cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Agrotekma: Jurnal Agroteknologi dan Ilmu Pertanian
Published by Universitas Medan Area
ISSN : 25487841     EISSN : 2614011X     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Agrotekma is a Scientific Journal of Agro Technology located at the Faculty of Agriculture, University of Medan Area. Journal of Agrotekma presents the results of research with quantitative and qualitative approaches that are sourced on the development of cultivation research of plants and the protection of organic crops that are environmentally friendly and sustainable. It is published twice a year, every December and June.
Arjuna Subject : -
Articles 183 Documents
Kajian Agronomis Tanaman Cabai Merah (Capsicum annum L.) Pada Berbagai Jenis Bahan Kompos Edy Syahputra; Retno Astuti K; Asmah Indrawaty
Agrotekma: Jurnal Agroteknologi dan Ilmu Pertanian Vol. 1 No. 2 (2017): Jurnal Agrotekma Juni
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/agr.v1i2.1127

Abstract

Penelitian ini dilakukan di kebun percobaan Fakultas Pertanian Universitas Medan Area yang berlokasi di jalan Kolam No. 1 Medan Estate, Kecamatan Percut Sei Tuan. Penelitian ini dilaksanakan mulai bulan April 2012 sampai Juli 2012. Tujuan penelitian untuk mengkaji pertumbuhan dan produksi tanaman cabai merah pada berbagai jenis bahan kompos sebagai media tumbuh di polibag. Penelitian dilaksanakan dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) non faktorial terdiri dari 5 taraf perlakuan yaitu : K0 = Cara konvensional (Urea, TSP. KCl masing-masing 3 g/polibeg), K1 = Kompos daun (50 g/polibag), K2 = Pupuk kandang sapi (25 g/polibag), K3 = Pupuk kandang ayam (12,5 g/polibag), dan K4 = Pupuk kandang kambing (25 g/polibag). Parameter yang diamati adalah tinggi tanaman, jumlah cabang produktif, jumlah buah per tanaman, intensitas serangan hama, dan inventarisasi hama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pnggunaan berbagai jenis bahan kompos sebagai media tumbuh dapat meningkatkan pertumbuhan dan produksi tanaman cabai merah, dimana perlakuan terbaik adalah kompos daun, kemudian diikuti pupuk kandang sapi, pupuk kandang ayam, pupuk kandang kambing dan  secara konvensional. Intensitas serangan hama lebih kecil dengan menggunakan media kompos daun dan pupuk kandang sapi, dan intensitas serangan paling tinggi ditemukan pada perlakuan konvensional.
Hama Lalat Buah (Bactrocera dorsalis Hendel) Dan Preferensi Peletakan Telur Pada Tingkat Kematangan Buah Belimbing di Desa Tiang Layar Kecamatan Pancur Batu Sumatera Utara Dewi Wulan Sari; Azwana Azwana; Erwin Pane
Agrotekma: Jurnal Agroteknologi dan Ilmu Pertanian Vol. 1 No. 2 (2017): Jurnal Agrotekma Juni
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/agr.v1i2.1128

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui jenis lalat buah pada tanaman belimbing dan untuk mengetahui tingkat kematangan buah belimbing yang paling di sukai oleh hama lalat buah. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Non Faktorial terdiri dari lima  perlakuan tentang kriteria buah yaitu: a) Buah belimbing manis berwarna hijau tua (indeks 1), b) Buah belimbing manis berwarna hijau sedikit kuning (indeks 2), c) Buah belimbing manis berwarna hijau kuningan (indeks 3), d) Buah belimbing manis berwarnakuning kehijauan, kulit buah kuning dengan sedikit hijau (indeks 4), e) Buah belimbing manis berwarna kuning kehijauan, kulit buah berwarna kuning dengan sediki hijau bagian rusuk/lingir (indeks 5). Hasil penelitian : a) Jenis lalat buah yang masuk ke dalam perangkap dari minggu pertama sampai minggu ke empat yaitu Bactrocera dorsalis, populasi lalat buah dari pengamatan minggu pertama sebanyak 203 lalat buah, terus meningkat sampai pengamatan minggu ke empat sebanyak 229 lalat buah. b) Lalat buah paling banyak meletakkan telur pada buah belimbing manis berwarna kuning kehijauan, kulit buah kuning dengan sedikit hijau pada perlakuan (D) c) Jumlah larva lalat buah 3-12 larva paling banyak di jumpai pada buah dengan tingkat kematangan (D).
Pengaruh Pemberian Bahan Organik Kulit Biji Kopi Dan Zat Perangsang Tumbuh Hydrasil Pada Pertumbuhan Bibit Karet Okulasi Klon PB 260 Wentricho Manullang; Retna Astuti K.; Erwin Pane
Agrotekma: Jurnal Agroteknologi dan Ilmu Pertanian Vol. 1 No. 2 (2017): Jurnal Agrotekma Juni
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/agr.v1i2.1129

