Educatio
Educatio, ISSN: 1908-3224 (printed) and 2527-9998 (online), is an open access peer reviewed research journal that is published by the Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Hamzanwadi. Educatio is providing a platform for the researchers, academicians, professionals, practitioners and students to impart and share knowledge in the form of high quality empirical and theoretical research papers, case studies, and literature reviews on education science. Educatio welcomes and acknowledges high quality theoretical and empirical original research papers, case studies, review papers, literature reviews, book reviews, conceptual framework, analytical and simulation models, technical notes about education science from researchers, academicians, professionals, practitioners, and students from all over the world.
Articles
18 Documents
Search results for
, issue
"Vol 9, No 1 (2014)"
:
18 Documents
clear
IMPLEMENTASI METODE KUMON DALAM PELAJARAN MATEMATIKA PADA KELAS RENDAH DI SDN 2 SUKAMULIA
Apriana, Dina
Educatio Vol 9, No 1 (2014)
Publisher : Universitas Hamzanwadi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (449.989 KB)
|
DOI: 10.29408/edc.v9i1.17
Penelitian ini bertujuan untuk peningkatan penanaman konsep-konsep dasar matematika dalam mengajar dengan memperhatikan perbedaan individual setiap siswa. Siswa memiliki potensi fisik dan psikis yang berbeda-beda, oleh sebab itu guru harus memberikan bimbingan individual kepada siswa sesuai dengan tingkat kebutuhannya. Dalam menghadapi perbedaan individu siswa, peneliti memilih metode kumon untuk mampu menyelesaikan masalah dalam pelajaran matematika. Metode kumon diterapkan melalui lembar kerja yang disusun secara sistematis sesuai dengan tahapan perkembangan kemampuan siswa. Lembar kerja kumon akan memberikan kesempatan pada siswa untuk belajar mandiri sesuai dengan kemampuan maksimalnya. Proses pembelajaran dengan kumon tersebut akan menanamkan pemahaman konsep secara bertahap dan melatih kecepatan kemampuan siswa dalam menyelesaikan tahapan lembar kerja kumon. Keberhasilan siswa akan memberikan rasa senang dan kepuasan siswa dengan kemampuannya sendiri. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas melalui siklus dengan 4 tahapan, yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Pelaksanaan penelitian dilakukan dalam 2 siklus dimana, pada siklus 1 hasil rerata persentase yang diperoleh adalah 55%. Hasil ini menunjukkan kualifikasi kelayakan produk dan pembimbingan pada proses pembelajaran kurang baik dan perlu melanjutkan pada siklus berikutnya. Sedangkan pada siklus 2 hasil rerata persentase yang diperoleh adalah 86%. Hasil ini menunjukkan kualifikasi kelayakan produk dan proses pembelajaran sangat baik sehingga siklus dihentikan. Berdasarkan data yang diperoleh dalam siklus 1 dan siklus 2 pada hasil data penelitian menjadi acuan dalam menarik kesimpulan, bahwa implementasi metode kumon dalam pembelajaran matematika pada aspek pembagian bilangan dapat meningkatkan keberhasilan siswa.
PENGARUH PENDEKATAN PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL BERBASIS LINGKUNGAN PONDOK PESANTREN TERHADAP PRESTASI BELAJAR PKn DITINJAU DARI SIKAP SOSIAL SISWA
Yunitasari, Dukha
Educatio Vol 9, No 1 (2014)
Publisher : Universitas Hamzanwadi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (347.261 KB)
|
DOI: 10.29408/edc.v9i1.18
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh pendekatan pembelajaran kontekstual berbasis lingkungan pondok pesantren terhadap prestasi belajar PKn ditinjau dari sikap sosial siswa kelas VIII di MTs Mualimat NW Pancor, Selong NTB. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen yang menggunakan post only control group design. Sampel penelitian ditentukan dengan menggunakan random sampling sehingga didapat 146 siswa sebagai sampel. Data penelitian dikumpulkan dengan menggunakan tes hasil belajar PKn dan kuesioner sikap sosial. Keseluruhan data penelitian dan hipotesis diuji dengan menggunakan analisis varians (ANAVA) dua jalur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) pendekatan pembelajaran kontekstual berbasis lingkungan pondok pesantren dan sikap sosial memiliki pengaruh yang signifikan terhadap prestasi belajar PKn siswa kelas VIII MTs. Mu’allimat NW Pancor. (2) terdapat pengaruh interaksi antara pendekatan pembelajaran kontekstual berbasis lingkungan pondok pesantren dan sikap sosial terhadap prestasi belajar PKn siswa. (3) Prestasi belajar PKn siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan pembelajaran kontekstual berbasis lingkungan pondok pesantren lebih tinggi daripada siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan konvensional pada siswa yang memikiki sikap sosial tinggi. (4) Prestasi belajar PKn siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan konvensional lebih tinggi daripada siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan pembelajaran kontekstual berbasis lingkungan pondok pesantren pada siswa yang memiliki sikap sosial rendah.
