cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal AUDI
ISSN : 25283359     EISSN : 25283367     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 179 Documents
MENINGKATKAN MOTORIK HALUS MELALUI KOLASE DARI AMPAS KELAPA PADA ANAK TK KELAS B USIA 5-6 TAHUN Lydia Ersta Kusumaningtyas, Siti Bari’ah,
Jurnal AUDI: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Anak dan Media Informasi PAUD Vol 2 No 2 (2017): JURNAL AUDI
Publisher : UNIVERSITAS SLAMET RIYADI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/ad.v2i2.1972

Abstract

AbstrakTujuan yang dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui ada tidaknya peningkatan motorik halus setiap perta didik lainnya yang mengikuti permainan sambil belajar yakni kegiatan kolase dari ampas kelapa pada peserta didik di kelas B1 TK MTA Munggur Mojogedang Karanganyar Tahun Pelajaran 2016/2017. Penelitian ini menggunakan model siklus sehingga mengacu pada langkah-langkah Penelitian Tindakan Kelas. Menurut Suharsimi Arikunto Penelitian Tindakan Kelas memiliki 4 tahap yaitu perencanaan, tindakan, pengamatan dan refleksi. Subjek dalam penelitian berjumlah 20 anak  dan penelitian ini terdiri dari dua siklus, masing-masing siklus terdiri dari 2 kali pertemuan/ tindakan. Analisis data menggunakan analisis deskriptif kritis komparatif dengan membandingkn nilai dari sikus pertama dan siklus kedua. Teknik pengumpulan data dengan teknik observasi yaitu untuk mengetahui perkembangan peserta didik, selanjutnya wawancara untuk mendapatkan informasi sebagai penguat dari hasil observasi, serta menggunakan dokumentasi untuk memperoleh hasil karya peserta didik. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui kegiatan kolase dari ampas kelapa dapat meningkatkan motorik halus anak, dapat dibuktikan dari kondisi awal mendapatkan persentase sebanyak 10% dengan 2 peserta didik. Pada siklus I sebanyak 15% dengan 3 peserta didik. Selanjutnya siklus II pertemuan pertama sudah mengalami peningkatan yang derastis 80% dengan jumlah 16 peserta didik pada siklus II pertemuan ke-2 sebanyak 85% dengan jumlah 17 peserta didik. Melalui kegiatan kolase ampas kelapa dapat meningkatkan motorik halus, dapat menempel sesuai dengan pola dengan sabar, dan dapat mengkoordinasi mata dan dapat menggerakkan pergelangan tangan agar lentur bagi anak sebagai dorongan meningkatkan motorik halus.AbstractThe purpose of this research is to know whether there is any fine motor improvement every other students who follow the game while learning that is collage activity from coconut waste in the students in class B1 TK MTA Munggur Mojogedang Karanganyar Lesson Year 2016/2017. This research uses a cycle model so that it refers to Classroom Action Research steps. According Suharsimi Arikunto Classroom Action Research has 4 stages of planning, action, observation and reflection. Subjects in the study amounted to 20 children and the study consisted of two cycles, each cycle consisting of 2 meetings / actions. The data analysis used a comparative critical descriptive analysis by comparing the values of the first cycles and the second cycle. Data collection techniques with observation techniques that is to determine the development of learners, subsequent interviews to obtain information as a reinforcement of the observation, and use the documentation to obtain the work of learners. Based on the results of the study showed that through the collage activity of coconut dregs can improve the fine motor of the child, can be proven from the initial condition get a percentage of 10% with 2 learners. In cycle I as much as 15% with 3 students. Furthermore, the first cycle of the first meeting has experienced a dramatic increase of 80% with a total of 16 students in the second cycle of the second meeting as much as 85% with the number of 17 students. Through the collage activity of coconut dregs can improve the fine motor, can adhere to the pattern with patience, and can coordinate the eyes and can move the wrist to be flexible for the child as a boost of fine motor boost.Keywords: Smooth Motoric, Collage Coconut Ampas.Education.© 2018 FKIP Universitas Slamet Riyad
PENGGUNAAN ALAT PERMAINAN BALOK HURUF UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA ANAK PADA KELOMPOK B Purwadi, Rosa Erlina Sari,
Jurnal AUDI: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Anak dan Media Informasi PAUD Vol 2 No 2 (2017): JURNAL AUDI
Publisher : UNIVERSITAS SLAMET RIYADI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/ad.v2i2.1973

