cover
Contact Name
Tri Kurniawati
Contact Email
-
Phone
+62811313559
Journal Mail Official
pedagogi@um-surabaya.ac.id
Editorial Address
Jl. Sutorejo No. 59 Surabaya
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
PEDAGOGI
ISSN : 25990438     EISSN : 2599042X     DOI : -
Core Subject : Education,
PEDAGOGI merupakan jurnal yang diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Guru Anak Usia Dini Universitas Muhammadiyah Surabaya. Jurnal ini memfokuskan pada publikasi hasil penelitian, kajian dan telaah ilmiah kritis dan komprehensif dalam bidang ilmu murni anak usia dini dan pendidikan anak usia dini
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 240 Documents
Mengelola Efektivitas Emosi, Sikap, dan Stres Aktifitas Pegawai di Institusi Wahono Wahono; Niswatul Imsiyah
Pedagogi : Jurnal Anak Usia Dini dan Pendidikan Anak Usia Dini Vol 6, No 2 (2020): AGUSTUS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/pedagogi.v6i2.5713

Abstract

Pegawai yang puas cenderung menghasilkan pelanggan yang lebih bahagia dan lebih loyal. Kepuasan kerja cenderung menempatkan pegawai dalam suasana hati (emosi) yang positif, dan menampakkan suasana hati yang lebih alami dan ramah. Efeknya saling menguntungkan pelanggan yang bahagia membuat pegawai lebih bahagia yang dapat mengarah pada siklus positif emosi positif dalam pelayanan sebuah institusi. Pegawai yang bersikap profesional mampu memahami hubungan dan relasi, tahu tugas dan tanggung jawab, serta bisa fokus dan konsisten terhadap urusan pekerjaan. Dengan memiliki sikap yang seperti itu, dampak positif akan dialami oleh institusi organisasi tempat seseorang bekerja dan juga untuk pribadi pegawai itu sendiri. Stres juga menghasilkan berbagai konsekuensi psikologis seperti ketidakpuasan kerja, kemurungan, depresi, dan komitmen organisasi yang lebih rendah. Cara lain yang penting bagi institusi adalah menghilangkan stres dengan memfasilitasi keseimbangan kerja dan kehidupan yang lebih baik. Inisiatif keseimbangan kerja dan kehidupan meminimalkan konflik antara pekerjaan dan tuntutan non kerja pegawai. Lima dari prakarsa keseimbangan pekerjaan paling umum adalah waktu kerja yang fleksibel dan terbatas, pembagian pekerjaan, komunikasi, hak cuti pribadi, dan dukungan perawatan anaknya.Kata kunci : Emosi,Sikap, Stres
Implementasi Media Pembelajaran Sains Pada Aud Terhadap Kreativitas Guru Paud Di Tk Kreatif Cendekia Surabaya Berda Asmara
Pedagogi : Jurnal Anak Usia Dini dan Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 1 (2021): FEBRUARI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/pedagogi.v7i1.6429

