cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Farmasains : Jurnal Ilmiah Ilmu Kefarmasian
ISSN : 20866968     EISSN : 26219816     DOI : -
Core Subject : Health,
Farmasains: Jurnal Ilmiah Ilmu Kefarmasian is an national journal published by Faculty of Pharmacy and Science University of Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA. Farmasains: Jurnal Ilmiah Ilmu Kefarmasian is aimed at being a medium for research results dissemination and scientific paper exchanges on the pharmaceutical field among academics, practitioners, regulators, and public. Farmasains: Jurnal Ilmiah Ilmu Kefarmasian is issued two times annually, i.e., in April, and October.The Editor receives rigorous research manuscripts that have not been offered for publication elsewhere. Since its first issue published in 2010. Farmasains: Jurnal Ilmiah Ilmu Kefarmasian has become a CrossRef Member since 2019. Therefore, all articles published by Farmasains: Jurnal Ilmiah Ilmu Kefarmasian will have unique DOI number with p-ISSN 2086-6968 dan e-ISSN 2621-9816
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 6 No 1 (2019)" : 5 Documents clear
PENGARUH GULA TERHADAP KARAKTERISASI MINUMAN JELLY KOMBINASI PROBIOTIK DAN TEPUNG UMBI PORANG Kristantri, Rika Sebtiana; Wulansari, Devi; Wigati, Dyan
Farmasains : Jurnal Ilmiah Ilmu Kefarmasian Vol 6 No 1 (2019)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (517.602 KB) | DOI: 10.22236/farmasains.v6i1.3311

Abstract

Minuman jeli merupakan produk pangan olahan yang memiliki konsistensi gel yang dapat diminum. Peneltian ini bertujuan mengetahui pengaruh kadar gula terhadap karakterisasi minuman jeli kombinasi tepung porang dan susu probiotik.  Kadar gula yang ditambahkan 4 %, 8 % dan 12 % dan diuji karakteristik fisik  yang meliputi analisis kadar air, pH, sineresis, tekstur, protein, gula total, uji hedonik aroma dan rasa, uji ALT (Angka Lempeng Total). Analisis data menggunakan Anova dan  LSD (Least Significance Different).Hasil penelitian menunjukkan konsentrasi gula  berpengaruh nyata terhadap karakteristik minuman jelly  dan konsentrasi 12 % dapat dipersepsi baik oleh panelis dari semua pengujian dengan hasil uji ALT sebesar 1,9 x 102 CFU/gram. Angka tersebut masih tergolong aman karena dibawah batas minimal SNI No. 01-3552 tahun 1994, yaitu maksimal 1x104 koloni per gram.
UJI IN-VITRO PENGHAMBATAN ENZIM ASETILKOLINESTERASE DAN IDENTIFIKASI FITOKIMIA FRAKSI AKTIF EKSTRAK ETANOL BUAH MENGKUDU (Morinda citrifolia L.) Dina, Shela Puzi; Herowati, Rina; Nurrochmad, Arief
Farmasains : Jurnal Ilmiah Ilmu Kefarmasian Vol 6 No 1 (2019)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (591.129 KB) | DOI: 10.22236/farmasains.v6i1.2994

Abstract

Asetilkolin adalah neurotransmitter yang berperan dalam pengaturan fungsi kognitif terutama pembentukan memori baru. Hidrolisis berlebihan asetilkolin oleh enzim asetilkolinesterase dapat menyebabkan gangguan pada pembentukan memori. Mengkudu merupakan tanaman yang banyak terdapat di Indonesia dan telah teruji memiliki kemampuan penghambatan enzim asetilkolinesterase. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan penghambatan aktivtas enzim acetylcholinesterase fraksi-fraksi dari ekstrak etanol buah mengkudu dan identifikasi senyawa yang terkandung dalam fraksi aktif dari ekstrak etanol buah mengkudu melalui analisis liquid chromathography-mass spectrometry. Pemisahan senyawa dilakukan melalui dua tahap yaitu ekstraksi menggunakan metode maserasi dan fraksinasi menggunakan kromatografi cair vakum. Pengujian penghambatan enzim asetilkolinesterase dilakukan dengan menggunakan metode Ellman (kolorimetri) pada konsentrasi 1000, 500, 250, 125 µg/mL. Identifikasi senyawa kimia fraksi teraktif dilakukan dengan analisis liquid chromathography-mass spectrometry. Nilai IC50 ekstrak etanol, fraksi 1, fraksi 2 dan fraksi 3 buah mengkudu secara berturut-turut sebesar 4882,29, 947,99, 1726,99, 18673,82 µg/mL. Fraksi teraktif diduga mengandung asam linolenat, asam linoleat, pinoresinol, metil linoleat dan metil oleat.
Analisis Kandungan Nitrit dalam Berbagai Produk Olahan Daging yang Beredar di Daerah Surakarta Secara Spektrofotometeri UV-Vis Yugatama, Adi
Farmasains : Jurnal Ilmiah Ilmu Kefarmasian Vol 6 No 1 (2019)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (488.601 KB) | DOI: 10.22236/farmasains.v6i1.2988

