cover
Contact Name
Bakir
Contact Email
jppp@uhamka.ac.id
Phone
+628112334445
Journal Mail Official
jppp@uhamka.ac.id
Editorial Address
Sekolah Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka Jl. Buncit Raya No. 17, Pancoran, Jakarta Selatan
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Penelitian dan Penilaian Pendidikan
ISSN : 25280945     EISSN : 25797654     DOI : https://10.22236/jppp.v3i1
Core Subject : Education,
Jurnal Penelitian dan Penilaian Pendidikan E-ISSN:2579-7654, ISSN: 2528-0945, DOI Prefix 10.22236/jppp is a is a showcase of original, rigorously conducted educational measurement, assessment, and evaluation. The journal particularly covers manuscripts within the following areas: instrument and assessment development, classroom assessment, and policy and program evaluation in educational settings. Given that the journal prioritizes research reports in evaluation and assessment education, viewpoint articles in the same field will be considered for publication. Jurnal Penelitian dan Penilaian Pendidikan welcomes research articles, literature reviews, book reviews from various countries in the world that have high-quality on all topics related to current trends issue in evaluation education research to publish in this journal. The article submitted to Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan will be reviewed by two reviewers. Each article published in Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan passes the process of double-blind review. The decision made for the article is the result of the Editorial Board’s agreement based on the suggestions proposed by the reviewers. Plagiarism scanning will be conducted with the help of Turnitin Anti-Plagiarism Software.
Articles 144 Documents
EVALUASI PROGRAM PRAKTIK KERJA INDUSTRI DI SMK NEGERI 60 JAKARTA Maman Ruhiman; Hari Setiadi; Ernawati
Jurnal Penelitian dan Penilaian Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2022)
Publisher : Sekolah Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka bekerjasama dengan Himpunan Evaluasi Pendidikan Indonesia (HEPI).

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/jppp.v4i1.8382

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi implementasi program praktik kerja industri di SMK Negeri 60 Jakarta. Praktik Kerja Industri adalah kegiatan pembelajaran yang dilakukan di Dunia Usaha/Dunia Industri dan/atau lapangan kerja lain untuk penerapan, pemantapan, dan peningkatan kompetensi peserta didik Sekolah Menengah Kejuruan. Model evaluasi yang digunakan adalah model CIPP dengan pendekatan kualitatif, fokus pada konteks, input, proses dan produk program praktek kerja industri. Pengumpulan data menggunakan studi dokumentasi, wawancara, angket, dan observasi. Uji kredibilitas data dalam penelitian ini menggunakan teknik memperpanjang masa pengamatan dan triangulasi (triangulasi sumber dan triangulasi teknik). Langkah dan teknik analisis data menggunakan persentase, kategorisasi dan deskriptif disesuaikan dengan komponen yang dievaluasi. Hasil temuan menunjukkan: (1) konteks evaluasi, perencanaan program dan tujuan program praktik kerja industri sudah sesuai dengan kebutuhan stakeholder, namun masih ada sebagian kecil peserta didik yang mencari sendiri tempat prakerinnya; (2) input evaluasi, sarana prasarana untuk melaksanakan program sudah terpenuhi dan tempat  praktek kerja industri tersedia pada setiap periodenya namun belum sesuai dengan kebutuhan daya tampung peserta didik yang akan praktik kerja industri; (3) proses evaluasi, peralatan di industri dan guru pembimbing sudah tercukupi serta pelaksanaanya sudah mengikuti ketentuan sekolah, namun masih ditemukan hambatan dalam pelaksanaan prakerin terkait kesenjangan spesifikasi peralatan praktik kejuruan industri dengan yang biasa digunakan di sekolah; (4) produk evaluasi, output program praktek kerja industri tercermin dari rata-rata nilai rapot peserta didik pada  mata pelajaran kejuruan, dimana nilai rapot mata pelajaran kejuruan tiap semester terus meningkat setelah peserta didik melakukan praktik kerja industri, sementara outcome program praktik kerja industri terlihat pada keterserapan tamatan, dimana data keterserapan tamatan di SMK Negeri 60 Jakarta menunjukkan bahwa peserta didik yang telah lulus minimal satu tahun sebelumnya terserap ke dunia kerja seluruhnya.
Upaya Peningkatan Motivasi Belajar Peserta didik Dengan Penggunaan Video TikTok Pada Mata Pelajaran IPA Puji Hartini
Jurnal Penelitian dan Penilaian Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2022)
Publisher : Sekolah Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka bekerjasama dengan Himpunan Evaluasi Pendidikan Indonesia (HEPI).

