cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sukabumi,
Jawa barat
INDONESIA
JTERA (Jurnal Teknologi Rekayasa)
Published by Politeknik Sukabumi
ISSN : 2548737X     EISSN : 25488678     DOI : -
TERA (Journal of Engineering Technology) is peer-review journal providing original research papers, case studies, and articles review in engineering technology field. The journal can be used as an authoritative source of scientific information for researchers, researcher academia or institution, industrial engineer, and government agencies. Paper topics of JTERA focused on engineering including informatics engineering, computer engineering, electrical engineering, mechanical engineering, industrial engineering, civil engineering, environmental engineering, and other topics related to engineering. JTERA is published by Politeknik Sukabumi and managed to be issued twice in every volume on June and December.
Arjuna Subject : -
Articles 482 Documents
Implementasi dan Analisis Performansi QoS pada Aplikasi English Competency Test Sarah Astiti; Nanda Iryani
JTERA (Jurnal Teknologi Rekayasa) Vol 5, No 2: December 2020
Publisher : Politeknik Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31544/jtera.v5.i2.2020.267-274

Abstract

Pandemi dan New Normal merupakan dua hal baru yang berdampak pada sektor pendidikan salah satunya adalah di perguruan tinggi. Terlihat jelas dengan adanya perubahan sistem pembelajaran secara tatap muka beralih menjadi sistem daring. Pusat Bahasa Institut Teknologi Telkom Purwokerto juga melakukan perombakan metode pengadaan tes TOEFL yaitu dengan melakukan pengembangan aplikasi English Competency Test (ECT). Penelitian ini bertujuan untuk melakukan pengukuran Quality of Service (QoS) terhadap jaringan selama proses tes daring dan menganalisis dengan parameter ukur berupa throughput, delay, dan packet loss. Objek penelitian mengambil kondisi jaringan user secara realtime dengan kendala pada umumnya seperti kurang stabilnya jaringan yang menyebabkan gangguan saat tes daring berlangsung. Tujuannya adalah agar kita mengetahui seberapa besar penggunaan bandwith, jumlah paket yang hilang dan waktu tunggu dalam proses pertukaran data di jaringan. Mahasiswa melakukan ujian dengan rentang waktu selama 115 menit dengan komposisi 3 bagian yang terdiri dari listening, structure dan reading. Pengambilan data mengambil kondisi jaringan yang digunakan oleh user di berbagai tempat secara langsung berjumlah 150 user dan 1 admin dalam implementasi aplikasi ECT. Hasil yang didapatkan bahwa penggunaan performansi dari sisi user/mahasiswa lebih besar dibandingkan jika diukur dari sisi admin dengan bandwith terbesar sebesar throughput 7968 bps, delay sebesar 1665,5 ms, dan packet loss sebesar 7,3 %. Hasil semua sangat baik sesuai standar ITU-T G.1010 namun kategori sedang untuk throughput dari sisi user.
Optimal Sizing and Placement of Wind-Based Distributed Generation to Minimize Losses Using Flower Pollination Algorithm Dian Budhi Santoso; Sarjiya Sarjiya; Fredi Prima Sakti
JTERA (Jurnal Teknologi Rekayasa) Vol 3, No 2: December 2018
Publisher : Politeknik Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31544/jtera.v3.i2.2018.167-176

Abstract

Penempatan DG dapat mempengaruhi aliran daya dan tegangan pada bus di sistem distribusi. Oleh karena itu, penempatan DG harus diperhitungkan dan direncanakan secara detail agar dapat bekerja secara optimal. Penempatan DG yang tidak optimal dapat meningkatkan losses pada sistem, sehingga berpengaruh terhadap profil tegangan yang akan menurun. Penempatan dan kapasitas DG yang optimal dapat berpengaruh kepada peningkatan profil tegangan, mengurangi losses, peningkatkan kapasitas distribusi, dan peningkatkan keandalan pada sistem. Beberapa metode optimisasi banyak yang bermunculan mulai dari optimisasi klasikal, pendekatan analitis, sampai yang terbaru yaitu metaheuristik. Salah satu metode optimisasi metaheuristik terbaru adalah Flower Pollination Algorithm (FPA) yang merupakan metode optimisasi yang terinspirasi dari proses penyerbukan bunga. FPA lebih efisien dengan menghasilkan hasil yang lebih baik dan memiliki kecepatan konvergen yang lebih tinggi jika dibandingakan dengan metode metaheuristik lainnya. Pada penelitian ini, FPA digunakan untuk menentukan lokasi dan kapasitas wind-based DG yang optimal dengan single DG dan multi DG untuk meminimalkan rugi-rugi daya pada sistem tes IEEE 33-bus dan meningkatkan profil tegangan. Untuk mengetahui kinerja dari FPA, akan dibandingkan dengan metode optimasi lain. Selain itu, jumlah dan kapasitas wind-based DG yang dipasang pada bus terpilih akan diperhitungkan. Hasil simulasi menunjukkan bahwa metode yang diusulkan telah berhasil dengan baik menentukan lokasi dan kapasitas DG.
Multi Criteria Decision Making pada Strategi Pengolahan Sampah Padat Perkotaan Yosef Adicita; Muhammad Rizki Apritama; Anshah Silmi Afifah
JTERA (Jurnal Teknologi Rekayasa) Vol 5, No 2: December 2020
Publisher : Politeknik Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31544/jtera.v5.i2.2020.191-200

