cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Pemberdayaan Komunitas
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Social,
Arjuna Subject : -
Articles 31 Documents
Faktor-faktor yang Mempengaruhi Penyalahgunaan Napza pada Residen di Yayasan Harapan Permata Hati Kita Bogor The Factors That Cause The Abuse of Narcotics, Psychotropic And Other Addictive Substances by Residence of Harapan Permata Hati Kita Fondation in Ricky Purba; Mastauli Siregar
Jurnal Pemberdayaan Komunitas Vol 14, No 1 (2015): Jurnal Pemberdayaan Komunitas
Publisher : Jurnal Pemberdayaan Komunitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penyalahgunaan Narkotika, Psikotropika dan Zat Adiktif lainnya atau yang biasa kita dengar dengan istilah NAPZA beberapa tahun terakhir ini menjadi masalah serius. Korban penyalahgunaan NAPZA telah meluas sehingga melampaui batas-batas strata sosial, umur, jenis kelamin, merambah tidak hanya perkotaan tetapi merambah sampai pedesaan dan melampaui batas negara. Penelitian dilakukan di Yayasan Harapan Permata Hati Kita di desa Ciasin, Bogor. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif, dimana informan kunci dalam penelitian ini adalah mereka yang menjalani rehabilitasi sebanyak empat orang dan satu informan tambahan yaitu seorang konselor. Teknik pengumpulan data dengan studi pustaka, studi lapangan berupa wawancara mendalam dan observasi. Data yang didapat dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penanganan korban penyalahgunaan dilakukan dengan dua metode yaitu Metode 12 langkah dan aftercare. Kedua metode ini telah diterapkan dengan baik oleh YAKITA terhadap pemulihan para residen yang dilakukan oleh berbagai staff dan konselor. Kata kunci: faktor internal, faktor eksternal, metode 12 langkah, metode aftercare. Abstract 53Abuse of narcotics, psychotropic and other addictive substances or the ones you hear the term drug recent years has become a serious problem. Victims of drug abuse has been expanded such that it goes beyond the boundaries of social class, age, gender, reaching not only urban but extended to rural and transcends national boundaries. The study was conducted at Harapan Permata Hati Kita Fondation in the village of Ciasin, Bogor. This research is descriptive research, where key informants in this study are those that undergo of social rehabilitation of drug abuse as many as four people and one additional informants is a counselor. Data collection techniques with literature studies, field studies, in-depth interviews and observation. The data obtained and then analyzed by described qualitatively. The results showed that the handling of victims of drug abuse done by two methods. They are method with 12 steps and aftercare. Both of these methods have been applied properly by Yakita to the recovery of the resident performed by various staff and counselors. Key words: internal factors, external factors, 12-step method,  aftercare method
Persepsi Peserta terhadap Program KUBE di Desa Tanjung Gusta Kecamatan Sunggal Kabupaten Deli Serdang The Perception of Participant of KUBE Program in Tanjung Gusta Village Subdistrict of Sunggal Deli Serdang Regency Matias Siagian
Jurnal Pemberdayaan Komunitas Vol 14, No 1 (2015): Jurnal Pemberdayaan Komunitas
Publisher : Jurnal Pemberdayaan Komunitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Kemiskinan merupakan masalah keluarga, masalah masyarakat, masalah negara, bahkan masalah dunia. Merupakan suatu hal yang aneh, di satu pihak sudah begitu banyak program pemberdayaan yang secara khusus diperuntukkan bagi masyarakat miskin, namun masalah kemiskinan di Indonesia tetap eksis, bahkan menjadi hambatan tersendiri dalam mencapai kemajuan. Penelitian ini secara khusus mengkaji pelaksanaan program Kelompok Usaha Bersama (KUBE) di Desa Tanjung Gusta Kecamatan Sunggal Kabupaten Deli Serdang. Lebih khusus lagi, penelitian mengkaji persepsi peserta program yang dilaksanakan oleh Kementerian Sosial tersebut. Penelitian yang dilakukan adalah penelitian deskriptif, dengan tujuan untuk menggambarkan bagaimana persepsi peserta terhadap program yang diikuti. Data diperoleh dari 20 peserta yang ditetapkan sebagai sampel penelitian. Hasil analisis data antara lain mengindikasikan bahwa pada umumnya peserta kurang memahami program yang sedang diikuti. Mereka sendiri sepertinya tidak yakin atas program yang diikuti mampu memperbaiki sosial ekonomi