cover
Contact Name
Fitra Lestari, M.Eng, Ph.D
Contact Email
fitra.lestari@uin-suska.ac.id
Phone
+628116901601
Journal Mail Official
jti.fst@uin-suska.ac.id
Editorial Address
Jl. HR. Subrantas KM 15 Kampus UIN Sultan Syarif Kasim Riau
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Teknik Industri : Jurnal Hasil Penelitian dan Karya Ilmiah dalam Bidang Teknik Industri
ISSN : 2460898X     EISSN : 27146235     DOI : http://dx.doi.org/10.24014/jti
(ISSN : 2460-898X) JTI merupakan jurnal akademik yang dipublikasikan 2 kali setahun, meliputi bulan Juni dan Desember. Tujuan jurnal ini menyediakan tulisan yang memiliki yang fokus pada bidang Teknik Industri. lebih lanjut jurnal ini dipulikasikan oleh Jurusan Teknik Industri Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Sultan syarif Kasim Riau. Tulisan yang diterima merupakan hasil originalitas dan memberikan kontribusi yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya.
Articles 358 Documents
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Minat Siswa SMA Negeri Menjadi Mahasiswa Fakultas Sains dan Teknologi UIN SUSKA Riau Ismu Kusumanto
JTI: Jurnal Teknik Industri Vol 3, No 2 (2017): DESEMBER 2017
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (307.822 KB) | DOI: 10.24014/jti.v3i2.5564

Abstract

Minimnya minat siswa kelas XII sekolah unggulan yang ada di kota Pekanbaru untuk masuk ke Fakultas Sains dan Teknologi UIN Sultan Syarif Kasim Riau menjadi hambatan bagi pencapaian visi UIN Suska Riau, karena kualitas inputan mahasiswa tidak memenuhi standar yang ditetapkan. Terdapat beberapa factor, diantaranya biaya, fasilitas, basic keislaman, transportasi, cita-cita, teman, lingkungan tempat tinggal, peluang masuk, dan lokasi yang menjadi penentu dan mempengaruhi minat siswa masuk ke Fakultas Sains dan Teknologi UIN Sultan Syarif Kasim Riau. Metode yang di gunakan yaitu analisis linier regresi berganda, yang menunjukkan adanya pengaruh keseluruhan variabel bebas terhadap variabel terikat (minat siswa sekolah ungulan XII masuk ke Fakultas Sains dan Teknologi UIN SUSKA Riau). Berdasarkan uji secara parsial didapatkan masing-masing variabel bebas berpengaruh terhadap variabel terikat (minat siswa sekolah ungulan XII masuk ke Fakultas Sains dan Teknologi UIN SUSKA Riau). Kesimpulannya yaitu didapatkan faktor biaya, transportasi, dan lokasi sebagai faktor-faktor yang memiliki pengaruh paling tinggi dari sembilang faktor yang diteliti.
Analisa Beban Kerja Fisik yang Dialami Pekerja pada Stasiun Pencetakan Worm Screw dengan Menggunakan Work Sampling (Studi Kasus : PT. Riau Logam Engineering) Nofirza Nofirza
JTI: Jurnal Teknik Industri Vol 2, No 1 (2016): JUNI 2016
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1149.287 KB) | DOI: 10.24014/jti.v2i1.5043