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/jppp.v4i1.8383

Abstract

Abstrak. Kondisi pandemi Covid-19 memberikan dampak yang luar biasa terhadap pola belajar dan motivasi belajar peserta didik. Kemerosotan motivasi belajar peserta didik  nampak semakin meningkat sejak awal terjadinya pandemi dan diberlakukannya kebijakan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ), hal ini terlihat pada partisipasi belajar peserta didik  yang semakin sedikit bahkan mencapai 5/23 peserta didik  yang ikut berperan aktif dalam pembelajaran daring, 17/23 peserta didik  tidak mengikuti pembelajaran dengan berbagai latar belakang yang mempengaruhi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan motivasi belajar peserta didik  pada mata pelajaran IPA di SMP Makna Bakti dengan pemanfaatan video Tiktok pada materi system reproduksi. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan teknik pengambilan data menggunakan analisis dokumen dan wawancara. Subjek penelitian ini adalah 23 peserta didik pada kelas 9.4 di SMP Makna Bakti Jakarta. Hasil penelitian berdasarkan analisis dokumen menunjukan bahwa ada peningkatan motivasi peserta didik  dilihat dari partisipasi peserta didik  dalam mengikuti pembelajaran IPA secara daring mencapai angka 100% dari keseluruhan peserta didik dibandingkan dengan tahun ajaran sebelumnya, sedangkan hasil wawancara menunjukan adanya ketertarikan yang luar biasa dari peserta didik  pada video Tiktok yang disajikan serta memicu motivasi belajar IPA dilihat dari partisipasi peserta didik dalam mengumpulkan tugas belajar pada Google Classroom. Hasil tersebut dapat dijadikan pertimbangan oleh guru dalam menyajikan materi dengan kemasan menarik yang disesuaikan dengan kondisi uptodate peserta didik .
TINGKAT PEMAHAMAN DAN INSTRUMEN HOTS BUATAN GURU IPA DI SMP TANGERANG SELATAN TAHUN PELAJARAN 2019 – 2020 Yessi; Elin Driana; Ernawati
Jurnal Penelitian dan Penilaian Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2022)
Publisher : Sekolah Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka bekerjasama dengan Himpunan Evaluasi Pendidikan Indonesia (HEPI).

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/jppp.v4i1.8476

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk menggali pemahaman guru tentang penilaian berbasis HOTS (Higher-Order Thinking Skill) dan bagaimana instrumen penilaian HOTS yang dibuat oleh guru IPA di SMP di Tangerang Selatan. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan studi dokumen Wawancara dilakukan untuk menggali pemahaman guru IPA dalam penilaian HOTS, penerapannya di ruang kelas, dan instrumen penilaian HOTS yang dibuat guru. Informan berjumlah 12 orang yang terdiri atas 5 orang guru SMP negeri dan 7 orang guru SMP swasta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 50% guru sudah memahami konsep pembelajaran HOTS. Sebanyak 92% guru juga sudah menerapkan penilaian berbasis HOTS pada pembelajaran. Hasil analisis instrumen menunjukkan bahwa hanya 1% soal mengandung unsur HOTS, yaitu pada tingkatmenganalisis atau C4 dan 99% soal mengandung unsur LOTS (Lower- Order Thinking Skill). Hasil analisis ini menunjukkan bahwa mayoritas soal-soal yang dibuat guru IPA dalam masih dalam kategori LOTS. Kendala guru dalam melakukan penilaian berbasis HOTS adalah masih minimnyapengetahuan tentang mengembangkan soal HOTS sehingga siswa belum mengenal soal-soal HOTS, terlalu banyak siswa di dalam kelas yang menyebabkan pembelajaran tidak kondusif, serta kurangnya minat belajar dan membaca siswa. Kendala lain yang dihadapi pada saat penerapan penilaian berbasis HOTS yaitu kurangnya durasi waktu pembelajaran, tingkat pemahaman siswa yang tidak merata, serta sarana dan prasarana yang tidak memadai.
EVALUASI PROGRAM LABORATORIUM DALAM PEMBELAJARAN IPA DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI 15 JAKARTA UTARA Vrio Andris; Elin Driana; Sri Yuliawati
Jurnal Penelitian dan Penilaian Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2022)
Publisher : Sekolah Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka bekerjasama dengan Himpunan Evaluasi Pendidikan Indonesia (HEPI).

