cover
Contact Name
Tri Kurniawati
Contact Email
-
Phone
+62811313559
Journal Mail Official
pedagogi@um-surabaya.ac.id
Editorial Address
Jl. Sutorejo No. 59 Surabaya
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
PEDAGOGI
ISSN : 25990438     EISSN : 2599042X     DOI : -
Core Subject : Education,
PEDAGOGI merupakan jurnal yang diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Guru Anak Usia Dini Universitas Muhammadiyah Surabaya. Jurnal ini memfokuskan pada publikasi hasil penelitian, kajian dan telaah ilmiah kritis dan komprehensif dalam bidang ilmu murni anak usia dini dan pendidikan anak usia dini
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 367 Documents
The Effect Of College Games On Fine Motor Development In Pre-School Fauziah Rudhiati; Nunung Nurjanah; Andria Pragholapati
Pedagogi : Jurnal Anak Usia Dini dan Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7 No 2 (2021): AGUSTUS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/pedagogi.v7i2.7420

Abstract

Background: According to Riskesdas (2018) the preschooler development index only reaches 64.6%. Based on the phenomenon in TK Pembina Cimahi, 5 out of 10 students have not been able to perform fine motor activities according to their age stages, thus the fine motor development need improved by providing appropriate stimulation, which one play a collage game, so that child was develop according to his age. This study aims to determine on play collage game affected of fine motor development in preschooler at TK Pembina Cimahi.The method used a quasy one group pre-test post-test with control group experiment, 16 respondents did a usual activity. Each group was measured with a checklist of fine motor development before and after intervention. The results of the t-dependent pre test and post test in the control group obtained p values of 0,417 > α 0,05, while in the intervention group obtained p values of 0,000 < α 0,05. T-independent test result showed there were differences in the average value of fine motor development after the intervention between the intervention group and the control group of 14,19. So it was concluded that, there is affected of play collage game of fine motor development in preschooler at TK Pembina Cimahi in 2020, with a p value = 0,000 < α 0.05.The results of this study the intervention group had higher average of fine motor development values, so it was expected that nurses could carry out collage games in accordance with SOP (Standard Operating Procedures) through the Toddler Family Development Program (BKB), which could optimize of fine motor development in preschooler. 
Love Cards Dalam Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat Anak Saat Pandemi Covid-19 Issaura Dwi Selvi; Zuniarsih Zuniarsih; Maemonah Maemonah
Pedagogi : Jurnal Anak Usia Dini dan Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7 No 2 (2021): AGUSTUS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/pedagogi.v7i2.7466

Abstract

Abstrak. Peran orangtua dalam pembelajaran anak di masa pandemi Covid-19 sangat penting, orangtua secara tidak langsung sebagai fasilitator dan sebagai guru pendamping selama anak-anak belajar di rumah. Kehadiran orangtua sangat mutlak diperlukan dalam mendidik dan mendampingi tumbuh kembang anak-anak, terutama di masa belajar dari rumah, maupun dalam hal kesehatan anak-anak. Hal lainnya pengawasan anak dalam penerapan perilaku hidup bersih dan sehat terutama di masa pandemi. Hal ini lebih dikarenakan situasi pandemi Covid-19 yang sampai saat ini belum berakhir. Penelitian ini mengacu pada jenis penelitian kuantitatif eksperimen semu yang menerapkan  One Group Pre test-Post test Design. Dari hasil nilai awal penelitian dan akhir penelitian kepada 20 orangtua/wali kelompok B1 yang menjadi sampel penelitian, semua anak mengalami peningkatan dalam penerapan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) selama belajar bersama orangtua. Penelitian  peran orangtua dalam menggunakan Love Cards memberikan pengaruh baik pada peningkatan penerapan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) pada anak usia dini.Kata kunci: peran orang tua, love cards, perilaku hidup bersih dan sehat
Meningkatkan Kecerdasan Visual Spasial pada Anak Usia Dini melalui Permainan Puzzle Cross Road Map Ratno Abidin; Kurniawati Kurniawati
Pedagogi : Jurnal Anak Usia Dini dan Pendidikan Anak Usia Dini Vol 6 No 1 (2020): FEBRUARI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/pedagogi.v6i1.7703

