cover
Contact Name
Muhammad Alif
Contact Email
muhammad_alif@ulm.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
metacommunication@ulm.ac.id
Editorial Address
Jl. Brig Jend. Hasan Basri, Pangeran, Banjarmasin Utara, Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan 70123, Indonesia.
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
MetaCommunication; Journal Of Communication Studies
ISSN : 23564490     EISSN : 2549693X     DOI : -
Core Subject : Social,
MetaCommunication; Journal Of Communication Studies is a scientific journal, published by Department of Communications, Faculty of Political and Social Sciences, Universitas Lambung Mangkurat. The articles are focused on the results of research and idea in the study of: 1. Communication Science. 2. Mass Media. 3. Communication Technology. 4. Applied Communications
Articles 159 Documents
CRITICAL AND SOCIAL MESSAGES IN BOOKS (ANALYSIS OF QUALITATIVE CONTENTS ON THE "POSITIVE" FOR ASA BOOK "WORKS ITA SEMBIRING) Rosna Meylani Tampubolon; Lalita hanief; Muhammad Alif
Metacommunication Journal of Communication Studies
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (407.032 KB) | DOI: 10.20527/mc.v1i2.4122

Abstract

“Positif! Nada untuk Asa” is a novel that contain many criticism and social message. It needed tarther research, so the result could improve the knowledge and become a refrence for the reader. The aim for this research was to find out the criticism anda social message content analysis about the from of self revealing and self concept of a people Living With HIV/AIDS (PLHIV) based on a novel “Positif! Nada untukAsa” written by Ita Sembiring.Data collection used data reduction, data serving anda data verification.This research used qualitative content analysis approach with descriptive type. For data analysis used analysis qualitative data. The theory that used in this research is the theory of interpersonal self disclousure stated by Josep A. Devito.there are 31 social messages and 22 messages such criticism in the novel.The result showed, a lot of the sentence contains the criticism anda social message, this book has explicit and implicit meaning which affect the self disclousure and self concept of PLHIV. There are 3 risk of self disclousure and these risk constructed by units such as words, phrase, and the realition between those units. there are 31 social messages and 22 messages such criticism in the noveKeywords: Novel, Criticsm and Social Message, HIV/AIDS
ANALISIS SEMIOTIKA REPRESENTASI KRITIK SOSIAL ATAS KEBIJAKAN PEMERINTAH INDONESIA PADA MICE CARTOON Rizkyanoor Rizkyanoor; Sri Astuty; lalita Hanief
Metacommunication Journal of Communication Studies
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1519.384 KB) | DOI: 10.20527/mc.v2i2.4086

