cover
Contact Name
Dr. Rosihan Asmara
Contact Email
jepa@ub.ac.id
Phone
+62341-580054
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian Fakultas Pertanian, Universitas Brawijaya Jl. Veteran, Malang. Indonesia, 65145
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
JEPA (Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis)
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : 26144670     EISSN : 25988174     DOI : 10.21776/ub.jepa
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis (JEPA) adalah jurnal yang diterbitkan oleh Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian secara reguler setiap tiga bulan sekali untuk tujuan mendeseminasikan hasil penelitian dan pengabdian yang dilakukan oleh mahasiswa, dosen, peneliti dan pengabdi. Topik keilmuan yang melingkupi JEPA adalah bidang ekonomi pertanian dan agribisnis secara luas. Semua makalah yang diterbitkan secara online oleh JEPA terbuka untuk pembaca dan siapapun dapat mendownload atau membaca jurnal tanpa melanggan maupun membayar.
Arjuna Subject : -
Articles 35 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 2 (2022)" : 35 Documents clear
Proteksi, Ekspansi, dan Subsidi: Upaya Indonesia Menghadapi Tekanan Pasar Gula Dunia Baida Soraya; Sri Hartoyo; Hermanto Siregar; Harianto Harianto
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jepa.2022.006.02.31

Abstract

Sejak 2016 Indonesia telah menjadi negara importir gula nomor satu dunia melampaui Tiongkok. Di tahun 2020, Indonesia terus mengimpor gula hingga sebanyak 4400 ribu MT gula mentah. Penurunan produksi yang disebabkan oleh penyempitan areal tanam membuat Indonesia akan terus mengimpor gula di 2021/22. Tujuan penelitian yaitu mengevaluasi dampak kebijakan proteksi, ekspansi, dan subsidi terhadap industri gula Indonesia. Menggunakan metode simulasi ekonometrika, hasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan luas perkebunan tebu di Pulau Jawa dipengaruhi oleh luas areal tebu tahun sebelumnya. Variabel yang sama ditambah dengan jumlah pabrik penggilingan tebu mempengaruhi luas tanam tebu perkebunan luar Pulau Jawa. Kebijakan proteksi dan subsidi oleh pemerintah mempengaruhi permintaan serta produksi gula Indonesia. Kebijakan ekspansi areal tanam tebu, terutama ke luar Pulau Jawa, merupakan kebijakan yang paling disarankan.
Pengaruh Marketing Mix Produk Melon Hidroponik The Farmhill terhadap Loyalitas Pelanggan di Kota Semarang Mashita Alfairuz Afza; Kustopo Budiraharjo; Edy Prasetyo
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jepa.2022.006.02.21

Abstract

Penelitian dilaksanakan pada bulan Januari – Maret 2021 di The Farmhill store Kota Semarang. Lokasi penelitian ditentukan secara sengaja (purposive). Penelitian bertujuan menganalisis bauran pemasaran produk melon hidroponik dan menganalisis pengaruh bauran pemasaran melon hidroponik The Farmhill terhadap loyalitas pelanggan di Kota Semarang. Metode penelitian menggunakan survey. Teknik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling. Sampel yang digunakan sebanyak 100 pelanggan melon hidroponik di The Farmhill di Kota Semarang. Data yang dikumpulkan dari data primer dan sekunder. Metode analisis data menggunakan paket program SPSS 21.0. Metode analisis data menggunakan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian adalah nilai dari Adjusted R Square sebesar 0,732 atau 73,2%, yang menunjukkan bahwa variabel produk, harga, tempat, dan promosi berpengaruh terhadap variabel loyalitas pelanggan sebesar 0,732 atau 73,2% dan sisanya 26,8 % dipengaruhi oleh variabel lain. Aspek marketing mix yang meliputi variabel produk, harga, tempat, dan promosi secara serempak berpengaruh secara signifikan terhadap loyalitas pelanggan melon hidroponik The Farmhill di Kota Semarang. Secara parsial aspek marketing mix yang meliputi variabel produk, tempat, dan promosi berpengaruh terhadap loyalitas pelanggan melon hidroponik The Farmhill di Kota Semarang, sedangkan variabel harga tidak mempengaruhi loyalitas pelanggan melon hidroponik The Farmhill di Kota Semarang.
Keberhasilan Sistem Agribisnis Jagung pada Korporasi Petani di Desa Marga Catur Kecamatan Kalianda Kabupaten Lampung Selatan Dwika Mutiara Abriani; Dyah Lestari; Novi Rosanti
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jepa.2022.006.02.12