Abstract

Media  adalah  segala  sesuatu yang dapat digunakan untuk menyalurkan pesan dari guru kepada anak sehingga  dapat merangsang pikiran, perasaan, perhatian dan minat serta perhatian anak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi media pembelajaran sains pada AUD terhadap kreativitas Guru PAUD di TK Kreatif Cendekia Kota Surabaya. Secara khusus tujuan dari penelitian ini menghasilkan media pembelajaran sains berupa experimen (percobaan) yang cocok diberikan kepada Anak Usia Dini melalui kreativitas dan inovatif Guru Paud di TK Kreatif Cendekia Kota Surabaya. Adapun kegiatan penelitian ini diawali dengan observasi tentang kemampuan guru Paud di TK Kreatif Cendekia Kota Surabaya dalam menyampaikan materi dan media pembelajaran sains yang cocok diberikan kepada AUD dan dapat meningkatkan kreativitas sebagai pendidik/guru PAUD. Observasi akan dilakukan di TK Kreatif Cendekia Surabaya, kemudian dianalisis permasalahan dan kebutuhan yang diperlukan terhadap kreativitas guru PAUD dalam mengimplementasikan media pembelajaran sains untuk anak usia dini. Mengingat membuat media pembelajaran sains yang cocok untuk anak usia dini merupakan salah satu materi yang sangat penting guna meningkatkan kemampuan kognitif serta kreativitas anak usia dini, maka dilakukan upaya-upaya penyampaian materi semenarik mungkin. Hasil penelitian ini terbukti bahwa Kemampuan guru dalam meningkatkan kreativitas melalui media pembelajaran sains yang diberikan kepada anak didiknya dengan menggunakan metode eksperimen selama belajar daring (dalam jaringan) selain menjadikan anak mampu memecahkan permasalahan yang sesuai dengan aspek perkembangannya, dan menumbuhkan ide-ide baru dalam melakukan percobaan dari bahan alam serta belajar mengolah perasaan, kepekaan, intuisi dan imajinasinya serta bisa juga menambah semangat dan minat anak didik selama belajar dari rumah dengan sangat baik. Antusias dan semangat guru dalam meningkatkan kreativitas media pembelajaran sains memperoleh penilaian yang maksimal.Kata kunci: Media pembelajaran sains, kreativitas, Guru PAUD
Membedah Pemikiran Maria Montessori Pada Pendidikan Anak Usia Dini Dinda Nur Afifah; Kuswanto Kuswanto
Pedagogi : Jurnal Anak Usia Dini dan Pendidikan Anak Usia Dini Vol 6, No 2 (2020): AGUSTUS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/pedagogi.v6i2.4950

Abstract

Artikel ini mengkaji tentang pendidikan anak usia dini berdasarkan pemikiran Montessori. Biografi, kurikulum, metode, lingkungan kelas Montessori menjadi pembahasan dalam artikel ini. Hasil penelitian studi literatur menunjukkan bahwa Montessori merupakan seorang wanita pertama Italia lulusan kedokteran. Montessori tertarik pada studi tentang penyakit mental dan gangguan psikologis terhadap anak. Ia membuka sebuah sekolah dengan murid-muridnya yang cacat mental, hingga ia meneliti bagaimana metode pendidikan untuk anak cacat mental. Montessori berkeyakinan bahwa metode yang telah dilakukannya pada anak cacat mental bisa dilakukan juga pada anak-anak normal. Menurut Montessori rentang usia anak 0 sampai 3 tahun merupakan usia dibawah sadar, dan rentang usia 4 sampai 6 tahun mengalami peningkatan ke usia sadar. Kurikulum Montessori terdiri dari tiga bagian yaitu lingkungan praktis, latihan sensorik motorik, dan perkembangan bahasa. Kebebasan, lingkungan yang terstruktur dan teratur merupakan elemen penting dalam metode Montessori. Dan lingkungan kelas Montessori yang terdiri dari prinsip kebebasan, ketertiban, kenyataan dan alam, suasana dan keindahan, bahan-bahan Montessori dan pengembangan kehidupan masyarakat.
Analisis Faktor Penyebab Kesulitan Berhitung Permulaan Pada Anak Usia 4-5Tahun di TK Aisyiyah Bustanul Athfal 14 Surabaya Hasanah, Putri Maulida; Martati, Badruli; Rahayu, Aristiana Prihatining
Pedagogi : Jurnal Anak Usia Dini dan Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 1 (2021): FEBRUARI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/pedagogi.v7i1.6999