keluarga. Akibatnya, peserta begitu saja menjalankan program, tanpa rasa optimistis. Dalam kondisi seperti ini maka program KUBE tidak berhasil melakukan perubahan yang signifikan terhadap perbaikan sosial ekonomi rumah tangga peserta. Kata kunci: kemiskinan, keluarga miskin, pemberdayaan masyarakat, ekonomi keluarga. Abstract 63The poverty is family problem, social problem, state problem, more over poverty is world problem. It is really peculiar, in one side there are many empowerment program especial for the poor community, but poverty problem in Indonesia always exist, more over the poverty is a obstacle for development. This research especially to study the carrying out of KUBE program in Tanjung Gusta Village, Subdistrict of Sunggal, Deli Serdang Regency. More especially, the research study the perception of participant of program who carried out by Social Department. This research is descriptive reserch, intends to descriptive the participant perception to the program. There are 20 participants been data resources who decided as research sample. The result of data analysis indicated that mayority of participant did not quite understand the program which they were following. They did not believe for the program which they were following can promoted their family economy. Finally, the participant followed the program with out optimistic. In this situation the KUBE program did not quite changed the family economy of participant.Key words: poverty, poor family, community empowerment, family economy
Tujuh Judul Tulisan Semua Penulis
Jurnal Pemberdayaan Komunitas Vol 14, No 1 (2015): Jurnal Pemberdayaan Komunitas
Publisher : Jurnal Pemberdayaan Komunitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tidak ada
Mengembalikan Hakikat Keluarga sebagai Wadah Sosialisasi dan Internalisasi Nilai-nilai Sosial Pemimpin Redaksi
Jurnal Pemberdayaan Komunitas Vol 14, No 2 (2015): Jurnal Pemberdayaan Komunitas
Publisher : Jurnal Pemberdayaan Komunitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tidak ada
Perlindungan Sosial Bidang Kesehatan bagi Masyarakat Miskin Health Social Protection for The Poor People Abu Huraerah
Jurnal Pemberdayaan Komunitas Vol 14, No 2 (2015): Jurnal Pemberdayaan Komunitas
Publisher : Jurnal Pemberdayaan Komunitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Implementasi program-program perlindungan sosial bagi kesehatan kaum miskin masih menghadapi sejumlah masalah, seperti data orang miskin yang tidak jelas dan akurat, perihal administrasi, perawatan kesehatan, menyangkut keuangan, dan sosialisasi yang tidak optimal dari badan penyelenggara  jaminan kesehatan nasional. Oleh karena itu untuk memecahkan berbagai masalah ini beberapa hal diperlukan untuk dilaksanakan, meliputi: 1) membuat satu data dasar yang menyangkut penerima bantuan iuran dengan menggunakan metode pemetaan yang baik, 2) membuat skala prioritas kebutuhan-kebutuhan masyarakat dikaitkan dengan program-program yang mereka butuhkan secara menyeluruh, 3) Investasi fasilitas dan sumber daya di bidang kesehatan, yang menghasilkan fasilitas kesehatan dasar dan  pedoman yang tepat serta tenaga kesehatan yang cukup, 4) meningkatkan anggaran kesehatan, 5) melakukan pengawasan atas kualitas dan biaya dengan tujuan mengurangi biaya pelayanan yang tidak diperlukan dengan peningkatan kelayakan dan efisiensi pelayanan kesehatan. Kata kunci: perlindungan sosial, kesehatan, kemiskinan, jaminan kesehatan nasional.   Abstract Implementation of social protection programs for the poor health still faces some problems, such as data coverage of the poor is not clear and valid, administration, health care, finance, and not maximum socialization of National Health Insurance. Therefore, to overcome these problems, several things need to be done are (1)establish a data base of membership PBI (Penerima Bantuan Iuran) using proper mapping methodology,(2) prioritizing the needs of the people is what programs are needed by the people as a whole, (3) investment of health facilities and health human resources, which provide primary health facilities and referral and health human resources are adequate, (4) improve health financing, and (5) performs quality control and cost control which aims to reduce the cost of unnecessary services by increasing the feasibility and efficiency of health services. Keywords: social protection, health, poor, national health insurance.