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/jppp.v4i1.8477

Abstract

Abstrak. Laboratorium memiliki peranan penting dalam pembelajaran ilmu pengetahuan alam  karena dapat memberi kesempatan pada siswa melakukan aktivitas-aktivitas praktikum untuk memahami dan menerapkan konsep-konsep yang dipelajari. Aktivitas-aktivitas yang dilakukan di laboratorium dapat mendorong siswa berpikir secara kreatif dalam menyelesaikan masalah-masalah terkait sains.  Evalusi ini bertujuan untuk menilai program laboratorium IPA Madrasah Tsanawiyah Negeri 15 di Jakarta Utara. Metode evaluasi menggunakan model CIPP. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan menggunakan panduan wawancara dan observasi menggunakan checklist, kemudian dianalisis dengan melakukan penskoran. Skor yang diperoleh kemudian  diubah ke dalam bentuk persentase dan dikelompokkan ke dalam kategori sangat baik, baik, cukup, kurang dan sangat kurang. Berdasarkan hasil evaluasi dapat disimpulkan bahwa: 1) aspek konteks yang terdiri dari komponen organisasi dan administrasi laboratorium, lokasi dan ruang laboratorium menunjukkan persentase rata-rata  79,41% sehingga termasuk dalam kategori baik;  2) aspek input yang menunjukkan rata-rata persentase 84,18% termasuk dalam kategori sangat baik, antara lain karena peralatan laboratorium yang cukup lengkap dan diklasifikasikan berdasarkan perlengkapan fisika, kimia, dan biologi, 3) aspek proses menunjukkan persentase 64,29% termasuk dalam kategori baik. Penyediaan alat dan bahan pada saat praktikum harus diperbaiki dengan dibantu oleh laboran  yang pada saat ini  belum dimiliki oleh madrasah, 4) Aspek produk menunjukkan persentase 79,17% sehingga termasuk dalam kategori baik.
EVALUASI PROGRAM SISTEM KELAS TUNTAS BERKELANJUTAN SMP LABSCHOOL KEBAYORAN JAKARTA SELATAN Murtiningsih; Hari Setiadi; Ernawati
Jurnal Penelitian dan Penilaian Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2022)
Publisher : Sekolah Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka bekerjasama dengan Himpunan Evaluasi Pendidikan Indonesia (HEPI).