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keberhasilan sistem agribisnis jagung pada korporasi petani yang terdiri dari subsistem sarana produksi, usahatani, pengolahan, pemasaran, dan jasa layanan penunjang.  Penelitian ini dilakukan dengan metode survei.  Lokasi penelitian ditetapkan di Desa Marga Catur Kecamatan Kalianda Kabupaten Lampung Selatan dengan pertimbangan lokasi tersebut sedang menerapkan Program Pengembangan Korporasi Usahatani (PKU) dengan melakukan kegiatan budidaya jagung.  Jumlah responden sebanyak 21 orang petani jagung yang dipilih dengan metode sensus, 3 orang pedagang pengumpul pipilan jagung yang dipilih dengan metode snowball sampling, dan 2 orang pengolah jagung yang dipilih dengan metode sensus.  Pengumpulan data dilakukan pada bulan Desember 2020.  Metode analisis data dilakukan dengan menggunakan indeks sistem agribisnis.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa , indeks sistem agribisnis pada korporasi petani belum baik dengan total nilai sebesar 10,82 atau sebesar 56,73% dari nilai maksimal yaitu 19,07. Indeks sistem agribisnis jagung subsistem sarana produksi, usahatani, dan pengolahan dalam kategori baik.  Namun, pada subsistem pemasaran dan jasa layanan penunjang belum baik
Komparasi Efisiensi Pemasaran pada Skema Rantai Pasokan Bawang Merah di Kabupaten Indramayu Yayat Rahmat Hidayat; Akhmad Jaeroni
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jepa.2022.006.02.3

Abstract

Tujuan utama penelitian adalah; (1) Menganalisis efisiensi ekonomi produksi usahatani bawang merah lahan pesisir Pantai Utara Kabupaten Indramayu. (2) Mendeskripsikan skema rantai pasok bawang merah yang ada di Kabupaten Indramayu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian survei dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui Focus Group Discussion (FGD) menggunakan alat kuisioner dan wawancara mendalam dengan responden. Responden pada penelitian ini adalah pelaku usaha bawang merah, baik sebagai petani produsen, lembaga lain, atau lembaga yang bersangkutan. Metode analisis yang digunakan adalah analisis efisiensi ekonomi yaitu, analisis teknis untuk mengukur penggunaan faktor produksi dan efisiensi alokatif. Efisiensi alokatif digunakan untuk mengukur tingkat efisiensi harga produksi yang berlaku di pasar. Kedua, analisis manajemen rantai pasok (Supply Chain Management ) untuk mendeskripsikan skema rantai pasok komoditas bawang merah di lokasi penelitian. Berdasarkan data penelitian dapat didijelaskan usahatani bawang merah di lahan pesisir Kabupaten Indramayu sudah mencapai efisiensi ekonomi, baik pada aspek produksi maupun pemasaran. Pada aspek produksi, usahatani bawang merah yang menguntungkan dengan tingkat kelayakan sebesar (R / C) Ratio 2,65. Pada aspek pemasaran keenam skema rantai pasokan berada pada nilai di bawah 50%, artinya pemasaran bawang merah di Kabupaten Indramayu sudah efisien. Skema pemasaran yang paling efisien adalah skema kelima yaitu 6,7%, sedangkan nilai efisiensi pemasaran paling besar yaitu skema pertama yaitu 13,2%.
Analisis Produksi dan Pendapatan Usahatani Padi di Kabupaten Lampung Tengah Muher Sukmayanto; Indah Listiana; Tubagus Hasanuddin
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jepa.2022.006.02.26