Abstract

AbstrakPenelitian ini dilatar belakangi rendahnya kemampuan membaca. Hal ini disebabkan metode yang digunakan guru kurang bervariasi, kurangnya minat anak dalam membaca, siswa kecenderungan bercanda saat pelajaran sedang berlangsung, maka akan menghambat perkembangan anak dalam mempelajari kemampuan membaca siswa. Tujuan penelitian ini adalah Untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca Anak menggunakan Alat Permainan Balok Huruf. Penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan membaca anak. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian ini adalah lima belas anak dengan menggunakan teknik deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian ini diperoleh melalui instrumen penelitian setelah kegiatan membaca menunjukkan adanya peningkatan dalam kegiatan membaca menggunakan balok huruf pada kelompok B di TK Pertiwi 39 Kota Semarang Tahun Pelajaran 2015/2016. Penelitian ini dilakukan dengan dua siklus diperoleh hasil peningkatan membaca anak yaitu 53,33% pada siklus I dan 86,67% pada siklus II (indikator kinerja tercapai). Dapat disimpulkan bahwa “Penggunaan Alat Permainan Balok Huruf dapat Meningkan Kemamuan Membaca anak pada Kelompok B di TK Pertiwi 39 Kota Semarang Tahun Pelajaran 2015/2016. Saran yang dapat peneliti sampaikan, hendaknya guru memberikan pembelajaran menggunakan balok huruf untuk meningkatkan kemampuan membaca anak, sehingga target pembelajaran tercapai.AbstractThis research is motivated poor reading skills. This is due to the method used by teachers less varied, lack of interest children in reading, students 'tendency to joke when the lesson is in progress, it will hinder the development of children in the study of students' reading ability. The purpose of this study was to Improve Children's Reading Ability to use tools Beams Letter Games. This research is expected to improve the reading skills of children. This research is a classroom action research. The subjects were fifteen children by using qualitative descriptive technique. The data in this study was obtained through the research instruments after reading indicates an increase in activity using a beam letter read in group B in the city of Semarang TK Pertiwi 39 academic year 2015/2016. This research was conducted in two cycles result is an increase in child reading 53.33% in the first cycle and 86.67% in the second cycle (indicators of performance achieved). It can be concluded that the "use of equipment Beams Games Kemamuan Reading the letters can Meningkan children in Group B in the city of Semarang TK Pertiwi 39 academic year 2015/2016. Suggestions to say, should the teacher give a lesson using a beam letters to improve the reading skills of children, so that the learning targets achieved.Keywords: Beams, Letters, Reading© 2018 FKIP Universitas Slamet Riyad
MENINGKATKAN PERKEMBANGAN BAHASA ANAK USIA 4-5 TAHUN MELALUI BERMAIN PESAN BERANTAI Lydia Ersta Kusumaningtyas, Eko Widhi Hastuti,
Jurnal AUDI: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Anak dan Media Informasi PAUD Vol 2 No 2 (2017): JURNAL AUDI
Publisher : UNIVERSITAS SLAMET RIYADI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/ad.v2i2.1974