Abstract

Manusia merupakan salah satu faktor utama dalam menjamin kelancaran proses produksi dalam industri. Ketersediaan tenaga kerja dengan tingkat keterampilan yang memadai dalam jumlah yang tepat merupakan salah satu kunci penting keberhasilan dalam mencapai pemenuhan permintaan dan target produksi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui waktu baku dari proses pembuatan cetakan worm screw dengan mengunakan metode Work Sampling. Hasil pengukuran ini digunakan untuk menghitung beban kerja fisik yang dialami oleh operator pada saat bekerja. Berdasarkan hasil pengolahan data yang telah dilakukan pada penelitian ini maka diketahui waktu baku yang diperlukan oleh operator dalam menyelesaikan 1 unit cetakan worm screw adalah 20,5 menit dan beban kerja fisik yang diterima oleh operator pada stasiun pembuatan cetakan worm screw di PT. Riau Logam Engineering adalah 136% berada di range > 100% yang berarti bahwa beban kerja yang diterima oleh operator masih berada dalam kondisi berat. Usulan menambah 1 operator diharapkan dapat mengurangi beban kerja fisik yang diterima oleh operator atau berada pada range < 100% yang berarti bahwa beban kerja fisik yang diterima dalam kondisi ringan.
Merancang Sistem untuk Meningkatkan Kinerja Sumber Daya Manusia Menggunakan Metode Analytical Hierarchi Process (AHP) di PTPN V PKS Sei Pagar Suherman Suherman
JTI: Jurnal Teknik Industri Vol 2, No 1 (2016): JUNI 2016
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (529.251 KB) | DOI: 10.24014/jti.v2i1.5062

Abstract

PTVN V PKS Sei Pagar merupakan BUMN yang bergerak dibidang pengolahan kelapa sawit menjadi CPO (Crude Palm Oil) dan inti sawit menjadi PKO (Palm Karnel Oil). Kinerja karyawan merupakan salah satu ukuran yang sering dipakai dalam menentukan efektifitas suatu perusahaan. Sebuah perusahaan tidak akan dapat berkembang apabila kinerja karyawannya juga tidak mengalami peningkatan apalagi dengan semakin tingginya tingkat persaingan yang ada pada dunia bisnis sekarang ini. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sistem diperusahaan, penelitian pada tugas akhir ini menggunakan metode Analytical Hierarchi Process (AHP). Metode ini digunakan sebagai alat untuk menentukan sistem yang ingin dirancang, terdapat dua kriteria yang ingin dirancang yaitu variabel pelatihan dan variabel motivasi kerja, dengan menggunakan metode Analytical Hierarchi Process (AHP).Berdasarkan hasil penelitian didapat nilai prioritas tertinggi pada P1 yaitu sebesar 0,17, P1 itu sendiri yaitu pertanyaan dari variabel pelatihan, maka dengan hasil ini peneliti melakukan perancangan sistem pada variabel pelatihan. Perancangan sistem pelatihan diberikan pada sembilan stasiun diantaranya yaitu stasiun Sortasi, Loading Ramp, Sterilizer, Hosting Crane, Thresing, Digester, Screw Press, Klarifikasi dan stasiun Boiler. Perancangan sistem yang diberikan yaitu tentang bagaimana melaksanakan prosedur kerja, apa saja yang perlu diperhatikan saat menggunakan mesin, mengontrol setiap komponen mesin agar tidak terjadi kebocoran serta kerusakan yang mengakibatkan cidera atau kecelakaan yang dapat merugikan diri sendiri maupun perusahaan.
Analisis Kecacatan Produk Tiang Listrik Beton Menggunakan Metode Seven Tools dan New Seven Tools (Studi Kasus: PT. Kunango Jantan) Dewi Diniaty
JTI: Jurnal Teknik Industri Vol 2, No 2 (2016): DESEMBER 2016
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1415.019 KB) | DOI: 10.24014/jti.v2i2.5102

