cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal BALIRESO
ISSN : 25027557     EISSN : 25020617     DOI : -
Jurnal Balireso adalah Jurnal Pengabdian pada Masyarakat yang diterbitkan oleh Lembaga Pengabdian pada Masyarakat dan Dakwah (LPMD) UNIVERSITAS MUSLIM INDONESIA. Jurnal ini dapat diakses secara on line melalui website http://jurnal.umi.ac.id/index.php/lpmd/index. Publikasi hasil pengabdian mencakup seluruh bidang dalam penerapan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni (IPTEKS) yang berupa hasil kegiatan maupun ulasan ilmiah (critical review) tentang penerapan IPTEKS kepada masyarakat. Jurnal ini terbit sebanyak 2 kali setahun yaitu pada bulan Januari dan bulan Juli setiap tahun.
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue " Vol 1, No 1 (2016)" : 6 Documents clear
PENGEMBANGAN TANAMAN OBAT DAN SIMPLISIA DI LAHAN PEKARANGAN PADA KELOMPOK TANI DI KELURAHAN BAROMBONG KOTA MAKASSAR Hidrawati, Hidrawati; Karman, Nurliani; Amin, Asni
Jurnal BALIRESO Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : Jurnal BALIRESO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (401.122 KB)

Abstract

People in the Village Barombong generally cultivate of medicinal plants in their garden. Cultivation of medicinal plants has not been done well and no post-harvest handling. The use of medicinal plants as a treatment has several advantages, among others: the side effects are relatively low compared to modern medicinals. However, plants have medicinal properties and pharmacological effects are variable. Utilization of medicinal plants is more effective and safe when used with dosage, time, method of use and the selection of materials appropriate to the disease. Based on those problems, our team do activities such as  (1) Introducing and training regarding the type, nature, pharmacological effects and benefits of medicinal plants for health, (2) training and demonstration plots on propagation techniques, fertilization and cultivation of medicinal plants; (3) Training and demonstration of method of making “simplisia” and monitoring the growth of medicinal plants. Application of Science and Technology Program for the community through training and counseling introduction, cultivation of medicinal plants and simplicia to the group of women ‘Asoka’ in the Barombong village, Makassar. The program is considered successful because all of the planned program were run well and there were support and participation all of group members. This activity is expected to continues and extends in order to get attention from the local government to accustom the use of medicinal plants in the community and especially to mediate buyer or market of simplicia that will excite the people to develop medicinal plants.
MENCIPTAKAN DESA MANDIRI KESEHATAN DI DESA SALUKANAN KECAMATAN BARAKA KABUPATEN ENREKANG Ahmad, Aktsar Roskiana
Jurnal BALIRESO Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : Jurnal BALIRESO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (776.558 KB)

Abstract

Kegiatan KKN-PPM dilaksanakan di Desa Salukanan Kecamatan Baraka Kabupaten Enrekang, Provinsi Sulawesi Selatan. Merupakan dataran tinggi dan desa unggulan agribisnis di Kabupaten Enrekang dengan hasil alam yang melimpah dan tanaman endemik berupa beras ketan pulu mandoti. Kelompok sasaran pada kegiatan ini adalah anak usia sekoah, remaja putri, ibu-ibu rumah tangga, ibu-ibu PKK dan karang taruna pada tiga dusun (Matarin, Gandeng, dan Tantido).Dari hasil diskusi dengan Pemerintah Desa dan tokoh-tokoh masyarakat ditemukan beberapa permasalahan masyarakat, sehingga ditawarkan beberapa kegiatan seperti :Penyuluhan kesehatan pada anak usia sekolah dan masyarakat umum. Pelatihan aplikasi tanaman obat (pengobatan herbal) dan pemanfaatan lahan untuk budidaya tanaman obat (pengelolaan TOGA). Pembuatan produk kesehatan sereal berbahan dasar pulu mandoti (beras ketan merah) untuk memberikan tambahan nilai ekonomis untuk masyarakat setempat. Menumbuhkan jiwa enterpreneurship masyarakat dengan mendorong terbentuknya kelompok-kelompok usaha pengolahan sumber daya alam sehingga masyarakat tidak hanya menjual hasil alam dalam bentuk bahan baku (bahan mentah) akan tetapi dapat menghasilkan produk produk yang bernilai ekonimis tinggi.Untuk mencapai target kegiatan KKN-PPM maka akan dilaksanakan beberapa kegiatan dengan tahapan sebagai berikut : sosialisasi kegiatan KKN-PPM, penyusunan program kegiatan (program pokok dan program tambahan), seminar awal untuk sosialisasi kegiatan, pelaksanaaan kegiatan dengan metode ceramah, diskusi, pelatihan dan praktek, seminar evaluasi, penyusunan laporan kegiatan, seminar akhir pada pekan terakhir kegiatan.
APLIKASI TEKNOLOGI PUPUK ORGANIK DAN TEKNIK PEMANGKASAN UNTUK MENINGKATKAN PRODUKSI JAGUNG HIBRIDA DI KECAMATAN GALESONG KABUPATEN TAKALAR Netty, Netty; Karman, Nurliani; Boceng, Annas
Jurnal BALIRESO Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : Jurnal BALIRESO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (512.27 KB)

