cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota padangsidimpuan,
Sumatera utara
INDONESIA
JURNAL MUQODDIMAH : Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora
ISSN : 25485067     EISSN : 25986236     DOI : -
Jurnal Ilmiah Muqoddimah merupakan kumpulan penelitian ilmiah tentang Ilmu Sosial, khususnya yang berhubungan dengan disiplin Ilmu Sosial, Politik, Administrasi dan Humaniora, diterbitkan oleh Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan, tujuan pengembangan jurnal ini adalah sebagai wadah publikasi hasil-hasil penelitian dan telaah kritis terhadap konsep-konsep baru dalam ilmu-ilmu sosial. Jurnal Ilmiah Muqoddimah menerima sumbangan artikel hasil penelitian dan artikel konseptual (non penelitian) dari penulis umum.Dalam setiap penerbitannya, satu tahun dua kali (periode Maret – Agustus dan September – Februari).
Arjuna Subject : -
Articles 1,482 Documents
STRATEGI KOMUNIKASI POLITIK PARTAI KEADILAN SEJAHTERA DALAM MENINGKATKAN ELEKTABILITAS PADA PILKADA 2020 DI KOTA MEDAN Alan Bangun Siregar; Rudianto Rudianto; Rahmanita Ginting
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 7, No 1 (2023): Pebruari, 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v7i1.2023.280-287

Abstract

AbstrakPenelitian ini dilatarbelakangi oleh pesta demokrasi pada tahun 2020 yang lalu yaitu pemilihan kepala daerah yang dilaksanakan secara serentak dan dalam pemilihan calon kepala daerah di kota Medan diikuti oleh dua calon pasangan yaitu Boby Nasution dan Akhyar Nasution. Adapun tujuan dari penelitian ini menganalisis strategi komunikasi politik Partai Keadilan Sejahtera dalam meningkatkan elektabilitas pada Pilkada 2020 di Kota Medan serta menganalisis faktor-faktor yang menjadi penghambat dalam penerapan strategi komunikasi politik Partai Keadilan Sejahtera dalam meningkatkan elektabilitas pada Pilkada 2020 di Kota Medan. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori strategi komunikasi yang meliputi strategi penguatan, strategi bujukan, strategi rasionalisasi dan strategi konfrontasi.Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, dimana untuk pengumpulan datanya peneliti lakukan dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini yaitu PLT Dewan Perwakilan Daerah PKS Kota Medan, Sekretaris Tim Pemenangan pasangan AMAN, calon Wakil Walikota yang langsung mengikuti kontestasi pemilihan tersebut, dan satu informan triangulator yaitu Wakil BM Partai Amanat Nasional SUMUT. Hasil penelitian diperoleh bahwa ada tiga jenis strategi komunikasi politik yang paling dominan digunakan oleh pihak PKS pada kontestasi pemilihan walikota yang lalu, yaitu Strategi rasionalisasi, strategi bujukan, dan strategi penguatan. Simpulan strategi rasionalisasi dilakukan dengan cara persuasif kepada masyarakat melalui aktivitas komunikasi door to door, Kata Kunci:  Strategi Komunikasi Politik, Pemilihan Walikota Medan, Partai Keadilan Sejahtera
STRATEGI KOMUNIKASI PUBLIK SATUAN TUGAS MUHAMMADIYAH COVID-19 COMMAND CENTER DALAM PENANGANAN CORONA DI KOTA MEDAN Rafika Audina; Rahmanita Ginting; Muhammad Thariq
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 7, No 1 (2023): Pebruari, 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v7i1.2023.270-279

