Articles
366 Documents
Perlakuan akuntansi biaya pengembangan sumber daya manusia pada perusahaan daerah air minum kota samarinda
Rani Novita Sari
AKUNTABEL Vol 13, No 1 (2016): April
Publisher : Faculty of Economics and Business Mulawarman University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (678.758 KB)
|
DOI: 10.30872/jakt.v13i1.1172
This research was conducted in order to view and analyze the process of recording and reporting done by the Regional Water Company Samarinda city in terms of the recognition of human resources owned, particularly in the register and the recognition of human resources in the preparation and financial reporting which are made. With reference to the Financial Accounting Satandar particularly concerning intangible assets, which are arranged in SAK ETAP chapter 16 on intangible assets. Intangible assets into a discourse for an organization in a report on human resources held to be reported in financial reporting made by the organization. This research was conducted with the concept of human values (human value) is derived from the theory of economic value (general human value theory). In this case there are two theories, namely Falmholtz's Theory, and Likert and Bowers Theory. SAK ETAP especially chapter 16 on intangible assets is used as a reference to see if the Regional Water Company Samarinda city has used SAK ETAP chapter 16 as a reference in preparing its financial statements in the report, especially its human resources. This research was conducted with a direct view of the research object in this case Local water company Samarinda with the aim to see whether in the preparation and the recognition of human resources in the financial statements in accordance with GAAP or not ETAP 16 existing chapters. The research method is descriptive. From the analysis and observations made, the result that the Regional Water Company of Samarinda in reporting and the preparation of financial statements in particular the recognition of human resources has been referred to SAK ETAP chapter 16. Dari hasil analisis dan observasi yang dilakukan, diperoleh hasil bahwa Perusahaan Daerah Air Minum Kota Samarinda dalam melakukan pelaporan dan penyusunan laporan keuangan khususnya terhadap pengakuan akan sumber daya manusia telah mengacu kepada SAK ETAP bab 16. In the preparation and financial reporting standards that are a reference among IAS and SAK ETAP, especially for intangible assets under SFAS numbers in SFAS No. 19 and for SAK ETAP regulated in Chapter 16. For the Regional Water Company Minun Samarinda own use SAK ETAP chapter 16 in recognizing and reporting on its human resources. Keyword: SAK ETAP, PDAM, Intangible Assets
Implentasi metode balance scorecard terhadap kinerja koperasi
Muhammad Nashar;
Yunita Sartika Sari
AKUNTABEL Vol 18, No 1 (2021): Maret
Publisher : Faculty of Economics and Business Mulawarman University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (279.877 KB)
|
DOI: 10.30872/jakt.v18i1.9374
Balance Scorecard adalah alat bantu Manajemen yang dapat menerjemahkan strategi perusahaan yang bersifat jangka panjang, menyeluruh dan prioritas menjadi rencana dan kegiatan operasional yang bersifat rutin, sektoral dan detail. Dalam manajemen tradisional, ukuran kinerja yang biasa digunakan adalah ukuran kinerja keuangan karena mudah untuk melakukan pengukurannya. Karena itu pulalah maka kinerja koperasi yang diukur hanyalah yang berkaitan dengan keuangan. Untuk melihat kinerja dilakukan perhitungan balance scorecard kepada koperasi di Tangeran Selatan. Hasilnya untuk aspek keuangan kuran baik, untuk aspek angka  yang  kurang  baik. tingkat kepuasan pelanggan memperoleh skor 4,0 yang artinya    pelanggan    puas    dengan    pelayanan Koperasi. Pada   perspektif   proses   bisnis   internal,   hasil pengukurannya yaitu proses inovasi mendapatkan skor sebesar 4,6 yang artinya karyawan sangat puas   Pada indikator proses operasi mendapatkan skor  4,7 yang artinya secara keseluruhan karyawan sangat puas  Pada perspektif pembelajaran dan pertumbuhan,produktifitas Kepuasan    karyawan    koperasi memperoleh   skor   4,6   yang   berarti   secara keseluruhan karyawan puas dengan fasilitas yang diberikan Koperasi.
Pengaruh competency development terhadap career satisfaction melalui perceived employability (studi kasus: exxonmobil cepu limited)
Agnes Trisnawati;
Praptini Yulianti
AKUNTABEL Vol 16, No 1 (2019): April
Publisher : Faculty of Economics and Business Mulawarman University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (303.329 KB)
|
DOI: 10.30872/jakt.v16i1.5395
Industri migas merupakan salah satu pilar utama dalam pembangunan sebuah Negara. Begitupun kompetensi karyawan yang bekerja pada industri migas juga menjadi fokus utama bagi sebuah organisasi yang bergerak di bidang industri migas. Competency development mengacu pada kegiatan yang dilakukan oleh organisasi dan karyawan untuk mempertahankan atau meningkatkan kompetensi fungsional, belajar dan karir karyawan. Seorang karyawan yang berpartisipasi aktif dan mendapatkan dukungan competency development dari perusahaan akan mempengaruhi perceived employability yang akan berdampak pada peningkatan career satisfaction karyawan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh competency development terhadap career satisfaction melalui perceived employability. Variabel dalam penelitian ini diukur dengan survey pada 111 responden di Departemen Operasi Produksi ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) dengan alat bantu statistik software Partial Least Square (SmartPLS 3.0). Hasil penelitian menunjukkan bahwa competency development memiliki pengaruh signifikan terhadap career satisfaction, dan competency development memiliki pengaruh signifikan terhadap career satisfaction melalui perceived employability, yang berarti bahwa perceived employability berfungsi sebagai parsial mediasi dalam pengaruh antara competency development dan career satisfaction.