Abstract

Abstrak Pada tahun 2015, pemerintahan Jokowi-JK mengeluarkan kebijakan tentang kenaikan harga BBM serta pembekuan PSSI yang banyak mendapatkan perhatian serta respon dari masyarakat. Pada zaman reformasi ini, semua khalayak diberikan kebebasan dalam menyampaikan pendapat termasuk dalam mengkritik kebijakan pemerintah yang bertujuan sebagai kontrol terhadap jalannya suatu sistem sosial atau proses bermasyarakat. Muhammad ‘Mice’ Misrad dalam Mice Cartoon membuat karikatur yang bertujuan untuk mengetahui representasi kritik sosial mengenai kebijakan kenaikan harga BBM dan pembekuan PSSI. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis representasi kritik sosial pada Mice Cartoon edisi Januari-Mei 2015 mengenai kenaikan harga BBM dan pembekuan PSSI dengan menggunakan analisis semiotika Charles Sanders Pierce. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi serta dokumentasi dan kepustakaan. Tipe penelitian menggunakan deskriptif. Analisis data menggunakan teori kritik media dan teori agenda setting. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pada karikatur Mice Cartoon terdapat atas kritik sosial dimana (1) sign menunjukkan kondisi masyarakat kalangan menengah kebawah, (2) object menunjukkan kondisi ketidakstabilan kehidupan ekonomi masyarakat, dan (3) interpretant menunjukkan realitas kehidupan masyarakat mengalami dampak dari kenaikan harga BBM serta pembekuan PSSI. Kata kunci: Representasi, Kritik Sosial, dan Mice Cartoon Abstract In 2015, Jokowi-JK government carried out the policy on increasing the price of BBM (Fuel Oil) and freezing PSSI (Indonesian Football Federation) which one got many attention from society. In reformation era, all people are given a freedom to say their opinion including given critic in policy government which purpose as a control to run a social system or process. Muhammad ‘Mice’ Misrad in Mice Cartoon making caricature which purpose to know social criticism representation on the policy about increasing the price of BBM (Fuel Oil) and freezing PSSI (Indonesian Football Federation). This research as a purpose to analyze social critic representation on Mice Cartoon edition January-May 2015 about increasing the price of BBM (Fuel Oil) and freezing PSSI (Indonesian Football Federation) by using semiotica analyzing Charles Sanders Pierce. The method which is used in this research is qualitative approach. In technic collecting data, the writer uses observation and literature document. The type of this research is descriptive. Data analysis using media criticial theory and agenda setting theory. The results of this study show that the Mice Cartoon caricature contained on the social criticsm where (1) signs indicate the condition of the lower middle class people, (2) objects shows that instabillity of the economic life, and (3) interpretan shows the realness of society life affected from the increased of fuel price of BBM (Fuel Oil) and freezing PSSI (Indonesian Football Federation). Keyword: Representation, Criticism Social, and Mice Cartoon
MENGELOLA KONFLIK PERBEDAAN BUDAYA PROFESI WARTAWAN DAN HUMAS Muhammad Badri
Metacommunication Journal of Communication Studies
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (344.143 KB) | DOI: 10.20527/mc.v1i1.4669

Abstract

Konflik dapat terjadi karena perbedaan profesi. Sebab semua profesi memiliki budaya kerja, kode etik, dan standar operasional yang berbeda pula. Contoh kasus konflik akibat budaya profesi  adalah antara wartawan dengan humas. Sebab keduanya meskipun selalu berhubungan tapi memiliki tugas dan peran yang kontras. Wartawan menjalankan fungsi sebagai kontrol sosial sehingga kerap mengkritisi perusahaan. Sementara humas berusaha menjaga reputasi perusahaan melalui pembentukan citra positif di benak masyarakat, salah satunya memanfaatkan media. Konflik kepentingan tersebut dapat dihindari bila masing-masing menghargai budaya profesi. Tapi bila tetap terjadi konflik, humas harus memahami regulasi yang berlaku dalam rangka melindungi kebebasan pers yaitu UU No. 40 tahun 1999 tentang Pers, bukan melalui KUHP yang berpotensi mempertajam konflik. Sesuai UU Pers permaslahan dengan pers bisa diselesaikan melalui hak jawab, yaitu hak seseorang atau sekelompok orang untuk memberikan tanggapan atau sanggahan terhadap pemberitaan berupa fakta yang merugikan nama baiknya.Namun bila hak jawab tidak ditanggapi bisa langsung mengadu ke Dewan Pers yang dapat berperan sebagai mediator.Sebab fungsi Dewan Pers antara lain adalah memberikan pertimbangan dan mengupayakan penyelesaian pengaduan masyarakat atas kasus-kasus yang berhubungan dengan pemberitaan pers, serta mengembangkan komunikasi antara pers, masyarakat, dan pemerintah
KOMUNIKASI POSITIF SEBAGAI UPAYA MENJAGA KETAHANAN KELUARGA [Studi Kualitatif tentang Komunikasi Positif Sebagai Upaya Menjaga Ketahanan Keluarga Urban di Era Digital] Ditha Prasanti; Putri Limilia
Metacommunication Journal of Communication Studies
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (302.207 KB) | DOI: 10.20527/mc.v3i1.4705