Abstract

AbstrakTujuan yang dicapai penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan bahasa anak usia 4 sampai 5 tahun  melalui bermain pesan berantai di Taman Kanak-Kanak Aisyiyah Cekel Karangturi Gondangrejo Karanganyar. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian ini populasinya adalah anak usia 4 sampai 5 tahun Taman Kanak-Kanak Aisyiyah Cekel Karangturi Gondangrejo Karanganyar yang berjumlah 20 anak yang terdiri dari 12anak perempuan dan 8 anak laki-laki. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis data kualitatif dan data kuantitatif. Hasil  penelitian menunjukkan bahwa melalui bermain pesan berantai dapat meingkatkan kemampuan bahasa anak, hal ini dapat dibuktikan dari hasil observasi sebelum tindakan diperoleh  presentase  kemampuan bahasa anak 67,5% atau 10 anak, pada siklus I meningkat menjadi 78% atau 12 anak dan pada pelaksanaan siklus II meningkat menjadi 91,7% atau 18 anak. Melalui bermain pesan berantai dapat meningkatkan kemampuan bahasa, rasa percanya diri, kerjasama yang baik, pemberian motivasi dan semangat bagi anak sebagai dorongan untuk meningkatkan kemampuan bahasa.AbstractThe aim of this research was to improve  the language development of children aged 4 to 5 years old trough chain message games in taman kanak-kanak ‘Aisyiyah’ cekel karangturi Gondangrejo Karanganyar. This research was a Clasroom Action Research (CAR). The population of this research was children aged aged 4 to 5 years old in Taman Kanak-Kanak ‘Aisyiyah’ Cekel Karangturi Gondangrejo Karanganyar with the total umber of student were 20 students and consisted of 12 female students and 8 male students. The technique of collecting data used in this research was observation, interview, and documentation. Technique of data analysis used was qualitative data analysis and quantitative data.The research result showed that through chain message games could improve the language skills of children, it could be proved from the result of observation before acting and it was obtained that the percentage of children language skills was 67,5 % or 10 children, in cycle 1 improved to 78% or 12 children. Then in cycle 2, it improve to 91,7% or 18 children. Through chain message games, it could improve skills of language, self-confidence, good cooperation, giving motivation and encouragement to the children as an encouragement to improve language skillsKeywords: Language Development, Chain message, Children aged 4 to 5 years old© 2018 FKIP Universitas Slamet Riyad
PENINGKATAN PERKEMBANGAN KOGNITIF AWAL ANAK MELALUI PERMAINAN BOLA ANGKA PADA ANAK KELOMPOK A USIA 4-5 TAHUN Lydia Ersta Kusumaningtyas, Suci Arisanti,
Jurnal AUDI: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Anak dan Media Informasi PAUD Vol 2 No 2 (2017): JURNAL AUDI
Publisher : UNIVERSITAS SLAMET RIYADI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/ad.v2i2.1975

Abstract

AbstrakKognitif sangat penting bagi anak usia dini. Realitas di lapangan kognitif anak cukup rendah karena pembelajaran di TK Kemiri 02 Kebakkramat selalu terpacu pada majalah. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kognitif anak di TK Kemiri 02 Kebakkramat Karanganyar pada Tahun Pelajaran 2015/2016. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas dengan prosedur kerja 2 siklus yang terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, tindakan dan refleksi. Hasil penelitian ini yaitu pra siklus skor rata-rata kognitif anak sebesar 41,17%. Setelah dilakukan tindakan siklus I terjadi peningkatan skor rata-rata kognitif anak sebesar 76,47%. Untuk mencapai keberhasilan maka siklus II dengan hasil yang meningkat yaitu sebesar 88,23%. Kesimpulan dari penelitian ini menyatakan bahwa denagn media bola angka dapat meningkatkan kognitif anak kelompok A di TK Kemiri 02 Kebakkramat Karanganyar Tahun Pelajaran 2015/2016.AbstractCognitive is very important for young children. Reality in the cognitive field of children is quite low because the learning in Kemiri Kindergarten 02 Kebakkramat always motivated in the magazine. The purpose of this study was to improve the cognitive of children in TK Kemiri 02 Kebakkramat Karanganyar in the Lesson Year 2015/2016. This research uses classroom action research with 2 cycle procedure consisting of planning, implementation, action and reflection. The result of this research is pre cycling score of cognitive average of children equal to 41,17%. After doing the action cycle I happened to increase the average cognitive score of children equal to 76,47%. To achieve success, cycle II with an increase of 88.23%. The conclusion of this study stated that denagn sphere ball media can improve cognitive A group children in TK Kemiri 02 Kebakkramat Karanganyar Lesson Year 2015/2016.Keywords: Child cognitive, Media Ball Figures© 2018 FKIP Universitas Slamet Riyad
MEMUDAHKAN PELAPORAN PERKEMBANGAN ANAK TK MELALUI PROGRAM APLIKASI Dian Kristiana, Bambang Harmanto,
Jurnal AUDI: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Anak dan Media Informasi PAUD Vol 2 No 2 (2017): JURNAL AUDI
Publisher : UNIVERSITAS SLAMET RIYADI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/ad.v2i2.1976

