cover
Contact Name
Ahmad Sururi
Contact Email
Ahmad Sururi
Phone
-
Journal Mail Official
prodiadmpublik@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota serang,
Banten
INDONESIA
Sawala : Jurnal Administrasi Negara
ISSN : 23022231     EISSN : 25984039     DOI : -
Core Subject : Social,
Journal Sawala is published two times a year in April and Oktober. This journal contains scientific articles on Public Administration science written in two languages: Bahasa Indonesia and English. The article is published in form of empirical research, conceptual or theoretical framework or issues related to the Public Administration sciences. Journal Sawala particularly focuses on the main problems in the development of the sciences of public policies and administrations areas. It covers the Administration Development, The Regional Autonomy And Bureaucracy, The State Apparatus, Good Governance, Government, The Decentralisation, Public Services, The Public Management, The Governance And Its Policy, And Any Social Sciences, Politics and Regional Planning.
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 3 (2015)" : 6 Documents clear
Patronase Politik Era Reformasi : Analisis Pilkada Di Kabupaten Takalar Provinsi Jambi Leo Agustino
Sawala : Jurnal Administrasi Negara Vol. 3 No. 3 (2015)
Publisher : Program Studi Administrasi Negara Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/sawala.v3i3.289

Abstract

Artikel ini mendiskusikan mengenai reformasi politik di Indonesia yang kurang mengasilkan perubahan yang diidamkan. Kasus pemilihan kepala daerah (Pilkada) di Kabupaten Takalar dan Provinsi Jambi menunjukan wujud Patronase politik dalam birokrai sehingga kepolitikan ditingkat lokal tidak berhasil mencerdaskan dan mematangkan konsoliadasi demokrasi di Indonesia. Artikel ini berargumen,patronase politik yang terjadi pada era pilkada merupakan legasi politik masa sebelumnya dan berlangsung terus hingga sekarang ini. selain itu ketidak matangan politik dikedua daerah seperti tersebut diatas disebabkan oleh tarikan kepentingan ekonomi yang mendorong terjadinya patronase politik. Akibatnya, reformasi politik di Kabupaten Takalar dan Provinsi Jambi sukar terjadi.
Devolution of Power Agus Sutisna
Sawala : Jurnal Administrasi Negara Vol. 3 No. 3 (2015)
Publisher : Program Studi Administrasi Negara Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1170.989 KB) | DOI: 10.30656/sawala.v3i3.285

Abstract

Salahsatu aspek yang masih menyisakan problematika dalam kerangka pelaksanaan otonomi daerah sejak paradigma barunya digulirkan pada awal tahun 2000 silam adalah menyangkut isu desentralisasi dalam bidang politik, atau yang secara teoritik lazim disebut sebagai devolusi politik (devolution of power). Pokok problematikanya terletak pada gejala dimana partai politik ditingkat lokal secara hierarkis diciptakan sedemikian rupa menjadi sangat bergantung pada kekuasaan partai ditingkat pusat. Hal ini berbeda, paling tidak sampaibatas tertentu, dengan pranata-pranata kepemerintahan dalam kerangka pelaksanaan otonomi yang secara tegas diberikan kewenangan (authority) berdasarkan aturan perundang-undangan. situasi yang demikian ini melahirkan implikasi politik antara lain, bahwa politik ditingkat lokal tidak berdaya,bahkan ketika menyangkut urusan yang benar-benar merupakan persoalan kebutuhan atau kepentingan lokal. Misalnya dalam konteks pemilukada, dimana para calon kepala daerah yang idealnya dipersiapkan dan ditentukan oleh pengurus partai di daerah yang secara hipotesis lebih mengetahui figur-figur calon pemimpin lokal (baik dari internal maupun eksternal partai). faktanya selalu sangat bergantung pada kendali dan keputusan pada DPP partai politik. Tulisan ini merupakan kajian mengenai problematika yang dihadapi partai politik ditingkat lokal dalam kerangka relasi hierarkis dengan institusi partai di tingkat pusat ditinjau dari perspektif politik (Political decentralization perspektif) yang mendefinisikan desentralisasi politik sebagai devolusi kekuasaan. Kajian dilakukan dengan pendekatan kualitatif, data dihimpun secara kombinatif dari sumber-sumber pemberitaan di media massa dan fakta empirik yang dapat diamati
Kontruksi Jilbab Dikalangan Mahasiswi (Studi Fenomenologi Mahasiswi Universitas Islam Indonesia Yogyakarta dalam Memaknai Jilbab) marthalena marthalena
Sawala : Jurnal Administrasi Negara Vol. 3 No. 3 (2015)
Publisher : Program Studi Administrasi Negara Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2573.697 KB) | DOI: 10.30656/sawala.v3i3.290