Abstract

AbstrakStrategi komunikasi publik pada kondisi bencana dan darurat merupakan strategi utama yang harus digunakan. Penelitian ini bertujuan menganalisis tentang Strategi Komunikasi Publik oleh Satuan Tugas Muhammadiyah Pusat Komando COVID-19 dalam Penanganan Corona di Kota Medan. Teori yang digunakan adalah teori Komunikasi Publik Risiko Komunikasi, Media Kampanye, Media Massa, Opinion Leader, dan Strategi Komunikasi Publik oleh Organisasi Pelayanan Publik. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan pendekatan teorinya Komunikasi Publik. Teknik penelitian yang dilakukan adalah wawancara, observasi dan studi dokumentasi guna memperoleh data yang dibutuhkan. Informan pada penelitian ini sebanyak empat orang dengan satu triangulator.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Strategi komunikasi publik yang dilakukan oleh Satuan Tugas Muhammadiyah Pusat Komando COVID-19 Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Medan yakni selain melakukan komunikasi secara langsung mulai dari Daerah, Cabang dan Ranting Muhammadiyah akan tetapi ke masyarakat kegitan yang dilakukan seperti Perencanaan dengan memberikan edukasi 3M Media yang dilakukan oleh Tim Satgas MCCC PDM Kota Medan seperti media cetak yaitu brosur dan poster, media massa seperti Radio dan TVMu, media online seperti Infomu, Tajdid.id, suaramuhammadiyah.id dan covid19.muhammadiyah.id dan juga media sosial seperti facebook , instagram, whatsapp, dan zoom.Pendekatan dalam komunikasi risiko yang dilakukan tim Satgas MCCC PDM Kota Medan adalah dengan bekerjasama dengan ortom-ortom Muhammadiyah seperti Pemuda Muhammadiyah dan IMM. Tim Satgas MCCC PDM Kota Medan Tim satgas MCCC Kota Medan dipilih atau diberi amanah dari PDM Muhammadiyah sebagai bentuk kebijakan yang harus dilakukan dengan diketuai oleh Bapak Dr.dr.Delyuzar, M.Ked(PA),SpPA(K) di MCCC Kota Medan sebagai Tokoh dari Muhammadiyah sendiri sekaligus merupakan bagian dari tim Satgas COVID-19 Pemprov Sumut dan juga keterlibatan warga Persyarikatan Muhammadiyah yang terpapar COVID yang terus diberikan pendampingan, sehingga nantinya dapat memberikan informasi mengenai bahaya COVID-19. Pemantauan dan evaluasi yang dilakukan oleh tim Satgas MCCC PDM Kota Medan adalah pertama membuat angket setelah itu ada tindakan yang akan dilakukan dengan harapan kegiatan yang memiliki kekurangan dari hasil evaluasi itu tidak dipulihkan kembali. Mengawal pergerakan Warga Muhammadiyah dengan tetap mematuhi Protokol Kesehatan. PA(K) di MCCC Kota Medan sebagai tokoh dari Muhammadiyah itu sendiri sekaligus merupakan bagian dari tim Satgas COVID-19 Pemprov Sumut dan juga keterlibatan warga Persyarikatan Muhammadiyah yang terpapar COVID yang terus diberi pendampingan, sehingga nantinya bisa memberikan informasi mengenai bahaya COVID-19. Pemantauan dan evaluasi yang dilakukan oleh tim Satgas MCCC PDM Kota Medan adalah pertama membuat angket setelah itu ada tindakan yang akan dilakukan dengan harapan kegiatan yang memiliki kekurangan dari hasil evaluasi itu tidak dipulihkan kembali. Mengawal pergerakan Warga Muhammadiyah dengan tetap mematuhi Protokol Kesehatan. PA(K) di MCCC Kota Medan sebagai tokoh dari Muhammadiyah itu sendiri sekaligus merupakan bagian dari tim Satgas COVID-19 Pemprov Sumut dan juga keterlibatan warga Persyarikatan Muhammadiyah yang terpapar COVID yang terus diberi pendampingan, sehingga nantinya bisa memberikan informasi mengenai bahaya COVID-19. Pemantauan dan evaluasi yang dilakukan oleh tim Satgas MCCC PDM Kota Medan adalah pertama membuat angket setelah itu ada tindakan yang akan dilakukan dengan harapan kegiatan yang memiliki kekurangan dari hasil evaluasi itu tidak dipulihkan kembali. Mengawal pergerakan Warga Muhammadiyah dengan tetap mematuhi Protokol Kesehatan. sehingga nantinya bisa memberikan informasi mengenai bahaya COVID-19. Pemantauan dan evaluasi yang dilakukan oleh tim Satgas MCCC PDM Kota Medan adalah pertama membuat angket setelah itu ada tindakan yang akan dilakukan dengan harapan kegiatan yang memiliki kekurangan dari hasil evaluasi itu tidak dipulihkan kembali. Mengawal pergerakan Warga Muhammadiyah dengan tetap mematuhi Protokol Kesehatan. sehingga nantinya bisa memberikan informasi mengenai bahaya COVID-19. Pemantauan dan evaluasi yang dilakukan oleh tim Satgas MCCC PDM Kota Medan adalah pertama membuat angket setelah ada tindakan yang akan dilakukan dengan harapan kegiatan yang memiliki kekurangan dari hasil evaluasi itu tidak diperbaiki kembali. Mengawal pergerakan Warga Muhammadiyah dengan tetap mematuhi Protokol Kesehatan. Kata Kunci : Strategi Komunikasi, Komunikasi Publik, Penanganan Corona Di Kota Medan.
ANALISIS KETEPATAN PEMBERIAN REMISI TERHADAP NARAPIDANA TERORISME Muhammad Ar Rafii Arbi; Mitro Subroto
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 7, No 3 (2023): November 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v7i3.2023.814-819

