cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Solidaritas
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 685 Documents
UPAYA KEMENPAREKRAF MENINGKATKAN KUNJUNGAN WISATAWAN MANCANEGARA MELALUI KEGIATAN GASTRO TOURISM 2019 DI BALI Devani Eka Pratista; Setyasih Harini; GPH Dipokusumo
Solidaritas: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 4 No. 1 (2020)
Publisher : Solidaritas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Culinary is often used as a tourist attraction to invite the international community to be motivated to come to visit an area. Not a few people choose to visit an area with the aim of tasting the special foods and drinks found in that region. This is what is known as gastro-tourism or also known as culinary tourism. Gastronomic tourism is experiential travel to a gastronomic area, for recreational or entertainment purposes, which includes visits to primary and secondary food producers, gastronomic festivals, food exhibitions, events, cooking events and demonstrations, tasting quality food products or tourism activities related to food. The island of Bali is one of the small islands in the Indonesian waters which has a big impact on the world of tourism in Indonesia. There are also various and complete types of tourist attractions on the island of Bali, starting from the beach, rice fields, art and what are unforgettable are Balinese specialties. Bali is one of the favorite tourist destinations for tourists, especially foreign tourists. The attractiveness of Bali for tourists is not only its natural beauty, emalinkan its special food also has an attraction for tourists, especially foreign tourists. This study describes and analyzes the efforts of the Ministry of Tourism and Creative Economy in increasing foreign tourist visits through Gastro Tourism 2019 activities in Bali. In this activity, Ubud, Gianyar Bali Regency became an icon of World Gastronomy which was selected directly by a team of representatives from UNWTO who had been selected from 2017. The purpose of this paper is that this study aims to analyze whether the 2019 Gastro Tourism activities succeeded in attracting many foreign tourists who was in Bali to come to the event. The research method used by researchers is qualitative research using descriptive analysis method. Keywords: Gastro Tourism, Kemenparekraf, Bali
FILM ANIME DRAGON BALL SEBAGAI MEDIA DIPLOMASI BUDAYA JEPANG DRAGON BALL ANIME FILM AS A MEDIUM OF JAPANESE CULTURAL DIPLOMACY Ramadana Alien Jaya; Setyasih Harini; GPH Dipokusumo
Solidaritas: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 4 No. 1 (2020)
Publisher : Solidaritas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research analyzes and explains how the influence of anime films on Japanese cultural diplomacy. As for the background of this writing because the anime film is one of Japan's popular culture that is easily accepted by the world community and is experiencing growth in this modern era. Japan is a country that routinely conducts cultural diplomacy. Japan believes that a cultural approach can build good relations between Japan and other countries. Japanese cultural diplomacy tends to use popular culture such as anime, manga, music, or fashion. This research focuses on the Dragon Ball anime film because this anime is one of the successful anime films abroad and the main character was chosen as one of the mascots of the 2020 Tokyo Olympics. Based on this, this study aims to find out how the Dragon Ball anime film influences as a diplomatic media Japanese culture. This research was examined using the theory of cultural diplomacy. This research method uses descriptive qualitative research methods with secondary data collection. From the research conducted, the researchers found that the Dragon Ball anime film as a medium of cultural diplomacy had a positive impact on enhancing Japan's positive image and foreign relations. The success of this cultural diplomacy can be seen from the high sales of anime-themed products and the increasing number of foreign tourists visiting Japan. Keyword : Anime, Pop Culture, Cultural Diplomacy