Abstract

ABSTRAK Hasanah, Putri Maulida, 2020, Analisis Faktor Penyebab Kesulitan Berhitung Permulaan pada Anak 4-5 Tahun di TK Aisyiyah Bustanul Athfal 14 Surabaya, Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Surabaya. Pembimbing I: Dr. Dra Badruli Martati, SH, MA., M.Pd., Pembimbing II: Aristiana Prihatining Rahayu, S.Sos., M.Med.Kom. Kemampuan berhitung permulaan pada anak usia 4-5 tahun merupakan konsep matematika yang perlu diberikan dan dikenalkan pada anak secara bertahap sesuai dengan tingkat penguasaan anak yaitu berupa bilangan, pola sebab akibat, geometri, dan pemecahan masalah. Sedangkan tingkat penguasaan pada anak usia 4-5 tahun terhadap kemampuan berhitung permulaan yang dibahas yaitu mengenal konsep bilangan 1-20, penjumlahan dan pengurangan secara sederhana. Faktor dari diri anak dan faktor dari lingkungan sekitar menjadi penyebab kesulitan kemampuan berhitung permulaan pada anak, maka diperlukan analisis faktor penyebab kesulitan berhitung permulaan pada anak usia 4-5 tahun. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisa faktor penyebab kesulitan berhitung permulaan pada anak usia 4-5 tahun. Metode dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif menggunakan observasi dan wawancara yang dilakukan melalui kuisoner google form dan media whatsapp. Hasil penelitian analisis faktor penyebab kesulitan berhitung permulaan pada anak usia 4-5 tahun di TK Aisyiyah Bustanul Athfal 14 Surabaya yaitu faktor internal atau dari diri anak ketika belajar sering tidak memperhatikan. Faktor eksternal atau dari lingkungan sekitar juga menjadi penyebab kesulitan berhitung permulaan, yaitu keluarga, teman dan guru, namun yang paling utama adalah dari keluarga. Dukungan dan motivasi dari kelurga sangat diperlukan bagi anak untuk membantu perkembangan anak dalam belajar kemampuan berhitung permulaan. Kata kunci: analisis, kesulitan belajar, berhitung permulaan
Pengelolaan Tanocraft Sebagai Ruang Edukasi Pemberdayaan mantan Pekerja Migram Perempuan di Tanoker Kabupaten Jember Niswatul Imsiyah; Wahono Wahono
Pedagogi : Jurnal Anak Usia Dini dan Pendidikan Anak Usia Dini Vol 6 No 2 (2020): AGUSTUS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/pedagogi.v6i2.5712

Abstract

Tanoker adalah Lembaga Swadaya Masyarakat (Non-Governmental Organization) yang aktif pada advokasi anak-anak mantan pekerja migran melalui permainan tradisional egrang dan pemberdayaan masyarakat khususnya mantan pekerja migran perempuan di Kecamatan Ledokombo Kabupaten Jember. Tujuan Tanoker memberikan program pemberdayaan bagi masyakarakat untuk menciptakan lapangan pekerjaan baru. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk mengetahui pengelolaan/manajemen Tanocraft sebagai ruang edukasi pemberdayaan mantan pekerja migran perempuan di Tanoker. Teknik penentuan informan menggunakan purposive sampling, Direktur Tanoker, Staf/Karyawan Tanocraft, dan Mantan Pekerja Migran Perempuan sebagai informan pendukung. Teknik pemeriksaan keabsahan data dalam penelitian ini yaitu triangulasi (triangulasi sumber dan triangulasi teknik). Analisis data di lapangan menggunakan model Miles and Huberman dengan langkah-langkah yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil dari penelitian ini yaitu pengelolaan Tanocraft memiliki fungsi-fungsi manajemen yang terdiri dari perencanaan, pengorganisasian, penggerakan, pembinaan, evaluasi, dan pengembangan. Perencanaan diawali dengan proses needs assesment dan merancang konsep kegiatan, sasaran, anggaran, output, dan outcome. Pengorganisasian yang dibagi menjadi dua, yaitu pengorganisasian masyarakat dan pengorganisasian staf/karyawan. Penggerakan dijalankan tidak menggunakan imbalan/uang transport dalam proses pelatihan. Pembinaan dilakukan dengan memberikan materi-materi yaitu kewirausahaan, keterampilan atau manajemen produksi, pengorganisasian dan public speaking, keuangan keluarga dan keuangan usaha, marketing/manajemen penjualan dan marketing promotion, gender perspective atau pengetahuan gender. Dengan demikian dapat di simpulkan Tanocraft menjadi ruang alternatif atau tempat belajar masyarakat untuk meningkatkan keterampilan dalam membuat kerajinan tangan yang memberikan dampak terhadap perekonomian dan sosial-kultural. Kata Kunci:pengelolaan Tanocraft, ruang edukasi, pemberdayaan mantan pekerja migran perempuan.
Persepsi Orang Tua Dalam Pendidikan Karakter Anak Usia Dini Pada Pembelajaran Online Di Masa Pandemi Covid-19 Aisyah, Aisyah; Salehudin, Mohammad; Yatun, Sri; Komariah, Denok Lailatin; Aminda, Nur Eka Rizky; Hidayati, Pratiwi; Latifah, Nur; Yani, Yani
Pedagogi : Jurnal Anak Usia Dini dan Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 1 (2021): FEBRUARI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/pedagogi.v7i1.6593