Abstract

Penelitian dilaksanakan di kebun percobaan Fakultas Pertanian Universitas Medan Area yang berlokasi di jalan Kolam No. 1 Medan Estate. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei 2013 sampai dengan Juli 2013. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian bahan organik kulit biji kopi dan zat perangsang tumbuh terhadap pertumbuhan bibit karet okulasi. Rancangan yang digunakan yaitu Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial. Parameter yang diamati adalah panjang tunas, jumlah anak daun, luas daun, jumlah tangkai daun dan volume akar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua parameter yang diamati tidak berbeda nyata pada perlakuan bahan organik kulit biji kopi (K) dengan empat taraf perlakuan K0= kontrol (topsoil), K1 = 1 kg + 4 kg subsoil, K2= 2 kg + 3 kg subsoil, K3= 3 kg + 2 kg subsoil dan zat perangsang tumbuh hydrasil (H) dengan empat taraf H0= Kontrol (1 liter air), H1= 1 ml/1 liter air, H2= 2 ml/1 liter air, H3= 3 ml/1 liter air. Kesimpulan yang diperoleh dari penelitian ini adalah pemberian bahan organik kulit biji kopi dan zat perangsang tumbuh hydrasil tidak nyata meningkatkan pertumbuhan bibit karet okulasi. Namun demikian berdasarkan uji statistik beberapa parameter pengamatan seperti panjang tunas, jumlah anak daun dan jumlah tangkai daun mengalami rata-rata pertumbuhan meningkat pada umur 6 MST dan rataan pertumbuhan yang tidak stabil (inderterminate) pada umur 8 MST -12 MST.
Pertumbuhan Dan Produksi Tanaman Cabai Merah (Capsicum annum L.) Bermikoriza Dengan Aplikasi Biochar Dan Pupuk Kimia Nopa Adetiya; Sumihar Hutapea; Suswati Suswati
Agrotekma: Jurnal Agroteknologi dan Ilmu Pertanian Vol. 1 No. 2 (2017): Jurnal Agrotekma Juni
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/agr.v1i2.1130

Abstract

Menurunnya produksi cabai merah di Sumatera Utara disebabkan oleh berkurangnya luas panen, serangan hama penyakit dan kurang tersedianya unsur hara yang ada di dalam tanah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertumbuhan dan produksi tanaman cabai merah bermikoriza dengan aplikasi biochar dan pupuk kimia. Penelitian dilakukan di Gang Metcu Desa Guru Singa Kecamatan  Berastagi Kabupaten Karo yang dilakukan pada tanggal 24 Mei 2015 sampai 27 November 2015. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Kelompok Faktorial yang terdiri dari 2 faktor perlakuan. Faktor pertama yaitu dosis Biochar (A) dengan 4 taraf yaitu A = 0 kg biochar /m2; A1 = 0,5 kg biochar / m2 ; A2 = 1 kg biochar / m2 ; A3 = 1,5 kg biochar / m2. Faktor kedua yaitu jumlah pupuk kimia (B) dengan 4 taraf yaitu B0 = 0% dosis anjuran ; B1 = 100% dosis anjuran ; B2 = 75% dosis anjuran ; B3 = 50% dosis anjuran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan pemberian biochar kendaga dan cangkang biji karet dan pupuk kimia dapat meningkatkan  pertumbuhan (tinggi tanaman,diameter batang) dan produksi (jumlah buah, bobot buah) tanaman cabai merah bermikoriza.
Pengaruh Pemberian Pupuk Kandang Sapi Dan Super Bokasi Aos Amino Terhadap Pertumbuhan Dan produksi Kacang Hijau (Vigna radiata L.) Nilma Sarianti; Gusmeizal Gusmeizal; Rizal Aziz
Agrotekma: Jurnal Agroteknologi dan Ilmu Pertanian Vol. 1 No. 2 (2017): Jurnal Agrotekma Juni
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/agr.v1i2.1131