Abstract

PT. Kunango Jantan merupakan sebuah industri yang memproduksi Tiang Listrik Beton dan telah mendistribusikan hasil produksinya ke seluruh penjuru sumatra seperti Jambi, Palembang, Medan, Padang, Aceh dan daerah lainnya. Permasalahan pada perusahaan ini yaitu masih banyak terdapat jumlah produk cacat dan gagal (reject) ketika dalam proses produksinya.Tujuan penelitian ini adalah menganalisa faktor-faktor penyebab terjadinya produk gagal/reject dan menganalisa tindakan perbaikan yang harus dilakukan. Penulis menggunakan metode seven tools untuk mengetahui penyebab dari terjadinya produk gagal/rejectdan metode newseven toolsyang digunakan untuk melihat tindakan perbaikan yang harus dilakukan berdasarkan faktor penyebab terjadinya produk gagal/reject. Berdasarkan pengolahan data diperoleh bahwa perbaikan produk reject/gagal yang diprioritaskan untuk perbaiki adalah kategori pecah dengan persentasi sebanyak 35,97 %, kategori keropos/ bolong sebesar 35,25 % dan kategori tipis sebelah sebesar 12,95 %. Adapun solusi yang diusulkan kepada pihak manajemen perusahaan adalah dengan memeriksa dan merawat mesin atau tools yang digunakan secara berkala, meningkatkan kualitas bahan baku, memperbaiki lingkungan kerja, meningkatkan sumberdaya manusia (SDM) dengan melakukan pelatihan dan membuat SOP pada setiap stasiun serta unit kegiatan kerja.
Analisa Sistem Antrian Loket pada PT. Tiki Jalan Teuku Umar Pekanbaru dengan Menggunakan Software Arena Muhammad Nur
JTI: Jurnal Teknik Industri Vol 2, No 2 (2016): DESEMBER 2016
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2663.86 KB) | DOI: 10.24014/jti.v2i2.5104

Abstract

PT Citra Van Titipan Kilat (TIKI) adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang jasa pengiriman barang (kurir), sudah memiliki pengalaman dalam melayani jasa pengiriman barang ke berbagai daerah di seluruh Indonesia, Sehingga menjadi suatu masalah bagi perusahaan ini mengenai sistem antriannya, terlihat bahwa rata-rata proses pelayanan sebesar 12,95 menit sedangkan rata-rata waktu kedatangan sebesar 2,5 menit. Maka terjadi antrian panjang karena adanya pelayanan yang membutuhkan waktu yang lama untuk bertransaksi dengan jumlah waktu yang terlalu besar, mengatasi masalah yang kaitan dengan antrian salah satunya adalah melakukan analisis pada sistem pelayanan dengan menggunakan teori antrian yang disimulasikan kedalam software ARENA 14.0. Dibandingkan skenario awal yang rata-rata waiting time sebesar 0,6 dan utilitas 0,8625 dengan skenario terpilih yaitu skenario 3 yang rata-rata waiting time didapatkan sebesar 0,119 dan utilitas sebesar 0,5686, karena pelanggan yang datang dengan pelanggan yang keluar hampir sama, tidak banyak pelanggan yang tertinggal didalam, sehingga semua pelanggan dapat terlayani. Dapat dikatakan pada skenario 3 loket tidak sibuk dan waktu tunggu pada skenario 3 dapat terasi baik dengan penambahan 3 loket lagi. Penerapan pada perusahaan akan mengalami keuntungan besar karena pelanggan merasa puas dengan pelayanan yang cepat dan baik.
Analisa Faktor-faktor yang Mempengaruhi Ketersediaan Bahan Pangan dalam Pengambilan Kebijakan dan Keputusan BKP Provinsi Riau misra hartati hartati
JTI: Jurnal Teknik Industri Vol 3, No 1 (2017): JUNI 2017
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (367.997 KB) | DOI: 10.24014/jti.v3i1.5560