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/jppp.v4i1.8479

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi dan mengevaluasi program Sistem Kelas Tuntas Berkelanjutan (SKTB). Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan model CIPP (Context, Input, Process, Product).  Pendekatan yang digunakan dengan pendekatan kualitatif, teknik pengumpuluan data observasi, wawancara, dokumentasi dan kuesioner. Hasil evaluasi ini menyimpulkan bahwa pelaksanaan program Sistem Kelas Tuntas Berkelanjutan (SKTB) SMP Labschool Kebayoran Jakarta Selatan sudah sesuai pedoman visi, misi sekolah, sesuai dengan kebijakan pemerintah melalui kementerian pendidikan dan kebudayaan serta sesuai dengan kebutuhan stakeholder. Hasil Ujian Nasional dan Ujian Sekolah, dari data dokumen terlihat bahwa SMP Labschool Kebayoran menghasilkan hasil rata – rata ujian yang sangat baik, ini menandakan peserta didik yang bermasalah ketuntasan mampu berperan serta menjaga rata – rata nilai Ujian Nasionalnya. Program SKTB berhasil membawa ketidaktuntasan menjadi prestasi di Ujian Nasional. Sebaran data alumni juga menunjukan bahwa peserta program SKTB banyak yang di terima di sekolah negeri dan swasta terbaik, serta program ini memberikan kebermanfaatan bagi para alumni peserta program.   This study aims to obtain information and evaluate the Sustainable Complete Class System (SKTB) program. The method used is a qualitative method with the CIPP model (Context, Input, Process, Product). The approach used is a qualitative approach, data collection techniques are observation, interviews, documentation and questionnaires. The results of this evaluation concluded that the implementation of the Sustainable Complete Class System (SKTB) program for SMP Labschool Kebayoran, South Jakarta, complies with the vision and mission guidelines of the school, in accordance with government policies through the ministry of education and culture and in accordance with the needs of stakeholders. The results of the National Examination and School Examination, from the document data it can be seen that Kebayoran Labschool Middle School produces very good average test results, this indicates students with completeness problems are able to play a role and maintain the average National Examination score. The SKTB program succeeded in bringing incompleteness into achievements in the National Examination. The distribution of alumni data also shows that many participants in the SKTB program have been accepted at the best public and private schools, and this program provides benefits for alumni participating in the program.
EVALUASI PROGRAM GOOGLE CLASSROOM PADA MATA PELAJARAN SENI BUDAYA DI SMK NEGERI 57 JAKARTA SELATAN Eny Purbaningsih; Sri Yuliwati; Hari Setiadi
Jurnal Penelitian dan Penilaian Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2022)
Publisher : Sekolah Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka bekerjasama dengan Himpunan Evaluasi Pendidikan Indonesia (HEPI).

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/jppp.v4i2.10633

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan evaluasi pembelajaran dengan menggunakan aplikasi google classroom pada mata pelajaran seni budaya peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Dalam memperoleh data, peneliti menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dalam penelitian ini meliputi tahap reduksi data, tahap penyajian data (Data Display), dan tahap penarikan kesimpulan. Pengecekan keabsahan data menggunakan triangulasi sumber data. Subyek dari penelitian ini adalah guru mata pelajaran Seni Budaya dan peserta didik SMK Negeri 57 Jakarta Selatan. Hasil dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penggunaan Google Classroom dalam pembelajaran jarak jauh sangat mendukung proses pembelajaran dimasa pandemi Covid-19. Aktivitas pembelajaran jarak  jauh  yang  menggunakan Google Classroom dikatakan baik, karena dapat membantu guru dalam menyampaikan materi, memberikan tugas, dan memberikan nilai secara otomatis, selain itu Google Classroom juga dapat membantu peserta didik untuk mempermudah mengakses materi tugas yang di berikan oleh guru, pengumpulan tugas serta memberikan pertanyaan secara jarak jauh. Keunggulan Google Classroom membuat proses pembelajaran menjadi efektif dan efisien, hemat waktu, serta dan dapat dilakukan dimana saja dan kapan saja yang terhubung ke jaringan internet dan gratis dapat digunakan oleh siapapun. Akan tetapi Google Classroom ini membutuhkan fasilitas internet yang tinggi agar proses pembelajaran jarak jauh dapat berjalan dengan lancar.   The problem in this research is how to evaluate learning using the Google Classroom application in the arts and culture subjects of students. This study aims to describe the evaluation of learning by using the google classroom application in the arts and culture subjects of students.  This study uses a descriptive qualitative approach. In obtaining the data, the researcher used the method of observation, interviews, and documentation. Data analysis in this study includes the data reduction stage, the data display stage, and the conclusion drawing stage. Checking the validity of the data using triangulation of data sources. The subjects of this study were teachers of the Arts and Culture subject and students of SMK Negeri 57 South Jakarta. The results of this study can be concluded that the use of Google Classroom in distance learning greatly supports the learning process during the Covid-19 pandemic. Distance learning activities that use Google Classroom are said to be good, because they can help teachers deliver materials, give assignments, and give grades automatically, besides that Google Classroom can also help students to make it easier to access task materials given by teachers, collect assignments. and ask questions remotely. The advantages of Google Classroom make the learning process effective and efficient, save time, and can be done anywhere and anytime that is connected to the internet network and can be used for free by anyone. However, this Google Classroom requires high internet facilities so that the distance learning process can run smoothly.
Evaluasi Program Peningkatan Kompetensi Profesional Guru Matematika MTs Negeri Pada Bidang Pendidikan Madrasah Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Banten Habudin Habudin; Hari Setiadi; Abdul Rahman A. Ghani
Jurnal Penelitian dan Penilaian Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2022)
Publisher : Sekolah Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka bekerjasama dengan Himpunan Evaluasi Pendidikan Indonesia (HEPI).