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pupuk kandang sapi dan Super Bokasi AOS Amino memberikan pengaruh yang baik terhadap pertumbuhan dan produksi kacang hijau. Penelitian dilakukan di kebun percobaan Fakultas Pertanian Universitas Medan Area yang berlokasi di jalan Kolam No.1 Medan Estate. Penelitian ini di laksanakan bulan Mei sampai bulan Juli 2015, menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial, dengan dua ulangan, 16 kombinasi. Faktor pertama yaitu pupuk kandang sapi yaitu S0 = tanpa pupuk kandang sapi, S1 =  pupuk kandang pada dosis 2,25 kg per plot, S2 = pupuk kandang sapi pada dosis 4,5 kg per plot, S3= pupuk kandang sapi pada dosis 6,75 kg per plot. Faktor kedua adalah Super Bokasi AOS Amino yaitu A0 = Tanpa pemberian AOS Amino, A1= AOS Amino pada konsentrasi 0,375 %, A2 =  AOS Amino pada konsentrasi 0,75 %, A3= AOS Amino pada konsentrasi 1,13 %. Hasil  penelitian menunjukan bahwa perlakuan dosis pupuk kandang sapi ( S ) nyata meningkatkan tinggi tanaman, jumlah daun, dan berat basah per 100 biji tanaman sampel kacang hijau (Vigna radiata L.) varietas vima-1.Perlakuan konsentrasi pupuk super bokasi AOS Amino (A) nyata meningkatkan tinggi tanaman dan jumlah daun kacang hijau (Vigna radiata L.) varietas vima-1. Serta perlakuan dosis pupuk kandang sapi dan konsentrasi pupuk super bokasi AOS Amino (SA) nyata meningkatkan tinggi tanaman dan jumlah daun kacang hijau (Vigna radiata L.) varietas vima-1.
Pengaruh Pemberian Biochar Dan Pupuk Bregadium Terhadap Pertumbuhan Dan Produksi Tanaman Sawi Hijau (Brassica rapa var. parachinensis L) Adi Musnoi; Sumihar Hutapea; Rizal Aziz
Agrotekma: Jurnal Agroteknologi dan Ilmu Pertanian Vol. 1 No. 2 (2017): Jurnal Agrotekma Juni
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/agr.v1i2.1132

Abstract

Indonesia memiliki peluang untuk mengembangkan tanaman sayur-sayuran yang banyak bermanfaat bagi manusia. Sehingga ditinjau dari aspek klimatologis Indonesia sangat tepat untuk dikembangkan budidaya sayuran secara organik yaitu dengan memanfaatkan biomasa dari sisa-sisa tanaman berupa  “Biochar dan pupuk Bregadium”. Penelitian tentang pengaruh pemberian biochar dan pupuk bregadium terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman sawi hijau (brassica pekinensia L) dilaksanakan di kebun percobaan Universitas Medan Area yang dimulai dari bulan Juli sampai bulan September 2013. Tujuan  penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian Biochar dan pupuk Bregadium Nutritions Gel UX-88 yang terbaik terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman sawi hijau. Percobaan ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 9 kombinasi perlakuan dan di ulang sebanyak 3 ulangan. Hasil penelitian ini menunjukkan Pemberian biochar memberikan pengaruh yang nyata untuk parameter tinggi tanaman, jumlah daun, luas daun, tanaman sampel, berat tanaman per plot untuk parameter berat akar tanaman sampel dan berat akar tanaman per plot menunjukan tidak berbeda nyata , sedangkan untuk Pemberian pupuk cair bregadium memberikan pengaruh yang tidak nyata untuk semua parameter yang diamati tinggi tanaman, jumlah daun, luas daun, tanaman sampel, berat tanaman per plot,berat akar tanaman sampel dan berat akar tanaman per plot.
Respon Penggunaan Zat Perangsang Tumbuh Sintetik Dan Alami Pada Petumbuhan Stek Tanaman Hias Lidah Mertua (Sansevieria spp ) Muhamad Hadi Reka Utama; Syahbudin Hasibuan; Maimunah Maimunah
Agrotekma: Jurnal Agroteknologi dan Ilmu Pertanian Vol. 1 No. 2 (2017): Jurnal Agrotekma Juni
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/agr.v1i2.1133

