cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Agrotekma: Jurnal Agroteknologi dan Ilmu Pertanian
Published by Universitas Medan Area
ISSN : 25487841     EISSN : 2614011X     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Agrotekma is a Scientific Journal of Agro Technology located at the Faculty of Agriculture, University of Medan Area. Journal of Agrotekma presents the results of research with quantitative and qualitative approaches that are sourced on the development of cultivation research of plants and the protection of organic crops that are environmentally friendly and sustainable. It is published twice a year, every December and June.
Arjuna Subject : -
Articles 183 Documents
Pertumbuhan Dan Produksi Tanaman Cabai Merah (Capsicum annum L.) Bermikoriza Dengan Aplikasi Biochar Dan Pupuk Kimia Adetiya, Nopa; Hutapea, Sumihar; Suswati, Suswati
Agrotekma: Jurnal Agroteknologi dan Ilmu Pertanian Vol 1, No 2 (2017): Jurnal Agrotekma Juni
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/agr.v1i2.1130

Abstract

Menurunnya produksi cabai merah di Sumatera Utara disebabkan oleh berkurangnya luas panen, serangan hama penyakit dan kurang tersedianya unsur hara yang ada di dalam tanah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertumbuhan dan produksi tanaman cabai merah bermikoriza dengan aplikasi biochar dan pupuk kimia. Penelitian dilakukan di Gang Metcu Desa Guru Singa Kecamatan  Berastagi Kabupaten Karo yang dilakukan pada tanggal 24 Mei 2015 sampai 27 November 2015. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Kelompok Faktorial yang terdiri dari 2 faktor perlakuan. Faktor pertama yaitu dosis Biochar (A) dengan 4 taraf yaitu A = 0 kg biochar /m2; A1 = 0,5 kg biochar / m2 ; A2 = 1 kg biochar / m2 ; A3 = 1,5 kg biochar / m2. Faktor kedua yaitu jumlah pupuk kimia (B) dengan 4 taraf yaitu B0 = 0% dosis anjuran ; B1 = 100% dosis anjuran ; B2 = 75% dosis anjuran ; B3 = 50% dosis anjuran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan pemberian biochar kendaga dan cangkang biji karet dan pupuk kimia dapat meningkatkan  pertumbuhan (tinggi tanaman,diameter batang) dan produksi (jumlah buah, bobot buah) tanaman cabai merah bermikoriza.
Pertumbuhan Dan Produksi Kacang Kedelai (Glycine Max (L) Merril) Dengan Pemberian Sekam Padi Dan Pupuk Hormon Tanaman Unggul (Hantu) Rosanti, Rosanti; Rahman, Abdul; Noer, Zulhery
Agrotekma: Jurnal Agroteknologi dan Ilmu Pertanian Vol 1, No 1 (2016): Jurnal Agrotekma Desember
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/agr.v1i1.1105

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk  mengetahui  pengaruh  Sekam  Padi dan Pupuk Hantu terhadap pertumbuhan kacang Kedelai (Glycine max (L) Merril). Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial yang terdiri 2 faktor, yaitu: 1. Faktor perlakuan Pupuk Hantu ( notasi N ), dengan tiga taraf perlakuan yaitu: N1 = 2cc/liter; N2 = 4cc/liter; N3 = 6cc/ liter; dan 2. Faktor perlakuan Sekam Padi ( notasi P ) dengan empat taraf perlakuan yaitu: P0 = 0 kg/plot; P1=  2 kg/plot; P2 = 4 kg/plot; P3 = 6 kg/plot. Adapun hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah: 1) Pemberian sekam padi tidak berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan tanaman kedelai yakni parameter tinggi tanaman, jumlah daun dan jumlah cabang pada umur 2, 4, 6 MST, dan produksi kedelai yakni berat 1000 biji, produksi per tanaman sampel dan produksi perplot. 2) Pemberian pupuk Hantu tidak berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan tanaman kedelai yakni parameter tinggi tanaman, jumlah daun dan jumlah cabang pada umur 2, 4, 6 MST, dan produksi kedelai yakni berat 1000 biji, produksi per tanaman sampel, dan produksi perplot. 3) Interaksi pemberian sekam padi dan pupuk Hantu tidak berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan tanaman kedelai yakni parameter tinggi tanaman, jumlah daun dan jumlah cabang pada umur 2, 4, 6 MST, dan produksi tanaman yakni berat 1000 biji, produksi per tanaman sampel, dan produksi per plot.
PEMBERIAN PUPUK NITROGEN DAN PUPUK ORGANIK GRANUL TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI BAWANG MERAH (Allium cepa L.) Manurung, Agnes Imelda; Sirait, Bilter A; Hulu, Tonasokhi; Marpaung, Robbert G
Agrotekma: Jurnal Agroteknologi dan Ilmu Pertanian Vol 4, No 1 (2019): Agrotekma: Jurnal Agroteknologi dan Ilmu Pertanian, Desember
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/agr.v4i1.2750

