuai dengan ketetapan WHO. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Gambaran cakupan pelaksanaan program tripel eliminasi di Asia Tenggara sudah sesuai dengan ketetapan WHO yaitu 95%. Dimana pelaksanaan program tripel eliminasi ini terbukti dapat menurunkan kasus penularan HIV, Sifilis dan Hepatitis B dari ibu ke bayi, dan dapat menurunkan prevalensi penyakit infeksi HIV, HBV dan Sifilis pada Wanita hamil.

Filter by Year

2016 2026