Analisis dampak pengembangan wisata edukasi kampung coklat terhadap perekonomian masyarakat
Miftakhul Azizah;
Saino Saino
AKUNTABEL Vol 18, No 4 (2021): Desember
Publisher : Faculty of Economics and Business Mulawarman University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (415.4 KB)
|
DOI: 10.30872/jakt.v18i4.9859
Kampung Coklat merupakan destinasi wisata Edukasi di Kabupaten Blitar. Suatu destinasi wisata tidak terlepas dari proses pengembangannya, pengembangan destinasi wisata pasti berdampak pada perekonomian masyarakat disekitarnya. Penelitian dilakukan untuk menganalisis: (1) Pengembangan Wisata Edukasi Kampung Coklat (2) Dampak Pengembangan Wisata terhadap perekonomian masyarakat (3) presepsi masyarakat terhadap perubahan perekonomian setelah adanya pengembangan wisata. Populasi penelitian yaitu masyarakat desa Plosorejo yang terdiri dari Pengelola wisata dan pelaku Usaha di sekitar Wisata. Penelitian menggunakan sampel jenuh, jenis penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan analisis data Miles dan Huberman dengan tahap pengumpulan data, reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Pengembangan Wisata Edukasi Kampung Coklat saat ini (2) pengembangan Wisata Edukasi Kampung Coklat berdampak positif terhadap perekonomian masyarakat yaitu: naiknya pendapatan masyarakat, meningkatnya peluang kerja, memudahkan masyarakat untuk mencari pekerjaan, meningkatnya peluang usaha, dan mendorong aktifitas berwirausaha masyarakat (3) adanya presepsi positif masyarakat terhadap perubahan perekonomian setelah pengembangan wisata.
MISTERI KEPATUHAN PAJAK
Arif Farida
AKUNTABEL Vol 14, No 2 (2017): September
Publisher : Faculty of Economics and Business Mulawarman University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (433.965 KB)
|
DOI: 10.30872/jakt.v14i2.1908
Taxes are one of the major sources of state revenues. However, compliance must be a major problem that is difficult to overcome. The problem with halo is a classic problem, which will never end in many models. The purpose of this research is to reveal the factors that influence. The research method used is qualitative in need. Explore various factors that can affect. Factors that can cause wind tax evasion. From various sources finally found 3 dominant factors that can affect. In addition there are two factors that cause taxpayers to avoid taxes, namely: large sanctions and distrust obligatory to the government. So the trust of society or government is needed.Keyword: compliance tax, tax avoidance
Pengaruh intellectual capital terhadap kinerja perusahaan pada perusahaan di indonesia
Budi Chandra;
Agnes Agnes
AKUNTABEL Vol 18, No 3 (2021): September
Publisher : Faculty of Economics and Business Mulawarman University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (269.659 KB)
|
DOI: 10.30872/jakt.v18i3.10080
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh intellectual capital terhadap kinerja perusahaan. Variabel dependen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kinerja perusahaan (return on asset) dan untuk variabel independen dalam penelitian ini adalah intellectual capital (human capital efficiency, structural capital efficiency, capital employed efficiency), ukuran perusahaan, dan leverage. Sampel penelitian yang terpilih yaitu perusahaan yang terdaftar di bursa efek indonesia pada periode 2015–2019 dan dipilih dengan metode purposive sampling dengan total data yang diperoleh adalah 2.127 data observasi yang kriterianya terpenuhi selama 5 tahun. Metode analisis yang digunakan adalah metode analisis regresi data panel. Dan model regresi terbaik yang terpilih adalah fixed effect model. Hasil penelitian ini adalah human capital efficiency, capital employed efficiency, dan ukuran perusahaan berpengaruh signifikan positif terhadap kinerja perusahaan sedangkan leverage berpengaruh signifikan negatif terhadap kinerja perusahaan dan structural capital efficiency tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja perusahaan. Penelitian selanjutnya diharapkan dapat mengukur intellectual capital dengan metode lain seperti metode analisis konten atau survei.