Abstract

Saat ini, ketersediaan bahan pangan Provinsi Riau sangat terancam. Hal ini dikarenakan adanya kekurangan bahan pangan yang menyebabkan kebutuhan pangan masyarakan belum dapat terpenuhi, terutama bahan pangan jagung. Oleh karena itu, pihak BKP Provinsi Riau harus mencari cara untuk meningkatkan ketersediaan bahan pangan jagung demi mensejahterakan masyarakatnya. Untuk mencapai tujuan tersebut, maka harus diketahui terlebih dahulu faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi ketersediaan bahan pangan jagung. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi ketersediaan bahan pangan jagung di Provinsi Riau. Penelitian ini menggunakan data yang berkaitan dengan ketersediaan jagung Provinsi Riau dari tahun 2005-2015. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah model regresi linear berganda. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa ketersediaan jagung di Provinsi Riau secara serentak (Uji F) dipengaruhi oleh luas panen, harga domestik, jumlah penduduk dan tenaga kerja. Secara parsial (Uji T) dipengaruhi oleh luas panen dan jumlah penduduk, sedangkan harga domestik dan jumlah tenaga kerja tidak mempengaruhi ketersediaan jagung. Kemudian dilakukan analisa FTA (Fault Tree Analysis) untuk mendapatkan kebijakan yang tepat untuk BKP Provinsi Riau. Kebijakan yang dapat dilakukan yaitu kebijakan pemberian subsidi benih untuk petani dan kebijakan evaluasi kinerja pegawai dalam pendistribusian benih subsidi. Oleh karena itu, dengan adanya kebijakan ini diharapkan pemerintah dapat mengimplementasikannya agar ketersediaan bahan pangan jagung Provinsi Riau terpenuhi.
Analisis Pengukuran Kinerja Aliran Supply Chain di PT. Asia Forestama Raya dengan Metode Supply Chain Operation Reference (SCOR) misra hartati hartati
JTI: Jurnal Teknik Industri Vol 3, No 2 (2017): DESEMBER 2017
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1274.852 KB) | DOI: 10.24014/jti.v3i2.5574

Abstract

PT. Asia Forestama Raya (AFR) adalah perusahaan yang memproduksi plywood (kayu lapis). Permasalahan yang sering dihadapi perusahaan antara lain, keterlambatan bahan baku, jumlah bahan baku yang tidak sesuai dengan permintaan, dan keterlambatan pengiriman produk. Dengan permasalahan yang terjadi di sepanjang aliran supply chain perlu dilakukan pengukuran kinerja aliran supply chain menggunakan metode Supply chain Operation Reference (SCOR). Pengukuran dilakukan dengan beberapa tahapan yaitu identifikasi matrik SCOR, verifikasi Key Performance Indicator (KPI) dengan menyebarkan kuesioner indikator, perhitungan nilai normalisasi (skor), pembobotan KPI menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP) dengan menyebarkan kuesioner AHP. Nilai kinerja aliran supply chain yang didapatkan adalah 73,33 dengan kategori Good, dimana kinerja terendah terdapat pada proses source yaitu 69,29 dengan kategori Average.
Usulan Keseimbangan Lintasan Stasiun Bottleneck dalam Upaya Pencapaian Target Produksi Menggunakan Pendekatan Simulasi (Studi Kasus: PT. Baja Kampar Sarana Industri) wresni anggraini
JTI: Jurnal Teknik Industri Vol 2, No 1 (2016): JUNI 2016
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1435.518 KB) | DOI: 10.24014/jti.v2i1.5046

Abstract

PT. BKSI adalah perusahaan manufaktur yang bergerak dalam pengecoran baja, dimana masih terdapat bottleneck dan tidak tercapainya target produksi. Untuk mengetahui penyebab masalah tersebut maka digunakanlah metode simulasi. Setelah dilakukan simulasi kondisi awal terjadi banyak penumpukkan, sehingga banyak produk dalam proses pengerjaan (WIP). Setelah dilakukan skenario perbaikan, maka terpilih skenario alternatif kedua yaitu dengan penambahan 1 unit mesin dan pengurangan 1 unit mesin skrap. Sehingga dihasilkan peningkatan jumlah produksi sebesar 161 unit dan mengurangi penumpukkan WIP menjadi 7 unit. Selain itu setelah dilakukan analisa kelayakan investasi penambahan mesin bubut diperoleh nilai NPV bernilai positif dan Payback Period mengalami pengembalian investasi mesin bubut daun selama 36 bulan. Sehingga dapat disimpulkan bahwa dengan penambahan mesin bubut dapat meningkatkan keuntungan perusahaan apabila hal ini dapat diterapkan pada perusahaan.
Usulan Perbaikan Sistem Kerja pada Proses Produksi Crumb Rubber Menggunakan Metode SHERPA di PT. Riau Crumb Rubber Factory Ismu Kusumanto
JTI: Jurnal Teknik Industri Vol 2, No 1 (2016): JUNI 2016
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (524.111 KB) | DOI: 10.24014/jti.v2i1.5064