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui respon tanaman lidah mertua terhadap hormon auxin dan ekstrak tunas air kakao yang berasal dari cupon atau tunas air kakao yang biasanya tidak dimanfaatkan pada pembudidayaan tanaman kakao. Metode penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap ( RAL ) faktorial dengan 2 ulangan. Faktor yang diteliti adalah ekstrak tunas air kakao dengan bahan baku cupon dengan 3 taraf, dan hormon auxin dengan merek dagang atonik dengan 3 taraf.      Dari hasil penelitian diperoleh hasil sebagai berikut, adanya pengaruh berbagai perlakuan penggunaan berbagai konsentrasi Zat Perangsang Tumbuh Sintetik dan Alami terhadap pertumbuhan stek tanaman hias Lidah Mertua menunjukkan persentasi hidup yang nyata 91,7% hidup hingga 12 minggu.Tidak ada pengaruh terhadap pertumbuhan yang menunjukan beda nyata dan sangat nyata dalam parameter yang diamati dari setiap penggunaan berbagai konsentrasi ZPT sintetik dan alami terhadap pertumbuhan stek tanaman hias lidah Mertua.
Pengaruh Ekstrak Batang Brotowali, Ekstrak Daun Jeruk Nipis Serta Pencampurannya Terhadap Mortalitas Larva Spodoptera litura F. Alma Maulida; Jumar Jumar; Ronny Mulyawan
Agrotekma: Jurnal Agroteknologi dan Ilmu Pertanian Vol. 6 No. 1 (2021): Agrotekma: Jurnal Agroteknologi dan Ilmu Pertanian, Desember
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/agr.v6i1.5528

Abstract

The high attack armyworm pests (Spodoptera litura F.) caused the decrease of the vegetables productivity, especially the mustard plant in South Kalimantan. One of the ways in controlling pests is the usage of pesticide. Botanical pesticide could be an alternative to replacing chemical pesticide because of its environmentally friendly nature. Heart-leaved moonseed stem and lime leaf are the plant materials which could be botanical pesticide materials due to the content of alkaloids, flavonoids and limonoids compound that could reduce the spread of pests and increase the death of pests. The study aimed to find out the effect of heart-leaved moonseed stem extract, lime leaf extract and its mixture to the mortality and the death speed of larva Spodoptera litura F. The method used in the study is Complete Random Design with 4 treatment concentrations and 5 times repetition. The concentration treatments given are E0=0% concentration of heart-leaved moonseed stem and lime leaf extracts (control), E1=15% concentration of heart-leaved moonseed stem extract, E2=15% concentration of lime leaf extract, E3=15% concentration of heart-leaved moonseed stem and lime leaf extracts. The study result shows that the heart-leaved moonseed stem extract, lime leaf extract, and its mixture could give effect to the mortality of armyworm larvae with average percentage of mortality each of 46 %, 54 % and 48 %.respectively. On the observation of armyworm death speed shows that the giving of heart-leaved moonseed stem extract, lime leaf extract, and its mixture also gives effect with average percentage of death speed, 0,13., 0,17 and 0,14 worm/day.
Aplikasi Arang Aktif Tempurung Saboak (Borassus Flabellifer L) Sebagai Komponen Media Tumbuh Tanaman Gude (Cajanus Cajan L.) Daud E. Adu; Merpiseldin Nitsae; Hartini R.L Solle
Agrotekma: Jurnal Agroteknologi dan Ilmu Pertanian Vol. 6 No. 1 (2021): Agrotekma: Jurnal Agroteknologi dan Ilmu Pertanian, Desember
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/agr.v6i1.5564

Abstract

Application of activated charcoal in agriculture will give advantage for plant growth because will enrich nutrients, mantain soil properties, enhance root development and  increase microorganism propagation and activities that would support the plant growth. The objective of this research is to examine the effect of Saboak shell (Borassus flabellifer L.)  activated charcoal addition into culture medium on growth of Gude plants (Cajanus cajan L.). Saboak shell (Borassus flabellifer L.) was carbonised in drum kiln to produce charcoal, then activated charcoal using H2SO4 for 180 minutes at 110 0C. The activated charcoal produced is then applied as a component of growing media of Gude plants (Cajanus cajan L) with levels of 5, 10 and 15% of the media weight. The results showed that addition of activated charcoal to the growth media could significantly increase the growth rate, growth rate and root length when compared to the control. The best addition of activated charcoal for Gude growth media is 10%, which with this level can increase growth height of 27.33 cm growth rate of 0.79 cm / day and root length of 15.13 cm for 30 days.
Pengaruh Paket Biochar Plus Dan Azotobacter Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Padi Unggul Lokal Pada Tanah Podsolik Merah Kuning Maylani Lucky; Sutarman Gafur; Saeri Sagiman
Agrotekma: Jurnal Agroteknologi dan Ilmu Pertanian Vol. 6 No. 2 (2022): Agrotekma: Jurnal Agroteknologi dan Ilmu Pertanian, Juni
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/agr.v6i2.5975