Abstract

ABSTRACT                 In this modern era, every individual is accustomed to make the communication process with the intermediary technological sophistication. This also affects his habit of communicating with the family so that the process of face-to-face communication was not a major requirement. Not infrequently also the occurrence of family conflicts that interfere with family resilience was due to the difficulty of communicating. In this study, researchers found that positive communication is an effort in maintaining family resilience, especially for urban families. The focus of this research are: (1) to know the causes that interfere with the resilience of urban families; (2) to know the efforts made in maintaining the resilience of the urban family. This research uses qualitative approach with descriptive method. Researchers use data collection techniques include: observation, interviews; and documentation studies. The results of this study indicate that: (1) the causal factors that disrupt the resilience of urban families is the difficulty of communicating directly and accustomed to using the media; (2) positive communication as an effort in maintaining the resilience of urban families in the digital era today.Keywords:  Communication, Positive, Effort, Resilience, Urban Family  ABSTRAK Pada era modern ini, setiap individu terbiasa melakukan proses komunikasi dengan perantara  kecanggihan teknologi. Hal inipun mempengaruhi kebiasaannya berkomunikasi dengan keluarga sehingga proses komunikasi tatap muka pun tidak menjadi kebutuhan utama. Tak jarang pula terjadinya konflik keluarga yang mengganggu ketahanan keluarga pun disebabkan karena sulitnya berkomunikasi. Dalam penelitian ini, peneliti menemukan bahwa komunikasi positif merupakan upaya dalam menjaga ketahanan keluarga, khususnya bagi kalangan keluarga urban. Adapun yang menjadi fokus penelitian ini adalah: (1) mengetahui penyebab yang mengganggu ketahanan keluarga urban; (2) mengetahui upaya yang dilakukan dalam menjaga ketahanan keluarga urban tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Peneliti menggunakan teknik pengumpulan data meliputi: observasi, wawancara; dan studi dokumentasi.  Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) faktor penyebab yang menganggu ketahanan keluarga urban adalah sulitnya berkomunikasi secara langsung dan terbiasa menggunakan media; (2) komunikasi positif sebagai upaya dalam menjaga ketahanan keluarga urban di era digital saat ini.Kata Kunci: Komunikasi, Positif, Upaya, Ketahanan, Keluarga Urban.
MAKNA TAGLINE KIWI ZESPRI “SWEETER THAN YOU THINK” PADA IKLAN MEDIA ONLINE YOUTUBE Lalita Hanief
Metacommunication Journal of Communication Studies
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1115.537 KB) | DOI: 10.20527/mc.v2i1.3000

Abstract

 AbstractAdvertising is one of integrated marketing communication activity. Marketer could use avery kind of advertising medium, such as : above the line and bellow the line. Which one is using online media youtube. Zespri is brand kiwi fruit come from Swizerland. Zespri advertising is creative and unique because telling about a grup of gangster which is scary image, but on this advertising gangster grup had happy dancing. Tagline zespri advertising “sweeter than you think” have some latent meaning. The purpose of this research is understand about the meaning of tagline kiwi zespri. The research used qualitative interpretative approach. The technique of datta collection used observation, documentation, and literature study. Datta analisys used semiotic John Fiske model such as reality, representation, and ideology. The result based reality is gangster grup whose wear jacket was happy dance and sing a song. The meaning of representation is setting place at the room which dim lighting, there is some property as symbol kiwi fruit. The merning base of ideology is Zespri said don’t look from outside, that zespri kiwi fruit sweeter than you look as a form. Keyword: advertising, tagline, semiotic AbstrakPeriklanan merupakan salah satu kegiatan dari komunikasi pemasaran terpadu. Pemasar  dapat menggunakan berbagai macam media iklan, yaitu above the line dan bellow the line. Salah satunya melalui iklan media online youtube. Zespri adalah brand buah Kiwi dari Swizerland. Iklan Zespri kreatif dan unik karena menceritakan tentang sekelompok gangster yang terkesan mengerikan, namun pada iklan Zespri kelompok gangster menari dengan lincah dan gembira. Tagline iklan Zespri “Sweeter than you think” juga memiliki makna tersirat. Penelitian ini bertujuan mengetahui makna tagline Kiwi Zespri. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif interpretatif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, dokumentasi dan studi literatur. Analisis data menggunakan semiotika model John Fiske yaitu realitas, representasi dan ideologi. Hasil berdasarkan realitas kelompok gangster yang memakai stelan jas rapi menari dengan ceria sambil bernyanyi, makna berdasarkan representasi yaitu setting tempat berada di suatu ruangan yang remang cahaya serta ada beberapa properti dari simbol buah kiwi. Makna berdasarkan ideologi yaitu Zespri mengatakan jangan melihat dari tampilan luar, bahwa buah kiwi Zespri lebih manis daripada yang dilihat secara bentuk. Kata kunci: iklan, tagline, semiotika.
SELF DISCLOSURE CHEF AGUS SIGNS IN SOCIAL MEDIA INSTAGRAM kanda Ayub; Novaria Maulina; Muhammad Alif
Metacommunication Journal of Communication Studies
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (406.03 KB) | DOI: 10.20527/mc.v1i2.4123