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/jppp.v4i2.10635

Abstract

Penelitian evaluasi ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pelaksanaan Program Peningkatan Kompetensi Profesional Guru Matematika MTs Negeri Provinsi Banten. Evaluasi ini menggunakan model CIPP (Context, Input, Process, and Product). Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif. Instrument yang digunakan studi dokumentasi, wawancara, dan observasi. Sebagai subjek penelitian yaitu Kepala Bidang Pendidikan Madrasah, Kepala Seksi (Kurikulum. Guru dan Tenaga Pendidikan, Kesiswaan), Kepala MTs Negeri dan guru matematika. Temuan evaluasi ini menyimpulkan Program Peningkatan Kompetensi Profesional guru Matematika MTs Negeri yang dilaksanakan oleh Bidang Pendidikan Madrasah dalam kategori moderat (sedang) terhadap peningkatan kompetensi profesional guru pada indikator penguasaan materi, metode mengajar, kemampuan menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dan Lembar Kerja Siswa (LKS). Dari sisi aktivitas belajar siswa mengalami peningkatan. Namun terhadap pencapaian hasil belajar siswa pada nilai Ujian Nasional (UN) mata pelajaran matematika tahun 2016-2018 belum meningkat secara signifikan.   This evaluation research aims to determine the effectiveness of the implementation of the Professional Competency Improvement Program for Mathematics Teachers at State MTs Banten Province. This evaluation uses the CIPP model (Context, Input, Process, and Product). The research method used is descriptive qualitative method. The instruments used were documentation studies, interviews, and observations. As research subjects, namely the Head of Madrasah Education, Head of Section (Curriculum. Teachers and Education Personnel, Student Affairs), Head of State MTs and math teacher. The findings of this evaluation conclude that the Professional Competency Improvement Program for Mathematics teachers at State MTs which is implemented by the Madrasah Education Sector is in the moderate category for improving teacher professional competence in indicators of mastery of material, teaching methods, ability to prepare Learning Implementation Plans (RPP), and Student Worksheets (LKS). In terms of student learning activities have increased. However, the achievement of student learning outcomes in the National Examination (UN) scores for mathematics in 2016-2018 has not increased significantly.
Penerapan Standar Kualifikasi Akademik Dan Kemampuan Guru Madrasah Ibtidaiyah Di Kecamatan Rawa Lumbu kanza talita rakhma
Jurnal Penelitian dan Penilaian Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2022)
Publisher : Sekolah Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka bekerjasama dengan Himpunan Evaluasi Pendidikan Indonesia (HEPI).