Abstract

AbstrakPelaporan hasil evaluasi perkembangan anak di TK sering membuat  guru merasa kesulitan. Model pelaporan perkembangan anak secara manual masih sering dilakukan oleh sebagian besar guru TK.  Pelaporan yang tidak distandarkan berpotensi menimbulkan salah paham bagi pembacanya. Oleh karena itu, paper ini memaparkan hasil penelitian yang dilakukan oleh penulis tentang   alternatif pemecahan yang bisa dimanfaatkan oleh guru TK dalam menulis raport menggunakan program aplikasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian pengembangan. Dengan terobosan yang ditawarkan,  guru TK dapat merasakan kemudahannya dalam mendiskripsikan laporan penilaiannya. Dengan penulisan kriteria yang telah tersedia dalam aplikasi memungkinkan guru yang memliki keterbatasan menyusun kalimat merasa terbantu. Waktu yang digunakan untuk mengisi paporan menjadi lebih efisien dan penampilannya rapi. Kehilangan laporan atau kekeliruan dalam penulisan bisa diantisipasi dengan  mencetak ulang rekap dokumen yang telah tersimpan.  Layanan kepada siswa diharapkan tidak terganggu lagi dengan adanya bantuan penulisan laporan hasil penilaian secara otomatis.AbstractReporting the results of child development evaluations in kindergarten often makes teachers feel difficult. Child development reporting model manually is still often done by most kindergarten teachers. Un-standardized reporting has the potential to misunderstand the reader. Therefore, this paper describes the results of research conducted by the author about alternative solutions that can be exploited by kindergarten teachers in writing report cards using the application program. This research uses development research approach. With the breakthroughs offered, kindergarten teachers can feel the ease in describing the assessment report. Given the criteria that are already available in the application allows teachers with limitations to make sentences feel helpful. The time spent to fill the paporan becomes more efficient and the appearance is neat. Loss of reports or errors in writing can be anticipated by reprinting a recap of a saved document. Service to students is expected to be no longer disturbed by the assistance of writing the report of the assessment results automatically.Keywords: Reporting, Application Program, TK.© 2018 FKIP Universitas Slamet Riyad
PENINGKATAN KEMAMPUAN MOTORIK KASAR PADA TK KELOMPOK B DENGAN KEGIATAN OUTBOUND MINI BERBASIS POTENSI ALAM Risina, Duana Fera
Jurnal AUDI: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Anak dan Media Informasi PAUD Vol 3 No 1 (2018): Jurnal AUDI
Publisher : UNIVERSITAS SLAMET RIYADI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/ad.v3i1.2055

