cover
Contact Name
Bakir
Contact Email
jppp@uhamka.ac.id
Phone
+628112334445
Journal Mail Official
jppp@uhamka.ac.id
Editorial Address
Sekolah Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka Jl. Buncit Raya No. 17, Pancoran, Jakarta Selatan
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Penelitian dan Penilaian Pendidikan
ISSN : 25280945     EISSN : 25797654     DOI : https://10.22236/jppp.v3i1
Core Subject : Education,
Jurnal Penelitian dan Penilaian Pendidikan E-ISSN:2579-7654, ISSN: 2528-0945, DOI Prefix 10.22236/jppp is a is a showcase of original, rigorously conducted educational measurement, assessment, and evaluation. The journal particularly covers manuscripts within the following areas: instrument and assessment development, classroom assessment, and policy and program evaluation in educational settings. Given that the journal prioritizes research reports in evaluation and assessment education, viewpoint articles in the same field will be considered for publication. Jurnal Penelitian dan Penilaian Pendidikan welcomes research articles, literature reviews, book reviews from various countries in the world that have high-quality on all topics related to current trends issue in evaluation education research to publish in this journal. The article submitted to Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan will be reviewed by two reviewers. Each article published in Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan passes the process of double-blind review. The decision made for the article is the result of the Editorial Board’s agreement based on the suggestions proposed by the reviewers. Plagiarism scanning will be conducted with the help of Turnitin Anti-Plagiarism Software.
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 2 (2021)" : 10 Documents clear
Peningkatan Keterampilan Menulis Teks Cerita Sejarah Siswa Kelas XII IPS SMAN 1 Garut Menggunakan Model Discovery Learning Melalui Media Film Yulianti; Has'ad Rahman Attamimi; Ernawati Ernawati
Jurnal Penelitian dan Penilaian Pendidikan Vol. 3 No. 2 (2021)
Publisher : Sekolah Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka bekerjasama dengan Himpunan Evaluasi Pendidikan Indonesia (HEPI).

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (299.199 KB) | DOI: 10.22236/jppp.v3i2.6798

Abstract

Penelitian termasuk penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan melalui empat tahapan yakni perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi terhadap siswa kelas XII IPS 1 SMAN 1 Garut yang berjumlah 36 siswa. Pengumpulan data digunakan dengan teknik observasi dan tes. Analisis data dilakukan secara interaktif yaitu melalui tahapan reduksi data (data reduction), penyajian data (data display), dan penarikan kesimpulan/verifikasi data (conclusion drawing/verification). Penelitian dapat dikatakan berhasil apabila memenuhi indikator rata-rata nilai minimal 80 dengan ketuntasan 90%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pembelajaran berlangsung dengan lancar, kendala-kendala yang muncul pada siklus 1 dan II dapat diatasi dengan baik. Kedua, terjadi peningkatan rata-rata nilai dari 70,4 pada kondisi awal, meningkat menjadi 78,3 setelah tindakan siklus I, dan meningkat lagi menjadi 88,9 pada siklus II. Hal ini berarti terjadi peningkatan sebesar 18, 5 poin. Selain itu, terjadi peningkatan jumlah siswa tuntas sebanyak 69,5% dari 8 siswa (22,2%) pada kondisi awal, meningkat menjadi 24 siswa (66,7%) setelah tindakan siklus I, dan meningkat lagi menjadi 33 siswa (91,7%) pada siklus II..   The research included classroom action research (PTK) which was carried out in two cycles through four stages, namely planning, implementing action, observing, and reflecting on class XII IPS 1 students of SMAN 1 Garut with a total of 36 students. Data collection is used by observation and test techniques. Data analysis was carried out interactively, namely through the stages of data reduction (data reduction), data presentation (data display), and drawing conclusions/data verification (conclusion drawing/verification). Research can be said to be successful if it fulfills the minimum average value indicator of 80 with 90% completeness. The results of the research show that the learning process runs smoothly, the obstacles that arise in cycles 1 and II can be overcome properly. Second, there was an increase in the average score from 70.4 in the initial conditions, increased to 78.3 after the first cycle of action, and increased again to 88.9 in the second cycle. This means an increase of 18.5 points. In addition, there was an increase in the number of students completing as much as 69.5% from 8 students (22.2%) in the initial conditions, increasing to 24 students (66.7%) after the first cycle action, and increasing again to 33 students (91, 7%) in cycle II.
Evaluasi Pelaksanaan Kurikulum 2013 di Kelas V Sekolah Dasar Negeri Tugu Selatan 03 Jakarta-Utara Siti Sarafiah; Hari Setiadi; Sri Yuliawati
Jurnal Penelitian dan Penilaian Pendidikan Vol. 3 No. 2 (2021)
Publisher : Sekolah Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka bekerjasama dengan Himpunan Evaluasi Pendidikan Indonesia (HEPI).