Abstract

Takalar an area of maize development in South Sulawesi. One of the District in Takalar is Galesong which has Gapoktan (unity of farmer groups) which consists of 28 farmer groups. Most farmers cultivate hybrid corn to meet the demand for raw materials for poultry feed. Production of farmers in this region is still low at an average of 3.94 tons per hectare is far below the potential of hybrid maize production is 10.0-13.0 tons per hectare. The low productivity of maize is caused by cultivation techniques are not optimal for examples fertilization rely on inorganic fertilizer alone, lack irrigation water, which is not a optimal spacing, pests and diseases. Corn hybrids require large amounts of nutrients to achieve high production. However, the use of inorganic fertilizers, such as urea continuously for a long time on the ground can adversely affect the quality of the soil. The purpose of this program is to provide guidance to the partners in the group of farmers increase production of hybrid corn, reducing the use of inorganic fertilizers and the use of crop residues as organic fertilizer. The method applied in this program is to provide training and demonstration plots to farmers groups partners. Determination of farmer groups using purposive sampling method, the Romang Romang Sapiria Sapiria 1 and 2 as well as Paraikatte with three basic considerations of hybrid maize farming in the dry season. Each selected farmer groups 5 farmers to be trained. Before and after training are given a pre-test and post-test. Results of demonstration plots activities using organic fertilizers made farmers group partners can increase the production of hybrid corn is 10.8 tons per hectare. These results differ significantly from the average yield of farmers using inorganic fertilizers is 7.6 tons per hectare.
IBM KAMPUNG BURASA’ SEBAGAI BASIS KELOMPOK USAHA BURASA’ DI KECAMATAN PATTALLASSANG KABUPATEN GOWA Rabiah, Sitti; Noer, Muli Umiaty; Ramlawati, Ramlawati
Jurnal BALIRESO Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : Jurnal BALIRESO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1036.5 KB)

Abstract

Pattallassang districts inhabited by dozens of burasa seller which is part of Gowa regency in South Sulawesi Province, Indonesia and life in economically weak. Uniquely, burasa’ seller is selling its products in the Makassar city, but it should be a distance of tens kilometers. These activities are conducted daily, after selling burasa during the day, they started to prepare the raw materials to be processed for the night. Can be described that the job lasted for 12 hours, but provide not sufficient income for them. But their efforts were likely not accompanied by a large income. Every day they only earn IDR 100.000 for all the burasa’ they sells, which reached 100 belt burasa. Their income is not net income, but they still have to set aside capital to buy raw materials for the next day. This reality that inspires the executor team to carry out community service to the burasa’ business group who lives in the Jenemadinging village. The program aims to increase the capacity of partners to be highly competitive with traditional culinary products and encourage other partners to implement effective management and efficient business. The method used for the transfer of science and technology to partners with participatory training methods by involving as many partners as possible in the activities of lectures, discussion and practice. After the series of training, partners have been able to produce burasa with higher quality in terms of the durability of products, flavors, packaging and hygiene.
IMPLIKASI NEUROLINGUISTIC PROGRAMMING DALAM PROSES PEMBENTUKAN KARAKTER ANAK BAGI KELOMPOK USIA TK Amin, Nurtaqwa; Jannah, Hariratul; Bazergan, Emma
Jurnal BALIRESO Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : Jurnal BALIRESO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (984.919 KB)