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengetahui persepsi orang tua dalam pendidikan karakter anak usia dini pada pembelajaran online di masa pandemi covid-19. Penelitian menggunakan pendekatan  kuantitatif dengan metode penelitian survey, partisipan berjumlah 31 orang yang dipilih secara random, instrumen dibuat dengan tiga komponen dan lima belas item pertanyaan, angket dibagikan menggunakan google form. Hasil penelitian dari tiga komponen penelitian ini, semuanya berada pada nilai persentase diatas 50% dengan nilai baik, bahwa persepsi orang tua dalam pendidikan karakter pada kondisi pandemi covid-19 adalah baik artinya secara umum dapat disimpulkan bahwa persepsi orang tua dalam pendidikan karakter pada pembelajaran online pada pandemi covid-19 dalam kondisi baik, pembelajaran online terus berjalan dan penanaman nilai-nilai karakter juga terus diperhatikan dan diutamakan agar anak-anak menejadi generasi yang dapat dibanggakan dan generasi yang memiliki nilai karakter mulia, baik karakter ajaran agama (relegius) karakter perilaku dan budaya maupun karakter belajar dan kecerdasan.The purpose of this study was to determine the perceptions of parents in early childhood character education in online learning during the Covid-19 pandemic. The study used a quantitative approach with survey research methods, 31 participants were randomly selected, the instrument was made with three components and fifteen question items, questionnaires were distributed using google form. The results of the research from the three components of this study, all of them are at a percentage value above 50% with good scores, that the perception of parents in character education in the Covid-19 pandemic condition is good, meaning that in general it can be concluded that the perception of parents in character education in online learning In the covid-19 pandemic in good condition, online learning continues and the inculcation of character values also continues to be considered and prioritized so that children become a generation that can be proud of and a generation that has noble character values, both religious and behavioral characters and culture as well as learning character and intelligence.
Profil Pendidikan Karakter Anak Dengan Pengasuhan Orang Tua Tunggal (Single Parent) Lia Pagarwati
Pedagogi : Jurnal Anak Usia Dini dan Pendidikan Anak Usia Dini Vol 6 No 2 (2020): AGUSTUS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/pedagogi.v6i2.5183

Abstract

Pola asuh anak adalah suatu proses yang ditujukan untuk meningkatkan serta mendukung perkembangan yang dimiliki anak meliputi fisik, emosional, sosial, finansial, dan intelektual seorang anak sejak bayi hingga dewasa. Tujuan dari penelitian ini adalah menggambarkan pendidikan karakter dengan pengasuhan orang tua tunggal. Metodologi penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Data itu dikumpulkan dengan survei. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik pendidikan karakter anak dengan gaya pengasuhan anak orang tua tunggal di  kota Palembang provinsi Sumatera Selatan adalah: a) memberikan kebebasan, namun bertanggung jawab b) menyalahkan anak-anak, jika mereka salah c) memberikan batasan lakukan dan jangan. Di sisi lain, perkembangan emosi sosial anak-anak pada usia dini dengan orang tua tunggal terbukti dengan beberapa pendidikan karakter anak: 1) bisa berbagi dengan temannya. 2) peduli dengan teman-teman 3) bertanggung jawab atas tugas yang diberikan 4) jujur atas perilaku yang dilakukan, dan 5) peduli dengan teman-teman .Kata Kunci: Pendidikan Karakter.Pengasuhan Orang Tua Tuggal
Pengaruh Latar Belakang Pendidikan dan Kompetensi Guru Paud Terhadap Proses Pembelajaran Indriani, Fitria D; Kuswanto, Kuswanto
Pedagogi : Jurnal Anak Usia Dini dan Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 2 (2021): AGUSTUS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/pedagogi.v7i2.8261