Abstract

Padi adalah komoditas pangan yang penting karena sebagai makanan pokok dan sumber pendapatan bagi penduduk Indonesia. Upaya peningkatan produksi padi terus dilakukan pemerintah untuk menjaga ketersediaan pangan serta meningkatkan pendapatan petani. Namun permasalahan  saat ini produktivitas padi yang dihasilkan masih rendah, hal ini dikarenakan petani belum secara optimal dalam penggunaan faktor produksi sehingga mempengaruhi pendapatan petani. Penelitian bertujuan untuk (1) menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi produksi usahatani padi dan (2) menganalisis pendapatan usahatani padi. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif, sedangkan metode yang digunakan adalah metode survei. Penelitian dilakukan di Kabupaten Lampung Tengah dengan jumlah responden sebanyak 100 petani padi yang ditentukan secara Simple Random Sampling Method. Metode alat analisis data yang digunakan adalah fungsi produksi Cobb-Douglass dan analisis pendapatan. Hasil penelitian menunjukkan variabel benih, pupuk urea, pupuk NPK, pupuk kandang, tenaga kerja, dan luas lahan berpengaruh nyata terhadap produksi padi, sedangkan  pupuk KCL dan pupuk SP36 tidak berpengaruh nyata terhadap produksi padi. Pendapatan rata-rata usahatani padi atas biaya total per musim tanam sebesar Rp13,258,682.47/ha dengan R/C sebesar 2,36 yang artinya usahatani padi telah menguntungkan.
Persepsi Petani dalam Mendukung Smart-Eco Bioproduction di Desa Sumber Agung Kecamatan Jetis Kabupaten Bantul Sri Peni Wastutiningsih; Rani Nur Rochim; Fauhatuz Zahroh; Akbar Kurniawan; Zulfa Parulian Alzuhdy; Yuhan Farah Maulida
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jepa.2022.006.02.17

Abstract

Budidaya pertanian yang minim input dan dijalankan oleh sumber daya manusia dengan kualitas yang lemah akan semakin membebani sektor pertanian sehingga perlu pengembangan budidaya pertanian yang lebih efisien, produktif namun tetap ramah lingkungan (smart-eco bioproduction). Implementasi pertanian cerdas ramah lingkungan seperti yang menjadi tujuan smart-eco bioproduction diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan petani serta menjaga lingkungan tetap lestari. Persepsi petani akan konsep serta kesiapan dalam implementasi smart-eco bioproduction sangat penting untuk diteliti karena adanya persepsi secara tidak langsung akan mendasari petani untuk menentukan sikap untuk melakukan teknik budidaya pertanian cerdas ramah lingkungan atau tidak. Oleh karena itu, penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Jetis, Kabupaten Bantul, dengan tujuan untuk mengetahui 1) Persepsi petani terhadap konsep smart-eco bioproduction; dan 2) persepsi petani terhadap kesiapan pemerintah dalam mengimplementasikan smart-eco bioproduction. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah analisis deskriptif dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Teknik untuk menentukan sampel menggunakan simple random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar petani memiliki persepsi yang baik (71,26 %) terhadap konsep pertanian cerdas ramah lingkungan seperti yang diejawantahkan dalam konsep smart-eco bioproduction. Di sisi lain, persepsi mereka terhadap kesiapan pemerintah untuk mengimplementasikan konsep ini juga tergolong baik (79,57 %). 
Faktor-Faktor yang Mempegaruhi Keputusan Petani Jagung Mengikuti Korporasi Petani di Kabupaten Lampung Selatan Dhia Hasna Adilah Irham; Dwi Haryono; Novi Rosanti
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jepa.2022.006.02.8

Abstract

Pengembangan kawasan pertanian dengan korporasi petani dilaksanakan secara terpadu dan berkelanjutan dari subsistem hulu hingga hilir untuk membantu meningkatkan nilai tambah dan daya saing wilayah serta komoditas pertanian untuk ketahanan pangan nasional yang berkelanjutan. Penelitian ini ditujukan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan petani mengikuti korporasi petani di Kabupaten Lampung Selatan.  Penelitian ini dilakukan Kecamatan Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan yang merupakan salah satu daerah sentra produksi jagung di Provinsi Lampung.  Survei dilakukan pada bulan Desember 2020.  Penelitian ini memiliki sampel berjumlah 42 responden yang terdiri dari 21 petani korporasi dan 21 petani non korporasi.  Metode analisis yang digunakan pada penelitian ini ialah analisis regresi logit.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa keputusan petani dipengaruhi oleh pendapatan, luas lahan, pendidikan petani, dan pengalaman berusahatani. 
Dampak Keanggotaan Koperasi terhadap Pendapatan Rumah Tangga Pembudidaya Ikan di Indonesia Nadia Wulandari; Alin Halimatussadiah
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jepa.2022.006.02.32