Abstract

AbstrakPendidikan anak usia dini pada proses pendidikannya menekankan pada esensi bermain sambil belajar. Salah satu bentuk permainan yang dianggap dapat mengembangkan motorik kasar anak yaitu permainan outdoor education. Outdoor education dapat diartikan sebagai aktivitas luar sekolah yang berisi kegiatan di luar kelas atau sekolah dan di alam bebas lainnya. Melalui aktivitas di luar ruangan atau outdoor education semua bagian perkembangan anak dapat ditingkatkan. Aktivitas outdoor education lebih berperan dalam mengintegrasikan sensori dan berbagai potensi yang dimiliki anak. Hal tersebut dapat dilihat dalam kegiatan outbound. Dalam kegiatan outbound menggunakan pendekatan belajar melalui pengalaman (experiential learning). Oleh karena memperoleh pengalaman langsung terhadap sebuah fenomena, orang dengan mudah dapat menangkap esensi pengalaman. kegiatan outbond dapat memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan bagi anak. Selain itu Kegiatan outbound dapat melatih kemampuan otot-otot kasar anak sehingga mempunyai pengalaman belajar dalam kelompok kecil maupun dalam kelompok besar. Lebih lanjut, outbound dilakukan penuh dengan kegembiraan karena dilakukan dengan permainan, sehingga anak merasa senang ketika mengikuti kegiatan belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan kegiatan outbound untuk meningkatkan kemampuan motorik kasar pada anak TK Kelompok B dan untuk mengetahui apakah kegiatan outbound dapat meningkatkan kemampuan motorik kasar pada anak TK Kelompok B Kecamatan Selo. AbstractEarly childhood education in the education process emphasizes the essence of playing while learning. One form of the game that is considered able to develop a child's rough motor is outdoor educational game. Outdoor education can be defined as an out-of-school activity that includes activities outside the classroom or school and in the outdoors. Through outdoor activities or outdoor education, all parts of child development can be improved. Outdoor educational activities play a role in integrating the sensory and potential of children. This can be seen in outbound activities. In outbound activities using experiential learning approach. Given the direct experience of a phenomenon, one can easily grasp the essence of experience. outbound activities can provide a fun learning experience for children. In addition, Outbound activities can train the abilities of children's abusive muscles so as to have learning experiences in small groups as well as in large groups. Furthermore, outbound is done full of excitement because it is done with the game so that children feel happy when following the learning activities. This study aims to describe the application of outbound activities to improve motor abusive skills in Kindergarten Group B students and to find out whether outbound activities can improve motor abusive skills in children Group K Group Selo Sub B. Keywords: Gross Motor Skills, Mini Outbound© 2018 FKIP Universitas Slamet Riyadi
PENINGKATAN KECERDASAN NATURALIS DENGAN PEMBELAJARAN OUTDOOR DI KELOMPOK B TK RUMAH PELANGI COLOMADU Wulandari, Tri Noviana; Kusumaningtyas, Lydia Ersta; Irmade, Oka
Jurnal AUDI: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Anak dan Media Informasi PAUD Vol 3 No 1 (2018): Jurnal AUDI
Publisher : UNIVERSITAS SLAMET RIYADI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/ad.v3i1.2058

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kecerdasan naturalis melalui pembelajaran outdoor pada anak kelompok B TK Rumah Pelangi Colomadu. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (classroom action research) yang menggunakan modifikasi model Kemmis dan Mc Taggart, subjek dalam penelitian adalah 15 anak. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan dokumentasi. Instrument penelitian menggunakan panduan observasi, teknik analisis data menggunakan deskriptif kuantitatif, indicator keberhasilan yang ditetapkan yaitu apabila minimal 80% dari 15 anak memiliki peningkatan dalam kecerdasan naturalis dengan kriteria berkembang sangat baik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran outdoor dapat meningkatkan kecerdasan naturalis anak kelompok B TK Rumah Pelangi Colomadu. Hal ini dibuktikan dalam pencapaian tingkat kecerdasan naturalis yang berkembang sangat baik. Penelitian dihentikan sampai siklus II karena sudah memenuhi keriteria keberhasilan indikator yaitu minimal 80% dari 15 anak. Cara yang dilakukan yaitu: 1) Perlakuan pendekatan belajar secara langsung dengan alam, 2) Pembiasaan yang diterapkan oleh guru. Tindakan tersebut dapat meningkatkan kecerdasan naturalis anak.AbstractThis study aims to improve natural intelligence through outdoor learning in children group B TK Rumah Pelangi Colomadu. This study is a classroom action research (classroom action research) using Kemmis and Mc Taggart modification model, the subjects in the study were 15 children. Methods of data used and documentation. Instrument research using techniques, data analysis techniques using descriptive quantitative, indicator of success is defined that at least 80% of 15 people who have good intelligence. The results showed that outdoor learning can improve the natural intelligence of children group B TK Rumah Pelangi Colomadu. This is evidenced in the level of natural intelligence that grows very well. Results from cycle 2 using success indicator that is at least 80% from 15 children. The way that is done is: 1) Learning directly with nature, 2) Habituation done by the teacher. These things can improve the child's naturalist intelligence. 
PENINGKATAN KEMAMPUAN MOTORIK HALUS ANAK KELOMPOK A MELALUI KEGIATAN BERMAIN PAPERCRAFT Nurjannah, Dwi
Jurnal AUDI: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Anak dan Media Informasi PAUD Vol 3 No 1 (2018): Jurnal AUDI
Publisher : UNIVERSITAS SLAMET RIYADI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/ad.v3i1.2068