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/jppp.v4i2.10637

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana peraturan pemerintah tentang standar kualifikasi akademik dan kompetensi guru Madrasah Ibtidaiyah sudah dilaksanakan oleh lembaga pendidikan, baik di Kementrian Agama maupun di Sekolah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah bersifat kualitatif dengan cara pengumpulan data melalui wawancara dan studi dokumen. Wawancara dilakukan kepada Kepala Madrasah Ibtidaiyah dan guru-guru di Kecamatan Rawalumbu Kota Bekasi. Hasil dari penelitian ini, menunjukan bahwa kebijakan pemerintah tentang standar kualifikasi akademik dan kompetensi guru belum terlaksana dengan baik dan ada beberapa faktor yang menyebabkan terhambatnya proses implementasi, yaitu: Proses verifikasi data yang dilakukan saat penerimaan tenaga pendidik baru, tidak dilakukan secara maksimal sesuai standar yang diharapkan. Di samping, kurangnya pengawasan dari lembaga pemerintahan, dan ada juga problem kesenjangan data, yakni: Jumlah guru yang berlatar belakang Pendidikan Guru Sekolah Dasar atau Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah dari kementerian agama tidak berkeseinambung dengan kebutuhan yang ada di Sekolah. Kata Kunci : Kualifikasi Akademik, Standar Kompetensi, Guru Madrasah   Abstract. This study aims to determine the extent to which government regulations regarding academic qualification standards and competence of Madrasah Ibtidaiyah teachers have been implemented by educational institutions, both at the Ministry of Religion and at schools. The method used in this research is qualitative in nature by collecting data through interviews and document studies. Interviews were conducted with the Head of Madrasah Ibtidaiyah and teachers in Rawalumbu District, Bekasi City. The results of this study indicate that government policies regarding academic qualification standards and teacher competencies have not been implemented properly and there are several factors that have hampered the implementation process, namely: The data verification process carried out at the time of hiring new educators, was not carried out optimally according to the standards set. expected. In addition, there is a lack of oversight from government agencies, and there is also the problem of data gaps, namely: The number of teachers with a background in Elementary School Teacher Education or Madrasah Ibtidaiyah Teacher Education from the ministry of religion is not in line with the needs in schools. Keywords: Academic Qualifications, Competency Standards, Madrasah Teachers
Evaluasi Kinerja Guru Profesional Pada Masa Pandemi Covid -19 Di Sma Negeri 15 Maluku Tengah Qadafi Qadafi
Jurnal Penelitian dan Penilaian Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2022)
Publisher : Sekolah Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka bekerjasama dengan Himpunan Evaluasi Pendidikan Indonesia (HEPI).