Abstract

ABSTRAKBerdasarkan fungsi otak, keberhasilan anak dapat dikaitkan dengan kecerdasannya. Kecerdasan adalah kapasitas/ kemampuan seseorang untuk menyelesaikan masalah dan membuat cara pemecahannya. Kecerdasan gambar dan ruang (visual spasial) kemampuan anak untuk memahami, memproses dan berpikir dalam bentuk visual dan mencitrakan dalam bentuk dua atau tiga dimensi. Salah satu cara untuk meningkatkan kecerdasan visual spasial dengan permainan puzzle. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran permainan puzzle cross road map dalam meningkatkan kecerdasan visual spasial anak usia dini. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif untuk menghasilkan sebuah analisis. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa permainan puzzle cross road map dapat meningkatkan dan mempertajam kecerdasan visual spasial anak. Kata kunci: Kecerdasan visual spasial, puzzle cross road map   ABSTRACTBased on brain function, children's success can be related to their intelligence. Intelligence is the capacity / ability of a person to solve problems and make solutions to them. Image and spatial intelligence (visual spatial) children's ability to understand, process and think in visual form and image in two or three dimensions. One way to improve spatial visual intelligence with puzzle games. Therefore, this study aims to determine the role of cross road map puzzle games in improving early childhood visual spatial intelligence. The method used in this research is descriptive qualitative to produce an analysis. Based on the research results it is known that the cross road map puzzle game can improve and sharpen children's spatial visual intelligence. Keywords: spatial visual intelligence, cross road map puzzle
Pengaruh Latar Belakang Pendidikan dan Kompetensi Guru Paud Terhadap Proses Pembelajaran Fitria D Indriani; Kuswanto Kuswanto
Pedagogi : Jurnal Anak Usia Dini dan Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7 No 2 (2021): AGUSTUS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/pedagogi.v7i2.8261

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan Pengaruh Kompetensi dan Latar Belakang Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini Terhadap Proses Pembelajaran. Jenis penulisan yang digunakan pada penelitian ini yaitu metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif analisis. Proses pembelajaran di kelas adalah inti penyelenggaraan pendidikan yang ditandai oleh adanya kegiatan pengelolaan kelas, penggunaan media dan sumber belajar, dan penggunaan metode dan strategi pembelajaran. Semua tugas tersebut merupakan tugas dan tanggung jawab guru yang secara optimal kemampuannya menuntut kemampuan guru. Untuk menunjang kompetensi guru seharusnya guru memiliki keahlian khusus yang dipersiapkan oleh program pendidikan keahlian atau spesialisasi, tetapi pada kenyataannya masih banyak profesi guru yang tidak sesuai dengan latar belakang pendidikannya. Sehingga guru tersebut kurang berkompeten dan berpengaruh terhadap proses pembelajaran di kelas. Untuk memaksimalkan kompetensi guru yang latar belakang pendidikannya tidak sesuai harus diikutkan dalam program pendidikan dan pelatihan khusus. Sehingga diharapkan guru tersebut dapat memaksimalkan kompetensinya.
Pengaruh Media Kardus Angka Terhadap Kemampuan Mengenal Konsep Bilangan 1-10 Pada Anak Kelompok A Isabella Hasiana
Pedagogi : Jurnal Anak Usia Dini dan Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7 No 2 (2021): AGUSTUS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/pedagogi.v7i2.8352

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kemampuan kognitif anak dalam mengenal konsep bilangan 1-10 yang masih belum optimal. Hal ini disebabkan karena dalam kegiatan pembelajaran yang dilakukan belum memanfaatkan media secara konkrit untuk membantu anak belajar dan juga hanya menggunakan LKA (Lembar Kerja Anak) sehingga ada kecenderungan anak menjadi bosan dan  orangtua yang mengerjakan LKA tersebut. Oleh sebab itu, penelitian ini menggunakan media kardus angka sebagai salah satu upaya untuk membantu anak dalam memahami konsep bilangan 1-10. Maka dari itu tujuan yang ingin dicapai pada penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh media kardus angka terhadap kemampuan mengenal konsep bilangan 1-10 pada anak kelompok A. Meskipun tergolong bahan bekas, tetapi kardus masih bisa dimanfaatkan sebagai media. Dalam hal ini kardus dibuat sebagai kardus angka yang digunakan untuk mengoptimalkan pengenalan konsep bilangan pada anak. Dalam mengenal konsep bilangan yang diberikan secara berulang-ulang diharapkan anak dapat lebih menguasai materi. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif dengan rancangan penelitian pre-exsperimental design dengan jenis One-Group PretestPostets Design. Subjek dalam penelitian adalah anak kelompok A sejumlah 15 anak. Metode dalam pengumpulan data yaitu observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan rumus uji t. Media kardus angka yang digunakan menggunakan Hasil penelitian menunjukkan nilai t hitung= 15,6 lebih besar dari ada t tabel (1,77) pada taraf signifikan 0,05.  Maka hipotesis Nol (H0) ditolak dan Hipotesis alternative (Ha) diterima, dengan demikian dapat dinyatakan bahwa ada pengaruh media kardus angka terhadap kemampuan mengenal konsep bilangan 1-10 pada anak kelompok A
Strategi Pengelolaan Kelas di Masa Pandemi Pada Anak Usia Dini Kelompok B Secara Tatap Muka di TK Amanda Sejahtera Firda Amalia Fatharani; Astuti Darmiyanti
Pedagogi : Jurnal Anak Usia Dini dan Pendidikan Anak Usia Dini Vol 8 No 1 (2022): FEBRUARI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/pedagogi.v8i1.8468