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (198.235 KB) | DOI: 10.22236/jppp.v3i2.6799

Abstract

Penelitian ini bermaksud mengevaluasi pelaksanaan kurikulum 2013 di kelas V Sekolah Dasar Negeri Tugu Selatan 03 Jakarta-Utara. Evaluasi ini menggunakan model CIPP (Context, input, process, product). Metode yang digunakan adalah motode kualitatif adapun cara pengumpulan data yang digunakan yaitu melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Wawancara dilakukan kepada; kepala sekolah, wakil kepala sekolah, guru bidang kurikulum, guru bidang kesiswaan, guru, bidang IT, dan siswa. Sementara data dokumen berupa, dokumen visi misi, raport siswa dan jadwal kegiatan pembelajaran. Hasil evaluasi conteks visi, misi, dan tujuan sekolah sudah terintegrasi dengan pelaksanaan kurikulum 2013.   This study intends to evaluate the implementation of the 2013 curriculum in class V of Tugu Selatan State Elementary School 03 Jakarta-North. This evaluation uses the CIPP model (Context, input, process, product). The method used is the qualitative method while the data collection method used is through interviews, observation, and documentation. Interviews were conducted to; school principals, vice principals, curriculum teachers, student affairs teachers, IT teachers, and students. While document data is in the form of vision and mission documents, student report cards and learning activity schedules. The results of the evaluation of the context of the school's vision, mission and goals have been integrated with the implementation of the 2013 curriculum.
Kecakapan Hidup Dari Pembelajaran Pandemi COVID -19 (Studi Deskriptif dan Survei di SMA Negeri 67 Jakarta) Sarwiyoto
Jurnal Penelitian dan Penilaian Pendidikan Vol. 3 No. 2 (2021)
Publisher : Sekolah Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka bekerjasama dengan Himpunan Evaluasi Pendidikan Indonesia (HEPI).

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (485.573 KB) | DOI: 10.22236/jppp.v3i2.6803

Abstract

Masalah wabah yang dikenal dengan sebutan covid-19 telah berdampak pada bidang kesehatan, bidang ekonomi, budaya dan dunia pendidikan. Agar tidak meluas penyebarannya, pemerintah menganjurkan agar melaksanakan 'social distancing' dan 'lockdown'. Dibidang pendidikan, kementrian dan jajarannya telah mengeluarkan regulasi yang mengatur proses pembelajaran. Sejak pandemi covid-19 diumumkan, penulis melakukan penelitian terhadap peserta didik yang diampu selama pembelajaran tentang media daring, kesiapan peserta didik dan kecakapan hidup yang diperoleh. Hasilnya menunjukkan 93,9% peserta didik hadir, 95,4% pembelajaran dengan media google classroom dan kemampuan dalam menyelesaikan tugas 6,1% sangat mampu, 59,5% mampu, dan 32,6% cukup mampu. Hasil survei juga menunjukkan tidak semua peserta didik dapat mengakses internet sebagai sarana program pembelajaran jarak jauh. Disarankan kepada lembaga yang berwenang untuk memberikan solusi agar semua peserta didik dapat mengakases internet sebagai sarana dalam program pembelajaran jarak jauh. Sebagai guru hendaknya selalu mengembangkan dan meningkatkan kompetensinya agar dapat menyesuaikan dengan abad revolusi industri 4.0. dalam posisi ditengah-tengah peserta didik.   The epidemic problem known as Covid-19 has had an impact on the health sector, the economy, culture and the world of education. In order not to spread the virus, the government recommends implementing 'social distancing' and 'lockdown'. In the field of education, ministries and staff have issued regulations governing the learning process. Since the Covid-19 pandemic was announced, the authors conducted research on students who were assisted during learning about online media, student readiness and life skills acquired. The results show that 93.9% of students attend, 95.4% learn with Google Classroom media and the ability to complete assignments 6.1% are very capable, 59.5% are able, and 32.6% are quite capable. The survey results also show that not all students can access the internet as a means of distance learning programs. It is suggested to the authorized institution to provide a solution so that all students can access the internet as a tool in distance learning programs. As a teacher, you should always develop and improve your competence so that you can adapt to the industrial revolution 4.0. in the middle of the students.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR MELALUI PEMBELAJARAN PBL PADA SISWA SMPN 1 TEMPEH Nurul Husniah; Harsunarko Harsunarko; Imam Syafei
Jurnal Penelitian dan Penilaian Pendidikan Vol. 3 No. 2 (2021)
Publisher : Sekolah Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka bekerjasama dengan Himpunan Evaluasi Pendidikan Indonesia (HEPI).