Perkembangan Geng Motor sebagai Salah Satu Fenomena Kenakalan Remaja di Kota Medan The Increase of Motor Cycle Gang As One of Juvenile Delinquency in The City of Medan Tuti Atika
Jurnal Pemberdayaan Komunitas Vol 14, No 2 (2015): Jurnal Pemberdayaan Komunitas
Publisher : Jurnal Pemberdayaan Komunitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Kenakalan remaja khususnya geng motor di kota Medan merupakan masalah memprihatinkan. Tingginya perhatian publik terhadap munculnya fenomena geng motor di kalangan remaja di kota Medan berawal pada saat geng motor mulai melakukan aksi-aksi brutalnya di beberapa titik di kota Medan. Beberapa pelaku geng motor paling banyak melibatkan remaja yang pada umumnya berstatus sebagai pelajar SMA. Hasil penelitian mengindikasikan, munculnya fenomena geng motor di kalangan remaja kurangnya perhatian di lingkungan keluarga. Selain itu,  kurangnya wadah berekspresi bagi remaja untuk mengembangkan bakat, minat dan  hobinya di berbagai bidang kreatifitas turut menyebabkan seorang remaja terikut pada pengaruh buruk geng motor.  Geng motor menanamkan nilai perkawanan dan kekerasan di dalam diri setiap anggotanya, maka dari itu geng motor menjadi sesuatu yang menarik bagi remaja. Kata Kunci: Kenakalan remaja, geng motor.   Abstract The juvenile delinquency in particular motorcycle gang in the city of Medan is apprehensive proglem. The high public attention to the appearance of the motorcycle gang phenomenon among teenagers in the city of Medan started when biker gangs began to take brutal action at some point in the city of Medan. Some of the perpetrators of the most widely motorcycle gang involving teenagers in general status as a high school student. The result of research indicated the emergence of the phenomenon of teenage motorcycle gang is caused due to lack of attention in the family environment. In addition, the lack of containers of expression for young people to develop their talents, interests and hobbies in various fields of creativity contribute to a teen gang ending up on the bad influence of the motor. Motorcycle gang and violence inculcate comradeship within each of its members, then of the motorcycle gang that be something that appeals to teens. Keywords: Juvenile delinquency, biker gangs.
Faktor-Faktor Penyebab Anak Bekerja di Desa Baru Kecamatan Pancur Batu Kabupaten Deli Serdang The Factors That Cause The Children Working In Baru Village Pancur Batu Sub-Districts Deli Serdang District Dina Rizki Triyanti; Berlianti Berlianti
Jurnal Pemberdayaan Komunitas Vol 14, No 2 (2015): Jurnal Pemberdayaan Komunitas
Publisher : Jurnal Pemberdayaan Komunitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Anak-anak bekerja di usia dini telah menjadi fenomena di masyarakat. Orang tua yang memiliki peran sebagai pelindung bagi anak-anak mereka semakin lama semakin tidak menjalankan perannya sebagaimana mestinya. Ketidakmampuan keluarga dalam merespon tuntutan kehidupan dan faktor-faktor lain telah menarik anak ke dalam kehidupan bekerja yang seharusnya tidak mereka hadapi. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif, dan metode pengumpulan data dengan menggunakan metode pengalaman individu. Data diperoleh melalui observasi dan wawancara mendalam terhadap anak-anak yang bekerja di Desa Baru, Kecamatan Pancur Batu, Kabupaten Deli Serdang. Hasil penelitian menjelaskan bahwa keluarga dari informan adalah keluarga miskin. Hal ini membuat anak bekerja untuk membantu ekonomi keluarga serta dipakai untuk memenuhi kebutuhan dirinya sendiri seperti sekolah, jajan, bermain game. Faktor lain adalah faktor budaya, ketidaktahuan orang tua tentang hukum yang tidak membolehkan anak yang bekerja, dan faktor urbanisasi Kata kunci: faktor-faktor penyebab, anak bekerja Abstract Children working at an early age has become a phenomenon in society. Parents who have a role as a protector of their children are increasingly not perform its role as it should. Inability to respond to the demands of family life and other factors have attracted children into working life which should not they faced. This research was conducted using qualitative methods, and methods of data collection using individual experience (life story). Data collected by observation and in-depth interviews of children who work in Village of Baru, Sub-district of Pancur Batu, District of Deli Serdang. The results of the study explained that the family of informants are poor family. This makes children work to support their families and are used to meet the needs of himself as school, snack, play games. The other factors are cultural factor, the ignorance of the parents to the law about children not being allowed to work, and urbanization factor. Keywords: factors that cause, children working