Abstract

Local selected rice is one of the potential rice types to be developed on up-land soil of West Kalimantan. Applying organic material such as biochar plus is one way to increase RYP soil fertility. To improve soil nitrogen content could be done by applying local selected azotobacter. The study is aimed to study the impact of biochar plus packages and the azotobacter on local rice growth and yield on RYP soil. The study used a split plot randomized experimental design. The main plot used azotobacter sp (B) B0 = without azotobacter, and B1 = using azotobacter. The subplot used biochar plus (A) consisted of A0 = without biochar plus, A1 = Biochar (7.5%) + Compost 5% + NPK (600kg/ha), A2 = Biochar (7.5%) + Compost 5% + NPK (300kg/ha), A3 = Biochar (7.5%) + Compost 5%, A4 = Biochar (7.5%) + NPK (300kg/ha).  There were 10 treatment combinations, each repeated 3 times. There were 3 plants in each replication so there were total 90 experimental units. Results showed that the biochar plus had a significant effects on all the variables observed, while the azotobacter had a significant effects on the number of productive tillers. The biochar package of 7.5% + compost 5% + NPK (300kg/ha) is considered to be more effective because it produced a similar results with that of highest result treatment.

Filter by Year

2016 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 10 No. 1 (2025): Agrotekma: Jurnal Agroteknologi dan Ilmu Pertanian, 10 (1) Desember 2025 Vol. 9 No. 2 (2025): Agrotekma: Jurnal Agroteknologi dan Ilmu Pertanian, 9 (2) Juni 2025 Vol. 9 No. 1 (2024): Agrotekma: Jurnal Agroteknologi dan Ilmu Pertanian, 9 (1)Desember 2024 Vol. 8 No. 2 (2024): Agrotekma: Jurnal Agroteknologi dan Ilmu Pertanian, Juni Vol. 8 No. 1 (2023): Agrotekma: Jurnal Agroteknologi dan Ilmu Pertanian, Desember Vol. 7 No. 2 (2023): Agrotekma: Jurnal Agroteknologi dan Ilmu Pertanian, Juni Vol. 7 No. 1 (2022): Agrotekma: Jurnal Agroteknologi dan Ilmu Pertanian, Desember Vol. 6 No. 2 (2022): Agrotekma: Jurnal Agroteknologi dan Ilmu Pertanian, Juni Vol. 6 No. 1 (2021): Agrotekma: Jurnal Agroteknologi dan Ilmu Pertanian, Desember Vol 5, No 2 (2021): Agrotekma: Jurnal Agroteknologi dan Ilmu Pertanian, Juni Vol 5, No 1 (2020): Agrotekma: Jurnal Agroteknologi dan Ilmu Pertanian, Desember Vol 4, No 2 (2020): Agrotekma: Jurnal Agroteknologi dan Ilmu Pertanian, Juni Vol 4, No 1 (2019): Agrotekma: Jurnal Agroteknologi dan Ilmu Pertanian, Desember Vol 3, No 2 (2019): Agrotekma: Jurnal Agroteknologi dan Ilmu Pertanian, Juni Vol 3, No 2 (2019): Agrotekma: Jurnal Agroteknologi dan Ilmu Pertanian, Juni Vol 3, No 1 (2018): Jurnal Agrotekma Desember Vol 3, No 1 (2018): Jurnal Agrotekma Desember Vol 2, No 2 (2018): Jurnal Agrotekma Juni Vol 2, No 2 (2018): Jurnal Agrotekma Juni Vol 2, No 1 (2017): Jurnal Agrotekma Desember Vol 2, No 1 (2017): Jurnal Agrotekma Desember Vol 1, No 2 (2017): Jurnal Agrotekma Juni Vol 1, No 2 (2017): Jurnal Agrotekma Juni Vol. 1 No. 2 (2017): Jurnal Agrotekma Juni Vol. 1 No. 1 (2016): Jurnal Agrotekma Desember Vol 1, No 1 (2016): Jurnal Agrotekma Desember Vol 1, No 1 (2016): Jurnal Agrotekma Desember More Issue