cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
SYUKUR (Jurnal Inovasi Sosial dan Pengabdian Masyarakat)
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Economy, Science,
Arjuna Subject : -
Articles 82 Documents
Meningkatkan Semangat Integritas Sosial dan Ekonomi Kreatif di Kampung Ranca Buntung Novita Kusuma Maharani; Abrari Andani
SYUKUR (Jurnal Inovasi Sosial dan Pengabdian Masyarakat) Vol. 1 No. 2 (2018): October
Publisher : Faculty of Economics and Business, University of Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (530.643 KB) | DOI: 10.22236/syukur_vol1/is2pp132-138

Abstract

Kemiskinan merupakan salah satu masalah serius yang dihadapi banyak negara. Olehkarena itu, berbagai pendekatan kemiskinan dikembangkan untuk menurunkan angkakemiskinan. Kemiskinan seringkali dianalogikan dengan kondisi kehidupan di pedesaan.Kewirausahaan sosial dinilai sebagai solusi dalam upaya mempercepat penurunan angkapengangguran dan kemiskinan. Program pengabdian kepada masyarakat ini memberipengarahan dan pembinaan pentingnya usaha kreatif serta pendidikan pada masyarakatdi Kampung Ranca Buntung, Desa Cikopomayak, Bogor. Kegiatan ini juga dilengkapidengan aksi sosial berupa pengadaan sarana perpustakaan mini bagi masyarakat khususnyaanak-anak.
Penyuluhan Pentingnya Parenting Sebagai Pilar Utama Pola Asuh Prasekolah dan Pendidikan Anak di Era Digital Ahmad Fihri; Ade Ahmad Rizky
SYUKUR (Jurnal Inovasi Sosial dan Pengabdian Masyarakat) Vol. 1 No. 2 (2018): October
Publisher : Faculty of Economics and Business, University of Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (626.82 KB) | DOI: 10.22236/syukur_vol1/is2pp139-144

Abstract

Mengasuh anak prasekolah merupakan tanggung jawab yang besar, karena pada masa ini memilikipengaruh yang besar dalam pembentukan karakter anak baik positif maupun negative. Pola asuhorang tua diantaranya otoriter, demokrasi, dan permisif. Hal yang paling berguna dalam mendidikanak adalah kasih sayang, rasa antusias, rasa humor, kesabaran, keberanian bersikap tergas dankonsisten. Interaksi antara anak dan orang tua juga tidak kalah penting dalam membentuk pribadianak. Mendidik anak di era digital dengan cara menerapkan pola asuh yang tidak otoriter karenaanak tidak senang dipaksa melainkan dibujuk dan dibiarkan namun juga tetap diawasi olehorang tua. Program ini dimaksudkan untuk meningkatkan peran orang tua dalam mengasuh danmendidik anak pada era digital saat ini.
PERANCANGAN KALKULASI BIAYA PRODUKSI DI USAHA CIPTA MANDIRI Aryo Prakoso; Oktaviani Ari Wardhaningrum
SYUKUR (Jurnal Inovasi Sosial dan Pengabdian Masyarakat) Vol. 2 No. 1 (2019): April
Publisher : Faculty of Economics and Business, University of Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1917.394 KB) | DOI: 10.22236/syukur_vol2/is1pp47-61

Abstract

Desa Kesilir Kecamatan Wuluhan Kabupaten Jember merupakan salah satu desa yang diharapkan memiliki kemandirian desa. Program utama pengembangan kerjasama Universitas Jember dengan desa setempat melalui program KKN tematik adalah pengembangan desa wisata dan wirausaha sejahtera. Salah satu usaha mandiri di desa ini adalah Usaha Cipta Mandiri, merupakan industri rumah tangga yang bergerak dalam bidang manufaktur permebelan. Produk yang dihasilkan bersifat heterogen dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan konsumen. Produk yang dihasilkan berupa mebel yaitu kursi, meja, lemari, daun pintu, daun jendela dan lain sebagainya. Usaha Cipta Mandiri melayani konsumen dari masyarakat sekitar sampai beberapa kota di Karesidenan Besuki. Walaupun pengusaha dengan tagline Apa Yang Anda Pesan Kami Kerjakan, sesuai dengan keinginan klien, usaha ini masih memiliki kelemahan mendasar dalam usahanya, yaitu sistem manajemen perhitungan biaya yang tidak terukur dan tercatat. Solusi yang ditawarkan permasalahan di atas, melalui kerjasama tim pengabdian Universitas Jember beserta keterlibatan mahasiswa dengan mitra Cipta Usaha Mandiri, dengan perancangan pencatatan akuntansi secara sederhana menggunakan program microsoft excel Adapun target luaran dari kegiatan ini adalah software akuntansi manufaktur dengan platform microsoft excel Kata kunci: kemandirian, biaya produksi,akuntansi manufaktur
DAUR ULANG BOTOL PLASTIK MENJADI BUNGA IMITASI PADA KELOMPOK REMAJA DI LINGKUNGAN KAMPUS UNILAK surtinah surtinah; Seprita Lidar; Trisia Wulantika
SYUKUR (Jurnal Inovasi Sosial dan Pengabdian Masyarakat) Vol. 2 No. 1 (2019): April
Publisher : Faculty of Economics and Business, University of Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (605.358 KB) | DOI: 10.22236/syukur_vol2/is1pp37-46