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan Pengaruh Kompetensi dan Latar Belakang Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini Terhadap Proses Pembelajaran. Jenis penulisan yang digunakan pada penelitian ini yaitu metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif analisis. Proses pembelajaran di kelas adalah inti penyelenggaraan pendidikan yang ditandai oleh adanya kegiatan pengelolaan kelas, penggunaan media dan sumber belajar, dan penggunaan metode dan strategi pembelajaran. Semua tugas tersebut merupakan tugas dan tanggung jawab guru yang secara optimal kemampuannya menuntut kemampuan guru. Untuk menunjang kompetensi guru seharusnya guru memiliki keahlian khusus yang dipersiapkan oleh program pendidikan keahlian atau spesialisasi, tetapi pada kenyataannya masih banyak profesi guru yang tidak sesuai dengan latar belakang pendidikannya. Sehingga guru tersebut kurang berkompeten dan berpengaruh terhadap proses pembelajaran di kelas. Untuk memaksimalkan kompetensi guru yang latar belakang pendidikannya tidak sesuai harus diikutkan dalam program pendidikan dan pelatihan khusus. Sehingga diharapkan guru tersebut dapat memaksimalkan kompetensinya.
Pengaruh Belajar Dari Rumah Terhadap Minat Belajar Anak Usia Dini Ramadhanti, Suci; Drupadi, Rizky; Syafrudin, Ulwan
Pedagogi : Jurnal Anak Usia Dini dan Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 2 (2021): AGUSTUS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/pedagogi.v7i2.7083

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meneliti pengaruh belajar dari rumah terhadap minat belajar anak usia dini. Peneliti menggunakan jenis pendekatan penelitian kualitatif deskriptif. Adapun populasi dalam penelitian minat belajar ini adalah seluruh anak usia 4-6 tahun di Blok III Taman Sari, Kec. Sungkai Utara dan juga Jln. Dahlia Kotabumi Kota. Sampel yang akan penulis ambil berjumlah keseluruhan 30 anak. 8 anak dari Blok III dan 22 anak dari Jln. Dahlia. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah random sampling. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa adanya penurunan minat belajar anak usia dini saat belajar dari rumah.
Pengaruh Media Kardus Angka Terhadap Kemampuan Mengenal Konsep Bilangan 1-10 Pada Anak Kelompok A Hasiana, Isabella
Pedagogi : Jurnal Anak Usia Dini dan Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 2 (2021): AGUSTUS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/pedagogi.v7i2.8352

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kemampuan kognitif anak dalam mengenal konsep bilangan 1-10 yang masih belum optimal. Hal ini disebabkan karena dalam kegiatan pembelajaran yang dilakukan belum memanfaatkan media secara konkrit untuk membantu anak belajar dan juga hanya menggunakan LKA (Lembar Kerja Anak) sehingga ada kecenderungan anak menjadi bosan dan  orangtua yang mengerjakan LKA tersebut. Oleh sebab itu, penelitian ini menggunakan media kardus angka sebagai salah satu upaya untuk membantu anak dalam memahami konsep bilangan 1-10. Maka dari itu tujuan yang ingin dicapai pada penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh media kardus angka terhadap kemampuan mengenal konsep bilangan 1-10 pada anak kelompok A. Meskipun tergolong bahan bekas, tetapi kardus masih bisa dimanfaatkan sebagai media. Dalam hal ini kardus dibuat sebagai kardus angka yang digunakan untuk mengoptimalkan pengenalan konsep bilangan pada anak. Dalam mengenal konsep bilangan yang diberikan secara berulang-ulang diharapkan anak dapat lebih menguasai materi. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif dengan rancangan penelitian pre-exsperimental design dengan jenis One-Group PretestPostets Design. Subjek dalam penelitian adalah anak kelompok A sejumlah 15 anak. Metode dalam pengumpulan data yaitu observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan rumus uji t. Media kardus angka yang digunakan menggunakan Hasil penelitian menunjukkan nilai t hitung= 15,6 lebih besar dari ada t tabel (1,77) pada taraf signifikan 0,05.  Maka hipotesis Nol (H0) ditolak dan Hipotesis alternative (Ha) diterima, dengan demikian dapat dinyatakan bahwa ada pengaruh media kardus angka terhadap kemampuan mengenal konsep bilangan 1-10 pada anak kelompok A