PENGARUH INTERFERENSI TUTURAN BAHASA SASAK DALAM TUTURAN BAHASA INDONESIA PADA MASYARAKAT DESA KALIJAGA
Murcahyanto, Hary
Educatio Vol 9, No 1 (2014)
Publisher : Universitas Hamzanwadi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (123.554 KB)
|
DOI: 10.29408/edc.v9i1.50
Interferensi membawa dampak yang kurang baik terhadap penggunaan bahasa kedua bagi masyarakat, sehingga tidak jarang dijumpai adanya kesalahan tutur sehingga menjadi latar belakang dalam penulisan ini. Tujuan dalam penulisan ini adalah untuk mengetahui bentuk ,wujud, dan pengaruh interferensi tuturan bahasa Sasak dalam tuturan bahasa Indonesia pada masyarakat desa Kalijaga Kecamatan Aikmel Kabupaten Lombok Timur. Tulisan ini merupakan hasil penelitian yang dilaksanakan di lingkungan desa Kalijaga Kecamatan Aikmel Kabupaten Lombok Timur dengan menggunakan metode empiris diskripsi kualitatif. Data merupal verbal lisan yang diperoleh dari informan dengan menggunakan teknik observasi, dokumentasi, wawancara, dan rekam sadap. Adapun inti dari tulisan ini bahwa bentuk dan wujud interferensi tuturan bahasa Sasak dalam tuturan bahasa Indonesia pada masyarakat desa Kalijaga Kecamatan Aikmel Kabupaten Lombok Timur didominasi pada Interferensi fonologi dan morfologi.Pengaruh interferensi tuturan bahasa Sasak dalam tuturan bahasa Indonesia pada masyarakat desa Kalijaga Kecamatan Aikmel Kabupaten Lombok Timur yaitu terjadinya kesalahan penggunaan bahasa
PERJUANGAN RAKYAT KABUPATEN REMBANG PADA MASA AGRESI BELANDA II
Saputra, Bambang Eka
Educatio Vol 9, No 1 (2014)
Publisher : Universitas Hamzanwadi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29408/edc.v9i1.14
Tulisan ini dengan tema Perjuangan Rakyat Kabupaten Rembang Pada Masa Agresi Belanda II diperoleh dari hasil penelitian yang dilakukan pada tahun 2013 berdasarkan data wawancara dan literatur yang ada di Kabupaten Rembang Jawa Tengah. Adapun isi dari tulisan ini mendeskripsikan keterlibatan tokoh agama,tokoh masyarakat,petani,nelayan dan para santri dalam keikutsertaanya memperjuangkan kemerdekaan republik Indonesia pada masa Agresi Belanda II di Kabupaten Rembang. Pada akhir tulisan mendeskripsikan dan menjelaskan tentang peran seluruh kompunen masyarakat dari kalangan tokoh agama (Kyai) dan juga para wanita sangat besar. Para Kyai mendirikan Laskar Hisbulloh yang langsung membantu para pejuang RI dalam melaksanakan pertempuran.