Abstract

Well managed waste will improve the quality of the environment and the health of the community, recycling plastic waste by itself helps the government in managing waste, especially management is done professionally and commercially, so that it becomes a profitable business. The solutions offered from the problems faced by partners include providing training in managing waste plastic bottles into imitation flowers, and providing motivation to partners that the products will be marketed by UP2K. through the UP2K, the Unilak leadership policy will be realized to open a market monopoly to sell imitation flower bouquets and souvenirs from plastic bottles of mineral water. Output targets are articles in journals, exposure to activities in online media, increasing partner skills. The method of implementing this PKM activity is among others: Counseling, demonstration, training, mentoring, and evaluation. The results of the activities obtained were counseling about inorganic waste increasing the knowledge of participants 17% - 33%, knowledge of the benefits of used plastic bottles, after activities increased by 17% -25%, and knowledge about changing the shape of used plastic bottles to imitation flowers increased by 67% -83%.
PENGELOLAAN SAMPAH MENUJU DESA SEHAT DI DESA NGALANG, GEDANGSARI, GUNUNGKIDUL Surahma Asti Mulasari; Sulistyawati Sulistyawati; Tri Wahyuni Sukesi; Fatwa Tentama
SYUKUR (Jurnal Inovasi Sosial dan Pengabdian Masyarakat) Vol. 2 No. 1 (2019): April
Publisher : Faculty of Economics and Business, University of Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (626.322 KB) | DOI: 10.22236/syukur_vol2/is1pp21-29

Abstract

Healthy villages are the realization of caring, responsive, and ability of rural communities to recognize, prevent, and overcome health problems independently. To help achieve the Ngalang village program and build the independence of Ngalang Village, it was done by a synergy among community and university. The primary goal was empowered communities to create jobs to reduce unemployment. We occupied counselling and training on the dangers of garbage, processing waste through a waste bank, also visiting a garbage bank, namely the K3S Jatikuning waste bank. The impact from this activity was the increase of knowledge and skills of the community about how processing the garbage to have economic value and increasing community empowerment to create a tourism village.
KESADARAN PENGETAHUAN TERHADAP GOLONGAN DARAH BERDASARKAN STATUS EKONOMI KELUARGA DI SMA MUHAMMADIYAH 23 DAN SMUN 44 JAKARTA Engla Merizka; Herlina Herlina; Meri Suzane
SYUKUR (Jurnal Inovasi Sosial dan Pengabdian Masyarakat) Vol. 2 No. 1 (2019): April
Publisher : Faculty of Economics and Business, University of Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (402.05 KB)

Abstract

Saat ini, dikalangan masyarakat awam pengetahuan mengenai jenis golongan darah belum terlalu dikenal. Banyak dari masyarakat di Indonesia yang belum mengetahui golongan darah apa yang dimilikinya. Dikalangan masyarakat awam, golongan darah yang dikenal hanya golongan darah A,B,O dan AB. Pemeriksaan golongan darah sebaiknya dilakukan sejak dini, hal ini bertujuan agar memudahkan pencarian donor apabila suatu saat membutuhkan transfusi darah. Hal lain, pemeriksaan golongan darah berguna untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat terhadap jenis-jenis golongan darah. Pada tinggak ekonomi keluarga menengah keatas, melakukan medical check-up adalah suatu hal yang rutin dilakukan satu tahun sekali. Oleh karena itu, biasanya siswa dari kalangan menengah keatas sebahagian besar telah megetahui jenis golongan darah yang ia miliki. Berbanding terbalik dengan siswa dengan tingkat ekonomi menengah ke bawah. Sebahagian besar dari mereka tidak mengetahui jenis golongan darah yang ia miliki. Setelah dilakukan pengabdian masyarakat di dua SMA diatas dapat disimpulkan bahwa faktor utama yang menjadi penyebab ketidaktahuan mereka adalah karna kurangnya ajakan dari orang tua ke fasilitas kesehatan dan kurang pedulinya keluarga terhadap pengetahuan kesehatan. Kata kunci: status ekonomi, kesehatan, golongan darah, kurang pengetahuan
IMPLEMENTASI AKUNTANSI DAN MANAJEMEN BAGI PENGUSAHA RENGGINING DESA KOLEANG, KECAMATAN JASINGA, BOGOR Mulyaning Wulan; Ummu Salma Al Azizah
SYUKUR (Jurnal Inovasi Sosial dan Pengabdian Masyarakat) Vol. 2 No. 1 (2019): April
Publisher : Faculty of Economics and Business, University of Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (536.147 KB) | DOI: 10.22236/syukur_vol2/is1pp30-36