Pengaruh return on assets, debt to equity ratio, total assets turnover, net profit margin, dan kepemilikan manajerial terhadap pertumbuhan laba
Rurul Siti Martini;
Purnama Siddi
AKUNTABEL Vol 18, No 1 (2021): Maret
Publisher : Faculty of Economics and Business Mulawarman University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (203.5 KB)
|
DOI: 10.30872/jakt.v18i1.8741
Pertumbuhan laba merupakan salah satu rasio pertumbuhan yang dapat digunakan untuk mengukur kinerja perusahaan. Pertumbuhan laba mencerminkan keberhasilan manajemen dalam mengelola perusahaan secara efektif dan efisien. Tujuan penelitian ini menguji dan menganalisis pengaruh return on assets, debt to equity ratio, total assets turnover, net profit margin, dan kepemilikan manajerial terhadap Pertumbuhan laba. Populasi dalam penelitian ini yaitu sebanyak 45 perusahaan manufaktur sektor industri barang konsumsi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2017-2019 dengan menggunakan metode purposive sampling diperoleh 32 perusahaan yang memenuhi kriteria. Metode pengujian yang digunakan analisis regresi linier berganda. Hasil menunjukkan bahwa return on assets, net profit margin, dan kepemilikan manajerial berpengaruh terhadap Pertumbuhan laba. Sedangkan debt to equity ratio, dan total assets turnover  tidak berpengaruh terhadap Pertumbuhan laba. Manfaat Penelitian ini adalah memberikan pemahaman kepada investor dengan melihat peranan return on assets, debt to equity, total assets turnover, net profit margin, dan kepemilikan manajerial terhadap pertumbuhan laba yang dijalankan perusahaan sehingga investor dapat mengambil keputusan dalam berinvestasi secara tepat.Â
Pentingnya kinerja keuangan pemerintah daerah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di indonesia
Khairudin Khairudin;
Aminah Aminah;
Appin Purisky Redaputri
AKUNTABEL Vol 17, No 1 (2020): April
Publisher : Faculty of Economics and Business Mulawarman University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (183.954 KB)
|
DOI: 10.30872/jakt.v17i1.7336
Penelitian ini bertujuan untuk memotret kinerja keuangan dan kesejahteran masyarakat pada pemerintah daerah di Indonesia serta membuktikan secara empiris pengaruh kinerja keuangan terhadap kesejahteraan masyarakat. Penelitian ini dilakukan terhadap pemerintah kabupaten/kota di Indonesia, dimana kinerja keuangan diukur dengan rasio kemandirian keuangan daerah, rasio efektivitas keuangan daerah, rasio efisiensi keuangan daerah dan rasio pertumbuhan keuangan daerah sedangkan kesejahteraan masyarakat diukur dengan Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Pengujian dilakukan dengan menggunakan pengujian hipotesis. Hasil penelitian berdasarkan periode pengamatan menemukan bukti bahwa (1) kinerja keuangan dan kesejahteran masyarakat pada pemerintah daerah di Indonesia belum begitu baik; (2) kemandirian keuangan daerah berpengaruh positif dan signifikan terhadap kesejahteraan masyarakat; (3) efektivitas keuangan daerah berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap kesejahteraan masyarakat; (4) efisiensi keuangan daerah berpengaruh positif dan signifikan terhadap kesejahteraan masyarakat dan (5) pertumbuhan keuangan daerah berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kesejahteraan masyarakat. Penelitian ini telah mengkonfirmasi stakeholder theory, dimana sebagai sebuah organisasi pemerintah daerah telah memberi manfaat kepada para stakeholder diantaranya adalah berupa kesejahteraan bagi masyarakat meskipun belum sesuai dengan harapan.
Pengaruh struktur modal, laverage, likuditas dan corporate sosial responsibility terhadap profitabilitas
Setiyowati Setiyowati;
Kartika Hendra Titisari;
Purnama Siddi
AKUNTABEL Vol 19, No 1 (2022): Maret
Publisher : Faculty of Economics and Business Mulawarman University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (239.147 KB)
|
DOI: 10.30872/jakt.v19i1.10637
Kajian ini memiliki maksud untuk menguji serta menganalisis pengaruh struktur modal, laverage, likuiditas, dan corporate social responsibility terhadap profitabilitas pada 42 perusahaan sub Industri Barang Konsumsi di Bursa Efek Indonesia pada periode 2018 sampai dengan 2020. Penelitian ini menggunakan penelitian pendekatan kuantitatif. Metode analisis data penelitian ini yaitu dengan menggunakan analisis regresi linear berganda yang di olah dengan software SPSS 21. Hasil dari kajian ini menunjukkan bahwa struktur modal, laverage dan likuiditas berpengaruh terhadap profitabilitas, sedangkan corporate social responsibility tidak memiliki pengaruh terhadap profitabilitas.
Pemodelan Proses Penyusunan Laporan Keberlanjutan pada Usaha Kecil dan Menengah (UKM)
Putu Sukma Kurniawan
AKUNTABEL Vol 14, No 1 (2017): April
Publisher : Faculty of Economics and Business Mulawarman University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (465 KB)
|
DOI: 10.30872/jakt.v14i1.1153
Sustainability reporting becomes a new paradigm in corporate reporting. Sustainability reporting demonstrates that management of company have a commitment to engage in business activities, building on the concept of sustainability. This article discusses the implementation of the sustainability reporting on a small and medium enterprises, especially in Indonesia. The discussion is done on the opportunities and challenges of sustainability reporting in small and medium enterprises. Implementation of sustainability reporting in small and medium enterprises adapted to the GRI G4 standard.Keywords: sustainability reporting, sustainability report, small and medium enterprises, GRI G4 standard