Abstract

Pentingnya penelitian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana Self disclosure Chef Agus Sasirangan di media sosial Instagram. Mengingat perkembangan media massa yang sangat signifikan di masyarakat. Tujuan penelitian untuk mengetahui self disclosure atau pengungkapan diri Chef Agus Sasirangan melalui media sosial InstagramPenelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe deskriptif,melalui metode pengumpulan data berupa dokumentasi, observasi dan  wawancara semi terstruktur. Data yang digunakan adalah data primer dokumentasi isi Instagram Chef Agus Sasirangan Periode 1 Februari 2016 sampai dengan 1 Maret 2016. Data yang telah terkumpul kemudian dianalisis menggunakan metode analisis deskripsi.  Hasil dari penelitian ini menunjukkan (1) Dalam aspek ketepatan yang ditunjukan oleh chef agus sasirangan dalam akun instagramnya dengan postingan yang relevan terhadap kegiatan yang sedang ia lakukan. (2) Dalam aspek motivasi, Chef Agus Sasirangan termotivasi untuk mengungkapkan dirinya karena dorongan dari dalam dan luar melalui setiap foto yang diposting. (3) Dari aspek waktu, chef agus sasirangan memposting foto pada pagi, siang dan sore. (4) Dari aspek intensifan Chef Agus Sasirangan melakukan pengungkapan diri melalui postingan Instagram nya yang ditujukan ke semua followers nya secara intens mengenai kehidupan Chef Agus Sasirangan terutama dalam bidang fashion, kuliner dan pemberian motivasi. (5) Dari aspek kedalaman dan keluasan self disclosure Chef Agus Sasirangan tidak terlihat. Karena Chef Agus Sasirangan mengungkapkan diri bukan kepada akun tertentu, melainkan kepada semua followers di Instagram-nya.  Kata Kunci: Self disclosure, Media Sosial, Instagram. 
ANALISIS IKLIM KOMUNIKASI ORGANISASI DAN PRODUKTIVITAS PEGAWAI PADA PT. PELNI TANJUNG BALAI KARIMUN, PROVINSI KEPULAUAN RIAU Dhani Akbar; Syarifuddin Syarifuddin; Ilham Ilham Gantar Friansyah
Metacommunication Journal of Communication Studies
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (512.765 KB) | DOI: 10.20527/mc.v2i2.4087