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (257.355 KB) | DOI: 10.22236/jppp.v3i2.6804

Abstract

Penelitian bertujuan meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA dengan menerapkan model pembelajaran PBL. Tempat penelitian di SMPN 1 Tempeh. Sampel penelitian yaitu kelas VII-E. Penelitian menggunakan metode action research. Tes merupakan teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian. Instrumen yang digunakan dalam penelitian meliputi soal ulangan harian. Validasi data menggunakan excel. Bentuk tes essay (uraian obyektif). Berdasarkan hasil perhitungan bahwa rerata nilai sebesar 81.05 pada ulangan harian siklus pertama dan rerata nilai sebesar 94.74 pada ulangan harian siklus kedua, menunjukkan hasil ulangan harian siklus kedua lebih tinggi dari siklus pertama, kenaikan nilai ulangan harian sebesar 14.45%. Kesimpulannya, model pembelajaraan PBL yang berpusat pada siswa, siswa menemukan masalah dan memecahkan jawaban masalah merupakan hasil karya siswa yang mampu meningkatkan hasil belajar IPA materi energi.   The research aims to improve student learning outcomes in science subjects by applying the PBL learning model. Place of research at SMPN 1 Tempeh. The research sample is class VII-E. Research using action research method. The test is a data collection technique used in research. The instruments used in the study included daily test questions. Data validation using excel. Essay test form (objective description). Based on the results of calculations that the average value is 81.05 in the first cycle of daily repetition and the average value is 94.74 in the second cycle of daily repetition, indicating that the results of the second cycle of daily repetition were higher than the first cycle, an increase in the daily repetition value of 14.45%. In conclusion, the student-centered PBL learning model, where students find problems and solve problems, is the work of students who are able to improve science learning outcomes in energy materials.
EVALUASI PELAKSANAAN KURIKULUM 2013 DI KELAS V SEKOLAH DASAR NEGERI TUGU SELATAN 03 JAKARTA UTARA Ahsin Ahsin; Ernawati Ernawati; Maman A Majid Binfas
Jurnal Penelitian dan Penilaian Pendidikan Vol. 3 No. 2 (2021)
Publisher : Sekolah Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka bekerjasama dengan Himpunan Evaluasi Pendidikan Indonesia (HEPI).

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (197.672 KB) | DOI: 10.22236/jppp.v3i2.6806

Abstract

Penelitian ini bermaksud mengevaluasi pelaksanaan kurikulum 2013 di kelas V Sekolah Dasar Negeri Tugu Selatan 03 Jakarta-Utara. Evaluasi ini menggunakan model CIPP (Context, input, process, product). Metode yang digunakan adalah motode kualitatif adapun cara pengumpulan data yang digunakan yaitu melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Wawancara dilakukan kepada; kepala sekolah, wakil kepala sekolah, guru bidang kurikulum, guru bidang kesiswaan, guru, bidang IT, dan siswa. Sementara data dokumen berupa, dokumen visi misi, raport siswa dan jadwal kegiatan pembelajaran. Hasil evaluasi conteks visi, misi, dan tujuan sekolah sudah terintegrasi dengan pelaksanaan kurikulum 2013.   This study intends to evaluate the implementation of the 2013 curriculum in class V of Tugu Selatan State Elementary School 03 Jakarta-North. This evaluation uses the CIPP model (Context, input, process, product). The method used is the qualitative method while the data collection method used is through interviews, observation, and documentation. Interviews were conducted to; school principals, vice principals, curriculum teachers, student affairs teachers, IT teachers, and students. While document data is in the form of vision and mission documents, student report cards and learning activity schedules. The results of the evaluation of the context of the school's vision, mission and goals have been integrated with the implementation of the 2013 curriculum.
Efektivitas Pembelajaran Daring pada Mahasiswa Pendidikan Ekonomi UHAMKA di Masa Pandemi COVID 19 Eka Nana Susanti; Suswandari
Jurnal Penelitian dan Penilaian Pendidikan Vol. 3 No. 2 (2021)
Publisher : Sekolah Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka bekerjasama dengan Himpunan Evaluasi Pendidikan Indonesia (HEPI).