SELEKTIVITAS USER PADA KONTEN ONLINE MEDIA SUARAKUMANDANG.COM Dewi Ayu Lestari
Solidaritas: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 4 No. 1 (2020)
Publisher : Solidaritas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Suarakumandang.com merupakan media yang bergerak pada bidang online dan cetak. Pemilihan obyek penelitian karena fokusnya pada online media dengan menyajikan konten yang terkenal unik di lokal wilayah khususnya pada konten berita. Selain daripada itu, media ini menyajikan film pendek sebagai hiburan bagi user yang berada pada laman youtube. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan menganalisis user dalam memilih konten yang disajikan oleh online media Suarakumandang.com. Teori yang digunakan adalah teori uses and gratifications yang terfokus pada user online media Suarakumandang.com. Dengan menggunakan pendekatan penelitian deskriptif kualitatif, metode yang digunakan untuk memproses data. Dengan sumber data primer yakni wawancara kepada informan dan sumber data sekunder yakni berupa dokumen media dan foto wawancara. Teknik penentuan informan berdasarkan kriteria yaitu pengalaman dalam media, memiliki pengetahuan untuk menjawab terkait penelitian, bersedia menjadi informan dan pelanggan atau pembaca setia dari media tersebut. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dokumen dan triangulasi. Berdasarkan dari penelitian yang telah dilakukan, rata-rata user (informan) memilih konten pemberitaan pada sajian di website sebagai pemenuhan kebutuhan informasi. Redaksi Suarakumandang.com (informan) menyajikan konten-konten berupa berita (straight news dan feature news), iklan internet, komentar user dan video. Struktur pemberitaan menggunakan bentuk “Piramida” pada straight news dan pada feature news bisa “Piramida atau “Piramida Terbalik”. Iklan internet terdapat dua macam yaitu iklan online yang berupa adsense dari google sifatnya berubah dan iklan offline yang berasal dari pemasang iklan sifatnya tidak dapat berubah. Komentar user memberikan tanggapan terhadap berita bukan pada media dan konten video sebagai pilihan saat membaca berita. Kata kunci: selektivitas, user, konten, berita, media online, struktur, iklan internet, jurnalisme online, teori uses and gratifications
KOMUNIKASI INTERPERSONAL PENYULUH KB DALAM MELAKUKAN PERSUASI PENGGUNAAN MKJP DI KOTA SURAKARTA Mega Okta Artalinda; Maya Sekar Wangi; Siswanta Siswanta
Solidaritas: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 4 No. 1 (2020)
Publisher : Solidaritas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Untuk menekan laju pertumbuhan, pemerintah melaksanakan program KB MKJP, namun keterbatasan pengetahuan masyarakat tentang teknis KB berimbas pada adopsi MKJP di Kota Surakarta. Berlandaskan hal tersebut, penulis menganalisa komunikasi interpersonal yang dilakukan oleh Penyuluh KB Kota Surakarta dalam melakukan persuasi pada calon akseptor. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui dan menganalisis komunikasi interpersonal yang dilakukan Penyuluh KB dalam memberikan informasi serta melakukan persuasi penggunaan MKJP pada calon akseptor. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif eksploratif dengan pendekatan kualitatif. Data diperoleh dari wawancara dengan Penyuluh KB serta akseptor MKJP dan melakukan observasi di Bidang KB. Hasil penelitian menunjukkan Penyuluh KB melakukan pendekatan MKJP dengan melihat kondisi calon akseptor. Keputusan penggunaan didasari oleh usia, pengetahuan, riwayat kesehatan, jumlah anak, ketersediaan fasilitas pelayanan KB, serta dukungan orang terdekat. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa komunikasi interpersonal penyuluh KB Kota Surakarta dalam melakukan persuasi penggunaan MKJP yaitu dengan cara mengunjungi rumah calon akseptor (door to door). Kata Kunci: Komunikasi Interpersonal, Penyuluh KB, Penggunaan MKJP
STRATEGI KOMUNIKASI PEMASARAN COFFESHOP COLD N BREW DALAM MENINGKATKAN JUMLAH KONSUMEN Ayu Lintang Asri