Abstract

Penyebab ketidakefektifan sistem pengolahan sampah perkotaan adalah kurangnya pemahaman dan kedisplinan dalam teknik pengolahan yang sesuai dengan jenis timbulan sampah yang dihasilkan setiap harinya dan peningkatan populasi yang berbanding lurus dengan peningkatan aktivitas dan timbulan limbah padat yang dihasilkan. Permasalahan ini sering ditemukan di daerah perkotaan di Indonesia dan salah satunya adalah Kota Batam. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menentukan teknik pengolahan yang paling ideal untuk sampah padat yang dihasilkan penduduk di Kota Batam dengan merumuskan lima skenario teknik pengolahan sampah menggunakan Multi Criteria Decision Making (MCDM), Preference Ranking Organization Method for Enrichment Evaluations (PROMETHEE), dan Technique for Order of Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS). Kelompok kriteria yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknologi, lingkungan, ekonomi, dan sosial dengan jumlah total kriteria adalah 28 kriteria. Berdasarkan hasil analisis, skenario pengolahan sampah paling ideal untuk Kota Batam adalah pengolahan dengan cara 50% sanitary landfill dan 50% insenerasi yang diperoleh dari PROMETHEE, 100% sanitary landfill diperoleh dari TOPSIS.
Desain dan Purwarupa Fuzzy Logic Control untuk Pengendalian Suhu Ruangan Faisal Wahab; Arif Sumardiono; Adnan Rafi Al Tahtawi; Agus Faisal Aziz Mulayari
JTERA (Jurnal Teknologi Rekayasa) Vol 2, No 1: June 2017
Publisher : Politeknik Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31544/jtera.v2.i1.2017.1-8

Abstract

Fuzzy Logic Control (FLC) merupakan salah satu metode pengendalian sistem yang saat ini banyak digunakan di beberapa disiplin ilmu, khususnya di bidang sistem kendali. Dalam perancangan FLC tidak diperlukan model matematis dari sistem yang akan dikendalikan. Hal ini menjadi salah satu keunggulan FLC sehingga perancangan pengendali lebih mudah dilakukan dengan hanya mengandalkan aturan logika. Pada makalah ini, akan dirancang FLC untuk sistem pendingin ruangan dan direalisasikan dalam bentuk prototype untuk kesederhanaan perancangan. Sistem ini memiliki masukan suhu ruangan dan banyaknya orang di ruangan, sedangkan keluarannya adalah tingkat pendinginan ruangan  tersebut. Pengujian sistem ini dilakukan dengan membandingkan hasil keluaran pengendali melalui simulasi Fuzzy Logic Toolbox yang tersedia pada MATLAB. Dua unit purwarupa dirancang dengan sensor masukan yang berbeda sebagai perbandingan. Hasilnya menunjukkan bahwa purwarupa sistem pertama dan kedua mampu mengendalikan suhu ruangan dengan rata-rata kesalahan berturut-turut 1,31% dan 4,06% jika dibandingkan dengan simulasi MATLAB.
Penilaian Layanan Sistem Informasi Akademik Universitas Muhammadiyah Sukabumi dengan Framework ITIL v3 Indri Ariyanti; Indra Griha Tofik Isa
JTERA (Jurnal Teknologi Rekayasa) Vol 6, No 2: December 2021
Publisher : Politeknik Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31544/jtera.v6.i2.2021.341-350

