cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota metro,
Lampung
INDONESIA
JURNAL WACANA KESEHATAN
ISSN : 20885776     EISSN : 25416251     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Wacana Kesehatan is a medium that can be used to register, disseminate, and archive the work of research nurses in Indonesia. The work published in this journal is indirectly acknowledged as a work of scholarly authors in the field of nursing. Articles covering sub areas of basic nursing, adult nursing, child nursing, maternity nursing, mental nursing, gerontik nursing, family nursing, community nursing, nursing management, and nursing education. Types of articles received by the editors are the results of research. Writing each type of article should follow the Journal of Health Discourse.
Arjuna Subject : -
Articles 135 Documents
HUBUNGAN PENGETAHUAN INFEKSI NOSOKOMIAL TERHADAP KEPATUHAN HAND HYGIENE PERAWAT BIDAN DI RUANG RAWAT INAP RUMAH SAKIT MITRA HUSADA Fitra Pringgayuda; Desi Ari Madiyanti; Nurdianto Nurdianto
JURNAL WACANA KESEHATAN Vol 5, No 1 (2020): Juli 2020
Publisher : AKPER Dharma Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52822/jwk.v5i1.119

Abstract

Pengetahuan perawat tentang infeksi nosokomial dan pencegahannya merupakan stimulasi sosial dari luar yang dapat menimbulkan respon emosional perawat terhadap upaya universal precaution yang akan meningkatkan upaya pencegahan infeksi nosokomial. Menjaga kebersihan tangan dengan baik dapat mencegah penularan mikroorganisme dan menurunkan infeksi nosokomial. Tujuan untuk melihat hubungan kepatuhan infeksi nosokomial terhadap kepatuhan handhygiene perawat bidan di ruang rawat inap RS. Mitra Husada. Jenis penelitian yang digunakan adalah dengan menggunakan desain penelitian deskriptif korelasi. Pada penelitian ini jumlah sampel yang diambil adalah sebanyak 34 orang dengan menggunakan tekhnik stratified random sampling. Hasil uji statistik penelitian diperoleh p- value sebesar 0,016 (lebih kecil dari nilai alpha = 0,05) yang berarti Ha diterima sehingga disimpulkan ada hubungan yang bermakna (signifikan) antara hubungan pengetahuan infeksi nosokomial dengan kepatuhan handhygiene dalam 5 momen di ruang rawat inap RS. Mitra Husada. Hasil uji statistik diperoleh p- value sebesar 0,045 (lebih kecil dari nilai alpha = 0,05) yang berarti Ha diterima sehingga disimpulkan ada hubungan yang bermakna (signifikan) antara hubungan pengetahuan infeksi nosokomial dengan kepatuhan prosedur handhygiene di ruang rawat inap RS. Mitra Husada.
HUBUNGAN PENGETAHUAN PERAWAT DENGAN KEPATUHAN PERAWAT MENGISI IDENTITAS PASIEN Fitra Pringgayuda; Nur Hasanah; Daniah Daniah
JURNAL WACANA KESEHATAN Vol 5, No 2 (2020): Desember 2020
Publisher : AKPER Dharma Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52822/jwk.v5i2.150

Abstract

Kepatuhan perawat mengisi identitas pasien merupakan kegiatan sesuai Standar Operasional Prosedur atau aturan dalam mengisi identitas pasien meliputi nama, nomor rekam medis, dan tanggal lahir. Tujuan penelitian ini diketahuinya hubungan pengetahuan perawat dengan kepatuhan perawat mengisi identitas pasien di ruang rawat inap rumah sakit mitra husada pringsewu lampung tahun 2020. Penelitian ini menggunakan survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah perawat ruang rawat inap di rumah sakit Mitra Husada Pringsewu yaitu sebanyak 108 orang dengan tehnik purposive sampling. Hasil uji statistik chi square didapat nilai p-value<0,001 hal ini menyatakan bahwa ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan perawat dengan kepatuhan perawat mengisi identitas pasien di ruang rawat inap rumah sakit Mitra Husada Pringsewu Lampung Tahun 2020.
MANFAAT, PENDUKUNG, HAMBATAN, PELAKSANAKAN DAN DAMPAK KETIDAKTEPATAN PELAKSANAAN SUPERVISI TERHADAP PERAWAT DI RUMAH SAKIT: TINJAUAN LITERATUR Nunik Suryanti; Rr Tutik Sri Hariyati Sri Hariyati
JURNAL WACANA KESEHATAN Vol 5, No 1 (2020): Juli 2020
Publisher : AKPER Dharma Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52822/jwk.v5i1.115