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (400.928 KB) | DOI: 10.22236/jppp.v3i2.6919

Abstract

Penelitian ini menggunakan model kuantitatif dengan menggunakan metode survei, yang menggunakan media google foom dalam menjaring data yang dibutuhkan. Responden penelitian ini berjumlah 110 mahasiswa, dengan hasil yang tergambar 72% siswa merasa efektif proses pembelajaran yang dilakuka karena dosen teta berusaha membangun proses pembelajaran sesuai dengan rancangan yang telah dibuat meski bertemu dengan tatap maya hal, karena dalam proses pembelajaran daring mahasiswa bisa lebih kreatif dari sisi tekhnologi dan memiliki produktivitas pembelajaran yang berbeda dan memiliki nilai lebih dalam bidang teknologi dan konten pembelajaran. Sedangkan ada 28% mahasiswa yang menggambarkan bahwa proses pembelajaran tidak efektif karena dalam proses penyampaian lebih menarik dan dapat mudah dimengerti saat tatap muka. Sehingga dapat disimpulkan bahawa pembelajaran secara daring pada masa saat ini masih efektif selama masih terbangun proses pembelajaran yang sesuai dengan tujuan pembelajaran.   This study uses a quantitative model using a survey method, which uses Google Foom media to capture the required data. Respondents to this study totaled 110 students, with the results illustrated that 72% of students felt that the learning process was effective because the lecturers still tried to build the learning process according to the design that had been made even though they met face-to-face, because in the online learning process students can be more creative than the technology side and have different learning productivity and have more value in the field of technology and learning content. While there were 28% of students who described that the learning process was not effective because the delivery process was more interesting and could be easily understood face-to-face. So it can be concluded that online learning at this time is still effective as long as the learning process is built according to the learning objectives.
Pengaruh Pendekatan Pembelajaran dan Kecerdasan Emosional Terhadap Hasil Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam Peserta Didik MTSN 32 Jakarta Muhammad Jalaluddin; Abdul Rahman A. Ghani; H. T. Ramli Zakaria
Jurnal Penelitian dan Penilaian Pendidikan Vol. 3 No. 2 (2021)
Publisher : Sekolah Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka bekerjasama dengan Himpunan Evaluasi Pendidikan Indonesia (HEPI).

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (281.87 KB) | DOI: 10.22236/jppp.v3i2.7304