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/jppp.v4i2.10638

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan mengevaluasi kinerja guru profesional pada masa Pandemi Covid -19 Di Sma Negeri 15 Maluku Tengah. Jenis penelitian ini adalah evaluasi melalui metode pendekatan kualitatif dengan menggunakan model CIPP (Context, Input, Process, dan Product) sebagai alat evaluasi. Pengumpulan data pada proses evaluasi yaitu observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa berdasarkan masing-masing tahapan diantaranya pada tahapan konteks (Context) berdasarkan hasil peneilitian 80% berpendapat bahwa kinerja guru profesional didasarkan pada tujuan misi dan visi sekolah menunjukkan bahwa sekolah berperan dalam meningkatkan kinerja guru. Berdasarkan hasil evaluasi 95% berpendapat bahwa prasarana sekolah sangat lengkap seperti, ruang, computer, ruang fisika, ruang biologi, perpustakaan, ruang seni dan beberapa ruang lainnya. Pada tahapan masukan (Input), 95 % Sesuai dengan temuan evaluasi bahwa guru sertifikat melakukan materi ajar yang sesuai dengan kurikulum melalui program yang sudah di rencanakan oleh sekolah seperti punyusunan program tahunan, Silabus, RPP. Sesuai dengan hasil temuan evaluasi bahwa 85% mengatakan hubungan konseptual antara topik terkait. Menurut hasil penilaian 95% budaya sekolah dapat dilihat melalui keteraturan perilaku di sekolah standar yang dianut sekolah, nilai-nilai, dominan di sekolah, Filosofi sekolah, peraturan sekolah, dan lingkungan sekolah. Pada thapan proses (Process) 80 % menyusun rencana pelaksanaan pembelajaran pada awal semester secara mandiri dan kelompok, rencana pelaksanaan pembelajaran yang disusun telah sesuai dengan standar proses, dan tahapan produk (Product), 85 % Berdasar hasil temuan evaluasi bahwa guru sertifikat menguasai materi, struktur, dan konsep keilmuan yang mendukung pembelajaran pada masa covid-19. 90 % Dari hasi observasi dan wawancara dengan guru sertifikat pada pemelajaran inovatif teriming selama pandemi COVID-19 peneliti telah menggambarkan beberapa hal yaitu kapasitas guru untuk mengembangkan materi secara kreatif terbukti dengan penggunaan metode belajar mengajar. 85 % Sesuai dengan hasil temuan evaluasi guru sertifikat.
EVALUASI PROGRAM PRAKTEK PENGALAMAN LAPANGAN (PPL) DAN KULIAH KERJA NYATA (KKN) TERPADU DI STKIP TAMAN SISWA BIMA Deddy Meirawan; Abdul Rahman A. Ghani; Ernawat; Ika Irawati
Jurnal Penelitian dan Penilaian Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2023)
Publisher : Sekolah Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka bekerjasama dengan Himpunan Evaluasi Pendidikan Indonesia (HEPI).

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/jppp.v5i1.11183

Abstract

Tujuan evaluasi ini adalah untuk mengevaluasi serta mendeskripsikan pencapaian program PPL-KKN terpadu yang dilaksanakan oleh STKIP Taman Siswa Bima. Evaluasi ini menggunakan model CIPP (Context, Input, Process, dan Product) serta menggunakan metode evaluatif yang bersifat deskriptif. Instrumen yang dipergunakan pada pengumpulan datanya adalah observasi, wawancara, serta dokumentasi. Hasil dari evaluasi konteks yang sesuai dengan kebutuhan stakeholder adalah: buku panduan belum ada, visi-misi hanya mengikuti visi-misi kampus, lingkungan KKN ditentukan terlebih dahulu, Hasil evaluasi produk PPL, ada peningkatan prestasi untuk siswa yang diajar, sedangkan output KKN, untuk tema literasi dan numerasi ada peningkatan prestasi dari siswa yang diajar, untuk tema kewirausahaan, mahasiswa sudah belajar menciptakan produk, dan untuk tema desa wisata, tempat rekreasinya sudah diperindah.   The purpose of this study was to evaluate and describe the achievements of the integrated PPL-KKN program implemented by STKIP Taman Siswa Bima. This evaluation research used CIPP model (Context, Input, Process, and Product) and used descriptive qualitative methods. The instruments used in data collection are observation, documentation, and interviews. The results of the context evaluation which it suitable of stakeholder need, namely: that there are no guidebooks, the vision and mission only follow the campus visions and missions, the KKN environment is determined in advance, the main goal is to maximize the theme program, the requirements for joining PPL-KKN have been determined, and the main need is teaching science. The results of the evaluation of inputs for facilities and infrastructure are 80% feasible and 20% inadequate for PPL, while for KKN 95% are feasible, the budget is greatly minimized, 96% of human resources are met. The results of the evaluation process, reduced learning time while increasing student interest (PPL), literacy and numeracy processes were in line with expectations, entrepreneurship was constrained by student abilities, and tourist villages were constrained by cost, while only part of the village program was completed. The results of the PPL product evaluation, there is an increase product of students’ value, while the output of KKN,  fir literacy and numeracy theme, there is an increase of students’ achievement being taught, for the theme of enterpreneurship, students’ had learnt to create the product, and for the theme of tourist village, the recreation area had been beautified.

Page 11 of 15 | Total Record : 144