Abstract

Keterbatasan rasio tenaga perawat menyebabkan bagaimana dengan jumlah staf perawat yang terbatas, namun pelayanan keperawatan yang diberikan tetap berkualitas tinggi, salah satu strateginya yaitu dengan pengarahan dan pengawasan yang dilakukan kepala ruang melalui supervisi. Literatur ini bertujuan memberikan informasi berkaitan dengan supervisi keperawatan, terkait manfaat, pendukung, hambatan, pelaksanaan supervisi dan dampak supervisi yang dilaksanakan tidak efektif  di rumah sakit. Metode: dengan melakukan penelusuran literatur yang dipublikasikan online pada tahun 2012 sampai 2020, di WILEY, PROQUEST, CINAHL, MEDLINE. Hasil: Manfaat supervisi adalah mendukung dalam pengembangan professional, pelaksanaan kode etik, meningkatkan kelengkapan dan kualitas asuhan dan pelayanan keperawatan maupun dokumentasi asuhan keperawatan, serta membantu dalam transisi peran seorang perawat. Supervisi yang efektif dilakukan dengan secara individu dan berkelompok, dengan durasi dan frekuensi yang efektif. Dampak supervisi yang tidak tepat dan cenderung abusif dapat menimbulkan contraproduntive behavior work (CWB) yang justru dapat menimbulkan kerugian bagi organisasi. Kesimpulan: Supervisi efektif dilaksanakan dengan memperhatikan jenis, durasi, frekuensi, menggunakan pendekatan interpersonal, dan menghindari supervisi yang cenderung abusif sehingga dapat diperoleh manfaat dan mencegah timbulnya dampak psikososial dan CWB yang dapat merugikan rumah sakit atau organisasi.
POLA KONSUMSI GARAM DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI PADA LANSIA Janu Purwono; Rita Sari; Ati Ratnasari; Apri Budianto
JURNAL WACANA KESEHATAN Vol 5, No 1 (2020): Juli 2020
Publisher : AKPER Dharma Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52822/jwk.v5i1.120

Abstract

Hipertensi menurut data WHO tahun 2015 menunjukkan sekitar 1,13 miliar orang di dunia menderita hipertensi, yang berarti setiap 1 dari 3 orang di dunia terdiagnosis menderita hipertensi. Jumlah penderita hipertensi di dunia terus meningkat setiap tahunnya. Diperkirakan pada 2025 akan ada 1,5 miliar orang yang terkena hipertensi serta setiap tahun ada 9,4 juta orang meninggal akibat hipertensi dan komplikasi. Kejadian hipertensi lebih banyak diderita pada pralansia dan lansia dibandingkan dengan kelompok umur yang lebih muda. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan pola konsumsi garam dengan kejadian hipertensi pada lansia di wilayah kerja Puskesmas Gadingrejo. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah desain analitik dengan rancangan cross sectional. Analisis data menggunakan uji chi-square.  Sampel dalam penelitian ini yaitu lansia sebagai peserta di Puskesmas Gadingrejo sebanyak  51 orang diambil dengan metode purposive sampling. Hasil penelitian didapatkan 54,9% responden mengkonsumsi tinggi garam, 60,8% responden mengalami hipertensi berat. Terdapat hubungan antara pola konsumsi garam dengan kejadian hipertensi pada lansia di Wilayah Puskesmas Gadingrejo dengan P value=0,010 dan nilai OR = 5,704. Disarankan pada Puskesmas Gadingrejo untuk melakukan pendeteksian dini hipertensi serta melakukan penyuluhan kepada masyarakat tentang pentingnya membatasi konsumsi garam.
PENGARUH KONSUMSI TELUR TERHADAP PENINGKATAN KADAR HEMOGLOBIN PADA REMAJA PUTRI YANG MENGALAMI ANEMIA Rita Sari; Yeti septiasari; Fitriyana Fitriyana; Nurwinda saputri
JURNAL WACANA KESEHATAN Vol 5, No 2 (2020): Desember 2020
Publisher : AKPER Dharma Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52822/jwk.v5i2.151