Solidaritas: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 4 No. 1 (2020)
Publisher : Solidaritas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam kurun waktu beberapa tahun ini, bisnis kopi merupakan salah satu dari sekian banyak kegiatan bisnis di tengah masyarakat Indonesia. Hal ini mungkin dikarenakan saat ini sudah menjadi gaya hidup seiring dengan berkembangnya zaman. Kopi sudah tumbuh menjadi gaya hidup masyarakat.Begitu pula yang terjadi di Surakarta maraknya bisnis coffeeshop atau kedai kopi,salah satunya yaitu Cold n Brew. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan menjelaskan strategi komunikasi pemasaran coffeshop Cold n Brew dalam meningkatkan jumlah konsumen.Didalam penelitian ini menggunakan teori dari Kotler dan Keller yang berisi 4P yaitu; a) product; b) price; c) place; d) promotion. Teori ini dipilih sebab teori ini lebih relevan dalam meningkatkan jumlah konsumen di Cold n Brew. Metode ini menggunakan jenis penelitian yang bersifat deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data dan wawancara kepada informan yaitu Owner dan Marketing Cold n Brew, serta 5 (lima) orang pelanggan Cold n Brew sebagai informan tambahan. Hasil dari penelitian ini memperlihatkan bahwa strategi komunikasi pemasaran Cold n Brew menggunakan aspek produk berfungsi untuk memberikan kualitas produk, aspek harga menentukan harga yang ditetapkan sesuai dengan kualitas produk yang diberikan, tempat memberikan kenyamanan untuk para konsumen disertai dengan pelayanan yang baik dari barista, dan promosi menjadi faktor utama memperkenalkan produk melalui media cetak dan media online seperti endorsement, sponsorship, flyering, mengadakan event (acara) agar semakin dikenal oleh masyarakat luas, dan advertising dengan cara pemasaran langsung yaitu pengelolaan data, telemarketing, iklan tanggapan langsung dengan menggunakan berbagai saluran komunikasi yang mampu memberikan respon cepat. Dapat diketahui bahwa jumlah konsumen Cold n Brew mengalami peningkatan dari waktu ke waktu. Katakunci: Strategi komunikasi pemasaran product, price, place, dan promotion, Cold n Brew.
AKOMODASI KOMUNIKASI MAHASISWA ASAL NUSA TENGGARA TIMUR (NTT) DALAM MEMBANGUN KEAKRABAN DENGAN MAHASISWA SUKU JAWA DI KOTA SURAKARTA (Studi Pada Organisasi Flobamorata Surakarta) Yonatan Krisna H.T.S; Maya Sekar Wangi; Buddy Riyanto
Solidaritas: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 4 No. 1 (2020)
Publisher : Solidaritas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Organisasi Flobamorata Surakarta adalah sebuah organisasi kekeluargaan yang mewadahi mahasiswa Nusa Tenggara Timur (NTT) di Kota Surakarta. Dalam kesehariannya, mahasiswa NTT ini kerap berinteraksi dengan teman mereka dari Jawa yang dianggap sebagai Tuan Rumah. Mahasiswa NTT tersebut merasa pentingnya membangun keakraban dengan mahasiswa Jawa. Dalam membangun keakrabannya, mahasiswa NTT melakukan Akomodasi Komunikasi. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan dan menganalisa akomodasi Komunikasi Mahasiswa NTT dalam membangun Keakraban dengan mahasiswa suku Jawa di Kota Surakarta. Penelitian ini menggunakan Teori Akomodasi Komunikasi dari Howard Gilles yaitu Akomodasi cara Kovergensi, Divergensi dan Akomodasi Berlebihan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitaitatif dengan metode analisis Miles dan Hubberman. Hasil penelitian menunjukan Mahasiswa NTT melakukan Akomodasi Komunikasi dengan cara Kovergensi berupa penggunaan bahasa Indonesia, meniru bahasa jawa yang sederhana, dan perilaku non verbal, akomodasi komunikasi cara divergensi berupa menonjolkan logat dan dialeg, serta penggunaan non verbal berupa sebetas bercerita kebiasaan rangkulan, bahasa tubuh, dan dansa, dan Akomodasi Berlebihan berupa berlebihan dalam meniru dan merespon. Akomodasi komunikasi yang mahasiswa NTT lakukan dapat membangun keakraban dengan mahasiswa suku Jawa, keakraban tersebut tercipta dengan adanya rasa menghargai, menghormati, menerima dan memperhatikan satu sama lain.