Abstract

Pengurangan masa pidana atau yang biasa disebut dengan Remisi merupakan suatu pengurangan hukuman yang dijatuhkan atau diberikan kepada narapidana yang berkelakuan baik selama menjalani masa pidana di dalam lembaga pemasyarakatan. Remisi merupakan suatu hak yang diberikan kepada para narapidana yang diatur dalam peraturan pemerintah nomor 99 tahun 2012 tentang syarat-syarat dan tata cara pelaksanaan hak warga binaan yang setelah itu disempurnakan kembali dalam peraturan menteri hukum dan hak asasi manusia No. 03 tahun 2018 tentang syarat dan tata cara pemberian remisi, hak asimilasi, cuti mengunjungi keluarga, pembebasan bersyarat, cuti menjelang bebas dan juga cuti bersyarat. Bagi narapidana tindak pidana terorisme tidaklah mudah untuk mendapatkan pemberian remisi sebagai hak para narapidana. Terdapat banyak pertimbangan dan juga harus adanya penurunan tingkat risiko dari narapidana tindak terorisme guna untuk mendapatkan hak nya tersebut. Narapidana terorisme harus mengikuti proses deradikalisasi guna untuk mendapatkan hak nya. Proses deradikalisasi harus diikuti oleh narapidana dengan baik dan benar baik secara substantif maupun administratif sesuai dengan peraturan yang berlaku.Kata Kunci: Narapidana Terorisme, Hak Narapidana, Deradikalisasi
STRATEGI KOMUNIKASI POLITIK PARTAI GOLKAR DALAM MENINGKATKAN PARTISIPASI POLITIK MASYARAKAT TERHADAP CALON KEPALA DAERAH PADA PILKADA KOTA SIBOLGA Jamiluddin Z; Ribut Priadi; Muhammad Thariq
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 7, No 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v7i2.2023.453-460

Abstract

AbstrakTujuan dalam penelitian ini merupakan buat mengenali data serta memperoleh informasi tentang strategi komunikasi politik yang digunakan Partai Golkar dalam tingkatkan partisipasi politik warga terhadap Calon Kepala Wilayah pada Pilkada Kota Sibolga. Dalam penelitian ini memakai pendekatan kualitatif langsung kelapangan ialah dengan melaksanakan wawancara, observasi serta riset dokumentasi guna mendapatkan informasi yang diperlukan. Sebaliknya pendekatan teori yang dipergunakan merupakan teori komunikasi politik. Peneliti berupaya buat menggambarkan serta mendeskripsikan kenyataan, sehingga bisa ditafsirkan gimana strategi komunikasi politik yang digunakan Partai Golkar dalam tingkatkan partisipasi poitik warga terhadap Calon Kepala Wilayah pada Pikada Kota Sibolga. Hasil penelitian menampilkan kalau Partai Golkar sudah banyak membuat strategi-strategi yang digunakan buat tingkatkan partisipasi politik warga dalam memenangkan Pilkada Kota Sibolga, dimana strategi– strategi tersebut sangat bervariatif, salah satunya lewat kegiatan- kegiatan sosial politik kemasyarakatan. Strategi ini ialah strategi yang sangat universal digunakan oleh Paslon Kepala Derah ataupun Partai Politik yang lain. Dengan tujuan supaya khalayak/ pemilih bisa mengidentifikasi siapa Paslon Kepala Wilayah yang hendak diseleksi dalam Pilkada Kota Sibolga 2020. Sehingga periset merumuskan kalau terdapat strategi yang digunakan oleh Partai Golkar dalam memenangkan Pilkada Kota Sibolga. Strategi yang digunakan mulai dari melaksanakan aktivitas sosial politik kemasyarakatan, pemasangan baliho, spanduk, mempublikasikan lewat media sosial serta media cetak.Kata Kunci: Strategi, Komunikasi Politik, Partisipasi Warga pada Pilkada Kota Sibolga.
DAMPAK SISTEM PEMILU PROPORSIONAL TERBUKA ATAU TERTUTUP DI INDONESIA TERHADAP PARTISIPASI PEMILIH Hendra Budi Setiawan; Hertanto Hertanto
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 7, No 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v7i2.2023.633-638