Abstract

Anemia khususnya pada remaja dapat menyebabkan keterlambatan pertumbuhan fisik, gangguan perilaku serta emosional, sehingga dapat mempengaruhi proses pertumbuhan dan perkembangan sel otak seperti daya tahan tubuh menurun, mudah lemas dan lapar, konsentrasi belajar terganggu, prestasi belajar menurun. Penelitian ini untuk mengetahui pengaruh konsumsi telur terhadap peningkatan kadar Hb pada remaja putri yang mengalami anemia. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian eksperimen Semu dengan Rancangan one grup pretest posttest. Populasi dalam penelitian ini adalah remaja putri  yaitu semua penderita anemia yang ada di Kelurahan Tanjung Ratu, besar sampel didapatkan menggunakan rumus Uji T Independen sebanyak 10, kemudian pengambilan sampel menggunakan teknik Consecutive sampling. Instrument  yang digunakan penelitian ini dengan menggunakan lembar observasi, Lembar Standar Operasional Prosedur (SOP) dan alat pengukur Hb (Hb Meter). Peneliti melakukan analisis  bivariat yaitu menggunakan uji paired test. Hasil uji statistik  didapatkan p value 0,001, dilakukan dengan mengkonsumsi 36 butir telur rebus  yang diberikan selama 6 hari dengan pembagian 1 hari 6 butir telur rebus dimakan 2 pagi, 2 siang dan 2 malam. sebelum dilakukan penerapan terapi telur rebus di dapat nilai maksimum 11,7 gr/dl dan setelah dilakukan penerapan terapi telur didapatkan nilai maksimum 12,0 gr/dl. Sehingga dapat disimpulkan ada pengaruh konsumsi telur terhadap peningkatan kadar Hb pada remaja putri yang mengalami anemia di kelurahan Tanjung Ratu Lampung Tengah.
PENGARUH VICARIOUS EXPERIANCE TERHADAP MOTIVASI KADER DALAM KEGIATAN POSYANDU Nevi Hasrati Nizami; Inda Mariana Harahap; Syarifah Atika; Dara Ardhia
JURNAL WACANA KESEHATAN Vol 5, No 1 (2020): Juli 2020
Publisher : AKPER Dharma Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52822/jwk.v5i1.116

Abstract

Vicarious experiance merupakan salah satu metode untuk mengelola individu untuk mampu mengatasi masalahnya sendiri melalui pengalaman orang lain baik kesuksesan dan kegagalan yang pernah dialami sehingga mempengaruhinya untuk menjalankan tugasnya dengan baik. Penelitian quasi-experimental design ini menggunakan pendekatan pre and post test dengan dua kelompok yaitu kelompok kontrol dan kelompok intervensi. Sampel terdiri dari 140 responden yang dipilih secara total sampling (70 responden kelompok intervensi dan 70 responden kelompok kontrol). Hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden adalah berusia 36-45 tahun (68.6% kelompok intervensi dan 51.4% kelompok kontrol), tingkat pendidikan SMA (62.9% kelompok intervensi dan 67.1% kelompok kontrol) dan lama pekerjaan < 5 tahun (44.3% kelompok intervensi dan 58.6% kelompok kontrol).  Analisis hasil penelitian juga menunjukkan vicarious experiance berpengaruh terhadap motivasi kader (p=0.000), pada kader posyandu di Puskesmas Kecamatan Darussalam Kabupaten Aceh Besar. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa vicarious experiance  bermanfaat bagi kader posyandu untuk meningkatkan motivasi dalam mejalankan kegiatan posyandu disetiap desa.
HUBUNGAN KEPATUHAN PERAWAT DALAM MELAKUKAN HAND HYGIENE TERHADAP KEJADIAN PHLEBITIS DI RUANG RAWAT INAP RUMAH SAKIT UMUM DAERAH TGK CHIK DITIRO SIGLI KABUPATEN PIDIE, ACEH Idawati Idawati; Rita Mirdahni
JURNAL WACANA KESEHATAN Vol 5, No 2 (2020): Desember 2020
Publisher : AKPER Dharma Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52822/jwk.v5i2.147