Abstract

Penelitian ini dilakukan di PT. Riau Crumb Rubber Factory adalah perusahaan yang bergerak dalam pengolahan karet mentah menjadi barang setengah jadi (work in process) yang kemudian diekspor ke luar negeri. Jenis produk yang dihasilkan yaitu crumb rubber SIR-10 dan SIR-20 (Standart Indonesia Rubber). Salah satu potensi terjadinya human error yang teridentifikasi tersebut identifikasi jenis dan kejadian kesalahan kerja operator di stasiun proses kerja blower, press, metal detector dan packing. Metode yang digunakan adalah Systematic Human Error Reduction and Prediction Approach (SHERPA) Berdasarkan hasil identifikasi tersebut selanjutnya ditelusuri penyebab terjadinya kesalahan untuk ditentukan pendekatan guna mengurangi kejadian kesalahan kerja operator. Dari hasil pengolahan data potensi terjadinya human error diakibatkan karena operator menjatuhkan balok karet, operator lupa memeriksa dan operator tidak memperhatikan set-up mesin. Terdapat 11 deskripsi error dari 27 task, prediksi error yang mungkin terjadi sesuai dengan HTA dari hasil SHERPA berupa strategi perbaikan untuk meminimasi potensi terjadinya error agar dapat mengurangi resiko kesalahan. Terdapat dua macam usulan perbaikan yaitu dengan menggunakan form checklist dan SOP penggunaan mesin.
Perancang Ulang Tata Letak Pabrik dengan Membandingkan Metode Grafik dan Computerized Relative Allocation of Facilities Technique (Craft) untuk Meminimasi Ongkos Material Handling di PT. Perindustrian dan Perdagangan Bangkinang Ekie Gilang Permata
JTI: Jurnal Teknik Industri Vol 2, No 2 (2016): DESEMBER 2016
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (663.164 KB) | DOI: 10.24014/jti.v2i2.5096

Abstract

Tata letak yang baik adalah tata letak yang dapat menangani sistem material handling secara menyeluruh. Sistem material handling yang kurang sistematis menjadi masalah yang cukup besar dan dapat menggangu kelancaran proses produksi. Selain itu juga dapat menyebakan peningkatan biaya yang dikeluarkan dalam perpindahan bahan. PT. Perindustrian dan Perdagangan Bangkinang mengalami permasalahan dalam hal penempatan departemen yang saling berkaitan dalam aliran produksi, yaitu jarak yang terlalu jauh dari satu departemen ke departemen lain, sehingga mengakibatkan besarnya biaya yang dikeluarkan. Perancangan ulang tata letak fasilitas pabrik di PT. Perindustrian dan Perdagangan Bangkinang menggunakan dua metode yaitu metode Grafik dan CRAFT. Tata letak alternatif yang dihasilkan oleh metode grafik dan CRAFT mendapatkan hasil yang lebih baik jika dibandingkan dengan tata letak yang telah diterapkan oleh perusahaan pada saat ini,. Alternatif layout metode grafik merupakan layout usulan yang terpilih karena berdasarkan perhitungan Total jarak, momen perpindahan, dan ongkos material handling (OMH) memiliki nilai terkecil. Jika dibandingkan dengan tata letak sekarang, metode grafik mengurangi ongkos material handling sebesar Rp. 111.022,5,- atau sebesar 40,94%.

Page 2 of 36 | Total Record : 358