Abstract

Sistem pemilu proporsional terbuka dan tertutup di Indonesia memiliki dampak yang signifikan terhadap partisipasi pemilih. Penelitian ini bertujuan untuk memahami dampak sistem pemilu proporsional terbuka atau tertutup di Indonesia terhadap partisipasi pemilih. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan mengumpulkan data dari sumber-sumber akademis, laporan riset, dan publikasi pemerintah terkait dengan pemilihan umum dan partisipasi pemilih. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem pemilu proporsional terbuka dan tertutup di Indonesia memiliki dampak yang berbeda terhadap partisipasi pemilih. Sistem pemilu proporsional terbuka dapat meningkatkan partisipasi pemilih karena memberikan kesempatan langsung bagi pemilih untuk memilih wakil legislatifnya. Namun, biaya kampanye yang tinggi dan keterbatasan informasi tentang calon dapat mengurangi partisipasi pemilih dalam sistem ini. Sementara itu, sistem pemilu proporsional tertutup dapat menurunkan partisipasi pemilih karena pemilih hanya memilih partai politik, bukan calon legislatif secara langsung. Namun, sistem ini juga dapat meningkatkan stabilitas politik dan memberikan kesempatan yang lebih besar bagi partai kecil untuk mendapatkan kursi di parlemen.
Pembinaan dan Tantangan Anak Binaan selama Menjalani Masa Pidana di LPKA Ahmad Rista Muzakki; Mitro Subroto
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 7, No 3 (2023): November 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v7i3.2023.765-768

Abstract

Penelitian ini mengkaji dinamika pembinaan dan tantangan yang dihadapi anak binaan pemasyarakatan Indonesia, terutama kelompok rentan, dalam konteks persiapan reintegrasi sosial. Anak-anak binaan pemasyarakatan menghadapi pengalaman sulit seperti pemisahan dari keluarga, ketidakpastian masa depan, dan risiko kesehatan fisik dan mental. Berbagai program pembinaan telah diterapkan, tetapi perlu konsolidasi dan penyesuaian agar sesuai dengan kebutuhan anak-anak binaan pemasyarakatan, terutama yang rentan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Hasilnya menunjukkan bahwa peningkatan kondisi lingkungan pemasyarakatan yang mendukung anak-anak, pengembangan program pembinaan yang lebih tepat, dan pemahaman yang lebih baik tentang dinamika internal kelompok rentan akan meningkatkan efektivitas pembinaan. Untuk mencapai reintegrasi sosial yang sukses, dibutuhkan dukungan dari lembaga pemasyarakatan khusus anak, pemerintah, dan masyarakat. Penelitian ini memberikan wawasan penting untuk memastikan anak-anak binaan pemasyarakatan, terutama yang termasuk dalam kelompok rentan, memiliki peluang yang adil untuk memulai kembali hidup mereka setelah pembebasan
UPAYA PELESTARIAN TARI ANGGUK DI SANGGAR ANGGUK MARMOYO TUNAS BARU DESA DALU X B KECAMATAN TANJUNG MORAWA Budi Prasetyo; Abdul Karim Batubara; Jufri Naldo
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 7, No 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v7i2.2023.522-525

Abstract

Penelitian ini membahas tentang “Upaya Pelestarian Tari Angguk di Sanggar Angguk Marmoyo Tunas Baru Kota Dalu XB, Wilayah Tanjung Morawa. Yang menjadi permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana sejarah perkembangan seni Gerak Angguk pada masyarakat di Kota Dalu XB Kabupaten Tanjung Morawa, variabel-variabel yang mendukung dan menghambat upaya pelestarian Gerak Angguk. Setelah mengetahui unsur-unsur yang mendukung dan merusak upaya pelestarian, selanjutnya upaya apa yang harus dilakukan untuk menjaga dan melestarikan pertunjukan kesenian tari Angguk di Kota Dalu XB. Prosedur pengumpulan informasi dalam hal ini melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Saksi kunci dalam refleksi ini adalah Sesepuh Sanggar Ikan Angguk Marmoyo Baru, Penanggung Jawab Sanggar Angguk Marmoyo Baru, Pemkot Dalu X B, Tenaga Ahli, Pemain Sanggar Angguk Marmoyo, dan Masyarakat Kota Dalu X B. Alasan pertimbangan ini adalah untuk menggambarkan sejarah kebangkitan gerakan tersebut. Bermula sebagai sarana dakwah yang bernafaskan Islam menjadi sarana pertunjukan hiburan masyarakat". 
Peranan Pemerintah Desa dalam Pencegahan Stunting di Desa Aek Mual Kecamatan Siabu Kabupaten Mandailing Natal Tahun 2023 Soritua Ritonga; Safran Efendi Pasaribu
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 7, No 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v7i2.2023.500-503