Abstract

AbstrakLatar belakang penelitian ini adalah rendahnya kemampuan motorik halus anak usia dini pada kelompok A di TK Alam Rizkia. Hal ini terlihat dari lemahnya motorik halus anak dalam menggerakkan jari-jari tangan, mengkoordinasikan mata dan tangan, dan ketepatan keluwesan gerak jari tangan anak. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan motorik halus melalui kegiatan bermain papercraft. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian tindakan kelas dengan menggunakan model siklus Kemmis dan Taggart melalui empat tahapan yakni perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi yang dilakukan sebanyak dua siklus. Subjek penelitian adalah siswa kelas A yang berjumlah 16 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, dokumentasi, dan wawancara. Hasil penelitian yang dilakukan selama dua siklus pengamatan perkembangan kemampuan motorik halus anak kelompok A mengalami peningkatan pada setiap siklusnya. Pengamatan sebelum tindakan (pra siklus) sebesar 34%, pada siklus I sebesar 60,6% dengan peningkatan 26,6% dan pada siklus II sebesar 83,82% dengan peningkatan sebesar 23,22%. Dengan demikian presentase peningkatan kemampuan motorik halus anak kelompok A melalui kegiatan papercraft telah mencapai indikator keberhasilan yaitu lebih dari 75%. Artinya kegiatan bermain papercraft sangat efektif dan dapat digunakan dalam meningkatkan kemampuan motorik halus anak kelompok A.AbstractThe background of this study is the low motor skills of early childhood in group A in the Natural Kindergarten Rizkia. This can be seen from the weakness of fine motor in moving the fingers of the hands, coordinate the eyes and hands, and the accuracy of flexibility of the child's fingers. The purpose of this study is to improve fine motor skills through papercraft play activities. The method used in this research is classroom action research method using Kemmis and Taggart cycle model through four stages namely planning, implementation, observation, and reflection which is done by two cycles. The subjects of the study were 16 students of class A. Data collection is done by observation, documentation, and interview. The results of the study conducted during two cycles observed the development of fine motor skills of group A children experienced an increase in each cycle. Pre-action (pre cycling) was 34%, in cycle I was 60.6% with 26.6% increase and in second cycle was 83.82% with an increase of 23.22%. Thus the percentage improvement of fine motor ability of group A children through papercraft activity has achieved success indicator that is more than 75%. This means that papercraft play activities are very effective and can be used in improving the fine motor skills of children group A.Keywords: Fine Motor Skill, Papercraft Playing Activity
PENINGKATAN KECERDASAN NATURALIS MELALUI PENGGUNAAN MEDIA REALIA Apriyansyah, Chandra
Jurnal AUDI: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Anak dan Media Informasi PAUD Vol 3 No 1 (2018): Jurnal AUDI
Publisher : UNIVERSITAS SLAMET RIYADI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/ad.v3i1.2069