Abstract

This study aims to determine the response of growth and  production  of  shallot  (Allium cepa L.) to the Nitrogen fertilizer and Granule Organic fertilizer. The design used was a Factorial Completely Randomized Design consisting with two (2) treatment factors. The first factor is Nitrogen (N) from Urea which consists of three levels, namely: N1 = 2 g / plot, N2 = 4 g / plot and N3 = 6 g / plot. The second factor of Organic Granule fertilizer consisted of three levels, namely: G1 = 5 kg / plot, G2 = 10 kg / plot, G3 = 15 kg / plot. The results showed that interaction of Nitrogen fertilizer  and Granul Organic fertilizer significantly affected plant height, number of leaves, number of tillers and tubers wet weight per plot, but not significant for the number of flower stalks. The highest growth and production of shallots produced a combination of treatment N3 = 6 g / plot and G3 = 15 kg / plot.
Respon Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Cabai Rawit (Capsicum frutescens L) terhadap Pemberian Kompos dan Biochar dari Limbah Ampas Tebu Ilyasa, Muhammad; Hutapea, Sumihar; Rahman, Abdul
Agrotekma: Jurnal Agroteknologi dan Ilmu Pertanian Vol 3, No 1 (2018): Jurnal Agrotekma Desember
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/agr.v3i1.1119

Abstract

The purpose of this research is to know the growth response and the production of cayenne pepper (Capsicum Frutescens L.) to the composting and biochar which is taken from the waste of bagasse, then compared with the growth response and the production of cayenne plant using inorganic fertilizer. The method used. The research was conducted in experimental garden of Faculty of Agriculture, University of Medan Area, located at No. Pond Street. 1 Medan Estate, Percut Sei Tuan District. The research method used Factorial Randomized Block Design (RAK), with three replications, 12 combinations to obtain 36 plant plots of all combinations and replications. The first factor tested was Biochar bagasse ie Bo = without biochar, B1 = given Biochar 4 ton / ha and B2 = given Biochar 8 ton / ha. The second factor tested was compost of bagasse waste that is K0 = without compost of bagasse, K1 = composted 10 ton / ha, K2 = given 15 ton / ha and K3 = composted 20 ton / ha. The results showed that the influence of compost combination (K3 = 20 tons / ha) was more influential on all observation parameters compared to biocar with best combination of B2K3, B1K3 and B0K3. In general, this study showed that the addition of biochar of bagasse and kmpoos of bagasse in the cultivation media of cayenne pepper can increase the growth and production of pepper cayenne plants with more economical production cost.
Studi Sumber Stek yang Berbeda dan Pemberian Rootone F terhadap Tingkat Keberhasilan Stek Daun Kopi Simatupang, Bernat; Tantawi, Ahmad Rafiqi; Hasibuan, Syahbudin
Agrotekma: Jurnal Agroteknologi dan Ilmu Pertanian Vol 2, No 2 (2018): Jurnal Agrotekma Juni
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/agr.v2i2.1630