ANALISIS FRAMING PEMBERITAAN ELEKTABILITAS CAPRES & CAWAPRES 2019 DI OKEZONE.COM DAN HIDAYATULLAH.COM EDISI TANGGAL 01 APRIL – 15 APRIL 2019 Ardhadhadhali Sena Wibowo; Buddy Riyanto
Solidaritas: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 4 No. 1 (2020)
Publisher : Solidaritas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia memasuki tahun politik, agenda pemilihan umum lima tahunan kembali digelar pada tahun 2019 kali ini. Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden memunculkan persaingan antara kedua calon. Terkait hal ini, media dituntut untuk menyampaikan informasi terkini kepada masyarakat, yaitu dengan media online. Media online merupakan salah satu media yang memberitakan elektabilitas Capres dan Cawapres 2019, mereka meng-update berita terkini setiap harinya. Media online yang selalu memberitakan pemilihan umum secara runtut setiap harinya yaitu Okezone.com dan Hidayatullah.com. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sudut pandang kedua media online Okezone.com dan Hidayatullah.com dalam membingkai pemberitaan elektabilitas Capres dan Cawapres 2019. Sehingga dapat diketahui sudut pandang tiap wartawan ataupun media dan keputusan media dalam pelaporan informasi hasil peliputan. Analisis Framing dilakukan dengan model analisis Zhongdang Pan dan Kosicki dengan pendekatan kualitatif. Objek dalam penelitian ini adalah berita-berita terkait elektabilitas capres dan cawapres di kedua media dari tanggal 01 April – 15 April 2019. Hasil penelitian menunjukkan Framing yang dilakukan Okezone.com terhadap elektabilitas capres dan cawapres lebih menonjolkan pasangan Jokowi-Ma’ruf, karena kinerja Jokowi 5 tahun terakhir terbukti mengalami kemajuan. Sedangkan Hidayatullah.com lebih menonjolkan pasangan Prabowo-Sandiaga, karena dianggap mampu memberikan perubahan diberbagai bidang serta memajukan bangsa ini. Kata Kunci : Analisis Framing, Elektabilitas, Okezone.com, Hidayatullah.com
PEMBINGKAIAN BERITA HUKUMAN MATI UNTUK KORUPTOR (Analisis Framing Wacana Hukuman Mati Untuk Koruptor di Tempo.co Periode 10 – 15 Desember 2019) Danang Risdianto; Maya Sekar Wangi; Buddy Riyanto
Solidaritas: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 4 No. 1 (2020)
Publisher : Solidaritas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

December 9, commemorated World Anti-Corruption Day, President Jokowi won the drama stage titled "Achievement Without Corruption" at SMK N 57 Jakarta. Jokowi said that the death penalty for corruptors could be applied if the people wanted. Related to this, of course, received attention from various media. Online media is one of the media that preaches the discourse of death penalty for corruptors, they update the latest news at each meeting. The online media which always preaches the discourse on death penalty for corruptors coherently in every meeting, Tempo.co This study aims to describe how Tempo.co frames the reporting of the death penalty discourse for corruptors. Release of Information about Coverage. Framing analysis was performed using the Zhongdang Pan and Gerald M. Kosicki analysis models using qualitative methods. The object of this research is Tempo.co with the unit of analysis of news related to the discourse of death penalty for corruptors from December 10-15, 2019. The results of the research show that Tempo's framing of the discourse on death penalty for corruptors puts forward not - disliked, because the death penalty would otherwise keep Indonesia from a more humane civilization. Keyword : framing analysis, death sentence for corruptors, Tempo.co