Abstract

Kepatuhan perawat dalam mencegah terjadinya infeksi nosokomial merupakan stimulasi yang dapat menimbulkan respon emosional perawat terhadap upaya universal precaution yang akan meningkatkan upaya penurunan kejadian infeksi nosokomial. Menjaga kebersihan tangan dengan baik dapat mencegah penularan mikroorganisme dan menurunkan infeksi nosokomial atau phlebitis. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kepatuhan perawat dalam melakukan hand hygiene terhadap kejadian phlebitis. Metode penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional, pada penelitian ini populasi adalah seluruh perawat di Ruang  Rawat Inap Rumah Sakit Umum  Daerah Tgk Chik Ditiro dengan jumlah sampel  sebanyak 83 perawat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 37 responden berusia 20-30 tahun (45%), 38 orang berpendidikan S1 (46%), 50 responden berjenis kelamin laki-laki (60%) dan 56 responden berstatus PNS (67%), responden yang tidak patuh melakukan hand hygiene sebanyak 50 orang (60%). Hasil Uji statistik didapatkan nilai p-value = 0,000 <α 0,05 yang artinya terdapat hubungan antara kepatuhan perawat dalam melakukan hand hygiene terhadap kejadian phlebitis. Kesimpulan ada hubungan antara kepatuhan perawat dalam melakukan hand hygiene terhadap kejadian phlebitis  di ruang rawat inap Tgk. Chik Ditiro Sigli Kabupaten Pidie. Saran diharapkan pihak rumah sakit agar lebih sering melakukan sosialisasi dan pelatihan tentang hand hygiene dalam upaya menurunkan kejadian phlebitis serta diharapkan kepada perawat agar lebih patuh dalam melakukan hand hygiene sesuai dengan peraturan/SPO yang telah ditetapkan dirumah sakit khususnya tentang kebersihan tangan.
HUBUNGAN USIA, JENIS KELAMIN, DAN KADAR BILIRUBIN DENGAN KOLELITIASIS Sakti Perwira Aji; Resti Arania; Esteria Maharyunu
JURNAL WACANA KESEHATAN Vol 5, No 2 (2020): Desember 2020
Publisher : AKPER Dharma Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52822/jwk.v5i2.152

Abstract

Berdasarkan studi kolesistografi oral didapatkan insidensi kolelitiasis terjadi pada wanita sebesar 76% dan pada laki-laki 36% dengan usia lebih dari 40 tahun. American Society of Gastrointestinal Endoscopy (ASGE) menempatkan kadar bilirubin 1,8-4 mg/dL sebagai prediktor kuat sedangkan kadar bilirubin >4 mg/dL sebagai prediktor sangat kuat untuk memprediksi adanya batu duktus koledokus. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan usia, jenis kelamin, dan kadar bilirubin serum dengan kolelitiasis di rsud Dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung. Jenis penelitian  analitik observatif  dengan desain penelitian retrospektif cross sectional, menggunakan data sekunder rekam medik pasien rawat jalan di di rsud Dr. H. Abdul Moeloek. Sampel berjumlah 76 orang dengan teknis random sampling. Uji statistic menggunakan Chi-Square. Hasil penelitian didapatkan pasien dengan usia beresiko (≥40th) sebesar 86,8%;  jenis kelamin perempuan 61,8%), dan kadar bilirubin serum meningkat sebesar 59,2%. Uji statistic menunjukkan terdapat hubungan kolelitiasis dengan usia (p-value 0,024 <0,05; OR 0,222 ; 95% CI 0,055-0,891), terdapat hubungan kolelitiaisis dengan jenis kelamin (p-value 0,047 <0,05;OR 0,332 ;95% CI 0,110-1.008),terdapat hubungan kolelitiasis dengan kadar bilirubin serum (p-value 0,023 <0,05,OR 0,280; 95% CI 0,090-0,867). Terdapat hubungan antara usia, jenis kelamin dan kadar bilirubin dengan kolelitiasis dengan p value <0,05.
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KUALITAS HIDUP PASIEN PASCA STROKE DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BANJARSARI METRO Ludiana Ludiana; Supardi Supardi
JURNAL WACANA KESEHATAN Vol 5, No 1 (2020): Juli 2020
Publisher : AKPER Dharma Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52822/jwk.v5i1.117