Abstract

Koperasi berpotensi mengurangi biaya transaksi dan meningkatkan posisi tawar pembudidaya ikan kecil yang dapat meningkatkan kesejahteraan pembudidaya. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan secara empiris apakah keanggotaan koperasi dapat meningkatkan pendapatan pembudidaya ikan di Indonesia. Dengan menggunakan data cross section skala nasional pada level rumah tangga, studi ini menggunakan Propensity Score Matching (PSM) untuk memperkirakan efek kausal dari keanggotaan koperasi terhadap pendapatan pembudidaya.. Dari lima produk budidaya yang dievaluasi tidak semuanya menunjukkan hasil yang sama, dimana dua produk yaitu ikan nila dan bandeng menunjukkan dampak yang positif sedangkan sisanya, keanggotaan koperasi tidak menunjukkan dampak yang signifikan. Temuan ini mengindikasikan bahwa koperasi berpotensi untuk meningkatkan kesejahteraan pembudidaya ikan dari sisi pendapatan, sedangkan analisis lebih lanjut perlu dilakukan terutama pada mekanisme kelembagaan kerja koperasi di masing-masing pasar produk.
Analisis Penetapan Harga Produk Usaha Mikro Kecil Menengah Kopi Saluan di Desa Tontouan, Banggai Fadhilatul Amalia Adwan; Yuni Rustiawati; Dian Puspapratiwi
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jepa.2022.006.02.22

Abstract

Perusahaan yang menghasilkan suatu produk dalam proses produksinya memerlukan fakta mengenai berapa jumlah biaya yang digunakan dalam menerbitkan  produk-produk tersebut dan sekaligus diharapkan dapat menghitung dan menentukan harga pokok penjualan yang tepat dan produk yang dihasilkan. Adapun tujuan yang ingin diraih dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui  Usaha Mikro Kecil Menengah Kopi Saluan dalam melakukan penetapan harga jual produk, dengan menggunakan metode  analisis data deskriptif kuantitatif, dimana metode full costing untuk menghitung harga pokok produksi dan metode penetapan harga berbasis biaya cost plus pricing untuk menentukan harga jual kepada konsumen. Sehingganya hasil Usaha Mikro Kecil dan Menengah kopi saluan yang berdasarkan  komponen full costing terhadap harga jual yang ditetapkan perusahaan lebih tinggi dari pada harga jual yang dihitung berdasarkan metode Cost Plus Pricing. Artinya penetapan harga kopi saluan di Tontouan Kabupaten Banggai sudah terpenuhi dari standar keuntungan minimum
Analisis Respon Penawaran Komoditas Kelapa Sawit (Elaeis Guineensis Jacq) di Indonesia Citra Saragih; Ratya Anindita; Rosihan Asmara
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jepa.2022.006.02.13

Abstract

Sektor pertanian mempunyai peranan yang cukup penting dalam kegiatan perekonomian di Indonesia, hal ini dapat dilihat dari kontribusi terhadap Produk Domestik Bruto (PBD) yang cukup besar yaitu sekitar 13,14% pada tahun 2017 atau sebagai urusan kedua setelah sektor industri pengolahan. Kelapa sawit merupakan salah satu komoditas andalan hasil perkebunan di indonesia yang berperan terhadap peningkatan neraca perdagangan, menurunkan inflasi, mengurangi belanja pemerintah, dan meningkatkan real capital return. Namun permasalahan dalam mengembangkan kelapa sawit yaitu kesenjangan produksi antara potensi dan hasil yang dicapai oleh petani kelapa sawit masih cukup senjang. Kelapa sawit sebagai komoditas yang strategis memiliki potensi yang sangat besar untuk dikembangkan. Penilitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor- faktor yang mempengaruhi penawararan kelapa sawit di tingkat produktivitas dan di tingkat jumlah tanaman menghasilkan. Penelitian ini menggunakan data time series dari tahun 1989-2017 denngan mengunakan model respon penawaran tanaman tahunan yang dikembangkan oleh Franch dan Matthews  untuk mengetahui bahwa adanya respon penawaran kelapa sawit jangka pendek dan panjang, digunakan uji stasioner, uji kointegrasi dan Vector Error Correction Model (VECM). Hasil dari penelitian ini menujukkan bahwa respon penawaran jangka pendek dan panjang di tingkat produktivitas dan jumlah tanaman menghasilkan terkointegrasi secara positif. Berdasarkan hasil analisis diketahui bahwa elastisitas respon penawaran jangka panjang dan pendek diketahui nilai elastisitas yang sama antara jangka panjang dan pendek yaitu kurang dari 1 (E<1).

Page 3 of 4 | Total Record : 35