Abstract

ABSTRACT This study titled Analysis of Climate Organizational Communication and Employee Productivity Levels in the "PT. Pelni Tanjung Balai Karimun ". Conducive organizational climate is very important for the progress of the company, in which subordinates can feel free communication that occurs from top to bottom and vice versa, and this can create a harmonious relationship within the company. This relationship is characterized by openness in communication. Organizations can run well when in it there is trust, honesty, freedom of expression, and giving criticism. If the entire above are met will increase the productivity of the company and the company's objectives will be achieved.The purpose of this study was to describe the influence of a positive and significant correlation between organizational communication climate and labor productivity levels. The theory is used as the basis of this research is the theory of human relations Elton Mayo. This study uses quantitative methods. The population in this studies no employees PT. Pelni Tanjung Balai Karimun. Samples were obtained by the use of formula Slovin and obtained a sample of 44 respondents. The sampling technique used to take samples are simple random sampling technique is random sampling techniques or random from all populations. The results showed there was a positive and significant effect of climate on the level of organizational communication employee productivity in the PT. Pelni Tanjung Balai Karimun by 35.8%, while the remaining 64.2% is influenced by other factors such as wages, motivation, training, leadership style, social security, guarantee continuity of work, the ability of management to use resources optimally, and to create a working system optimal, and so forth. Overall results of the study can be said in favor of the theory of human relations Elton Mayo, that the climate of good communication can improve employee productivity.Keywords: Climate Communication, Work Productivity, Organizational Communication ABSTRAK Penelitian ini berjudul Analisis Iklim Komunikasi Organisasi dan Tingkat Produktivitas Kerja Karyawan di “PT. Pelni Tanjung Balai Karimun”. Iklim organisasi yang kondusif sangat penting bagi kemajuan perusahaan, dimana bawahan dapat merasakan bebasnya komunikasi yang terjadi dari atas kebawah juga sebaliknya, dan ini dapat menciptakan hubungan yang harmonis dalam perusahaan. Hubungan ini ditandai dengan adanya keterbukaan dalam komunikasi. Organisasi dapat berjalan dengan baik ketika di dalamnya ada kepercayaan, kejujuran, kebebasan untuk berekspresi, dan memberikan kritikan. Apabila semua hal di atas terpenuhi produktivitas dalam perusahan akan meningkat dan tujuan perusahaan pun akan tercapai.Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan adanya pengaruh yang positif dan signifikan antara iklim komunikasi organisasi dan tingkat produktivitas kerja. Teori yang digunakan sebagai dasar dari penelitian ini adalah teori hubungan manusiawi Elton Mayo. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini ada karyawan PT. Pelni Tanjung Balai Karimun. Sampel diperoleh dengan menggunaan rumus Slovin dan diperoleh sampel sebanyak 44 responden. Teknik sampling yang digunakan untuk mengambil sampel adalah teknik simple random sampling yaitu teknik pengambilan sampel secara random atau acak dari semua populasi. Hasil analisis data menunjukkan ada pengaruh yang positif dan signifikan antara iklim komunikasi organisasi terhadap tingkat produktivitas kerja karyawan di PT. Pelni Tanjung Balai Karimun  sebesar 35,8%, sedangkan sisanya sebesar 64,2% dipengaruhi oleh faktor lainnya seperti upah, motivasi, pelatihan, gaya kepemimpinan, jaminan sosial, jaminan kelangsungan kerja, kemampuan manajemen menggunakan sumber-sumber secara maksimal, serta menciptakan sistem kerja yang optimal, dan lain sebagainya. Secara keseluruhan hasil penelitian dapat dikatakan mendukung teori hubungan manusiawi Elton Mayo, bahwa iklim komunikasi yang baik dapat meningkatkan produktivitas kerja karyawan.Kata Kunci : Iklim Komunikasi, Produktivitas Kerja, Komunikasi Organisasi
HUBUNGAN ANTARA MENONTON IKLAN PASTA GIGI DENGAN PERILAKU MURID DALAM MEMELIHARA KESEHATAN GIGI DAN MULUT DI SDN NEGERI KANDANGAN UTARA 3 Sarwani .
Metacommunication Journal of Communication Studies
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (749.143 KB) | DOI: 10.20527/mc.v1i1.4673