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui strategi pengelolaan kelas di masa pandemi pada anak usia dini melibatkan siswa dan guru. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif untuk menggali data mengenai strategi pengelolaan kelas di masa pandemi. Adanya wabah virus corona ini menghambat kegiatan belajar mengajar yang biasanya berlangsung secara tatap muka yang juga dialami dunia pendidikan utamanya terjadi pada pengajaran PAUD. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan wawancara terhadap guru PAUD melalui komunikasi secara langsung dengan Teknik wawancara terarah dan berbasis pada teori penelitian sebelumnya. Tujuan dilakukan wawancara adalah guna mendapatkan informasi yang penting yang dibutuhkan dalam penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Strategi pengelolaan kelas di masa pandemi ini untuk siswa TK Amanda Sejahtera mengatasi pembelajaran agar tidak melalui daring, sehingga siswa tidak merasa jenuh dan tidak menggunakan alat komunikasi maka pihak sekolah juga membuat kebijakan untuk meminimalisir kerumunan banyak orang. Pada pembelajaran tatap muka disekolah atau dikelas, pihak sekolah membuat peraturan baru untuk dibuatkan secara bergelombang.
Kebijakan Pendidikan Sekolah Dasar 3 Negara (Singapur, Jepang, Korea Selatan) Dan Implikasinya Terhadap Pendidikan Sekolah Dasar Indonesia M Ridlwan; Asy'ari Asy'ari; Ratno Abidin
Pedagogi : Jurnal Anak Usia Dini dan Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7 No 2 (2021): AGUSTUS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/pedagogi.v7i2.8859

Abstract

Abstrak: Tujuan dari penulisa ini adalah untuk mengetahui kebijakan pendidikan sekolah dasar 3 negara (Singapur, Jepang, Korea Selatan) dan implikasinya terhadap pendidikan sekolah dasar indonesia. Adapun yang menjadi latar belakang penulisan ini karena Indonesia merupakan salah satu Negara yang memiliki jumlah penduduk terbesar di dunia. Ini terjadi dikarenakan jumlah kelahiran di Indonesia yang tidak dapat terkendali. Dari sini perlu terus melakukan upaya untuk mengembangkan kreativitas dengan cara meningkatannya pendidikan. Karena Negara-Negara di dunia berkembang  tidak lepas dari proses pendidikannya yang lebih baik. Penulisan yang dilakukan oleh penulis ini merupakan penelitian dalam bentuk diagnostik. Metode penulisan yang digunakan adalah dengan menggunakan metode doktrinal (normatif), penulisan ini bertujuan untu kmengetahui landasan kebijakan pendidikan. Informasi yang telah telah dikumpulkan diolah dengan cara menelisik hasil kajian pustakan melalui observasi kunjungan ke 3 Negara dan implikasinya kepada pendidikan Indonesia dan kesimpilannya ind ensia harus update terhadap pendidikan internasional sehingga sedikit banyak menjadikan penddikan indonesia dapat di rekonstruksi menjadi pendidikan yang beroreientasi pada kebutuhan masyarakat. Dari pendidikan perbandingan tiga Negara terkait pendidikan dapat dirumuskan bahwa di Asia Timur dan Pasifik, WEF (World Economic Forum) mencatat bahwa Singapura (peringkat 11) menjadi negara yang terbaik disusul dengan Jepang (peringkat 17) dan Korea Selatan (peringkat 27). Ketiganya merupakan negara di Asia Timur yang memiliki komitmen terhadap peningkatan potensi manusia lewat pendidikan. Indonesia peringkat 65 dari 130 negara di dunia. Kata Kunci: kebijakan publik, kebijakan pendidikan, sekolah dasar
Pengembangan Instrumen Kemampuan Berpikir Kritis Anak Usia Dini Siti Soleha Ayu Fitriani; Amelia Vinayastri
Pedagogi : Jurnal Anak Usia Dini dan Pendidikan Anak Usia Dini Vol 8 No 1 (2022): FEBRUARI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/pedagogi.v8i1.8973