Abstract

Layanan berbasis teknologi/sistem informasi (TI/SI) menjadi faktor keberhasilan suatu institusi perguruan tinggi dalam menjalankan tata kelola. Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI) merupakan salah satu perguruan tinggi yang sudah mengimplementasikan layanan berbasis TI/SI yakni Sistem Informasi Akademik (SIAK UMMI). SIAK UMMI terus menerus mengalami perkembangan yang disesuaikan dengan kebutuhan stakeholder. Namun yang menjadi permasalahan adalah belum dilakukan penilaian mengenai kualitas dari layanan SIAK UMMI, sehingga institusi belum mengetahui bagaimana positioning layanan dari SIAK UMMI. Dalam penelitian ini dilakukan penilaian layanan SIAK UMMI melalui framework ITIL v3 dengan fokus pada aspek service design. Penelitian ini menghasilkan nilai rerata Service Design 3,04 atau maturity level berada pada level 3, yang terdiri dari (1) Service Management as a Practice sebesar 2,95; (2) Service Design Principles sebesar 3,15; (3) Service Design Processes sebesar 3,11; (4) Service Design Technology Related Activities sebesar 3,07; (5) Organizing for Service Design sebesar 2,95; (6) Service Design Technology Consideration sebesar 2,96; dan (7) Service Design Process Implementation Consideration sebesar 3,08.
Perancangan Penyearah RF untuk Pemanenan Energi Elektromagnetik pada Band GSM 900 MHz Enceng Sulaeman; Nabila Wardah
JTERA (Jurnal Teknologi Rekayasa) Vol 4, No 2: December 2019
Publisher : Politeknik Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31544/jtera.v4.i2.2019.253-260

Abstract

Penyearah RF yang merupakan bagian dari rectenna dapat menangkap radiasi gelombang RF dari BTS lalu diubah menjadi tegangan DC. Tegangan DC yang dihasilkan dapat dimanfaatkan sebagai sumber energi untuk perangkat dengan daya rendah. Pada tulisan ini dibahas mengenai perancangan dan realisasi penyearah RF untuk pemanenan energi dari gelombang elektromagnetik yang berhambur tidak terpakai. Penyearah RF ini bekerja pada frekuensi GSM 900 MHz downlink. Rangkaian penyearah RF ini dibuat menggunakan dioda HSMS tipe 2850 yang disusun dengan metode pengganda tegangan bertingkat untuk menggandakan tegangan keluaran yang relatif kecil. Penyearah RF ini disusun dengan 5 tingkat pengganda tegangan. Berdasarkan hasil pengukuran didapatkan keluaran tegangan sebesar 1,2 V dengan level daya -1,1 dBm dengan efisiensi sebesar 1,56 %.  
Implementasi Metode Extreme Programming pada Aplikasi Biro Jodoh Syari’ah Berbasis Mobile Android Samsuri Yahya; Fajar Mahardika; Isep Saepudin; Suhenda Suhenda
JTERA (Jurnal Teknologi Rekayasa) Vol 4, No 1: June 2019
Publisher : Politeknik Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31544/jtera.v4.i1.2019.37-40

Abstract

Manusia pada dasarnya menginginkan pasangan hidup siap dalam kondisi apapun. Pasangan hidup ini yang akan menemani dalam sebuah rumah tangga. Terkadang manusia gagal dalam memilih pasangan hidup yang baik untuk dirinya. Manusia kadang juga terjerumus dalam hal yang salah dalam memilih pasangan hidup seperti kegagalan dalam rumah tangga. Penelitian ini bertujuan untuk membuat sebuah sistem informasi aplikasi biro jodoh syari’ah dengan metode Extreme Programming (XP). Metode XP ini digunakan karena kesederhanaanya dimana terdiri dari tiga tahapan, yaitu planning, design, dan coding. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem yang dibuat dapat menampilkan aplikasi berbasis Android dengan dilengkapi akun pengguna. Dengan aplikasi ini, pengguna dapat dengan mudah melakukan pencarian pasangan hidup sesuai dengan kriteria dan berbasis syari’ah.
Analisis Unjuk Kerja Sistem Kendali Daya Terpusat pada Jaringan Homogen Femtocell Anggun Fitrian Isnawati; Khulqi Rasyid; Mas Aly Afandi
JTERA (Jurnal Teknologi Rekayasa) Vol 6, No 1: June 2021
Publisher : Politeknik Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31544/jtera.v6.i1.2021.15-24