Abstract

Rendahnya produktivitas kopi Indonesia di akibatkan oleh kebun pertanaman yang telah tua serta belum dimanfaatkannya bahan tanam unggul, untuk itu perlu dilakukan kajian tentang penggunaan bibit unggul yang yang relatif mudah dan praktis yaitu dengan cara stek daun.Penelitian tentang Studi Sumber Stek yang berbeda dan pemberian Rootone F Terhadap Tingkat keberhasilan Stek Daun Kopi (Coffea Canephora Pierreex Froehner) telah dilaksanakan di kebun percobaan Universitas Medan Area yang dimulai dari bulan Februari sampai dengan april 2013. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sumber stek daun yang berbeda dan Konsentrasi zat pengatur tumbuh terbaik untuk pertumbuhan setek daun kopi. Percobaan ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 12 taraf perlakuan dengan 3 ulangan. Data hasil percobaan ini dianalisis secara statistika dengan uji F pada taraf nyata 5% dan F perlakuan yang berbeda nyata dilanjutkan dengan uji lanjutan jarak Duntcunt ada taraf nyata 5%. Hasil penelitian ini menunjukkan sumbertek yang berbeda memberikan pengaruh yang nyata untuk parameter persentase tumbuh dan persentase hidup, sumber stek bagian ujung lebih baik di banding dengan sumber stek bagian tengah dan bagian pangkal untuk parameter pertentase stek hidup, sedangkan untuk parameter persentase tumbuh menunjukan sumber stek bagian pangkal lebih baik dibanding dengan sumber stek bagian ujung dan bagian tengah.
Respon Pertumbuhan Tanaman Sawi Manis (Brassica juncea L.) Terhadap Pemberian Pupuk Organik Cair Dan Kompos Sekam Padi Yunita, Sri; Hutapea, Sumihar; Rahman, Abdul
Agrotekma: Jurnal Agroteknologi dan Ilmu Pertanian Vol 2, No 1 (2017): Jurnal Agrotekma Desember
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/agr.v2i1.1110

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui respon pertumbuhan dan produksi tanaman sawi manis terhadap pemberian  kompos sekam padidan pupuk organik cair dibandingkan dengan pemupukan organik. Penelitian dilakukan di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Medan Area yang berlokasi di jalan Kolam No. 1 Medan Estate, Kecamatan Percut Sei Tuan. Penelitian dilakukan mulai bulan Mei 2014 sampai dengan bulan Juni 2014, mengunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial, Faktor pertama yang diuji adalah kompos sekam padi  yaitu K0 = tanpa perlakuan (mengunakan pupuk urea 100 kg/ha), K1 = kompos sekam padi 7 ton/ha, K2 = kompos sekam padi 14 ton/ha, dan K3 = kompos sekam padi 21 ton/ha. Faktor kedua yang diuji adalah pupuk organik cair yaitu C0 = Tanpa pupuk organik cair, C1 = pupuk organik cair 0,5L/ha, C2 = pupuk organik cair 1 L/ha, C3 = pupuk organik cair 1,5 L/ha. Hasil  penelitian menunjukan bahwa kombinasi pupuk organik cair (C3= 1,5 Liter/ha) lebih berpengaruh terhadap semua parameter dibandingka dengan kompos sekam padi dengan kombinasi terbaik K3C3. K3C3 tidak berbeda nyata dengan perlakuan K3C2, K2C3 dan K2C2. Secara umum penelitian ini menunjukan penambahan Kompos sekam padi dan pupuk organic cair ke dalam media tanam sawi manis (Brassica Juncea L.) dapat meningkatkan pertumbuhan dan produksi tanaman sawi manis (Brassica Juncea L.).
Pertumbuhan Dan Produksi Tanaman Cabai Merah (Capsicum annum L.) Terhadap Pemberian Pupuk Organik Pada Berbagai Media Tanam Babara Dalimunthe, Muhajir; L. Panggabean, Ellen; Azwana, Azwana
Agrotekma: Jurnal Agroteknologi dan Ilmu Pertanian Vol 2, No 1 (2017): Jurnal Agrotekma Desember
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/agr.v2i1.1101