Faktor Potensi Kekerasan Orangtua terhadap Anak: Studi Kasus di Kelurahan Cibeber, Kecamatan Cimahi Selatan Kota Cimahi Parent Violence Potential Factor to Child: Case Study in Kelurahan Cibeber South Cimahi Subdistrict – Cimahi Fuji Lestari Perdani; Husmiati Yusuf
Jurnal Pemberdayaan Komunitas Vol 12, No 2 (2013): Jurnal Pemberdayaan Komunitas
Publisher : Jurnal Pemberdayaan Komunitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (327.494 KB)

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran potensi kekerasan orangtua terhadap anak dilihat dari faktor tekanan hidup, yaitu rigiditas, ketidakbahagiaan, masalah dengan anak dan diri sendiri, masalah dengan keluarga dan orang lain, serta upaya pencegahan kekerasan orangtua terhadap anak. Penelitian ini termasuk deskriptif, berlokasi di kelurahan Cibeber Kecamatan Cimahi Selatan Kota Cimahi, dengan 75 orang sampel penelitian yang ditarik dengan teknik cluster random sampling. Data dikumpulan dengan menggunakan angket dan dianalisis dengan SPSS 17. Analisis data menunjukkan, potensi kekerasan orangtua terhadap anak termasuk  kategori tinggi dilihat dari  faktor rigiditas, masalah dengan keluarga dan masalah dengan orang lain. Kategori sedang  dilihat dari faktor tekanan hidup dan ketidakbahagiaan orang tua. Kategori rendah dilihat dari faktor masalah dengan anak dan diri sendiri. Kata kunci: kekerasan terhadap anak, kemiskinan   Abstract This research aimed to know description of parents violence potential to child seen from six pressure life factor, namely rigiditas, unhappiness, problem with child and self, problem with family and someone else,  and parents violence prevention effort to child. This research is descriptive research, conducted in Cibeber, South Cimahi subdistrict, Cimahi Town, with 75 research samples drawn by using cluster random sampling. Data collection  by using questionnaire and analyzed by using SPSS 17. Data analysis result, parents violence potential to child appertains high category seen from rigiditas, problem with and with someone else. Democrat catefory seen from pressure life and unhappiness factor. Low category seen from problem with child and self factor. Keywords: child abuse, poverty
Analisis Pola Asuh Orangtua Remaja Korban Penyalahgunaan Narkoba Binaan Al-Kamal Sibolangit Centre Parent Pattern Rears Analysis of Teenage Victim of Narcotic Abuse Building of Al-kamal Sibolangit Centre Mastauli Siregar
Jurnal Pemberdayaan Komunitas Vol 12, No 2 (2013): Jurnal Pemberdayaan Komunitas
Publisher : Jurnal Pemberdayaan Komunitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian mengenai Analisis Pola Asuh Orangtua Remaja Korban Penyalahgunaan Narkoba Binaan Al-Kamal Sibolangit Centre ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana bentuk pola asuh yang dilakukan oleh orangtua remaja korban penyalahgunaan narkoba yang menjadi pasien di Al-Kamal Sibolangit Centre. Hasil dari penelitian didapat bahwa dalam mendidik anak, orangtua ketiga informan memiliki tipe pola asuh yang berbeda. Secara berturut dari informan I, II dan III tipe pola asuh yang diterapkan adalah pola asuh tipe penyabar, otoriter, penelantar. Walaupun dalam hasil data di lapangan, pola asuh orangtua korban lebih kepada perpaduan dari tipe pola asuh yang telah ditetapkan oleh peneliti sendiri. Namun peneliti mencoba untuk mengkerucutkan tipe pola asuh orangtua korban berdasarkan kecenderungan indikator-indikator tipe pola asuh yang telah peneliti tetapkan. Kata kunci: Analisis, Pola Asuh, Penyalahgunaan Narkoba Abstract Analysis of Research on Parents Parenting Teens Drug Abusers By Al-Kamal Sibolangit Centre aims to describe how the shape of parenting teenagers conducted by the parents who become victims of drug abuse patients in Al-Kamal Sibolangit Centre. Results of the study found that in educating children, parents three informants have different types of parenting. Respectively of the informants I, II and III types of parenting that is applied is the type of patient care pattern, authoritarian, penelantar. Although the results of the data in the field, the ways to teach parents of victims rather the combination of this type of parenting that have been set by the researchers themselves. But the researchers tried to conical type based on the victim's parents parenting trend indicators have been types of parenting that the researchers set. Key words : Analysis, Parenting, Drug abuse
FORMULIR BERLANGGANAN Pemimpin Redaksi
Jurnal Pemberdayaan Komunitas Vol 12, No 1 (2013): Jurnal Pemberdayaan Komunitas
Publisher : Jurnal Pemberdayaan Komunitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (6.371 KB)

Abstract

Tidak ada

Page 3 of 4 | Total Record : 31