Abstract

NLP, terdiri atas tiga kata, yaitu Neuro, Linguistik  Dan Programming. Unsur pertama NLP secara harfiah, Neuro, berarti sel syaraf otak. Dalam konteks ini, bagaimana sel-sel tersebut mencatat atau merekam informasi di sekitar kita setelah mendapatkan stimulus. Unsur kedua dari pengertian harfiah NLP, yakni linguistik. Tanpa bahasa otak kita tidak bisa menggambarkan apa yang kita alami. Bahasa akan memudahkan kita untuk merepresentasikan sesuatu peristiwa agar pikiran mudah mencatat/merekamnya. Setelah manusia secara neurologis dapat mengambil informasi, dan melalui bahasa manusia dapat mengkomunikasikannya kepada orang lain; maka manusia dengan akal sehatnya dapat membuat sebuah rencana tertentu agar kualitas hidupnya meningkat. Inilah yang disebut programming dalam NLP sebagai unsur ketiga. Programming, merupakan pemandu tindakan menuju hasil. Jadi neuro mengacu pada peran sel-sel syaraf otak dan fungsinya dalam menerima situmulus  dari luar. Linguistik, lebih terkait erat dengan peran bahasa sebagai media komunikasi dengan diri sendiri. Manusia dibekali potensi kecerdasan otak dan potensi linguistik. Melalui pendekatan NLP, dapat diprogram sesuai apa yang diinginkan dengan sebuah perubahan/transformasi diri, oleh karena itu dapat diprogram sebuah konsep tranformasi untuk membentuk karakter anak dalam berbahasa positif dengan mengirim stimulus pada pikiran bawah sadar melalui tahapan asumsi-asumsi NLP dalam bentuk afirmasi positif.
APLIKASI PUPUK ORGANIK MELALUI PEMANFAATAN LIMBAH KULIT KAKAO (POD) PADA KEBUN KAKAO DI KECAMATAN RILAU ALE KABUPATEN BULUKUMBA Rosada, Ida
Jurnal BALIRESO Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : Jurnal BALIRESO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (501.964 KB)

Abstract

Tanaman kakao merupakan salah satu komoditi unggulan Sulawesi Selatan, namun produktivitasnya mengalami penurunan. Penggunaan pupuk Organik dari limbah kakao merupakan salah satu alternatif yang bisa diterapkan dan dikembangkan untuk meningkatkan produktifitas  komoditas kakao. Metode yang diterapkan pada pelaksanaan program kegiatan IbM ini adalah pemberian pelatihan Ipteks kepada kelompok tani Mitra. berupa:  1) Pemberian materi wirausaha pada usaha pembuatan bokashi/kompos dari kulit buah (pod) kakao; 2) Pemberian pelatihan dan penyuluhan berupa teori tentang cara penanganan limbah di kebun kakao melalui sanitasi lingkungan kebun., 3). Pemberian pelatihan dan penyuluhan berupa teori tentang cara pemanfatan limbah kulit kakao sebagai bahan pembuatan pupuk organik atau kompos; 4) Pemberian pelatihan dan penyuluhan berupa teori tentang cara pemeliharaan tanaman kakao yang sudah berproduksi secara menyeluruh komprehensip berupa pengendalian hama, penyakit, pemangkasan tanaman dan melakukan panen sering untuk menghindari serangan PBK pada buah kakao; 5) Memberikan pelatihan dan demonstrasi tentang cara pembuatan pupuk organik atau kompos dengan memanfaatkan limbah buah kakao yang ada di sekitar lahan perkebunan.; 6) Memberikan pelatihan dan demonstrasi tentang cara pengemasan pupuk organik atau kompos yang diproduksi. 7) Monitoring kegiatan pemeliharaan tanaman kakao yang dilakukan oleh Mitra; 8) Monitoring kegiatan keberlanjutan proses produksi kakao herbal yang dilakukan oleh Mitra; 9) Monitoring dan evaluasi program kegiatan IbM secara keseluruhan. Kegiatan  pelatihan dan pendampingan pada kelompok tani kakao dapat berlangsung dengan  baik dan  lancar karena didukung oleh respon yang antusias oleh Mitra; Praktek pelatihan dan pembuatan pupuk kompos dari limbah kulit kakao sangat disenangi oleh mitra karena memberikan pengetahuan yang baru bagi mitra khususnya pemanfaatan limbah kulit buah kakao serta pemberian materi kewirausahaan dan pemeliharaan kebun kakao serta pengemasan pupuk kompos yang mereka hasilkan sehingga mampu memberikan tambahan pendapatan bagi petani mitra.

Page 1 of 1 | Total Record : 6