POLA KOMUNIKASI ANTARPRIBADI KELUARGA TKI YANG BEKERJA DI JEPANG (Studi Deskriptif Kualitatif Penggunaan Whatsapp Videocall Sebagai Sarana Komunikasi Keluarga TKI di Desa Jatirejo Sawit Boyolali) Fany Halifatun; Dian Esti Nurati; Nurnawati Hindra Hastuti
Solidaritas: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 4 No. 1 (2020)
Publisher : Solidaritas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sulitnya mendapatkan pekerjaan pada sekarang ini, memunculkan pemikiran bahwa dengan merantau ke negara orang akan menambah penghasilan dan mendapatkan kesuksesan,seperti yang dilakukan oleh TKI desa Jatirejo. Komunikasi yang dilakukan antara TKI dengan keluarganya berjalan dengan lancar meskipun terpisah jarak yang jauh. Saat melakukan komunikasi mereka menggunakan HP sebagai sarana komunikasi dan menggunakan whatsapp videocall dalam komunikasi sehari-harinya. Media sosial whatsapp dianggap efektif dalam melakukan komunikasi jarak jauh. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis penggunaan WhatsApp Video Call sebagai sarana komunikasi keluarga TKI di desa Jatirejo. Dalam penelitian ini menggunakan teori dari Joseph A DeVito. Metode penelitian yang digunakan menggunakan metode deskriptif kualitatif yaitu menggambarkan fakta-fakta yang ada di lapangan dengan cara teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola komunikasi sekunder yang dilakukan sudah berjalan dengan efektif, yakni dalam penggunaan HP sebagai alat serta Whatsapp sebagai media sosial. Wahtsapp videocall sangat efektif digunakan dalam komunikasi jarak jauh. Kata Kunci : Pola Komunikasi Primer, Pola Komunikasi Sekunder, Hubungan Keluarga Harmonis
KOMUNIKASI INTERPERSONAL ANTARA RELAWAN GRIYA SCHIZOFREN DENGAN PASIEN ODMK (ORANG DENGAN MASALAH KEJIWAAN) DALAM TERAPI SOSIAL DI GRIYA PMI PEDULI SURAKARTA Gita Dinda Armaretta; Buddy Riyanto; Herning Suryo Sardjono
Solidaritas: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 4 No. 1 (2020)
Publisher : Solidaritas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Orang Dengan Masalah Kejiwaan (ODMK) sering dipandang sebelah mata dan dinilai buruk serta ditelantarkan. PMI Kota Surakarta membuat sebuah program kemanusiaan untuk mengayomi dan merawat orang dengan kondisi tersebut yang ditempatkan di Griya PMI Peduli. Perawatan untuk para Pasien ODMK tidak hanya melalui pengobatan oral namun diutamakan melalui perawatan sosial. Relawan Griya Schizofren yang merupakan mahasiswa dan anak muda yang memiliki rasa kepedulian terhadap ODMK melakukan kegiatan manusiawi di Griya PMI Peduli berupa Terapi Sosial. Diperlukan komunikasi interpersonal antara Relawan dengan Pasien ODMK yang efektif untuk dapat merubah dan mempengaruhi perilaku pasien ODMK menjadi positif. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana proses komunikasi interpersonal Relawan dengan Pasien ODMK dalam kegiatan terapi sosial untuk membantu proses pemulihan pada pasien ODMK di Griya PMI Peduli.Metode penelitian yang digunakan dalam peneltian ini adalah deskripktif kualitatif, yaitu menggambarkan fakta-fakta yang ada dilapangan dengan teknik wawancara mandalam dan observasi. Obyek penelitian ini adalah Relawan Griya Schizofren yang melakukan Terapi Sosial di Griya PMI Peduli. Analisis data yang digunakan adalah teori Action Assembly dari John Greene. Hasil penelitian menunjukan komunikasi interpersonal Relawan dengan Pasien ODMK berjalan efektif dengan ditunjukannya perubahan perilaku dan tindakan dari pasien ODMK menjadi positif dan sikap yang ditunjukan berupa mampunya pasien ODMK membuat kerajinan tangan yang dapat dipasarkan dan mampunya pasien bersosialisasi dengan relawan maupun petugas di Griya Peduli. Kata Kunci : Efektivitas, Komunikasi Interpersonal, ODMK, Relawan, Terapi Sosial