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengetahui respon pertumbuhan dan produksi tanaman cabai merah (Capsicum annum L.) di berbagai media tanam dan pemberian pupuk organik. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial yang terdiri dari dua faktor. Faktor pertama adalah pemberian pupuk Tiens Golden Harvest (notasi H) terdiri dari 4 taraf, yaitu: Ho =  pupuk dasar,  H1 = 0,5 l/ha, H2 = 1 l/ha dan H3 = 1,5 l/ha.  Faktor  kedua adalah pemberian sekam padi dan arang  (notasi P) terdiri dari 3 taraf, yaitu: Po = 100 % tanah (sebagai kontrol), P1 = Tanah : Sekam Padi = 3 : 2 dan P2 = Tanah : Arang = 3 : 2. Parameter yang diamati dalam penelitian ini adalah:  tinggi  tanaman,  jumlah cabang, umur panen dan berat produksi per plot. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan dosis pupuk Tiens Golden Harvest dapat meningkatkan tinggi  tanaman, jumlah cabang, berat produksi per plot, dan mempercepat umur panen. Perlakuan media tanam dengan penambahan sekam padi dapat lebih meningkatkan tinggi tanaman, jumlah cabang dan berat produksi per plot, tetapi tidak dapat mempercepat umur panen, dibandingkan dengan yang menggunakan penambahan arang. Interaksi antara dosis pupuk Tiens Golden Harvest dan media tanam berpengaruh tidak nyata terhadap semua parameter yang diamati.
Kajian Irigasi Interval 1 Hari di Musim Kemarau pada Sistem Pemanenan Air Limpasan Chandra, Debby Shafira; Bafdal, Nurpilihan; Amaru, Kharistya
Agrotekma: Jurnal Agroteknologi dan Ilmu Pertanian Vol 3, No 2 (2019): Agrotekma: Jurnal Agroteknologi dan Ilmu Pertanian, Juni
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/agr.v3i2.2591

Abstract

The water resource problems in dry season at Jatinangor dry land are the imbalance between water needs and water availability. Technology that can help the farmers in dry season is by using a runoff water harvesting system for irrigation use. Irrigation interval is applied so that water use is more efficient. The purposes of this study are to calculate crop water requirement of sweet corn (Zea mays L. Saccharata Sturt) by using Cropwat 8.0 Software and to find out the use of runoff water harvesting systems on one day interval irrigation in the dry season. This research use descriptive analysis method. The results showed that based on Cropwat 8.0, the crop water requirement of sweet corn is 300,6 mm/periode and the runoff water harvesting pond can fulfill the irrigation water needs of sweet corn in the dry season with actual irrigation water requirement of 55,6 m3 on 221  m2 width of area. The productivity yield of sweet corn is 13,25  tons /ha.
Efektivitas Fungisida Berbahan Aktif Heksakonazol terhadap Penyakit Jamur Akar Putih Bibit Tanaman Karet (Hevea brasiliensis) Wahyuni, Mardiana; Simanjuntak, Jenny Hotnida; Sitompul, Ingrid Ovie
Agrotekma: Jurnal Agroteknologi dan Ilmu Pertanian Vol 3, No 1 (2018): Jurnal Agrotekma Desember
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/agr.v3i1.1799

Abstract

White Root Fungus Disease (JAP) is the biggest threat in rubber. The attack can result in a significant reduction in number, especially in plants lasting 0-3 years. The pathogen that causes white fungus is Rigidoporus lignosus. In JAP endemic areas, decreased tree density 40-50%. In rubber seedlings, symptoms of JAP attack with yellowing color leaves, then dry and fall. This study was conducted at STIP-AP Medan from January 2017 to June 2017. The aim of the study was to determine the effectiveness of several doses of hexaconazole. This study uses a non-factorial Randomized Block Design (RBD) with four replications. Hexaconazole fungicides are active with treatment of A0, A1, A2, A3 and A4 (0, 5, 10, 15 and 20 ml / l air). The results of this study indicate that A2 application of hexaconazole-active fungicides (10 ml / l air) has been effective in controlling JAP disease in rubber seedlings.
Pengaruh Pemberian Pupuk Kandang Sapi Dan Super Bokasi Aos Amino Terhadap Pertumbuhan Dan produksi Kacang Hijau (Vigna radiata L.) Sarianti, Nilma; Gusmeizal, Gusmeizal; Aziz, Rizal
Agrotekma: Jurnal Agroteknologi dan Ilmu Pertanian Vol 1, No 2 (2017): Jurnal Agrotekma Juni
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/agr.v1i2.1131