Abstract

Based on Basic Health Research data for 2019, the stunting rate in Indonesia is 27.67%. According to WHO, a public health problem is considered chronic when the prevalence of stunting exceeds 20%. Villages are required to develop programs or activities related to stunting prevention. So the researchers wanted to know the role of the village government of Aek Mual in preventing stunting, so the researchers conducted research on the role of the village government in preventing stunting in Aek Mual Village, Siabu District in 2023. The technique for selecting research subjects was carried out by purposive sampling, which obtained several subjects, namely village officials. Aek Nausea, mothers who have toddlers and village midwives. Data collection techniques were carried out by direct interviews with informants using interview guidelines. From the results of the study it can be concluded that the role of the village government in preventing stunting, especially health, has been carried out well. Both the allocation of funds and the actions and ideas made by the Aek Mual Village Government have prevented Aek Mual Village from stunting, the village government's efforts such as providing additional food, carrying out toddler sweeping activities, child immunization and providing additional food to pregnant women.
Dampak Overkapasitas bagi Narapidana Lansia di Lapas Narkotika Kelas IIA Bandar Lampung Muhammad Farhan Nasyt; Mitro Subroto
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 7, No 3 (2023): November 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v7i3.2023.916-919

Abstract

Di Indonesia, tingkat kejahatan yang tinggi telah mengakibatkan masalah serius over kapasitas di lembaga pemasyarakatan. Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Kelas IIA Bandar Lampung menghadapi tantangan signifikan dalam mengelola populasi narapidana yang melebihi kapasitas yang direncanakan khusunya narapidana lansia. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji upaya yang telah dilakukan oleh Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Kelas IIA Bandar Lampung dalam menangani masalah over kapasitas guna memenuhi Hak Narapidana Lansia  agar hak-hak mereka dapat terpenuhi sebagaimana mestinya sesuai dengan aturan yang ada. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan observasi dan studi kepustakaan. Data utama diperoleh dari sumber literatur seperti buku, jurnal, laporan penelitian, dan artikel ilmiah. Hasil penelitian mengidentifikasi beberapa penyebab utama over kapasitas, termasuk peningkatan jumlah narapidana, proses hukum yang lambat, praktik penahanan yang tidak sesuai standar internasional, terbatasnya alternatif pemasyarakatan, kebijakan hukuman yang cenderung mengarah pada pidana pokok, tingkat residivis yang tinggi, dan keterbatasan sarana dan prasarana dan membuat sedikitnya tidak terpenuhnya hak-hak narapidana lanisa sebagaimana yang mesti didapatkan.  Kata kunci: Overkapasitas, Lembaga Pemasyarakatan, Narapidana Lansia
Resistensi Politik Masyarakat Di Desa Adat Intaran Provinsi Bali Terhadap Proyek LNG Sidakarya Diana Mahmuda; Rafif Aryatha Wisesa; Ardhivan Haikal Maulidito
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 7, No 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v7i2.2023.406-413

Abstract

The state of Indonesia as a country that upholds democratic values provides space for local communities to express an attitude toward the existence of economic and political interests towards the government and corporations in the form of resistance on behalf of the interests of the affected communities. In general, the discussion on the emergence of resistance in local communities was born due to a conflict of interest. One of the resistance issues currently being discussed in Indonesia is the rejection of the construction site for the Sidakarya Bali LNG Project by the Intaran Traditional Village. The conflict occurred due to the transfer of the construction site from Benoa Harbor to the Sanur area near the Tahura Ngurah Rai mangrove area (part of the Intaran Traditional Village) which was originally intended as a protected area. The focus of the author in this study is an effort to review the factors causing the rejection and resistance carried out by the Intaran Bali Traditional Village, the form of resistance carried out, who the main actors involved, the problems of differences in interests that occur, and the discussion of political economy through the policies of the Bali Provincial government. . This study uses descriptive qualitative research methods using data collection through interviews and literature study. The results of this study indicate that the LNG Project so far has not been ascertained whether the policy is considered elitist or not because the final decision of the Bali Provincial Government on the location of the LNG Project development has not been inaugurated.

Page 23 of 149 | Total Record : 1482