Abstract

Nitrit merupakan bahan pengawet yang banyak digunakan pada produk olahan daging seperti burger, kornet, dan daging asap. Konsumsi nitrit yang berlebih dapat menyebabkan keracunan dan bersifat karsinogenik sehingga perlu dilakukan penelitian untuk mengidentifikasi kandungan nitrit dalam beberapa produk olahan daging yang beredar di Surakarta. Sampel yang digunakan adalah 15 produk olahan daging burger, kornet, dan asap yang beredar di Kota Surakarta. Identifikasi senyawa nitrit dilakukan dengan metode griess, sedangkan penetapan kadar dilakukan dengan menggunakan spektrofotometer UV-Vis. Identifikasi dengan metode griess menghasilkan warna merah keunguan pada sampel daging sapi burger yang mengandung nitrit. Sampel dengan hasil positif diukur absorbansinya menggunakan spektrofotometer UV-Vis pada panjang gelombang 530,50 nm dengan operating time selama 15 menit. Hasil identifikasi nitrit dengan metode griess menunjukkan bahwa semua sampel produk olahan daging positif mengandung nitrit. Kadar nitrit terendah terdapat dalam sampel daging kornet yaitu sebesar 2,46 + 0,08 mg/kg, sedangkan kadar nitrit tertinggi terdapat pada sampel daging burger yaitu sebesar 35,90 + 1,36 mg/kg. Hasil pengujian menunjukkan bahwa kadar nitrit untuk semua sampel memenuhi persyaratan yang ditetapkan, kecuali satu sampel daging burger melebihi batas maksimal yang ditetapkan.
STUDI HUBUNGAN KUANTITATIF STRUKTUR-AKTIVITAS, MOLECULAR DOCKING DAN EVALUASI IN VITRO BEBERAPA FLAVONOID TANAMAN SEBAGAI COX-2 INHIBITOR Suryasaputra, Dadan; Anugrah, Rina; Ikhsan, Algi; Rismaya, Rismaya
Farmasains : Jurnal Ilmiah Ilmu Kefarmasian Vol 6 No 1 (2019)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (594.384 KB) | DOI: 10.22236/farmasains.v6i1.2562

Abstract

Flavonoid merupakan senyawa turunan polifenol, yang memiliki aktivitas antiinflamasi dan dianggap sebagai kelompok baru antinflamasi dengan menghambat enzim COX-2, contohnya hesperidin, diosmin, dan ginkgetin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi beberapa flavonoid (luteolin, kaemferol, apigenin, kuersetin, kuersitrin, katekin, baikalein, rutin, dan mirisetin) sebagai inhibitor selektif COX-2 secara hubungan kuantitatif struktur aktivitas (HKSA), molecular docking dan potensinya terhadap enzim COX-2 secara in vitro. Flavonoid yang diprediksikan menggunakan HKSA memiliki aktivitas adalah rutin, quersitrin, mirisetin dan quersetin dengan nilai aktivitas log(1/IC50prediksi) berturut-turut 7.52 ?M; 6.25 ?M; 5.48 ?M; dan 5.46 ?M. Dari hasil uji molecular docking terhadap enzim COX-2 diperoleh 4 flavonoid potensial yaitu; mirisetin, kuersetin, catechin, and apigenin, dengan RMSD 0,2301 ± 0,0185 dan nilai ?G-nya berturut-turut: -8.57; -8.34; -8.68; and -8.54 (kcal/mol). Ligan yang memiliki potensi terhadap reseptor target dilakukan pengujian aktivitas inhibisi COX-2 secara in vitro dilakukan dengan teknik ELISA yaitu rutin, quersetin dan mirisetin, dengan persen inhibisi 42,9%; 40,26%; 53,53% dan celecoxib sebagai pembanding dengan 57,32% inhibisi. Ketiga flavonoid ini berpotensi dikembangkan sebagai inhibitor COX-2.
PENGARUH PROLANIS TERHADAP OUTCOME KLINIK PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 DI PUSKESMAS KECAMATAN PULOGADUNG Tanty, Herty Nur; Anggriani, Yusi; Saragi, Sahat
Farmasains : Jurnal Ilmiah Ilmu Kefarmasian Vol 6 No 1 (2019)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (527.701 KB) | DOI: 10.22236/farmasains.v6i1.2978

Abstract

Prolanis merupakan program dari PT. Askes (Persero) dalam upaya penanganan penyakit kronis pada pasien DM tipe 2. Jumlah pasien DM yang tergabung di Prolanis setiap tahunnya terus bertambah akan tetapi tidak disertai dengan kontinuitas kunjungan. Berdasarkan data jumlah peserta prolanis DM tipe 2 di Puskesmas Kecamatan Pulogadung yang sudah mengikuti prolanis minimal 6 bulan sejumlah 284 pasien. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan perbedaan outcome klinik pasien prolanis dibanding pasien non prolanis dan mendapatkan hubungan antara kepatuhan dengan outcome klinik. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional dengan alur penelitian retrospektif sebelum dan sesudah pasien bergabung dengan prolanis. Data diperoleh dari rekam medik dan data kunjungan pasien dengan menggunakan teknik total sampling. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan outcome klinik pasien DM tipe 2 yang mengikuti prolanis dengan pasien DM tipe 2 yang tidak mengikuti prolanis (p<0,05). Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan antara tingkat kepatuhan kunjungan dengan outcome klinik pasien prolanis dan non prolanis (p<0.05).

Page 1 of 1 | Total Record : 5