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada kaitannya hubungan antara menonton pasta gigi dengan perilaku murid dalam memelihara kesehatan gigi dan mulut di SD Negeri Kandangan Utara 3Untuk mencapai tujuan dan maksud diatas maka metode penelitian yang digunakan meliputi : tipe penelitian yang digunakan adalah deskripsi survey  yaitu suatu penelitian yang berusaha menggambarkan ada tidaknya suatu hubungan antara dua variabel, dimana kuesioner sebagai instrumen utamanya. Populasi dalam penelitian ini adalah murid kelas 4, 5 dan 5 SD Negeri Kandangan utara 3. Sampel penelitian ditentukan secara stratified sampling, sedangkan teknik analisis data yang digunakan adalah deskripsi kuantitatif, dimana data disajikan dalam bentuk tabel frekuensi dan tabel silang dengan menggunakan rumus  X2.Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan yang cukup berarti antara menonton iklan gigi dengan perilaku murid dalam memelihara kesehatan gigi dan mulut di SD Negeri Kandangan Utara 3
AN ANALYSIS OF TEACHER’S COMMUNICATION TECHNIQUE IN TEACHING ENGLISH TO YOUNG LEARNERS Irmayanti Irmayanti; Abdul Halim; Tri Indah Rusli
Metacommunication Journal of Communication Studies
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (678.114 KB) | DOI: 10.20527/mc.v2i2.4082

Abstract

This study aimed to reveal the teaching techniques that are used by the teacher in teaching English to Young Learners (TEYL) at SDN 3 Baruga Kendari. This study applied descriptive qualitative design. Subject of this study is the teacher of class 4A in SDN 3 Baruga. She was taken through purposive sampling technique. To obtain the data it used observation sheet and interview. The observation was conducted to identify the teaching techniques that were applied by the teacher in teaching EYL. The interview was enabling the writer to recheck the data of the process of classroom by looking at teachers’ point of view. The result of the study indicated that the teacher used seven techniques namely listen and repeat, question and answer, listen and do, draw and color, brainstorming, pair work and group discussion. Those techniques were reliable to be applied in teaching EYL. Among those techniques the teacher mostly applied listen and repeat. This technique helped students to remember what they had learned easily and stimulated students’ sense of listening. Considering the advantages of listen and repeat, it could be teacher’s opinion to make effective the teaching and learning process in order to increase students’ ability.Keywords: Teachers’ Technique, Teaching EYL
TEACHING VOCABULARY TO YOUNG LEARNERS BY USING ANIMATION VIDEO Lina Silfia; Tri Indah Rusli; Rahmat Nasrullah
Metacommunication Journal of Communication Studies
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (508.902 KB) | DOI: 10.20527/mc.v3i1.4783

Abstract

This study is a classroom action research (CAR) on utilizing animation video in teaching vocabulary to young learners. Therefore, the objective of this study is to find whether the use of animation video can improve vocabulary mastery of grade IV students of SD Negeri 2 Baruga. This research is conducted within two cycles in which each cycle consisted of three meetings. Either first cycle or second cycle consisted of planning, action, observation/evaluation, and reflection. The subject of this study was students at grade IV of SD Negeri 2 Baruga. A number of the students in the class were 30 with 8 male and 22 female. Then, the instruments were used in this study include observation sheet of teacher’s and students’ activity, and vocabulary test. The researcher found that teaching English by using animation video can improve students’ vocabulary at grade IV of SD Negeri 2 Baruga. The improvement could be seen in the result of students’ achievement after conducting this study was 93 % proved that it achieved classical achievement. Moreover, percentage of teacher’s and student’s activity also achieved 82.14% and 68.70%. On other words, the students’ vocabulary at grade IV of SD Negeri 2 Baruga improved by using animation video.Keywords:  Animation video, Vocabulary and Young Learner

Page 3 of 16 | Total Record : 159