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan instrumen kemampuan berpikir kritis anak usia 5-6 tahun yang teruji oleh pakar dan memiliki tingkat reliabilitas yang tinggi sehingga dapat digunakan berulang-ulang. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah Research and Development (R&D) dengan mengadopsi model Brog and Gall. Teknik pengambilan data pada penelitian ini menggunakan teknik insidental sampling dengan jumlah responden pada uji skala kecil sebanyak 28 responden dan uji kelayakan skala besar sebayak 202 responden.Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah teknik deskriptif kuantitatif. Hasil penghitungan pada uji pakar instrumen kemampuan berpikir kritis mendapatkan nilai rata - rata presentase sebesar 92,2% dengan kategori sangat valid. hasil penghitungan pada uji coba produk skala kecil memperoleh nilai rata – rata presentase untuk responden guru sebesar 81% dengan kategori valid dan responden orang tua sebesar 85% dengan kategori valid. Hasil penghitungan pada uji kelayakan skala besar memperoleh koefisien nilai rata rata presentase untuk responden guru sebesar 88% dengan kategori sangat valid dan untuk responden orang tua sebesar 82% dengan kategori valid. Nilai koefisien reliabilitas pada uji produk skala kecil sebesar 0,965 dan pada uji coba kelayakan skala besar sebesar 0,960 yang menunjukkan bahwa instrumen kemampuan berpikir kritis anak usia 5-6 tahun memiliki tingkat reliabilitas yang tinggi dan layak untuk digunakan.
Pendidikan Anak Usia Dini Dalam Perspektif Islam Kajian Qs Luqman31 Ayat 13-19 Solichatul Wahyu Wulandari
Pedagogi : Jurnal Anak Usia Dini dan Pendidikan Anak Usia Dini Vol 8 No 1 (2022): FEBRUARI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/pedagogi.v8i1.9150

Abstract

Perkembangan Anak adalah anugerah yang dititipkan Allah kepada kedua orang tua sebagai amanah untuk meneruskan perjuangan bangsan dan agama. Anak usia dini adalah anak yang berusia 0-8 tahun. Perlunya pendidikan anak usia dini yang tepat untuk mencetak generasi sholih sebagai pilar peradaban umat. Pendidikan adalah suatu upaya untuk mengembangkan potensi manusia dengan tujuan mencapai kebahagiaan dunia dan akhirat. Melalui pendidikan islam diharapkan mampu mencetak anak yang taat menjalankan perintah dan menjauhi larangan Allah SWT. Pendidikan pertamakali anak adalah didalam keluarga untuk itu dalam memberikan pendidikan sangat memerlukan pedoman baik dari Al-Qur’an dan Hadits. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan metode kepustakaan Dalam penelitian ini mengkaji bagaimana pendidikan anak usia dini dalam Al-Qur’an surat Luqman ayat 13-19.
Kompetensi Pedagogik Guru Dalam Aspek Komunikasi Pada Anak Usia Dini Selama Pembelajaran Jarak Jauh Alma Nur Kharisma; Indra Zultiar; Alfian Ashshidiqi Poppyariyana
Pedagogi : Jurnal Anak Usia Dini dan Pendidikan Anak Usia Dini Vol 8 No 1 (2022): FEBRUARI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/pedagogi.v8i1.9353

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan gambaran umum tingkat kompetensi pedagogik guru dalam aspek komunikasi pada anak usia dini dalam pembelajaran jarak jauh. Jenis penelitian ini yaitu deskriptif kuantitatif dengan desain penelitian survey serta teknik pengumpulan data berupa pengisian angket melalui google form menggunakan skala likert dengan 4 alternatif jawaban yang terdiri dari 17 pertanyaan berkaitan dengan indikator komunikasi guru selama pembelajaran. Sampel pada penelitian ini sebanyak 80 orang guru Taman Kanak-kanak (TK) di Kabupaten Sukabumi, pengambilan sampel menggunakan simple random sampling. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa guru TK di kabupaten Sukabumi memiliki kompetensi pedagogik guru dalam aspek komunikasi pada anak usia dini tergolong kategori baik berdasarkan tiga indikator yang dinilai yaitu indikator efektif, empatik, dan santun karena menunjukkan hasil persentase sebesar 67% berdasarkan rata-rata persentase komunikasi efektif (60%), empatik (59%), dan santun (53%).