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menguji pengaruh pendekatan pembelajaran dan kecerdasan emosional terhadap hasil belajar IPA pada peserta didik Kelas VIII MTsN 32 Jakarta. Populasi dalam penelitian ini adalah keseluruhan peserta didik kelas VIII MTsN 32 Jakarta yang terdiri dari 5 kelas dengan jumlah peserta didik 169. Penentuan sampel menggunakan cluster random sampling, dengan menggunakan teknik undian. Hasil pengundian, ditentukan 2 (dua) kelas sampel kelompok eksperimen yaitu VIII/1, perlakuan Contextual Teaching Learning (CTL) dan kelas VIII/3 menjadi kelas kontrol dengan perlakuan pendekatan ceramah. Penelitian ini menemukan bahwa pendekatan CTL memberikan perubahan pada psikomotor yakni berhubungan dengan kemampuan mengerjakan sesuatu, menunjukkan kinera dan meningkatkan hasil belajar IPA. Analisis uji menyimpulkan (1) terdapat perbedaan hasil belajar IPA terhadap peserta didik yang diajarkan dengan pembelajaran CTL dan konvensional, (2) terdapat interaksi antara pendekatan pembelajaran dan kecerdasan emosional terhadap hasil belajar IPA, (3) terdapat perbedaan hasil belajar IPA antara peserta didik yang memiliki kecerdasan emosional tinggi antara yang menggunakan CTL dan konvensional, (4) terdapat perbedaan hasil belajar IPA antara peserta didik yang memiliki kecerdasan emosional rendah antara yang menggunakan pendekatan CTL dan yang menggunakan pendekatan konvensional.   This research was conducted to examine the effect of learning approaches and emotional intelligence on science learning outcomes in Class VIII MTsN 32 Jakarta students. The population in this study were all class VIII students at MTsN 32 Jakarta consisting of 5 classes with a total of 169 students. The sample was determined using cluster random sampling, using a lottery technique. As a result of the draw, it was determined that 2 (two) sample classes for the experimental group, namely VIII/1, were treated with Contextual Teaching Learning (CTL) and class VIII/3 became the control class with the lecture approach treatment. This study found that the CTL approach provided psychomotor changes, namely related to the ability to do something, show performance and improve science learning outcomes. The test analysis concludes (1) there are differences in science learning outcomes for students who are taught with CTL and conventional learning, (2) there is an interaction between learning approaches and emotional intelligence on science learning outcomes, (3) there are differences in science learning outcomes between students who have high emotional intelligence between those using CTL and conventional, (4) there are differences in science learning outcomes between students who have low emotional intelligence between those using the CTL approach and those using conventional approaches.
Evaluasi Program Pendidikan Karakter Di Sekolah Dasar Islam Daarus Shofwah Bojonggede-Bogor Nurul Faujiah; Santosa Muwarni; Elin Driana
Jurnal Penelitian dan Penilaian Pendidikan Vol. 3 No. 2 (2021)
Publisher : Sekolah Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka bekerjasama dengan Himpunan Evaluasi Pendidikan Indonesia (HEPI).

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (290.453 KB) | DOI: 10.22236/jppp.v3i2.7305

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan mengevaluasi ketercapaian program pendidikan karakter di SD Islam Daarus Shofwah Bojonggede Bogor. Jenis penelitian ini adalah evaluasi melalui metode pendekatan kualitatif dengan menggunakan model CIPP (Context, Input, Process, dan Product) sebagai alat evaluasi. Pengumpulan data pada proses evaluasi yaitu observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Wawancara dilakukan dengan kepala sekolah, wakil bidang kurikulum, wakil bidang kesiswaan, guru kelas, guru PAI, guru olahraga, perwakilan guru ekstrakulikuler, perwakilan siswa kelas 5 dan 6.  Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa program pendidikan karakter dikategorikan baik. Sedangkan pada nilai evaluasi program pendidikan karakter berdasarkan masing-masing tahapan diantaranya pada tahapan konteks (Context) berada pada kategori baik, pada tahapan masukan (Input) berada pada kategori baik, pada thapan proses (Process) berada pada kategori sangat baik, dan tahapan produk (Product)  pada kategori baik.   This study aims to describe and evaluate the achievement of the character education program at SD Islam DaarusShofwah Bojonggede Bogor. This type of research is an evaluation through a qualitative approach using theCIPP model (Context, Input, Process, and Product) as an evaluation tool. Collecting data in the evaluationprocess, namely observation, interviews, and documentation studies. Interviews were conducted with schoolprincipals, curriculum representatives, student representatives, class teachers, PAI teachers, sports teachers,extracurricular teacher representatives, grade 5 and 6 student representatives. The results of this study can beconcluded that the character education program is categorized as good. Whereas the evaluation value of thecharacter education program based on each stage includes the context stage which is in the good category, theinput stage which is in the good category, the process stage which is in the very good category, and the productstage. (Product) in the good category.
Penerapan Metode Karyawisata Pada Peranan Pers Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas XII SMKN 11 Jakarta Sri Wahyuningsih
Jurnal Penelitian dan Penilaian Pendidikan Vol. 3 No. 2 (2021)
Publisher : Sekolah Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka bekerjasama dengan Himpunan Evaluasi Pendidikan Indonesia (HEPI).