PENGEMBANGAN BAHAN PEMBELAJARAN MATEMATIKA SD BERACUAN KONSTRUKTIVISME DENGAN MODEL GROUP INVESTIGASI DI KABUPATEN LOMBOK TIMUR
Waluyo, Edy
Educatio Vol 9, No 1 (2014)
Publisher : Universitas Hamzanwadi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (163.059 KB)
|
DOI: 10.29408/edc.v9i1.19
Pembelajaran matematika di sekolah saat ini masih berorientasi pada guru bukan pada siswa. Pembelajaran matematika dikelas perlu ditekankan pada keterkaitan antara konsep konsep matematika dengan pengalaman anak sehari hari. Tujuan dari penelitian tahun pertama ini adalah (1) Untuk mengetahui Deskripsi kebutuhan adanya model rancangan pembelajaran, strategi penyampaian pembelajaran dan pedoman evaluasi pembelajaran matematika Kelas V Sekolah Dasar di kabupaten Lombok Timur,(2) Menyusun draf bahan ajar matematika kelas V Sekolah Dasar beracuan konstruktivisme dengan model Group Investigasi. Rancangan penelitian pada tahun pertama adalah survey pada 12 kecamatan dan masing masing kecamatan secara random diambil 3 Sekolah Dasar. Instrumen yang digunakan adalah angket yang dikenakan pada guru guru matematika dan siswa kelas V. Berdasarkan hasil survei terhadap karakteristik siswa dapat disimpulkan bahwa (1) Terdapat 72% siswa aktif dalam pembelajaran matematika di kelas, (2) Terdapat 92% siswa mengalami kesulitan dalam memecahkan masalah-masalah yang sifatnya non rutin, (3) Terdapat 95% siswa lebih tertarik belajar matematika apabila materi matematika dikaitkan dengan permasalahan sehari-hari, (4) Terdapat 93% siswa belum mampu berpikir kritis dalam memecahkan masalah matematika. Survey terhadap kompetensi guru diketahui bahwa dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran, diketahui 84% guru menjelaskan konsep matematika dengan menekankan pada pentingnya keterampilan berhitung, dan rumus-rumus matematika, 86% guru menjelaskan konsep matematika berdasarkan tema-tema yang ada dalam silabus, 92% guru memberikan latihan soal matematika yang mempunyai satu jawaban benar, dan 79 % guru kesulitan dalam menemukan permasalahan sehari-hari yang sesuai dengan materi matematika yang diajarkan. Sedangkan Survey terhadap perangkat pembelajaran guru diperoleh 49% guru kesulitan mendapatkan buku yang sesuai dengan kurikulum matematika yang berlaku, 95 % guru menggunakan RPP dalam pembelajaran, 97% guru menggunakan LKS dalam pembelajaran, 72% guru menggunakan alat peraga dalam pembelajaran, dan 65% guru menggunakan komputer dalam pembelajaran.
PENGGUNAAN PENDEKATAN KONSELING RATIONAL EMOTIV BEHAVIORAL THERAPY MELALUI LAYANAN KONSELING INDIVIDUAL UNTUK MENGATASI SISWA YANG MENGALAMI KESURUPAN DI SMAN 2 AIKMEL
Nusuki, Nusuki
Educatio Vol 9, No 1 (2014)
Publisher : Universitas Hamzanwadi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (314.545 KB)
|
DOI: 10.29408/edc.v9i1.51
Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif yang bertujuan untuk mengetahui penggunaan pendekatan tehnik Rational Emotiv Behavioral Therapy melalui layanan konseling indivual dalam mengatasi siswa yang mengalami kesurupan di SMAN 2 Aikmel. Salah satu penyebab kesurupan adalah pemikiran mereka yang tidak rasional yang menimbulkan tekanan emosional yang berakibat pada kelelahan fisik dan pingsan. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan metode penelitian kualitatif deskriftip dengan tehnik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara yang berupa hasil kesimpulan konseling idividual 4 orang siswa yang mengalami kesurupan dan dokumentasi hasil konseling. Hasil yang diperoleh setelah siswa mengikuti proses konseling yaitu pikiran; perasaan; dan perilakunya yang irrasional berangsur-angsur berkurang. Hal itu terbukti klien telah menunjukkan perubahan dengan biasa mengatasi emosinya ketika menghadapi masalah
PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN MAHASISWA AKTIF DENGAN PENDEKATAN KONTEKSTUAL PADA MATA KULIAH KONSEP DASAR IPS
Burhanuddin, Burhanuddin
Educatio Vol 9, No 1 (2014)
Publisher : Universitas Hamzanwadi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (387.263 KB)
|
DOI: 10.29408/edc.v9i1.15
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model pembelajaran mahasiswa aktif dengan pendekatan kontekstual pada mata kuliah Konsep Dasar IPS Program Studi PGSD STKIP Hamzanwadi Selong. Adapun produk yang akan dikembangkan berupa model pembelajaran mahasiswa aktif dengan pendekatan kontekstual sebagai produk utama dan perangkat pembelajaran yaitu: Bahan Ajar Mahasiswa, Satuan Acara Perkuliahan, dan Tes hasil belajar mahasiswa. Penelitian ini menggunakan metode penelitian pengembangan. Penelitian ini dilakukan di STKIP Hamzanwadi Selong pada Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar. Subjek penelitian ini yaitu mahasiswa semester II PGSD dengan sampel sebanyak dua kelas. Data kevalidan produk awal diperoleh nilai rata-rata 4,00 dinyatakan pada kategori “Valid”. Kepraktisan model pembelajaran diperoleh melalui dua unsur yaitu: a) kriteria kepraktisan menurut penilaian ahli/praktisi dan diperoleh nilai rata-rata 4,08 dinyatakan pada kriteria “Tinggi”, dan b) kriteria kepraktisan secara operasional di lapangan dengan observasi, diperoleh nilai rata-rata 3,11 dinyatakan pada kriteria “Cukup”. Data keefektifan model pembelajaran diperoleh nilai rata-rata 4,20 dinyatakan pada kriteria “Tinggi”. Respon mahasiswa terhadap model pembelajaran sekitar 85% mahasiswa memberikan respon positif terhadap pelaksanaan pembelajaran dengan model yang dikembangkan. Hasil belajar yang diperoleh mahasiswa yaitu 80% mahasiswa memperoleh nilai 60>.
EFEKTIFITAS BIMBINGAN KELOMPOK UNTUK MENINGKATKAN SELF ESTEEM DAN MOTIVASI BERPRESTASI DALAM BELAJAR SISWA MA NW PANCOR
Suhartiwi, Suhartiwi
Educatio Vol 9, No 1 (2014)
Publisher : Universitas Hamzanwadi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (231.477 KB)
|
DOI: 10.29408/edc.v9i1.52
Rendahya Self Esteem siswa berdampak pada motivasi berprestasi dalam belajar siswa, untuk itu self esteem dan motivasi berprestasi belajar siswa harus di tingkatkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas bimbingan kelompok dalam meningkatkan self esteem dan motivasi berprestasi dalam belajar siswa. Hipotesis yang diuji dalam penelitian ini adalah : (1) terdapat perbedaan yang signifikan antara self esteem siswa sebelum dan sesudah diadakanya layanan bimbingan kelompok;(2)terdapat perbedaan yang signifikan antara motivasi berprestasi belajar siswa sebelum dan sesudah diadakan layanan bimbingan kelompok ;(3)terdapat perbedaan yang signifikan antara self esteem siswa antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol sesudah di adakan layanan bimbingan kelompok;(4) )terdapat perbedaan yang signifikan antara motivasi berprestasi belajar siswa antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol sesudah di adakan layanan bimbingan kelompok Penelitian ini menggunakan metode eksperimen model desain pretest dan postest, subye penelitian 20 orang siswa MA NW Pancor. Instrumen yang digunakan untuk mengukur self esteem adalah inventori self esteem reliabelitas 0.81 dan untuk mengukur motivasi berprestasi adalah kuesioner dengan reliabelitas 0. 97. Teknik analis data digunakan Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian secara umum adalah layanan bimbingan kelompok efektif untuk meningkatkan self esteem dan motifasi berprestasi dalam belajar siswa.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR BERKARAKTER MATA KULIAH STRATEGI PEMBELAJARAN PGSD STKIP HAMZANWADI SELONG