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui  proses pelaksanaan penggunaan media realia dalam meningkatakan kecerdasan naturalis anak . Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian tindakan yang terdiri dari 4 tahap: perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi,  sedangakan teknik pengumpulan data  pada penelitian ini adalah catatan lapangan, cacatan wawancara, dan catatan dokumentasi. Penelitian tindakan ini dilaksanakan terhadap 22 anak  di Kelomok B TK Hang Tuah 2 Cilincing Jakarta Utara, pada bulan Mei-Juli 2015. Hasil dari penelitian ini menunjukan kecerdasan anak kelompok B melalui penggunaan media realia dapat meningkat sebesar 44,63% dari  pra-siklus  nilai dengan  rata rata adalah 40,77%, pada siklus I adalah 62,18%  dan siklus II  85,4%. Kesimpulan dari penelitian ini adalah kecerdasan naturalis dapat ditingkat kan melalui penggunaan media realia. AbstractThe study aims to determine the Realia implementation  of the use of media promoting  child naturalist intelligence. The Method used in this study is a research method of action cosisting of four stages : Planning, implementation, observation, and reflection.  Data  collection techniques  in this  research observation ,  interview,  and  documentation study.  Action research was conducted in May-July 2015,  against 22 Children in Group B TK Hang Tuah 2 Cilincing, North Jakarta. These results indicate that the use of realia media can improve childres’s intellegence  naturalist. The average naturalist children at the pre-cycle recorded at 40,77%, the score increased to 62,18% at the end of the cycle to-1,and then increased to 85,4% at end of 2end cycle. Results of this study implies that media use realia can be used as an alternative method that is good for improving intellegence naturalist Keywords: Naturalist Intelligence, Realia Media, Action Studies © 2018 FKIP Universitas Slamet Riyadi
PENINGKATAN KECERDASAN INTERPERSONAL ANAK USIA DINI MELALUI MEDIA CELEMEK PINTAR Juniarti, Yenti
Jurnal AUDI: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Anak dan Media Informasi PAUD Vol 3 No 1 (2018): Jurnal AUDI
Publisher : UNIVERSITAS SLAMET RIYADI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/ad.v3i1.2071

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran proses aktivitas kecerdasan interpersonal pada anak kelompok B PAUD Terpadu Pasapen dan mengetahui sejauh mana hasil peningkatan kecerdasan interpersonal anak melalui media celemek pintar. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) dengan menggunakan model penelitian Kemmis dan Mc. Taggart. Penelitian ini  dilaksanakan selama 2 siklus dan setiap siklus terdiri dari 7 kali pertemuan, dimana masing-masing siklus terdiri dari tahap-tahap sebagai berikut: perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan dan refleksi. Subjek penelitian adalah anak kelompok B berjumlah 10 anak, 5 laki-laki dan 5 perempuan. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi yang terdiri dari observasi aktivitas anak dengan menggunakan media celemek pintar. Analisis data menggunakan data kuantitatif dan kualitatif.  Analisis data kuantitatif dengan statistik deskriptif yaitu membandingkan hasil yang diperoleh dari siklus pertama dan siklus kedua. Sedangkan analisis data kualitatif dengan cara menganalisis data dari hasil catatan lapangan dan wawancara selama penelitian dengan langkah-langkah reduksi data, display data dan verifikasi data.Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kecerdasan interpersonal dengan media celemek pintar, dapat dibuktikan rata-rata skor kecerdasan interpersonal pra-siklus 40.4%, siklus I 18.04% menjadi 58.44% dan siklus II meningkat sebesar 23.06% menjadi sebesar 81.5%.AbstractThe study aims to determine the Realia implementation  of the use of media This research aims to obtain a picture of the process of interpersonal intelligence activity in children in group B Integrated early childhood Pasapen and determine the extent of the resulting increase in interpersonal intelligence of children through the media smart apron. This research is a classroom action research (PTK using research model Kemmis and Mc. Taggart. The research was conducted during two cycles and each cycle consisting of seven meetings, each cycle consisting of the stages as follows: planning, action, observation, and reflection. the subjects were children in group B were 10 children, 5 boys, and 5 girls. the instruments used were observation sheet consisting of observation activities of children using media aprons smart. Analysis of data using quantitative and qualitative data. the data analysis quantitative with descriptive statistics that compare the results obtained from the first cycle and the second cycle. While the analysis of qualitative data by analyzing data from the field notes and interviews during the study of the steps of data reduction, data display and data verification. the results showed an increase intelligence interpersonal media smart apron, provable average score interpersonal 40.4% pre-cycle, the first cycle of 18:04% to 58.44% and the second cycle increased by 23:06% to 81.5%.Keywords: Interpersonal Intelligence, Media Apron Smart, Early Childhood© 2018 FKIP Universitas Slamet Riyadi