Abstract

This research is to discuss and to analyze about a background of the student of universitas islam indonesia yogyakarta to use headgear and their processes are objectivation, internalization and externalization processes. The research objective is to analyze about a backgruond of the students of universitas islam indonesia yogyakarta (UII) to use headger and to analyze how they are meaning of the headger their use. The benefit of this research is to give the contribution about of sosiology knowledge concerning headger phenomenon in education institution on the later to use for helping the next empirical research and this researh could to become consideration in making a wisdom that related with headger in UII. This research isi using Peter L Berger's of perspective theory, researcher want to know and to analyze the process of knowladge contruction about headger in student.
Manajemen Museum dan Situs Kepurbakalaan Banten Lama Kota Serang Budi Hasanah
Sawala : Jurnal Administrasi Negara Vol. 3 No. 3 (2015)
Publisher : Program Studi Administrasi Negara Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1284.916 KB) | DOI: 10.30656/sawala.v3i3.286

Abstract

The pupose of this research aims to determine the management of the museum and the archeological site of Banten Lama at the moment that have been conducted by technical Implementation Unit (UPT) of Serang Cultural Preservation House. This research approach used qualitative with descriptive method. To determine the fenomenon about the management of the museum and the archeological site of Banten Lama withe used George R Terry theory that included by 4 (four) function of management that is planing, organizing, actuating, and controlling. The result showed the management activities of Banten Lama museum and site in the process of planning, organizing, actuating, controlling are not yet optimal.
Kinerja Penyuluh Keluarga Berencana pada Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (BP2KB) dalam Meningkatkan Jumlah Akseptor Keluarga Berencana di Kabupaten Timor Tengah Utara Aplonia Pala; Salesius Vitalis Kolne
Sawala : Jurnal Administrasi Negara Vol. 3 No. 3 (2015)
Publisher : Program Studi Administrasi Negara Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1106.523 KB) | DOI: 10.30656/sawala.v3i3.287

Abstract

Kinerja merupakan hasil kerja yang dicapai oleh seseorang atau kelompok dalam organisasi dilihat dari kualitas dan kuantitas pekerjaan yang dilakukan. Kabupaten Timor Tengah Utara mengalami permaslahan yang sangat kompleks berkaitan dengan tingkat pertumbuhan penduduk yang tidak merata dari berbagai aspek seperti ekonomi, pendidikan, kesehatan, sosial politik dan lain-lain. untuk mengatasi permasalahan kependudukan tersebut pemerintah Kabupaten TTU berupaya mengatasinya dengan melaksanakan program KB. untuk mendukung program tersebut diperlukan kinerja yang baik dari penyuluh KB. Kinerja penyuluh KB pada BP2KB TTU belum optimal karena belum memadai dana operasional lapangan dan pelaksanaan tugas penyuluh oleh PPLKB belum tepat waktu, namun kekurangan tersebut masih ditopang oleh aspek-aspek yang mendukung antara lain tersedianya fasilitas yang memadai, adanya kerjasama yang baik.
Etika Rangkap Jabatan dalam Penyelenggaraan Negara Ditinjau dalam Prinsip Demokrasi Konstitusional Fuqoha Fuqoha
Sawala : Jurnal Administrasi Negara Vol. 3 No. 3 (2015)
Publisher : Program Studi Administrasi Negara Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1855.974 KB) | DOI: 10.30656/sawala.v3i3.288

Abstract

Pengsian jabatan negara merupakan salahsatu unsur penting dalam hukum tata negara. tanpa diisi oleh pejabat. maka fungsi-fungsi jabatan negara tidak dapat diselenggarakan. Pejabat merupakan orang yang menduduki jabatan publik dalam pemerintahan, yang terdiri dari jabatan birokrasi dan jabatan politik. setiap jabatan melekat kekuasaan dan wewenang yang dapat menentukan segala urusan sesuai jabatannya. dalam praktek penyelenggaraan negara, setiap terjadi rangkap jabatan publik sehingga menimbulkan konflik kepentingan antar jabatan. Prinsip demokrasi memungkinkan setiap orang memiliki kesempatan yang sama dalam sistem tata negara Indonesia digunakan prinsip demokrasi konstitusioanal. Praktik rangkap jabatan tidak diatur dalam konstitusi, namun secara etika dan moral tidak dibenarkan adanya rangkap jabatan karena dapat menimbulkan konflik kepentingan. Oleh karena itu, melalui ketetapan MPR dituangkan dalam rumusan etika kehidupan berbangsa. Nilai-nilai etika yang ada hanya dijadikan pedoman dalam berperilaku.

Page 1 of 1 | Total Record : 6