Abstract

Sistem kendali daya sangat berkaitan dengan masalah interferensi antar user pada jaringan homogen femtocell. Kendali daya juga dapat menjaga baterai perangkat supaya hemat dalam penggunaan daya. Bentuk kendali daya terpusat (centralized power control atau disingkat CPC) digunakan dalam penelitian ini dengan analisis unjuk kerja berdasarkan metode penyelesaian menggunakan algoritma solusi yang layak (feasible solution). Dengan menguji kelayakan nilai vektor daya, solusi yang layak dapat dicapai jika user mempunyai nilai daya non-negatif (non-negative power vector), yang berarti bahwa SINR target dapat tercapai dan sistem dapat diterapkan. Studi ini difokuskan pada single channel dan multi-channel yang diterapkan pada multi-user. Hasilnya menunjukkan bahwa saat kondisi sistem tersebut feasible maka semua daya user bernilai positif dan semua user mampu mencapai signal to noise ratio (SINR) target yang ditentukan yakni 13 dB untuk skema 5 user dan 9,5 dB untuk skema 10 user. Pada kondisi infeasible, daya user pada power vector ada yang bernilai negatif dan beberapa user tidak mencapai SINR target. Pada penggunaan channel bersama, penambahan user akan menurunkan SINR yang diterima user. Semakin kecil ukuran user group maka semakin tinggi SINR yang dapat dicapai. Hal ini dikarenakan interferensi antar user yang semakin kecil.
Penyusunan Prosedur Operasional Standar Pengelolaan Proyek Berdasarkan Kerangka Kerja ITIL V3 dan PMBOK 5th Erna Hikmawati
JTERA (Jurnal Teknologi Rekayasa) Vol 3, No 1: June 2018
Publisher : Politeknik Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31544/jtera.v3.i1.2018.99-104

Abstract

Dalam hal pengelolaan proyek, ada suatu standar yang dikeluarkan oleh Project Management Institute (PMI) yaitu Project Management Body of Knowledge (PMBOK) yang berisi mengenai standar dalam mengelola sebuah proyek. Selain itu, ada juga kerangka kerja (framework) yang memberikan best practice dalam manajemen layanan IT yaitu IT Infrastructure Library (ITIL). PT. Pasim Sentra Utama merupakan salah satu perusahaan IT Consultant di Bandung yang belum memiliki Prosedur Operasional Standar (POS) dalam pengelolaan proyek. Untuk meningkatkan daya saing dan performa dari perusahaan, maka sebaiknya PT. Pasim Sentra Utama menyusun POS yang standar dalam hal pengelolaan proyek. Melihat kondisi yang ada saat ini, maka penyusunan POS di PT. Pasim Sentra Utama sangat cocok menggunakan metode Business Process Reengineering (BPR). Hasil dari penelitian ini berupa 10 proses bisnis pengelolaan proyek di PT. Pasim Sentra Utama yang dapat diselaraskan dengan proses-proses yang ada pada standar PMBOK 5th dan kerangka kerja ITIL sehingga setiap aktivitas di dalamnya menjadi lebih efektif, efisien, dan terarah.
Penentuan Lokasi dan Kapasitas Wind-Based DG pada Sistem Distribusi 20 kV Menggunakan Flower Pollination Algorithm Dian Budhi Santoso
JTERA (Jurnal Teknologi Rekayasa) Vol 5, No 1: June 2020
Publisher : Politeknik Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31544/jtera.v5.i1.2019.127-134

Abstract

Lokasi dan kapasitas distributed generation (DG) memiliki dampak yang sangat penting dalam mengurangi rugi-rugi daya pada saluran distribusi. Selain itu, lokasi dan kapasitas DG yang tepat dapat memperbaiki profil tegangan pada saluran distribusi dalam hal ini sistem distribusi 20kV di PLN Karawang. Sebuah metode metaheuristik digunakan untuk menyelesaikan permasalahan pada saluran distribusi 20kV di PLN Karawang. Flower Pollination Algorithm (FPA) merupakan metode metaheuristik yang memiliki tingkat keberhasilan yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan metode lain yang sejenis. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan lokasi dan menentukan kapasitas dari wind-based DG menggunakan FPA. Untuk mengurangi rugi-rugi daya dan memperbaiki profil tegangan pada sistem distribusi 20kV di PLN Karawang, maka digunakan single DG dan multi DG. Lokasi dan kapasitas wind-based DG akan dianalisis untuk ditempatkan pada penyulang yang telah dipilih oleh FPA. Sebelum sistem distribusi 20kV dipasang DG, nilai tegangan minimum sebesar 0,91 p.u. Namun setelah dipasang DG, hasil simulasi menggunakan FPA menunjukkan peningkatan pada nilai tegangan minimum menjadi 0,97 p.u. Lokasi optimal DG yang dipilih oleh FPA adalah pada penyulang 8, penyulang 6, dan penyulang 10 dengan kapasitas setiap DG adalah 341,18 Watt (penyulang 8), 557,38 Watt (penyulang 6), dan 799,63 Watt (penyulang 10). Penempatan DG yang sesuai pada penyulang di sistem distribusi PLN Karawang dapat mengurangi rugi-rugi daya dan memperbaiki profil tegangan pada saluran distribusi.