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pupuk kandang sapi dan Super Bokasi AOS Amino memberikan pengaruh yang baik terhadap pertumbuhan dan produksi kacang hijau. Penelitian dilakukan di kebun percobaan Fakultas Pertanian Universitas Medan Area yang berlokasi di jalan Kolam No.1 Medan Estate. Penelitian ini di laksanakan bulan Mei sampai bulan Juli 2015, menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial, dengan dua ulangan, 16 kombinasi. Faktor pertama yaitu pupuk kandang sapi yaitu S0 = tanpa pupuk kandang sapi, S1 =  pupuk kandang pada dosis 2,25 kg per plot, S2 = pupuk kandang sapi pada dosis 4,5 kg per plot, S3= pupuk kandang sapi pada dosis 6,75 kg per plot. Faktor kedua adalah Super Bokasi AOS Amino yaitu A0 = Tanpa pemberian AOS Amino, A1= AOS Amino pada konsentrasi 0,375 %, A2 =  AOS Amino pada konsentrasi 0,75 %, A3= AOS Amino pada konsentrasi 1,13 %. Hasil  penelitian menunjukan bahwa perlakuan dosis pupuk kandang sapi ( S ) nyata meningkatkan tinggi tanaman, jumlah daun, dan berat basah per 100 biji tanaman sampel kacang hijau (Vigna radiata L.) varietas vima-1.Perlakuan konsentrasi pupuk super bokasi AOS Amino (A) nyata meningkatkan tinggi tanaman dan jumlah daun kacang hijau (Vigna radiata L.) varietas vima-1. Serta perlakuan dosis pupuk kandang sapi dan konsentrasi pupuk super bokasi AOS Amino (SA) nyata meningkatkan tinggi tanaman dan jumlah daun kacang hijau (Vigna radiata L.) varietas vima-1.

Page 11 of 19 | Total Record : 183


Filter by Year

2016 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 10 No. 1 (2025): Agrotekma: Jurnal Agroteknologi dan Ilmu Pertanian, 10 (1) Desember 2025 Vol. 9 No. 2 (2025): Agrotekma: Jurnal Agroteknologi dan Ilmu Pertanian, 9 (2) Juni 2025 Vol. 9 No. 1 (2024): Agrotekma: Jurnal Agroteknologi dan Ilmu Pertanian, 9 (1)Desember 2024 Vol. 8 No. 2 (2024): Agrotekma: Jurnal Agroteknologi dan Ilmu Pertanian, Juni Vol. 8 No. 1 (2023): Agrotekma: Jurnal Agroteknologi dan Ilmu Pertanian, Desember Vol. 7 No. 2 (2023): Agrotekma: Jurnal Agroteknologi dan Ilmu Pertanian, Juni Vol. 7 No. 1 (2022): Agrotekma: Jurnal Agroteknologi dan Ilmu Pertanian, Desember Vol. 6 No. 2 (2022): Agrotekma: Jurnal Agroteknologi dan Ilmu Pertanian, Juni Vol. 6 No. 1 (2021): Agrotekma: Jurnal Agroteknologi dan Ilmu Pertanian, Desember Vol 5, No 2 (2021): Agrotekma: Jurnal Agroteknologi dan Ilmu Pertanian, Juni Vol 5, No 1 (2020): Agrotekma: Jurnal Agroteknologi dan Ilmu Pertanian, Desember Vol 4, No 2 (2020): Agrotekma: Jurnal Agroteknologi dan Ilmu Pertanian, Juni Vol 4, No 1 (2019): Agrotekma: Jurnal Agroteknologi dan Ilmu Pertanian, Desember Vol 3, No 2 (2019): Agrotekma: Jurnal Agroteknologi dan Ilmu Pertanian, Juni Vol 3, No 2 (2019): Agrotekma: Jurnal Agroteknologi dan Ilmu Pertanian, Juni Vol 3, No 1 (2018): Jurnal Agrotekma Desember Vol 3, No 1 (2018): Jurnal Agrotekma Desember Vol 2, No 2 (2018): Jurnal Agrotekma Juni Vol 2, No 2 (2018): Jurnal Agrotekma Juni Vol 2, No 1 (2017): Jurnal Agrotekma Desember Vol 2, No 1 (2017): Jurnal Agrotekma Desember Vol. 1 No. 2 (2017): Jurnal Agrotekma Juni Vol 1, No 2 (2017): Jurnal Agrotekma Juni Vol 1, No 2 (2017): Jurnal Agrotekma Juni Vol 1, No 1 (2016): Jurnal Agrotekma Desember Vol 1, No 1 (2016): Jurnal Agrotekma Desember Vol. 1 No. 1 (2016): Jurnal Agrotekma Desember More Issue