Abstract

Stroke merupakan penyakit kronis yang mengenai sistem saraf, penyakit ini memiliki problematika pasca stroke yang dapat menurunkan kualitas hidup bagi penderita. Keluarga merupakan orang terdekat yang memiliki peranan penting dalam merawat penderita stroke. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga terhadap Kualitas Hidup Pasien Pasca Stroke di Wilayah Kerja Puskesmas Banjarsari Metro tahun 2018. Jenis penelitian analitik, rancangan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien pasca stroke yang tercatat pada tahun 2018 yaitu sebanyak 27 orang, teknik pengambilan sampel total sampling. Analisis menggunakan uji Person product moment. Hasil: Rata-rata dukungan keluarga pada pasien pasca stroke adalah 70,63±2,483 dan rata-rata kualitas hidup pasien pasca stroke adalah 120,04±4,328. Hasil analisis didapatkan r= 0,774; p-value 0,000<a 0,05 artinya ada hubungan antara dukungan keluarga dengan kualitas hidup pasien pasca stroke. Nilai korelasi yang didapatkan termasuk dalam kategori kuat dengan arah korelasi positif. Kesimpulan: Dukungan keluarga terbukti memiliki hubungan kuat terhadap kualitas hidup pasien pasca stroke. Diharapkan keluarga terus berupaya memberikan dukungan secara maksimal agar kualitas hidup pasien pasca stroke mengalami peningkatan
KUALITAS HIDUP PASIEN KANKER YANG MENJALANI KEMOTERAPI DI BANDUNG CANCER SOCIATY Sri Mulyani Rahayu; Tuti Suprapti
JURNAL WACANA KESEHATAN Vol 5, No 2 (2020): Desember 2020
Publisher : AKPER Dharma Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52822/jwk.v5i2.148

Abstract

Kanker merupakan masalah kesehatan di seluruh dunia dan diproyeksikan angka morbiditas akan terus meningkat  70% pada tahun 2030. Kemoterapi merupakan salah satu teknik pengobatan kanker yang berdampak terhadap kondisi fisiologis, dan psikologis, sehingga berpengaruh pada kualitas hidup pasien. Tujuan penelitian untuk mengetahui kualitas hidup pasien kanker yang menjalani kemoterapi.  Metode penelitian  adalah  deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien kanker di Bandung  Cancer  Society (BCS) dengan jumlah sampel 30 orang. Teknik sampling menggunakan quota  sampling, dengan karakteristik sampling semua pasien kanker yang menjalani kemoterapi yang rutin datang ke BCS yang berespon terhadap peneliti saat pengumpulan data sampai berjumlah 30 orang. Intrument yang digunakan untuk mengukur kualitas hidup dengan intrumen baku EOTC QLQ C-30. Intrument tersebut mengelompokkan menjadi 3 skala, yaitu skala fungsional, skala gejala, dan skala kesehatan secara umum. Hasil penelitian kualitas hidup pasien kanker yang menjalani kemoterapi adalah skala fungsional  katagori baik, skala gejala katagori buruk,  dan skala kesehatan secara umum  katagori sedang. Kesimpulan kualitas hidup pasien kanker yang menjalani kemoterapi berada pada katarori sedang (614,55), sehingga disarankan  perlunya informasi yang  diberikan secara terus menerus  kepada pasien terkait kondisi yang akan dialami selama  menjalani kemoterapi

Page 7 of 14 | Total Record : 135