Abstract

Koleang Village is located in jasinga District, West Java. With a population of approximately 5,000 residents, Koleang is the most populated village of its population compared to other villages in the vicinity such as Karundang, Cicanggong, Silongong, Sampalan Kadu, Cisarua and other villages. Traditional food makers, namely Renggining and Dapros, snack-shaped foods are one of the drivers of the economy for most of the Koleang people. However, it is very regrettable that the lack of understanding of the people about the importance of good financial management has made the efforts that they have made for livelihoods for years difficult to develop. PKM Team from Muhammadiyah University Prof., DR Hamka, is also a lecturer who has a dedication to carry out the Chess Darma College. It is expected that through the training held can increase accounting capabilities through training in financial report making. In addition, business operators are expected to have the ability to manage their business, especially in innovation and marketing. Keywords: Micro Business, Internet-based Marketing, Business Management, Community Service (PKM)
INOVASI DAN PEMASARAN BERBASIS IT BAGI PENGUSAHA DAPROS DESA PAMEGARSARI KECAMATAN JASINGA BOGOR Adityo Ari Wibowo; Rito Rito
SYUKUR (Jurnal Inovasi Sosial dan Pengabdian Masyarakat) Vol. 2 No. 1 (2019): April
Publisher : Faculty of Economics and Business, University of Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (638.886 KB) | DOI: 10.22236/syukur_vol2/is1pp1-7

Abstract

Desa Pamagersari mempunyai potensi yang cukup banyak, tetapi hal tersebut kurang dapat dimaksimalkan dikarenakan masih kurangnya media dalam pemasaran dan inovasi yang dilakukan oleh masyarakat Desa Pamagersari. Sehingga hal tersebut perlu di bantu dengan media yang dapat memudahkan masyarakat dalam memasarkan produk-produk Desa Pamagersari. Salah satu cara yang dilakukan adalah dengan pelatihan pemasaran berbasis IT dan pelatihan pembuatan laporan keuangan sederhana, sehingga hal tersebut diharapkan dapat meningkatkan dan membantu masyarakat Desa Pamagersari dalam melakukan kegiatan bisnisnya. Kegiatan dilaksanakan pada hari Jum’at tanggal 8 Februari 2019 dengan peserta pengusaha Dapros di desa Pamagersari, Jasinga, Bogor. Harapan dari pelatihan ini adalah agar pengusaha Dapros dapat meningkatkan penjualan dengan memanfaatkan teknologi dan hasilnya lebih kompetitif.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PENINGKATAN KUALITAS PENDIDIKAN, KESEHATAN, DAN KETERAMPILAN DESA SIPAK Achmad Rifai; Dianita Nursiami
SYUKUR (Jurnal Inovasi Sosial dan Pengabdian Masyarakat) Vol. 2 No. 1 (2019): April
Publisher : Faculty of Economics and Business, University of Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (948.437 KB) | DOI: 10.22236/syukur_vol2/is1pp78-91

Abstract

Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) merupakan program kegiatan yang diusulkan oleh FakulitasEkonomi dan bisnis (FEB) di Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. HAMKA (UHAMKA)dengan harapan dan tujuan mahasiswa FEB dapat membuat suatu gerakan inovasi terbaru yangdapat meningkatkan mutu, semangat dan perubahan ke arah lebih baik terhadap lingkungan masyarakat.Fokus utama mahasiswa dalam membuat gerakan inovasi itu ada pada masyarakat KecamatanJasinga, Bogor, Jawa Barat. Pada akhir kegitan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM)kami berharap dengan kehadiran kami disana tepatnya di Desa Sipak RW 02 dapat membawadampak baik untuk masyarakat disana, agar usaha kami disana selama 18 hari membawa hasilyang diharapkan.
PENINGKATAN KOMPETENSI WIRAUSAHA WANITA DI KELURAHAN CISALAK PASAR KECAMATAN CIMANGGIS KOTA DEPOK Faizal Ridwan Zamzany; Bambang Sumaryanto; Enong Muiz; Emaridial Ulza
SYUKUR (Jurnal Inovasi Sosial dan Pengabdian Masyarakat) Vol. 2 No. 1 (2019): April
Publisher : Faculty of Economics and Business, University of Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (250.266 KB)

Abstract

Perkembangan era bisnis global menuntut inovasi dan kreatifitas para pelaku usaha, baikdari aspek teknologi maupun kualitas sumberdaya manusia, agar produk yang dihasilkanbisa sesuai dengan permintaan pasar. Sekali lagi disini terlihat perlunya informasi pasartermasuk permintaan pasar dan selera pasar. Metode yang digunakan dalam pengabdianini dengan transfer IPTEKS yang dilakukan Tim Pelaksana PKM dilakukan pada tiaptahapan dengan menggunakan prinsip bahwa setiap inovasi yang diterima oleh Mitrasebaiknya melalui proses, mendengar, mengetahui, mencoba, mengevaluasi, menerima,meyakini, dan melaksanakan. Melalui proses-proses tersebut diharapkan inovasi dapatdiadopsi secara berkesinambungan, serta target sasaran mempunyai kemampuan untukmelakukan analisis terhadap perkembangan usahanya, serta mampu mengembangkaninovasi yang telah dikuasainya. Supaya setiap proses berlangsung dengan baik, makapenyampaian inovasi kepada Mitra ditempuh melalui tahapan penjelasan, diskusi, praktekserta dilakukan tahapan pendampingan.