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (232.146 KB) | DOI: 10.22236/jppp.v3i2.7306

Abstract

Penelitian Tindakan Kelas dengan judul Penerapan Metode Karyawisata Pada Peranan Pers Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas XII AKL1 SMKN 11 Jakarta tahun 2019/2020.Sebuah penelitian yang diawali dengan adanya kebosanan siswa dalam belajar yang mengakibatkan nilai hasil belajar rendah, maka dilakukan terobosan baru belajar dengan menggunakan metode pembelajaran karyawisata, tujuannya adalah meningkatkan hasil belajar siswa. Metode ini menerapkan pemecahan masalah dari tugas yang di sampaikan oleh guru melalui bentuk karyawisata yang dilakukan secara berkelompok dengan tujuan wisata yang berbeda tetapi dengan misi yang sama .penelitian dilakukan dengan 3 siklus yaitu siklus pertama berupa diskusi tempat tujuan yang akan didatangi, siklus kedua melakukan perjalanan wisata, siklus tiga mempresentasikan hasil kunjungan dan membuat laporan tertulis dalam bentuk tulisan koran.Hasil tes pengetahuan pada siklus pertama adalah 66,85 siklus kedua 81,14 dan siklus ketiga 81,42 sementara hasil pengamatan siklus pertama 81,25 siklus kedua 84.00 dan siklus ketiga 86,05.   Classroom Action Research with the title Application of the Field Trip Method in the Role of the Press to Increase Student Learning Outcomes in Class XII AKL1 SMKN 11 Jakarta in 2019/2020. A research that began with student boredom in learning which resulted in low learning achievement scores, a new learning breakthrough was made by using field trip learning method, the goal is to improve student learning outcomes. This method applies problem solving from assignments conveyed by the teacher through the form of field trips which are carried out in groups with different tourist destinations but with the same mission. The research was carried out in 3 cycles, namely the first cycle in the form of discussing destinations to be visited, the second cycle traveling tour, cycle three presented the results of the visit and made a written report in the form of a newspaper. The results of the knowledge test in the first cycle were 66.85, the second cycle was 81.14 and the third cycle was 81.42 while the observations of the first cycle were 81.25, the second cycle was 84.00 and the third cycle was 81.25. third 86.05.
KETAHANAN SOSIAL EKONOMI DAN PENDIDIKAN DI ERA NEW NORMAL : Studi Kasus Penguatan Budaya Gotong Royong Secara Virtual Oleh Lazismu Kota Depok Heri Solihuddin
Jurnal Penelitian dan Penilaian Pendidikan Vol. 3 No. 2 (2021)
Publisher : Sekolah Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka bekerjasama dengan Himpunan Evaluasi Pendidikan Indonesia (HEPI).

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/jppp.v3i2.8963

Abstract

Era New Normal ditandai dengan gerakan kebangkitan masyarakat pada awal tahun 2021 setelah setahun lebih terhempas badai Covid-19 yang meluluh-lantahkan sendi-sendi sosial kita, ekonomi dan pendidikan adalah dua persoalan yang memiliki implikasi besar dalam tataran kehidupan sosial kita. Karena itu hadirnya kesadaran kolektif masyarakat yang memiliki kepedulian terhadap kondisi disekitarnya sebagai social responsibility harus kita dukung bersama. Tulisan ini merupakan hasil observasi, wawancara dan studi dokumen terhadap program Lazismu Kota Depok. Sedangkan analisis data yang digunakan dalam studi kasus ini adalah analisis data kualitatif dikaitkan dengan gerakan penggalangan dana yang diselenggarakan oleh Lazismu Kota Depok, untuk membantu masyarakat dalam mengatasi masalah sosial masyarakat terdampak Covid-19 khususnya di Kota Depok.Hasilnya menunjukkan bahwa penggalangan dana secara vrtual yang dilakukan oleh Lazismu Kota Depok sangat berkontribusi dalam mewujudkan ketahanan sosial masyarakat terdampak covid-19 khususnya di Kota Depok.   The New Normal era is marked by the movement of people's revival after more than a year of the Covid-19 storm that devastated our social joints, economy and education are two issues that have major implications at the level of our social life. Therefore, the presence of a collective awareness of the people who have concern for the surrounding conditions as social responsibility must be supported together. This paper is the result of observations, interviews and document studies of the Depok City Lazismu program, while the data analysis used in this case study is qualitative data analysis associated with the fundraising movement organized by Lazismu Depok City to assist the community in overcoming social problems affected by COVID-19 especially in Depok City. The results show that the virtual fundraising carried out by Lazismu in Depok City greatly contributes to realizing the social resilience of communities affected by COVID-19, especially in Depok City.

Page 1 of 1 | Total Record : 10