Apriana, Dina;
Fadilah, Dina
Educatio Vol 9, No 1 (2014)
Publisher : Universitas Hamzanwadi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (227.793 KB)
|
DOI: 10.29408/edc.v9i1.16
Artikel ini membahas tentang bagaimana mengembangkan bahan ajar berkarakter mata kuliah strategi pembelajaran PGSD STKIP Hamzanwadi Selong. Dalam proses pengembangan bahan ajar, harus memenuhi tingkat kelayakan berdasarkan teori pembelajaran, model pengembangan, kebutuhan mahasiswa, dan peningkatan motivasi belajar mahasiswa. Pengorganisasian isi bahan ajar ini dikembangkan dengan menggunakan pendekatan nilai karakter dan disusun mengikuti model pengembangan Dick & Carey. Pengembang menganggap penting untuk mendesain, mengujicobakan, dan memproduksi bahan ajar yang lebih sempurna dan layak sesuai kebutuhan. Produk tersebut diharapkan dapat digunakan sebagai sumber belajar bagi mahasiswa dan dosen. Berdasarkan analisis data yang diperoleh dari penghitungan persentase hasil validasi ahli materi yang telah dilaksanakan, bahwa produk pengembangan dikualifikaskan dalam kategori baik dengan persentase 86,4% yang artinya bahan ajar berada dalam kualifikasi baik dan tidak perlu dilakukan revisi. Sedangkan menurut ahli media total persentase yang diperoleh adalah 81,5%. Hasil ini menunjukkan kualifikasi kelayakan produk sangat baik dan tidak perlu direvisi. Penghitungan hasil tanggapan rata-rata persentase respon siswa pada setiap komponen menunjukkan persentase antara 63,15%-92,10% untuk respon setuju dan standar kualifikasi memberikan respon positif. Sementara untuk tes kemampuan mahasiswa, diperoleh skor rata-rata tes kemampuan mahasiswa sebesar 74. Dari data tersebut dapat diketahui bahwa produk yang dikembangkan dapat dikatakan efektif berdasarkan perolehan tes dengan persentase skor di atas 65 sebesar 78,94%.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR BERKARAKTER MATA KULIAH STRATEGI PEMBELAJARAN PGSD STKIP HAMZANWADI SELONG
Dina Apriana;
Dina Fadilah
Educatio Vol 9, No 1 (2014)
Publisher : Universitas Hamzanwadi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29408/edc.v9i1.16
Artikel ini membahas tentang bagaimana mengembangkan bahan ajar berkarakter mata kuliah strategi pembelajaran PGSD STKIP Hamzanwadi Selong. Dalam proses pengembangan bahan ajar, harus memenuhi tingkat kelayakan berdasarkan teori pembelajaran, model pengembangan, kebutuhan mahasiswa, dan peningkatan motivasi belajar mahasiswa. Pengorganisasian isi bahan ajar ini dikembangkan dengan menggunakan pendekatan nilai karakter dan disusun mengikuti model pengembangan Dick Carey. Pengembang menganggap penting untuk mendesain, mengujicobakan, dan memproduksi bahan ajar yang lebih sempurna dan layak sesuai kebutuhan. Produk tersebut diharapkan dapat digunakan sebagai sumber belajar bagi mahasiswa dan dosen. Berdasarkan analisis data yang diperoleh dari penghitungan persentase hasil validasi ahli materi yang telah dilaksanakan, bahwa produk pengembangan dikualifikaskan dalam kategori baik dengan persentase 86,4% yang artinya bahan ajar berada dalam kualifikasi baik dan tidak perlu dilakukan revisi. Sedangkan menurut ahli media total persentase yang diperoleh adalah 81,5%. Hasil ini menunjukkan kualifikasi kelayakan produk sangat baik dan tidak perlu direvisi. Penghitungan hasil tanggapan rata-rata persentase respon siswa pada setiap komponen menunjukkan persentase antara 63,15%-92,10% untuk respon setuju dan standar kualifikasi memberikan respon positif. Sementara untuk tes kemampuan mahasiswa, diperoleh skor rata-rata tes kemampuan mahasiswa sebesar 74. Dari data tersebut dapat diketahui bahwa produk yang dikembangkan dapat dikatakan efektif berdasarkan perolehan tes dengan persentase skor di atas 65 sebesar 78,94%.